cover
Contact Name
Trisnawati Hutagalung
Contact Email
trisnawati.hutagalung@yahoo.co.id
Phone
-
Journal Mail Official
trisnawati.hutagalung@yahoo.co.id
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Asas: Jurnal Sastra
ISSN : 23015896     EISSN : 2580894X     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Asas:Jurnal Sastra merupakan jurnal yang menerbitkan artikel mengenai pendidikan, bahasa dan sastra Indonesia. Jurnal ini juga dihadirkan untuk mendukung pengembangan akademika di Jurusan Bahasa, sastra Indonesia. Jurnal ini terbit sebanyak empat kali dalam setahun pada bulan April, Juni, September dan November.
Arjuna Subject : -
Articles 341 Documents
IMPLEMENTASI MEDIA AUDIOVISUAL POWTOON DALAM PEMBELAJARAN PUISI SECARA DARING KELAS X SEMESTER 2 TAHUN PELAJARAN 2020/2021 SMA NEGERI 2 CIKARANG SELATAN Finda Septina Munjariyati; Haryadi Haryadi; Rahayu Pristiwati
Asas: Jurnal Sastra Vol 11, No 1 (2022): ASAS : Jurnal Sastra
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ajs.v11i1.31862

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif untuk memperoleh gambaran mengenai penerapan media audiovisual powtoon dalam pembelajaran puisi kelas X semester 2 tahun pelajaran 2020/2021 di SMA Negeri 2 Cikarang Selatan. Teknik pengumpulan data pada penelitian kualitatif adalah menggunakan teknik pengumpulan data setara gabungan. Analisis data bersifat induktif berdasarkan fakta-fakta yang ditemukan di lapangan. Hasil dari fakta-fakta yang ditemukan dilapangan kemudian dikonstruksikan menjadi hipotesis. Penelitian ini menerapkan media audiovisual powtoon kemudian digunakan dalam pembelajaran puisi. Sumber data utama dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas X yang terbagi menjadi dua kelas yaitu kelas X MIPA 1 dan X MIPA 2. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan diperoleh data hasil belajar peserta didik sebagai berikut: (1) hasil belajar peserta didik di kelas X MIPA 1 dapat dideskripsikan bahwa nilai rata-rata yang diperoleh yaitu 60,5 dan menunjukkan bahwa dari 36 peserta didik dikelas X MIPA 1 terdapat 42% yang tuntas, sedangkan terdapat 58% peserta didik yang tidak tuntas. (2) hasil belajar peserta didik di kelas X MIPA 2 dapat dideskripsikan bahwa nilai rata-rata yang diperoleh kelas X MIPA 2 yaitu 84 dan menunjukkan bahwa dari 36 peserta didik di kelas X MIPA 2 terdapat 81% yang tuntas, sedangkan 19 % peserta didik tidak tuntas. Berdasarkan hasil tersebut dapat dikatakan bahwa pembelajaran puisi kelas X MIPA 2 dengan menggunakan media audiovisual powtoon, termasuk dalam kriteria yang baik. Berdasarkan perolehan data hasil belajar dari kelas X MIPA 1 dan X MIPA 2 tersebut maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan audiovisual powtoon sangat membantu dalam pembelajaran puisi di kelas X SMA Negeri 2 Cikarang Selatan.
LEGENDA PAGAR BATU DI DESA PARDOMUAN KECAMATAN SIMANINDO KABUPATEN SAMOSIR: KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA Wesri Marbun; Asni Barus; Ramlan Damanik
Asas: Jurnal Sastra Vol 11, No 1 (2022): ASAS : Jurnal Sastra
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ajs.v11i1.31848

Abstract

Dalam penelitian ini, penulis menggunakan kajian Sosiologi Sastra dalam Legenda Pagar Batu. Legenda ini adalah suatu cerita yang dimiliki oleh masyarakat Batak Toba. Cerita ini terletak di Desa Pardomuan, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir, Provinsi Sumatera Utara. Masalah dalam penelitian ini terdapat pada unsur intrinsik serta nilai-nilai sosiologi sastra yang terdapat dalam Legenda Pagar Batu. Tujuan utama dalam penelitian ini untuk mengidentifikasi unsur intrinsik serta nilai-nilai yang terkandung pada sosiologi sastra. Dalam Legenda Pagar Batu, peneliti akan menganalisis dengan menggunakan metode deskriptif dan menggunakan metode penelitian lapangan. Teori dalam penelitian ini akan menggunakan teori struktural dan juga teori sosiologi sastra. Adapun unsur intrinsik dalam legenda ini mencakup tema, alur/plot, latar/setting serta perwatakan/penokohan. Nilai-nilai dalam sosiologi sastra pada legenda ini terdapat pada sistem kekerabatan, tanggung jawab, kasih sayang, serta pertentangan.
MEDIA SASTRA DAN PROPAGANDA KAPITALISME PABRIK GULA DI JAWA Agus Sulton
Asas: Jurnal Sastra Vol 11, No 1 (2022): ASAS : Jurnal Sastra
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ajs.v11i1.31857

