cover
Contact Name
Ade Herman Surya Direja
Contact Email
adehermansuryadireja@gmail.com
Phone
+6282182997717
Journal Mail Official
admin@journal.mandiracendikia.com
Editorial Address
urnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Bengkulu, Indonesia Jl. Padat Karya No 25 Kelurahan Sumur Dewa Kecamatan Selebar Kota Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia (JPKM-MC)
ISSN : -     EISSN : 29632188     DOI : 10.70570
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia (JPKM-MC) adalah Jurnal Pengabdian Masyarakat untuk scope Multidisiplin Ilmu, dengan scope keilmuan seperti Kesehatan (Keperawatan, Kebidanan, Kesehatan Masyarakat, Kedokteran, Analis, Rekam Medis dll), Ilmu Komputer, Kemasyarakatan, Manajemen, Ekonomi, Manajemen, Agama, Ilmu Hukum, Pendidikan, Pertanian, Sastra, Teknik, Dan Bidang Ilmu Lainnya. Journal title Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia (JPKM-MC)
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 543 Documents
Upaya Pemanfaatan Media Sosial Dalam Pengembangan Usaha Gorden Melalui Penerapan Digital Marketing Eka Dewi Setia Tarigan; Linda Lores; Hotbin Hasugian
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 12 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v3i12.1494

Abstract

Pemanfaatan teknologi informasi sudah merambah ke bidang digital marketing bagi para pelaku usaha. Salah satu alat digital marketing adalah media sosial. Media sosial inilah yang dapat membantu bagi para pelaku usaha dalam melakukan promosi dan penjualan produk, salah satunya adalah pelaku UMKM. Sebagian penduduk yang merasakan bahwa teknologi berdampak pada ketergantungan, terutama penggunaan internet. Pemanfaatan internet sebagai sarana teknologi informasi untuk menjalankan kegiatan usaha pelaku UMKM. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah mensosialisasikan penerapan digital marketing dalam mendukung pemasaran produk bagi para pelaku UMKM di Kecamatan Medan Amplas, Medan Sumatera Utara . Metode yang digunakan pada pengabdian ini menggunakan metode ceramah dan pendampingan melakukan pendampingan pelatihan digital marketing kepada UMKM di Usaha Faisal Jaya Gorden. Hasil dari pelaksanaan kegiatan ini bahwa pendampingan telah memberikan dampak positif untuk masyarakat dan pelaku UMKM Usaha Faisal Jaya Gorden berupa meningkatkan penjualan, meningkatkan kesadaran merk, memperkuat keterampilan, dan meningkatkan kualitas produk. Dalam pelatihan ini, peran pendamping sangat penting dalam memberikan dukungan, bimbingan, dan motivasi bagi masyarakat Usaha Faisal Jaya Gorden. Dengan adanya pengabdian kepada masyarakat ini masyarakat Usaha Faisal Jaya Gorden bisa menambah pengetahuan tentang penggunaan media sosial sebagai sarana memperkenalkan produk UMKM yang efektif.
Apoteker Cilik (APOCIL): Inovasi Edukasi Kesehatan Untuk Anak Usia Dini Ernie Halimatushadyah; Dyah Ayuwati Waluyo; Nurraya Lukitasari; Nathania As-Zhara Puspita Putri; Yulia Anggraeni Putri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 12 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v3i12.1498

