cover
Contact Name
Sukmawati
Contact Email
lppm@mail.unasman.ac.id
Phone
+6285213633358
Journal Mail Official
agroterpadu@mail.unasman.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Pertanian Univ. Al Asyariah Mandar Sulbar Jl. Budi Utomo No. 2 Manding Polewali Manda
Location
Kab. polewali mandar,
Sulawesi barat
INDONESIA
Jurnal Agroterpadu
ISSN : -     EISSN : 28296168     DOI : http://dx.doi.org/10.35329/ja.v3i2 [Add to Citavi
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Agroterpadu adalah jurnal Fakultas Ilmu Pertanian Universitas Al Asyariah Mandar. Jurnal yang mempublikasikan artikel-artikel ilmiah berupa gagasan dan hasil penelitian. Topik publikasi berkaitan dengan disiplin ilmu pertanian mencakup Agronomi, Manajemen dan Produksi, Sosial Ekonomi, Hortikultura, Ilmu Tanah, Ekologi, Fisiologi Tanaman, Genetika dan Pemuliaan, Teknologi Benih, dan Bioteknologi Pertanian, Peternakan, dan Perikanan. Agroterpadu terbit tiga kali dalam setahun yaitu Maret, Juli dan November. Jurnal Agroterpadu mengundang kepada para pakar dan akademisi agar menyumbangkan naskah, baik berupa hasil penelitian, kajian mendalam, sesuai dengan disiplin Ilmu Pertanian. Naskah yang diajukan adalah naskah Asli (tidak plagiat) dan belum pernah dipublikasikan.
Articles 178 Documents
Analisis Pengembangan Objek Agrowisata Kampung Rumede di Desa Kunyi Kecamatan Anreapi Kabupaten Polewali Mandar
Jurnal Agroterpadu Vol 2, No 2 (2023): Jurnal Agroterpadu Volume 2, Nomor 2, Agustus 2023
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/ja.v2i2.3963

Abstract

Agrowisata merupakan rangkaian kegiatan wisata yang memanfaatkan potensi pertanian sebagai objek wisata, baik potensi berupa pemandangan alam kawasan pertaniannya maupun kekhasan dan keanekaragaman aktivitas produksi dan teknologi pertaniannya. Kabupaten Polewali Mandar merupakan salah satu kabupaten yang memiliki banyak destinasi agrowisata, namun belum dikelolah secara maksimal seperti halnya pada objek Agrowisata Kampung Rumede. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aspek eksternal dan aspek internal pengembangan Agrowisata Kampung Rumede dan mengetahui minat wisatawan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif dan kuantitatif dengan pendekatan secara analisis deskriptif. Dapat didefinisikan aspek eksternal meliputi masyarakat dan pemerintah Desa yang dimana objek Agrowisata Kampung Rumede cukup memberikan dampak terhadap lingkungan. Sedangkan aspek internal meliputi sarana dan prasarana yang dimana sarana dan prasarana di objek agrowisata Kampung Rumede belum dilengkapi secara baik seperti jumlah toilet, sarana beribadah, akses jalan, restaurant/warung makan, tempat sampah, posko kesehatan, cinderamata khas Kampung Rumede,dan atraksi pendukung, hal ini mengartikan bahwa masih perlu peningkatan sarana dan prasarana. Untuk minat wistawan saat ini dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya seperti kondisi objek Agrowisata Kampung Rumede bersih dan Asri, kenyamanan yang diberikan cukup baik serta harga yang relatif terjangkau, hal ini mengartikan bahwa wisatawan cukup berminat datang ke objek Agrowisata Kampung Rumede.Keyword : Analisis Pengembangan, Objek Agrowisata, Kampung Rumede
INTENSITAS SERANGAN BERBAGAI ORGANISME PENGGANGGU TUMBUHAN UTAMA PADA BUDIDAYA TANAMAN PADI (Oriza sativa.L) DI KECAMATAN BALLA KABUPATEN MAMASA
Jurnal Agroterpadu Vol 2, No 3 (2023): Jurnal Agroterpadu Volume 2, Nomor 3, Desember 2023
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/ja.v2i3.4676