Abstract

Kebijakan tanam paksa tidak membawa perubahan yang baik bagi rakyat pribumi Hindia. Hal ini mendorong sebagian rakyat pribumi protes melalui aksi masa dan pemogokan. Peristiwa tersebut mendorong Mas Marco Kartodikromo untuk ambil bagian menentang kebijakan pemerintah dengan memproduksi propaganda melalui karya sastra. Penelitian ini fokus terhadap peranan sastra dalam menciptakan propaganda kapitalisme pabrik gula di Jawa awal abad ke-20. Hasil penelitian ini menemukan, bahwa teks sastra novel Matahariah dan kumpulan puisi ‘SAIR REMPAH-REMPAH’ syarat akan propaganda anti kapitalisme dan anti dengan kebijakan-kebijakan yang diterapkan pemerintah. Secara simbolik, teks-teks Mas Marco memantik ide-ide perubahan sosial, ekonomi, dan politik supaya tanah Hindia lepas dari belenggu kolonial.
KEMAMPUAN MENULIS TEKS EKSPLANASI KOMPLEKS DENGAN MENGGUNAKAN TEKNIK 3M (MENGAMATI, MENIRU, MENGEMBANGKAN) OLEH SISWA KELAS XI SMK NEGERI 2 MEDAN TAHUN PEMBELAJARAN 2017/2018 Zukhruf Ambarsari; Fitriani Lubis
Asas: Jurnal Sastra Vol 11, No 2 (2022): ASAS : Jurnal Sastra
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ajs.v11i2.37152

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan siswa dalam menulis teks eksplanasi kompleks dengan menggunakan teknik 3M (Mengamati, Meniru, Mengembangkan) oleh siswa kelas XI SMK Negeri 2 Medan Tahun Pembelajaran 2017/2018. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMK Negeri 2 Medan tahun pembelajaran 2017/2018 yang terdiri dari 18 kelas dengan jumlah 568 orang. Sampel yang diambil adalah 60 orang dari jumlah kelas yang telah ditentukan. Berdasarkan hasil analisis diperoleh bahwa data berdistribusi normal. Setelah dilakukan perhitungan uji normalitasLhitung <Ltabelpada taraf signifikan. Hasil uji normalitas untuk data kelas eksperimen ialah (0.14< 0.16 ), kelas kontrol (0.11<0.16 Hasil uji homogenitas kemampuan menulis teks eksplanasi kompleks ialah Xhitung< Xtabel (0,66 < 42.6) dan uji hipotesis thitung> ttabel(9.41 > 2.01). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan menulis teks eksplanasi kompleks dengan menggunakan teknik 3M (Mengamati, Meniru, Mengembangkan) lebih baik dibandingkan kemampuan menulis teks eksplanasi kompleks dengan menggunakan teknik konvensional oleh siswa kelas XI SMK Negeri 2 Medan tahun pembelajaran 2017/2018.
NILAI-NILAI MORAL CERITA RAKYAT “SI BORU TUMBAGA” DALAM BUDAYA BATAK TOBA (ANALISIS WACANA KRITIS MODEL SARA MILLS) Lamria Romaito Sidabutar; Muhammad Surip; Syairal Fahmi Dalimunthe
Asas: Jurnal Sastra Vol 11, No 2 (2022): ASAS : Jurnal Sastra
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ajs.v11i2.37158

