cover
Contact Name
Ginanti Larasandy
Contact Email
glarasandy@gmail.com
Phone
+6281907742120
Journal Mail Official
glarasandy@gmail.com
Editorial Address
Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Mataram Jalan Prabu Rangkasari, Dasan Cermen, Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Midwifery Student Journal (MS Jou)
ISSN : -     EISSN : 29634792     DOI : https://doi.org/10.32807/msjou
Core Subject : Health, Education,
MIDWIFERY STUDENT JURNAL (MS Jou) is a journal that aims to be a peer-reviewed platform and an authoritative source of information. We publish original research papers, review articles, and case studies focused on midwifery. Published 2 (two) times per year, in April and October. MIDWIFERY STUDENT JURNAL (MS Jou) focuses on various multi-disciplines of midwifery, among others : Premarital Teen and preconception, Pregnancy, Labor and newborn, Childbirth and breastfeeding, Toddlers and pre-school children, Family planning and reproductive health, Obstetrics and gynecology, Maternal and neonatal emergencies, Menopause, Midwifery and health policy, Midwifery education, The management of midwifery care and midwifery communities, Complementery in midwifery
Articles 17 Documents
Pengaruh Pemberian Madu Sumbawa Terhadap Penambahan Berat Badan Balita Underweight Di Desa Simu Kecamatan Maronge Kabupaten Sumbawa: Pengaruh Pemberian Madu Sumbawa Terhadap Penambahan Berat Badan Balita Underweight Di Desa Simu Kecamatan Maronge Kabupaten Sumbawa Kadir, Aesyah; Faiqah, Syajaratuddur Faiqah; Arini Murni, Ni Nengah
Midwifery Student Journal (MS Jou) Vol. 2 No. 2 (2023): Midwifery Student Journal (MS Jou)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/msjou.v2i2.16