Abstract

Identifikasi serta penghitungan intensitas dan tingkat serangan organisme pengganggu tanaman merupakan hal yang penting dalam budidaya tanaman padi untuk dapat membantu dalam mengambil keputusan yang tepat dalam pengelolaan maupun pengendalian organisme pengganggu tumbuhan. Informasi mengenai keragaman organisme pengganggu tanaman pada tanaman padi hingga saat ini belum banyak dilaporkan, padahal informasi ini penting untuk diketahui dalam rangka pengendalian organisme pengganggu tumbuhan untuk menyangga stabilitas produksi tanaman padi.Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Balla, Kabupaten Mamasa, Provinsi Sulawesi Barat pada bulan Februari 2023 sampai Juni 2023. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui intensitas serangan dan jenis-jenis OPT utama pada budidaya tanaman padi di Kecamatan Balla, Kabupaten Mamasa, dan mengetahui jenis OPT utama yang terdapat dan menyerang pada tanaman padi di Kecamatan Balla, Kabupaten Mamasa.Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif dengan melakukan pengamatan dan penemuan langsung di lapangan terhadap intensitas dan jenis organisme pengganggu tumbuhan yang terdapat pada pertanaman budidaya tanaman padi. Teknik pengambilan sampel ditentukan dengan metode  sistematik acak bentuk zig-zag, pengambilan sampel dilakukan pada 4 (empat) petak sawah dengan mengamati 10 rumpun tanaman sebagai sampel disetiap petak. Pengamatan dilakukan dengan membagi 2 masa pengamatan yaitu pada masa vegetatif dan masa generatif pertumbuhan tanaman dengan interval waktu pengamatan setiap 10 hari 1 kali pengamatan pada setiap sampel.Hasil penelitian dan analisis data menunjukkan bahwa terdapat 5 jenis OPT utama yang menyerang tanaman padi yaitu (PBP) penggerek batang padi dengan intensitas serangan tertinggi 7,17% (tingkat serangan ringan), Tikus dengan intesitas serangan tertinggi 14,38% (tingkat serangan ringan ), neck blas dengan intesitas serangan tertinggi 18,07% (tingkat serangan sedang), BLB (Bacterial Leaf Blight) intesitas serangan tertinggi 23,33% (tingkat serangan sedang), Blas dengan intensitas serangan tertinggi 36,66% (tingkat serangan berat )
Respon Pemberian Arang Sekam Padi Dan Pupuk SP36 Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Wortel (Daucus carota L.)
Jurnal Agroterpadu Vol 3, No 1 (2024): Volume 3, Nomor 1, April 2024
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/ja.v3i1.4257

Abstract

Pada tahun 2017, produktivitas wortel nasional sebesar 17,53 ton/ha, namun turun menjadi 16,99 ton/ha pada tahun 2017. Pada bulan Februari 2022 hingga Mei 2023, penelitian ini dilakukan di Desa Taupe, Kecamatan Mamasa, Kabupaten Mamasa, Provinsi Sulawesi Barat. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 2 (dua) faktor perlakuan, yaitu: Pemberian arang sekam padi dalam tiga taraf pada F1: kontrol, 5 kg/petak (tanpa arang sekam), dan 10 kg / petak. Aplikasi pupuk F2 SP36 ada tiga tingkatan yaitu 50, 75, dan 100 gram per petak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa arang sekam padi dan pupuk SP36 tidak berinteraksi secara signifikan.Namun jika dibandingkan dengan kombinasi perlakuan lainnya, arang sekam padi 10 kr/petak dan pupuk SP36 100 gr/petak memberikan hasil yang lebih baik. Pemberian arang sekam padi 10 kg per petak memberikan dampak positif sekaligus pengaruh yang sangat nyata terhadap parameter panjang umbi, diameter, berat, dan berat umbi per petak. Selain itu, pemberian pupuk SP36 100 g per petak memberikan dampak positif dan sangat nyata terhadap parameter panjang umbi, diameter, berat, dan berat umbi per petak.
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK ORGANIK DAN ANORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN WORTEl (Daucus Carota L.) Jhon Bongga Senga'; Dahliah Nurdin; Satriani MS
Jurnal Agroterpadu Vol 1, No 2 (2022): : Jurnal Agroterpadu Volume 1, Nomor 2, Desember 2022
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/ja.v1i2.2988