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menunjukkan situasi perempuan yang sangat kelam dimana mereka menempati posisi terendah. Wanita berada di bawah pria. Perempuan dipandang sebagai objek laki-laki. Tidak ada kesetaraan martabat di dalamnya. Dalam perkembangannya, perempuan kini memiliki kedudukan yang setara dengan laki-laki. Perempuan bebas mengaktualisasikan dirinya. Dalam cerita rakyat Si Baru Tombaga dalam budaya Batak Toba dikisahkan tentang usaha seorang perempuan untuk memperjuangkan harta pusaka ayahnya. Dalam upaya ini, ia mampu memberikan terobosan baru dalam kehidupan sosial. Dengan kebijakannya, ia memberikan kesempatan baru bagi perempuan untuk memperjuangkan kebenaran. Ia tidak menempatkan perempuan sebagai objek laki-laki, tetapi menjadikan perempuan sebagai subjek dalam kehidupan. Dalam penelitian ini, metode kualitatif digunakan untuk mengungkap bagaimana konstruksi kehidupan masyarakat, khususnya posisi perempuan, memiliki tempat yang setara dengan laki-laki. Kedudukan perempuan ini, diungkapkan dalam cerita rakyat. Selanjutnya peneliti menggunakan Sara Mills' Critique untuk menganalisis cerita rakyat Si Baru Tombaga. Peneliti menemukan bahwa terdapat berbagai pesan dan nilai moral yang harus dihayati dalam kehidupan bermasyarakat. Apalagi mengenai posisi perempuan yang seharusnya memiliki harkat dan martabat yang sama dengan laki-laki.
ANALISIS WACANA IKLAN HEAD AND SHOULDERS : TEORI TEUN A. VAN DIJK Fina Mardiana Nasution; Syairal Fahmy Dalimunthe; Muhammad Surif
Asas: Jurnal Sastra Vol 11, No 2 (2022): ASAS : Jurnal Sastra
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ajs.v11i2.37137

Abstract

Sastra lisan adalah bentuk sastra yang biasanya dianggap sebagai budaya turun temurun secara lisan atau dari mulut ke mulut. Sastra lisan dapat berupa cerita rakyat, legenda, dongeng, mitos, dan lain-lain. Cerita rakyat merupakan sastra tradisional karena merupakan hasil karya yang lahir dari sekelompok masyarakat yang masih memegang teguh nilai-nilai budaya tradisional (Dharmojo, 1998:21). Sastra tradisional kadang-kadang disebut sebagai cerita rakyat dan dianggap sebagai milik bersama. Ia tumbuh dari kesadaran kolektif yang kuat dalam masyarakat lama. Danandjaja (1986:2) mengemukakan bahwa folklor adalah bagian dari budaya kolektif yang tersebar dan diturunkan dari generasi ke generasi, di antara semua jenis kolektif, secara tradisional dalam versi yang berbeda, baik dalam bentuk lisan maupun contoh disertai dengan gerak tubuh atau alat bantu pengingat. perangkat mnemonik). Dari pendapat tersebut dapat disimpulkan bahwa cerita rakyat adalah cerita atau cerita anonim dari zaman dahulu yang hidup di kalangan masyarakat dan diturunkan secara lisan atau dari generasi ke generasi sebagai saran untuk menyampaikan pesan atau amanat.
ANALISIS WACANA KRITIS VAN DJIK PADA IKLAN BEAR BRAND TAHUN 2021 DAN 2022 Cory Marlia; Muhammad Surif; Syairal Fahmy Dalimunthe
Asas: Jurnal Sastra Vol 11, No 2 (2022): ASAS : Jurnal Sastra
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ajs.v11i2.37151

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian analisis wacana kritis terkait iklan dari produk susu Bear Brand. Produk ini selalu mengeluarkan inovasi yang mampu memikat masyarakat dalam mempromosikan produknya. Produk dari susu ini sangat dikenal sebagai susu beruang walaupun isi dari susu yang ditawarkan produk adalah susu sapi. Penelitian ini membahas tentang iklan dari Bear Brand yang lebih dominan muncul pada aplikasi YouTube. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah analisiis konten dengan mengklasifikasi dan menganalisis isi teks ataupun tuturan yang terdapat dalam iklan. Pada dasarnya, kedua iklan yang dianalisis mampu menjelaskan bahwa iklan tersebut memiliki target pasaran yang jelas sesuai dengan konteks sosial dan teks yang terdapat dalam iklan. Hal ini dapat dilihat pada iklan tahun 2021 pada susu Bear Band mengacu pada perlawanan dan kekebalan terhadap virus Covid-19 dan iklan tahun 2021 pada susu Bear Band mengacu pada pentingnya kebersamaan keluarga pada saat bulan Ramadhan.
TRADISI GOTONG ROYONG PADA MASYARAKAT BATAK TOBA DI DESA SIGAPITON KECAMATAN AJIBATA KABUPATEN TOBA: KAJIAN TRADISI LISAN Julius Renaldi Tampubolon; Robert Sibarani; Jekmen Sinulingga
Asas: Jurnal Sastra Vol 11, No 2 (2022): ASAS : Jurnal Sastra
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ajs.v11i2.37159

