cover
Contact Name
Ade Herman Surya Direja
Contact Email
adehermansuryadireja@gmail.com
Phone
+6282182997717
Journal Mail Official
admin@journal.mandiracendikia.com
Editorial Address
Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia Bengkulu, Indonesia Jl. Padat Karya No 25 Kelurahan Sumur Dewa Kecamatan Selebar Kota Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia
ISSN : -     EISSN : 29642434     DOI : 10.70570
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia (JIK-MC) accepts related writings: Health sciences allied such like: Midwifery, medicine, pharmacies, phisiotherapy, surgical medical nursing, Emergency nursing, Mental nursing, Maternity nursing and children, Community nursing, family and elderly Nursing management, ect. Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia (JIK-MC) also accepts all writings with various disciplines of science with the terms of the core points remaining in the path and scope of the world of Health Sciences.
Articles 826 Documents
Pengaruh Budaya Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Bukit Angkasa Makmur (BAM) Bengkulu Tengah Chandrainy Puri
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 11 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i11.2011

Abstract

Budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) berperan penting dalam melindungi tenaga kerja, menjaga kelancaran produksi, serta meningkatkan produktivitas perusahaan. Penerapan budaya K3 yang baik dapat meminimalkan risiko kecelakaan kerja, menciptakan lingkungan kerja yang aman, dan meningkatkan motivasi karyawan. Namun, di PT. Bukit Angkasa Makmur (BAM) Bengkulu Tengah masih ditemukan pelanggaran prosedur keselamatan, rendahnya penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), dan terjadinya kecelakaan kerja yang berdampak pada penurunan kinerja karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh budaya K3 terhadap kinerja karyawan pada PT. Bukit Angkasa Makmur (BAM) Bengkulu Tengah. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori. Populasi berjumlah 120 karyawan bagian produksi, dengan sampel sebanyak 55 orang yang diambil menggunakan teknik cluster sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson serta regresi linier sederhana dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang kuat dan positif antara budaya K3 dan kinerja karyawan (r = 0,744; p < 0,001). Persamaan regresi diperoleh Y = 6,032 + 0,562X dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,553, yang berarti 55,3% variasi kinerja karyawan dipengaruhi oleh budaya K3, sedangkan sisanya 44,7% dipengaruhi oleh faktor lain. Disimpulkan bahwa budaya K3 berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Peningkatan penerapan budaya K3 melalui pelatihan, pengawasan, dan penegakan disiplin kerja dapat meningkatkan produktivitas dan menekan risiko kecelakaan kerja Disarankan agar perusahaan terus meningkatkan pelatihan, pengawasan, dan penerapan disiplin K3 secara konsisten guna memperkuat budaya keselamatan dan mendukung peningkatan kinerja karyawan
Effektivitas Pembelajaran Melalui Media Komik Terhadap Pengetahuan Siaga Bencana Gempa Bumi Pada Anak Sekolah Dasar Elsi Rahmadani
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 11 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i11.2012

Abstract

Gempa bumi merupakan bencana alam yang sering terjadi di Indonesia dan berdampak besar pada anak-anak. Mitigasi bencana diperlukan untuk meminimalkan risiko, dan komik dipilih sebagai media edukasi karena visualnya yang menarik serta mudah dipahami. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa effektivitas pembelajaran melalui media komik terhadap pengetahuan siaga bencana gempa bumi pada anak sekolah dasar. Desain penelitian yang di gunakan pada penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan dengan mengunakan Pre – Experimental design dengan The One Group Pretest Post Test Design. Populasi penelitian ini adalah ini adalah seluruh siswa – siswi kelas V di SD Negeri Kota Bengkulu, dengan jumlah sampel 75 siswa. Teknik pengumpulan data dengan data primer, data sekunder, uji validitas dan reabilitas. Teknik analisis data dengan uji normalitas menggunakan uji Kolmogorov-Smirnov, analisa univariat dan analisis bivariat mengunakan Wilcoxon Sign Rank Test. Hasil penelitian ini nilai rerata pre test pengetahuan siaga bencana gempa bumi sebelum diberikan komik adalah 12,67 dengan standar deviasi 1.934 dan nilai minimal 7 dan maximal 16. Nilai rerata post test pengetahuan siaga bencana gempa bumi sebelum diberikan komik adalah 13,92 dengan standar deviasi 0,487dan nilai minimal 13 dan maximal 15. Ada pengaruh pembelajaran melalui media komik terhadap pengetahuan siaga bencana gempa bumi pada anak sekolah dasar dengan p = 0,000. Diharapkan penelitian ini dapat membantu pihak dari sekolah dalam meningkatkan pengetahuan dan tindakan siswa tentang kesiapsiagaan bencana gempa bumi di sekolah Dasar.
Hubungan Antara Kualitas Tidur Dan Tingkat Stres, Dengan Kadar Glukosa Darah Pada Pasien DM Tipe 2 Di Rumah Sakit Islam Lumajang Nur Hartatik; Nur Hamim; Alwin Widhiyanto
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 12 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i12.2016

