Science: Indonesian Journal of Science
Science: Indonesian Journal of Science adalah jurnal multidisiplin ilmu, Indonesian Journal of Sciences merupakan jurnal peer review, open accses yang menerbitkan artikel Penelitian, hasil karya Disertasi, Tesis, Skripsi, Karya Tulis Ilmiah, Makalah Penelitian, Resensi Buku, Study Kasus, Laporan Kasus, Sistematik Review, dll. Jurnal ini berguna bagi tenaga Profesi, mahasiswa, tenaga pengajar, peneliti dan lainnya. Fokus dan scope: Kesehatan Masyarakat, Kesehatan Lingkungan, Promosi Kesehatan, Kesehatan dan keselamatan Kerja, Administrasi Kebijakan Kesehatan, Manajemen K3, Keperawatan, Farmasi, Ilmu Gizi, Fisioterapi, Radiologi, Psikologi, Kebidanan, Rekam Medis, Teknik Laboratorium Medik, Profesi Kesehatan, Kedokteran umum, Epidemiologi dan aspek kesehatan lainnya, Biologi, Kimia, Fisika, Statistik, Matematika, Peternakan, Pertanian (Agribisnis dan Agroteknologi) Indonesian Juornal of Science terbit 6 kali dalam setahun yaitu Januari, Maret, Mei, Juli, September, November
Articles
257 Documents
Pengaruh Live Streaming di Jembatan Ampera Terhadap Penurunan Motivasi Kerja
Fadilla, Soraya Noer;
Putriazalsa, Nasha;
Razzaq, Abdur;
Nugraha, Yudistira
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 2 No. 1 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/science.v2i1.269
Media sosial, khususnya TikTok, telah menjadi platform yang signifikan dalam mengubah cara individu berinteraksi dan bekerja. Fenomena live streaming di Jembatan Ampera, Palembang, menarik perhatian karena dampaknya terhadap motivasi kerja masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh live streaming terhadap motivasi kerja individu, terutama di kalangan pekerja berusia 20-45 tahun. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif melalui survei dan wawancara langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa live streaming dapat menurunkan motivasi kerja akibat pengaruh psikologis, sosial, dan ekonomi. Responden mengalami gejala FOMO dan tekanan sosial untuk mengikuti tren, yang berdampak negatif pada produktivitas kerja. Saran dari penelitian ini adalah perlunya kesadaran akan dampak negatif dari kebiasaan menonton live streaming yang berlebihan, serta pentingnya pengaturan waktu yang lebih baik untuk menjaga keseimbangan antara hiburan dan tanggung jawab kerja. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi individu dan organisasi dalam menghadapi tantangan era digital.
Literature Review: Pengaruh Jahe Terhadap Penurunan Mual Muntah Pasien Post Kemoterapi
Rahma, Arifa;
Kharisna, Dendy;
Yanti, Sri;
Arfina, Angga
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 2 No. 1 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/science.v2i1.280
Kemoterapi merupakan terapi dengan agen sitotoksik yang dapat menghambat pertumbuhan sel yang membelah cepat baik sel kanker ataupun sel normal dalam tubuh. Adapun tujuan melakukan kajian literature review ini yaitu untuk menelaah pengaruh jahe terhadap mual muntah pasien post kemoterapi dengan melihat dosis pemberian, dan cara pemberian. Metode yang digunakan dalam systematic literature review ini yaitu dengan metode PRISMA dengan strategi pencarian artikel yaitu Pubmed, Science Direct, Open Alex, dan Google Scholar menggunakan keyword “Ginger” dan “Nausea and Vomiting” atau “ginger” dan “chemotherapy”. Dengan jumlah artikel yang dihasilkan sebanyak 12 artikel yang menyatakan jahe efektif dalam menurunkan mual muntah pada pasien post kemoterapi. Kesimpulan: Pemberian jahe didapatkan dengan menggunakan 2 cara yakni penggunaan ekstrak jahe dengan oral dan menghirup aromaterapi. Dengan dosis yang bervariasi 0,5-1,5 g/hari yang diberikan 1-4 kali sehari selama 1-6 hari setelah pasien melakukan kemoterapi.
