cover
Contact Name
Ade Herman Surya Direja
Contact Email
adehermansuryadireja@gmail.com
Phone
+6282182997717
Journal Mail Official
admin@journal.mandiracendikia.com
Editorial Address
Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia Bengkulu, Indonesia Jl. Padat Karya No 25 Kelurahan Sumur Dewa Kecamatan Selebar Kota Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia
ISSN : -     EISSN : 29642434     DOI : 10.70570
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia (JIK-MC) accepts related writings: Health sciences allied such like: Midwifery, medicine, pharmacies, phisiotherapy, surgical medical nursing, Emergency nursing, Mental nursing, Maternity nursing and children, Community nursing, family and elderly Nursing management, ect. Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia (JIK-MC) also accepts all writings with various disciplines of science with the terms of the core points remaining in the path and scope of the world of Health Sciences.
Articles 826 Documents
Hubungan Konsumsi Jenis Lemak Dengan Kadar Kolesterol Di Desa Karangbong Kabupaten Probolinggo Devi Maghfiroh; Achmad Kusyairi; Ainul Yaqin Salam
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 11 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i11.1992

Abstract

Masalah kolesterol saat ini mengalami peningkatan dari tahun ketahun. Kolesterol adalah zat lemak berwarna kekuningan yang mirip lilin dan beredar dalam darah, dihasilkan oleh hati. Tingginya kadar kolestrol dapat dipengaruhi oleh banyak faktor, salah satunya pola makan seperti konsumsi makan yang mengandung lemak jahat. Tujuan penelitian yaitu mengetahui hubungan konsumsi jenis lemak dengan kadar kolesterol di Desa Karangbong.Metode penelitian menggunakan kuantitatif dengan desain korelasi. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 48 orang dengan jumlah sampel sebanyak 44 orang. Sampel diambil dengan teknik simple randoml sampling. Variabel independen adalah konsumsi jenis lemak, variabel dependen adalah kadar kolestrol. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner Form Semi Quantitative Food Frequency Questionnaire (Sq-Ffq) dan lembar observasi kadar kolestrol. Analisis data menggunakan uji chi square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Masyarakat di Desa Karangbong banyak mengkonsumsi jenis lemak trans (47,9%). Masyarakat di Desa Karangbong banyak memiliki kadar kolestrol yang sangat tinggi (54,2%). Ada hubungan konsumsi jenis lemak dengan kadar kolesterol di Desa Karangbong dengan nilai (p-value = 0,017< 0,05). Adanya hubungan antara konsumsi jenis lemak dengan kadar kolesterol disebabkan oleh konsumsi jenis lemak trans, mengonsumsi lemak trans yang ditemukan pada makanan olahan akan berdampak pada peningkatan kadar kolesterol. konsumsi lemak trans yang berlebihan dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam darah, lemak trans diketahui dapat meningkatkan kadar kolesterol LDL (kolesterol jahat) dan menurunkan kadar kolesterol HDL (kolesterol baik)
Efektivitas Jenis Diet Makanan Menggunakan Metode Avoid, Limit Dan Encourage Terhadap Penurunan Kadar Asam Urat Pada Lansia Penderita Gout Arthritis Di Desa Selogudig Wetan Kecamatan Pajarakan Probolinggo Elda Yuliana; Achmad Kusyairi; Ainul Yaqin Salam
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 11 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i11.1993