Abstract

Abstrak Latar Belakang: Tantangan terbesar yang sedang dihadapi Indonesia pada masa sekarang di bidang kesehatan yaitu permasalahan triple burden dalam bidang gizi. Masalah triple burden (tiga beban) permasalahan gizi yang dimaksud adalah defisiensi zat mikro, defisiensi kalori dan protein, serta kelebihan berat badan. Namun permasalahan gizi yang paling banyak terjadi di Indonesia adalah zat gizi mikro serta defisiensi kalori dan protein yaitu stunting dan gizi kurang yang mana 1 dari 3 anak berusia balita atau 178 juta anak yang hidup di negara berkembang mengalami stunting dan gizi kurang yang dinyatakan sebagai penyebab kematian 3,5 juta anak balita di dunia sehingga perlu mendapatkan perhatian lebih karena akan memberikan dampak yang cukup serius terhadap kualitas sumber daya manusia. Prevalensi balita dengan berat badan kurang (underweight) di Kabupaten Sumbawa pada tahun 2021 mengalami penurunan dibanding tahun 2020 dari 10,53% turun menjadi 9,29%. Prevalensi balita dengan berat badan kurang (underweight) di kecamatan Maronge tahun 2019 sebesar 17,90 %, mengalami penurunan tahun 2020 sebesar 14,06%, dan 2021 berada di angka 12,38 % lebih tinggi dari angka rata –rata kabupaten yaitu 9,23%. Tujuan: Mengetahui pengaruh pemberian madu Sumbawa terhadap penambahan berat badan balita underweight di Desa Simu Kecamatan Maronge Kabupaten Sumbawa Metode: Penelitian ini adalah penelitian Pre Eksperimental dengan menggunakan rancangan one group pratest-posttest design Hasil: Penelitian ini menunjukan bahwa sebelum dilakukan intervensi jumlah balita underweight 31 orang. Setelah intervensi pemberian madu 25 orang (80,6 %) balita underweight mengalami penambahan berat badan dan 6 orang (19,4%) balita underweight dengan berat badan tetap atau turun. Penambahan berat badan rata- rata 251,6 gram. Terdapat pengaruh pemberian madu sumbawa terhadap penambahan berat badan balita underweight dengan p value 0,00 < 0,05. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian tentang pengaruh pemberian madu sumbawa terhadap penambahan berat badan balita underweight dapat disimpulkan bahwa madu dapat menambah berat badan balita. Penelitian ini dapat digunakan untuk menambah pengetahuan masyarakat mengenai mengenai madu yang dapat menambah nafsu makan dan menambah berat badan balita.   Abstract Background: The biggest challenge facing Indonesia today in the health sector is the triple burden problem in nutrition. The triple burden problem of nutritional problems in question is microdeficiency, calorie and protein deficiency, and overweight. However, the most common nutritional problems in Indonesia are micronutrients and calorie and protein deficiencies, namely stunting and undernutrition, where 1 in 3 children under five or 178 million children living in developing countries are stunted and undernourished, which is stated as the cause of death of 3.5 million children under five in the world, so it needs more attention because it will have a serious impact on the quality of human resources. The prevalence of underweight toddlers in Sumbawa Regency in 2021 decreased compared to 2020, from 10.53% down to 9.29%. The prevalence of underweight toddlers in Maronge sub-district in 2019 was 17.90%, decreased in 2020 by 14.06%, and increased in 2021 to 12.38%, higher than the district average of 9.23%. Objective: Knowing the effect of giving Sumbawa honey on the weight gain of underweight toddlers in Simu Village, Maronge District, Sumbawa Regency Method: This research is a Pre-Experimental research using one group pretest-posttest design Results: This study showed that before the intervention the number of underweight toddlers was 31 people. After the honey intervention, 25 people (80.6%) underweight toddlers gained weight and 6 people (19.4%) underweight toddlers with fixed weight or loss. The avarage weight gain 251,6 grams. There is an effect of giving sumbawa honey on the weight gain of underweight toddlers with a p value of 0.00 < 0.05. Conclusion : Based on the results of research on the effect of giving sumbawa honey on the weight gain of underweight toddlers, it can be concluded that honey can increase toddler weight. This research can be used to increase public knowledge about honey that can increase appetite and increase toddler weight.  
Efektivitas Efektivitas ANISA(Animasi Sadari) Dalam Layanan Home Care Terhadap Peningkatan Pengetahuan Dan Keterampilan Pada Wanita Pus Tentang SADARI Di Dusun Bangket Punik Desa Golong Wilayah Kerja Puskesmas Sedau: Efektivitas ANISA(Animasi Sadari) Dalam Layanan Home Care Terhadap Peningkatan Pengetahuan Dan Keterampilan Pada Wanita Pus Tentang SADARI Di Dusun Bangket Punik Desa Golong Wilayah Kerja Puskesmas Sedau Riana Fitria Dewi, Luh Putu Jessica; Sundayani, Lina; Hanafi, Fachrudi; Rofita, Desi
Midwifery Student Journal (MS Jou) Vol. 2 No. 2 (2023): Midwifery Student Journal (MS Jou)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/msjou.v2i2.17