Analisis Pengaruh Jenis Minyak Jelantah Terhadap Ketahanan Lilin Aromaterapi
Wihdah Dwi Fathani;
Khairiah, Rhea;
Aini, Latifa Marwaatul
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 2 No. 1 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/science.v2i1.289
Limbah minyak jelantah yang tidak dimanfaatkan dengan baik dapat mencemari lingkungan. Salah satu cara pemanfaatannya yaitu dengan mengolahnya menjadi lilin aromaterapi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jenis minyak jelantah terhadap ketahanan lilin aromaterapi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen kuantitatif. Adapun jenis minyak jelantah yang digunakan, yaitu minyak kelapa bekas rumah tangga, minyak sawit bekas rumah tangga, minyak sawit bekas goreng ayam, dan minyak sawit bekas gorengan. Minyak tersebut dicampur dengan soy wax dan essensial oil, lalu dicetak menjadi lilin aromaterapi. Ketahanan lilin diuji berdasarkan sisa tinggi lilin setelah pembakaran selama 90 menit. Hasil menunjukkan bahwa lilin dari minyak kelapa bekas memiliki ketahanan terbaik (2,4 cm), sedangkan minyak sawit bekas goreng ayam menunjukkan ketahanan terendah (1,4 cm). Perbedaan ketahanan ini dipengaruhi oleh karakteristik kimia dan kondisi minyak. Penelitian lanjutan diperlukan untuk mengevaluasi pengaruh suhu pemanasan, metode pemurnian, dan penggunaan zat aditif terhadap kinerja lilin aromaterapi.
Kontaminasi Bakteri Escherichia Coli pada Daging Ayam Berdasarkan Praktik Higiene dan Sanitasi
Marianingsih, Marianingsih;
Kriswiyati, Melinda Aulia
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 2 No. 1 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/science.v2i1.293
Daging ayam merupakan salah satu kebutuhan pokok yang sering dikonsumsi oleh Masyarakat Indonesia. Sumber protein Masyarakat dipenuhi oleh pembelian daging, termasuk daging ayam yaitu sebesar 92,44%( Umaroh & Vinantia., 2018). Peningkatan produksi dan konsumsi daging ayam harus diiringi dengan tindakan kemanan pangan yang benar, hal tersebut perlu dilakukan agar bahan pangan daging ayam terbebas dari kontaminasi bahaya biologis. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kontaminasi bakteri bakteri escherichia coli pada daging ayam berdasarkan praktik higiene dan sanitasi. Metode penelitian menggunakan deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Jumlah sampel penelitian ini adalah 6 sampel. Sampel daging ayam diperiksa di laboraturium Kesmavet Malang. Hasil penelitian menunjukan 5 sampel (83,3%) daging memilki kandungan bakteri escherichia coli melebihi baku mutu, Praktik higiene pada kategori baik 5 sampel (83,3%), dan Sanitasi tempat penjualan daging ayam pada kategori baik 5 sampel (83,3%). Kesimpulan penelitian ini adalah daging ayam telah terkontaminasi bakteri Escherichia Coli serta praktik higiene dan sanitasi yang baik bukan merupakan resiko kontaminasi pada daging ayam
Studi Perbandingan Karakteristik Fisik (Warna, Aroma, Tekstur, Busa) dan Kemampuan Antibakteri Sabun Cuci Tangan yang terbuat dari Minyak Jelantah dan Minyak Kelapa
Aziz, Afiah Azro;
Nengsih, Nina Widiya;
Anggraeni, Sandrina Amalia;
Dhabitha, Zahra
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 2 No. 1 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/science.v2i1.295
