cover
Contact Name
Ade Herman Surya Direja
Contact Email
adehermansuryadireja@gmail.com
Phone
+6282182997717
Journal Mail Official
admin@journal.mandiracendikia.com
Editorial Address
Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia Bengkulu, Indonesia Jl. Padat Karya No 25 Kelurahan Sumur Dewa Kecamatan Selebar Kota Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia
ISSN : -     EISSN : 29642434     DOI : 10.70570
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia (JIK-MC) accepts related writings: Health sciences allied such like: Midwifery, medicine, pharmacies, phisiotherapy, surgical medical nursing, Emergency nursing, Mental nursing, Maternity nursing and children, Community nursing, family and elderly Nursing management, ect. Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia (JIK-MC) also accepts all writings with various disciplines of science with the terms of the core points remaining in the path and scope of the world of Health Sciences.
Articles 887 Documents
Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Remaja Putri Dengan Kejadian Flour Albous Waytherlis Apriani; Metha Fahriani; Suhita Tri Oklaini
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 7 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i7.1804

Abstract

Keputihan sering kali dianggap suatu hal yang biasa sehingga sering diabaikan pentingnya pencegahan dan penanganan yang benar dan tepat. Jika remaja putri dapat mengenali gejala keputihan dan penanganannya maka remaja putri dapat beraktivitas dengan nyaman, aman, dan sehat, sehingga meningkatkan produktifitas belajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari hubungan pengetahuan dan sikap remaja putri dengan kejadian flour albus di SMA N 02 Kota Bengkulu. Penelitian ini menggunakan metode survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswi kelas XI SMA N 02 Kota Bengkulu pada tahun ajaran 2023-2024 sebanyak 246 siswi. Sampel penelitian sebanyak 72 siswi di ambil menggunakan metode Proportional Random Sampling. Penelitian ini menggunakan data primer dengan cara membagikan kuesioner dan melakukan wawancara kepada responden secara langsung, teknik analisis menggunakan Univariat dan Bivariat (Chi Square). Hasil penelitian : (1) sebanyak 68.1% responden mengalami flour albus ; (2) sebanyak 27.8% responden memiliki pengetahuan yang kurang ; (3) sebanyak 33.3% memiliki sikap unfavorable ; (4) ada hubungan antara pengetahuan dengan kejadian flour albus pada remaja dengan kategori kuat ; (5) ada hubungan antara sikap dengan kejadian flour albus pada remaja dikelas XI SMA N 02 Kota Bengkulu dengan kategori sedang, Hasil analisis menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan kejadian flour albus dan ada hubungan sikap dengan kejadian flour albus. Diharapkan pihak sekolah mampu memberikan konseling pada remaja tentang pentingnya kebersihan diri terutama area genital hygiene melalui aktivitas atau kegiatan UKS siswi.
Tingkat Pengetahuan Penderita Hipertensi Tentang Aktivitas Fisik Yang Beresiko Stroke Di Desa Kampungbaru Kecamatan Kepung Kabupaten Kediri Wahyu Tanoto; Rohmatun Nur Fajira
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 7 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i7.1805

