cover
Contact Name
Ummi Chasanah
Contact Email
ajurnaljutsuunpand@gmail.com
Phone
+6281325739230
Journal Mail Official
ajurnaljutsuunpand@gmail.com
Editorial Address
Jl. Banjarsari Barat No.1, Pedalangan, Kec. Banyumanik, Kota Semarang, Jawa Tengah 50268
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Teknik Sipil Unpand
Published by Universitas Pandanaran
ISSN : 30476887     EISSN : 30476879     DOI : https://doi.org/10.69796/7atct707
Core Subject : Engineering,
JUTSU : Jurnal Teknik Sipil (JUTSU|p-ISSN: 3047-6887|e-ISSN: 3047-6879) diterbitkan oleh Jurusan Teknik Sipil Universitas Pandanaran Semarang. JUTSU adalah jurnal akses terbuka, dan ditinjau sejawat yang berkaitan dengan semua aspek teknik sipil. JUTSU : Jurnal Teknik Sipil menyambut baik kontribusi yang mendorong pertukaran ide dan wacana rasional antara pendidik praktik dan peneliti teknik sipil. Jurnal ini menyediakan forum unik bagi para peneliti dan praktisi di bidang teknik struktural dan sipil untuk menyebarkan ide dan teknik baru dengan potensi dampak yang signifikan. Jurnal ini didedikasikan untuk memajukan batas pengetahuan dan teknologi dengan mendorong penelitian lintas disiplin dan aplikasi inovatif dalam proyek-proyek teknik besar. Jurnal ini bermaksud untuk menangkap dan mengarsipkan secara tepat waktu dan di satu tempat kemajuan signifikan dalam bidang luas yang mencakupnya. JUSTU : Jurnal Teknik Sipil mengundang penyerahan makalah asli, empiris, dan teoretis serta studi kasus dan resensi buku yang mencakup beragam bidang Teknik Sipil yang tercantum (namun tidak terbatas pada) sebagai berikut: 1. Konstruksi dan Bahan Bangunan 2. Rekayasa Struktur dan Gempa
Articles 49 Documents
ANALISIS PERBANDINGAN TEBAL PERKERASAN KAKU (RIGID PAVEMENT) METODE MDPJ 2017 DAN AASHTO 1993 (Studi Kasus : Jalan Lingkar Sepaku Tahap 2 Ruas 4.2 STA 0+000 s.d STA 2+350 Kabupaten Penajam Paser Utara) Andhika Maulana; Rizky Ristianto Adiputra; Soehartono; Baswindro
JUTSU : Jurnal Teknik Sipil Unpand Vol. 3 No. 1 (2026): JUTSU : Jurnal Teknik Sipil Unpand
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Pandanaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69796/q8ashk34

Abstract

Perkerasan kaku (rigid pavement) merupakan salah satu jenis perkerasan jalan yang menggunakan pelat beton semen sebagai lapisan utama yang berfungsi menyalurkan beban lalu lintas ke lapisan tanah dasar. Pemilihan tebal pelat beton yang tepat sangat berpengaruh terhadap umur rencana, kinerja struktural, serta efisiensi biaya konstruksi jalan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan tebal perkerasan kaku berdasarkan dua metode perencanaan, yaitu Metode MDPJ 2017 (Manual Desain Perkerasan Jalan) dan Metode AASHTO 1993, dengan studi kasus pada Jalan Lingkar Sepaku Tahap 2 – Ruas 4.2 STA 0+000 s.d STA 2+350, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Data yang digunakan meliputi data lalu lintas harian rata-rata (LHR), data kondisi tanah dasar (CBR), serta parameter material perkerasan. Berdasarkan hasil analisis, diperoleh tebal pelat beton hasil perhitungan Metode MDPJ 2017 sebesar 25 cm, sedangkan Metode AASHTO 1993 menghasilkan tebal 35 cm. Perbedaan tebal ini disebabkan oleh perbedaan pendekatan desain, faktor keandalan, serta nilai koefisien drainase yang digunakan pada masing-masing metode.    Dari hasil evaluasi, Metode MDPJ 2017 menghasilkan desain yang lebih efisien secara ekonomi tanpa mengurangi kinerja struktural yang signifikan, sedangkan Metode AASHTO 1993 memberikan faktor keamanan yang lebih tinggi terhadap beban lalu lintas jangka panjang.
KOMPARASI DESAIN SISTEM AIR BERSIH DAN SISTEM PEMADAM KEBAKARAN AKTIF (Studi Kasus : Gedung Ibrahim Tower RS. Roemani Muhammadiyah Semarang) Nopiandi Haryanto; Ummi Chasanah; Soehartono
JUTSU : Jurnal Teknik Sipil Unpand Vol. 3 No. 1 (2026): JUTSU : Jurnal Teknik Sipil Unpand
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Pandanaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69796/bvc5ar36

