cover
Contact Name
Abdul Halim
Contact Email
halim@widyagama.ac.id
Phone
+6281253743162
Journal Mail Official
bouwplank@widyagama.ac.id
Editorial Address
Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Widyagama Malang
Location
Kab. malang,
Jawa timur
INDONESIA
BOUWPLANK Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Lingkungan
ISSN : 28075889     EISSN : 28075579     DOI : https://doi.org/10.31328/bouwplank.v2i2
Core Subject : Engineering,
BOWPLANK Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Lingkungan adalah jurnal ilmiah yang memuat tulisan hasil penelitian, kajian analisis dan aplikasi di bidang : Struktur Bangunan, Geoteknik, Manajemen Konstruksi, Hidrologi, Transportasi, dan Informatika Teknik Sipil, serta di bidang lingkungan.
Articles 51 Documents
Sebuah PENGARUH PENAMBAHAN SERAT FABRIKASI (MICRO FIBERS) TERHADAP KUAT TEKAN DAN TARIK BELAH BETON Darmawan, Arif; Halim, Abdul; Irawan, Dafid
BOUWPLANK Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Lingkungan Vol 4 No 1 (2024): BOUWPLANK Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Lingkungan
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/bouwplank.v4i1.444

Abstract

Beton merupakan bahan konstruksi yang umum digunakan untuk pekerjaan pembangunan konstruksi. Beton memiliki kelemahan yaitu bersifat getas sehingga tidak cukup kuat untuk menahan tarik. Untuk mengatasi kelemahan pada beton dapat dilakukan dengan menambahkan serat dalam campuran beton. Serat yang akan digunakan dalam campuran beton adalah serat fabrikasi Micro Fibers. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan serat Micro Fibers sebagai bahan tambah dalam beton terhadap kuat tekan beton, mengetahui pengaruh beton terhadap kuat tarik belah beton dan untuk mengetahui nilai optimum serat Micro Fibers dalam campuran beton. Metode yang digunakan untuk pengambilan data dalam penelitian ini yaitu metode eksperimental di Laboratorium Fakultas Teknik, Universitas Widyagama Malang. Metode analisis yang digunakan untuk menganalisis dan observasi data yaitu metode statistik dengan menggunakan analisis Anova single factor, serta untuk kuat tarik dihitung dengan menggunakan Microsoft Excel. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penambahan serat Micro Fiber mempengaruhi kuat tekan beton, dimana hasil analisis anova menunjukkan F hitung 8,48099 > F tabel 2,866081. Penambahan serat Micro Fiber juga mempengaruhi kuat tarik belah, dimana hasil analisis anova menunjukkan F hitung 3,060887 > F tabel 2,866081. Nilai optimum kuat tekan beton dengan penambahan serat fabrikasi sebesar 2,59% menghasilkan kuat tekan maksimum sebesar 25,67 Mpa.
ANALISIS PERBANDINGAN NILAI KONTRAK LUMPSUM DAN UNIT PRICE ITEM PEKERJAAN MEP DENGAN METODE AHP (Studi Kasus : Proyek Ciputra World Surabaya Phase 3) Sudarmanto, Rizka; Irawan, Dafid; Halim, Abdul
BOUWPLANK Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Lingkungan Vol 3 No 2 (2023): BOUWPLANK Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Lingkungan
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/bouwplank.v3i2.446