Abstract

Berbagai masalah penggunaan obat masih banyak ditemui di masyarakat, seperti kurangnya pengetahuan tentang penggunaan obat yang tidak rasional serta permasalahan lain terkait obat. Apoteker merupakan tenaga Kesehatan yang memiliki keahlian di bidang obat-obatan. Pengenalan mengenai obat dan profesi apoteker harus dilakukan sejak dini. Program apoteker cilik (Apocil) dilaksanakan sebagai sarana pengenalan profesi kefarmasian kepada anak-anak usia dini agar dapat mengenal dan meningkatkan minat terhadap profesi kefarmasian. Kegiatan yang dilakukan adalah sosialisasi dan workshop yang berisi pengenalan mengenai profesi apoteker, obat dan berbagai jenis sediaan obat dan praktik peracikan obat sederhana pada anak-anak First Rabbit Preschool and Daycare Bintaro, Kec. Pesanggrahan, Kota Jakarta Selatan. Hasil pengamatan kegiatan dilaksanakan di area yang familiar oleh anak-anak sehingga tidak ada permasalahan mengenai lokasi kegiatan. Materi yang diberikan sudah sesuai untuk mengenalkan apoteker secara dini ke anak-anak. Alat bantu peraga yang digunakan juga membantu dalam memberikan gambaran mengenai materi yang disampaikan. Selain itu, proses peracikan obat dinilai cukup mudah oleh beberapa anak. Kegiatan dapat diikuti dengan nyaman dimulai dan diakhiri tepat waktu sesuai dengan jadwal yang ditetapkan oleh guru fasilitator.
Penyuluhan Tentang Pemakaian Kontrasepsi IUD Di PMB Andina Primitasari Palembang Dempi Triyanti; Rika Oktapianti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 12 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v3i12.1504

Abstract

IUD (Intra Uterine Device) or IUD contraception is a tool or object that is inserted into the uterus that is very effective, reversible and long-term, can be used by all women of reproductive age, with the aim of contraception or pregnancy prevention efforts (Handayani, 2010). The population growth rate in Indonesia is increasing. This can be seen from the growth rate in Indonesia based on the results of the 2010 population census, the population of Indonesia is 237,556,363 people consisting of 119,107,580 men and 118,048,784 women. LPP in 2017 is expected to drop to 1.1%. (BKKBN, 2017). The low number of mothers using IUD contraception is due to the lack of information about the benefits of using IUD contraception so that the mother's attitude in choosing IUD is still very low which has an impact on actions in choosing IUD contraception. This situation greatly influences the mother's decision to use IUD contraception.IUD (Intra Uterine Device) or IUD contraception is a tool or object that is inserted into the uterus that is very effective, reversible and long-term, can be used by all women of reproductive age, with the aim of contraception or pregnancy prevention efforts (Handayani, 2010). The population growth rate in Indonesia is increasing. This can be seen from the growth rate in Indonesia based on the results of the 2010 population census, the population of Indonesia is 237,556,363 people consisting of 119,107,580 men and 118,048,784 women. LPP in 2017 is expected to drop to 1.1%. (BKKBN, 2017). The low number of mothers using IUD contraception is due to the lack of information about the benefits of using IUD contraception so that the mother's attitude in choosing IUD is still very low which has an impact on actions in choosing IUD contraception. This situation greatly influences the mother's decision to use IUD contraception.
Pelatihan Kader Dan Keluarga Tentang Constraint-Induced Movement Therapy (CIMT) Dalam Upaya Rehabilitasi Pasien Stroke Di Kelurahan Harjosari Fatmi, Yoza Misra; Syafrisar Meri Agritubella; Fathul Jannah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 12 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v3i12.1505

Abstract

Stroke adalah penyebab utama kematian dan kecacatan di banyak negara. Gangguan motorik berupa hemiparesis umumnya diidentifikasi sebagai penyebab utama kecacatan jangka panjang pada pasien stroke sehingga dapat membatasi kinerja fungsional penderita stroke. Salah satu strategi inovasi yang bisa dilakukan dalam upaya rehabitasi pada pasien stroke dirumah ialah Constraint Induced Movement Therapy (CIMT). Constraint Induced Movement Therapy (CIMT) adalah sebuah metode rehabilitasi bagi penderita stroke dengan pembatasan gerakan pada lengan yang sehat, dan menganjurkan penggunaan lengan yang lemah untuk beraktivitas. Tujuan dari pengabdian kepada Masyarakat adalah untuk memberikan latihan kepada kader tentang CIMT, sehingga kader dapat mempraktikkannya kepada Masyarakat yang terkena stroke sebagai Upaya pencegahan komplikasi stroke yang lebih parah lagi. Mitra pada pengabdian Masyarakat ini adalah kader, Keluarga serta pasien stroke di kelurahan Harjosari. Metode pengabdian Masyarakat ini adalah dengan melatih kader dan keluarga melakukan latihan CIMT. Hasil dari pengabdian Masyarakat ini berupa meningkatnya pengetahuan kader dan keluarga tentang CIMT yang merupakan satu latihan fisik pasien serta berefek meningkatkan status fungsional ekstremitas atas pasien stroke yang sebelum latihan sebesar 20,5 menjadi 29 setelah latihan CIMT.
Pemberian Edukasi Tummy Time Pada Bayi Untuk Meningkatkan Keterampilan Motorik Kasar Bayi Usia 3-6 Bulan Hanik Khairun Nisa; Sulistyorini, Suci
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 12 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v3i12.1508