Abstract

Wortel (Daucus carota L.) merupakan tanaman sayuran umbi yang kaya akan vitamin A, B Kompleks, C, D, E, K, dan aktioksidan. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Lambanan, Kecamatan Mamasa, Kabupaten Mamasa, Provinsi Sulawesi Barat, dan dilaksanakan pada bulan November 2021 sampai bulan Februari 2022. Penelitian ini dilaksanan dalam bentuk Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari satu faktor, yaitu: pemberian pupuk organik dan anorganik (P) yang terdiri atas 8 taraf, yaitu (P0) Kontrol, (P1) Pukan Ayam 2 kg/petak, (P2) Pupuk Kandang Ayam 1 kg + ZA 10 gr + KCL 5 gr/petak, (P3) Pupuk Kandang Ayam 1 kg + ZA 10 gr + SP-36 5 gr/petak, (P4) Pupuk Kandang Ayam 2 kg + ZA 5 gr + KCL 5 gr/petak, (P5) Pupuk Kandang Ayam 2 kg + ZA 5 gr + SP-36 5 gr/petak, (P6) ZA 15 gr + KCL 5 gr/petak, (P7) ZA 15 gr + SP-36 5 gr/petak.Hasil penelitian memperlihatkan bahwa tidak terdapat kombinasi pupuk organic dan an organik yang memberikan pengaruh terbaik pada pertumbuhan dan produksi tanaman wortel.
Pengaruh Pemberian Kombinasi Pupuk Kandang Ayam Dan Pupuk Urea Serta Pemotongan Pucuk Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Mentimun (Cucumis sativus L) Mustakim Mustakim; Mardjani Aliyah; Satriani MS
Jurnal Agroterpadu Vol 2, No 1 (2023): Jurnal Agroterpadu Volume 2, Nomor 1, April 2023
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/ja.v2i1.3820

Abstract

Mentimun merupakan tanaman jenis sayuran buah yang memiliki nilai ekonomis yang tinggi karena memiliki berbagai manfaat dan kegunaan dalam bidang kecantikan dan obat-obatan. Tingginya permintaan terhadap buah mentimun tidak diimbangi dengan produktifitas tanaman mentimun akibat proses budidaya yang belum optimal. Salah satu upaya yang dilakukan dalam meningkatkan produktifitas mentimun yaitu dengan pemupukan menggunakan pupuk kandang ayam dan pupuk urea serta pemotongan pucuk. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Ulidang, Kecamatan Tammero’do Sendana Kabupaten Majene Provinsi Sulawesi Barat berlangsung pada bulan Maret hingga Juni 2019. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk kandang ayam dan pupuk urea serta pemotongan pucuk terhadap pertumbuhan dan produksi mentimun. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok dengan pola faktorial terdiri dari dua faktor. Faktor pertama pemberian kombinasi pupuk kandang ayam dan pupuk urea terdiri dari 4 taraf yaitu : control, dosis pupuk kandang ayam 100 g/tanaman dan urea 9 g/tanaman, dosis pupuk kandang ayam 200 g/tanaman dan urea 6 g/tanaman, dosis pupuk kandang ayam 300 g/tanaman dan urea 3 g/tanaman. faktor kedua yaitu pemotongan pucuk (topping) terdiri dari 2 taraf yaitu : control, pemotongan pucuk. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian kombinasi pupuk kandang ayam dan pupuk urea berpengaruh nyata pada parameter jumlah daun, diameter batang, kecepatan bertunas, jumlah tunas dan jumlah buah dan pemotongan pucuk (topping) tidak memberikan pengaruh nyata terhadap seluruh parameter pemangamatan.
PENGARUH PEMBERIAN POC AIR KELAPA DAN PUPUK UREA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN CABAI RAWIT MERAH (Capsicum frutescens L.)
Jurnal Agroterpadu Vol 2, No 3 (2023): Jurnal Agroterpadu Volume 2, Nomor 3, Desember 2023
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/ja.v2i3.4142