Abstract

Kontrak menjabarkan bentuk kerjasama, baik dalam hal teknik, komersial, maupun dari segi hukum dengan poin-poin yang telah disepakati oleh kedua belah pihak yaitu pemilik dengan konraktor. Sehingga kedua belah pihak harus mencermati pasal-pasal yang ada dalam kontrak guna menghindari risiko yang timbulkan dari kontrak yang telah disepakati. Setiap usaha jasa kontruksi akan selalu muncul risiko kerugian dari segi nilai jenis kontrak antara nilai kontrak lumpsum dan unit price maka dari itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahaui jenis kontrak mana yang lebih menguntungkan untuk pekerjaan konstruksi retail (mall) khusunya dibidang Mechanical Electrical Plumbing (MEP) dan untuk mengetahui permasalahan yang dominan dari dua jenis kontrak mana yang memiliki resiko dari segi pembengkakan biaya serta waktu untuk pekerjaan. Metode penelitian yang dilakukan adalah dengan cara mengumpulkan data primer dan sekunder dimana data primer berupa menyebarkan 40 kuesioner sedangkan data sekunder berupa data proyek kemudian dari kedua data tersebut dianalisis perhitungan menggunakan bantuan Microsoft Excel dengan metode perhitungan Analytic Hierarchy Procces (AHP). Berdasarkan dari item pekerjan MEP jenis kontrak yang sesuai ialah  jenis kontrak lumpsum dimana yang mampu menghasilkan keuntungan dengan presentasi sebesar 60%. Kemudian hasil analisis metode AHP, kontrak lumpsum memiliki risiko pembengkakan biaya (cost) yang lebih tinggi dengan bobot 55% : 45%.
KAJIAN PELAT BETON BERTULANG YANG TAHAN TERHADAP AMMONIUM NITRATE BIMANTARA, ADITYA; Aditya, Candra; Halim, Abdul
BOUWPLANK Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Lingkungan Vol 4 No 1 (2024): BOUWPLANK Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Lingkungan
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/bouwplank.v4i1.449

Abstract

Kerusakan material beton pada pelat lantai beton akibat bahan kimia pada bangunan yang berfungsi sebagai Gudang Ammonium Nitrate (AN) adalah scalling/spalling/erosion. Merupakan kondisi dimana beton mengalami pengelupasan pada permukaan, sehingga diperlukan perlindungan terhadap beton untuk menghindari kontak langsung oleh senyawa-senyawa kimia yang akan menurunkan performa beton. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui lebih detail mengenai sebab kerusakan beton khususnya pelat lantai pada Gudang Penimbunan Bahan Peledak PT. Pamapersada District SMMS. Sehingga dapat menghasilkan suatu informasi yang dapat digunakan untuk melakukan perbaikan serta perencanaan beton khususnya pelat lantai yang mengalami kontak langsung dengan bahan kimia Ammonium Nitrate (AN). Metode yang digunakan dalam kajian ini yaitu mengumpulkan data mengenai kerusakan beton akibat serangan kimia. Hasil dari kajian ini yaitu metode pencegahan yang dapat dilakukan dengan memberi lapisan permukaan (coating) dengan Bituminous Coating atau Epoxy Resin. Sedangkan metode perbaikan yang dapat dilakukan yaitu dengan melakukan pembongkaran pada bagian beton yang rusak dan mendesain ulang campuran beton dengan menggunakan beton serat agar memiliki permeabilitas yang lebih rendah.
Analisis Risiko Kelongsoran Pada Jalan Nasional Jember - Banyuwangi Provinsi Jawa Timur Cindera Adi Utama; Agus Tugas Sudjianto; Candra Aditya
BOUWPLANK Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Lingkungan Vol 3 No 2 (2023): BOUWPLANK Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Lingkungan
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/bouwplank.v3i2.452

Abstract

Tanah Longsor mempengaruhi stabilitas badan jalan di daerah rawan longsor yang mengakibatkan terputusnya badan jalan secara tiba-tiba sehingga menghambat mobilisasi operasional dan pelayanan transportasi menjadi lumpuh. Kondisi jalan Nasional ruas jalan Jember dan Banyuwangi merupakan jalan dengan medan bukit sehingga berisiko tinggi terhadap bencana alam seperti longsor dan reruntuhan tebing. Penyelidikan, analisis dan perencanaan teknis yang matang dan tepat guna menghasilkan metode penanganan longsoran yang optimal, efisien dan berwawasan lingkungan sehingga dapat diaplikasikan sebagai penanggulangan longsoran yang bersifat permanen di lapangan. Penelitian ini membahas seberapa besar ancaman kerentanan tanah longsor, tingkat risiko kelongsoran dan teknik penanganan kelongsoran pada ruas jalan Nasional Jember – Banyuwangi. Tingkat risiko terjadinya kelongsoran pada jalan Nasional Jember  - Banyuwangi dari hasil analisis adalah risiko menengah. Hasil tingkat risiko menengah terhadap kelongsoran terdapat pada km 232+000 – 232+050, km 233+000 – 233+050, km 233+500 – 233+550, km 234+000 – 234+050, km 234+850 – 234+900. Tingkat risiko longsoran pada ruas jalan Nasional Jember  - Banyuwangi sangat bervariatif, ada yang berisiko sedang, berisiko menengah, berisiko tinggi hingga berisiko sangat tinggi. Teknik penanganan longsoran pada ruas jalan Nasional Jember  - Banyuwangi untuk lebih efektif dan efisien karena kondisi dan nilai risiko kelongsorannya berbeda maka akan lebih baik dilakukan penanganan sesuai dengan tingkat risiko longsoran pada masing - masing lokasi.
STUDI ANALISIS PENGARUH SEDIMENTASI TERHADAP KAPASITAS TAMPUNGAN EFEKTIF WADUK JAMBU Pradana Putra, Dani; Riman; Halim, Abdul
BOUWPLANK Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Lingkungan Vol 4 No 1 (2024): BOUWPLANK Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Lingkungan
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/bouwplank.v4i1.481

