cover
Contact Name
Ade Herman Surya Direja
Contact Email
adehermansuryadireja@gmail.com
Phone
+6282182997717
Journal Mail Official
admin@journal.mandiracendikia.com
Editorial Address
urnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Bengkulu, Indonesia Jl. Padat Karya No 25 Kelurahan Sumur Dewa Kecamatan Selebar Kota Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia (JPKM-MC)
ISSN : -     EISSN : 29632188     DOI : 10.70570
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia (JPKM-MC) adalah Jurnal Pengabdian Masyarakat untuk scope Multidisiplin Ilmu, dengan scope keilmuan seperti Kesehatan (Keperawatan, Kebidanan, Kesehatan Masyarakat, Kedokteran, Analis, Rekam Medis dll), Ilmu Komputer, Kemasyarakatan, Manajemen, Ekonomi, Manajemen, Agama, Ilmu Hukum, Pendidikan, Pertanian, Sastra, Teknik, Dan Bidang Ilmu Lainnya. Journal title Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia (JPKM-MC)
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 23 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 1 (2025)" : 23 Documents clear
Penyuluhan Tentang Kesehatan Mental Anak Usia Dini Melalui Latihan Relaksasi Nafas Dalam Untuk Mengontrol Emosi Di RA BA Aisyiyah IX Kota Bengkulu Susilawati; Larra Fredrika; Nurhayati; Afriyanto
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v4i1.1569

Abstract

Perkembangan anak merupakan suatu perubahan yang berlangsung seumur hidup dengan bertambahnya struktur dan fungsi tubuh yang lebih kompleks dalam kemampuan gerakan kasar maupun gerakan halus. Salah satu aspek perkembangan anak yang sangat penting adalah kecerdasan emosional. Perasaan dan emosi adalah bagian dari keseluruhan aspek psikis manusia. Perasaan dan emosi mempunyai pengaruh terhadap fungsi psikis yang lain seperti, pengamat, tanggapan, pemikiran dan kemauan. Emosi adalah reaksi terhadap seseorang atau kejadian. Emosi dapat ditunjukkan ketika merasa senang mengenai sesuatu, marah pada seseorang ataupun takut terhadap sesuatu. Salah satu cara agar dapat mengontrol emosi yaitu dengan relaksasi nafas dalam. Teknik ini dapat dilakukan untuk mengurangi perilaku kekerasan, alasannya adalah jika melakukan kegiatan dalam kondisi dan situasi yang relaks, maka hasil dan prosesnya akan optimal. Relaksasi merupakan upaya untuk mengendurkan ketegangan jasmaniah pada akhirnya mengendurkan ketegangan jiwa. Salah satu cara terapi relaksasi adalah bersifat respiratoris yaitu dengan mengatur aktivitas bernafas.
Penyuluhan Tentang Pemenuhan Kebutuhan Dasar Fisik (Asih, Asuh, Asah) Pada Ibu Dengan Down Syndrom Di Taman Kanak Kanak Ds Sumber Bendo Dodik Arso Wibowo
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v4i1.1571

Abstract

Down syndrome adalah keterbelakangan pertumbuhan fisik dan mental disebabkan oleh abnormalitasperkembangan kromosom 21 yang berdampak pada hambatan fisik dan mental sehingga mengalami hambatanperkembangan intelektual dan kesulitan mengadakan adaptasi terhadap lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.Anak dengan down syndrome memiliki ciri motorik halus yang khas dan ciri lain berdasarkan derajat hambatanyang dimilikinya yaitu Jari-jari tangan kasar, kaku, otot-otot lemah, kondisi emosi sulit ditebak dan kurang terkendalisecara wajar, ketergantungan pada orang dewasa dan sering menolak orang lain. Tujuan penelitian untukmengetahui gambaran peran orangtua dalam pemenuhan kebutuhan dasar fisik (asih, asuh, asah) pada anakdengan down syndrome di Taman Kanak kanak ds Sumber bendoDesain penelitian ini menggunakan deskriptif, populasi penelitian sebanyak 16 responden, besar sampel16 responden dengan tehnik “total sampling”. Penyuluhan ini dilakukan pada tanggal 15 Juni – 20 Juni 2024dengan menggunakan variable tunggal yaitu Gambaran Peran Orang Tua Dalam Pemenuhan Kebutuhan DasarFisik (Asih, Asuh, Asah) Pada Anak Dengan Down Syndrom Di TK sumber Bendo dengan instrumen berupakuesioner kemudian data dianalisa dengan presentase dan diinterpretasikan secara kuantitatif.Hasil penelitian diperoleh bahwa dari 16 responden setengah dari responden memiliki peran yang baik yaitu8 responden (50%) , hampir setengah dari responden memilikiperan yang cukup yaitu 7 responden (44%), dansebagian kecil dari responden memiliki peran yang kurang yaitu 1 responden (6%). Hal ini dipengaruhi olehbeberapa faktor yaitu usia, jenis kelamin, pekerjaan, pendidikan terakhir.Hasil penelitian ini diharapkan orang tuadapat meningkatkan peran dalam memenuhi kebutuhan dasar fisik (asih, asuh asah) pada anak dengan downsyndrome, serta menambah wawasan dalam proses pemenuhan kebutuhan dasar fisik (asih, asuh, asah).
Pelestarian Lingkungan Melalui Edukasi Dan Pemberdayaan Masyarakat Terdampak Pembangunan Jalan Di Buru Selatan Rumihin, Ony Frengky; Afdhal
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v4i1.1574

