cover
Contact Name
Ade Herman Surya Direja
Contact Email
adehermansuryadireja@gmail.com
Phone
+6282182997717
Journal Mail Official
admin@journal.mandiracendikia.com
Editorial Address
urnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Bengkulu, Indonesia Jl. Padat Karya No 25 Kelurahan Sumur Dewa Kecamatan Selebar Kota Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia (JPKM-MC)
ISSN : -     EISSN : 29632188     DOI : 10.70570
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia (JPKM-MC) adalah Jurnal Pengabdian Masyarakat untuk scope Multidisiplin Ilmu, dengan scope keilmuan seperti Kesehatan (Keperawatan, Kebidanan, Kesehatan Masyarakat, Kedokteran, Analis, Rekam Medis dll), Ilmu Komputer, Kemasyarakatan, Manajemen, Ekonomi, Manajemen, Agama, Ilmu Hukum, Pendidikan, Pertanian, Sastra, Teknik, Dan Bidang Ilmu Lainnya. Journal title Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia (JPKM-MC)
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 543 Documents
Pemberdayaan Kader Dalam Penanganan Kegawatdaruratan Henti Jantung Pada Masyarakat Kampar Ardenny; Deswitai; Muhammad Nufus
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 4 No. 11 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v4i11.2001

Abstract

Program pemberdayaan kader dalam penanganan kegawatdaruratan henti jantung dilaksanakan di Desa Ranah Sengkuang untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Bantuan Hidup Dasar (BHD). Pelatihan terstruktur meliputi edukasi, demonstrasi, dan praktik menggunakan manikin. Hasil menunjukkan seluruh kader (100%) menyelesaikan pelatihan, peningkatan pengetahuan mencapai 85%, dan kemampuan praktik mencapai 80%. Peserta menunjukkan kepuasan 92%. Program ini efektif meningkatkan kesiapan kader dalam menghadapi kasus henti jantung di masyarakat.
Kerangka SDGs untuk Pendampingan Guru Bahasa Inggris SMA/SMK di Daerah 3T (Prototipe Modul Pendamping) Thobias Sarbunan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 4 No. 11 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v4i11.1866

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan prototipe awal bahan ajar pendampingan guru bahasa Inggris SMA/SMK di daerah 3T berbasis kerangka SDGs. Pendekatan Research and Development, diadaptasi dari salah satu ahli yaitu Borg & Gall di tahun 1983. Dan, digunakan dengan fokus pada tahap desain awal. Studi literatur sistematis terhadap 15 artikel terkini (2025) mengidentifikasi tiga kebutuhan kritis: (1) integrasi isu lokal SDGs dalam materi ajar, (2) desain media low-tech untuk infrastruktur terbatas, dan (3) skema pendampingan kolaboratif. Prototipe dirancang dalam empat modul terstruktur: analisis konteks SDGs lokal, kreasi media sederhana, simulasi pengajaran multilevel, dan portofolio reflektif. Format hybrid (PDF ringan <5 MB + podcast MP3) dipilih untuk menjawab tantangan aksesibilitas daerah terpencil. Temuan menunjukkan kerangka ini berpotensi meningkatkan relevansi pembelajaran bahasa Inggris dengan isu keberlanjutan sekaligus memperkuat kapasitas pedagogis guru.
Optimalisasi Penerimaan (Pendapatan Asli Daerah (PAD) Melalui Strategi Intensifikasi Pajak Bumi Dan Bangunan Di Kecamatan Palolo Kabupaten Sigi Yuldi Mile; Dr. Muhammad Darma Halwi; Muhammad Ilham Pakawaru; Rika Veby ramadhani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 4 No. 11 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v4i11.2013

