cover
Contact Name
Syafriani
Contact Email
syafrianifani@gmail.com
Phone
+6281276299789
Journal Mail Official
syafrianifani@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai No.23 Bangkinang Kota- Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Science: Indonesian Journal of Science
ISSN : -     EISSN : 30628784     DOI : https://doi.org/10.31004/fdfy2e35
Science: Indonesian Journal of Science adalah jurnal multidisiplin ilmu, Indonesian Journal of Sciences merupakan jurnal peer review, open accses yang menerbitkan artikel Penelitian, hasil karya Disertasi, Tesis, Skripsi, Karya Tulis Ilmiah, Makalah Penelitian, Resensi Buku, Study Kasus, Laporan Kasus, Sistematik Review, dll. Jurnal ini berguna bagi tenaga Profesi, mahasiswa, tenaga pengajar, peneliti dan lainnya. Fokus dan scope: Kesehatan Masyarakat, Kesehatan Lingkungan, Promosi Kesehatan, Kesehatan dan keselamatan Kerja, Administrasi Kebijakan Kesehatan, Manajemen K3, Keperawatan, Farmasi, Ilmu Gizi, Fisioterapi, Radiologi, Psikologi, Kebidanan, Rekam Medis, Teknik Laboratorium Medik, Profesi Kesehatan, Kedokteran umum, Epidemiologi dan aspek kesehatan lainnya, Biologi, Kimia, Fisika, Statistik, Matematika, Peternakan, Pertanian (Agribisnis dan Agroteknologi) Indonesian Juornal of Science terbit 6 kali dalam setahun yaitu Januari, Maret, Mei, Juli, September, November
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 257 Documents
Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Keluhan Sick Building Syndrome pada Pegawai Yayasan DM Ikama Jakarta Utara Tahun 2024 Novianti, Ditya Putri; Muzakir, Haris
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 3 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i3.129

Abstract

Sick Building Syndrome (SBS) adalah kondisi kesehatan penghuni gedung yang menunjukkan gangguan kesehatan dikarenakan faktor lingkungan kerja dengan mutu udara yang buruk, terpapar polutan dalam ruangan, dan aliran udara yang tidak lancar pada bangunan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Faktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan Keluhan Sick Building Syndrome Pada Pegawai Yayasan Darul Ma’arif Ikama Jakarta Utara Tahun 2024 yang bekerja di dalam ruangan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari – Juli 2024. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan desain cross sectional. Sampel pada penelitian ini pegawai yang bekerja dalam ruangan berjumlah 53 responden dengan teknik total sampling. Hasil uji statistik mendapatkan variabel yang berhubungan dengan keluhan SBS, yaitu usia (P-value = 0.004), masa kerja (P-value = 0.008), dan kelembaban (P-value = 0.039). Sedangkan variabel yang tidak berhubungan, yaitu jenis kelamin (P-value = 0.311). Saran tersedia ventilasi yang cukup tiap ruang agar sirkulasi udara terus bertukar untuk menghindari pertembuhan jamur.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Keluhan Computer Vision Syndrome (CVS) pada Karyawan di PT X Tahun 2024 Hanifah, Dewi; Setyawan, Arif
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 3 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i3.131

Abstract

Computer Vision Syndrome (CVS) adalah gejala yang terjadi pada mata akibat penggunaan komputer, laptop, dan perangkat elektronik lainnya dalam waktu yang lama. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan keluhan CVS pada karyawan di PT X. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif berdesain studi cross-sectional dengan jumlah sampel yaitu 98 karyawan yang menggunakan komputer, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Berdasarkan hasil penelitian sebanyak 68 responden (69,4%) mengalami keluhan CVS. Hasil uji statistik diperoleh bahwa variabel yang terdapat hubungan dengan keluhan CVS adalah usia (pvalue = 0,003), jenis kelamin (pvalue = 0,028), masa kerja (pvalue = 0,012), durasi penggunaan komputer (pvalue = 0,028), jarak pandang mata ke layar monitor (pvalue = 0,038), dan variabel pencahayaan tidak terdapat hubungan dengan keluhan CVS (pvalue = 0,610). Oleh karena itu, disarankan bagi perusahaan untuk mengadakan sosialisasi kepada karyawan terkait gejala CVS dan cara pencegahannya
Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Keluhan Gotrak pada Pekerja Porter di Stasiun XY Tahun 2024 MU'AYAT, MUHAMMAD RAIHAN; Setyawan, Arif
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 3 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i3.132