Abstract

Penyakit asam urat adalah kondisi yang dapat menyebabkan nyeri yang tak tertahankan, pembengkakan, dan rasa panas di persendian. Penyakit asam urat, juga dikenal sebagai gout arthritis, disebabkan oleh penimbunan kristal monosodium urat di dalam tubuh. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektifitas diet avoid, limit dan encourage terhadap penurunan kadar asam urat pada penderita gout arthritis. Desain penelitian ini adalah Quasy experimental design dengan two group pre post test design. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 40 responden lansia penderita asam urat di Desa Selogudig Wetan. Sampel penelitian sebanyak 36 responden. Normalitas data telah diuji dengan Shapiro wilk .uji statistik menggunakan uji paired t-test. Hasil penelitian didapatkan kadar asam urat kelompok diet avoid, limit dan encourage pre-test sebesar 7.36 mg/dL post-test 5.13 mg/dL. Pada kelompok diet kontrol pre-test sebesar 7.17 mg/dL post-test 7,37 mg/dL. Hasil uji paired t-test didapatkan p-value 0,000 pada kelompok diet avoid, limit dan encourage dan kelompok diet kontrol didapatkan p-value 0,039.Diet avoid, limit, dan encourage terbukti efektif dalam menurunkan kadar asam urat pada lansia penderita gout arthritis. Diharapkan metode diet ini dapat menjadi alternatif intervensi keperawatan yang mudah diterapkan di masyarakat. Saran untuk peneliti selanjutnya diharapkan mengamati kebiasaan responden yang dapat memengaruhi naik turunnya kadar asam urat.
Pengaruh Terapi Hipnotis Lima Jari Terhadap Penurunan Kesepian Pada Lansia Di Desa Alastengah Besuk Ahmad Fauzan; Rizka Yunita; Alwin Widhiyanto
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 11 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lansia sering mengalami perasaan kesepian akibat perubahan sosial dan psikologis, seperti kehilangan pasangan, berkurangnya interaksi sosial, serta keterbatasan fisik. Kesepian yang berkepanjangan dapat berdampak negatif terhadap kesehatan mental dan kualitas hidup lansia. Salah satu intervensi non-farmakologis yang dapat digunakan untuk mengatasi kesepian adalah terapi hipnotis lima jari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi hipnotis lima jari terhadap penurunan tingkat kesepian pada lansia di Desa Alastengah, Kecamatan Besuk.Penelitian ini menggunakan desain Pre experiment dengan pendekatan pretest-postest desaign. Sampel penelitian terdiri dari 40 lansia yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling sesuai dengan kriteria inklusi. Intervensi berupa terapi hipnotis lima jari diberikan sebanyak 1 sesi selama 3 hari. Pengukuran tingkat kesepian dilakukan menggunakan kuesioner UCLA Loneliness Scale sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian sebelum diberikan terapi hipnotis 5 jari kesepian pada lansia dengan kategori sedang 27 responden (67,5) dan sesudah diberikan terapi hipnotis dengan kategori rendah 29 responden (72,5). Hasil uji analisa menunjukkan adanya penurunan signifikan tingkat kesepian setelah diberikan terapi hipnotis lima jari, dengan nilai p = 0,001 < α = 0,05. Terapi hipnotis lima jari efektif dalam menurunkan tingkat kesepian pada lansia. Intervensi ini dapat menjadi salah satu alternatif terapi non-farmakologis yang sederhana dan aplikatif untuk meningkatkan kesejahteraan emosional lansia di komunitas.
Pengaruh Self Care Management Metode Emo Demo Terhadap Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 Di Desa Karangbong Ilda; Dodik Hartono; Iin Aini Isnawati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 11 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i11.1995

Abstract

Diabetes Melitus Tipe 2 merupakan penyakit kronik yang ditandai dengan kadar gula darah yang tinggi akibat resistensi insulin atau gangguan sekresi insulin. Salah satu strategi penting dalam mengendalikan penyakit ini adalah melalui edukasi self care management. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi self care management dengan metode emosional demonstrasi (emo demo) terhadap kadar gula darah pada penderita Diabetes Melitus Tipe 2. Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimental dengan pendekatan one group pre-post test. Sampel diambil secara purposive sampling dan melibatkan 42 responden. Alat ukur penelitian ini menggunakan modul dan easy touch. Intervensi diberikan delapan kali pertemuan edukasi dengan metode emodemo selama satu bulan. Analisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test Hasil penelitian menunjukkan rerata kadar gulah darah sebelum diberikan edukasi 254.79 mg/dl dan sesudah diberiikan edukasi dengan rerata kadar gula darah 211.57 mg/dl. Hasil uji analisis didapatkan ada pengaruh edukasi self care management dengan metode emo demo terhadap kadar gula darah pada penderita diabetes mellitus tipe 2 dengan ρ-valeu = 0.000.Penurunan kadar gula darah setelah intervensi edukasi self care management dengan metode emodemo terjadi karena meningkatnya pemahaman dan keterampilan responden dalam mengelola kondisi diabetes secara mandiri. Edukasi yang diberikan tidak hanya bersifat teoritis, tetapi disampaikan secara emosional (menyentuh perasaan) dan demonstratif (praktek langsung), sehingga lebih mudah dicerna, diingat, dan dipraktikkan oleh responden. Peningkatan pengetahuan dan perubahan perilaku ini berkontribusi pada perbaikan kontrol metabolik, yang secara signifikan berdampak pada penurunan rerata kadar gula darah dari 254,79 mg/dL menjadi 211,57 mg/dL
Pengaruh Model Role Playing Dengan Video Terhadap Kesadaran Diri Pelaku Bullying Pada Remaja Di Pondok Putri Hafshawaty Zainul Hasan Genggong Rini Ayu Setia Ningrum; Rizka Yunita; Erna Handayani
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 11 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i11.1996

