cover
Contact Name
Jusnawati
Contact Email
jusnawati@unm.ac.id
Phone
+6285242608203
Journal Mail Official
predestination@unm.ac.id
Editorial Address
Program Studi Sosiologi FIS-H UNM, Kampus Gunung Sari baru, Jalan Andi Pangeran Pettarani Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
PREDESTINATION : Journal of Society and Culture
ISSN : 27456994     EISSN : 27456994     DOI : https://doi.org/10.26858/prd.v6i2
PREDESTINATION: Journal of Society and Culture is a high-quality open-access and peer-reviewed research journal with p-ISSN 2745-6994, and e-ISSN 2745-6994. PREDESTINATION: Journal of Society and Culture providing a platform that welcomes and acknowledges high quality empirical original research papers about Sociology, Culture, Family, Gender Equality, Social Inclusion, Society, Politics, Philosophy, and Development. Published by Sociology Study Programs, Faculty of Social Science. PREDESTINATION: Journal of Society and Culture published biannual, schedule in June and December, and the Journal Editorial invites researchers, academicians, professionals, and practitioners from all over the world to submit the manuscript. Authors can submit articles/manuscripts by logging into the Open Journal System (OJS) https://ojs.unm.ac.id/predistination/author/submit
Articles 77 Documents
Dampak Pengasuhan Fatherless Pada Mahasiswa FIS-H Universitas Negeri Makassar Firman, Ali ZulFikar; Idrus, Idham Irwansyah; Mappe, Ulfa Utami
PREDESTINATION: Journal of Society and Culture Vol 9, No 1 (2025): Volume 9 No.1 Agustus 2025
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/prd.v9i1.76586

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) faktor-faktor yang memengaruhi terjadinya pengasuhan fatherless pada mahasiswa FIS-H Universitas Negeri Makassar, dan (2) dampak fatherless terhadap kehidupan mahasiswa FIS-H. Penelitian ini menggunakan metode campuran (mix methods) dengan pendekatan dominan kualitatif. Data kuantitatif menunjukkan bahwa 65% mahasiswa teridentifikasi mengalami kondisi fatherless dan faktor paling dominan adalah kurangnya kedekatan emosional dengan ayah (44%), yang ditandai dengan pola asuh yaitu minimnya komunikasi, keterlibatan dalam kehidupan sehari-hari, serta lemahnya dukungan emosional. Hasil dari penelitian memperlihatkan bahwasanya: (1) terdapat mahasiswa yang tinggal serumah dengan ayah, namun tidak merasakan kedekatan emosional karena sejak kecil ayahnya terlalu sibuk bekerja di luar rumah. Beberapa informan juga mengalami KDRT, hingga berujung pada perceraian orang tua. Terdapat pula ayah yang hanya menjalankan fungsi finansial dan hampir tidak terlibat dalam pengasuhan, yang mencerminkan pengaruh budaya patriarki di mana peran ayah direduksi hanya sebagai pencari nafkah. (2) Dampak dari kondisi fatherless menurunnya kepercayaan diri, kesulitan dalam membangun relasi sosial, dan pelarian emosional melalui hubungan asmara yang tidak sehat. Beberapa mahasiswa juga mengalami tekanan ekonomi karena harus mencukupi kebutuhan pendidikan secara mandiri. Sebagian lainnya merasa bingung dalam membentuk jati diri karena tidak memiliki figur ayah sebagai panutan. Temuan ini menunjukkan adanya disfungsi dalam sistem keluarga yang dianalisis menggunakan teori fungsionalisme struktural Robert K. Merton, di mana peran ayah yang tidak berjalan sebagaimana mestinya menimbulkan ketidakseimbangan sosial dan gangguan dalam perkembangan anak.
PEMANFAATAN RUANG PUBLIK DI PERUMAHAN BUKIT BARUGA MAKASSAR Izzah, Nurul; Idrus, Idham Irwansyah; Jusnawati, Jusnawati
PREDESTINATION: Journal of Society and Culture Vol 9, No 1 (2025): Volume 9 No.1 Agustus 2025
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/prd.v9i1.68374

Abstract

Abstrak. Artikel ini mengangkat topik Pemanfaatan Ruang Publik di Perumahan Bukit Baruga Makassar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Aktivitas warga Perumahan Bukit Baruga terhadap ruang publik. (2) Bentuk keterlibatan warga dalam pengelolaan fasilitas atau sarana ruang publik. Metode penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumetasi yang telah dilakukan. Data ini diperolah dan dianalisis dengan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menujukkan bahwa (1) Penggunaan ruang publik oleh warga yang ada di Perumahan Bukit Baruga merupakan orang-orang yang menyukai hal-hal yang berbau olahraga maupun orang-orang yang ingin melihat-lihat kegiatan olahraga tersebut. (2) Keterlibatan warga dalam pengelolaan fasilitas yang ada didalam Perumahan Bukit Baruga sangat baik karna mampu melibatkan semua warganya dalam membangun fasilitas yang diinginkan. Keterlibatanwarga dalam pengelolaan fasilitas atau sarana ruang publik dapat diketahui dalam kontribusi finansial seperti diadakannya iuran bersama terhadap warga setempat yang memiliki fasilitas disetiap bulannya untuk memenuhi kebutuhan fasilitas tersebut dipergunakan untuk air dan perlengkapan bahan atau peralatan yang dapat memperbagus fasilitas tersebut.
Nilai Anak Dalam Perspektif Masyarakat Bugis : Implementasi Keluarga Berencana (KB) Di Kelurahan Solo Kecamatan Bola Kabupaten Wajo Ramadani Hamwar, Tri Anugrah; Idrus, Idham Irwansyah; Mappe, Ulfa Utami
PREDESTINATION: Journal of Society and Culture Vol 9, No 1 (2025): Volume 9 No.1 Agustus 2025
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/prd.v9i1.76489

