cover
Contact Name
Ade Herman Surya Direja
Contact Email
adehermansuryadireja@gmail.com
Phone
+6282182997717
Journal Mail Official
admin@journal.mandiracendikia.com
Editorial Address
urnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Bengkulu, Indonesia Jl. Padat Karya No 25 Kelurahan Sumur Dewa Kecamatan Selebar Kota Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia (JPKM-MC)
ISSN : -     EISSN : 29632188     DOI : 10.70570
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia (JPKM-MC) adalah Jurnal Pengabdian Masyarakat untuk scope Multidisiplin Ilmu, dengan scope keilmuan seperti Kesehatan (Keperawatan, Kebidanan, Kesehatan Masyarakat, Kedokteran, Analis, Rekam Medis dll), Ilmu Komputer, Kemasyarakatan, Manajemen, Ekonomi, Manajemen, Agama, Ilmu Hukum, Pendidikan, Pertanian, Sastra, Teknik, Dan Bidang Ilmu Lainnya. Journal title Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia (JPKM-MC)
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 543 Documents
Senam Ergonomik Sebagai Upaya Untuk Menurunkan Nyeri Pada Lansia Dengan Gout Artritis di Posyandu Bina Sejahtera Palembang Evi Royani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v5i2.2116

Abstract

Gout Arthritis merupakan penyakit sendi yang ditandai dengan hiperurisemia atau peningkatan kadar asam urat dalam darah (Fidiya, 2020). Gangguan metabolisme yang berdasarkan gout adalah hiperurisemia yang didefinisikan sebagai peningkatan kadar asam urat lebih dari 7,0 ml/dl dan 6,0 mg/dl (Ilham, 2020). Gout Arthritis sering terjadi pada lansia, hal ini ditandai dengan hiperurisemia atau peningkatan asam urat di dalam badan seseorang. Indonesia termasuk negara dengan jumlah penderita Gout Arthritis terbanyak, dan penyakit ini banyak diderita oleh lanjut usia menurut (Fidiya, 2020) dalam buku (Arifuddin et al., 2024).. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi Sena Ergonomis terhadap Nyeri sendi pasien Gout di Posyandu Bina Sejahtera Palembang. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode observasi partisipatif. Hasil PKM menunjukkan bahwa terapi Senam ergonomis memberikan dampak positif, seperti peningkatan fleksibilitas, koordinasi, dan kekuatan tangan setelah dilakukan secara rutin selama satu minggu
Edukasi Dan Demonstrasi Pelaksanaan Latihan Ektremitas Tangan Dan Kaki Pada Lansia Penderita Osteoarthritis Di Posyandu Dahlia Kelurahan Lebong Gajah Palembang Fera Siska
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v5i2.2117

Abstract

Populasi penuaan merupakan fenomena global dimana hampir setiap negara di dunia mengalami pertumbuhan jumlah serta porposi lansia. United Nations atau PBB melaporkan terdapat 703 juta orang berusia diatas 65 tahun di dunia pada tahun 2019 dan akan berlipat ganda menjadi 1,5 miliar dalam tahun 2050. Seiring bertambahnya usia dan semakin panjang harapan hidup, risiko munculnya penyakit degeneratif serta disabilitas juga meningkat. Salah satu penyakit degeneratif yang sering dialami pada lansia adalah Osteoarthritis. Pelaksanaan edukasi dan demonstrasi Latihan Ektremitas Tangan dan Kaki dilakukan di posyandu dahlia.
Optimalisasi Penggunaan 3s (SDKI, SLKI, SIKI) Dalam Pendokumentasian Asuhan Keperawatan Sri Muharni; Umi Eliawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v5i2.2118

Abstract

Pendokumentasian asuhan keperawatan adalah komponen penting dalam menjamin kualitas asuhan keperawatan yang berkesinambungan.Penggunaan standar asuhan keperawatan menggunakan 3S (Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia/SDKI, Standar Luaran Keperawatan Indonesia/SLKI, dan Standar Intervensi Keperawatan Indonesia/SIKI) menjadi landasan utama dalam proses keperawatan yang sistematis. Namun, dalam praktiknya masih ditemukan berbagai kendala, seperti rendahnya pemahaman perawat, ketidaksesuaian diagnosis dengan intervensi, serta dokumentasi yang belum terstandar. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan penggunaan 3S dalam pendokumentasian asuhan keperawatan melalui edukasi dan pendampingan kepada perawat rumah sakit Graha Hermine. Metode yang digunakan meliputi edukasi, diskusi kasus, dan evaluasi praktik dokumentasi. Hasil dari kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan, keterampilan, serta kesesuaian pendokumentasian asuhan keperawatan berdasarkan SDKI, SLKI, dan SIKI. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas asuhan dan pelayanan keperawatan pada pasien secara berkelanjutan.
Pendampingan Digitalisasi Dokumen Akreditasi LAM-KPRS melalui Aplikasi SPEAK Tiyan Ganang Wicaksono; Yafie Miftah Imani; Moh.Muhtarom
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v5i2.2120

