cover
Contact Name
Ade Herman Surya Direja
Contact Email
adehermansuryadireja@gmail.com
Phone
+6282182997717
Journal Mail Official
admin@journal.mandiracendikia.com
Editorial Address
urnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Bengkulu, Indonesia Jl. Padat Karya No 25 Kelurahan Sumur Dewa Kecamatan Selebar Kota Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia (JPKM-MC)
ISSN : -     EISSN : 29632188     DOI : 10.70570
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia (JPKM-MC) adalah Jurnal Pengabdian Masyarakat untuk scope Multidisiplin Ilmu, dengan scope keilmuan seperti Kesehatan (Keperawatan, Kebidanan, Kesehatan Masyarakat, Kedokteran, Analis, Rekam Medis dll), Ilmu Komputer, Kemasyarakatan, Manajemen, Ekonomi, Manajemen, Agama, Ilmu Hukum, Pendidikan, Pertanian, Sastra, Teknik, Dan Bidang Ilmu Lainnya. Journal title Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia (JPKM-MC)
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 543 Documents
Pengenalan & Edukasi Tentang Peningkatan Kemampuan Keluarga Dalam Perawatan Pasien Krisis Hipertensi Di Rumah Melalui Pendekatan “Family Support Education” Di UPTD Puskesmas Gurah Kabupaten Kediri Vela Purnamasari; Wahyu Tanoto; Neny Triana; Nove Lestari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v5i1.2090

Abstract

Krisis hipertensi merupakan akibat dari hipertensi yang tidak terkontrol dengan baik, ditandai dengan tekanan darah yang sangat tinggi sehingga diperlukan pertolongan awal serta perawatan untuk mengontrol tekanan darah dengan cara penatalaksanaan farmakologis maupun non farmakologis. Penatalaksanaan non farmakologis dengan cara modifikasi gaya hidup dengan selalu menerapkan pola hidup sehat. Penerapan pola hidup yang sehat pada pasien krisis hipertensi sangat dipengarungi oleh support yang diberikan oleh keluarga. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberikan pengenalan dan edukasi pada keluarga tentang pentingnya family support education sebagai upaya meningkat kemampuan keluarga dalam perawatan pasien krisis hipertensi dirumah melalui pengenalan dan edukasi. Metode pelaksanaan kegiatan ini dilakukan melalui penyuluhan dengan melibatkan 25 keluarga yang memiliki anggota keluarga dengan riwayat krisis hipertensi. Pelaksanaan kegiatan pengabdian dilakukan dalam 2 sesi yakni : pengenalan dan edukasi tentang family support education dan sesi diskusi dan Tanya jawab hasil dari kuesioner yang telah di isi oleh responden. Hasil kegiatan pengabdian adalah terjadi peningkatan pengetahuan dan kemampuan keluarga dalam memahami tentang perawatan pasien krisis hipertensi di rumah dengan pendekatan family support education yakni dari sebagian (50%) dalam kategori kurang (sebelum kegiatan) meningkat menjadi hampir seluruhnya (80%) dalam kategori baik. Edukasi dan pengenalan dapat meningkatkan pemahaman keluarga tentang modifikasi gaya hidup dan tata cara perawatan anggota keluarga dengan krisis hipertensi dirumah. Metode pengenalan dan edukasi dapat dijadikan sebagai salah satu media penyampaian informasi dalam peningkatan kemampuan keluarga dalam perawatan pasien krisis hipertensi dirumah
Edukasi Penggunaan Mobile JKN dalam Upaya Pemanfaatan Layanan Kesehatan di Desa Karlutu Warasiwa Minnalia Soakakone; Mersy Delty Kainama; Lea Mediatrix Janwarin; Trixie Leunupun; Herry Jotlely; Pollan Versilia Wuritimur
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v5i1.2093