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) perspektif nilai anak pada masyarakat bugis di Kelurahan Solo Kecamatan Bola Kabupaten Wajo,  2) Implementasi Keluarga Berencana di Kelurahan Solo Kecamatan Bola Kabupaten Wajo. dalam penelitian ini menggunakan teori pilihan rasional yag dikemukakan oleh Colamen yang dimana individu atau aktor bertindak secara rasional berdasarkan tujuan yang ditentukan oleh nilai atau preferensi mereka. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yaitu observasi,wawancara dan dokumentasi. Triangulasi yang digunakan sebagai prosedur pengecekan keabsahan data. Analisis data dilakukan melalui reduksi data,model data,dan penarikan kesimpulan. Hasil menunjukkan dalam penelitian ini yaitu :1) Dalam masyarakat bugis masih menjunjung tinggi adanya nilai anak sehingga beberapa masyarakat bugis memiliki lebih dari 2 anak . Adapun nilai anak terbagi menjadi 4 yaitu : a) Nilai Spiritual dimana anak dianggap sebagai bentuk perluasan dan ladang pengasuhan jiwa. b) Nilai Psikologi bahwa anak dianggap sebagai bentuk kepuasan dan kejiwaan dalam orang tua. c) Nilai Sosial menganggap anak suatu harapan dan penerus keluarga serta memperkuat tali persaudaraan. d) Nilai Ekonomi menganggap anak dianggap sebagai harapan masa depan baik dalam material maupun non material. 2) Program Keluarga Berencana (KB) di Kelurahan Solo menunjukkan perkembangan positif meskipun sempat mengalami penurunan partisipasi akibat pandemi Covid-19, yang membatasi akses layanan kesehatan. Pada tahun 2024, partisipasi masyarakat meningkat secara signifikan berkat penyuluhan yang efektif, sehingga mayoritas pasangan usia subur (PUS) kini memiliki 1 hingga 2 anak. Namun, kepatuhan terhadap jadwal suntik kontrasepsi masih menjadi tantangan, karena kelalaian dapat mengurangi efektivitas program. Oleh karena itu, penyuluhan dan pendampingan perlu terus ditingkatkan agar masyarakat memahami pentingnya penggunaan kontrasepsi secara tepat demi pengendalian kelahiran yang optimal dan berkelanjutan
NARASI, KEKUASAAN, DAN PENGAMPUNAN: KAJIAN MAKNA SOSIAL DAN PERTARUNGAN SIMBOLIK PADA ISU AMNESTI DAN ABOLISI HASTO KRISTIYANTO DAN TOM LEMBONG Dyamin, Irfany Fany
PREDESTINATION: Journal of Society and Culture Vol 9, No 1 (2025): Volume 9 No.1 Agustus 2025
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/prd.v9i1.76672

Abstract

Isu amnesti terhadap Hasto Kristiyanto dan abolisi bagi Tom Lembong menjadi salah satu kontroversi politik-hukum di Indonesia. Kebijakan yang bersumber dari hak prerogatif Presiden ini memunculkan tarik-menarik wacana antara hukum, politik, dan moralitas. Persepsi publik terhadap isu ini berbeda-beda tergantung bagaimana media, pernyataan politisi, dan pandangan akademisi membingkai narasi tersebut. Penelitian ini bertujuan memahami bagaimana narasi amnesti dan abolisi dibentuk serta dipersepsikan publik dalam konteks komunikasi politik. Fokus penelitian mencakup framing, analisis wacana kritis, representasi makna, dan dinamika interaksi antara berbagai pemangku kepentingan sosial-politik yang memengaruhi opini, legitimasi, serta mencerminkan relasi kekuasaan dalam masyarakat dari perspektif sosiologi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, kategorisasi tematik, interpretasi wacana, pembuatan coding, dan analisis pola hubungan antara wacana, persepsi publik, dan legitimasi politik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konstruksi narasi politik yang berbeda oleh media, politisi, dan akademisi, serta dinamika sosial dan relasi kekuasaan, sangat memengaruhi persepsi publik. Suara yang lebih dominan dalam wacana cenderung membentuk opini publik, sementara pandangan kritis sering kali kurang terdengar. Temuan ini menegaskan keterkaitan antara wacana politik, opini publik, dan legitimasi dalam membentuk pemahaman masyarakat.
DINAMIKA SOSIAL-EKONOMI DAN STRATEGI BERTAHAN HIDUP SINGLE MOTHER DI KELURAHAN DATA KABUPATEN PINRANG Qalbi, Nurul; Suhaeb, Firdaus W.; Ismail, Ashari
PREDESTINATION: Journal of Society and Culture Vol 9, No 1 (2025): Volume 9 No.1 Agustus 2025
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/prd.v9i1.77256