Abstract

Hipertensi atau penyakit tekanan darah tinggi adalah peningkatan tekanan darah di atas normal 140/90-160/100 mmHg. Penderita hipertensi harus mengetahui hal-hal yang diperbolehkan dan tidak diperbolehkan tentang faktor terjadinya stroke salah satunya aktivitas fisik. Penelitian ini bertujuan mengetahui Pengetahuan Penderita Hipertensi Tentang Aktivitas Fisik Yang Beresiko Stroke Di Desa Kampungbaru Kecamatan Kepung Kabupaten Kediri. Desain penelitian menggunakan deskriptif, dengan populasi sebanyak 108 responden dan sampel 22 responden dengan teknik “purposive sampling”. Variabel penelitian yang digunakan adalah variabel tunggal yaitu pengetahuan penderita hipertensi tentang aktivitas fisik yang beresiko stroke, instrumen berupa kuesioner, data dianalisa dengan rumus persentase dan diinterpretasikan secara kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian dari 22 responden di dapatkan sebagian besar responden yaitu 12 responden (54,54%) mempunyai pengetahuan cukup. hampir setengah dari responden yaitu 7 responden (32%) mempunyai pengetahuan baik, dan sebagian kecil dari responden yaitu 3 responden (14%) mempunyai pengetahuan kurang. Faktor yang mempengaruhi pengetahuan penderita hipertensi yaitu umur, jenis kelamin, pendidikan terakhir, pekerjaan, lama menderita hipertensi, status, apakah pernah mendapatkan informasi, dari mana sumber informasi, rutin kontrol ke pelayanan kesehatan, minum obat, mengkonsumsi tanaman herbal, pola makan sehari hari dan tekanan darah. Dari penelitian ini diharapkan penderita hipertensi lebih memahami dan menerapkan pengetahuan tentang aktivitas fisik yang boleh dan tidak boleh bagi penderita hipertensi agar tidak terjadi komplikasi. Petugas kesehaan dapat lebih proaktif dalam menyampaikan pendidikan kesehatan terkait aktivitas fisik pada penderita hipertensi melalui penyuluhan pada saat posyandu lansia.
Pengaruh Aromaterapi Lemon Dengan Kualitas Tidur Ibu Hamil Tm III Di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Non Rawat Inap Dwikora Jaya Kecamatan Gunung Agung Kabupaten Tulang Bawang Barat Lusia Asih Wulandari; Sri Nowo Retno; Dwi Oktasari
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 7 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i7.1806

Abstract

Penyebab ibu hamil mengalami gangguan tidur seperti nokturia, kelelahan, tekanan pelvis, insomnia, dan nyeri lumbal menyebabkan terganggunya tidur ibu hamil. Berdasarkan data cakupan pelayanan Ibu hamil di Provinsi Lampung tahun 2021, terdapatsebanyak 160.562, dengan jumlah ibu hamil terbanyak di Kabupaten Lampung Tengah sebanyak 22.911 ibu sedangkan di Kabupaten Tulang Bawang Barat sebanyak 5123 ibu hamil. Peningkata kualitas tidur dapat dilakukan secara farmakologi dan nonfarmakologi, salah satu Teknik non farmakologi adalah dengan menggunakan aromaterapi lemon. Tujuan penelitian diketahui pengaruh aromaterapi lemon dengan kualitas tidur ibu hamil TM III di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Non Rawat Inap Dwikora Jaya Kecamatan Gunung Agung Kabupaten Tulang Bawang Barat. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan rancangan penelitian pra eksperimen dengan pendekatan one grup pretes and posttes. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil TM III di Wilayah kerja UPTD Puskesmas Non Rawat Inap Dwikora Jaya Kecamatan Gunung Agung Kabupaten Tulang Bawang Barat sebayak 38 ibu hail dengan sampel yang digunakan sebanyak 18 orang menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi. Analisis secara univariat dan bivariat (uji t-test). Hasil penelitian diketahui rata-rata kualitas tidur pada ibu hamil TM III sebelum diberikan aromaterapi lemon adalah 10,3 dan diberikan aromaterapi lemon adalah 7,6. Ada pengaruh aromaterapi lemon terhadap kualitas tidur pada ibu hamil TM III di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Non Rawat Inap Dwikora Jaya Kecamatan Gunung Agung Kabupaten Tulang Bawang Barat. Saran bagi tenaga kesehatan dapat menerapkan alternative teknik nonfarmakologi aromaterapi lemon yang mudah untuk dilakukan tanpa efek yang tidak membahayakan dalam memberikan intervensi dan bekerjasama dengan lintas sektoral dalam mengajarkan warga untuk membudidayakan tanaman buah lemon dipekarangan rumah.
Hubungan Pengetahuan Dengan Sikap Kesiapsiagaan Masyarakat Terhadap Bencana Banjir Di Desa Betalemba Kabupaten Poso Juliana Novly Ratuanik; Fauziah H.Tambuala; Virnawati Hi.Patang
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 7 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i7.1807