Abstract

Waduk sebagai salah satu infrastruktur vital dalam pengelolaan sumber daya air, memainkan peran penting dalam menjamin pasokan air bagi berbagai kebutuhan manusia. Sedimentasi adalah akumulasi material hasil erosi, yang terbawa aliran air dari daerah tangkapan, kemudian mengendap di dasar waduk. Teknik Pengumpulan Data Primer data yang didapatkan dari hasil uji laboratorium pengambilan sampel sedimen dasar Waduk Jambu dan hasil survei pengukuran konsentrasi sedimen. Data yang dimaksud yaitu data teknis waduk berupa peta DEM dan alur sungai, data inflow sedimen tahunan, data inflow aliran tahunan, data pengukuran tampungan waduk kapasitas tampungan efektif waduk pada masing-masing elevasi adalah sebagai berikut Elevasi 28,00 m 78.763,73 m³ Elevasi 29,00 m 893.645,05 m³ Elevasi 30,00 m 3.574.619,50 m³ dan Elevasi 31,00 m 5.008.396,87 m³. Metode yang digunakan untuk perhitungan volume sedimen yang telah mengendap di waduk jambu yaitu menggunakan Metode Einstein, volume sedimen yang telah mengendap setelah dilakukan penataan mengalami penurunan yang signifikan dari 13.480,35 m³/tahun menjadi 2.260,06 m³/tahun. Dengan berkurangnya usia guna waduk, kapasitas tampungan efektif pada elevasi yang lebih tinggi akan lebih cepat terpakai. Dengan memperhatikan hubungan ini, manajemen waduk harus mempertimbangkan penataan kawasan, pemeliharaan, dan tindakan perbaikan untuk memperpanjang usia guna waduk dan memastikan ketersediaan air yang memadai. Penurunan volume sedimen yang mencolok tersebut dapat diartikan sebagai keberhasilan dari langkah-langkah mitigasi sedimentasi yang telah diimplementasikan.
TINJAUAN OPTIMALISASI WAKTU DAN BIAYA PADA PROYEK KONSTRUKSI PEMBANGUNAN SISTEM PENYEDIAAN AIR MINUM (SPAM) PAMANUKAN Chandra Ridho Alief, Muhammad; Irawan, Dafid; Cakrawala, Muhammad
BOUWPLANK Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Lingkungan Vol 4 No 2 (2024): BOUWPLANK Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Lingkungan
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/bouwplank.v4i2.252

Abstract

Proyek SPAM Pamanukan merupakan salah satu proyek SPAM yang dikembangkan di Indonesia. Proyek ini dibangun sepanjang ±13,7 km. Menurut informasi yang dilansir oleh pelita investigasi, pembangunan proyek ini mengalami syarat penyimpangan, yaitu tidak sesuai dengan spesifikasi teknis dan ketentuan yang ada di RAB, padahal keberhasilan suatu proyek dinilai dari kesesuaiannya terhadap perencanaan awal, waktu penyelesaian yang singkat, biaya yang minim dan mutu hasil pekerjaan yang memuaskan. Untuk mencapai itu semua, perlunya peninjauan optimalisasi waktu dan biaya, sehingga dapat dilihat waktu yang maksimum dan biaya yang minimum. Peninjauan optimalisasi waktu dan biaya yang dilakukan di proyek SPAM Pamanukan ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana percepatan maksimum yang dapat dilakukan dengan biaya yang minimum. Peninjauan ini dibantu oleh software Microsoft Project dengan metode Time Cost Trade Off, yang mana metode ini dapat mengetahui percepatan maksimum dan biaya minimum dengan penambahan jam kerja lembur. Setelah dipercepat selama 1 jam kerja didapatkan sebanyak 5% yaitu 114 hari, sedangkan waktu yang dipercepat selama 2 jam didapatkan 8,3% yaitu 110 hari dari waktu normal 120 hari. Biaya yang didapatkan setelah dipercepat 1 jam kerja adalah Rp. 50.348.700.004, sedangkan biaya yang dipercepat selama 2 jam didapatkan biaya Rp. 50.357.637.819 dari biaya normal sebesar Rp. 50.335.496.000.
KAJIAN KUAT TEKAN DAN MODULUS ELATISITAS PADA BETON DENGAN TAMBAHAN ZAT ADMIXTURE SIKA Nanda Mora Siregar, Ishak; Halim, Abdul; Cakrawala, Muhammad
BOUWPLANK Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Lingkungan Vol 4 No 2 (2024): BOUWPLANK Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Lingkungan
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/bouwplank.v4i2.410