Abstract

Bullying merupakan perilaku menyimpang yang umum terjadi di kalangan remaja dan berdampak negatif terhadap pelaku maupun korban. Salah satu penyebab utama perilaku ini adalah rendahnya kesadaran diri pelaku. Kesadaran diri yang rendah dapat menghambat kemampuan individu untuk merefleksikan perilaku serta memahami konsekuensi sosial dan emosionalnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Role Playing dengan video terhadap peningkatan kesadaran diri pelaku bullying.Penelitian ini menggunakan metode pre-eksperimental dengan pendekatan one group pre-test and post-test. Populasi berjumlah 56 pelaku bullying di Pondok Putri Hafshawaty, yang seluruhnya dijadikan sampel menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner kesadaran diri sebelum dan sesudah intervensi. Intervensi dilakukan sebanyak empat kali dalam dua minggu dalam bentuk Role Playing dengan video, di mana responde memainkan peran sebagai pelaku, korban, dan pengamat bullying berdasarkan skenario nyata yang divisualisasikan dalam video. Pendekatan ini bertujuan untuk membangun empati, pemahaman, serta refleksi terhadap perilaku yang dilakukan.Hasil analisis menggunakan uji Wilcoxon menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kesadaran diri, dengan nilai pre-test rata-rata 94,21 dan post-test rata-rata 123,29 serta nilai signifikansi p = 0,000. Hal ini menunjukkan bahwa model Role Playing dengan video efektif dalam meningkatkan kesadaran diri pelaku bullying.
Pengaruh Edukasi Kesehatan Reproduksi Terhadap Sikap Dalam Menjaga Kesehatan Reproduksi Pada Remaja Putri Di MA Nurul Hasan Desa Brani Wetan Kecamatan Maron Kabupaten Probolinggo Windiatika Yosifina; Bd. Agustina Widayati; Iit Ermawati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 11 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i11.1997

Abstract

Masalah kesehatan reproduksi pada remaja merupakan isu penting yang berdampak pada kualitas hidup dan masa depan generasi muda. Berdasarkan data awal di MA Nurul Hasan, sebanyak 45,5% remaja putri mengalami gangguan kesehatan reproduksi seperti keputihan abnormal dan menstruasi tidak teratur. Hal ini menandakan rendahnya pemahaman dan kesadaran remaja akan pentingnya menjaga kesehatan reproduksi.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi kesehatan reproduksi terhadap sikap dalam menjaga kesehatan reproduksi pada remaja putri.Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimen dengan rancangan one group pretest and posttest. Sampel berjumlah 62 siswi kelas XI MA Nurul Hasan yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Edukasi diberikan menggunakan metode ceramah disertai media leaflet dan LCD. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang diujikan sebelum dan sesudah intervensi, kemudian dianalisis menggunakan uji statistik paired sample t-test. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat perbedaan signifikan antara nilai pretest dan posttest (p < 0,05), yang menandakan adanya peningkatan sikap positif setelah pemberian edukasi. Edukasi kesehatan reproduksi terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran remaja putri mengenai pentingnya menjaga kebersihan organ intim, mengenali siklus menstruasi, serta mencegah penyakit menular seksual.Edukasi kesehatan reproduksi berpengaruh positif terhadap perubahan sikap remaja putri dalam menjaga kesehatan reproduksi. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya pelaksanaan edukasi kesehatan secara berkelanjutan di sekolah sebagai upaya promotif dan preventif terhadap masalah kesehatan reproduksi remaja.
Asuhan Keperawatan Pada Ibu Hamil Dengan Placenta Previa Acreta dan Perdarahan Antepartum Di RSUP Dr. Sardjito: Pendekatan Teori Self Care Orem Riris Chintya Helieniastuti
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 11 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i11.2007

