cover
Contact Name
muhammad yunus
Contact Email
stisalmaliki121@gmail.com
Phone
+6285217215163
Journal Mail Official
stisalmaliki121@gmail.com
Editorial Address
Koncer Darul Aman, Kec. Tenggarang, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur
Location
Kab. bondowoso,
Jawa timur
INDONESIA
AGHNINA: Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah
ISSN : -     EISSN : 30637880     DOI : -
Core Subject : Religion, Social,
AGHNINA: Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah is a journal that publishes current original research on the study of economics, business, business ethics, finance, contracts, economic thought, and contracts in economics using a Sharia economic law perspective.
Articles 19 Documents
KONSTRUKSI AL-UQUD AL-MURAKKABAH PADA TRANSAKSI GO-FOOD BERBASIS HUKUM EKONOMI SYARIAH amalia, roviatul; Ubaidillah; Muhammad Yunus
Aghnina : Jurnal Hukum Ekonomi Syari'ah Vol. 1 No. 1 (2024): Published
Publisher : Program Studi Hukum Ekonomi Syari'ah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Perkembangan transaksi jual beli semakin pesat seiring dengan berkembangnya elektronik yang semakin modern. Hal ini yang menjadi stimulus masyarakat untuk lebih menkaji lebih komprehensif terhadap improvisasi transaksi jual beli. termasuk transaksi tentang kuliner yang dewasa ini semakin menjanjikan seperti yang di tawarkan oleh salah satu aplikasi gofood. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini bermaksud untuk mengatuhi dan mendiskripsikan konstruksi akad ganda pada transaksi gofood, serta untuk mengetahui pandangan hukum ekonomi syariah terhadap transaksi tersebut. sehingga peneliti menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus untuk mengetahui dan mendeskripsikan transaksi tersebut. metode ini menggunakan teknik pengumpulan data yaitu observasi partisipan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Serta analisis datanya menggunakan reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini yang berkaitan dengan praktik transaksi gofood yaitu Praktiknya konsumen harus memiliki aplikasi grab, lalu masuk pada layar gambar makanan yang utama, konsumen memilih menu, customer menetapkan alamat lokasi, customer melakukan pesanan melalui online, pihak grab melakukan pemesanan pada pihak warung dengan sistem pembayaran COD, grab kemudian mengantarkan pada lokasi customer transaksi diwilayah alun-alun Bondowoso ini termasuk Al-‘Uqūd al-Murakkabah dalam pengunaan 2 akad dalam 1 transaksi, yakni akad istisna’ dengan akad wakalah. Kata Kunci: Kontruksi, al-uqud al-murakkabah, go-food
DINAMIKA ARISAN DALAM PANDANGAN HUKUM ISLAM DI JAYAPURA PAPUA vathimatuz zahroh; Ahmadi
Aghnina : Jurnal Hukum Ekonomi Syari'ah Vol. 1 No. 1 (2024): Published
Publisher : Program Studi Hukum Ekonomi Syari'ah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Arisan pada akhir-akhir ini menjadi trend dan kebanggaan masyarakat baik menengah kebawah atau sosialita. Arisan juga salah satu alternatif pemenuhan kebutuhan hidup demi keberlangsungan menyambung dan bertahan hidup. Sehingga perlunya kepastian hukum demi menjaga keabsahan transaksi masyarakat di jayapura papua. Hadirnya hukum islam sangat membantu bagi pelaku arisan sebagai pedoman dalam bermuamalah. Sehingga peneliti ingin memberikan sumbangsih pengetahuan dengan tujuan menjadi rujukan bagi pelaku atau pegiat arisan. Penelitian ini menggunakan jenis kualitatif dan kepustakaan dengan pendekatan deskriptif dengan teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi literatur dan analisisnya dengan pendekatan hukum islam. Sehingga penelitian ini menghasilkan Arisan dengan sistem menurun, arisan dengan sistem perbedaan nominal, dan arisan barang. Dalam praktiknya arisan online menggunakan akad qardh, wakâlah, bahkan mengandung unsur riba, maisir dan gharar. Kata Kunci: Dinamika, Arisan, Hukum Islam