Abstract

Diabetes Melitus (DM) tipe 2 merupakan penyakit metabolik kronis yang memerlukan penatalaksanaan komprehensif, termasuk perhatian terhadap faktor psikologis dan kebiasaan tidur. Kualitas tidur yang buruk dan stres psikologis dapat memengaruhi regulasi glukosa darah, yang pada akhirnya berdampak pada kontrol penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kualitas tidur dan tingkat stres dengan kadar glukosa darah pada pasien diabetes melitus tipe 2 di Rumah Sakit Islam Lumajang. Penelitian ini menggunakan desain analitik korelasional dengan pendekatan potong lintang (cross-sectional). Populasi terdiri dari seluruh pasien DM tipe 2 yang dirawat inap pada Maret 2025, dengan total 35 responden yang dipilih melalui total sampling. Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman’s rho. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki kualitas tidur yang buruk (51,4%), tingkat stres sedang (54,3%), dan kadar glukosa darah tinggi (57,1%). Uji korelasi Spearman menunjukkan adanya hubungan yang kuat dan signifikan antara kualitas tidur dengan kadar glukosa darah (r = 0,611; p = 0,000), serta antara tingkat stres dengan kadar glukosa darah (r = 0,703; p = 0,000). Koefisien korelasi positif menunjukkan bahwa semakin buruk kualitas tidur dan semakin tinggi tingkat stres, maka kadar glukosa darah pasien cenderung semakin meningkat. Temuan ini sejalan dengan literatur sebelumnya yang menyatakan bahwa gangguan tidur dan stres berkontribusi pada peningkatan glukosa darah melalui mekanisme hormonal. Oleh karena itu, intervensi manajemen tidur dan stres perlu diintegrasikan dalam perawatan pasien diabetes melitus tipe 2.
Hubungan Tingkat Stres Keluarga Pasien Dengan Keputusan Do Not Resuscitate (DNR) Di ICU Rumah Sakit Islam Lumajang Lailatul Qomariyah; Suhari; Nofolion Nur Rahmat
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 12 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i12.2017

Abstract

Keluarga pasien yang dirawat di Intensive Care Unit (ICU) sering menghadapi kondisi kritis yang memicu tingkat stres tinggi dan menuntut pengambilan keputusan yang sulit, termasuk keputusan mengenai Do Not Resuscitate (DNR). Keputusan DNR memiliki implikasi etis dan emosional yang signifikan, yang dapat sangat dipengaruhi oleh kondisi psikologis keluarga pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat stres keluarga dengan keputusan DNR di ICU sebuah Rumah Sakit Islam. Penelitian ini menggunakan desain analitik korelasional kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian berjumlah 31 responden yang merupakan seluruh keluarga pasien yang dirawat di ICU dari 25 Mei hingga 24 Juni 2025. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji Spearman’s rho. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden mengalami tingkat stres rendah, yaitu 16 responden (51,6%), sementara sebagian besar keputusan DNR berada pada kategori sedang, yaitu 17 responden (54,8%). Analisis Spearman’s rho menunjukkan koefisien korelasi sebesar 0,604 dengan nilai signifikansi p = 0,000 (p < 0,05), yang mengindikasikan adanya hubungan positif yang kuat antara tingkat stres keluarga dan keputusan DNR. Ini berarti semakin tinggi stres yang dialami keluarga, semakin besar kecenderungan untuk menyetujui keputusan DNR. Temuan ini sejalan dengan teori sebelumnya yang menyatakan bahwa tekanan emosional tinggi memengaruhi proses pengambilan keputusan medis. Oleh karena itu, dukungan psikososial dan edukasi kesehatan sangat penting untuk membantu keluarga membuat keputusan yang rasional dan etis terkait intervensi medis selanjutnya.
Pengaruh Terapi Buteyko Terhadap Dyspnea Pada Pasien Asma Di Rumah Sakit Islam Lumajang Putri Aliya Antasya; Nur Hamim; Alwin widhiyanto
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 12 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i12.2018