Abstract

Perdarahan antepartum merupakan penyebab utama morbiditas ibu dan mortalitas perinatal, dengan placenta previa dan placenta accreta spectrum (PAS) sebagai faktor tersering. Studi kasus ini bertujuan menggambarkan penerapan asuhan keperawatan pada ibu hamil dengan placenta previa acreta menggunakan pendekatan Self-Care Deficit Nursing Theory (SCDNT) Orem. Penelitian dilakukan pada Ny. M, usia 43 tahun, di RSUP Dr. Sardjito melalui wawancara, observasi, dan telaah rekam medis. Ditemukan empat diagnosis keperawatan: risiko perdarahan, risiko gangguan hubungan ibu-janin, kesiapan meningkatkan koping keluarga, dan kesiapan meningkatkan manajemen kesehatan. Intervensi difokuskan pada tirah baring, transfusi, rehidrasi, dan edukasi tanda bahaya. Penerapan teori Orem meningkatkan kemandirian pasien, keterlibatan keluarga, dan kesiapan menghadapi komplikasi. Kesimpulannya, pendekatan self-care berbasis teori Orem efektif meningkatkan keselamatan ibu dan janin pada kehamilan risiko tinggi
Efektivitas Tandem Walking Exercise dan Otago Exercise Terhadap Peningkatan Keseimbangan Pada Lansia Di Desa Bulu Kecamatan Kraksaan Amanda Fitriana; Achmad Kusyairi; Erna Handayani
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 11 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i11.2008

Abstract

Penuaan merupakan proses fisiologis alami yang menyebabkan penurunan fungsi berbagai sistem tubuh, terutama sistem muskuloskeletal. Penurunan kekuatan otot dan koordinasi motorik seringkali menyebabkan gangguan keseimbangan pada lansia, yang meningkatkan risiko jatuh dan menurunkan kualitas hidup. Pencegahan jatuh menjadi prioritas dalam upaya meningkatkan kemandirian lansia. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui Efektivitas Tandem Walking Exercise dan Otago Exercise terhadap peningkatan keseimbangan pada lansia di Desa Bulu. Penelitian ini menggunakan desain Quasi Eksperimental dengan pendekatan two group pre -test dan post-test. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 52 responden dan sampel yang diambil sebanyak 46 responden, lansia dipilih dengan tekhik purposive sampling. Dan instrument yang digunakan yaitu lembar Observasi BBS (Berg Balance Scale), kemudian data dikumpulkan melalui proses editing, coding, scoring dan tabulating. Hasil penelitian menunjukkan skor rata-rata peningkatan keseimbangan pada kelompok Tandem pre-test sebesar 31,91 dan post-test 32.78. Pada Kelompok Otago Exercise pre-test sebesar 32.96 dan post-test 44.65. Analisa data yang digunakan uji paired t-test didapatkan p value 0,466 pada kelompok Tandem dan 0,000 pada kelompok Otago Exercise. Latihan Otago lebih efektif dari pada Tandem karena nilai otago lebih signifikan dari pada Tandem. Semakin terstruktur dan variasi suatu latihan keseimbangan, maka semakin besar efektivitasnya dalam meningkatkan stabilitas postural pada lansia. Otago Exercise yang terstruktur dan kompherensif terbukti memberikan peningkatan signifikan karena dapat menstimulasi proprioseptor dan system vestibular
Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Self-Stigma Penderita Diabetes Melitus Di Kelurahan Sumber Wetan Kecamatan Kedopok Kota Probolinggo Jimmy Lausia; Rizka Yunita; Erna Handayani
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 11 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i11.2009

