cover
Contact Name
Ade Herman Surya Direja
Contact Email
adehermansuryadireja@gmail.com
Phone
+6282182997717
Journal Mail Official
admin@journal.mandiracendikia.com
Editorial Address
Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia Bengkulu, Indonesia Jl. Padat Karya No 25 Kelurahan Sumur Dewa Kecamatan Selebar Kota Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia
ISSN : -     EISSN : 29642434     DOI : 10.70570
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia (JIK-MC) accepts related writings: Health sciences allied such like: Midwifery, medicine, pharmacies, phisiotherapy, surgical medical nursing, Emergency nursing, Mental nursing, Maternity nursing and children, Community nursing, family and elderly Nursing management, ect. Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia (JIK-MC) also accepts all writings with various disciplines of science with the terms of the core points remaining in the path and scope of the world of Health Sciences.
Articles 887 Documents
Penerapan Massage Effleurage Dengan Virgin Coconut Oil (VCO) Untuk Pencegahan Luka Tekan Pada Pasien Tirah Baring Di Ruang ICU Dara Anissa Putri; Hermawati; Waluyo
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 8 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i8.1876

Abstract

Tirah baring atau imobilisasi adalah kondisi di mana seseorang tidak dapat bergerak dengan leluasa akibat faktor yang membatasi gerakan (aktivitas). Jika tirah baring atau imobilitas berlangsung dalam waktu yang lama, dapat menimbulkan dampak buruk bagi tubuh, seperti kerusakan pada integritas kulit atau luka tekan. Salah satu cara untuk menghindari masalah tersebut yaitu dengan melakukan penerapan massage effleurage dengan Virgin Coconut Oil (VCO). Tujuan : untuk mengetahui hasil penerapan massage effleurage dengan Virgin Coconut Oil (VCO) untuk pencegahan luka tekan pada pasien tirah baring di ICU. Metode Penelitian: Penerapan ini menggunakan studi kasus dengan rancangan metode deskriptif. Hasil: Pada responden pertama sebelumnya dalam kategori risiko tinggi menjadi risiko menengah, sedangkan pada responden kedua sebelumya dalam kategori risiko sangat tinggi menjadi risiko tinggi sesudah dilakukan massage effleurage dengan Virgin Coconut Oil (VCO). Kesimpulan : Massage effleurage dengan Virgin Coconut Oil (VCO) sangat efektif dalam mencegah risiko luka tekan pada pasien tirah baring.
Hubungan Pengetahuan Pra Lansia Dengan Kepatuhan Mengkonsumsi Obat Hipertensi Di Wilayah RW 12 Kp. Haurcucuk Desa Sumbersari Inggit Sri Kusdiyanty; Muhammad Iqbal Martani
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 8 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i8.1878

Abstract

Hipertensi disebut juga sebagai penyakit “the silent killer” karena hipertensi sering timbul tanpa adanya tanda maupun keluhan pada penderitanya. Prevalensi masalah hipertensi masih tinggi dan belum teratasi sebesar 22 % atau sekitar 1 miliyar dan diprediksi akan meningkat di Indonesia pada tahun 2025 menjadi sebesar 29 % atau sekitar 1,6 miliar penderita hipertensi. Dari 35 pra lansia di Rw 12 kp haur cucuk mengalami hipertensi. Mengetahui hubungan pengetahuan pra lansia dengan kepatuhan mengkonsumsi obat hipertensi di Wilayah RW 12 Kp haurcucuk desa sumbersari. Metode: Penelitian Survey Analitik menggunakan rancangan cross-sectional. Dilakukan pada bulan Agustus, pada 35 responden pra lansia yang dilakukan dengan menggunakan teknik Purposive Sampling sebanyak 35 responden. Pengumpulan data dengan kuesioner HKLS (Hypertension Knowledge Level Scale) dan MMAS (Morisky Medication Adherence Scale). Analisa data menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 77,1% pra lansia memiliki tingkat pengetahuan rendah, sebagian besar respoden memiliki tingkat kepatuhan rendah yaitu sebanyak 21 responden (60.0%). Nilai p-Value 0,000 < α 0,05, ada hubungan antara pengetahuan dan kepatuhan mengkonsumsi obat hipertensi. Disarankan puskesmas dapat melaksanakan program edukasi tentang penyakit Hipertensi (Pengetahuan dan Kepatuhan) pada saat kegiatan posyandu atau setiap satu bulan satu kali untuk memberikan informasi kepada masyarakat.
Hubungan Karakteristik (Umur Jenis Kelamin Pendidikan) Dengan Tingkat Depresi Lansia Di Panti Werdha Wisma Assisi Sukabumi Jawa Barat Sumartini
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 8 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i8.1879