Penggunaan minyak goreng yang semakin meningkat di tingkat rumah tangga turut menghasilkan limbah minyak jelantah dalam jumlah besar. Apabila tidak dikelola dengan baik, limbah ini dapat mencemari lingkungan, khususnya tanah dan air. Di sisi lain, minyak kelapa dikenal kaya akan asam lemak rantai sedang seperti asam laurat yang berperan sebagai antibakteri alami. Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini dilakukan untuk membandingkan sifat fisik dan potensi antibakteri sabun cuci tangan cair yang dibuat dengan bahan dasar minyak jelantah maupun minyak kelapa. Proses pembuatan sabun dilakukan melalui metode saponifikasi menggunakan larutan KOH, lalu ditambahkan pewangi alami untuk meningkatkan daya tarik produk. Setelah sabun terbentuk, dilakukan pengamatan secara visual dan sensorik terhadap warnanya, aromanya, teksturnya, serta kemampuan membentuk busa. Selain itu, uji aktivitas antibakteri dilakukan secara sederhana dengan cara mengekspos sabun pada permukaan benda yang terpapar udara bebas, kemudian diamati pertumbuhan mikroorganismenya secara kualitatif. Hasil menunjukkan sabun yang dibuat dari minyak kelapa memiliki warna lebih terang, aroma lebih harum, serta tekstur lebih kental dan lembut dibandingkan sabun dari minyak jelantah, meskipun kedua nya menghasilkan busa dalam jumlah hampir sama. Kedua jenis sabun juga terbukti dapat menghambat pertumbuhan bakteri pada uji awal yang dilakukan. Temuan ini memperlihatkan bahwa minyak jelantah tetap memiliki potensi untuk dimanfaatkan sebagai bahan baku alternatif sabun cair cuci tangan yang tidak hanya lebih terjangkau, tetapi juga mendukung upaya pengurangan limbah rumah tangga dan pelestarian lingkungan.
Pelaksanaan Terapi Latihan pada Gangguan Keseimbangan Akibat Stroke Hemiparese Sinistra
Agustina, Lisa;
Mutia, Sri Alna;
Fadlina, Amelia;
Nabila, Nabila
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 2 No. 1 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/science.v2i1.296
Stroke merupakan gangguan fungsional otak berupa kelumpuhan saraf yang mengakibatkan terhambatnya aliran darah ke otak. Sehingga berpengaruh pada kesehatan pasien. Tujuan penelitian: untuk mengetahui pelaksanaan terapi latihan pada gangguan keseimbangan akibat stroke hemiparese sinistra. Instrument penelitian: pengukuran nyeri menggunakan Visual Analog Scale (VAS). pengukuran lingkup gerak sendi menggunakan Goniometer, pengukuran spatisitas mengunakan skala asworth dan penggukuran gangguan keseimbangan menggunakan berg balance test. Metode penelitian Metode Penelitian ini bersifat studi kasus, mengangkat kasus pasien dan mengumpulkan data melalui proses fisioterapi. Intervensi yang dilakukan pada kasus ini yaitu terapi latihan berupa briging exercise. Hasil: Setelah dilakukan tindakan fisioterapi sebanyak 6 kali streatment dengan pelaksanaan terapi latihan didapatkan terjadi peningkatan yang sigknifikan adanya penurunakan nyeri, peningkatan lingkup Gerak sendi dan adanya penurunan tonus otot atau spatisitas. Terapi Latihan dengan menggunakan metode briging exercise dapat meningkatkan lingkup Gerak sendi, meningkatkan keseimbangan pada pasien. Saran: Diharapkan pada pasien agar mengulangi latihan yang disarankan fisioterapi untuk dilakukan dirumah. Kata Kunci: Stroke, Keseimbangan, Terapi Latihan.