Abstract

Pembangunan infrastruktur, seperti ruas jalan Namrole-Leksula di Kabupaten Buru Selatan tahun 2024, memberikan dampak positif bagi aksesibilitas dan pertumbuhan ekonomi, namun juga berpotensi menimbulkan kerusakan lingkungan. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melestarikan lingkungan melalui edukasi dan pemberdayaan masyarakat yang terdampak pembangunan jalan. Mitra pengabdian terdiri dari masyarakat lokal, pemerintah daerah, dan kelompok peduli lingkungan di wilayah tersebut. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi tentang pentingnya pelestarian lingkungan, pelatihan pengelolaan sampah dan penghijauan, serta pendampingan dalam implementasi program berbasis masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan, terciptanya kebiasaan baru dalam pengelolaan sampah rumah tangga, dan pelibatan aktif masyarakat dalam penghijauan di sepanjang wilayah pembangunan jalan. Program ini berhasil membangun sinergi antara masyarakat dan pemerintah untuk meminimalkan dampak lingkungan akibat pembangunan infrastruktur. Dengan demikian, edukasi dan pemberdayaan berbasis komunitas terbukti efektif dalam mendukung keberlanjutan lingkungan di tengah proses pembangunan.
Konseling Kesehatan Sebagai Upaya Penanggulangan Stunting Di Komunitas RW 01 Kelurahan Cibeber Muhamad Irshan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v4i1.1577

Abstract

Stunting merupakan kondisi gangguan pertumbuhan kronis pada balita akibat kekurangan gizi yang terjadi pada 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Kondisi ini memberikan dampak signifikan pada pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, dan kesehatan jangka panjang anak. Faktor-faktor utama penyebab stunting meliputi rendahnya pengetahuan masyarakat tentang gizi, buruknya sanitasi, dan kurangnya pola asuh yang baik. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman ibu-ibu PKK RW 01 Kelurahan Cibeber tentang pentingnya pola makan bergizi, perilaku hidup sehat, dan sanitasi lingkungan. Melalui konseling kesehatan berbasis komunitas, kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran peserta tentang pencegahan stunting dan memotivasi perubahan perilaku menuju kehidupan yang lebih sehat. Selain itu, interaksi langsung dengan peserta memungkinkan penyampaian materi secara efektif dan sesuai kebutuhan masyarakat. Meski terdapat kendala partisipasi dan waktu pelaksanaan yang terbatas, kegiatan ini membuktikan efektivitas pendekatan berbasis komunitas dalam mengurangi risiko stunting.
Penyuluhan Tentang Say No To Bullying Di SMK Bina Putra XI Cihampelas Bandung Barat Rahayu Savitri; Wulan Novika Ambarsari; Afrieani Deasy; Putri Nazwa
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v4i1.1579

Abstract

Kenakalan remaja merupakan salah satu isu sosial yang kompleks dan semakin meningkat, salah satunya adalah perundungan (bullying) yang kini marak terjadi di berbagai lingkungan, terutama sekolah. Bullying memiliki dampak negatif yang signifikan pada perkembangan psikologis remaja, mulai dari penurunan rasa percaya diri, gangguan kecemasan, hingga potensi depresi yang dapat mengganggu masa depan mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bullying seringkali disebabkan oleh faktor lingkungan, tekanan kelompok sebaya, serta kurangnya pengawasan orang dewasa. Dampaknya meliputi rendahnya rasa percaya diri, depresi, hingga kecenderungan perilaku menyimpang pada korban. Studi ini juga menemukan bahwa pendekatan kolaboratif antara pihak sekolah, keluarga, dan masyarakat dapat menjadi strategi efektif dalam mencegah bullying. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pembuat kebijakan dan praktisi pendidikan untuk menciptakan lingkungan yang aman dan inklusif. Melalui seminar dengan tema "Say No to Bullying: Jadilah Suara Bagi Yang Tidak Bersuara," diharapkan dapat membuka wawasan dan mengajak remaja serta pihak terkait untuk lebih peduli terhadap korban perundungan, menjadi suara bagi mereka, dan mendorong terciptanya lingkungan yang lebih suportif dan aman bagi semua pihak.
Edukasi Pada Lansia Tentang Keaktifan Dalam Kegiatan Posyandu Desa Sumberbendo Kabupaten Kediri Sutiyah Heni; Endah Luqmanasari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v4i1.1583