Abstract

Lanjut usia merupakan fase kehidupan yang rentan terhadap masalah kesehatan jiwa, terutama depresi, yang dapat mempengaruhi kualitas hidup. Faktor-faktor seperti umur, jenis kelamin, dan pendidikan sering disebut berhubungan dengan depresi pada lansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan karakteristik lansia (umur, jenis kelamin, dan pendidikan) dengan tingkat depresi di Panti Werdha Wisma Assisi Sukabumi Jawa Barat. Desain penelitian menggunakan metode kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian adalah lansia berusia ≥ 60 tahun yang memenuhi kriteria inklusi. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner tingkat depresi, sedangkan analisis data dilakukan dengan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antara umur (p = 0,821), jenis kelamin (p = 0,739), dan pendidikan (p = 0,331) dengan tingkat depresi pada lansia. Hal ini menunjukkan bahwa faktor demografi dasar tidak menjadi determinan utama depresi lansia, melainkan faktor lain seperti dukungan keluarga, kondisi kesehatan fisik, serta interaksi sosial lebih berpengaruh. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi tenaga Kesehatan, keluarga maupun Panti Werdha dalam upaya pencegahan serta penanganan depresi pada lansia.
Penerapan Terapi Bicara AIUEO Dalam Peningkatan Kemampuan Bicara Pada Pasien Stroke Di RS PKU Muhammadiyah Karanganyar Alif Muhammad Suhada; Mulyaningsih
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 8 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i8.1880

Abstract

Stroke merupakan gangguan neurologis yang dapat menyebabkan afasia atau gangguan berbicara akibat kerusakan pada pusat bahasa di otak. Salah satu pendekatan non-farmakologis untuk mengatasi gangguan bicara pada pasien stroke adalah dengan penerapan terapi vokal AIUEO. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pengaruh terapi bicara AIUEO terhadap peningkatan kemampuan berbicara pada pasien stroke. Metode Penelitian ini menggunakan desain studi kasus dengan dua responden yang mengalami stroke non hemoragik dan gangguan bicara. Terapi dilakukan selama 7 hari, dua kali sehari masing-masing selama 4–5 menit. Pengukuran kemampuan bicara dilakukan menggunakan instrumen FAST sebelum dan sesudah intervensi. Hasil menunjukkan peningkatan skor FAST pada Tn. S dari 15 menjadi 19 dan pada Ny. S dari 17 menjadi 21, yang menunjukkan adanya peningkatan kategori kemampuan vokal dari “perlu perhatian khusus” menjadi “cukup baik”. Kesimpulannya, terapi AIUEO efektif dalam meningkatkan kemampuan bicara pasien stroke, dan dapat diterapkan sebagai intervensi keperawatan yang sederhana namun bermakna.
Pengaruh Videoedukasi Screen Time Pada Orang Tua Terhadap Penggunaan Gadget Pada Anak Prasekolah Di TK Aziziah Kabupaten Probolinggo Achmad Agil Mustaqim; RizkaYunita; Alwin Widhiyanto
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 8 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i8.1881

Abstract

Video edukasi merupakan media penyampaian informasi berbentuk rekaman visual yang memuat pesan dan nilai moral kepada individu, kelompok, maupun masyarakat. Gadget adalah perangkat elektronik kecil dengan fungsi khusus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh video edukasi screen time pada orang tua terhadap penggunaan gadget anak prasekolah.Metode penelitian menggunakan desain pra-eksperimental dengan pendekatan one group pre-post test design3x pertemuan menggunakan kuesioner penggunaan gadget dan modul. Populasi penelitian ini semua orang tua yang mengasuh anaknya yang memiliki anak menggunakan gadget di tk aziziah yang berjumlah 50 responden, dengan sampel 45 responden yang dipilih secara simple random sampling. Analisis data menggunakan SPSS dengan uji Wilcoxon Signed Rank Test.Hasil penelitian menunjukkan sebelum intervensi, penggunaan gadget pada anak berada pada kategori tinggi sebanyak 32 responden (71,1%). Setelah diberikan video edukasi, penggunaan gadget menurun ke kategori sedang pada 33 responden (73,3%). Hasil uji Wilcoxon menunjukkan terdapat pengaruh signifikan video edukasi screen time terhadap penggunaan gadget pada anak prasekolah (p-value = 0,000 < α = 0,05).video edukasi screen time efektif membantu orang tua mengurangi intensitas penggunaan gadget pada anak. Diharapkan orang tua memanfaatkan media edukasi serupa sebagai upaya preventif terhadap kecanduan gadget.
Penerapan Kompres Dengan Water Tepid Sponge Terhadap Penurunan Suhu Tubuh Pada Anak Yang Mengalami Hipertermi Firza Zaenatin; Ida Nur Imamah
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 9 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i9.1884