Abstract

Kecamatan Palolo terletak di Kabupaten Sigi dengan luas 626,09 Km2 yang terdiri dari 22 desa. (BPS Kabupaten Sigi, 2021). Dengan jumlah Desa yang cukup besar tentunya berpotensi yang besar untuk memaksimalkan PAD dari Kecematan Palolo Kabupaten Sigi tersebut salah satunya bersumber dari Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBBP2). Penerimaan PAD Kabupaten Sigi dari Pajak Daerah khususnya dari Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBBP2) masih sangat rendah dibandingan sumber PAD yang berasal dari pajak lainnya. Belum optimalnya penerimaan PBBP2 di Kecematan Palolo diakibatkan belum berjalan secara maksimal pembaharuan (updating) data oleh para Aparatur Pemerintahan Desa atau tim yang ditugaskan, serta kesadaran wajib pajak yang relatif masih rendah dari masyarakat. Penjelasan tersebut menguatkan masih diperlukan program, pendampingan, penyuluhan, dan bimbingan kepada para pegawai Badan Pengelolaan Pajak dan Aparatur Pemerintahan Desa atau tim yang ditugaskan yang diberi tanggung jawab di Kecematan Palolo Kabupaten Sigi melalui pengajaran metode kerja yang lebih efisien dan efektif melalui proses updating data sebagai wujud intensifikasi di Kecematan Palolo Kabupaten Sigi. Kegiatan ini diikuti sebanyak 40 aparatur desa, Camat, Sekretaris camat dan staf kecematan Palolo Kabupaten Sigi Pelaksanaan kegiatan ini diawali dengan pemaparan materi sekaligus pendampingan dan dilakukan evaluasi untuk mengukur sejauh mana pemahaman peserta sebelum dan sesudah pemaparan
Pemberdayaan petani durian berbasis Neraca Modal Alam untuk Mewujudkan SDGs Pertanian Berkelanjutan Di Desa Malino Mustamin; Abdul Kahar; Ernawaty Usman; Sugianto; Nurhayati Haris
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 4 No. 11 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v4i11.2015

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan petani durian di Desa Malino melalui penerapan pendekatan Neraca Modal Alam (Natural Capital Accounting) sebagai strategi peningkatan kapasitas budidaya dan pengelolaan lahan petanian secara berkelanjutan. Fenomena awal menunjukkan bahwa meskipun Desa Malino memiliki tanah subur dan potensi agroklimat yang sangat mendukung, pemanfaatannya belum optimal karena keterbatasan pengetahuan teknis petani, minimnya modal, dan meningkatnya penjualan lahan akibat tekanan ekonomi. Melalui kegiatan survei, pelatihan, dan pendampingan berbasis partisipatif, dilakukan pemetaan modal alam, pelatihan budidaya durian montong, pembentukan kebun percontohan, serta penguatan manajemen usaha tani. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan petani (48% menjadi 86%), peningkatan keterampilan teknis budidaya, serta perubahan sikap terhadap pengelolaan modal alam dan pentingnya menjaga lahan produktif. Program ini berkontribusi terhadap pencapaian SDG 1, SDG 2, dan SDG 15 melalui peningkatan kapasitas petani, penguatan ekonomi lokal, dan pelestarian ekosistem
Penerapan Edukasi Breast Care Berbasis Partisipatif Untuk Meningkatkan Kesiapan Menyusui Sejak Masa Kehamilan Mufida Dian Hardika; Nisa Ardhianingtyas; Lilis Suryani; Fara Frameswari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 4 No. 12 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v4i12.2021

Abstract

Kesiapan ibu dalam proses menyusui dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah pemahaman dan praktik perawatan payudara (breast care) sejak masa kehamilan. Banyak ibu hamil mengalami hambatan menyusui akibat kurangnya informasi dan keterampilan perawatan payudara prenatal. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi dan pendampingan kepada ibu hamil melalui pendekatan partisipatif, sehingga mereka mampu melakukan breast care secara mandiri dan memahami manfaatnya terhadap keberhasilan menyusui. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 6 September 2025 dan diikuti oleh 10 orang ibu hamil. Metode kegiatan mencakup ceramah interaktif, demonstrasi teknik breast care, serta sesi diskusi dan praktik langsung. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta mengenai pentingnya breast care dan kesiapan mereka dalam menghadapi proses menyusui. Pendekatan partisipatif terbukti efektif meningkatkan keterlibatan peserta dan mendorong perubahan perilaku positif terkait persiapan laktasi.
“Menginsipirasi Menjadi Apoteker” Pengabdian Masyarakat Di SMK Tunas Bangsa Krismayadi; Dyah Ayuwati Waluyo; Ernie Halimatushadyah; Aji Humaedi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 4 No. 12 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v4i12.2022

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Indahnya Menjadi Apoteker” dilaksanakan oleh Program Studi Farmasi Universitas Binawan di SMK Tunas Bangsa, Jakarta. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat generasi muda terhadap profesi apoteker, padahal profesi ini memiliki peran penting dalam pelayanan kesehatan dan industri farmasi. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan pemahaman siswa mengenai peran, tanggung jawab, dan peluang karir apoteker. Metode kegiatan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one group pre-test post-test. Kegiatan diawali dengan pre-test untuk mengukur pengetahuan awal peserta, dilanjutkan dengan sesi edukasi interaktif menggunakan media proyektor, dan diakhiri dengan post-test untuk menilai peningkatan pemahaman. Data dianalisis menggunakan uji normalitas dan Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan antara nilai pre-test dan post-test, menandakan bahwa kegiatan edukasi berpengaruh positif terhadap peningkatan pengetahuan siswa tentang profesi apoteker. Kesimpulannya, kegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman dan minat siswa terhadap profesi apoteker serta diharapkan dapat mendorong mereka untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang profesi, guna membantu mengatasi kekurangan tenaga apoteker di Indonesia.
Pembuatan Aplikasi Pencatatan Keuangan UMKM Berbasis Excel Bagi Mustahik LazisMu Fetty Ade Putri; Elvin Syahrin; Rahmad Doni; Habibah Nabila Lubis
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v5i1.1786