Abstract

Pemanfaatan aplikasi Mobile JKN masih tergolong rendah pada masyarakat pedesaan. Kondisi ini juga terlihat di Desa Karlutu Warasiwa, di mana sebagian besar peserta JKN belum mengetahui manfaat dan tata cara penggunaan aplikasi, sehingga masih mengandalkan pelayanan manual di fasilitas kesehatan. PKM ini bertujuan meningkatkan literasi digital dan keterampilan masyarakat dalam menggunakan Mobile JKN melalui edukasi, demonstrasi, dan pendampingan. Kegiatan melibatkan 45 responden yang merupakan peserta JKN aktif. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan pengetahuan dari skor rata-rata 42% menjadi 84%. Responden juga mampu mengoperasikan fitur antrean online, perubahan data peserta, dan pengecekan status kepesertaan. Kegiatan ini berdampak positif pada peningkatan efisiensi akses layanan kesehatan dan mendorong kemandirian masyarakat dalam pemanfaatan aplikasi kesehatan digital
Workshop Zat Aditif Berbahaya dan Cara Identifikasinya Menggunakan Bahan Sederhana Kartika Rahma; Frida Octavia Purnama; Dyah Ayuwati Waluyo; Nurraya Lukitasari; Azizah Indah Setiowati; Azzahra Putri Pratiwi; Olyvia Azzahra Putri; Tarisya Anilya Dwi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v5i1.2102

Abstract

Penggunaan zat aditif dalam pangan dilakukan untuk meningkatkan kualitas pangan tetapi masih sering terjadi penyalahgunaan zat aditif yang dilarang, seperti boraks dan formalin. Boraks dan formalin dapat terakumulasi di tubuh dan menyebabkan berbagai gangguan kesehatan, oleh karena itu masyarakat perlu mengetahui deteksi dini secara sederhana untuk mengetahui kandungan boraks dan formalin di dalam suatu bahan makanan. Metode yang digunakan yaitu pendekatan edukatif dan partisipatif melalui ceramah interaktif, diskusi serta pendampingan pengujian sampel secara kualitatif. Hasil dari kegiatan ini 100% warga memahami bahaya boraks dan formalin. Selain itu, antusiasme warga untuk melanjutkan program juga terlihat dari 9 orang menyatakan sangat setuju untuk dilanjutkan dan 11 orang setuju untuk dilanjutkan. Dengan demikian kegiatan pengabdian kepada masyarakat di kelurahan Jagakarsa berhasil meningkatkan pemahaman mitra mengenai bahaya zat aditif dan deteksi dini yang aplikatif
Pelayanan Publik Aparatur Sipil Negara (ASN) Profesional, Humanis Berbasis HAM Eri Arianto; Yulfa Mulyeni; Rifqi Devi Lawra; Aermadepa; Yulia Nizwanai
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v5i1.2103

Abstract

Pelayanan Publik Berbasis Hak Asasi Manusia di Kantor Bupati Kabupaten Solok Sumatera Barat, ditemukan bahwa Implementasi dari Kebijakan Pelayanan Publik Berbasis Hak Asasi Manusia di Kantor Bupati Kabupaten Solok Sumatera Barat sudah berjalan dengan baik. Meskipun ada beberapa indikator yang masih belum berjalan dengan semestinya. Pertama pada variabel komunikasi, informasi kebijakan sudah disampaikan dengan kepada pelaksana namun belum secara luas kepada pengakses layanan di kantor Bupati Kabupaten Solok Sumatera Barat. Kebijakan Peningkatan Pemahaman Hak Asasi Manusia (P2HAM) telah mengalami dua kali pergantian namun tetap konsisten melaksanakan aturan yang berlaku tanpa adanya pertentangan. Kedua variabel sumber daya, dari empat ketersediaan sumber daya yang diperlukan tiga diantaranya yaitu sumber daya manusia, informasi dan kewenangan telah tersedia dengan baik. Namun indikator fasilitas masih terkendala anggaran biaya. Selanjutnya pengangkatan birokrat dalam variabel disposisi telah sesuai dengan kompetensi yang dibutuhkan di dalam tim. Sedangkan insentif, terdapat pemberian penghargaan kepada unit kerja namun tidak cukup mempengaruhi disposisi pelaksana untuk lebih mendukung pelaksanaan kebijakan P2HAM. Variabel terakhir yaitu struktur birokrasi, tidak tersedianya SOP pelaksanaan P2HAM dan adanya pembagian kerja yang cukup menghambat koordinasi pelaksanaan kebijakan P2HAM.
Pemberian Edukasi Tentang Pijat Effleurage Untuk Mengurangi Nyeri Punggung Pada Ibu Hamil Trimester III Bella Riska Ayu; Junie Harista; Erina Chintya Angraini
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v5i1.2104