Abstract

Edukasi adalah proses belajar untuk menambah pengetahuan dan kemampuan, serta mengubah sikap dan perilaku. Edukasi dapat dilakukan secara individu, kelompok, maupun masyarakat umum. Masa lansia merupakan sebuah tahap akhir kehidupan yang penting untuk diperhatikan kesehatannya. Hal ini disebabkan karena lansia akan mengalami penurunan daya tahan fisik sehingga rentan terhadap penyakit yang dapat menyebabkan kematian. Pencegahan penyakit pada lansia dapat dilakukan dengan mengunjungi pelayanan kesehatan seperti puskesmas dan posyandu lansia. Posyandu lansia merupakan salah satu bentuk nyata pelayanan sosial dan kesehatan pada lansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran karakteritik, pengetahuan, dukungan keluarga dan keaktifan lansia mengikuti posyandu lansia di Desa Sumberbendo Kecamatan Pare Kabupaten Kediri. Tujuan untuk mengetahui bagaimana keaktifan lansia dalam mengikuti posyandu lansia di desa sumberbendo. Kegiatan diilaksanakan pada tanggal 10-30 April 2024 di Wilayah Kerja Puskesmas Bendo Kabupaten Kediri Jawa Timur. Peserta adalah Lansia sebanyak 64 orang. Jumlah mahasiswa yang mengikuti kegiatan sejumlah 2 mahasiswa. Metode yang digunakan ceramah, diskusi/tanya jawab dengan media leaflet, penjelasan materi menggunakan media LCD dan laptop. Pelaksanaan kegiatan dimulai dengan mengerjakan penilaian pre test dengan hasil Sebagian besar responden 67% kategori pengetahuan baik dan hampir setengah dari responden 33% kategori pengetahuan cukup dan kemudian diberikan edukasi tentang tujuan, manfaat untuk aktif mengikuti posyandu lansia sekaligus dilakukan post test dengan hasil sebagian besar dari responden 67% kategori pengetahuan baik. Dapat disimpulkan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat ini mampu meningkatkan pengetahuan pada lansia tentang pentingnya untuk aktif mengikuti kegiatan posyandu dalam setiap kegiatan posyandu lansia. Diharapkan lansia untuk dapat mempertahankan dalam mengikuti posyandu lansia dan mencari informasi tentang perkembangan kesehatan lansia melalui kegiatan posyandu lansia untuk meningkatkan motivasi lansia dalam mengikuti posyandu lansia. Diharapkan juga perangkat desa setempat serta petugas petugas kesehatan lebih giat dalam memberikan motivasi serta penjelasan tentang pentingnya mengikuti posyandu lansia.
Penyuluhan Tentang Perubahan Perilaku Pencegahan DBD Di Kalangan Remaja SMK Kartini Bhakti Mandiri Afrieani Deasy; Atira; Wulan Novika Ambarsari; Sherly Agustin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v4i1.1585

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan masalah kesehatan yang signifikan, terutama di daerah dengan iklim tropis seperti Kota Bandung. Lonjakan kasus DBD di awal tahun 2024 menunjukkan kebutuhan mendesak untuk melakukan pengendalian yang efektif. Data menunjukkan bahwa pada tahun 2024, terjadi peningkatan jumlah kasus dan angka kematian akibat DBD, yang mengharuskan identifikasi program dan strategi pencegahan yang tepat. Oleh karena itu, penelitian dan penanggulangan terkait DBD menjadi penting untuk memantau dan mengendalikan penyebaran penyakit. Seminar Kesehatan ini bertujuan untuk menganalisis kasus DBD di Kota Bandung pada triwulan terakhir tahun 2024. Dengan menganalisis data yang ada, diharapkan dapat memberikan wawasan mengenai distribusi kasus, faktor risiko yang berkontribusi terhadap penyebaran DBD, serta angka pengetahuan masyarakat mengenai DBD sebagai upaya menaikan derajat kesehatan masyarakat terutama kota Bandung Barat. Penelitian ini akan dilakukan dengan jumlah sample kurang lebih 100 orang siswa menengah kejuruan (SMK) yang bertempat di SMK Kartini Bhakti Mandiri Padalarang, dalam menganalisis tingkat pengetahuan mengenai pencegahan, pengobatan dan pemulihan akibat DBD. Tahapan pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan beberapa tahap, yaitu berupa pre-test, dilanjutkan dengan penyampain materi dengan metode ceramah, kemudian sesi tanya jawab dan diakhiri dengan evaluasi post-test. Dampak dari kegiatan ini diharapkan dengan terjadinya peningkatan pengetahuan pada remaja juga mampu meningkatkan sikap kepedulian dalam menjaga kesehatan diri baik lingkungannya.
Upaya Peningkatan Kesehatan Mental Melalui Konseling Pada Masyarakat Kelurahan Sicanang Hasnida; Namora Lumongga Lubis; Sitepu, Nunung Febriany
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v4i1.1586