ANALISIS HUKUM ISLAM TERHADAP BISNIS AFFILIATE MARKETING PADA MARKETPLACE TIKTOKSHOP Hasyim Asy’ari, Hasyim Asy’ari; Faizul Abrori
Aghnina : Jurnal Hukum Ekonomi Syari'ah Vol. 1 No. 1 (2024): Published
Publisher : Program Studi Hukum Ekonomi Syari'ah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dunia bisnis semakin berkembang yang awalnya hanya di dunia nyata akan tetapi berkembang ke dunia maya. Artinya pelaku bisnis mulai mengikuti perkembangan zaman yang sudah barang tentu sangat modern. Sehingga perlu kiranya ada bantuan pencerahan dibidang muamalah untuk meberikan pandangan hukum terkait dengan apapun aktivitas yang dilakukan oleh pelaku bisnis. Oleh karena itu, peneliti ingin ikut sumbangsih pemberian hukum tentang bisnis affiliate marketing pada marketplace tiktokshopdengan tujuan supaya pelaku bisnis tidak bimbang dalam melakukan usahanya yang digeluti. Penelitian ini menggunakan jenis literatur review dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan datanya dengan memakai studi dokumentasi literatur kontemporer dengan memadukan buku-buku klasik sebagai telaah analisis. Sehingga menghasilakan bisnis affiliate ini diperbolehkan dalam hukum ekonomi syariah karena diqiyaskan dengan akad jualah.Sedangkan praktiknya harus menyesuaikan atau ikut aturan fitur marketplace tiktokshop. Sehingga pengguna baru harus menyiapkan segala bentuk persyaratannya demi keberlangsungan penggunaan aplikasi tiktopshop.
KONSEP IJARAH ALA AL-‘AMAL DALAM PENETAPAN UJRAH BURUH TANI CABAI PERSPEKTIF HUKUM EKONOMI SYARIAH rafiqie, musyaffa; Erfan Habibi
Aghnina : Jurnal Hukum Ekonomi Syari'ah Vol. 1 No. 1 (2024): Published
Publisher : Program Studi Hukum Ekonomi Syari'ah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena sewa-menyewa merupakan representasi dari akad ijarah. Termasuk menyewa jasa seseorang untuk menjadi buruh dalam bertani cabai. Oleh karena itu perlunya penentuan hukum tentang hal tersebut supaya buruh tani tidak lagi ragu memikirkan upah atau ujrah yang ia terima, apakah upah yang termasuk dilarang atau diperbolehkan. Sehingga tak perlu memikirkan sehingga sampai mengganggu dalam bekerja. Penelitian ini merupakan jenis penelitian lapangan (fieldresearch) yaitu penelitian berdasarkan pengambilan data-data dari obyek penelitian yang sebenarnya, dengan bentuk penelitian hukum normatif-empiris yaitu dengan penggabungan antara hukum normatif dengan adanya unsur empiris. Pendekatan yang digunakan peneliti adalah kualitatif. Untuk mendapatkan data yang dibutuhkan. peneliti menggunakan sumber data primer dan sumber data skunder. Adapun metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dokumentasi. Kemudian data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif analisis. Penelitian ini memberikan kesimpulan, pertama, bahwa penetapan upah buruh tani cabai dilakukan secara unformal dan tidak tertulis, penetapan upah didasari atas tradisi dan kebiasaan. Adapun syarat dan rukunnya diketahui bahwa sistem penetapan upah buruh tani cabai telah sesuai dengan ketentuan akad Ijarah Ala Al-‘Amal, akan tetapi dari segi keadilan, pemberian upah ini masih kurang.
