Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia (JPKM-MC)
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia (JPKM-MC) adalah Jurnal Pengabdian Masyarakat untuk scope Multidisiplin Ilmu, dengan scope keilmuan seperti Kesehatan (Keperawatan, Kebidanan, Kesehatan Masyarakat, Kedokteran, Analis, Rekam Medis dll), Ilmu Komputer, Kemasyarakatan, Manajemen, Ekonomi, Manajemen, Agama, Ilmu Hukum, Pendidikan, Pertanian, Sastra, Teknik, Dan Bidang Ilmu Lainnya. Journal title Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia (JPKM-MC)
Articles
543 Documents
Upaya Penerapan Model Perilaku Kesehatan Community Dentistry Sebagai Edukasi Kesehatan Dengan Cara Menggosok Gigi Yang Benar Di RA Kusuma Mulya Vii Kediri
Arini Indriyasari;
Indasah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 9 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Permasalahan kesehatan gigi dan mulut terutama karies gigi menjadi problem yang sering diabaikan. Karies gigi tidak hanya dialami oleh orang dewasa namun juga anak- anak. Karies gigi terjadi akibat kurangnya kesadaran dalam menjaga kebersihan gigi dan mulut. Kurangnya kesadaran terhadap kesehatan gigi dan mulut perlu adanya promosi kesehatan gigi untuk merubah perilaku sehingga dapat menurunkan angka penderita penyakit gigi dan mulut. Tujuan pengabdian masyarakat adalah untuk menerapan konsep epidemiologi sosial secara nyata dan harapannya dapat berkontribusi meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di bidang kesehatan gigi dan mulut terutama pencegahan karies gigi dengan model perilaku community dentistry pada siswa. Metode pengabdian masyarakat ialah identifikasi dengan observasi ke RA Kusuma Mulya VII Kediri untuk dilakukan pencarian solusi untuk mengatasi karies gigi di tingkat sekolah dengan sasaran anak usia dini. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat adalah memberikan edukasi kesehatan gigi dan mulut dengan cara menggosok gigi yang benar sebagai upaya konkret dalam menerapkan hidup sehat dengan menjaga kesehatan gigi dan mulut penting untuk dilakukan. Intervensi solusi mengatasi karies gigi pada anak - anak yaitu dengan memberikan edukasi yang menarik menggunakan media seperti poster, video pendek, memberikan fasilitas kebersihan gigi dan mulut, serta melakukan monitoring agar pelaksanaan penerapan model perilaku kesehatan community dentistry sebagai edukasi kesehatan dapat berjalan dengan baik. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian masyarakat perilaku kesehatan community dentistry dapat dijadikan program yang efektif untuk perubahan perilaku siswa agar lebih awas terhadap kesehatan gigi dan mulut yang dapat mempengaruhi kualitas hidup di kemudian hari.
Skrining Perilaku Merokok Bagi Siswa SMK Negeri 1 Sidrap Diwilayah Kerja Puskesmas Pangkajene Kabupaten Sidenreng Rappang
Kassaming;
Dewi Lidiawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 9 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Merokok dianggap sebagai hal yang biasa dapat memberi perokok kenikmatan, tetapi dapat menimbulkan dampak yang buruk bagi perokok dan orang-orang yang ada sisekitarnya. Masalah rokok ini masih menjadi masalah secaran nasional dengan menempati urutan sebagai negara ketiga dengan perokok aktif terbanyak di dunia. Upaya pengembangan pendidikan karakter secara jelas telah disampaikan dalam UU system pendidikan nasional nomor 20 tahun 2003 menyatakan bahwa pendidikan nasional berfungsi mengembangkan dan membentuk watak serta peradabang bangsa. Masa remaja adalah masa yang penuh dengan kegoncangan jiwa, masa berada dalam peralihan dan perubahan perilaku anak-anak menuju remaja. Pendidikan dan pengetahuan bahaya rokok bagi remaja khususnya dilingkungan sekolah menengah atas atau kejuruan diharapkan mampu memberikan edukasih terhadap perilaku merokok yang lebih memadai (Harahap & Nurlizawati, 2022). Program sekrining perilaku merokok pada siswa SMK Negeri 1 Sidrap bertujuan untuk mengidentifikasi prevalensi perilaku merokok serta keinginan siswa untuk berhenti merokok. Dari 474 siswa yang disekrining, 34% berjenis kelamin laki-laki dan 66% perempuan. Hasil menunjukkan bahwa 2% siswa merokok setiap hari, 8% merokok kadang-kadang, dan 13% pernah mencoba merokok. Mayoritas siswa (77%) tidak merokok sama sekali. Dari siswa yang merokok, 94% menyatakan keinginan untuk berhenti, sementara 6% tidak bersedia. Hasil ini menunjukkan perlunya intervensi berupa program pencegahan dan konseling untuk mengurangi perilaku merokok di kalangan siswa, dengan mayoritas siswa menunjukkan kesadaran untuk berhenti merokok.