Abstract

Abstrak Latar Belakang : Data WHO (2020) menunjukkan, ada 2,3 juta wanita terkena kanker payudara dan ada 685 ribu kematian akibatnya. Data Globocan (2020), kasus kanker payudara di Indonesia sebanyak 65.858 (30,8%) kasus. Data Profil Kesehatan Provinsi NTB (2021), prevalensi Kanker di NTB sebanyak 0,85%. Melihat peningkatan kasus maka perlu penanggulangan nasional dengan deteksi dini melalui pemeriksaan payudara sendiri (SADARI). Sayangnya kesadaran wanita masih rendah terhadap SADARI. Berdasarkan survey pendahuluan, diperoleh data, 10 wanita PUS belum memperoleh informasi/penyuluhan tentang SADARI. Anisa merupakan video edukasi berbasis animasi yang memuat SADARI dengan memanfaatkan budaya kearifan lokal di NTB bahasa daerah sasak. Pendidikan kesehatan diberikan melalui pelayanan home care. Tujuan : Untuk mengetahui efektivitas anisa dalam layanan home care terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan pada wanita PUS tentang SADARI Metode : Jenis desain eksperimen semu, dengan rancangan nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini, seluruh wanita subur usia 15-49 tahun di Dusun Bangket Punik sebanyak 279 orang dan sampel sebanyak 34 orang. Analisis data Uji Independent t-test. Hasil : Hasil rerata pengetahuan sebelum diberikan intervensi menggunakan Anisa sebesar 72,8959 dan sesudahnya menjadi 91,8288. Hasil rerata keterampilan sebelum diberikan intervensi menggunakan Anisa sebesar 26,7041 dan sesudahnya menjadi 93,8706. Dengan uji Independent t-test, nilai p value pengetahuan 0,000<0,05 dan nilai p value keterampilan 0,000<0,05. Terdapat Efektivitas/Pengaruh penggunaan Anisa terhadap pengetahuan dan keterampilan wanita PUS tentang SADARI. Kata Kunci: Anisa, Home Care, Pengetahuan, Keterampilan, SADARI Abstract Latar Belakang : Data WHO (2020) menunjukkan, terdapat 2,3 juta wanita penderita kanker payudara dan 685 ribu kematian sebagai akibatnya. Data Globocan (2020), kasus kanker payudara di Indonesia sebesar 65.858 (30,8%). Data profil kesehatan daerah NTB (2021), prevalensi kanker di NTB sebesar 0,85%. Melihat peningkatan kasus tersebut, maka perlu dilakukan penanggulangan secara nasional dengan deteksi dini melalui pemeriksaan payudara sendiri (SADARI). Sayangnya, kesadaran seorang wanita masih kalah dengan kesadarannya sendiri. Berdasarkan data survei pendahuluan yang diperoleh, 10 pasangan wanita usia reproduksi belum mendapatkan informasi atau penyuluhan tentang SADARI. Anisa adalah video edukasi berbasis animasi yang realistis dengan memanfaatkan budaya lokal di NTB dalam bahasa daerah Sasak. Pendidikan kesehatan datang melalui layanan perawatan di rumah. Tujuan : Untuk mengetahui efektivitas anisa dalam pelayanan home care berdasarkan pengetahuan dan keterampilan pasangan usia reproduksi wanita tentang SADARI. Metode: Semacam desain eksperimental adalah desain kelompok kontrol yang tidak setara. Populasi penelitian ini, seluruh wanita subur 15-49 tahun di Punisia Bangket, sebanyak 279 orang dan 34 sampel. Analisis data menggunakan uji-t independen. Hasil: Hasil rata-rata pengetahuan sebelum diberikan intervensi menggunakan Anisa adalah 72,8959, dan setelah itu menjadi 91,8288. Hasil rata-rata keterampilan sebelum diberikan intervensi menggunakan Anisa adalah 26,7041, dan setelah itu adalah 93,8706. Uji-t, dengan uji-t independen, nilai p pengetahuan adalah 0,000 < 0,05 dan nilai p keterampilan adalah 0,000 < 0,05. Terdapat efektivitas penggunaan anisa dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan wanita dari pasangan usia reproduksi wanita tentang SADARI. Kata kunci:Home Care, Pengetahuan, Keterampilan, Pemeriksaan Payudara Sendiri
Pengaruh Edukasi Media Flip Chart Berbasis Bahasa Sasak terhadap Pengetahuan dan Sikap Remaja Putri tentang Hygiene Genitalia melalui Layanan Homecare di Dusun Semat Wilayah Kerja Puskesmas Sikur Maris, Sri Puji; Saudia, Baiq Eka Putri; Hanafi, Fachrudi
Midwifery Student Journal (MS Jou) Vol. 2 No. 2 (2023): Midwifery Student Journal (MS Jou)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/msjou.v2i2.20

