cover
Contact Name
Victor Novianto
Contact Email
pps@upy.ac.id
Phone
+6285713497618
Journal Mail Official
noviantoari29@gmail.com
Editorial Address
Jl. PGRI I Sonosewu No. 117 Daerah Istimewa Yogyakarta 55182 Indonesia
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Sosialita: Jurnal Kajian Sosial dan Pendidikan
ISSN : 2086560     EISSN : -     DOI : -
Jurnal ini menerbitkan artikel asli tentang isu-isu terbaru dan tren yang terjadi secara nasional maupun internasional dalam pembelajaran pendidikan IPS (Ilmu Pengetahuan Sosial). Fokus dan ruang lingkup jurnal ini adalah: 1. Hasil penelitian praksis Pendidikan IPS (integrasi): Inovasi pembelajaran IPS, Penelitian Tindakan Kelas, Riset Penilaian dan Evaluasi dalam Pendidikan IPS, Pendidikan Nilai dan Karakter dalam IPS, Pembelajaran Mitigasi dan Lingkungan Hidup dalam IPS. 2. Hasil penelitian Ilmu-ilmu Sosial yang berkontribusi terhadap Pendidikan IPS: Seluruh hasil riset ilmu-ilmu sosial yang memiliki keterkaitan dengan konten pada Pendidikan IPS, dan diharuskan terdapat penjelasan di dalam naskah, apa manfaat temuan penelitian tersebut bagi pendidikan IPS.
Articles 301 Documents
FILOSOFI KOSMOLOGI SIMBOLIK GELAR SULTAN, LAMBANG KERAJAAN, DAN NILAI IPS YANG DAPAT DIJADIKAN LITERASI PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN IPS DI SEKOLAH Gunawan Sridiyatmiko, Gunawan Sridiyatmiko
Jurnal Sosialita Vol. 12 No. 2 (2019): JURNAL SOSIALITA
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gunawan SridiyatmikoABSTRAKTujuan Penelitian ini secara umum adalah untuk mengkaji secaramendalam mengenai filosofi kosmologi simbolik dalam gelar Sultan,lambang kerajaan. Secara khusus penelitian ini adalah menemukan nilainilai IPS yang dapat dikembangnkan sebagai literasi materi pembelajaranIPS di sekolah. Penelitian ini dilaksanakan menggunakan sumber-sumberdokumen sejarah yang diperoleh di perpustakaan Kraton KasultananYogyakarta. Data penelitian berupa arsip dan dokumen yang diperkuathasil wawancara mendalam dengan para abdi dalem kraton. Kegiatananalisa data dilaksanan menggunakan model interaktif, dengan tahap-tahappengumpulan data, penyajian data, verivikasi, penariakan kesimpulan, danpenarikan kesimpulan. Teknik keabsahan data menggunakan perpanjanganwaktu dan triangulasi serta konfirmasi dengan ahli. Penelitia inimenemukan Filosofi simbolik yang cukup menarik, yaitu: 1) kosmologisimbolik berkaitan dengan gelar sultan, 2) lambang kerajaan. Kesimpulanyang diperloleh berkaitan dengan nilai-nilai Ke IPS an yang dapatdikembangkan menjadi literasi pembelajaran IPS di sekolah dari penelitianini adalah ketrampilan geografi berupa kemampuan dan kesadarankeruangan, dan nilai nilai nilai historis atau nilai keteladanan.Kata Kunci: Filosofi Simbolik, nilai geografis, dan nilai historisThe purpose of this research in general is to examine in depth thephilosophy of symbolic cosmology in the title of Sultan, the symbol of thekingdom. Specifically this research is to find the value of social studieswhich can be developed as a literacy of social studies learning materials inschools. This research was conducted using historical document sourcesobtained at Yogyakarta Sultanate Palace library. Research data in the formof archives and documents are reinforced by in-depth interviews with thepalace courtiers. Data analysis activities are carried out using aninteractive model, with the stages of data collection, data presentation,verification, conclusions withdrawal, and drawing conclusions. The datavalidity technique uses time extension and triangulation and expertconfirmation. This research found symbolic philosophy is quite interesting,namely: 1) symbolic cosmology associated with the title of the sultan, 2) thesymbol of the kingdom. The conclusions obtained relating to the values ofsocial studies that can be developed into social studies learning literacy inschools from this study are geographical skills in the form of ability andspatial awareness, and historical Values or exemplary.Keywords: Symbolic philosophy, geographical value, and historical value