Abstract

Keluhan Gangguan Otot Rangka merupakan kelainan pada otot rangka, mulai dari yang ringan hingga yang parah. Gangguan otot rangka dapat menganggung seseorang yang berkerja dalam kondisi sikap kerja tidak alamiah, salah satunya buruh angkat-angkut memiliki berbagai resiko. Oleh sebab itu, penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan keluhan gangguan otot rangka pada pekerja buruh angkut (Porter) di Stasiun XY tahun 2024. Jenis penelitian ini merupakan kuantitatif dengan desain cross sectional terdiri dari 390 pekerja. Pengambilan sampel menggunakan teknik sampling non probability sampling secara accidental sampling pada 115 pekerja buruh angkut (Porter). Data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan uji chi square. Analisis Univariat menunjukan bahwa Porter dengan keluhan Gangguan Otot Rangka yang di alami oleh 100 pekerja terdiri dari keluhan gangguan otot rangka  keluhan berat (74%), berumur tua (77%), Ukuran tubuh/IMT normal ( 65%), Masa kerja ≥ 5 tahun (70%), durasi kerja standar (51%) dan Sikap Kerja tidak alamiah risiko tinggi (73%). Hasi uji statistik bivariat menunjukan variabel yang berhubungan adalah umur (p=0.000), Masa Kerja (p=0.005) dan Sikap Kerja Tidak Alamiah (p=0.005).
Faktor Karakteristik Individu dan Pekerjaan yang Berhubungan dengan Keluhan Fotokeratitis pada Pekerja Pengelasan di Bengkel Las Kecamatan Jagakarsa Tahun 2024 Khusaini, Fakhri; Setyawan, Arif
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 3 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i3.133

Abstract

Fotokeratitis merupakan peradangan akut pada kornea dan konjungtiva yang muncul setelah terpapar percikan api pengelasan yang menghasilkan sinar Ultraviolet. Pekerja pengelasan termaksud salah satu pekerjaan yang berisiko pekerjanya mengalami fotokeratitis akibat radiasi sinar UV pengelasan. Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor karakteristik individu dan pekerjaan yang berhubungan dengan keluhan fotokeratitis pada pekerja pengelasan. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan jenis penelitian kuantitatif. Menggunakan data primer. Sampel pada penelitian ini sebanyak 80 pekerja dari total populasi. Pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik total sampling. analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan Uji chi square. Temuan penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara Penggunaan alat pelindung mata (P-value = 0,0001), Jarak Pengelasan (P-value = 0,028), Lama Paparan (P-value = 0,012) dengan keluhan fotokeratitis. Serta tidak ada hubungan antara Masa Kerja (P-value = 1,000), Usia (P-value = 0,144) dengan keluhan fotokeratitis. Disarankan agar pekerja tidak terlalu dekat dengan sumber radiasi ketika bekerja, serta menggunakan alat pelindung mata yang sesuai dengan standar khusus pengelasan.
Hubungan Beban Kerja dengan Kecelakaan Kerja pada Karyawan di PT Virajaya Riau Putra Kecamatan Tambang Tahun 2024 Susanti, Nur wahyuni; Taruna, John; Puteri, Ade Dita
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 3 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i3.135

Abstract

Kecelakaan kerja menjadi masalah serius yang perlu mendapat perhatian karena dampak dan kerugian yang dapat ditimbulkannya. Kerugian akibat kecelakaan kerja dapat dirasakan bagi karyawan maupun perusahaan tempat bekerja. Salah satu faktor yang mempengaruhi kecelakaan kerja adalah beban kerja. Beban kerja yang terus-menerus dan berlebihan dapat menjadi pemicu utama kecelakaan kerja. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan beban kerja dengan kecelakaan kerja pada karyawan di PT. Virajaya RiauPutra Kec. Tambang tahun 2024. Desain penelitian ini adalah menggunakan metode cross sectional. Penelitian dilakukan pada 24-28 Juni 2024 dengan jumlah sampel 75 responden menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil uji statistik diperoleh nilai p value (0.000). Artinya ada hubungan beban kerja dengan kecelakaan kerja pada karyawan di PT. Virajaya Riau Putra Kec. Tambang tahun 2024 Sarannya adalah diharapkan kepada pekerja agar mengurangi beban kerja agar terhindar dari kecelakaan kerja.       
Asuhan Keperawatan pada Ny. N dengan Hipertensi di Ruang Pejuang RSUD Bangkinang Tahun 2024 Tira tarianti; Indrawati
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 4 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i4.136