Abstract

Proses akreditasi rumah sakit oleh LAM-KPRS membutuhkan manajemen dokumen yang terorganisir dan terintegrasi secara digital. Namun, masih ada beberapa rumah sakit yang menghadapi masalah dalam mengelola dokumen akreditasi mereka. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membantu proses digitalisasi dokumen akreditasi LAM-KPRS dengan menggunakan aplikasi SPEAK. Metode yang digunakan mencakup analisis kebutuhan, sosialisasi, pelatihan mengenai teknis penggunaan, serta bimbingan dalam menggunakan aplikasi. Hasil dari kegiatan tersebut menunjukkan bahwa mitra semakin memahami dan mampu mengelola dokumen akreditasi secara digital. Penggunaan aplikasi SPEAK membantu mitra meningkatkan kemampuan dalam mengelola dokumen dengan lebih efektif dan mempersiapkan diri secara lebih baik menghadapi proses akreditasi
Edukasi Dukungan Keluarga Terhadap Kemampuan Activitiy Daily Living Pada Lansia Pasca Stroke Di Kelurahan Lebung Gajah Nurjannah; Resti Maisa; Listiya
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v5i2.2122

Abstract

Stroke merupakan penyebab utama kecacatan pada lansia yang berdampak pada penurunan kemampuan aktivitas sehari-hari (Activity Daily Living/ADL). Lansia pasca stroke membutuhkan dukungan keluarga dalam proses rehabilitasi untuk meningkatkan kemandirian dan kualitas hidup. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan keluarga mengenai dukungan terhadap kemampuan ADL lansia pasca stroke di Kelurahan Lebung Gajah. Metode yang digunakan adalah penyuluhan kesehatan dengan media leaflet melalui ceramah, diskusi, dan tanya jawab kepada keluarga lansia pasca stroke. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan keluarga mengenai peran dukungan keluarga dalam pemenuhan kebutuhan aktivitas sehari-hari lansia pasca stroke. Edukasi kesehatan diharapkan dapat meningkatkan partisipasi keluarga dalam perawatan lansia sehingga meningkatkan kemandirian dan kualitas hidup lansia pasca stroke
Pendidikan Kesehatan Latihan Range of Motion (ROM) Kepada Geron (Pendamping Lansia) Untuk Meningkatkan Rentang Gerak Lansia Di RPUK Muara Kasih Bogor Siti Rochani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v5i2.2123

Abstract

Proses penuaan menyebabkan penurunan fungsi muskuloskeletal yang berdampak pada keterbatasan mobilitas, penurunan rentang gerak sendi, dan kualitas hidup lansia, khususnya di panti werdha. Latihan Range of Motion (ROM) merupakan intervensi sederhana dan efektif untuk mempertahankan serta meningkatkan fungsi gerak lansia. Namun, keberhasilan latihan ROM sangat bergantung pada pengetahuan dan keterampilan pendamping lansia.Tujuan: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pendamping lansia (Geron) dalam melakukan dan mendampingi lansia latihan ROM di RPUK Muara Kasih Bogor.Metode: Kegiatan dilaksanakan pada 8 Desember 2025 dengan melibatkan 18 orang Geron. Metode yang digunakan meliputi pendidikan kesehatan melalui ceramah, diskusi, demonstrasi, dan praktik langsung latihan ROM. Evaluasi dilakukan melalui observasi kemampuan peserta dalam mendemonstrasikan ulang latihan ROM serta survei kepuasan.Hasil: Seluruh peserta (100%) mampu mendemonstrasikan ulang latihan ROM dengan teknik yang benar dan menunjukkan antusiasme tinggi. Mayoritas peserta menyatakan sangat setuju apabila kegiatan serupa dilakukan secara berkelanjutan.Kesimpulan: Pendidikan kesehatan dan pelatihan latihan ROM efektif meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pendamping lansia serta berpotensi mendukung peningkatan fungsi muskuloskeletal dan kualitas hidup lansia.
PANCING MANIA: Pantau Stunting Bersama Nelayan, Ibu dan Anak di Kecamatan Nongsa, Batam, Kepulauan Riau Utari Christya Wardhani; Sri Muharni; Falery Diani Putri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v5i2.2124