Abstract

Tanaman Cabai Rawit Merah (Capsicum frutescens L.) merupakan salah satu komoditas hortikultura yang memiliki potensi sebagai jenis sayuran buah untuk dikembangkan karena cukup penting peranannya baik untuk memenuhi kebutuhan konsumsi nasional maupun komoditas ekspor. Penelitian ini dilaksanakan di desa tubbi, Kecamatan Tutar, Kabupaten Polewali Mandar, Provinsi Sulawesi Barat yang berlansung pada bulan desember 2022 sampai dengan maret 2023. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keberhasilan penggunaan POC air kelapa dan pupuk urea terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman cabai Rawit merah Penelitian ini dilaksanakan dalam bentuk Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan pola faktorial yang terdiri dari dua faktor yaitu: Faktor pertama adalah pemberian POC air kelapa, yang terdiri dari 3 taraf, yaitu: 0, 200 dan 300 ml/tanaman factor kedua pupuk urea yaitu: 0, 4 dan 8 gr/tanaman.Terdapat interaksi pemberian POC air kelapa 300ml/ tanaman dan pemberian pupuk urea 4 g/tanaman memberikan pengaruh terbaik terhadap parameter jumlah cabang di umur 28 HST. Pemberian POC air kelapa 200 ml/tanaman berpengaruh terbaik pada parameter tinggi tanaman di umur 14 HST dan 28 HST sedangkan pemberian POC air kelapa 300 ml/tanaman memberikan pengaruh terbaik pada umur 42 HST. Pemberian pupuk Urea 4 gram/ tanaman memberikan pengaruh yang terbaik pada semua parameter sedangkan pemberian Urea 8 gram/ tanaman memberikan pengaruh yang terbaik pada parameter tinggi tanaman umur 28 HST  
KESESUAIAN IKLIM DAN TANAH BERBAGAI KLON KAKAO (Theobrom cacao L) DI DESA RAPPANG KECAMATAN TAPANGO
Jurnal Agroterpadu Vol 3, No 1 (2024): Volume 3, Nomor 1, April 2024
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/ja.v3i1.4353

Abstract

Kakao (Theobroma cacao L.) merupakan komoditas sub-sektor perkebunan penting di banyak negara dan memainkan peran penting dalam pasar pangan internasional (Aziziah & Setiawina, 2021). Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari dan mengindentifikasi kesesuaian iklim dan tanah berbagai klon kakao (Theobroma cacao L.). Kegunaan dari penelitian ini sebagai bahan informasi dan acuan untuk mahasiswa pertanian dalam mengenali penyakit bususk busah pada tanaman kakao. Metode yang digunakan adalah metode survei dengan data primer dan data sekunder.Data primer diperoleh Dari observasi langsung di lapangan dengan wawancara untuk mendapatkan informasi yang efektif. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan maka dapat ditarik kesimpulan bahwa produksi klon kakao Sulawesi 1 dipengaruhi oleh keadaan iklim dikarenakan peningkatan serangan penyakit busuk buah terjadi apabila memasuki musim kemarau. Klon kakao Sulawesi 2 mengalami penurunan produksi pada saat memasuki musim kemarau akibat dari serangan hama PBK. Untuk klon MCC01 sendiri mengalami penurunan produksi apabila kondisi tanah masam. Kata Kunci : Tanaman kakao, Iklim, Tanah, Klon
PENGARUH PEMBERIAN DOSIS PUPUK KANDANG KAMBING DAN LIMBAH AIR TAHU TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) Edi Sudrajat; Hasanuddin Kandatong; Masdar Fatman
Jurnal Agroterpadu Vol 1, No 1 (2022): Jurnal Agroterpadu Volume 1, Nomor 1, Agustus 2022
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/ja.v1i1.2824

