cover
Contact Name
SUPRIANTO
Contact Email
antosaid.m@gmail.com
Phone
+6282346445017
Journal Mail Official
ashapublishing93@gmail.com
Editorial Address
Green River View, Bouvardia Jalan Avenue No. 8, Kelurahan Barombong, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Lamellong: Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by ASHA Publishing
ISSN : -     EISSN : 30476860     DOI : https://doi.org/10.70188/qkcdyr43
Pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu cara para ilmuwan dan akademisi untuk menyalurkan ilmu pengetahuan dan teknologi kepada masyarakat, serta meningkatkan kualitas masyarakat. Melalui pengabdian kepada masyarakat, peneliti dan akademisi dapat mengatasi berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat, serta mempererat hubungan dengan masyarakat. Oleh karena itu, ruang lingkup naskah yang diterima Jurnal Lamellong: Pengabdian kepada Masyarakat (JLPM) untuk diterbitkan meliputi hasil pengabdian di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial, budaya, hukum, perikanan, pertanian, dan kelautan. Hanya hasil pengabdian masyarakat saja yang layak dipublikasikan di Jurnal Lamellong: Pengabdian Masyarakat (JLPM).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3 Documents
Search results for , issue "volume 3, nomor 2, 2026" : 3 Documents clear
Implementasi Physical Literacy Agent Berbasis Peer-Group sebagai strategi Pemberdayaan Siswa untuk Gaya Hidup Aktif di SMP Negeri 11 Makassar Hasyim Hasyim; Asri Awal; Muh. Ilham Aksir; Alif Aryadi Hardi; Sensy Karnia
Jurnal Lamellong: Pengabdian Kepada Masyarakat (JLPM) Volume 3, Nomor 2, 2026
Publisher : ASHA Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70188/68n2ae89

Abstract

Rendahnya aktivitas fisik dan meningkatnya perilaku sedentari pada remaja memerlukan pendekatan promosi kesehatan berbasis sekolah yang tidak hanya mengandalkan pembelajaran olahraga formal, tetapi juga memberdayakan siswa sebagai aktor perubahan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengimplementasikan Physical Literacy Agent berbasis peer-group sebagai strategi untuk memperkuat pengetahuan, kepemimpinan sebaya, dan kesempatan bergerak di lingkungan SMP Negeri 11 Makassar. Program dilaksanakan melalui pendekatan edukatif, partisipatif, dan aplikatif yang meliputi koordinasi dengan mitra, penyusunan bahan edukasi, pelatihan siswa, simulasi aktivitas peer-group, penggunaan modul, serta perencanaan pendampingan bersama guru PJOK. Paket aktivitas mencakup active break, stretching, fun games, walking challenge, dan pencatatan aktivitas. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa seluruh tahapan inti dapat dijalankan sesuai agenda; modul Physical Literacy Agent telah digunakan sebagai media edukasi; siswa memperoleh pengalaman praktik sebagai teladan, motivator, dan fasilitator teman sebaya; serta sekolah memberikan dukungan in-kind berupa fasilitas, pengorganisasian peserta, dan pendampingan guru. Program juga didiseminasikan melalui media massa lokal. Model ini menunjukkan kelayakan implementasi sebagai bentuk pemberdayaan siswa untuk memperluas kesempatan aktivitas fisik di sekolah. Keberlanjutan program memerlukan monitoring rutin, penguatan peran guru PJOK, dan evaluasi empiris terhadap perubahan aktivitas fisik serta komponen physical literacy dalam jangka menengah dan panjang.
Implementasi Praktik Administrasi Perkantoran Mahasiswa di PT PLN ULP Panakkukang Eritrina Eritrina; Husnaeni; Agnes Olivia Jayanti; Sindri Pello Kila; Maryesa; Nursahra
Jurnal Lamellong: Pengabdian Kepada Masyarakat (JLPM) Volume 3, Nomor 2, 2026
Publisher : ASHA Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70188/bn87ra48

Abstract

The office administration practicum is an experiential learning activity that allows students to apply administrative knowledge in a real-world work environment. This activity aimed to describe the implementation of the student's office administration practicum within the customer service unit of an electricity company in Panakkukang, specifically in the Customer Service and General Administration Division. The program spanned two months—from June 5 to August 7, 2026—comprising 45 effective working days. A descriptive approach was employed, utilizing participant observation, documentation, daily logs, and experiential reflection. The results indicate student involvement in tasks such as document printing, filling, processing, scanning, retrieval, archiving, verification, and data entry, as well as customer service, complaint handling, and assisting with digital service usage. Challenges encountered included understanding service workflows, using software applications, ensuring document accuracy, classifying archives, maintaining data entry speed, and mastering office equipment. These challenges were addressed through work-based learning procedures, observation, supervisor guidance, repetitive practice, re-checking, and communication with staff. The activity yielded technical and non-technical experiences that support student readiness for the workforce.
Pemberdayaan Keluarga melalui Edukasi Gizi dan Diversifikasi Jagung untuk Mendukung Pencegahan Stunting di Takalar Ahmad Syaekhu; Megawati Megawati; Lukman Lukman
Jurnal Lamellong: Pengabdian Kepada Masyarakat (JLPM) Volume 3, Nomor 2, 2026
Publisher : ASHA Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70188/x2j77w94

Abstract

Pemanfaatan pangan lokal perlu disertai pemahaman gizi dan keterampilan pengolahan agar keluarga dapat menyusun makanan yang sesuai dengan kebutuhan anggotanya. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkuat pemahaman masyarakat tentang gizi keluarga dan memperkenalkan diversifikasi jagung sebagai bagian dari dukungan terhadap pencegahan stunting. Kegiatan dilaksanakan di Desa Kale Lantang, Kecamatan Polongbangkeng Selatan, Kabupaten Takalar, pada tahun 2025, dengan melibatkan 29 peserta yang terdiri atas ibu hamil, ibu menyusui, kader pelayanan kesehatan dan pemberdayaan keluarga, serta remaja putri. Pelaksanaan berlangsung selama satu hari melalui koordinasi dengan pemerintah desa, pengamatan potensi pangan, penyuluhan interaktif, praktik pembuatan es jagung Hawai, dan diskusi reflektif. Hasil kegiatan ditelaah secara deskriptif berdasarkan laporan pelaksanaan, respons peserta, serta dokumentasi materi dan produk. Peserta menunjukkan antusiasme dalam membahas stunting dan masa seribu hari pertama kehidupan. Laporan pelaksanaan menunjukkan bahwa peserta dapat mengikuti praktik pembuatan produk yang diperkenalkan dengan pendampingan selama kegiatan. Kader menyampaikan rencana melanjutkan pelatihan melalui kegiatan bulanan, sedangkan pemerintah desa mendukung pengembangan usaha berbasis jagung. Kendala mencakup keterbatasan peralatan, pemahaman awal yang belum merata, dan variasi sumber protein yang terbatas. Resep produk masih memerlukan peninjauan kandungan gula, kecukupan protein, ukuran porsi, dan kesesuaian usia sebelum digunakan sebagai makanan tambahan balita. Kegiatan menghasilkan pengalaman belajar dan keterampilan pengolahan yang dapat menjadi dasar pendampingan berikutnya. Dampak terhadap pertumbuhan anak belum dapat disimpulkan karena tidak tersedia pengukuran pengetahuan terstandar maupun data antropometri sebelum dan sesudah kegiatan.  

Page 1 of 1 | Total Record : 3