Abstract

Kesehatan anak penting diperhatikan karena sistem imun mereka belum berkembang sempurna dan baru mencapai kematangan pada usia 5–18 tahun. Akibatnya, anak lebih rentan terhadap infeksi, termasuk demam, merupakan gejala umum, infeksi virus atau bakteri. Data WHO (2023) mencatat 17 juta kasus demam per tahun secara global, 70% terjadi di Asia. Di Indonesia sendiri, prevalensi tertinggi terjadi pada anak usia 1–4 tahun. Penanganan demam dibagi menjadi farmakologis dan nonfarmakologis. Salah satu metode nonfarmakologis yang efektif adalah Water Tepid Sponge, yaitu kompres hangat di beberapa titik tubuh untuk mempercepat penurunan suhu tubuh anak secara signifikan. Tujuan: Mengetahui hasil dari implementasi pemberian kompres Water Tepid Sponge terhadap penurunan suhu tubuh pada anak yang mengalami hipertermi di RS UNS. Metode: Penerapan ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Hasil: Hasil penerapan ini menunjukan sebelum dilakukan intervensi responden mengalami ketidak normalan pada suhu pada anak/ hipertermia, setelah dilakukan penerapan Water Tepid Sponge responden mengalami penurunan pada hasil suhu tubuhnya. Kesimpulan: Terdapat perbedaan hasil suhu tubuh sebelum dan sesudah dilakukan teknik Water Tepid Sponge pada pasien anak yang mengalami hipertermi.
Analisis Faktor Pembentukan Karies Gigi Dan Keparahan Sakit Gigi Pada Anak Prasekolah Di TK Dharma Wanita Bondowoso Fran Asiska Dwi Maulinda; Alwin Widhiyanto; Achmad Kusyairi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 9 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i9.1885

Abstract

Kebersihan mulut membantu mempertahankan status kesehatan mulut, dari partikel-partikel makanan, plak, dan bakteri. Beberapa faktor yang dapat menyebabkan penyakit pada gigi yaitu faktor substrat dan faktor perilaku kesehatan gigi merupakan alat ukur pembentukan karies gigi pada anak prasekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor terjadinya pembentukan karies gigi dan keparahan sakit gigi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik, adapun desain penelitian ini adalah cross sectional. Data diambil dari hasil lembar observasi dan lembar kuesioner yang dilaksanakan di TK Dharma Wanita dengan populasi 28 siswa, sampel yang di teliti sebanyak 28 siswa dengan teknik total sampling. Data dianalisis dengan SPSS 20 secara manual dengan chi-square test. Dari 28 responden yang diteliti pada faktor substrat sebagian besar 18 responden (64,3%) dengan kategori tinggi, sedangkan faktor perilaku kesehatan gigi sebagian besar 16 responden (57,1%) dengan kategori buruk, sedangkan penderita karies gigi sebanyak 8 responden (28,6%) dengan kategori kelas karies IV, dan keparahan sakit gigi sebagian besar 12 responden (42,9%) dengan kategori kronis, dan analisis hasil penelitian faktor yang paling Dominan mempengaruhi pembentukan karies gigi yaitu perilaku kesehatan gigi signifikansinya lebih kecil dari nilai α yakni explain B / Wald 8,860 > 0.05 dengan hasil signifikasi 0.003 < 0.05, dan faktor yang paling dominan dalam keparahan sakit gigi adalah perilaku kesehatan gigi dengan hasil explain B / Wald 6,030 > 0.05 dengan hasil signifikasi 0.014 < 0.05. Dengan hal ini faktor perilaku kesehatan gigi memiliki peranan penting dalam pembentukan karies gigi yang dapat menyebabkan kerusakan permanen pada gigi, bahwa perilaku individu menjaga kesehatan gigi mempunyai hubungan yang positif dan signifikan terhadap perilaku anak dalam pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut.
Penerapan Teknik Relaksasi Napas Dalam Untuk Menurunkan Tekanan Darah Pada Lansia Penderita Hipertensi Oktavia Putri Fadila; Mulyaningsih
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 9 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i9.1886