Abstract

Abstrak Latar Belakang : Penyakit yang menjadi masalah global adalah infeksi menular seksual (IMS).IMS memiliki dampak besar terhadap kesehatan reproduksi di seluruh dunia. Di Indoensia jenis infeksi menular seksual yang paling banyak ditemukan adalah sifilis dan gonore. Berdasarkan laporan Kementerian Kesehatan Republik Indoensia (2017), jumlah kasus sifilis yang dilaporkan selama lima tahun terakhir yaitu 37.040 kasus. Melihat banyaknya kasus maka perlu dilakukan penanggulangan, seperti bagaimana cara menjaga kesehatan organ reproduksi, yaitu hygiene genital. Sayangnya kesadaran remaja masih rendah tentang hygiene genital. Hasil survey awal di Wilayah UPT BLUD Puskesmas Sikur, yaitu di Dusun Semat. Hasil wawancara terhadap 10 remaja, 7 remaja tidak mengetahui tentang kesehatan reproduksi hygiene genitalia dan penerapannya. Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui adanya pengaruh efektivitas edukasi menggunakan media flip chart bahasa sasak terhadap pengetahuan dan sikap remaja putri tentang hygiene genitalia melalui layanan home care di dusun semat wilayah kerja puskesmas sikur. Metode Penelitian : Jenis penelitian ini adalah quasi experimental design dengan  two group pre-pst test design. Populasi penelitian ini adalah remaja putri dengan jumlah sampel 60 sampel. Analisa data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisa uji non parametric Wilcoxon. Hasil Penelitian : Hasil rerata pengetahuan sebelum diberikan intervensi pada kelompok intervensi sebesar 10.7667 dan sesudahnya  menjadi 13.7241. Hasil rerata pengetahuan sebelum diberikan intervensi pada kelompok kontrol sebesar 9.73333 dan sesudahnya menjadi 12.8667. Sedangkan hasil rerata sikap sebelum diberikan intervensi pada kelompok intervensi sebesar 51.13333 dan sesudahnya menjadi 59.53333. Hasil rerata sikap sebelum diberikan intervensi pada kelompok kontrol sebesar 47.13333 dan sesudahnya menjadi 55.6. Berdasarkan uji statistic variable pengetahuan diperoleh nilai p value = 0,00 atau p<0,05 dan hasil uji statistik pada variable sikap diperoleh nilai p value = 0,00 atau p<0,05. Berdasarkan hasil uji tersebut dapat disimpulkan bahwa Ha diterima yang berarti terdapat pengaruh. Kesimpulan : Terdapat pengaruh edukasi  menggunakan media flip chart terhadap tingkat pengetahuan dan sikap remaja putri tentang hygiene genital di Dusun Semat  wilayah kerja Puskesmas Sikur                     ABSTRACT Background : Diseases that are a global problem are sexually transmitted infections (STIs). STIs have a major impact on reproductive health throughout the world. In Indonesia, the most common types of sexually transmitted infections are syphilis and gonorrhea. Based on a report from the Ministry of Health of the Republic of Indonesia (2017), the number of syphilis cases reported over the last five years was 37,040 cases. Seeing the large number of cases, measures need to be taken, such as how to maintain the health of reproductive organs, namely genital hygiene. Unfortunately, adolescent awareness is still low regarding genital hygiene. Initial survey results in the area of ​​the Sikur Public Health Center, namely in Semat Hamlet. The results of interviews with 10 teenagers, 7 teenagers did not know about reproductive health, genital hygiene and its application. Research purpose : To determine the influence of the effectiveness of education using the Sasak language flip chart media on the knowledge and attitudes of young women regarding genital hygiene through home care services in the Semat hamlet, the working area of ​​the Sikur Community Health Center. Research Method : This type of research is a quasi experimental design with a two group pre-PST test design. The population of this research is young women with a total sample of 60 samples. Data analysis used in this research used the non-parametric Wilcoxon test analysis. Research Results: The average knowledge result before the intervention was given in the intervention group was 10.7667 and afterward it was 13.7241. The average knowledge result before the intervention was given to the control group was 9.73333 and afterward it was 12.8667. Meanwhile, the average attitude result before the intervention was given to the intervention group was 51.13333 and afterward it was 59.53333. The average attitude result before the intervention was given to the control group was 47.13333 and afterward it was 55.6. Based on statistical tests on the knowledge variable, the value obtained was p value = 0.00 or p<0.05 and the results of statistical tests on the attitude variable obtained p value = 0.00 or p<0.05. Based on the test results, it can be concluded that Ha is accepted, which means there is an influence. Conclusion: There is an influence of education using flip chart media on the level of knowledge and attitudes of young women regarding genital hygiene in Semat Hamlet, the working area of ​​the Sikur Community Health Center.  
Asuhan Kebidanan Kehamilan Pada Ny.“M” dengan Hiperemesis Gravidarum Tingkat I di RSUD Kota Bima Tahun 2023: Asuhan Kebidanan Kehamilan Pada Ny.“M” dengan Hiperemesis Gravidarum Tingkat I di RSUD Kota Bima Tahun 2023 Kusuma Wijayanti, Ida Ayu Wayan; Suwanti, Suwanti; Fitri Hamidiyanti, Baiq Yuni
Midwifery Student Journal (MS Jou) Vol. 3 No. 1 (2024): Midwifery Student Journal (MS Jou)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/msjou.v3i1.21