Abstract

Asma adalah penyakit pernapasan kronis yang ditandai dengan sesak napas akibat penyempitan saluran napas, hiperrespons bronkial, dan hiperventilasi kronis. Salah satu metode nonfarmakologis yang digunakan untuk mengurangi sesak napas pada pasien asma adalah terapi Buteyko, yang berfokus pada pengaturan pernapasan untuk menormalkan kadar karbon dioksida (CO₂) dalam darah. Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimental dengan One-Group Pretest-Posttest Design. Populasi terdiri dari 32 responden, dengan sampel sebanyak 30 pasien asma yang dirawat di Rumah Sakit Islam Lumajang, dipilih dengan teknik accidental sampling. Kriteria inklusi meliputi pasien berusia 15–44 tahun, bersedia menjadi responden, memiliki riwayat asma atau keluhan sesak napas, serta telah menerima terapi bronkodilator/nebulizer. Data dianalisis menggunakan uji statistik Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi, 15 responden (50%) mengalami dispnea ringan dan 15 responden (50%) mengalami dispnea sedang. Setelah intervensi, terjadi perbaikan, dengan 13 responden (43,3%) mencapai kategori normal. Uji Wilcoxon menunjukkan nilai Z sebesar -4,899 dengan signifikansi 0,000 (p < 0.05), yang menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara sebelum dan sesudah intervensi. Temuan ini memperkuat bukti bahwa terapi Buteyko dapat menjadi intervensi nonfarmakologis yang efektif untuk mengurangi dispnea pada pasien asma. Para peneliti meyakini bahwa terapi ini layak dipertimbangkan sebagai bagian dari perawatan komprehensif asma, terutama karena teknik ini sederhana, murah, dan dapat diajarkan kepada pasien untuk praktik mandiri jangka panjang.
Hubungan Resiliensi Dengan Kualitas Hidup Pasien Kusta Di Wilayah Kerja Puskesmas Randuagung, Tunjung, Ranuyoso, Kedungjajang Dan Klakah Kabupaten Lumajang Febri Eka Chandra Kirana; Dodik Hartono; Zainal Abidin
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 12 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i12.2019

Abstract

Pasien kusta memerlukan tingkat resiliensi yang tinggi untuk beradaptasi, mempertahankan kesehatan fisik dan mental, serta mencegah penurunan kualitas hidup. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara resiliensi dan kualitas hidup pada pasien kusta di wilayah kerja Puskesmas Randuagung, Tunjung, Ranuyoso, Kedungjajang, dan Klakah, Lumajang. Jenis penelitian ini adalah analitik korelasional dengan pendekatan potong lintang (cross-sectional). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien kusta yang mengikuti program pengobatan kusta di wilayah kerja Puskesmas Randuagung, Tunjung, Ranuyoso, Kedungjajang, dan Klakah, sebanyak 30 orang. Sampel ditentukan menggunakan teknik Accidental Sampling sebanyak 30 responden. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner Resiliensi dan Kualitas Hidup. Pengolahan data dilakukan melalui proses Editing, Coding, Scoring, dan Tabulating, kemudian dianalisis menggunakan Uji Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok resiliensi tertinggi pada pasien kusta adalah kelompok dengan resiliensi tinggi, yaitu sebanyak 11 responden (36,7%). Kualitas hidup tertinggi pada pasien kusta berada pada kategori kualitas hidup baik, yaitu 12 responden (40%). Berdasarkan Uji Rank Spearman terdapat hubungan antara resiliensi dan kualitas hidup pasien kusta di wilayah kerja Puskesmas Randuagung, Tunjung, Ranuyoso, Kedungjajang, dan Klakah, Lumajang, dengan nilai p=0.000 pada tingkat signifikansi 0.05 (p=0.000 ≤ α 0.05). Pasien kusta yang memiliki resiliensi tinggi akan mampu mempertahankan stabilitas diri dengan mematuhi standar perawatan dan pengobatan yang berlaku sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup mereka. Pasien kusta diharapkan dapat meningkatkan kualitas resiliensi dengan menumbuhkan kepercayaan diri dan optimisme, membangun sistem dukungan yang kuat, serta menerima perubahan untuk meningkatkan kualitas hidup mereka.