Abstract

Gedung Ibrahim Tower RS. Roemani Muhammadiyah Semarang merupakan bangunan rumah sakit bertingkat 13 lantai yang membutuhkan sistem utilitas bangunan yang andal, khususnya sistem air bersih dan sistem pemadam kebakaran aktif. Penelitian bertujuan untuk menganalisis kebutuhan air bersih, melakukan redesain sistem plumbing air bersih dan sistem pemadam kebakaran aktif, serta membandingkan desain existing dengan desain alternatif guna memperoleh sistem yang lebih efektif dan efisien. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dengan pengumpulan data primer dan data sekunder berupa gambar kerja, data bangunan, data sistem plumbing dan proteksi kebakaran. Analisis kebutuhan air bersih penghuni, pasien rawat inap, pengunjung, unit beban alat plumbing (UBAP), dimensi pipa, dan perhitungan head loss mayor serta minor. Analisis dilakukan pada sistem hydrant dan sprinkler berdasarkan standar SNI 8153:2015, NFPA 13, dan peraturan yang berlaku. Analisis dilakukan terhadap kebutuhan air bersih penghuni, pasien rawat inap, pengunjung, unit beban alat plumbing (UBAP), dimensi pipa, serta perhitungan head loss mayor dan minor. Analisis juga dilakukan pada sistem hydrant dan sprinkler berdasarkan standar SNI 8153:2015, NFPA 13, dan peraturan yang berlaku. Hasil perbandingan menunjukkan bahwa desain alternatif memberikan perhitungan yang lebih lengkap dan mampu menggambarkan kebutuhan aktual sistem air bersih dan sistem pemadam kebakaran aktif pada gedung rumah sakit.
STUDI KOMPARATIF PERENCANAAN TEBAL PERKERASAN BETON SEMEN (RIGID PAVEMENT) BERDASARKAN MDPJ 2017 DAN AASHTO 1993 (Studi Kasus : Jl. Pantura Ujung Tol Kaligawe-Traffic Light Terboyo STA 3+400 s/d 4+600)) Sasmito Sari; Soehartono; Sri Subekti
JUTSU : Jurnal Teknik Sipil Unpand Vol. 3 No. 1 (2026): JUTSU : Jurnal Teknik Sipil Unpand
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Pandanaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69796/7184qr51

Abstract

Ruas jalan Pantura Kaligawe – Terboyo merupakan jalur logistik strategis dengan volume kendaraan berat yang sangat tinggi dan tantangan lingkungan berupa banjir rob serta penurunan muka tanah. Kondisi tersebut memerlukan konstruksi perkerasan kaku (rigid pavement) yang optimal secara struktural dan efisien secara ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan tebal perkerasan pelat beton menggunakan dua metode standar, yaitu Manual Desain Perkerasan Jalan (MDPJ) 2017 yang berbasis mekanistik-empiris dan AASHTO 1993 yang berbasis empiris. Data primer dan sekunder yang mencakup Lintas Harian Rata-rata (LHR), nilai California Bearing Ratio (CBR) tanah dasar, dan pertumbuhan lalu lintas dianalisis untuk mendapatkan parameter desain. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa metode MDPJ 2017 menghasilkan tebal pelat beton sebesar 31 cm, sedangkan metode AASHTO 1993 menghasilkan ketebalan 35 cm. Selisih ketebalan 4 cm tersebut disebabkan oleh perbedaan filosofi dalam penentuan faktor beban dan parameter reliabilitas. Secara teknis, MDPJ 2017 memberikan desain yang lebih efisien bagi kondisi jalan nasional di Indonesia karena telah mempertimbangkan spektrum beban aktual. Hasil penelitian ini merekomendasikan penggunaan MDPJ 2017 untuk optimasi biaya konstruksi tanpa mengabaikan aspek keamanan struktur pada ruas jalan dengan beban lalu lintas berat.
KAJIAN TINJAUAN KRITIS PENGGUNAAN PEWARNA SINTETIS DALAM INDUSTRI BATIK DAN PENGARUHNYA TERHADAP KUALITAS LINGKUNGAN Ni Komang Ayu Artiningsih; Ery Fatarina; Sri Subekti; Nurtekto
JUTSU : Jurnal Teknik Sipil Unpand Vol. 3 No. 1 (2026): JUTSU : Jurnal Teknik Sipil Unpand
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Pandanaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69796/7nbxjq69