Abstract

Beton merupakan suatu bahan komposit yang dihasilkan dari pencampuran bahan-bahan diantaranya agregat halus, agregat kasar, air, semen dan bahan lain yang berfungsi sebagai bahan pengikat hidrolis dengan atau tanpa menggunakan bahan tambahan. Kuat tekan dan modulus elastisitas beton adalah parameter utama untuk mutu atau kualitas beton. Modulus elastisitas pada bahan sangat berhubungan erat dengan kekuatan suatu bahan untuk menahan suatu beban. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh bahan tambah Zat Admixture Sika terhadap kuat tekan beton; dan untuk mengetahui pengaruh Zat Admixture Sika terhadap modulus elastisitas beton. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen. Benda uji yang digunakan dalam penelitian ini adalah silinder beton berdiameter 15 cm dan tinggi 30 cm dengan diberi bahan tambahan Zat Admixture Sika 0%; 1,5%; 3% dan 4,5%. Hasil penelitian ini yaitu penambahan zat admixture sika pada campuran beton dengan prosentase 1,5%, 3% dan 4,5%, kuat tekan beton mengalami kenaikan sebesar 34,8%, 132,6%, dan 125,7% terhadap kuat tekan beton normal; dan penambahan zat admixture sika pada campuran beton dengan prosentase 1,5%, 3% dan 4,5%, modulus elastisitas mengalami kenaikan sebesar 8,35%, 12,13% dan 11,43% terhadap modulus elastisitas beton normal.
ANALISIS KINERJA LALU-LINTAS PADA PERTIGAAN JL. AHMAD YANI UTARA DENGAN JL. RADEN INTAN DI KOTA MALANG Ardiansyah, Muh Dinul; Suraji, Aji; Cakrawala, Muhammad
BOUWPLANK Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Lingkungan Vol 4 No 2 (2024): BOUWPLANK Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Lingkungan
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/bouwplank.v4i2.414

Abstract

Kota Malang merupakan salah satu pusat pendidikan, aktivitas ekonomi serta jumlah penduduk yang terus mengalami peningkatan sehingga segala macam aktivitas di luar rumah yang dilakukan masyarakat pasti menggunakan jalan raya sebagai sarana utamanya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja lalu lintas pada pertigaan Jl. Ahmad Yani Utara dengan Jl. Raden Intan di Kota Malang. Penelitian ini menggunakan Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI). Data primer pada penelitian ini ialah survei kondisi geometrik lalu lintas di Jl. Ahmad Yani Utara dan Jl. Raden Intan. Data sekunder biasanya diperoleh dari instansi pemerintahan maupun swasta yang berupa hasil survei, sensus, foto udara, wawancara dan lain sebainya. Hasil analisis yang dilakukan peneliti menunjukkan bahwa kinerja persimpangan pada pertigaan lalu lintas pendekat barat yaitu Jl. Ahmad Yani Utara didapat panjang antrean 88 m dengan tundaan rata-rata 45209,33 detik/smp, dengan tingkat pelayanan F. Untuk pendekat timur didapat panjang antrian 136 m dengan tundaan rata-rata 24091,34 detik/smp, dengan tingkat pelayanan F. Total kapasitas (C) untuk simpang Jl. Ahmad Yani Utara dengan Jl. Raden Intan Ialah 1911,13 smp/jam.
Sebuah ANALISIS EVALUASI KONDISI JARINGAN IRIGASI SALURAN PRIMER MENGANTO KABUPATEN JOMBANG Prasetyo, Deni; Riman; Halim, Abdul
BOUWPLANK Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Lingkungan Vol 4 No 2 (2024): BOUWPLANK Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Lingkungan
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/bouwplank.v4i2.445