Abstract

Nyeri punggung bawah adalah salah satu ketidaknyamanan yang paling umum dialami oleh ibu hamil trimester ketiga karena peningkatan ukuran rahim, perubahan postur tubuh, dan ketegangan muskuloskeletal. Terapi komplementer seperti pijat effleurage menawarkan teknik non-farmakologis, aman, dan mudah diterapkan untuk mengurangi nyeri selama kehamilan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengenalkan serta meningkatkan pengetahuan ibu hamil trimester III tentang pijat effleurage yang dapat digunakan untuk mengurangi nyeri punggung pada ibu hamil di TPMB Lina Contesa. Metode kegiatan meliputi ceramah tanya jawab, demonstrasi gerakan pijat effleurage, dan evaluasi. Kegiatan penyuluhan dilaksanakan di Tempat Praktik Mandiri Bidan (TPMB) Lina Contesa Kota Palembang yang diikuti oleh 9 pasangan suami istri. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman pasangan suami dan istri tentang pijat effleurage yang dapat digunakan untuk mengurangi nyeri punggung pada ibu hamil serta dapat memberikan dampak positif bagi ibu hamil dengan mengimplementasikan pijat effleurage ketika mengalami nyeri punggung pada trimester III. Pijat effleurage terbukti menjadi salah satu terapi komplementer yang efektif dan mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari
Media Edukasi Dalam Pemantauan Status Gizi Dengan Diagram IMT Tengku Hartian SN; Mhd Azrul Azaviq; Cahya Wulandari; Suci Oktavia Ramadhani; Shella Diah Nenanda; Nur Sufia; Hanadia Haifa; Hasiffa Istia Zahwa; R. Sofiani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v5i1.2105

Abstract

Pemantauan status gizi merupakan upaya penting dalam mendeteksi dini permasalahan gizi pada anak usia sekolah. Proyek independen ini bertujuan mengembangkan dan menerapkan media edukasi pemantauan status gizi menggunakan diagram Indeks Massa Tubuh (IMT) berbahan tripleks sebagai sarana edukasi dan skrining sederhana di lingkungan sekolah. Kegiatan dilaksanakan melalui pengukuran antropometri berupa berat badan dan tinggi badan siswa, perhitungan nilai IMT, serta pengelompokan status gizi berdasarkan kategori ambang batas IMT. Sasaran kegiatan adalah siswa kelas VII SMPN 2 Pekanbaru. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa media diagram IMT berbahan tripleks mudah digunakan dan membantu siswa, guru, serta petugas UKS dalam memahami status gizi secara visual. Media ini juga meningkatkan kesadaran akan pentingnya pemantauan status gizi secara rutin sebagai upaya promotif dan preventif kesehatan
Penyuluhan Manajemen Stres Dan Trauma Pasca Bencana Di Desa Masani Kabupaten Poso Fauziah H. Tambuala; Fany Lairin Djala; Dwi Debi Tampa’i
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v5i2.2109

Abstract

Bencana alam yang terjadi di Desa Masani, Kabupaten Poso, tidak hanya menimbulkan dampak fisik, tetapi juga berdampak signifikan terhadap kondisi psikologis masyarakat, seperti stres dan trauma pascabencana. Kurangnya pemahaman masyarakat mengenai manajemen stres serta penanganan trauma berpotensi memperburuk kesehatan mental dan menghambat proses pemulihan pascabencana. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini yang dilaksanakan pada bulan Desember 2025 bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan masyarakat Desa Masani dalam mengenali, mengelola, dan mengatasi stres serta trauma pascabencana secara mandiri dan berkelanjutan. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi penyuluhan edukatif, diskusi interaktif, serta latihan sederhana manajemen stres dan relaksasi yang disesuaikan dengan kondisi dan budaya setempat. Sasaran kegiatan adalah masyarakat terdampak bencana, khususnya orang dewasa dan tokoh masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai konsep stres dan trauma, gejala yang muncul, serta strategi sederhana untuk mengelolanya. Peserta juga menunjukkan respon positif dan partisipasi aktif selama kegiatan berlangsung. Dengan adanya penyuluhan ini, diharapkan masyarakat Desa Masani mampu meningkatkan ketahanan psikologis dan mendukung proses pemulihan kesehatan mental pascabencana.
Sosialisasi Edukasi Delapan Hidup Bersih Dan Sehat Di SDN 010 Batam Kota Rizki Sari Utami Muchtar; Wulan Pramadhani; Annisa Olivia; Naiza Amelia Putri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v5i2.2110