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengkaji 1) dinamika sosial-ekonomi single mother di Kelurahan Data Kabupaten Pinrang, (2) strategi bertahan hidup single mother di Kelurahan Data Kabupaten Pinrang.  Jenis penelitian kualitatif fenomenologi dengan 12 informan dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data melalui observasi langsung di lokasi, wawancara mendalam dan dokumentasi terhadap aktivitas sosial-ekonomi informan. Hasil menunjukkan bahwa (1) single mother di Kelurahan Data mengalami dinamika kehidupan sosial-ekonomi dengan menjalani peran ganda, mengalami tekanan emosional, beban finansial, perubahan pola asuh anak, pekerjaan dan sumber penghasilan, serta dukungan sosial. (2) Strategi bertahan hidup yang diterapkan single mother di Kelurahan Data  mencakup strategi aktif seperti bekerja sebagai petani atau pedagang kecil, strategi pasif berupa penghematan pengeluaran, serta strategi jaringan melalui bantuan keluarga dan program sosial. Temuan ini menggambarkan ketahanan dan kemandirian single mother dalam menghadapi dinamika kehidupan, serta pentingnya dukungan sosial dalam meningkatkan kesejahteraan single mother.
Eksistensi Pedagang di Pasar Senggol Kelurahan Mattoangin Kecamatan Mamajang Kota Makassar Ismirayanti, Andi Nur Azizah; Idrus, Idham Irwansyah; Jusnawati, Jusnawati
PREDESTINATION: Journal of Society and Culture Vol 9, No 1 (2025): Volume 9 No.1 Agustus 2025
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/prd.v9i1.76637

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) upaya pedagang mempertahankan usahanya agar tetap eksis di Pasar Senggol Kelurahan Mattoangin Kecamatan Mamajang Kota Makassar (2) alasan pembeli tetap memilih untuk berbelanja di Pasar Senggol Kelurahan Mattoangin Kecamatan Mamajang Kota Makassar. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Jumlah informan sebanyak 19 orang dengan teknik penentuan informan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data adalah obervasi, wawancara, dan dokumentasi. Pengecekan keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan membercheck. Analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) pedagang melakukan berbagai upaya untuk mempertahankan usahanya agar tetap eksis di Pasar Senggol Kota Makassar, antara lain dengan penetapan harga yang fleksibel, pemberian promosi, menjaga kualitas produk, memberikan pelayanan yang baik, mengikuti tren dalam hal penyediaan produk yakni variasi produk yang terkini, kemudian dari segi pengelolaan penjualan baik secara online maupun offline, serta menjaga penataan ruang. (2) pembeli memilih berbelanja di Pasar Senggol Kota Makassar karena beberapa alasan rasional, yaitu harga yang lebih terjangkau, adanya tawar menawar, adanya interaksi personal, variasi produk yang lengkap, kualitas produk yang memuaskan, serta aksesibilitas lokasi mudah dijangkau. Hasil penelitian ini sejalan dengan teori pilihan rasional yang dikemukakan oleh James Samuel Coleman, yang menjelaskan bahwa pedagang maupun pembeli di Pasar Senggol mengambil keputusan secara sadar dan logis dengan tujuan mencapai hasil yang paling menguntungkan bagi diri mereka.
Tradisi Mappalin Tomate (Kajian tentang Eksistensi dan Simbol dalm Ritual Tradisi Mappalin Tomate) di Desa Tadokalua, Kabupaten Mamasa Chrisatriani, Yeni; Ismail, Ashari; Suhaeb, Firdaus W.
PREDESTINATION: Journal of Society and Culture Vol 9, No 1 (2025): Volume 9 No.1 Agustus 2025
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/prd.v9i1.79805

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) bagaimana masyarakat Desa Tadokalua mempertahankan makna tradisi Mappalin Tomate di tengah arus modernisasi (2) Bagaimana keluarga di Desa Tadokalua memaknai simbol-simbol dalam tradisi Mappalin Tomate. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan teori interaksionisme simbolik untuk menafsirkan makna sosial yang muncul dalam praktik tradisi. Hasil dari penelitian memperlihatkan bahwasanya: (1) Masyarakat Desa Tadokalua mempertahankan makna dan nilai tradisi Mappalin Tomate melalui pewarisan adat secara turun-temurun, keterlibatan keluarga besar, serta penyesuaian bentuk pelaksanaan dengan perkembangan zaman tanpa mengubah makna dasarnya. Tradisi ini menjadi sarana menjaga identitas, kebersamaan, dan keseimbangan sosial di tengah modernisasi. (2) Simbol-simbol seperti Patani, pemotongan hewan kurban, waktu pelaksanaan, serta prosesi dipaitai allo mebongngi’ dimaknai sebagai lambang persatuan, pengorbanan, pembersihan, dan pencerahan.