Abstract

Keluarga berperan penting mencegah stunting pada setiap fase kehidupan. Mulai dari janin dalam kandungan, bayi, balita, remaja, menikah, hamil, dan seterusnya. Hal ini mendukung upaya pemerintah dalam penanganan stunting di Indonesia. Percepatan penurunan stunting, menurut Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting, adalah setiap upaya yang mencakup intervensi spesifik dan intervensi sensitif yang dilaksanakan secara konvergen, holistik, integratif dan berkualitas melalui kerja sama multisektor di pusat, daerah dan desa. Adapun kelompok sasaran pada percepatan penurunan stunting antara lain remaja putri/ calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui, dan anak usia 0-59 bulan. Oleh karena itu, kondisi stunting yang terjadi di pesisir Kepulauan Riau, khususnya Batam menjadi perhatian khusus untuk ditangani. Wilayah yang dipenuhi dengan aneka ragam kekayaan laut selayaknya tidak mengalami stunting jika keluarga nelayan memahami tentang stunting dan gizi optimal serta cara pengolahan pangan berbahan kearifan lokal. Dalam rangka menekan angka stunting di Kota Batam khususnya Wilayah Kerja Puskesmas Sambau maka tim tertarik melakukan pengabdian Masyarakat yang bertajuk PANCING MANIA : Pantau Stunting Bersama Nelayan, Ibu dan Anak.
Pelatihan Pertolongan Pertama Pada Care Giver Eksternal Di The Play House Day Care Batam Siska Natalia; Fitriany Suangga
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v5i2.2125

Abstract

Keadaan gawat darurat merupakan hal yang tidak diharapkan, terjadi secara tiba-tiba, dan dapat berdampak kecacatan bahkan kematian. Setiap orang di segala usia dapat mengalami kejadian gawat darurat dimanapun juga. Kemampuan memberikan pertolongan pertama sangat penting sebagai upaya pencegahan. Di Kepulauan Riau beberapa daerah memerlukan waktu cukup lama untuk ke pelayanan kesehatan, diperlukan menyebrang lautan untuk mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang lengkap. Kejadian kegawatan di rumah, dapat diminimalisir dengan memberikan pengetahuan dan keterampilan pada masyarakat. Care giver eksternal merupakan seseorang yang ada di dekat kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia. Pengabdian Masyarakat ini dilakukan untuk memberikan bekal kepada care giver untuk meningkatkan pengetahuan serta meningkatkan ketrampilan untuk memberikan pertolongan pertama. Solusi yang digunakan adalah memberikan pelatihan menggunakan teknik ceramah, tanya jawab, dan demonstrasi. Peserta pelatihan 14 care giver eksternal. Hasil yang didapatkan setelah melaksanakan pelatihan, setiap peserta mengalami peningkatan pengetahuan dan seluruh peserta mampu melakukan tindakan pertolongan pertama dengan benar.
Olah Tubuh dengan Yoga sebagai Upaya Peningkatan Pengetahuan Penanganan Dismenore pada Remaja Yulinda Laska
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v5i2.2126

Abstract

Dismenore merupakan keluhan nyeri menstruasi yang sering dialami oleh remaja putri dan berdampak pada aktivitas belajar, kenyamanan fisik, serta kesejahteraan psikologis. Rendahnya pengetahuan remaja mengenai penanganan dismenore secara nonfarmakologis menyebabkan sebagian besar remaja masih bergantung pada penggunaan obat pereda nyeri. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja mengenai penanganan dismenore melalui olah tubuh dengan yoga. Kegiatan dilaksanakan selama satu hari dengan desain pretest dan posttest pada 15 remaja putri. Intervensi meliputi edukasi kesehatan reproduksi remaja dan praktik yoga yang berfokus pada gerakan peregangan, pernapasan, dan relaksasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan remaja mengenai dismenore dan penanganannya melalui yoga setelah intervensi. Pembahasan hasil kegiatan diperkuat dengan telaah 15 jurnal nasional dan internasional yang menunjukkan kesinambungan temuan mengenai efektivitas yoga sebagai media edukatif dan promotif dalam pengelolaan dismenore pada remaja. Yoga dapat direkomendasikan sebagai metode nonfarmakologis yang aman, mudah diterapkan, dan efektif dalam meningkatkan pengetahuan serta kesiapan remaja dalam menangani dismenore.
Penyuluhan: Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Di SD Swasta Advent Tanah Baru Fitriany Suangga
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v5i2.2130

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan sekumpulan perilaku yang dipraktikkan atas dasar kesadaran sebagai hasil pembelajaran, yang menjadikan seseorang, keluarga, kelompok atau masyarakat mampu menolong dirinya sendiri secara mandiri dibidang kesehatan dan berperan aktif dalam mewujudkan kesehatan masyarakat. Program ini bertujuan untuk mendorong masyarakat, khususnya anak-anak sekolah, untuk mengadopsi perilaku sejak dini. Kesehatan yang baik adalah fondasi penting bagi keberhasilan akademis dan perkembangan sosial emosional siswa. Lingkungan sekolah yang sehat tidak hanya menunjang proses pembelajaran, tetapi juga menjadi sarana efektif dalam menanamkan nilai-nilai sehat yang akan terbawa hingga ke rumah dan masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa SD tentang perilaku hidup bersih dan sehat di sekolah, dengan meningkatnya pengetahuan, maka perilaku hidup bersih dan sehat bisa dilaksanakan. Sasaran kegiatan ini adalah siswa SD. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan edukatif dan demontrasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan tentang PHBS di sekolah. Melalui penyuluhan ini, diharapkan siswa dapat berperilaku hidup bersih dan sehat, sehingga dapat meningkatkan kesehatan, mencegah penyakit serta meningkatkan prestasi.