Penatalaksanaan Fisioterapi pada Kasus Stroke Hemoragik
Fadlina, Amelia;
Agustina, Lisa;
Fajriani, Neta
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 2 No. 1 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/science.v2i1.297
Stroke adalah penyebab kematian utama kedua kecacatan dan kematiandi seluruh dunia. Insiden stroke lebih tinggi pada wanita yang lebih tua (>50% lebih tinggi insiden dibandingkan dengan pria berusia 75 tahun atau lebih) (Saini et al., 2021). Stroke hemoragik terjadi paling sering dari pecahnya aneurisma atau pembuluh darah yang abnormal terbentuk. Tujuan: Studi kasus ini bertujuan untuk mengetahui dampak pelaksanaan fisioterapi dengan modalitas Infra Red dan Terapi Latihan terhadap penurunan nyeri, dan peningkatan kekuatan otot pada kasus Stroke Hemoragik. Metode: studi kasus pada seorang pasien yaitu bapak HR dengan keluhan stroke hemoragik dengan menggunakan modalitas infrared dan terapi latihan, setelah 6 kali terapi adanya perubahan pada pasien yaitu adanya penurunkan nyeri dan adanya peningkatkan kekuatan otot. Hasil: didapatkan pada studi kasus stroke ini adalah adanya peningkatan pada kekuatan otot dan dan adanya penurunan nyeri pada nyeri diam, nyeri tekan, nyeri gerak pada seorang pasien yang bernama bapak HR dengan 6 kali terapi di Rumah Sakit Zainal Abidin. Kesimpulan: telah dilakukan penatalaksanaan fisioterapi dengan menggunakan modalitas infra red dan terapi latihan dapat menurunkan nyeri dan dapat meningkatkan kekuatan otot selama 6 kali terapi di Rumah Sakit Umum Zainal Abidin. Saran: yang diberikan kepada pasien tetap mengulang kembali di rumah geraka n yang dianjarkan oleh terapis, dan pasien terlebih baik untuk tidak beraktifitas yang berat, pasien tetap semangat untuk kesembuhan. Kata Kunci: : Stroke Hemoragik, Terapi Latihan, Infra Red.
Hubungan Tingkat Insomnia dengan Kosentrasi Belajar pada Siswa di SMA Kalam Kudus Pekanbaru
Hasana, Ulfa;
N, Ardita Franssisca Putri;
Asniati, Asniati
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 2 No. 1 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/science.v2i1.299
Insomnia adalah salah satu dari sekian gangguan tidur yang dapat disebabkan oleh kegiatan sekolah seperti mempelajari berbagai mata pelajaran, mengikuti les dan ekstrakurikuler, tuntunan akademik yang tinggi di sekolah dan persiapan ujian. Insomnia berdampak pada kualitas hidup seseorang seperti penurunan konsentrasi. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat insomnia dengan konsentrasi belajar pada siswa SMA Kalam Kudus Pekanbaru. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini, dilakukan pada 61 siswa yang diambil melalui teknik proportional stratified random sampling pada bulan Mei 2024. Alat ukur yang digunakan adalah Kuesioner KSPBJ-IRS (Kelompok Studi Psikiatri Biologik Jakarta-Insomnia Rating Scale) dan Kuesioner Konsentrasi Belajar dan menggunakan uji statistik pearson chi square. 57,3% siswa mengalami tingkat insomnia kategori ringan dan 54,1% siswa memiliki konsentrasi belajar kategori cukup. Analisa dengan pearson chi square diperoleh p value 0,001 (<0,05). Terdapat hubungan antara tingkat insomnia dengan konsentrasi belajar siswa SMA Kalam Kudus Pekanbaru, dari hasil tersebut disarankan bagi siswa dapat menjaga pola tidur dan menghindari faktor penyebab insomnia agar konsentrasi belajar ketika dikelas tidak terganggu.