Abstract

Produksi Nasional bawang merah mencapai 1,47 juta ton sedangkan produktifitasnya rata-rata 10,22 ton/ha. Namun produktifitas maksimum yang dapat mencapai sekitar 15 - 17 ton per hektar. Penelitian ini di laksanakan di Kelurahan Lamongan Batu, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, pada bulan September 2020 sampai dengan bulan Desember 2020. Penelitian ini Menggunakan Rancangan Acak kelompok (RAK) terdiri dari 2 (dua) faktor yaitu: pemberian pupuk kandang kambing yaitu : control, 100g/ tanaman, 125g/ tanaman, dan 150g/ tanaman, faktor kedua pemberian limbah air tahu yaitu :Tanpa pemberian limbah air tah, pemberian limbah air tahu100 ml/ liter air, dan pemberian limbah air tahu 150 ml/liter air. Hasil penelitan sebagai berikut; Interaksi antara pemberian pupuk kandang kambing 150g/ tanaman dengan pemberian pupuk limbah air tahu dosis 150 ml/liter air  (K3T2) memberikan pengaruh baik pada parameter bobot tanaman dan bobot umbi kering. Pemberian Pukan kambing 125 g/ tanaman (K2)  memberikan pengaruh baik pada parameter jumlah daun dan bobot tanaman, sedangkan  dosis pupuk kandang kambing 100 g/ tanaman (K1)  juga memberikan pengaruh baik pada parameter jumlah umbi basah. Pemberian pupuk limbah air tahu dosis 150 ml/liter air (T2) memberikan pengaruh baik pada parameter jumlah daun dan bobot umbi kering.
PENGARUH PEMBERIAN POC URINE KAMBING DANKOMPOSISI MEDIA TANAM YANG BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN CABAI RAWIT (Capsicum frutescens L.) S, Irwan; Aliah, Mardjani; Nurdin, Dahlia
Jurnal Agroterpadu Vol 3, No 2 (2024): Vol 3, No 2 (2024): Jurnal Agroterpadu Volume 3, Nomor 2, Agustus 2024
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/ja.v3i2.5088

Abstract

Cabai rawit, atau capsicum frutescens, adalah salah satu tanaman hortikultura yang paling menguntungkan dari keluarga solanaceae. Secara umum, buah cabai rawit mengandung banyak nutrisi, seperti vitamin A, B1, B2, C, lemak, protein, karbohidrat, kalsium, fosfor, besi, dan alkaloid seperti capsaicin, oleoresin, flavonoid, dan minyak esensial. Studi ini dilakukan dari November 2022 hingga Maret 2023 di Desa Madatte di Kecamatan Madatte, Kabupaten Polewali Mandar. Tujuannya adalah untuk mengetahui bagaimana poc urine kambing dan berbagai komposisi media tanam berdampak pada pertumbuhan dan produksi tanaman cabai rawit. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Kontrol P1 terdiri dari urin kambing (50 mililiter per liter air perlakuan) dan media tanam (tanah + arang sekam + pupuk kandang kambing) dengan perbandingan (1:2:1). Kontrol P2 terdiri dari urin kambing (100 mililiter per liter air perlakuan). Kata Kunci : Poc urine Kambing, Media tanam, Cabai Rawit
EFEKTIVITAS PROGRAM PEMBUATAN PUPUK ORGANIK PADAT DARI LIMBAH KULIT KAKAO TERHADAP PRODUKTIVITAS KAKAO PETANI DI DESA SALUDENGEN KECAMATAN BAMBANG RENSA RENSA
Jurnal Agroterpadu Vol 2, No 1 (2023): Jurnal Agroterpadu Volume 2, Nomor 1, April 2023
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/ja.v2i1.3894

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Desa Saludengen, Kecamatan Bambang, Kabupaten Mamasa, Provinsi Sulawesi Barat, di bawa arahan Bapak Ir.H. Hasanuddin Kandatong, MM,. MMA dan Bapak Haeruddin, S.Pi., M.Si. Yang berlangsung dari bulan Februari sampai dengan April Tahun 2022. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana respon petani di Desa Saludengen tentang program pembuatan pupuk organik padat dari limbah kulit kakao dan seberapa efektif program tersebut dapat dilakukan.Strategi pengumpulan data penelitian ini adalah teknik analisis deskriftif kualitatif yang meliputi teknik observasi, wawancara langsung dengan responden, dan dokumentasi.Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut : Sikap petani terhadap keberhasilan program dalam memproduksi pupuk organik padat dari limbah kulit kakao di Desa Saludengen yang termasuk dalam kategori sedang dan memiliki persentase total 76,20 persen. Mengingat petani di Desa Saludengen memiliki tingkat pengetahuan yang tinggi tentang pembuatan pupuk organik dari limbah kulit kakao, maka Program Pembuatan Pupuk Organik Dari Limbah Kulit Kakao Efektif terhadap mereka.

Page 10 of 18 | Total Record : 178