Abstract

Menurut World Health Organization (WHO) diperkirakan 1,28 miliar orang dewasa berusia 30-79 tahun di seluruh dunia menderita hipertensi. Di Indonesia jumlah lansia penderita hipertensi sebanyak 34, 1 %. Data terbaru lansia penderita hipertensi di Jawa Tengah sebesar 72,0%. Salah satu gejala awal yang dirasakan yaitu jantung terasa berdebar serta sakit kepala. Tujuan : Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan perbandingan perkembangan tekanan darah sebelum dan sesudah penerapan teknik relaksasi napas dalam. Metode : Penelitian ini menggunakan studi kasus terhadap 2 responden yang dilakukan selama 2 hari. Hasil : Penerapan Teknik relaksasi napas dalam pada kedua responden didapatkan hasil perbandingan perkembangan sebelum dan sesudah terapi pada Ny.S dengan sistolik 21 mmHg dan diastolic 16 mmHg sedangkan pada Ny.G terjadi penurunan tekanan sistolik 26 mmHg dan diastolic 10 mmHg. Kesimpulan : Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Teknik relaksasi napas dalam dapat menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolic pada kedua responden.
Pengaruh Penerapan Terapi Mendengarkan Musik Klasik Terhadap Perubahan Tingkat Gejala Halusinasi Pada Pasien Halusinasi Di RSJD Dr. Arif Zainudin Surakarta Sintha Amelia Sanada; Didik Imam Margatot; Suyatno
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 9 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i9.1887

Abstract

Skizofrenia adalah gangguan jiwa serius yang sering disertai halusinasi pendengaran, yang dapat mengganggu emosi dan fungsi sosial. Terapi musik klasik merupakan pendekatan nonfarmakologis yang diyakini dapat membantu menenangkan pikiran dan mengurangi gejala halusinasi. Metode: Penelitian ini merupakan studi kasus deskriptif pada dua pasien di Ruang Nakula RSJD Dr. Arif Zainudin Surakarta. Intervensi dilakukan dengan mendengarkan musik klasik selama 20 menit, tiga kali dalam tiga hari berturut-turut menggunakan headset. Tingkat halusinasi diukur menggunakan Auditory Hallucination Rating Scale (AHRS). Hasil: Skor AHRS pasien pertama menurun dari 23 menjadi 11, dan pasien kedua dari 24 menjadi 15, menunjukkan penurunan gejala halusinasi. Kesimpulan: Terapi mendengarkan musik klasik efektif dalam menurunkan gejala halusinasi pendengaran dan dapat digunakan sebagai terapi nonfarmakologis yang sederhana dan terjangkau.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Kecemasan Pada Pasien Pre Operatif Fibroadenoma Mamma Di Rumah Sakit Mitra Sehat Medika Pandaan Arif Eka Budiman; Iin Aini Isnawati; Dodik Hartono
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 9 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i9.1888

Abstract

Operasi atau pembedahan merupakan tindakan yang menggunakan teknik invasive dengan membuka atau menampilkan bagian tubuh melalui sayatan yang diakhiri dengan penutupan dan penjahitan luka. Pembedahan yang direncanakan dapat menimbulkan respon fisiologis maupun psikologi pada pasien salah satunya kecemasan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian pendidikan kesehatan terhadap kecemasan pada pasien pre operatif fibroadenoma mamma. Jenis penelitian ini pra-exsperimental dengan pendekatan one group pretest and postest design. Populasi semua pasien pre operatif fibroadenoma mamma pada bulan Februari – April 2024 sebanyak 28 responden, penentuan sampel menggunakan tekhnik consecutive sampling yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 28 responden. Instrumen yang digunakan menggunakan lembar kuesioner The Amsterdam Preoperative Anxiety and Information Scale (APAIS). Selanjutnya dianalisis menggunakan uji paired T-test. Hasil uji analisis penelitian menunjukkan ada pengaruh pemberian pendidikan kesehatan terhadap kecemasan pada pasien pre operatif fibroadenoma mamma, menggunakan uji pairet T-test dengan nilai p valeu= 0,000 < α =0,05. Perawat perlu memberikan edukasi berupa pendidikan kesehatan pada pasien yang akan melakukan tindakan pre operatif, sehingga dapat menurunkan tingkat kecemasan yang dialami oleh pasien.