Abstract

Banjir merupakan salah satu bencana alam yang terjadi di banyak kota bahkan di seluruh dunia. Berdasarkan data dari Centre For Research On The Epidemiology Of Disaster (CRED) selama tahun 2015, banjir menjadi tingkat pertama pada peristiwa bencana diseluruh dunia dengan jumlah kejadian sebanyak 11 kejadian, dan kekeringan sebanyak 5 kejadian dalam setahun. Badan Nasional Penangulangan Bencana pada tahun 2021 mengemukakan banjir yang terjadi di Indonesia mencapai 1288 kali, bahkan pada tahun 2022 ( Januari - Maret) banjir telah terjadi sampai 379 kali. Dampak yang ditimbulkan oleh banjir tersebut diantranya mengakibatkan kerusakan hingga 141.795 rumah rusak, 3699 fasilitas publik, 509 kantor, dan 438 jembatan. Dampak dari bencana dapat dicegah dengan sikap kesiapsiagaan dari masyarakat itu sendiri. Salah satu yang dapat dilakukan untuk mempersiapkan masyarakat untuk memiliki sikap kesiapsiagaan dengan dibekalinya pengetahuan agar tercipta sebuah aksi tindakan yang baik pada masyarakat dalam hal penanggulangan bencana. Tujuan: Untuk Mengetahui hubungan antara pengetahuan dengan sikap kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana banjir di desa Betalemba Kabupaten Poso. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian observasional analitik pada pendekatan cross-sectional Studi. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 1.070 orang dengan jumlah sampel yaitu 91 sampel. Instrumen yang digunakan Quesioner pengetahuan dan menggunakan analisis data uji statistic Chi-Square. Hasil : Uji Chi-Square, di peroleh nilai signifikan sebesar P= 0,023 dengan nilai signifikan <0,05. Hal ini menunjukan nilai p<a yang berarti adanya hubungan pengetahuan dengan sikap kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana banjir di desa Betalemba Kabupaten Poso. Kesimpulan : Penelitian ini mengungkap terdapat hubungan setelah di observasi tingkat pengetahuan terhadap sikap kesiapsiagaan pada masyarakat terhadap bencana banjir di desa Betalemba Kabupaten Poso, dengan di dapatkan hasil bahwa keseluruhan responden memiliki tingkat pengetahuan baik dengan skala kategori cukup sampai baik.
Hubungan Keaktifan Mengikuti Posyandu Kesehatan Jiwa Dengan Tingkat Kemandirian Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) Eko Arik Susmiatin; Dwi Setyorini; Mukhlis Santoso
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 7 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i7.1809

Abstract

Salah satu masalah di masyarakat adalah Stigma ODGJ, yang dianggap tidak bisa mandiri dan hanya menjadi beban keluarga dan lingkungan. Salah satu wadah rehabilitasi ODGJ di desa adalah posyandu kesehatan jiwa, yang membantu melatih kemandirian sehingga merasa diterima masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan keaktifan mengikuti Posyandu dan tingkat kemandirian ODGJ. Penelitian ini menggunakan pendekatan longitudinal restropektif dan dengan teknik sampling total, sejumlah 18 orang. Uji spearmant rho digunakan untuk menganalisis data dengan taraf signifikansi (α) = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lebih dari setengah responden (55,6%) aktif mengikuti kegiatan posyandu kesehatan jiwa; selain itu, hampir seluruh responden (72,25%) mengkategorikan diri mereka sebagai mandiri. Dari penelitian ini juga diketahui ada hubungan antara keaktifan mengikuti posyandu kesehatan jiwa dengan tingkat kemandirian p = 0,012 ( p value < 0,05) dan dilihat dari coefficient correlation (r = 0,578) menunjukkan tingkat korelasi sedang. Semakin baik keaktifan ODGJ mengikuti kegiatan posyandu kesehatan jiwa semakin baik tingkat kemandiriannya. Pada kegiatan posyandu kesehatan jiwa dilakukan beberapa kegiatan yang dapat meningkatkan kemandirian ODGJ seperti keterampilan bersosialisasi, keterampilan merawat diri / ADL, dan terapi aktifitas kelompok
Hubungan Sikap Ibu Dan Peran Tenaga Kesehatan Dengan Perawatan Payudara Pada Ibu Nifas Rifda Neni; Suhita Tri Oklaini
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 7 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i7.1810