MENINGKATKAN KOMPETENSI KEPALA SEKOLAH DALAM MENYUSUN KTSP MELALUI PEMBINAAN TERPROGRAM Paryono, Paryono
Jurnal Sosialita Vol. 12 No. 2 (2019): JURNAL SOSIALITA
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ParyonoABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi kepala sekolahdalam menyusun KTSP melalui pembinaan terprogram.Penelitian inidilaksanakan mulai bulan Agustus sampai dengan Oktober 2017 dengansubjek penelitian adalah tujuh Kepala Sekolah Dasar yang termasuk dalamdaerah binaan peneliti. Sedangkan objek penelitian adalah KompetensiKepala Sekolah Dasar dalam menyusun KTSP pada tahun pelajaran2017/2018. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara,angket/soal, dan observasi. Penelitian ini menggunakan model spiral dariKemmis dan Taggart, yaitu terdiri atas dua siklus yang masing-masingmenggunakan empat komponen tindakan yaitu perencanaan, tindakan,observasi, dan refleksi dalam suatu spiral yang terkait. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa untuk meningkatkan kompetensi kepala sekolah dasar,Pengawas harus membuat strategi. Salah satu cara yang dapat dilakukanadalah dengan mengadakan pendampingan untuk memberikan pembinaanterprogram kepada kepala sekolah di wilayah binaannya. Dari hasilpembahasan pada siklus I dan II dapat ditarik kesimpulan bahwa pembinaanterprogram dapat meningkatkan kompetensi kepala sekolah dasar dalammenyusun KTSP. Nilai rata-rata tes awal adalah 65, sedangkan nilai rataratates akhir 80, ada kenaikan 23,1%. Kepala sekolah dapat menjawabsecara runtut pertanyaan mengenai KTSP, dapat menjelaskan prosedur danisi KTSP. Tim di bawah pimpinan kepala sekolah dapat menyusun KTSPyang sesuai dengan buku Pedoman Penyusunan KTSP di Sekolah Dasaryang diterbitkan oleh BSNP. Masing-masing anggota tim ikut terlibat danmerasa bertanggungjawab untuk melaksanakan KTSP.Kata Kunci: meningkatkan, kompetensi, pembinaan terprogram, KTSPThis research purports to improve headmasters’ competence formattingKTSP through programmed guidance. This research took place fromAugust until October 2017 with seven headmasters from schools withinresearchers’ territory as research subjects. As for research object, thecompetence of the headmasters to format KTSP for academic year20172018 was put under study. Data collection technique relied oninterview, questionnaires, and observation. This research make use ofspiral model from Kemmis dan Taggart, consisting of two cycles eachcontaining four steps i.e. planning, action, observation and reflection allput within connected spiral. The result of the study indicates that toimprove elementary school headmasters’ competence, supervisor shouldcreate a strategy. One of the possibility is through supervision that providesprogrammed guidance for the headmasters within his territory. Result fromdiscussion in cycle I and cycle II concludes that programmed guidance canimprove elementary headmasters’ competence in formatting KTSP. Averagescore in preliminary test is 65, while final test score average is 80; there is Paryono adalah Pengawas TK/SD Kaligesing Dindikpora Kabupaten Purworejo.Jurnal Sosialita, Vol. 12, No.2, November 2019 Paryono, Meningkatkan Kompetensi…31023,1% improvement. The headmasters were able to answer questions aboutKTSP successively, were able to delineate the procedures and content ofKTSP. Team under the command of headmasters could format KTSPaccording to KTSP Manual (Pedoman Penyusunan KTSP) for ElementarySchools published by BSNP. Each person involved in team was activelycontributed and share sense of responsibility to perform KTSP.Keywords: improving, competence, programmed guidance, KTSP
PENINGKATAN KOMPETENSI GURU MELALUI SUPERVISI EDUKATIF KOLABORATIF SECARA PERIODIK Endang Titik Lestari, Endang Titik Lestari
Jurnal Sosialita Vol. 12 No. 2 (2019): JURNAL SOSIALITA