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan seperangkat perilaku yang dilakukan atas dasar kesadaran sebagai hasil pembelajaran yang membuat seseorang, keluarga, kelompok atau masyarakat mampu menolong dirinya sendiri di bidang kesehatan dan berperan aktif dalam mewujudkan kesehatan lingkungan. Penerapan PHBS menjadi langkah penting dalam menciptakan masyarakat yang produktif dan berkualitas. Salah satu sasaran utama penerapan PHBS adalah siswa Sekolah Dasar (SD), mengingat pada usia tersebut anak-anak berada dalam tahap pembentukan karakter dan kebiasaan jangka panjang, termasuk kebiasaan dalam menjaga kesehatan diri dan lingkungan sekitarnya. Delapan indikator PHBS yang diterapkan di sekolah antara lain mencuci tangan pakai sabun, menggunakan jamban sehat, mengonsumsi jajanan sehat, melakukan aktivitas fisik, memberantas jentik nyamuk, tidak merokok di lingkungan sekolah, menimbang berat badan dan mengukur tinggi badan secara berkala, serta membuang sampah pada tempatnya. Pelaksanaan indikator-indikator tersebut diyakini mampu mengurangi risiko penyakit, meningkatkan kesehatan anak, dan mendukung proses belajar yang optimal
Peningkatan Pengetahuan Dan Perilaku Pencegahan Hipertensi Melalui Edukasi Kesehatan, Senam Hipertensi, Dan Terapi Rendam Kaki Air Hangat Jahe Merah Di RW 07 Kelurahan Cibeber Reini Astuti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v5i2.2113

Abstract

Kesehatan merupakan aspek fundamental dalam kehidupan manusia yang berperan penting dalam menentukan kualitas hidup seseorang. Menurut World Health Organization (WHO), kesehatan didefinisikan sebagai suatu keadaan sejahtera secara fisik, mental, dan sosial, serta bukan hanya bebas dari penyakit atau kelemahan saja (WHO, 1948). Definisi ini menegaskan bahwa kesehatan tidak hanya berfokus pada ketiadaan penyakit, tetapi juga mencakup keseimbangan dan kondisi optimal dari berbagai aspek kehidupan seseorang. Salah satu masalah kesehatan yang sering dihadapi oleh masyarakat global adalah hipertensi atau tekanan darah tinggi. Hipertensi merupakan kondisi medis di mana tekanan darah dalam arteri meningkat secara terus-menerus sehingga dapat menyebabkan risiko berbagai penyakit serius, seperti penyakit jantung dan stroke. WHO mendefinisikan hipertensi sebagai kondisi ketika tekanan darah sistolik mencapai atau melebihi 140 mmHg dan/atau tekanan darah diastolik mencapai atau melebihi 90 mmHg (WHO, 2021). Hipertensi dikenal sebagai “silent killer” karena seringkali tidak menunjukkan gejala yang jelas, namun dapat menimbulkan komplikasi serius jika tidak ditangani dengan baik. Masalah hipertensi menjadi perhatian penting dalam bidang kesehatan masyarakat karena prevalensinya yang tinggi dan dampak negatifnya terhadap morbiditas dan mortalitas global. Oleh karena itu, pemahaman yang mendalam tentang konsep kesehatan dan hipertensi sangat penting sebagai dasar dalam upaya pencegahan dan penanganan penyakit ini.
Upaya Deteksi Dini Asam Urat Dan Edukasi Pencegahan Nyeri Sendi Pada Lansia Osteoarthritis Di RT 09 Kelurahan Lebung Gajah Palembang Italia
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jpkmmc.v5i2.2114

Abstract

Di Indonesia, prevalensi osteoarthritis meningkat secara signifikan dengan usia. Aangka prevalensi OA bertambah pada usia lanjut: 11,1% pada usia 45–54 tahun, 15,5% pada usia 55–64 tahun, hingga 18,6–18,9% pada usia > 65 tahun. (Riskesda 20218 didalam Yani C, Sudarsono, Nurul F. 2024) Osteoarthritis merupakan salah satu penyakit degeneratif yang paling sering dialami oleh lansia dan ditandai dengan kerusakan sendi yang menyebabkan nyeri, kaku, dan keterbatasan aktivitas. Seiring bertambahnya usia, elastisitas tulang rawan menurun sehingga sendi menjadi lebih rentan terhadap peradangan dan nyeri kronis. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dalam bentuk pemeriksaan kadar asam urat serta edukasi kesehatan mengenai osteoarthritis guna meningkatkan pengetahuan lansia, mencegah komplikasi, dan meningkatkan kualitas hidup lansia.