Abstract

Hipertensi adalah suatu keadaan dimana seseorang mengalami peningkatan tekanan darah diatas normal yang dapat mengakibatkan kesakitan (mortalitas). Hipertensi menjadi salah satu penyakit tidak menular yang paling banyak diderita masyarakat indonesia (34,1%), semakin meningkatnya prevalensi hipertensi dari tahun ke tahun dikarenakan jumlah penduduk yang bertambah dan kurangnya pemgetahuan tentang hipertensi. Untuk melakukan asuhan keperawatan pada pasien dengan hipertensi di RSUD Bangkinang. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan asuhan keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosa keperawatan, intervensi keperawatan, implementasi keperawatan, dan evaluasi keperawatan. Penelitian ini dilakukan di Ruang Pejuang RSUD Bangkinang. Hasil review yang telah dilakukan ditemukan adanya penurunan tekanan darah pada pasien. Ny. N saat pengkajian tekanan darahnya 150/100 mmHg dan saat evaluasi tekanan darah turun menjadi 120/79 mmHg. Pada penegakan diagnosa memiliki 4 masalah teratasi di hari ke tiga. Dari data klien terdapat kesenjangan antara teori dan asuhan keperawatan yang telah dilakukan yaitu ada 1 diagnosa yang tidak ditegakkan. Peneliti mampu melakukan asuhan keperawatan pada pasien dengan hipertensi di RSUD Bangkinang. Untuk kedepannya diharapkan dapat melakukan asuhan keperawatan dengan tepat dan akurat agar asuhan keperawatan dapat tercapai sesuai dengan masalah yang ditemukan pada klien.
Penerapan Asuhan Keperawatan Tn ”A” dengan Diagnosa Appendisitis dengan Terapi Pijat Pinggang Terhadap Intensitas Nyeri pada Post Operasi Diruang Teratai Damayanti, Irma; Andayani , Sri Astutik; Khotimah, Husnul
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 4 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i4.138

Abstract

Apendiktomi merupakan pengobatan melalui prosedur tindakan operasi hanya untuk penyakit apendisitis  atau pengangkatan usus buntu yang terinfeksi. Apendiktomi dilakukan sesegera mungkin untuk menurunkan risiko perforasi lebih lanjut seperti peritonitis atau abses. Tindakan apendiktomi akan menimbulkan efek pasca operasi berupa nyeri. Nyeri pasca operasi dapat terjadi baik setelah operasi besar maupun operasi yang relative kecil. Pembedahan apendisitis akan mengakibatkan rasa nyeri. Nyeri yang hebat pasca operasi akan dirasakan terutaa pada bagian dalam abdomen. Nyeri pada penderita post operasi akan mengalami pasien sulit untuk tidur karena pasien tidak dapat mengontrol rasa nyeri. Nyeri merupakan sensasi tidak menyenangkan yang dirasakan klien nyeri yang dialami klien pasca operasi usus buntu disebabkan oleh kerusakan jaringan akibat sayatan atau sayatan pada saat operasi. Rasa sakit pasca operasi menimbulkan reaksi fisik dan psikir seperti gangguan mobilitas, kecil kemungkinan untuk beraktivitas, susah tidur kehilangan nafsu makan dan kecemasan. Metode Penelitian: Laporan kasus ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan asuhan keperawatan. Subjek laporan kasus adalah seorang laki laki yang mengeluh nyeri perut dengan menggunakan terapi massase pinggang. Hasil Penelitian: setelah dilakukan intervensi nyeri akut pada kasus appendicitis dapat peningkatan terhadap terapi massase pinggang. Didapatkan hasil intervensi terapi massase pinggang /terapi pijat pada appendicitis yaitu untuk menghilangkan rasa nyeri perut. Kesimpulan: melihat dari hasil laporan kasus ini. Maka penerapan  intervensi terapi massase/terapi pijat pinggang marupakan intervensi yang tepat pada penangan kasus appendicitis.
Risiko Kesehatan Lingkungan Paparan Nitrogen Dioksida pada Pedagang Kaki Lima di Terminal Mandala, Rangkasbitung Syahriyah, Shilfia Fadhilatul; Inaku, Awaluddin Hidayat Ramli
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 3 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i3.140