Inventarisasi Tumbuhan Sebagai Bahan Dasar Upacara Adat Perkawinan Suku Mee, Kampung Putapa, Papua
Kailola, Inggrid;
Dudai, Elisabet
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 2 No. 1 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/science.v2i1.300
Salah satu kelompok masyarakat di Indonesia yang masih memanfaatkan tumbuhan untuk memenuhi kebutuhan hidup seperti pangan, obat-obatan dan bahan bangunan adalah suku Mee Kampung Putapa, Distrik Mapia Tengah, Kabupaten Dogiyai Papua. Selain sebagai bahan makanan Masyarakat juga mengunakan tumbuhan sebagai bahan umtuk kegiatan upacara adat salah satunya upacara adat perkawinan. Penelititian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis tumbuhan yang selalu dimanfaatkan dalam upacara pernikahan secara adat Suku Mee. Penelitian ini dilaksanakan di Kampung Putapa distrik Mapia Tengah Kabupaten Dogiyai Provinsi Papua. Metode yang digunakan adalah metode observasi, metode wawancara, dan dokumntesi serta analisi data secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Kampung Putapa memanfaatkan 16 jenis tumbuhan sebagai bahan dasar dalam upacara adat dan pembuatan asesoris untuk kelengkapan upacara. Delapan (7) jenis Jenis tumbuhan yang digunakan sebagai bahan dasar dalam upacara pernikahan adalah jahe hutan (Pleuranthodium sp), tumbuhan siak-siak (Dianelle ensifolia), tumbuhan hanjuang (Cordyline fructicosa), tebu berwarna merah tua (Saccharum robustum L.), tebu berwarna coklet (Saccharum officinarum), gedi (Abelmoschus manihot), hoya (Hoya sp), dan meranti (Endiandra rubescens). Jenis tumbuhan yang digunakan sebagai bahan dasar penghias (asesoris) untuk kelengkapan upacara sebanyak 8 jenis yaitu, pandan (Pandanus browsimos), Rotan (Calamus sp), tembakau (Nicotiana tabacum), palem (Hydriastele wendladiana), anggrek (Diplocaulobium regale), melinjo (Gnetum gnemon L.), pohon sosis (Chisocheton coroli) dan labu (Lagenario siceraria mol standley).
Respons Pertumbuhan Gulma Sembung Rambat terhadap Variasi Konsentrasi Bioherbisida Ekstrak Daun Bambu Apus
Ekawati, Rina;
Sururi, Moh;
Hartini, Hartini
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 2 No. 1 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/science.v2i1.303
Gulma merupakan tumbuhan yang tidak diinginkan kehadirannya karena menghambat pertumbuhan tanaman budidaya dan berpotensi menurunkan produktivitas. Gulma memiliki sifat kompetitif yang tinggi, mudah berkembang biak, dan dapat tumbuh dengan mudah di lingkungan dengan sumber daya terbatas, sehingga mampu menghambat pertumbuhan serta mengurangi hasil tanaman budidaya (Utami et al., 2020). Sembung rambat merupakan gulma tahunan yang tumbuh merambat dengan cepat. Gulma tersebut dominan tumbuh pada areal kelapa sawit belum menghasilkan. Bioherbisida mulai banyak dikembangkan sebagai salah satu alternatif dari penggunaan herbisida kimia, salah satunya daun bambu apus. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menguji dan menentukan konsentrasi ekstrak daun bambu untuk mengendalikan gulma sembung rambat. Penelitian ini mengimplementasikan rancangan acak kelompok non faktorial dengan 6 taraf perlakuan ekstrak daun bambu (0, 10, 30, 50, 70, dan 90%). Hasil hpenelitian menunjukkan bahwa aplikasi bioherbisida dari ekstrak daun bambu berpengaruh nyata terhadap hari kematian gulma, persentase kematian gulma, bobot basah dan kering gulma sembung rambat. Pemberian bioherbisida dari ekstrak daun bambu dengan konsentrasi 90% menghasilkan waktu kematian gulma tercepat, yaitu 2 hari. Konsentrasi tersebut juga menghasilkan persentase kematian gulma tertinggi (100%). Bobot basah dan kering gulma terendah pada konsentrasi 90% berturut – turut adalah 0,43 g dan 0,1 g.