Abstract

Perawatan payudara merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah ibu nifas terkait dengan pemberian ASI. Perawatan payudara sangat penting untuk memperlancar proses pengeluaran ASI. Kurangnya ibu nifas melakukan perawatan payudara disebabkan karena beberapa faktor diantaranya sikap ibu yang kurang dan kurangnya peran tenaga kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan sikap ibu dan peran tenaga kesehatan dengan perawatan payudara pada ibu nifas di wilayah kerja Puskesmas Palembaja Kabupaten Lahat tahun 2022. Metode penelitian menggunakan metode analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian adalah semua ibu nifas usia 0-40 hari yang mempunyai bayi di wilayah kerja Puskesmas Palembaja pada bulan Juli tahun 2022 dengan jumlah sampel sebanyak 32 responden. Sampel diambil dengan menggunakan metode purposive sampling. Hasil penelitian didapatkan ada hubungan sikap ibu dengan perawatan payudara pada ibu nifas di Wilayah Kerja Puskesmas Palembaja Kabupaten Lahat Tahun 2022 dengan tingkat hubungan yang sedang. Ada hubungan peran tenaga kesehatan dengan perawatan payudara pada ibu nifas di Wilayah Kerja Puskesmas Palembaja Kabupaten Lahat Tahun 2022 dengan tingkat hubungan yang sedang. Diharapkan tenaga kesehatan dapat lebih meningkatkan edukasi kepada ibu hamil dan ibu nifas tentang pentingnya melakukan perawatan payudara dengan baik dan benar yang dimulai saat hamil dan dilanjutkan pada masa nifas sehingga dapat meningkatkan produksi ASI ibu dan meningkatkan cakupan pemberian ASI Eksklusif
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan Kesiapsiagaan Ibu Hamil Dalam Menghadapi Bencana Gempa Bumi Di Puskesmas Kandang Kota Bengkulu Yuni Ramadhaniati; Pitri Subani; Elza Wulandari; Novitri Kartini
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 7 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i7.1812

Abstract

Pengetahuan berfungsi sebagai pedoman bagi seseorang dalam membentuk tindakan dan perilaku. Khususnya di daerah rawan bencana, pengetahuan tentang bencana sangat diperlukan oleh masyarakat. Khusunya bagi kesiap siagaan Masyarakat dalam menghadapi bencna sebagai lahan informasi bagaimana tindikan kita dalam menghadpi bencana gempa bumi Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Pendidikan Kesehatan terhdap Pengetahuan Kesiap Siagaan Ibu Hamil dalam Mengahadpi Bencana Gempa Bumi di UPt Wilayah Kerja Puskesmas Kandang Kota Bengkulu. dan telah dilakukan penelitian dari tanggal 23-27 Nopember 2023.Populasi Ibu Hamil Yang Terdata di Puskesmas Kandang Kota Bengkulu, Sampel pada penelitian ini di ambil dengan cara teknik pengambilan sampel Total Sampling yaitu sebanyak 39 responden. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder, data dianalisis menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat.Hasil Peneitian Menunjukan Dari 39 responden diketahui sebelum di lakukan Pendidikan kesehatan terdapat 5 (12.8%) responden pengetahuan rendah 18 (42.6%) responden dengan pengetahuan sedang dan 16(41.0%) responden dengan pengetahuan tinggi. Dan setelah dilakukanPendidikan kesehatan terdapat 1 (2.6%) responden pengetahuaanya rendah, 2 (5.1%) responden pengetahuannya sedang dan 36 (92.3%) responden pengetahuannya tinggiBerdasarkan hasil Uji statistik Z (Wilcoxon) = -4.516 dengan p-value = 0,000 < 0,05 yang berarti hipotesis nol ditolak sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh signifikan pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan kesiapsiagaan ibu hamil dalam menghadapi bencana gempa bumi di puskesmas KandangKota Bengkulu. Kesimpulannya pendidikan Kesehatan Sangat berpengaruh terhadap meningkatakan pengetahuan kesiap siagaan ibu hamil dalam menghadapi bencana gempa bumi dengan dilakukannya Pendidikan kesehatan ibu hamil yang ada di puskesmas kendang semakin waspada dan siap siaga apa yang harus dilakukan saat terjadi gempa bumi
Sikap Remaja Pada Temannya Dari Keluarga Penderita Gangguan Jiwa Lilik Setiawan; Widyasih Sunaringtyas
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 7 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i7.1813