LEGALITAS TRANSAKSI CRYPTOCURRENCY DALAM PRESPEKTIF HUKUM EKONOMI ISLAM Eka Susilawati, Eka Susilawati; Muhammad Raqib, Muhammad Raqib
Aghnina : Jurnal Hukum Ekonomi Syari'ah Vol. 1 No. 1 (2024): Published
Publisher : Program Studi Hukum Ekonomi Syari'ah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cryptocurrency merupakan improvisasi baru dalam bisnis digitalisasi. Hal ini untuk mempermudah bagi pelaku bisnis untuk melakukan pembayaran secara digital. Karena cryptocurrency ini merupakan salah satu alternatif paling mudah untuk dilakukan. Oleh karena itu, perlu kiranya untuk mengetahui legalitas pada transaksi tersebut. Sehingga peneliti ingin memberikan sumbangsih pemikiran tentang transaksi tersebut. Penelitian ini mengunakan jenis library research (kepustakaan) dengan pendekatan normatif. Teknik pengumpulan datanya dengan menganalisis dokumentasi tertulis. Sedangkan hasi dari penelitian ini adalah Cryptocurrency merupakan mata uang digital tidak memiliki bentuk fisik. Namun, resmi dilegalkan sebagai komoditas yang dapat diperdagangkan. Akan tetapi, dalam pandangan hukum Ekonomi Islam cryptocurrency itu tidak diperbolehkan (haram) karena bersifat gharar.
Jual Beli Online Dengan Sistem Dropshipping Perspektif Hukum Islam Samsul, Mohammad Samsul Arifin; ubaidillah; Ahmad Khoirin Andi; Muhammad Heru Hresnawanza
Aghnina : Jurnal Hukum Ekonomi Syari'ah Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : Program Studi Hukum Ekonomi Syari'ah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Seiring berjalannya waktu e-commerce menjadi berkembang sangat pesat dalam hal inovatif transaksi jual beli, salah satunya adalah model transaksi jual beli dropshipping. Model transaksi ini mengundang beberapa ikhtilaf ulama terkait keabsahan transaksi tersebut. oleh karena itu, perlu diobservasi lebih mendalam mengenai status keabsahannya, mengingat bahwa dalam jual beli, objek jual beli (المبيع) setidaknya harus dimilikiterlebih dahulu oleh penjual baik dalam hukum fikih muamalah maupun dalam peraturan perundang-undangan, karena dalam hukum positif tidak ada yang secara spesifik langsung mengatur tentang jual beli dropship. Untuk menjawab problem yang ada dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode penelitian dengan jenis penelitian kualitatif yang bersifat diskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara dan observasi. Kemudian data-data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan verifikasi data. Berdasarkan hasil diskusi, jual beli dengan sistem dropship dalam pandangan hukum islam adalah diperbolehkan bila akadnya menggunakan akad wakalah. Kata kunci: Dropshipping, Hukum Islam
Studi Komparatif Perjanjian Waralaba: Tinjauan Hukum Positif dan Hukum Islam hartina, astutik; bin Thohir, Moh. Muafi
Aghnina : Jurnal Hukum Ekonomi Syari'ah Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : Program Studi Hukum Ekonomi Syari'ah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Waralaba merupakan salah satu bentuk perjanjian bisnis yang melibatkan pemberian hak oleh pihak franchisor kepada franchisee untuk memanfaatkan merek, logo, dan sistem operasi yang telah dikembangkan. Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah bagaimana perjanjian waralaba ditinjau dari perspektif hukum positif dan hukum Islam. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan yuridis normatif, yaitu menganalisis peraturan perundang-undangan yang mengatur perjanjian waralaba serta pandangan ulama tentang konsep perjanjian dalam Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waralaba secara hukum positif diatur dalam Peraturan Pemerintah No. 42 Tahun 2007 dan memenuhi syarat sahnya perjanjian berdasarkan Pasal 1320 KUHPerdata. Dalam perspektif Islam, waralaba dapat dikategorikan sebagai akad syirkah ‘inan selama tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip syariah, seperti larangan riba, gharar, dan objek yang diharamkan. Dengan demikian, perjanjian waralaba tidak bertentangan dengan hukum Islam, asalkan berpedoman pada prinsip kemaslahatan dan menjauhi unsur-unsur yang dilarang dalam syariat.
TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PRAKTIK TRANSAKSI JUAL BELI MINDRING asyari, hasyim
Aghnina : Jurnal Hukum Ekonomi Syari'ah Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : Program Studi Hukum Ekonomi Syari'ah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64431/ag.v1i2.113

Abstract

Penelitian ini mengkaji praktik jual beli mindring di Desa Bendelan, Kecamatan Binakal, Kabupaten Bondowoso, yang seringkali menyebabkan kerugian bagi penjual akibat penunggakan pembayaran oleh pembeli. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara terhadap penjual dan pembeli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transaksi mindring dilakukan dengan penjual mendatangi pembeli, yang kemudian memilih barang dan sistem pembayaran, baik tunai maupun kredit. Dalam transaksi kredit, disepakati harga, periode, dan tempo pelunasan. Meskipun transaksi ini memenuhi syarat dan rukun jual beli menurut syariat Islam, ketidakpatuhan pembeli terhadap kesepakatan tempo pembayaran menyebabkan kerugian bagi penjual. Hal ini menimbulkan ketidakridhoan dari pihak penjual, yang menurut hukum Islam, membuat transaksi tersebut tidak sah karena adanya unsur kerugian.
Implementasi akad syirkah antara brand dan endorsement dimedia sosial ditinjau dari perspektif hukum islam Alfian, Alfianto; yunus, muhammad
Aghnina : Jurnal Hukum Ekonomi Syari'ah Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : Program Studi Hukum Ekonomi Syari'ah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilatar belakangi oleh beredarnya sistem endorsement anatra brand dan selebgram yang mana di hukum islam bernama dengan akad syirkah. Peneliti menemukan adanya ketidak sesuaian dengan hukum isalam mengenai sistem kerja sama endorsement mengenai praktiknya biasanya sistem endors mereka menggunakan kesepakatan diawal memengenai pengerjaan dan sistemnya yang mana semua pihak wajib untuk mematuhi apa yg disepakati. Peneltian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi akad syirkah antara endorsement dan brand di media sosial ditinjau dari perspektif hukum islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek selebgram, pihak brand, dan konsumen. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan studi pustaka, kemudian dianalisis tematik. Penelitian ini bertujuan mengkaji praktik endorsement dalam perspektif syirkah wujuh dan implikasinya terhadap hukum syariah. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa praktik endorsement dalam perspektif syirkah wujuh dapat diterima dalam hukum Islam selama memenuhi prinsip kejujuran dan transparansi antara pihak selebgram, brand, dan konsumen. Endorsement yang dilakukan oleh selebgram dengan mengandalkan kredibilitas dan reputasi tanpa modal fisik sejalan dengan konsep syirkah wujuh, di mana wibawa dan kepercayaan memainkan peran penting dalam kerja sama. Namun, risiko terkait kredibilitas selebgram dapat memengaruhi reputasi produk dan merek, serta kepercayaan konsumen. Temuan juga menunjukkan bahwa peran etika dan tanggung jawab dalam promosi sangat penting untuk menjaga keadilan bagi semua pihak yang terlibat, sesuai dengan prinsip syariah. Kata Kunci: Hukum Islam, Endorsement, Akad Syirkah
The Role of Notaries in Drafting and Registering Online Fiduciary Security Deeds from the Perspective of Sharia Economic Law Barokah , Tika Siti; Hafizd, Jefik Zulfikar
Aghnina : Jurnal Hukum Ekonomi Syari'ah Vol. 2 No. 1 (2025): published
Publisher : Program Studi Hukum Ekonomi Syari'ah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64431/ag.v2i1.117

Abstract

Notaries play a crucial role in society, especially in drafting authentic deeds as required by statutory regulations. Law No. 2 of 2014, amending Law No. 30 of 2004 on the Notary Profession, grants notaries the authority to create authentic deeds to ensure legal certainty, order, and legal protection. This study formulates two main problems: the role of notaries in assisting creditors with the online registration of fiduciary security deeds and the supporting and inhibiting factors they encounter in this process. Employing a juridical-sociological approach with descriptive-analytical methods and purposive sampling for data collection, the study uses both primary and secondary data analyzed qualitatively. The findings show that, based on Law No. 42 of 1999 on Fiduciary Security, the registration of fiduciary security ensures legal certainty and protection for both grantors and recipients. It is further stipulated that fiduciary registration must be completed within 30 days of the notarial deed’s issuance, and the deed must be distinct from the principal agreement.

Page 1 of 2 | Total Record : 19