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Endang Titik LestariABSTRAKPenelitian Tindakan Sekolah ini dilakukan di SDN Candisari KecamatanBanyuurip kabupaten Purworejo. Jenis tindakan dalam penelitian ini adalahberupa tindakan nyata yaitu membimbing guru dalam melaksanakankegiatan pembelajaran melalui supervisi Akademik. Penelitian dilakukanpada semester I, tepatnya pada bulan Juli-Nopember 2018. Subjekpenelitian tindakan sekolah ini adalah guru kelas di SDN Candisari yangberjumlah 6 orang guru. Berdasarkan hasil penelitian tindakan tersebutdapat disimpulkan bahwa kompetensi guru meningkat dalam menyusunrencana pembelajaran, melaksanakan pembelajaran, menilai prestasibelajar, melaksanakan tindak lanjut penilaian prestasi belajar siswa. Untukitu, peneliti menyarankan agar supervisi edukatif kolaboratif dapatdilaksanakan di sekolah-sekolah secara periodik. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa kompetensi guru meningkat setelah dilakukantindakan yang berupa supervisi edukatif kolaboratif secara periodik darisiklus I ke siklus II. Peningkatan tersebut meliputi peningkatan dalammenyusun rencana pembelajaran, melaksanakan pembelajaran, menilaiprestasi belajar, dan melaksanakan tindak lanjut penilaian prestasi belajarsiswa. Berdasarkan hasil supervisi edukatif siklus I dan siklus IIkompetensi guru meningkat, yaitu siklus I kompetensi guru dalammenyusun rencana pembelajaran siklus I mencapai 71,88% sedangkansiklus II 100%. Kompetensi guru dalam melaksanakan pembelajaran siklusI mencapai 72,18% sedangkan siklus II mencapai 93,90%. Kompetensiguru dalam menilai prestasi belajar siklus I mencapai 81,11% sedangkansiklus II 85,11%. Kompetensi guru dalam melaksanakan tindak lanjutpenilaian prestasi belajar siswa pada siklus I mencapai 59,80% sedangkansiklus II 79,60 %. Dengan demikian tindakan siklus II rata-rata sudahmencapai 89,65%. Di mana rata rata pada siklus I mencapai 71,24%. Jadikenaikan antara rata-rata siklus I dan siklus II adalah mencapai rata rata18,41%.Kata kunci: kompetensi guru, supervisi edukatif, kolaboratifThis Classroom Action Research took place in State Elementary School(SDN) Candisari Bayuurip District, Purworejo Regency. The type of actionin this research is real action i.e. guiding teachers in teaching sessionsthrough academic supervision. This research took place during semester I,between July-November 2018. Research subjects are teachers at SDNCandisari as many 6 people. According to he result from the research it canbe concluded that teachers’ competence improved in formatting studyplans, providing teaching sessions, evaluating students’ achievement, and Endang Titik Lestari adalah Kepala SD Negeri Candisari Kecamatan Banyuurip KabupatenPurworejo.Jurnal Sosialita, Vol. 12, No.2, November 2019 Endang Titik, Peningkatan Kompetensi…326giving follow up to the result. Therefore, the researcher advises to holdeducational-collaborative supervision periodically at schools. The resultfrom the research indicates that teachers’ competence rose after receivingthe provision of educational-collaborative supervision periodically romcycle I until cycle II. The improvement included rise in ability to formatstudy plans, providing teaching sessions, evaluating students’ academicachievement and giving follow up to the result. Based on he result fromeducational-collaborative supervision in cycle I and cycle II, teachers’competence improved i.e. in cycle I reached 71,88% and culminated incycle II to 100%. Teachers’ competence in providing teaching session incycle I reached 72,18% and rose to 93,90% in cycle II. Teachers’competence in evaluating students’ academic achievement in cycle Ireached 81,11% and rose to 85,11% in cycle II. Teachers competence ingiving follow up to students’ academic achievement in cycle I reached59,80% and rose to79,60 % in cycle II. Therefore action in cycle IIaveraged 89,65% compared to 71,24% in cycle I. The conclusion isbetween cycles I and II there was 18,41% averaged improvement.Keywords: teachers’ competence, educational supervision collaborative