Abstract

Latar Belakang: Hiperemesis gravidarum dapat mengakibatkan terjadinya berat badan, ketidakseimbangan elektrolit, mengganggu aktivitas sehari-hari, serta dapat berpengaruh buruk pada pertumbuhan bayi di dalam kandungan. Di Indonesia terdapat sekitar 10% ibu hamil yang terkena hiperemesis gravidarum. Berdasarkan data Dinkes Provinsi NTB, cakupan ibu hamil yang mengalami komplikasi mual muntah berlebih sejumlah 26.772 orang atau 62,99%. Tujuan Studi Kasus : Menerapkan asuhan kebidanan ibu hamil dengan Hiperemesis Gravidarum. Metode Penelitian: Jenis penelitian deskriptif dengan menggunakan data primer dan data skunder dari anamnesa, pemeriksaaan fisik, dan buku KIA. Subyek adalah Ny. M G3P1A1H1 usia kehamilan 7 minggu dengan hyperemesis gravidarum. Hasil: Penanganan pada Ny. “M” yaitu menjelaskan penyebab dan cara mengurangi hiperemesis gravidarum, cara mengatur pola makan, pola istirahat, memberikan obat-obatan herbal jahe hangat, memberikan dukungan psikologi dan kolaborasi dengan dokter. Kesimpulan : Asuhan kebidanan pada Ny. “M” dengan Hiperemesis Gravidarum Tingkat I selama 4 hari didapatkan hasil yaitu frekuensi mual muntah menurun. Kata Kunci : hamil; hiperemesis gravidarum.
Pengaruh Pemberian Air Seduhan Jahe terhadap Derajat dan Frekuensi Mual Muntah pada Ibu Hamil Trimester I di UPT Pukesmas Dasan Tapen Tahun 2023: Pengaruh Pemberian Air Seduhan Jahe terhadap Derajat dan Frekuensi Mual Muntah pada Ibu Hamil Trimester I di UPT Pukesmas Dasan Tapen Tahun 2023 Sopiatun, Rita; A, Nuraini.; Rumintang, Baiq Iin
Midwifery Student Journal (MS Jou) Vol. 3 No. 1 (2024): Midwifery Student Journal (MS Jou)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/msjou.v3i1.24

Abstract

Abstrak Latar belakang: Menurut data WHO 2018 angka kejadian mual muntah mencapai 12,5% dari seluruh jumlah wanita hamil di dunia sedangkan untuk negara berkembang termasuk Indonesia mencapai 12,8% dari seluruh kehamilan berdasarkan data Dikes NTB, ibu hamil yang mengalami mual muntah pada trimester I sebanyak 261,772 ibu hamil. Sedangkan di UPT Pukesmas Dasan Tapen sebanyak 598 ibu hamil yang mengalami mual muntah. Mual muntah merupakan fenomena yang sering terjadi pada usia kehamilan 5-12 minggu. Mual ini disebabkan karena meningkatnya kadar hormon esterogen dan HCG. Jahe merupakan stimulan aromatik yang kuat, disamping dapat mengendalikan muntah dengan meningkatkan gerakan peristaltik usus. Sekitar enam senyawa di dalam jahe telah terbukti memiliki antiemetik anti muntah. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan kuasi eksperimen pengukuran mual dan muntah (pre-test) dan (post-test) menggunakan kusioner. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 32 orang. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini yaitu total sampling. Analisis data menggunakan Uji Wilcoxon Signed Rank Test Hasil penelitian: Hasil nilai penurunan derajat mual muntah pada ibu hamil trimester I setelah di berikan seduhan jahe dengan hasil uji statistik menunjukkan nilai p value 0.00. (a=0.05). dan pada penurunan frekuensi mual muntah pada ibu hamil trimester I setelah di berikan seduhan jahe dengan hasil uji statistik menunjukkan nilai p value 0.00. (a=0.05). Kesimpulan: Terdapat pengaruh pemberian air seduhan jahe terhadap derajat dan frekuensi mual muntah pada ibu hamil trimester I.
Pengaruh Budaya Ngayo dengan Media Buku Saku Terhadap Pengetahuan dan Sikap WUS Tentang MKJP: Pengaruh Budaya Ngayo dengan Media Buku Saku Terhadap Pengetahuan dan Sikap WUS Tentang MKJP Melina, Sri; Saudia, Baiq Eka Putri; Hanafi, Fachrudi
Midwifery Student Journal (MS Jou) Vol. 3 No. 1 (2024): Midwifery Student Journal (MS Jou)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/msjou.v3i1.25