Abstract

Tummy time adalah salah satu aktivitas penting bagi perkembangan motorik kasar bayi. Aktivitas ini dilakukan dengan meletakkan bayi dalam posisi tengkurap selama waktu yang diawasi. Kegiatan tummy time membantu memperkuat otot leher, punggung, dan bahu yang berperan penting dalam mendukung keterampilan motorik kasar. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada orang tua mengenai pentingnya tummy time dan cara melakukannya dengan benar pada bayi usia 3-6 bulan. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, demonstrasi, dan pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa edukasi tummy time meningkatkan pemahaman orang tua serta mendorong praktik tummy time secara rutin, yang berdampak positif pada perkembangan motorik kasar bayi.
Optimization of Economic Empowerment through Salted Egg Making Training in Gunungsari Village Lati Sari Dewi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 12 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v3i12.1513

Abstract

Pelaksanaan pengabdian di Desa Gunungsari, Kecamatan Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya, bertujuan untuk meningkatkan kapasitas ekonomi masyarakat melalui pelatihan pembuatan telur asin. Kegiatan ini dirancang untuk memberdayakan masyarakat lokal dalam menciptakan produk bernilai tambah yang dapat mendukung penghasilan keluarga. Program pengabdian dilakukan dengan metode penyuluhan dan praktik langsung, melibatkan peserta secara aktif dalam setiap tahap pelatihan, mulai dari pemilihan bahan hingga pemasaran produk. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam teknik pembuatan telur asin, pengemasan, serta strategi pemasaran sederhana menggunakan media digital. Evaluasi menunjukkan bahwa program berhasil meningkatkan motivasi kewirausahaan masyarakat. Namun, keberlanjutan program membutuhkan dukungan alat produksi tambahan dan pelatihan lanjutan, termasuk pengembangan keterampilan branding dan copywriting untuk meningkatkan daya saing produk di pasar.
Program Literasi Masyarakat Miskin Ekstrim di Desa Jayamekar Kecamatan Cibugel Kabupaten Sumedang Asep Saeful Falah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 12 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v3i12.1515

Abstract

Program literasi masyarakat miskin ekstrim di Desa Jaya Mekar Kecamatan Cibugel untuk meningkatkan kemampuan berpikir, bersikap, dan bertindak untuk mendukung program pembangunan serta memperoleh pembaharuan yang diperlukan dalam meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat. Melalui program ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam meningkatkan perekonomian masyarakat desa yang menjadi sasarannya
Pelatihan Sistem Manajemen Keuangan Siakad Cloud Pada Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Latifah Mubarokiyah Iwan Sugianto
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 12 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v3i12.1516

Abstract

Pelatihan sistem manajemen keuangan berbasis SIAKAD Cloud merupakan langkah strategis dalam meningkatkan efisiensi dan transparansi pengelolaan keuangan pada perguruan tinggi, khususnya pada Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Latifah Mubarokiyah. Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk memperkenalkan dan mengoptimalkan penggunaan fitur-fitur SIAKAD Cloud dalam pencatatan transaksi, pengelolaan data keuangan, pembuatan laporan, serta integrasi dengan sistem pembayaran digital. Metode pelatihan yang digunakan meliputi sesi teori, praktik langsung, simulasi kasus, dan evaluasi, yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan pengguna dengan berbagai tingkat keahlian. Pelatihan ini difokuskan pada pengelolaan pemasukan (seperti pembayaran SPP) dan pengeluaran (seperti gaji dan operasional), serta penyusunan laporan keuangan yang akurat dan real-time. Hasil dari pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan kompetensi staf keuangan dalam memanfaatkan teknologi cloud, mendukung proses pengambilan keputusan yang berbasis data, serta meningkatkan transparansi dan akuntabilitas keuangan kampus. Kesimpulannya, pelatihan ini tidak hanya mempermudah manajemen keuangan institusi tetapi juga mendukung transformasi digital di lingkungan pendidikan tinggi.
Social Media Platform Training for MSMEs in Gunungsari Village, Tasikmalaya Regency Siti Amirah Makarim
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 12 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v3i12.1517