Upaya Peningkatan Implementasi Keselamatan Pasien Operasi Dan Stress Kerja Perawat Kamar Bedah Rumah Sakit Awal Bros Pekanbaru
Muhammad Dwi Satriyanto;
Ratna Wardani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 9 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan implementasi keselamatan pasien operasi serta mengurangi stres kerja perawat di kamar bedah Rumah Sakit Awal Bros Pekanbaru. Fokus utama kegiatan ini adalah penerapan protokol keselamatan pasien, seperti Surgical Safety Checklist (SSC), dan penilaian tingkat stres kerja perawat yang berdampak pada kualitas pelayanan. Melalui survei dan observasi langsung, ditemukan bahwa meskipun implementasi keselamatan pasien telah mencapai standar yang baik, terdapat beberapa area yang memerlukan perbaikan, terutama dalam hal kelengkapan dokumentasi medis dan kebersihan tangan. Sementara itu, tingkat stres kerja yang tinggi di kalangan perawat kamar bedah memengaruhi kinerja mereka, yang berpotensi menurunkan keselamatan pasien. Oleh karena itu, intervensi dalam bentuk pelatihan berkelanjutan, peningkatan komunikasi antar tim, dan perbaikan lingkungan kerja sangat diperlukan untuk meningkatkan keselamatan pasien dan kesejahteraan perawat. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan serta menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman dan kondusif
Pemeriksaan Pertumbuhan dan Perkembangan Anak Balita Di TPA dan PAUD Pucuk Rebung Kota Pekanbaru Tahun 2024
Liva Maita;
Ika Putri Damayanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 9 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pertumbuhan dan perkembangan balita adalah dua aspek penting yang saling berkaitan dan perlu di perhatikan agar balita bisa mencapai kehidupan yang baik. Jumlah balita yang mencapai 10% dari penduduk Indonesia menjadikan tumbuh kembang Balita ini sangat penting untuk diperhatikan karena menyangkut kualitas generasi masa depan bangsa Deteksi perlu dilakukan secara dini sebab semakin dini ditemukan penyimpangan maka semakin mudah dilakukan intervensi. Dalam mengukur pertumbuhan anak dapat dilakukan dengan pengukuran berupa berat badan, tinggi badan, lingkar kepala dan lengan atas sedangkan perkembangan anak mengguankan KPSP . Anak Balita yg dititipkan di PAUD dan TPA Pucuk rebung dikarenakan orang tua mereka yang bekerja, anak-anak PAUD diajarkan keterampilan kognitif tanpa pernah dilakukan pemeriksaan pertumbuhan dan perkembangan anak.Tujuan pengabdian ini adalah untuk memberikan penyuluhan dan peltihan tentang tumbuh kembang anak, pengisisan KPSP dan pemeriksaan pertumbuhan dan perkembangan anak balita di TPA dan PAUD Pucuk rebung Kota Pekanbaru dengan jumlah responden 14 orang anak balita. Hasil pengabdian masyarakat didapatkan Jumlah anak yg dilakukan pemeriksaan tumbuh kembang sebanyak 14 orang anak, Anak yang mengalami gangguan perkembang sebanyak 2 orang anak dan Guru sudah mengetahui cara pemeriksaan pertumbuhan dan perkembangan pada anak. Saran kepada pihak pimpinan pucuk rebung untuk dapat berkonsultasi dengan psikolog untuk menilai anak yang mengalami speach delay
Edukasi Pencegahan Kanker Serviks Bagi Ibu PKK Jakarta Utara: Menyambut Bulan Kesadaran Kesehatan Reproduksi
Digambiro, Reza Aditya;
Parwanto, Edy;
Setyaningrum, Dyah Ayu Woro;
Chendrasari, Julian;
Ilona, Florinda;
Lestari, Indah Widya;
Hastuty , Dewi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 9 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kanker serviks merupakan masalah kesehatan yang signifikan di Indonesia dengan prevalensi tinggi. Edukasi pencegahan kanker serviks melalui deteksi dini dan vaksinasi HPV penting untuk menurunkan angka kejadian dan kematian akibat kanker ini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran Ibu-Ibu PKK di Jakarta Utara mengenai pencegahan kanker serviks. Mitra pengabdian adalah Pemerintah Kotamadya Jakarta Utara dan Klinik SMC. Metode yang digunakan adalah presentasi interaktif dan simulasi, diikuti dengan diskusi dan evaluasi pre-test serta post-test untuk mengukur perubahan pengetahuan dan sikap. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman peserta, di mana 70% peserta siap melakukan Pap smear dan 55% siap untuk vaksinasi HPV. Hambatan yang ditemukan adalah waktu pelaksanaan yang terbatas dan masih adanya resistensi terhadap vaksinasi. Edukasi berkelanjutan dan peningkatan akses layanan kesehatan disarankan untuk meningkatkan keberhasilan program di masa mendatang
