cover
Contact Name
Ade Herman Surya Direja
Contact Email
adehermansuryadireja@gmail.com
Phone
+6282182997717
Journal Mail Official
admin@journal.mandiracendikia.com
Editorial Address
urnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Bengkulu, Indonesia Jl. Padat Karya No 25 Kelurahan Sumur Dewa Kecamatan Selebar Kota Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia (JPKM-MC)
ISSN : -     EISSN : 29632188     DOI : 10.70570
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia (JPKM-MC) adalah Jurnal Pengabdian Masyarakat untuk scope Multidisiplin Ilmu, dengan scope keilmuan seperti Kesehatan (Keperawatan, Kebidanan, Kesehatan Masyarakat, Kedokteran, Analis, Rekam Medis dll), Ilmu Komputer, Kemasyarakatan, Manajemen, Ekonomi, Manajemen, Agama, Ilmu Hukum, Pendidikan, Pertanian, Sastra, Teknik, Dan Bidang Ilmu Lainnya. Journal title Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia (JPKM-MC)
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 543 Documents
Edukasi Penggunaan Video Terhadap Pengetahuan Ibu Nifas Tentang Teknik Menyusui Yang Benar Di Praktek Mandiri Bidan (PMB) Nurhaida Kota Padang Silfina Indriani; Linda Wati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemberian ASI (air susu ibu) secara eksklusif adalah pemberian hanya ASI tanpa memberikan cairan atau makanan padat lainnya kecuali vitamin, mineral atau obat dalam bentuk tetes atau sirup sampai usia 4-6 bulan. Berbagai penelitian telah mengkaji manfaat pemberian ASI eksklusif dalam hal menurunkan mortalitas bayi, menurunkan morbiditas bayi, mengoptimalkan pertumbuhan bayi, membantu perkembangan kecerdasan anak, dan membantu memperpanjang jarak kehamilan bagi ibu. Pada tahun 1999, UNICEF bersama dengan World Health Assembly (WHA) merekomendasikan pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan untuk keuntungan yang optimal bagi ibu dan bayinya, (Nurkhasanah, 2011). Rekomendasi pemberian ASI eksklusif sampai usia 6 bulan tampaknya masih terlalu sulit untuk dilaksanakan. Upaya agar ibu bisa menyusui bayinya secara eksklusif sampai usia 4 bulan saja masih memiliki banyak kendala. Sasaran program perbaikan gizi masyarakat untuk meningkatkan ASI eksklusif menjadi 80% tampak terlalu tinggi. Faktor-faktor yang mempengaruhi ASI eksklusif yaitu produksi ASI kurang, ibu kurang memahami tata laksana laktasi yang benar, ingin relaktasi, terlanjur 2 mendapat prelactal feeding (pemberian air gula/dekstrosa, susu formula pada hari hari pertama kelahiran), kelainan ibu contohnya masalah anatomi payudara, ibu hamil lagi padahal masih menyusui, ibu bekerja, abnormalitas bayi/kelainan bayi, dan persepsi yang salah mengenai ASI, (Roesli U, 2000). Faktor lain separti perubahan sosial budaya, faktor psikologis, faktor fisik ibu, faktor kurangnya petugas kesehatan, meningkatnya promosi susu kaleng sebagai pengganti ASI, petugas kesehatan menganjurkan penggunaan PASI, puting susu nyeri/lecet, payudara bengkak (engorgement), saluran susu tersumbat, mastitis, abses payudara, kelainan anatomis pada puting susu, kegagalan menyusui, bayi enggan menyusu, gagal tumbuh pada bayi yang mendapat ASI, ikterus pada bayi yang minum ASI, bayi lahir dengan operasi sectio caesaria, bayi kembar, penyakit kronis/berat pada ibu, ibu dengan diit tertentu, pemberian obatobatan pada ibu menyusui, dan menyusui pada waktu hamil, (Roesli U, 2000).