Abstract

Pelaksanaan pelatihan platform media sosial untuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Desa Gunungsari, Kabupaten Tasikmalaya bertujuan untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam memanfaatkan media sosial untuk pengembangan bisnis. Program ini berfokus pada pengenalan strategi pengelolaan media sosial yang efektif serta penerapan praktis yang disesuaikan dengan kebutuhan UMKM. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa peserta dapat memahami dan menerapkan konsep pemasaran media sosial, termasuk pemilihan platform, pembuatan konten, dan interaksi dengan audiens. Keberhasilan kegiatan ini dinilai melalui diskusi interaktif, praktik langsung, dan evaluasi pasca-pelatihan, yang menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan peserta. Untuk meningkatkan program di masa depan, disarankan untuk menyediakan sesi pelatihan langsung yang didukung dengan infrastruktur digital yang memadai, seperti smartphone atau komputer dengan akses internet. Selain itu, memasukkan pelatihan lanjutan dalam analitik dan periklanan tertarget akan lebih melengkapi UMKM untuk mengoptimalkan kehadiran mereka di media sosial guna mendukung pertumbuhan bisnis.
Pelatihan Manajemen Sumber Daya Manusia Untuk Meningkatkan Kinerja UMKM Di Desa Sindangmukti Ridwan Hakiki
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 12 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v3i12.1521

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Sindangmukti dalam pengelolaan sumber daya manusia (SDM) sebagai upaya mendukung peningkatan produktivitas dan efisiensi kerja. UMKM memiliki peran strategis dalam perekonomian nasional, namun banyak di antaranya menghadapi tantangan dalam manajemen SDM, termasuk di Desa Sindangmukti. Permasalahan yang sering dihadapi antara lain kurangnya pengetahuan tentang perencanaan kebutuhan tenaga kerja, pembagian tugas yang tidak efektif, dan ketiadaan sistem evaluasi kinerja yang jelas. Program ini dilaksanakan melalui tiga tahapan utama. Tahap pertama adalah edukasi dasar mengenai konsep dan prinsip-prinsip manajemen SDM, termasuk pentingnya pengelolaan tenaga kerja yang baik dalam meningkatkan produktivitas usaha. Tahap kedua adalah pelatihan teknis pengelolaan kinerja yang mencakup penyusunan rencana kerja dan indikator kinerja utama (KPI) yang sederhana dan dapat diimplementasikan oleh pelaku usaha. Tahap terakhir adalah pendampingan implementasi, di mana peserta didampingi dalam menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang telah diperoleh selama pelatihan dalam usaha mereka masing-masing. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pemahaman peserta terhadap manajemen SDM. Berdasarkan hasil pre-test dan post-test, terdapat peningkatan pemahaman sebesar 85%. Selain itu, sekitar 70% peserta berhasil menyusun rencana kerja sederhana serta menetapkan indikator kinerja utama (KPI) sebagai acuan dalam mengevaluasi kinerja usaha mereka. Hal ini menunjukkan bahwa pelatihan yang diberikan mampu memberikan dampak positif dan nyata terhadap peningkatan efisiensi dan produktivitas usaha mikro. Dengan adanya program ini, pelaku UMKM di Desa Sindangmukti memperoleh pengetahuan dasar dan keterampilan praktis dalam manajemen SDM yang dapat diimplementasikan secara langsung dalam kegiatan operasional usaha mereka. Keberhasilan program ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam mendorong keberlanjutan usaha mikro di desa tersebut dan menjadi contoh bagi program serupa di wilayah lain.