Abstract

Pengelolaan keuangan yang baik merupakan salah satu kunci keberhasilan usaha, termasuk bagi pelaku UMKM dari kalangan mustahik. Sayangnya, banyak mustahik binaan lembaga zakat seperti LAZISMU yang belum memiliki kemampuan dalam mencatat dan mengelola keuangan usahanya secara sistematis. Hal ini menjadi penghambat dalam menilai perkembangan usaha dan mengakses dukungan keuangan yang lebih luas. Kegiatan ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan aplikasi pencatatan keuangan berbasis Microsoft Excel yang sederhana, praktis, dan sesuai dengan kemampuan para mustahik. Aplikasi yang dikembangkan memiliki fitur dasar seperti pencatatan pemasukan dan pengeluaran, laporan laba rugi otomatis, serta grafik keuangan sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mayoritas peserta mengalami peningkatan pemahaman dalam pencatatan keuangan serta mampu menggunakan aplikasi secara mandiri. Aplikasi yang dibangun juga dapat membantu para pelaku UMKM dari kalangan mustahik melihat kondisi keuangan usaha secara lebih jelas sehingga dapat mempermudah pengambilan keputusan usaha. Kegiatan ini juga membuktikan bahwa teknologi sederhana seperti Excel dapat menjadi alat pemberdayaan ekonomi yang efektif bagi mustahik.
Penyuluhan Tentang Pemeriksaan SADARI Sebagai Deteksi Dini Kanker Payudara Pada Mahasiswa Program Study Kebidanan STIK Bina Husada Palembang Dempi Triyanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 4 No. 12 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v4i12.2023

Abstract

Kanker payudara merupakan penyakit tidak menular (PTM). Penyebab kejadian kanker payudara belum ditemukan penyebabnya. Adanya kerusakan sel-sel pada jaringan payudara yang ditandai dengan berubahnya bentuk fisik dan karakteristik secara genetik pada payudara merupakan indikator awal untuk selanjutnya di diagnosis oleh pakar kesehatan. Meskipun tumor payudara tidak bersifat mengancam jiwa penderitanya, jenis benjolan tersebut dapat meningkatkan risiko seseorang terkena kanker payudara. Pada setiap benjolan yang ditemukan memerlukan pemeriksaan oleh ahli kesehatan. Hal itu bertujuan untuk menentukkan apakah benjolan tersebut merupakan faktor risiko tumor payudara ataupun kanker payudara dan juga menentukan tindakan pengobatan yang tepat bagi penderitanya dan Pemeriksaan payudara sendiri atau yang dikenal dengan SADARI ialah teknik skrinning awal yang dapat diterapkan dan dilakukan oleh semua orang, dan diakui efektif dalam mengurangi angka kesakitan dan kematian akibat kanker payudara. Tujuan dari metode SADARI adalah guna mendeteksi dini jika terdapat benjolan ataupun tanda- tanda lain yang mencurigakan pada payudara agar dapat melakukan tindakan pengobatan yang tepat secepatnya (Krisdianto,2019).Berdasarkan riset penyakit tidak menular (PTM) 2016, dari 43.948 partisipan, SADARI merupakan metode yang paling umum diketahui. Wanita yang mengetahui deteksi dini kanker payudara menggunakan metode SADARI yakni sebanyak 18.507 (78,0%) dan mengetahui deteksi dini kanker payudara metode SADANIS yakni sebanyak 10.420 (43,9%). SADARI juga merupakan metode yang paling umum dilakukan, yakni 19.090 wanita, sementara SADANIS hanya 1758 partisipan dan Menurut Riset Penyakit Tidak Menular (PTM) tahun 2016 mengenai perilaku masyarakat dalam mendeteksi dini kanker payudara mengguanakan metode SADARI dan SADANIS, diketahui tergolong rendah. Sebanyak 46,3%masyarakat merasa pernah melakukan SADARI dan 53,7% lainnya mengaku tidak pernah melakukan SADARI. Pada metode SADANIS, hanya 4,4% masyarakat pernah melakukan SADANIS, dan 95,6% lainnya mengaku belum pernah melakukan SADANIS (Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, 2016).Kegiatan Penyuluhan tentang pemeriksaan SADARI sebagai deteksi dini kanker payudara Di STIK Bina Husada Palembang dengan sasaran pada remaja putri. Kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan remaja putri bahwasannya pemeriksaan SADARI sebagai deteksi dini kanker payudara. Pelaksanaan penyuluhan ini dengan dilakukan metode ceramah, demonstrasi dan dilanjutkan dengan tanya jawab serta penutup. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dimulai dengan pembagian kuisoner untuk mengetahui remaja yang melakukan pemeriksaan sadari, Kemudian petugas memberikan penjelasan tentang apa pemeriksaan sadari serta tujuan dan manfaatnya pemeriksaan sadari, setelah memberikan penjelasan memberikan leaflet cara pemeriksaan sadari dan kemudian mengajari dan serta memperagakan pelaksanaan pemeriksaan sadari setelah pelaksana melakukan kemudian dilanjutkan oleh remaja dalam melakukan sadari.
Meningkatkan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) Melalui Latihan Enam Langkah Cara Cuci Tangan Yang Benar Pada Anak SD Negeri No 42 Kabupaten Seluma Andri Kusuma Wijaya; Eva Oktavidiati; Fatsiwi Nunik Andari; M Bagus Andrianto
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 4 No. 12 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v4i12.2026