Abstract

Industri batik merupakan warisan budaya yang memiliki kontribusi ekonomi signifikan, terutama di Indonesia. Namun, penggunaan pewarna sintetis dalam proses produksinya menghasilkan limbah cair yang mengandung bahan kimia berbahaya bagi lingkungan. Kajian ini didasarkan pada konsep Sustainable Consumption and Production (SCP) yang dikembangkan oleh United Nations Environment Programme (UNEP, 2023), yang menekankan pentingnya efisiensi penggunaan sumber daya, pengurangan limbah, dan pencegahan pencemaran dalam kegiatan produksi industri. Selain itu, penelitian ini mengacu pada kajian Lin et al. (2023) yang menjelaskan bahwa limbah zat warna sintetis berpotensi menimbulkan dampak toksik terhadap ekosistem perairan, kesehatan manusia, serta kualitas lingkungan apabila tidak diolah secara memadai. Artikel ini mengkaji dampak limbah cair pewarna batik berbasis kimia terhadap lingkungan serta alternatif pengelolaannya melalui metode studi literatur terhadap berbagai penelitian yang diterbitkan dalam kurun waktu 2020–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa limbah batik mengandung logam berat, zat warna toksik, senyawa organik persisten, serta parameter pencemar seperti Chemical Oxygen Demand (COD) dan Biological Oxygen Demand (BOD) yang dapat menurunkan kualitas perairan. Berbagai penelitian juga menunjukkan bahwa pembuangan limbah tanpa pengolahan dapat mengganggu keseimbangan ekosistem akuatik dan meningkatkan risiko kesehatan masyarakat.  Solusi yang ditawarkan meliputi penerapan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), pemanfaatan teknologi adsorpsi dan bioremediasi, penggunaan pewarna alami, serta peningkatan kesadaran lingkungan bagi pelaku industri batik. Kajian ini diharapkan menjadi dasar pengembangan kebijakan dan teknologi tepat guna untuk mendukung keberlanjutan industri batik yang ramah lingkungan.
DESAIN STRUKTUR ATAS RUSUNAWA 5 LANTAI BERPEDOMAN PADA SNI 1726:2019 DAN SNI 2847:2019 JALAN LINGKAR NGURANGAN - PURWODADI GROBOGAN Mochammad Fajar Eamadhan; Moh Min Sahril; Soehartono; Baswindro
JUTSU : Jurnal Teknik Sipil Unpand Vol. 3 No. 1 (2026): JUTSU : Jurnal Teknik Sipil Unpand
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Pandanaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69796/qysdh412

Abstract

Pertumbuhan penduduk yang pesat memicu peningkatan kebutuhan hunian vertikal, salah satunya berupa Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa). Penelitian Tugas Akhir ini bertujuan untuk mendesain struktur atas gedung Rusunawa 5 lantai yang berlokasi di Jalan Lingkar Ngurangan - Purwodadi, Kabupaten Grobogan. Evaluasi dan perancangan dilakukan untuk memastikan keamanan komponen struktural terhadap kombinasi pembebanan gravitasi dan beban gempa dinamis. Metodologi perancangan berpedoman pada SNI 1726:2019 untuk tata cara perencanaan ketahanan gempa dan SNI 2847:2019 untuk persyaratan beton struktural. Analisis dan pemodelan struktur tiga dimensi (3D) dilakukan menggunakan aplikasi SAP2000 v.14 berbasis metode elemen hingga (finite element method). Hasil analisis menunjukkan bahwa dimensi elemen struktural yang direncanakan memenuhi syarat batas layan (serviceability) dan kapasitas beban yang diizinkan. Spesifikasi dimensi akhir komponen struktural meliputi: Tie Beam 1 (TB.1) 30 x 50 cm, Tie Beam 2 (TB.2) 25 x 40 cm, Balok Utama (B1) 30 x 50 cm, Balok Anak (B2) 25 x 40 cm, Kolom Utama (K1) 60 x 60 cm, dan Kolom Sekunder (K2) 40 x 40 cm. Berdasarkan evaluasi rasio kapasitas penampang dan penulangan, seluruh elemen struktural tersebut dinyatakan aman, kuat, dan memenuhi kriteria kinerja struktur yang disyaratkan oleh standar nasional yang berlaku.
PENGELOLAAN SAMPAH DOMESTIK KECAMATAN KEDUNGWUNI  PEKALONGAN SEBAGAI PEMENUHAN SANITASI LINGKUNGAN Sri Subekti; RHJ Wedyowibowo; Ni Komang Ayu Artiningsih; Rasyid Hakim Fahmilhuda; Natasya Apriliani Putri Yogie
JUTSU : Jurnal Teknik Sipil Unpand Vol. 3 No. 1 (2026): JUTSU : Jurnal Teknik Sipil Unpand
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Pandanaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69796/z0nrkf26