Abstract

Saluran Primer Menganto merupakan salah satu saluran buatan yang berada pada wilayah Daerah Irigasi Siman yang berlokasi di Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Saluran ini memiliki panjang total 30.645 m, dengan luas baku sawah yang di layani mencapai 1.459 Ha. DI Siman masih mengalami kekurangan air terutama di daerah hilir dimana sebagian besar area persawahannya berada pada lintas kabupaten yaitu Kabupaten Jombang menurut peneliti terdahulu pada Daerah Irigasi Siman khususnya pada petak yang di aliri dari Saluran Primer Menganto mengalami kehilangan air sehingga untuk mengairi luas baku sawah air terutama di daerah hilir sering tidak tercukupi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi eksisting saluran primer, untuk mengetahui jenis pasangan apakah yang dapat mengatasi kehilangan air dan untuk mengetahui berapa besar nilai nominal Rencana Anggaran Biaya (RAB) pada Saluran Primer Menganto. Metode yang dilakukan adalah melakukan kegiatan penelusuran saluran berupa survei inventaris, Kemudian dilakukan analisis hasil survei dan perhitungan pasangan yang akan diterapkan, terakhir yaitu perhitungan rencana anggaran biayanya. Hasil inventarisasi secara umum kondisi lining saluran mengalami kerusakan sehingga melalui analisis perhitungan pasangan lining direncanakan menggunakan beton pracetak, dikarenakan lebih cepat pemasangannya dan efisien dalam pelaksanaannya, sedangkan nilai nominal Rencana Anggaran Biaya (RAB) sebesar Rp 11.629.250.000,-.
ANALISIS PERBANDINGAN DESAIN PONDASI BORE PILE DAN SPUN PILE TERHADAP METODE PELAKSANAAN DAN RENCANA ANGGARAN BIAYA PADA PEMBANGUNAN JEMBATAN TOL: (Studi Kasus Pada Jembatan Tol Pandaan-Malang STA. 0+225 Akses Interchange Lawang) munzaini; Tugas Sudjianto, Agus; Aditya, Candra; Irawan, Dafid
BOUWPLANK Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Lingkungan Vol 4 No 2 (2024): BOUWPLANK Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Lingkungan
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/bouwplank.v4i2.450

Abstract

Pembangunan jalan tol di Malang, bagian dari wilayah Jawa Timur, menjadi suatu kebutuhan mendesak sebagai respons terhadap pertumbuhan populasi, volume kendaraan, serta meningkatnya aktivitas perniagaan, perdagangan, pariwisata, dan komersial. Studi ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan desain pondasi bore pile dan spun pile, serta dampaknya terhadap metode pelaksanaan dan rencana anggaran biaya pada pembangunan Jembatan Tol Pandaan-Malang STA 0+225 Akses Interchange Lawang. Perumusan pertanyaan penelitian melibatkan perencanaan pondasi dengan menggunakan data borelog, analisis metode pelaksanaan, perhitungan rencana anggaran biaya, dan evaluasi efisiensi desain pondasi bore pile dan spun pile. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain pondasi bore pile memiliki dimensi Ø 1.20m, panjang 16.0m, dan 15 titik tiang, sementara desain pondasi spun pile memiliki diameter Ø 0.60m, panjang 16.0m, dan 40 titik tiang. Waktu penyelesaian tiang bore pile sebanyak 15 titik membutuhkan 5 hari, sedangkan tiang spun pile sebanyak 40 titik dapat diselesaikan dalam 4 hari. Rencana anggaran biaya untuk pondasi bore pile adalah Rp. 497.249.000,-, sedangkan pondasi spun pile adalah Rp. 437.967.000,-. Perbandingan menunjukkan bahwa pondasi spun pile lebih efektif 25% dari segi waktu dan 13.53% lebih efisien dari segi biaya. Dengan demikian, hasil penelitian memberikan kontribusi pada pemahaman yang lebih mendalam terkait optimalisasi desain pondasi dalam konteks pembangunan jalan tol, khususnya pada Jembatan Tol Pandaan-Malang.