Penguatan Masyarakat Pesisir Negeri Seith Dalam Menjaga Kebersihan Lingkungan Pantai Titaley, Elsina; Lalihun , Ishaka; Saija, Dominggus E. B.; Alfons, Christwyn R.; Manuputty , Pieter Hendra
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lingkungan di pemukiman masyarakat pesisir di pantai sering kali terkontaminasi oleh sampah yang tersebar. Penyebab potensialnya termasuk kebiasaan masyarakat membuang sampah rumah tangga di tepi pantai atau sampah dari wilayah lain yang terbawa arus laut. Meskipun demikian, menjaga kebersihan lingkungan dan kesehatan harus menjadi prioritas utama bagi masyarakat pesisir. Hal ini tidak hanya penting untuk kelangsungan hidup mereka, tetapi juga untuk semua biota laut di sekitar pantai. Tujuan artikel ini adalah menggambarkan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat dapat mengubah pandangan masyarakat terhadap kebersihan lingkungan pantai dan penanganan sampah rumah tangga. Metode kegiatan mencakup perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan tindak lanjut secara sistematis. Dalam usaha mengubah pandangan masyarakat, kegiatan pengabdian menghasilkan media edukasi berupa leaflet, bertujuan memberikan pemahaman mendalam tentang kebersihan lingkungan dan penanganan sampah. Sosialisasi langsung dilakukan kepada masyarakat sekitar pantai Negeri Seith, memberikan pengetahuan luas tentang kebersihan pantai dan penanganan sampah rumah tangga. Hasil kegiatan ini mencakup perubahan pandangan masyarakat terhadap kebersihan lingkungan pantai, terlihat dari peningkatan pemahaman dan kesadaran. Media edukasi berupa leaflet menjadi alat efektif untuk menyampaikan informasi tentang kebersihan lingkungan pantai yang mudah dipahami oleh masyarakat. Sosialisasi kepada masyarakat sekitar pantai Negeri Seith memberikan kontribusi positif pada kebersihan lingkungan pantai dan penanganan sampah rumah tangga yang efektif.
Edukasi Pelaksanaan Totok Wajah Agar Menurunkan Kecemasan Ibu Nifas Di Praktek Mandiri Bidan "R" Kota Padang Silfina Indriani; Linda Wati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia selain kebutuhan sandang, pangan, papan dan pendidikan, karena jika tubuh kita sehat, semua kegitan atau aktivitas dapat berjalan dengan lancar. Berdasakan survei yang dilakukan oleh WHO, bahwa Indonesia merupakan negara ke empat di dunia yang kurang memperhatikan kesehatannya (Mahmudah, 2019). Terapi komplementer merupakan suatu fenomena yang muncul saat ini diantara banyaknya fenomena-fenomena pengobatan non konvensional yang lain, seperti pengobatan dengan ramuan atau terapi herbal. Terapi komplementer sudah mulai diaplikasikan di masyarakat sebagai terapi nonfarmakologis. Pelayanan kebidanan komplementer merupakan bagian integral dari pelayanan kesehatan, yang difokuskan pada pelayanan kesehatan wanita dalam siklus reproduksi, bayi baru lahir, dan balita untuk mewujudkan kesehatan keluarga sehingga tersedia sumber daya manusia yang berkualitas. Dalam masa nifas, ibu nifas akan mengalami adaptasi fisiologis, psikologis dan adaptasi sosial. Namun, tidak semua ibu nifas bisa melewati adaptasi masa nifas dengan lancar. Ibu nifas bisa saja mengalami gangguan psikologis masa nifas yang salah satunya adalah kecemasan, sedangkan pada kasus baby blues bisa terjadi pada 50-80% ibu yang baru melahirkan. Selain penatalaksanaan konvensional, ada pula terapi komplementer untuk mengatasi kecemasan sehinga ibu bisa dengan maksimal merawat bayi dan produksi ASI juga lancar yaitu dengan terapi totok wajah Adapun tujuan dari pengabdian masyarakat adalah : Untuk meningkatkan pengetahuan ibu post partum tentang cara mengatasi kecemasan pada masa post partum dan Untuk meningkatkan pengetahuna ibu nifas tentang Teknik totok wajah untuk mengurangi kecemasan ibu post partum
Pengaruh Media Bantu Terhadap Hasil Belajar Bahasa Indonesia SDN 082 Bengkulu Utara Devita Aski; Septiana Lisdayanti; Surya Ade Saputra
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hakekat anak usia 6-11 atau usia Sekolah Dasar umumnya belum bisa diajak untuk berfikir secara abstrak, sehingga diperlukan perantara atau alat bantu dalam pembelajaran penggunaan media bantu, sangat membantu meningkatkan hasil belajar siswa berdasarkan hasil wawancara guru selaku wali kelas di SD 082 Bengkulu Utara mengatakan masih ada siswa yang mengalami masalah belajar, khususnya pada pelajaran Bahasa indonesia. Siswa mengalami kesulitan dalam memahami isi teks ataupun mencari jawaban di dalam teks, dikarenakan guru lebih banyak menggunakan buku paket dalam proses pembelajaran yang menyebabkan tidak adanya interaksi dua arah yang terjalin antara guru dan siswa. Selain itu jika dilihat dari karakteristik anak SD yang masih pada tahap oprasional konkret menjadikan media sangat penting untuk dihadirkan dalam proses pembelajaran. Metode dalam pengabdian ini adalah bermain sambil belajar menggunakan media bantu berupa kartu huruf dan kartu bilangan, yang mana nantinya anak-anak dipersilakan maju kedepan kelas menyusun kalimat dan bilangan yang diperintahkan, subjek dari pengabdian ini adalah anak-anak kelas 1B di SDN 082 Bengkulu Utara. Hasil pengabdian ini adalah menumbuhkan dan melatih motorik, kosentrasi, serta keberanian seorang anak. Hasil dari pengabdian ini masih banyak anak- anak yang belum memahami huruf sehingga terdapat kesulitan ketika menyusun kalimat ataupun bilangan yang diperintahkan, ini juga menunjukkan bahwa masih banyak anak-anak yang belum hafal huruf abjad dan menimbulkan kesulitan ketika memahami soal ataupun suatu teks.