Abstract

Gangguan jiwa merupakan suatu sindrom atau pola pikir manusia yang berhubungan dengan distress atau penderitaan yang dapat menimbulkan gangguan satu atau lebih pada fungsi kehidupan manusia. Keluarga merupakan dua orang atau lebih yang disatukan dalam ikatan kebersamaan dan ikatan emosional, dalam hubungan keluarga biasanya ada salah satu anggota memiliki sikap yang cenderung sensitif khususnya remaja karena menganggap gangguan jiwa merupakan aib dalam keluarga. Sikap sendiri dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu pengalaman pribadi, usia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Sikap Remaja Pada Temannya Dari Keluarga Penderita Gangguan Jiwa. Desain penelitian ini menggunakan Deskriptif, populasi dan sample penelitian adalah seluruh siswa-siswi dengan salah satu teman yang memiliki keluarga penderita gangguan jiwa sebanyak 300 responden, dengan Teknik purposive sampling. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggah 22 April 2024, variable penelitian Sikap Remaja Pada Temannya Dari Keluarga Penderita Gangguan Jiwa, instrumen penelitian menggunakan kuesioner, dan data dianalisa dengan rumus persentase dan di interpretasikan secara kuantitaif. Hasil penelitian 300 responden Sebagian besar dari responden sebanyak 210 responden (70%) mempunyai sikap positif dan Sebagian dari responden sebanyak 90 responden (30%) mempunyai sikap negatif. Hal ini kemungkinan sikap positif disebabkan oleh faktor usia, jenis kelamin dan pengalaman mendapatkan informasi. Sedangkan sikap negatif disebabkan oleh faktor hubungan kedekatan dengan teman, jenis kelamin dan pengalaman mendapatkan informasi. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menambah informasi dan wawasan untuk proses pembelajaran tentang keperawatan jiwa terutama tentang sikap remaja pada temannya dari keluarga penderita gangguan jiwa.
Gambaran Kesesuaian Pemeriksaan Klinis Dengan Ketepatan Kode Diagnosa Demam Berdarah Dengue Di Rumah Sakit Umum Daerah Harapan Dan Do’a Kota Bengkulu Dinda Sri Rahayu; Anggia Budiarti; Deno Harmanto
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 8 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i8.1819