Abstract

Abstrak Latar Belakang : Menurut hasil Survei Dasar Kesehatan yang dilakukan di Indonesia tahun 2017 pengguna kontrasepsi terbanyak yaitu pengguna metode kontrasepsi non jangka panjang yaitu kontrasepsi suntik (29%), pil (12%), Implan (5%), IUD (5%), MOW (4%) serta MOP (2%). Kondisi tersebut memiliki dampak meningkatnya angka fertilitas penduduk sehingga meningkatkan angka kelahiran dan mengakibatkan peningkatan pertumbuhan penduduk. Di Puskesmas Lingsar sendiri target cakupan akseptor MKJP sebanyak 30% tetapi hanya mencapai target 28,66%, sedangkan di Desa Peteluan Indah merupakan salah satu wilayah kerja Puskesmas Lingsar yang memiliki angka akseptor MKJP terendah. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui Pengaruh Budaya Ngayo dengan media buku saku terhadap pengetahuan dan sikap WUS tentang MKJP. Metode Penelitian: Metode penelitian ini menggunakan metode two group pre-post test design. Pemilihan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling, jumlah sampel 30 responden. Data diolah menggunakan Uji Wilcoxon Rank Test untuk pengetahuan dan menggunakan uji independent t test untuk sikap responden. Hasil Penelitian: Hasil pengetahuan responden setelah diberikan edukasi tentang MKJP pada kelompok intervensi sebelum diberikan edukasi sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan dalam kategori cukup sebanyak 9 responden (60.0%). Sedangkan setelah diberikan intervensi semua responden memiliki pengetahuan baik 15 responden (100%). Hasil sikap kelompok intervensi sebelum diberikan edukasi sebagian besar responden memiliki sikap negatif sebanyak 9 resonden (60%). Sedangkan setelah diberikan intervensi dengan sebagian besar responden memiliki sikap positif sebanyak 13 responden (86.7%). Uji Analisa statistik diperoleh angka signifikan p=0.001 yang berarti bahwa terdapat pengaruh budaya ngayo dengan buku saku terhadap tingkat pengetahuan WUS tentang MKJP. Hasil analisis sikap menunjukkan bahwa p=0.002 yang berarti bahwa terdapat pengaruh budaya ngayo dengan buku saku terhadap sikap WUS tentang MKJP. Kesimpulan: terdapat pengaruh yang signifikan budaya ngayo dengan media buku saku terhadap pengetahuan dan sikap WUS tentang MKJP. diharapkan bagi responden agar lebih aktif mencari informasi mengenai KB MKJP agar meningkat pengetahuan dan sikap yang lebih baik lagi sehingga dapat lebih rasional dalam memilih kontrasepsi yang dibutuhkan. Kata Kunci: MKJP ; Media Buku Saku ; Pengetahuan ; Sikap.
Pengaruh Metode RAMA (Raperis Akupresur Minyak Amukmandar) Terhadap Nyeri Persalinan Kala I di Rumah Sakit H.L.Manambai Abdulkadir: Pengaruh Metode RAMA (Raperis Akupresur Minyak Amukmandar) Terhadap Nyeri Persalinan Kala I di Rumah Sakit H.L.Manambai Abdulkadir Juwita Sari , Tita; Sri Wahyuni, I Gusti Ayu; Luthfia, Erien
Midwifery Student Journal (MS Jou) Vol. 3 No. 1 (2024): Midwifery Student Journal (MS Jou)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Berdasarkan data Dinas Kesehatan NTB tahun 2021 kasus kematian ibu meningkat selama 5 tahun terakhir mencapai 144 kasus. Hal ini diperlukan upaya untuk menangani nyeri persalinan agar dapat memberikan rasa nyaman pada ibu bersalin dengan upaya secara nonfarmakologi dipadukan dengan kearifan lokal yaitu Metode RAMA (Raperis Akupresur Minyak Amukmandar). Tujuan : Untuk mengetahui adanya pengaruh Metode RAMA (Raperis Akupresur Minyak Amukmandar) Terhadap Pengurangan Nyeri Persalinan Kala I. Metode : penelitian adalah Quasi Eksperimental, dengan desain penelitian pendekatan pre and post test two group. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret–April 2023. Dengan Populasi seluruh ibu bersalin dengan sampel minimum 30 responden (purposive sampling). Hasil : Terdapat pengaruh Metode RAMA (Raperis Akupresur Minyak Amukmandar) terhadap pengurangan nyeri persalinan kala I diperoleh nilai p 0,000

Page 2 of 2 | Total Record : 17