Kegiatan Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan SDN 101 Bengkulu Utara Dinasti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mutu pendidikan merupakan salah satu hal yang penting dalam segala macam proses Ruang lingkup sekolah. Melalui mutu pendidikan dapat meningkatakan apresiasi yanag sangat besar. berbagai ilmu pengetahuan yang diterapkan oleh asesor terhadap guru2 di SDN 101Bengkulu utara.Dan dapat mengantarkan pada kesuksesan penilayaan yang baik. Artikel ini bertujuan untuk mendiskripsikan implementasi program kampus mengajar dalam meningkatkan mutu pendidikan sekolah dasar di SDN 101 Bengkulu utara. saya akan mendiskripsikan kegiatan Akriditasi sekolah dasar dan saya sebagai menginpelementasikan terjun lasung untuk membantu kegiatan tersebut . saya sebagai meningkatkan mutu di sekolah ,Saya dan guru-guru harus kompak dalam Gladi bersih- bersih . Guru-guru di SDN 101 Bengkulu Utara tersebut belum secara aktif memberi perhatian pada upaya peningkatan literasi gladi bersih . Melalui berbagai kegiatan gladi bersih guru-guru beserta anak-anak membersihkan sekolah baik dalam ruangan kelas maupun di ruangan uks, beserta parpustakaan sekolah .peneliti berusaha untuk menumbuhkan rasa kekeluargaan , guru dan siswa melalui penerapan gerakan literasi kebersihan sekitar lingkungan seokolah. Kegiatan dilaksanakan 15 menit sebelum pembelajaran dimulai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui kegiatan- kegiatan yang menyenangkan sebagai upaya penerapan gerakan literasi gladi bersih, para siswa menjadi lebih antusias dan termotivasi untuk lebih meningkatkan minat dalam kebersihan lingkungan sekolah.
Penerapan Ilmu Manajemen Dalam Meningkatkan Minat Investasi Generasi Z Pada SMA Negeri 3 Merauke Richard, Yumiad Fernando; Epin, Maria Natalia Wainip
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 5 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Literasi keuangan merupakan salah satu indikator penting yang dibutuhkan seseorang investor sebagai pengetahuan dasar dalam pengambilan keputusan investasi, baik investasi pada asset rill maupun pada instrument keuangan. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan pada penelitian dosen pemula tahun 2022 dengan tema “Determinan Keputusan Investasi Mahasiswa Pada Galeri Investasi BEI Universitas Musamus” menunjukan bahwa rata-rata mahasiswa dalam pengambilan keputusan investasi berdasarkan budaya ikut-ikutan dengan dasar pengetahuan keuangan yang sangat rendah. Hasil temuan ini menjadi pijakan bahwasanya literasi keuangan masih sangat perlu untuk disosialisasikan kepada generasi milenial sehingga memiliki pengetahuan dan kemampuan tidak hanya untuk kegiatan investasi tetapi dapat bermanfaat pula dalam pengelolaan keuangan pribadi. Pengabdian ini akan dilakukan dengan menetapkan SMA Negeri 3 Merauke sebagai mitra pengabdi. Kegaiatn pengabdian ini menggunakan metode sosialisasi dalam meningkatkan persepsi dan pengetahuan generasi milenial dalam pengambilan keputusan investasi yang dapat berguna saat ini dan dimasa depan bagi pengelolaan keuangan pribadi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terjadi perubahan pola pikir masing-masing peserta yang tadinya memiliki pemahaman yang sangat rendah menjadi meningkat melalui seminar dan diskusi yang dilakukan sebagai Upaya edukasi sejak dini pentingnya investasi pada Gen-Z.