Abstract

Pelaksanaan pemeriksaan klinis demam berdarah dengue sangat penting dikarenakan untuk mengetahui apakah seorang pasien yang menderita demam berdarah dengue atau tidak yaitu harus melakukan pengecekkan trmbosit, leukosit, eritrosit, dan hematoric. Dan pelaksanaan kodefikasi demam berdarah dengue sangat penting dilaksanakan dengan tepat sesuai dengan ICD-10. Oleh karena itu coder bertanggung jawab penuh terhadap ketepatan kodefikasi diagnosa. Dalam penetapan kode demam berdarah dengue sering terjadi ketidaktepatan kode karena petugas tidak merujuk ke pemeriksaan klinis (laboraturium) seperti melihat pemeriksaan trombosit, leukosit dan hematoric. Hal ini akan berdampak pada pelayanan yang diberikan kepada pasien seperti kesalahan tindakan, perawatan dan pengobatan. Penelitian ini bertujuan mengetahui Gambaran kesesuaian pemeriksaan klinis dengan ketepatan kode diagnosa Demam Berdarah Dengue di Rumah Sakit Harapan dan Do’a Kota Bengkulu. Jenis penelitian ini adalah deskriptif melalui pengamatan secara langsung dengan populasi 140 dan sampel 65 berkas rekam medis dengan diagnosa Demam Berdarah Dengue. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang diolah secara univariat. Dari 65 Berkas rekam medis sebagian besar 51 (78,5%) sudah sesuai pemeriksaan klinis akan tetapi sebagian kecil 14 (21,5%) tidak sesuai pemeriksaan klinisnya dikarenakan tidak ada pemeriksaan trombosit dan leukositnya. Dari 65 Berkas Rekam medis terdapat sebagian besar 55 (84,6%) yang tepat kode diagnosa demam berdarah dengue fever , akan tetapi sebagian kecil 10 (15,4%) tidak tepat kode diagnosa demam berdarah dengue fever dikarenakan tidak menggunakan ICD-10 volume 1, volume 2 dan kurangnya pengetahuan koding.
Kesiapsiagaan Penanganan Bencana Banjir Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Masyarakat Dengan Kesiapsiagaan Penanganan Bencana Banjir. Pitri Subani; Heni Angraini; Elza Wulandari; Yuni Ramadhaniati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 8 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i8.1821

Abstract

Banjir merupakan salah satu bencana alam yang terjadi dibanyak kota di dunia dalam skala berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari hubungan Pengetahuan dan Sikap Masyarakat Terhadap Penanganan bencana Banjir di RT 002 Kelurahan Tanjung Agung Kota Bengkulu. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat di RT 002 Kelurahan Tanjung Agung Kota Bengkulu yang berjumlah 89 KK. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik total sampling. Teknik analisis menggunakan Univariat dan Bivariat (Chi square). Hasil penelitian didapatkan 1)dari 89 responden, sebanyak 8 orang (9%) memiliki pengetahuan yang kurang tentang kesiapsiagaan terhadap bencana banjir, sebanyak 27 orang (30,3%) memiliki pengetahuan yang cukup, dan sebanyak 54 orang (60,7%) telah memiliki pengetahuan yang baik tentang kesiapsiagaan terhadap bencana banjir, 2) dari 89 responden, sebanyak 23 orang (25,8%) memiliki sikap yang negatif terhadap kesiapsiagaan bencana banjir, sedangkan 66 orang (74,2%) lainnya memiliki sikap yang positif, 3). dari 89 responden, sebanyak 10 orang (11,2%) tidak siap menghadapi bencana banjir, 23 orang (25,8%) kurang siap, dan 56 orang (62,9%) siap menghadapi bencana banjir, 4). Ada ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan kesiapsiagaan masyarakat di RT 002 Kelurahan Tanjung Agung Kota Bengkulu dalam menghadapi bencana banjir, dan 5). ada hubungan yang signifikan antara sikap dengan kesiapsiagaan masyarakat di RT 002 Kelurahan Tanjung Agung Kota Bengkulu dalam menghadapi bencana banjir.. Diharapkan dari hasil penelitian ini dapat memberikan pemahaman kepada siswa/I tentang bencana banjir, bagaimana tindakan yang perlu diambil ketika terjadi banjir, dan upaya pencegahan dampak bencana banjir. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi pada penelitian yang lebih lanjut tentang kesiapsiagaan