Abstract

Peningkatan produksi sampah terus bertambah dapat menimbulkan masalah pada lingkungan seiring dengan peningkatan jumlah penduduk. Sementara, lahan tempat pembuangan akhir sampah juga makin terbatas.  Kecamatan Kedungwuni  Kabupaten Pekalongan, permasalahan sampah juga menjadi masalah yang sampai saat ini belum kunjung dapat diselesaikan. Kecamatan Kedungwuni merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Pekalongan yang terbagi tiga kelurahan, 16 desa, ,luas wilayah adalah 22,94 kilometer persegi. Program pengelolaan sampah berkelanjutan untuk mendukung target program berbasis komunitas dan teknologi diterapkan di lapangan dengan optimalisasi Bank Sampah, mendorong masyarakat melakukan pemilahan sampah anorganik dari sumbernya untuk ditukar dan menjadi nilai ekonomi, penerapan ekonomi sirkular mengubah paradigma "buang setelah pakai" menjadi siklus tertutup di mana limbah yang dihasilkan diproses kembali menjadi bahan baku baru, teknologi pengolahan kompos dan biogas dengan melakukan pengolahan sampah organik menjadi pupuk atau energi alternatif berskala lokal, gerakan gaya hidup zero waste membawa wadah sendiri guna menekan penggunaan plastik sekali pakai.
DESAIN STRUKTUR ATAS GEDUNG RUMAH SUSUN SEDERHANA SEWA (RUSUNAWA) 5 LANTAI JALAN NEGARA NO. 9 SEPAKU – KALIMANTAN TIMUR Verdian Setiawan; Ummi Chasanah; Soehartono
JUTSU : Jurnal Teknik Sipil Unpand Vol. 3 No. 1 (2026): JUTSU : Jurnal Teknik Sipil Unpand
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Pandanaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69796/j8y67g87

Abstract

Pertumbuhan infrastruktur di Sepaku, Kalimantan Timur, memicu kebutuhan fasilitas hunian vertikal yang aman terhadap beban lateral. Penelitian ini bertujuan mendesain struktur atas gedung Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) 5 lantai di Jalan Negara No. 9, Sepaku, menggunakan konfigurasi beton bertulang. Metode perancangan mengacu pada regulasi terbaru, yaitu SNI 1727:2020 untuk pembebanan, SNI 1726:2019 untuk analisis beban gempa, dan SNI 2847:2019 untuk persyaratan beton struktural. Analisis struktur tiga dimensi dilakukan menggunakan perangkat lunak SAP2000 v.14. Evaluasi difokuskan pada elemen struktural utama, meliputi komponen Tie Beam (TB.1) dimensi 30×50 cm , Tie Beam (TB.2) 25×40 cm,  Balok (B1) dimensi 30×50 cm, Balok (B2) 25×40 cm dan Kolom (K1) dimensi 50×50 cm, Kolom (K2) 35×35 cm. Hasil analisis menunjukkan bahwa dimensi penampang komponen struktur tersebut mampu menahan kombinasi beban gravitasi dan lateral secara aman. Kebutuhan luasan tulangan lentur dan geser yang dihasilkan telah memenuhi batas minimum dan maksimum sesuai kriteria Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK). Hasil tugas akhir ini diharapkan dapat menjadi referensi teknis perancangan gedung bertingkat yang andal dan akuntabel di kawasan Sepaku.
ANALISIS EFISIENSI METODE PENGECORAN PERKERASAN KAKU (RIGID PAVEMENT) ANTARA SLIPFORM PAVER DAN FIXED FORM Raiza Adella Fajar Pratama; Soehartono; Sri Subekti
JUTSU : Jurnal Teknik Sipil Unpand Vol. 3 No. 1 (2026): JUTSU : Jurnal Teknik Sipil Unpand
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Pandanaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69796/36rs4p05