Penanaman Karakter Siswa Sekolah Dasar Melalui Pembiasaan Hapalan Surat Pendek Yopita Sari Otopia
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pembiasaan hapalan surat pendek yang dilakukan siswa SD Negeri 082 Bengkulu Utara. Pembiasaan merupakan salah satu cara yang efektif dalam proses menanamkan karakter siswa. Pembiasaan adalah sikap dan perilaku yang relatif menetap melalui proses yang berulang-ulang. Pembiasaan yang baik akan berdampak baik bagi siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkkan bahwa penanaman karakter dilaksanakan setiap hari melalui pembiasaan yang dilakukan secara rutin.Tujuan utama pembiasaan adalah membangun karakter siswa berakhlak mulia, pribadi siswa yang bermoral, memiliki sopan santun, dan kebiasaan-kebiasaan yang baik
Senam Ibu Hamil Salah Satu Upaya Untuk Menurunkan Nyeri Punggung Bawah Pada Ibu Hamil Arifah Septiane Mukti; Sri Heryani; R.A Nurul INSANI FAUZIAH
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 3 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nyeri punggung merupakan salah satu ketidaknyamana yang dirasakan pada ibu hamil sepanjang masa kehamilan hingga periode pasca natal. Ibu hamil sangat membutuhkan tubuh yang segar dan bugar untuk menjalankan rutinitas,keadaan tubuh ini dapat dicapai melalui aktivitas fisik yang tepat. Senam hamil adalah latihan-latihan bagi ibu hamil yang bertujuan membuat elastisitas otot dan ligamen yang ada dipanggul, memperbaiki sikap tubuh mengatur kontraksi dan relaksasi serta mengatur tehnik pernafasan. Senam hamil merupakan salah satu upaya untuk menurunkan rasa nyeri punggung pada ibu hamil. Waktu pelaksanaan senam hamil dianjurkan dilakukan saat kehamilan memasuki trimester ketiga, yaitu 28-30 minggu kehamilan. Tiga komponen inti dari senam hamil adalah latihan pernafasan, latihan penguatan dan peregangan otot, serta latihan relaksasi. Adapun tujuan dari pengabdian ini adalah ingin menambah pengetahuan dan pemahaman pada ibu yang sedang hamil pada trimester II dan III tentang manfaat senam hamil dalam upaya penurunan nyeri punggung pada ibu hamil, agar ibu hamil dapat menjalankan aktifitas dengan baik.
Pemberdayaan Pasien Diabetes Mellitus Dalam Meningkatkan Self- Efficacy Manajemen Diabetes Melalui Psikoedukasi Dan Pendampingan Program Prolanis Sebagai Upaya Mengoptimalkan Aktivitas Fisik Di Wilayah Kerja Puskesmas Tuban Ningsih, Wahyu Tri; Sumiatin, Titik; Bahrudin, Moch; Dari, Tanty Wulan; Maimuna, Siti; Rofi’i, Aby Yazid Al Busthorni
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 3 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Semua orang yang menderita diabetes harus disarankan untuk melakukan aktivitas fisik dan latihan sebagai bagian dari manajemen glukosa mereka dan kesehatan secara umum. Jika tidak disertai nefropati, aktivitas fisik adalah komponen penting dalam mengelola diabetes mellitus. Aktivitas fisik yang dilakukan selain untuk menjaga kebugaran juga dapat membantu menurunkan berat badan dan meningkatkan sensitifitas insulin. Penderita diabetes mellitus masih banyak yang kurang dalam melakukan aktivitas fisik dan menunjukkan self efficacy yang rendah. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan self-efficacy dalam upaya peningkatan aktivitas pasien diabetes mellitus melalui psikoedukasi dan pendampingan pada 60 peserta prolanis Puskesmas Tuban, Kec. Tuban, Kab. Tuban. Metode yang digunakan adalah memberikan psikoedukasi dengan penyuluhan dan diskusi menggunakan media booklet. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah self efficacy peserta untuk melakukan aktivitas fisik meningkat ditunjukkan dengan kemauan yang kuat dari peserta untuk melakukan aktivitas fisik disertai dengan peningkatan peserta yang melakukan aktivitas fisik sesuai anjuran. Self-efficacy menjadi faktor yang berkaitan dengan tingkat aktivitas fisik peserta, dengan meningkatnya self efficacy peserta untuk melakukan aktivitas fisik, meningkatkan aktivitas fisik peserta prolanis
Edukasi Self Care Management Dalam Pengendalian Diabetes Militustipe 2 Pada Lansia Eka Putri, Dian; Candra Syah Putra; Suriani Rida
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 3 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) Tipe 2 merupakan jenis tipe DM yang diderita hampir 90% pasien dengan diagnosis DM di dunia. Penderita Diabetes Mellitus tipe 2 membutuhkan perawatan dan pengobatan jangka panjang untuk memperpanjang umur serta meningkatkan kualitas hidup. Self Care managemen diabetes bertujuan untuk mengontrol kadar glukosa dalam darah sehingga kadar glukosa darah tetap dalam tingkat normal bagi pasien diabetes millitus terutama yang terjadi pada lansia. Tujuan pengabdian masyarakat adalah memberikan edukasi pentingnya self care managemen dalam mengendalikan diabetes millitus. Metode Pengabdian memberikan edukasi/ penyuluhan. Hasil dari pengabdian sebagian responden lansia memiliki pengetahuan self care managemen sebelum dan sesudah diberikan edukasi.