Abstract

Dalam penelitian ini penulis membahas tentang Tradisi gotong-royong pada masyarakat Batak Toba pada siklus kehidupan masyarakat mulai dari kelahiran hingga kematian di desa Sigapiton. Penelitian ini bertujuan untuk mencari tahu sekaligus menjelaskan jenis-jenis gotong- royong masyarakat Batak Toba di desa Sigapiton Kecamatan Ajibata Kabupaten Toba, dan juga menjelaskan gotong-royong apa saja yang masih dilaksanakan maupun yang sudah di tinggalkan untuk guna melestarikan kembali gotong-royong yang pernah dilaksanakan. Penulisan skripsi ini menggunakan metode kualitatif. Tahapan metode tersebut, yakni: metode dasar (pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan), lokasi dan sumber data penelitian, instrumen penelitian, metode pengumpulan data, metode analisis data. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah tradisi lisan. Hasil dari penelitian ini adalah tahapan jenis-jenis gotong-royong ada tiga, yakni: tahapan gotong-royong pada siklus menanam hingga memanen,tahapan gotong-royong pada siklus kehidupan mulai lahir hingga kematian, dan tahapan gotong-royong yang dilakukan dalam berdemokrasi. Adapun yang dilakukan dalam proses gotong-royong tersebut semuanya di dasari dengan musyawarah dan kesepakatan bersama. Dari penelitian ini, penulis mendapat banyaknya gotong-royong yang dilakukan dalam kehidupan masyarakat baik di desa Sigapiton maupun di daerah-daerah lainnya.
ANALISIS NILAI PENDIDIKAN KARAKTER PADA FILM ANIMASI NEW GODS:NEZHA REBORN Rana Az-Syahra Soelistyo; Sheyra Silvia Siregar; Retno Purnama Irawati; Anggraeni Anggraeni
Asas: Jurnal Sastra Vol 11, No 2 (2022): ASAS : Jurnal Sastra
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ajs.v11i2.37155

Abstract

Nilai pendidikan karakter dapat diberikan secara integrasi pada semua materi pembelajaran, salah satunya melalui film animasi sebagai media pembelajaran. Film animasi berjudul New Gods: Nezha Reborn merupakan sebuah film bergenre aksi fantasi animasi 3D asal Tiongkok yang rilis pada tahun 2021 berdasarkan karakter Nezha dari novel dinasti Ming yang berjudul Investiture of the Gods. Dalam film ini terdapat beberapa nilai pendidikan karakter dan pesan moral yang bisa diimplementasikan dalam pendidikan karakter. Tujuan dalam penelitian ini adalah mendeskripsikan nilai pendidikan karakter menurut kemendikbud dan mendeskripsikan nilai pendidikan karakter menurut Apeid yang terdapat dalam film animasi China yang berjudul “New Gods: Nezha Reborn”.  Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data yang diambil berupa dialog dan situasi yang terdapat dalam film animasi tersebut. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik simak catat. Hasil penelitian yang didapat  berjumlah 20 data dan mengandung 14 nilai karakter dari 18 nilai karakter yang ditentukan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Nasional. Nilai-nilai karakter yang terdapat dalam film animasi Nezha yang telah diteliti diantaranya adalah religius, jujur, disiplin. kerja keras, kreatif, mandiri, rasa ingin tahu, cinta tanah air, menghargai prestasi, komunikatif, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli social, tanggung jawab.
ANALISIS MAKNA LEKSIKAL DAN GRAMATIKAL UMPASA BATAK TOBA Mariance Sinambela; Shinta Dewi Safira; Yohana Hartati Sianipar; Frinawaty Lestarina Barus
Asas: Jurnal Sastra Vol 11, No 2 (2022): ASAS : Jurnal Sastra
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ajs.v11i2.37150

Abstract

Penelitian ini berjudul “Analisis Makna Leksikal dan Gramatikal Umpasa Batak Toba”. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan analisis makna leksikal dan gramatikal umpasa  batak toba. Adapun penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Metode yang digunakan dalam menganalisis data dimulai dengan tahapan membaca, menyimak serta analisis dokumen. Disimpulkan hasil penelitian ini menunjukkan adanya perbedaan antara pantun nasihat dalam bahasa Indonesia sajaknya ab-ab, dalam umpasa batak banyak umpasa yang kita temukan bait pertama dan kedua tidak berkolerasi ujung baitnya, namun ada juga yang berkolerasi.