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat dengan melaksanakan kegiatan pendidikan kesehatan terkait PHBS serta sosialiasi terkait cara cuci tangan yang benar dan pemberian makanan sehat. Proses perjalanan hidup manusia tidak pernah lepas dari namanya kesehatan karena ini merupakan hal yang sangat penting. Manusia berasal dari berbagai latar belakang yang berbeda akan tetapi kesehatan ialah hal yang paling penting dalam proses kehidupan manusia. Manusia yang rentan bermasalah dalam konteks kesehatan ialah kelompok anak usia sekolah. Bentuk pencegahan permasalahan kesehatan pada anak usia sekolah dengan cara melakukan peningkatan pola hidup sehat dengan melakukan berbagai kegiatan yang mampu menciptakan perilaku hidup sehat pada anak sekolah. PHBS yang dapat diberikan berupa pendidikan kesehatan tentang mencuci tangan dengan benar, makan makanan dan minuman sehat, tidak meludah sembarangan, tersedia jamban sehat, rutin olah raga, memberantas jentik nyamuk, tidak merokok diarea sekolah, pemeriksaan berat dan tinggi badan. Hasil kegiatan menunjukkan pemeriksaan berat badan siswa rata-rata kelas 5 SDN 24 Kabupaten Seluma adalah 46 kg, sementara rata-rata tinggi badan siswa kelas 5 SDN 24 Kabupaten Seluma ialah 138 cm. Hasil pre-test dan post-test, terdapat peningkatan pengetahuan siswa terkait pengetahuanya tentang PHBS dan cara cuci tangan yang benar
Pemberdayaan Kader Dalam Peningkatan Pengetahuan Ibu Balita Tentang Asupan Gizi Balita Dan Upaya Deteksi Dini Masalah Gizi Balita Untuk Mencegah Stunting Yuli Farida; Mardianti; Lia Komalasari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 4 No. 12 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v4i12.2027

Abstract

Stunting merupakan gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang yang ditandai dengan panjang atau tinggi badannya berada di bawah standar. Ibu balita memiliki peran penting dalam menyiapkan hidangan bergizi terutama keluarga yang memiliki balita. Pengetahuan ibu yang baik tentang gizi, pasti akan diterapkan dalam setiap hidangan yang akan mereka konsumsi setiap hari agar kebutuhan gizi terpenuhi. Kader posyandu berperan sebagai motivator kesehatan dan penyuluh kesehatan dan mampu melakukan penimbangan dan penyuluhan gizi. Mengingat kader posyandu adalah orang yang sangat dekat dengan masyarakat termasuk ibu balita, maka penting untuk melakukan pemberdayaan kader dalam upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan ibu balita dan kader mengenai asupan gizi balita serta meningkatkan keterampilan kader dalam melakukan pengukuran berat badan dan Tinggi Badan balita , sesuai dengan standar dalam KMS. Penyuluhan dan pelatihan serta pendampingan kader posyandu dilaksanakan pada kegiatan ini, Terjadi peningkatan rerata pengetahuan kader dan ibu balita tentang gizi balita sebanyak 24,5 poin dan seluruh kader mampu melakukan pengukuran BB (Berat Badan) dan TB (Tinggi Badan) balita serta mencatatnya di KMS. Disarankan agar ibu balita melakukan pemenuhan gizi balita dengan didampingi kader dan dievaluasi oleh bidan desa setempat dalam upaya pencegahan balita stunting