Peningkatan Minat Baca Melalui Pendirian Taman Baca Di Desa Tarau Bangun Kampar
Depriwana Rahmi;
Annisah Kurniati;
Suci Yuniati*;
Teddy Purnamirza
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 10 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70570/jpkmmc.v3i10.1441
Pada zaman sekarang ini, sangat mudah mengakses berbagai informasi melalui internet yang menyebabkan rendahnya minat baca. Padahal melalui membaca akan menghasilkan ide kreatif, wawasan dan pengetahuan. Kebiasaan dan minat baca masih rendah dan jauh dari harapan terutama di Indonesia, khususnya di Desa Tarai Bangun. Anak-anak lebih tertarik menghabiskan waktu dengan bermain gadget atau melakukan aktifitas yang kurang bermanfaat. Untuk mengurangi dampak tersebut tim pengabdi mendirikan taman baca dengan tujuan untuk menumbuhkan minat membaca anak-anak. Adapun metode yang digunakan adalah metode persuasif yang terdiri dari tiga tahapan yaitu persiapan, pendirian taman baca dan pelaksanaan kegiatan. Pelaksanaan dari setiap tahapan ini dijelaskan dengan metode deskripsi. Hasil dari kegiatan ini yaitu taman bacaan anak yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan minat baca dan memberikan kemudahan dalam mendapatkan buku serta anak-anak dapat belajar sambil bermain melalui berbagai kegiatan yang ada di taman baca.
Peningkatan Peran Kader Dalam Pencapaian Indikator Pengobatan TBC Sesuai Standar Di Desa Ranah Singkuang
Ardenny;
Sakhnan;
Falinda Oktariani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 10 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70570/jpkmmc.v3i10.1442
Keterlibatan kader dalam program intervensi keluarga sehat merupakan salah satu upaya dalam pencapaian target pengobatan standar pada penderita TB Paru. Metode pelatihan dan pendampingan diberikan secara terprogram dibekali dengan modul pelatihan terkait dengan program pengobatan tuberkulosis agar mendapat pengobatan secara standar. Desa Ranah Singkuang merupakan wilayah kerja Puskesmas Air Tiris Kabupaten Kampar. Hasil kegiatan bahwa 56% kader selalu berperan dalamĀ program pencapaian indikator pengobatan standar, dan 98,6% penderita tuberkulosis patuh dalam program pengobatan standar.
Penyuluhan Kesehatan Hipertensi Mennggunakan Metode Ceramah Dan Media Leafleat Pada Warga Dusun 2 Desa Ampera
Nelky Suriawanto;
Agnes Yulistia Hingkua;
David Chandra Laoli;
Dita Afrianilci;
Fitra Tunnisa;
Sri Susanti Hasan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 10 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70570/jpkmmc.v3i10.1443
Hipertensi merupakan penyakit kronis dengan peningkatan tekanan pembuluh darah arteri. Hipertensi saat ini mengalami peningkatan prevelensi dan membutuhkan perawatan jangka Panjang. Hipertensi di definisikan sebagai tekanan darah sistolik 140 mmhg dan tekanan darah diastolic 90 mmhgKegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan penyuluhan Kesehatan atau pendidikan kesehatan kepada Masyarakat Desa Ampera Dusun 2. Kegiatan penyuluhan Kesehatan menggunakan metode ceramah dengan media power point dan leaflet, pada tanggal 19 agustus 2024 bersama Masyarakat Desa Ampera Dusun 2. Hasil Kegiatan penyuluhan hipertensi ini berlangsung dengan baik dan lancar di kantor desa Ampera. Seluruh warga dusun 2 aktif mengikuti dengan baik dari awal hingga selesai penyuluhan,Pemahaman warga dusun 2 desa ampera mengenai hipertensi sebelum dan sesudah dilakukan edukasi kesehatan Tabel 1 menunjukan bahwa Tingkat pengetahuan yang kurang (39,1%) dan pengetahuan yang cukup sebelum dilakukan penyuluhan tentang hipertensi yaitu (60,8%)menunjukan bahwa sebanyak 23 (86,9 %) warga dusun 2 desa ampera dengan kategori baik dan kategori cukup 3 (13,0%) mengetahui pengetahuan tentang hipertensi. Berdasarkan hasil yang diperoleh dari kegiatan pengabdian pada Masyarakat, penulis dapat menyimpulkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan warga dusun 2 desa ampera tentang hipertensi dari 13,0% menjadi 86,9%. Penyuluhan hipertensi dengan menggunakan media leaftet membantu meningkatkan pengetahuan tentang hipertensi untuk menjaga pola makan sehat pada masyarakat.