Abstract

Dukungan keluarga adalah sikap dan tindakan penerimaan dari anggota keluarga terhadap satu sama lain, yang meliputi dukungan emosional, penghargaan, bantuan praktis dan informasi. Stigma didefinisikan sebagai suatu proses sosial yang diamati saat ada unsur pelebelan, stereotip dan diskriminasi karena ada karakteristik spesifik sebelumnya yang berbeda dan tidak dapat diterima. Tujuan penelitian ini untuk Menganalisis hubungan dukungan keluarga dengan self stigma penderita diabetes mellitus di Kelurahan Sumber Wetan Kecamatan Kedopok Kota Probolingggo. Jumlah populasi dan sampel berjumlah 38 responden dan Penelitian ini menggunakan analitik korelasional dengan metode cross sectional. Instrument penelitian ini menggunakan lembar kuesioner dan teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah total sampling pada penderita diabetes mellitus inklusi dan eksklusi.Hasil penelitian ini bahwa Dukungan keluarga adalah terbanyak Positif sebanyak 30 responden (78.9%). Sedangkan Self Stigma terbanyak adalah Sedang sebanyak 24 responden (63.2%). Hasil uji Analisis Statistik menggunakan Spearmank Rank didapatkan nilai p Value = 0,004 dengan tingkat nilai p <0,05 sehingga dapat dinyatakan bahwa H1 diterima yang artinya ada Hubungan Keluarga Dengan Self-Stigma Penderita Diabetes Melitus Di Kelurahan Sumber Wetan Kecamatan Kedopok Kota Probolinggo. Dari hasil Penelitian ini diharapkan Adanya dukungan keluarga dengan self stigma dapat memberikan rasa cinta, kenyamanan, dan dukungan emosional yang diperlukan penderita diabetes untuk menghadapi stigma sosial pada penderita diabetes untuk meningkatkan kualitas hidup penderita diabetes
Hubungan Parenting dan Peer Attachment Dengan Regulasi Emosi Remaja Pada Santri Usia 15-16 Tahun Di Pondok Putri Hafshawaty Kiki Maulina; Nur Hamim; Nafolion Nur Rahmat
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 11 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i11.2010

Abstract

Remaja menghadapi berbagai tantangan emosional yang kompleks, terutama pada masa transisi menuju kedewasaan. Regulasi emosi yang buruk dapat memicu perilaku menyimpang, menekan atau menghindari emosi, yang berdampak pada munculnya gangguan psikologis seperti kecemasan dan depres. Faktor pola asuh orang tua (parenting) dan kelekatan dengan teman sebaya (peer attachment) memiliki peran penting dalam membentuk kemampuan regulasi emosi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara parenting dan peer attachment dengan regulasi emosi remaja santri usia 15–16 tahun di Pondok Putri Hafshawaty.Penelitian ini menggunakan desain analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian ini di lakukan di di pondok putri hafshawaty dengan jumlah populasi 150 remaja santri, Sampel yang digunakan yaitu sebagian remaja santri sejumlah 109 remaja sesuai dengan syarat inklusi dan diambil dengan cara tekhnik simple random sampling. Instrument penelitian menggunakan Kuesioner PAQ (Parental Authority Questionnaire), IPPA (Inventory of Parent and Peer Attachment), dan CERQ (Cognitive Emotion Regulation Questionnaire). Data dianalisis menggunakan uji Spearman Rank untuk analisis bivariat dan regresi logistik ordinal untuk mencari faktor dominan.Hasil penelitian menunjukan dari 109 responden sebanyak 78 responden (71.6%) Menyatakan bahwa Parenting orang tua mengarah ke kategori demokratis, sebanyak 47 responden (43.1%) menyatakan bahwa Peer Attachment mengarah ke kategori tinggi, sebanyak 71 responden (65.1%) bahwa regulasi emosi remaja mengarah ke kategori Baik. Hasil Uji statistik disimpulkan bahwa Terdapat hubungan Parenting orang tua dengan Regulasi emosi remaja pada remaja santri di pondok putri hafshawaty dengan nilai p value 0,000 <0,05, dan terdapat hubungan Peer Attachment dengan Regulasi emosi remaja dengan nilai p value 0,000 <0,05, Faktor yang paling dominan mempengaruhi Regulasi emosi remaja adalah Parenting orang tua.Pola pengasuhan yang demokratis dan hubungan yang sehat dengan teman sebaya berkontribusi positif terhadap kemampuan remaja dalam mengelola emosinya. Hasil ini menegaskan pentingnya peran keluarga dan lingkungan sosial dalam mendukung perkembangan emosional remaja di lingkungan