Abstract

Pemilihan metode pelaksanaan konstruksi perkerasan kaku merupakan faktor determinan dalam pencapaian efisiensi waktu, biaya, dan mutu pada Proyek Strategis Nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan efisiensi antara metode otomatisasi Slipform Paver dan metode konvensional Fixed Form pada ruas Jalan Tol Solo–Yogyakarta Paket 1.2. Metodologi penelitian dilakukan melalui observasi lapangan, analisis produktivitas alat, serta komparasi Harga Satuan Pekerjaan (HSP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Slipform Paver memiliki kecepatan produksi riil 3,21 kali lebih cepat dengan durasi 215 menit per 100 meter lari, dibandingkan metode Fixed Form yang membutuhkan 690 menit. Dari aspek biaya, metode Slipform mereduksi biaya upah hingga 60% dan meminimalisir limbah beton, meskipun memiliki biaya investasi alat yang tinggi. Analisis mutu menunjukkan nilai International Roughness Index (IRI) hasil Slipform (2,5-3,0 m/km) lebih baik daripada Fixed Form (3,5-4,5 m/km). Kesimpulannya, metode Slipform Paver lebih efektif dan efisien untuk pekerjaan jalur utama jalan tol dengan volume masif, sementara Fixed Form tetap relevan untuk area transisi dengan geometri kompleks.
PERENCANAAN DAN PERHITUNGAN STRUKTUR BALOK, KOLOM, PLAT LANTAI GEDUNG ASRAMA PUTRA SMK NEGERI 2 PURWODADI DI JL. MH. THAMRIN PURWODADI-GROBOGAN Vivi Pangestuti; Ummi Chasanah; Soehartono
JUTSU : Jurnal Teknik Sipil Unpand Vol. 3 No. 1 (2026): JUTSU : Jurnal Teknik Sipil Unpand, Vol. 3, No. 1, Mei 2026
Publisher : Universitas Pandanaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69796/njmzc141

Abstract

This dormitory project is located on Jln. MH. Thamrin Purwodadi-Grobogan and aims to provide safe and comfortable housing for students, particularly those who live far from school. Many students must travel long distances daily, which poses a safety risk and reduces their focus on learning. Objective: The goal is to study the methodology of earthquake-resistant building structure analysis, determine structural dimensions, and calculate the Bill of Quantities (BoQ) along with the structural drawings. Methodology: This final project includes a literature review and data collection, followed by structural modeling and load analysis using SAP 2000v.22. The process concludes with the determination of reinforcement specifications and the creation of detailed working drawings for all structural elements. Results: The calculations were performed using auxiliary software such as AutoCAD version 2021, SAP 2000v.22, and Microsoft Excel. Conclusion: Based on the analysis, the determination of reinforcement for the building's columns, beams, and floor slabs was based on the calculations performed using the SAP 2000v.22 software.
ANALISIS PERBANDINGAN TEBAL PERKERASAN KAKU (RIGID PAVEMENT) METODE MDPJ 2017 DAN AASHTO 1993 (Studi Kasus : Jalan Lingkar Sepaku Tahap 2 Ruas 4.2 STA 0+000 s.d STA 2+350 Kabupaten Penajam Paser Utara) Andhika Maulana; Rizky Ristanto A; Soehartono; Baswindro
JUTSU : Jurnal Teknik Sipil Unpand Vol. 3 No. 1 (2026): JUTSU : Jurnal Teknik Sipil Unpand, Vol. 3, No. 1, Mei 2026
Publisher : Universitas Pandanaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69796/mv1na856

Abstract

Rigid pavement is a type of road pavement that utilizes cement concrete slabs as the primary layer to distribute traffic loads to the subgrade. Selecting the appropriate concrete slab thickness significantly influences the design life, structural performance, and cost-efficiency of road construction. This study aims to analyze and compare rigid pavement thickness based on two design methods the 2017 MDPJ (Road Pavement Design Manual) method and the 1993 AASHTO method using a case study of the Sepaku Ring Road Phase 2 – Section 4.2 (STA 0+000 to STA 2+350) in North Penajam Paser Regency, East Kalimantan. The data utilized includes Average Daily Traffic (ADT), subgrade condition data (CBR), and pavement material parameters. The analysis results indicate that the concrete slab thickness calculated using the 2017 MDPJ method is 25 cm, whereas the 1993 AASHTO method yields a thickness of 35 cm. This discrepancy in thickness arises from differences in design approaches, reliability factors, and drainage coefficient values ​​employed by each method. The evaluation reveals that the 2017 MDPJ method produces a more economically efficient design without significantly compromising structural performance, while the 1993 AASHTO method provides a higher factor of safety regarding long-term traffic loads.