Peningkatan Pengetahuan Dan Ketrampilan Kader Kesehatan Mencegah Stunting Dalam 1000 HPK
Budi Astyandini;
Ana Sundari;
Rizqi Risqiya
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 10 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70570/jpkmmc.v3i10.1448
Kader Kesehatan merupakan komponen masyarakat yang tinggal dekat disekitar masyarakat dan memiliki kemampuan untuk menjadi bagian dari transformasi layanan primer di mastyarakat. Angka kejadian stunting di Indonesia telah mengalami penurunan pada tahun 2023 dibandingkan dari tahun sebelumnya. Namun angka tersebut masih perlu terus didorong untuk lebih cepat turun. Berbagai upaya yang dilakukan oleh pemerintah dengan berbagai unsur termasuk kader kesehatan telah dilaksanakan. Terutama pada 1000 hari pertama kehidupan . Untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan kader kesehatan perlu dilakukan penyuluhan dan pelatihan ketrampilan untuk mendeteksi status gizi pada wanita pra konsepsi agar dapat mencegah stunting. Pengabdian masyarakat ini di lakukan di Desa Sumbererejo Kecamatan Kaliwungu Kabupaten Kendal dilaksanakan pada bulan Juni samapai dengan Agustus 2024 pada 30 orang kader kesehatan. Hasil dari kegiatan ini peningkatan ketrampilan kader untuk mendeteksi kesehatan masyarakat pra konsepsi meningkat terutama pada pengukuran Lingkar lengan atas sebagai salah satu indikator status gizi. Untuk selanjutnya ketrampilan dan pengetahuan kader kesehatan perlu ditingkatkan dengan menggunakan aplikasi yang mudah dilakukan kader sebagai media penyuluhan.
Pencegahan Penyakit Tipes Dengan Pola Hidup Sehat dan Lingkungan Yang Bersih Pada Siswa/i SMP Negeri 17 Kota Bengkulu
Fatsiwi Nunik Andari;
Andri Kusuma Wijaya;
Afriyanto
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 11 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.70570/jpkmmc.v3i11.1356
Tipes (Typhoid fever) adalah penyakit infeksi bakteri yang disebabkan oleh Salmonella typhi. Gejala utamanya termasuk demam tinggi, sakit kepala, kelelahan, sakit perut, dan kadang disertai ruam kulit. Penyakit ini dapat menyebar melalui makanan atau air yang terkontaminasi oleh kotoran orang yang terinfeksi. Pengobatan biasanya melibatkan antibiotik, dan pencegahan dapat dilakukan dengan kebersihan yang baik dan vaksinasi. Dengan menerapkan pola hidup sehat dan menjaga lingkungan tetap bersih merupakan salah satu aspek yang harus diperhatikan dan diterapkan Supaya bisa Mencegah terjadinya Penyakit Tipes dan penyakit-penyakit lainnya. Kegiatan Penyuluhan Kesehatan ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja terkait Pencegahan penyakit Tipes. Penyuluhan Kesehatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang Penyakit Tipes di SMP Negeri 17 kota Bengkulu. Metode yang digunakan dalam penyuluhan Kesehatan ini adalah metode video based learning dan ceramah serta tanya jawab. Hasil yang didapatkan setelah penyuluhan Kesehatan diharapkan Siswa/I dapat menerapkan pola hidup sehat, menjaga lingkungan agar tetap bersih, dan mengetahui gejala/tanda-tanda penyakit Tipes.