Abstract

Setiap tahunnya pencemaran udara selalu menjadi suatu masalah kesehatan di Indonesia, salah satunya diakibatkan karena peningkatan transportasi. Terminal menjadi tempat dengan banyaknya aktivitas transportasi yang dapat menyebabkan peningkatan pencemaran udaraakibat gas buang yang mengandung Nitrogen Dioksida. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui risiko kesehatan lingkungan paparan Nitrogen Dioksida pada Pedagang Kaki Lima di Terminal Mandala. Jenis penelitian adalah kualitatif semi kuantitatif. Populasi yang digunakan adalah seluruh pedagang kaki lima di Terminal Mandala. Sampel yang digunakan sebanyak 63 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan Accidental Sampling. Analisis data yang dilakukan yaitu analisis univariat dan analisis risiko kesehatan lingkungan. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa rata-rata konsentrasi NO2 di Terminal Mandala sebesar 44,0551 µg/m3. Nilai Intake sebesar 0,0047 mg/kg/hari. Nilai RQ sebesar 0,24 mg/kg/hari. Seluruh pedagang kaki lima dinyatakan aman terhadap gangguan kesehatan (nilai RQ < 1). Diharapkan Para pedagang perlu membiasakan diri untuk menggunakan masker di area terminal untuk mengurangi risiko polusi udara. 
Hubungan Pengetahuan Gizi dan Asupan Energi Makanan Jajanan dengan Kejadian Gizi Lebih pada Santriwati Putri, Minazri Eka; Syafriani, Syafriani; Rizqi, Eka Roshifita
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 4 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i4.142

Abstract

Salah satu masalah gizi yang mengancam remaja sampai saat ini yang mendapatkan perhatian serius adalah gizi lebih. Gizi lebih terjadi akibat asupan energi yang masuk ke dalam tubuh lebih besar dibandingkan dengan energi yang dikeluarkan. Beberapa faktor yang mempengaruhi yaitu pengetahuan gizi dan asupan energi makanan jajanan. Tujuan penelitian ini mengetahui hubungan pengetahuan gizi dan asupan energi makanan jajanan terhadap kejadian gizi lebih pada santriwati di Pondok Pesantren Sulaiman Al Fauzan. Rancangan penelitian ini kuantitatif analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan pada tanggal 24-25 Mei 2024. Populasi dalam penelitian ini kelas X yang berjumlah 65 orang, diambil sampel 65 dengan metode total sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuesioner, SQ-FFQ, pengukuran berat badan dan tinggi badan. Hasil analisis univariat menunjukkan status gizi lebih (35,4%), pengetahuan gizi tidak baik (60%), dan asupan energi makanan jajanan tidak baik (50,8%). Hasil analisis bivariat menggunakan uji chi-square menunjukkan adanya hubungan pengetahuan gizi p=0,013 (p<0,05) dan tidak ada hubungan asupan energi makanan jajanan dengan gizi lebih p=0,669 (p>0,05). Kesimpulan ada hubungan pengetahuan gizi dengan gizi lebih namun tidak ada hubungan asupan energi makanan jajanan dengan gizi lebih. Disarankan untuk meningkatkan pengetahuan gizi dan penyuluhan jenis makanan jajanan aman & sehat pada santriwati.
Hubungan Pola Makan dan Tingkat Stres dengan Status Gizi pada Remaja di SMAN 1 Pekanbaru Okti, Maharani Nilam; Afrinis, Nur; Apriyanti, Fitri
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 4 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i4.143

Abstract

Pemenuhan kebutuhan gizi berperan penting untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan fisik dan psikis, karena pemenuhan zat gizi pada remaja perlu diperhatikan. Hal ini akan mempengaruhi status gizi pada remaja. Pola makan dan tingkat stres dapat memengaruhi status gizi remaja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya hubungan antara pola makan dan tingkat stres dengan status gizi pada remaja di SMAN 1 Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Populasi penelitian ini siswa kelas X dan XI berjumlah 774 orang, dengan sampel sebanyak 98 sampel. Menggunakan teknik pengambilan sampel stratified random sampling. Analisis data menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji Chi-Square. Pengambilan data menggunakan kuesioner Food Frequency Questionnaire (FFQ), Depression Anxiety Stress (DASS 42), pengukuran berat badan dan tinggi badan dengan alat timbangan dan microtoice. Hasil penelitian ini terdapat 67 responden (68,4%) memiliki status gizi normal, 68 responden (69,4%) memiliki pola makan yang baik, dan  68 responden (69,4%) tidak mengalami stres. Terdapat hubungan yang signifikan antara pola makan dan tingkat stres dengan status gizi pada remaja di SMAN 1 Pekanbaru. Diharapkan untuk dapat mengatur pola makan dan tingkat stres pada remaja agar tetap memiliki status gizi normal.