Abstract

Masalah kesehatan mental di Indonesia terus meningkat, dengan prevalensi gangguan mental emosional mencapai 9,8%. Hal ini menunjukkan perlunya intervensi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan mental. Program pengabdian ini dilaksanakan di Kelurahan Sicanang dengan tujuan meningkatkan pemahaman dan kemampuan masyarakat dalam menjaga kesehatan mental melalui edukasi dan konseling. Metode pelaksanaan program meliputi edukasi, Focus Group Discussion (FGD), simulasi, serta pemeriksaan kesehatan. Program ini melibatkan masyarakat secara aktif, sehingga mereka dapat memahami dan mempraktikkan langkah-langkah menjaga kesehatan mental dalam kehidupan sehari-hari. Hasil program menunjukkan bahwa 90% peserta berhasil memahami materi yang diberikan dan menunjukkan kemampuan dalam mempraktikkannya. Antusiasme peserta juga sangat tinggi, menandakan keberhasilan pendekatan edukatif yang digunakan. Keberhasilan ini mengindikasikan bahwa pendekatan berbasis komunitas efektif dalam meningkatkan kesadaran kesehatan mental. Program ini diharapkan dapat menjadi model intervensi yang berkelanjutan dan diterapkan di wilayah lain untuk mendukung peningkatan kualitas kesehatan mental masyarakat secara menyeluruh.
RESTIMUD (Resiko Tinggi Hipertensi Pada Usia Muda) Sebagai Upaya Preventif Penyakit Stroke Sitepu, Nunung Febriany; Iwan Rusdi; Mariadi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v4i1.1587

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu faktor risiko utama penyakit stroke, dan prevalensinya yang meningkat pada usia muda menjadi perhatian penting dalam pencegahan stroke. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas program RESTIMUD dalam menurunkan risiko hipertensi pada usia muda di Desa Bulu Cina sebagai upaya preventif stroke. Metode yang digunakan adalah pendekatan pretest dan posttest melalui Focus Group Discussion (FGD) untuk mengukur pengetahuan peserta sebelum dan setelah diberikan edukasi mengenai hipertensi dan stroke. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pengetahuan dan perubahan pola tekanan darah peserta setelah intervensi. Data pretest menunjukkan mayoritas peserta memiliki pengetahuan rendah mengenai hipertensi, sedangkan setelah penyuluhan, pengetahuan meningkat pesat, dan ada penurunan tekanan darah yang signifikan pada sebagian besar peserta. Penelitian ini menyimpulkan bahwa edukasi kesehatan berbasis FGD efektif dalam mengurangi risiko hipertensi dan berperan penting dalam upaya preventif penyakit stroke di usia muda
Peningkatan Kompetensi Teknologi Jaringan Melalui Pelatihan Penggunaan Router TP-Link Pada SMK Swasta Budi Agung Medan Muhammad Reza Fahlevi; Dini Ridha Dwiki Putri; Elvin Syahrin; Aditya Maulana Nst
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v4i1.1589

Abstract

Jaringan nirkabel merupakan solusi praktis dalam membangun konektivitas jaringan komputer, mendukung efisiensi akses internet di ruang publik dan institusi. Router TP-Link menjadi perangkat utama untuk mengatur dan mendistribusikan IP Address secara dinamis atau statis melalui teknologi kabel maupun nirkabel. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa SMK Swasta Budi Agung Medan dalam membangun jaringan nirkabel menggunakan router TP-Link. Metode pelatihan meliputi ceramah, diskusi, dan praktik langsung. Materi mencakup pengenalan jaringan nirkabel, fungsi router TP-Link, dan konfigurasi sebagai wireless access point. Hasilnya, pelatihan ini meningkatkan pengetahuan dasar siswa tentang jaringan nirkabel serta keterampilan teknis dalam konfigurasi router. Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung pengembangan kompetensi siswa di bidang teknologi informasi untuk memenuhi kebutuhan dunia industri

Page 2 of 3 | Total Record : 23