UPAYA PENINGKATAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR DENGAN MENGGUNAKAN METODE BERMAIN PERAN (ROLE PLAYING) MATA PELAJARAN IPS Puji Sujati, Puji Sujati
Jurnal Sosialita Vol. 12 No. 2 (2019): JURNAL SOSIALITA
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Puji SujatiABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya meningkatkan keaktifandan hasil belajar IPS dengan menggunakan metode bermain peran ( RolePlaying) pada siswa Kelas V SD Negeri Klegung 1 Tempel SlemanYogyakarta, Tahun Ajaran 2011/2012. Penelitian ini dilakukan di SDNegeri Klegung 1 Tempel Sleman pada Siswa kelas V dengan jumlah siswa28 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi,observasi, dan catatan hasil observasi. Teknik analisis data dilakukan secarakualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa denganmenggunakan metode bermain peran (role playing), maka hasil belajarsiswa setiap siklusnya mengalami peningkatan dari rerata 74.10 denganketuntasan belajar 39.28% pada pra siklus meningkat menjadi 76.64 denganketuntasan 64.28% pada siklus I, dan meningkat menjadi 78.42 denganketuntasan belajar 92.85% pada siklus II. Keaktifan siswa mengalamipeningkatan dari rerata skor 69,28 pada pra tindakan, meningkat menjadi73,35 pada siklus I, dan meningkat lagi menjadi 76,5 pada 76,5. Hal iniberarti pula bahwa penerapan pembelajaran IPS dengan metode bermainperan (role playing) dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswakelas V di SD Negeri Klegung 1 Tempel, Sleman, Yogyakarta tahun2011/2012.Kata Kunci : hasil belajar, keaktifan, metode bermain peranThis research aimed to identify effort to improve student’s social studieslearning activeness and learning achievement through role playing methodin the Grade V of Klegung I state Elementary School, Tempel, Sleman,Yogyakarta in 2011/2012 School Year. The present research was conductedin the grade V of Klegung I State Elementary Schol, Tempel with 28students as subjects. Data collection method adopted were documentation,observation, and observation result recording. Qualitative and quantitativedata analysis were conducted. The result showed that through role playingmethod, student’s learning achievement increased in each cycle, i.e. fromthe averages of 74,10 to be 76,64 and 78,42 with learning mastery of39.28% to be 64.28%and 92.85%in pre-, first-, and second-cycles,respectively. In the activeness studies increased in each cycle from 69.28 tobe 76.5 in pre-, first, and second cycles. This also indicated that roleplayingmethod in social Studies learning was able to improve theactiveness and student’s learning achievement in the grade V of Klegung IState elementary school, temple, sleman, Yogyakarta in 2011/2012 schoolyear.Keywords : learning achievement, activeness, role playing method
PENINGKATAN KOMPETENSI SUPERVISI KEPALA SEKOLAH MELALUI PEMBIMBINGAN DENGAN TEKNIK SUPERVISI INTEL Santoso, Santoso
Jurnal Sosialita Vol. 12 No. 2 (2019): JURNAL SOSIALITA
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

SantosoABSTRAKTujuan Penelitian ini adalah untuk meningkatkan kompetensi supervisikepala sekolah melalui pembimbingan dengan teknik supervisi Intel. Dalampenelitian ini dilaksanakan 2 (dua) siklus. Setiap siklus terdiri empatlangkah yakni perencanaan, tindakan, pengamatan atau observasi danrefleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembimbingan olehpengawas dan kompetensi supervisi kepala sekolah sebelum dilakukanpembimbingan dengan teknik supervisi Intel masih rendah. Hasil evaluasidiri proses pembimbingan memperoleh skor nilai 2,00 sedangkankompetensi supervisi kepala sekolah dengan nilai rerata 63,08. Setelahdilakukan pembimbingan dengan teknik supervisi Intel terdapatpeningkatan, hasil pengamatan pembimbingan oeh pengawas mencapai3,10 pada siklus I, dan pada siklus II mencapai 3,20 dengan kategori AmatBaik. Kompetensi Supervisi kepala sekolah mencapai rerata 75,88 padasiklus I, dan pada siklus II rerata nilai kompetensi supervisi kepala sekolahadalah 84,12. Total kenaikan dari kondisi awal ke kondisi akhir adalah21,04 atau 33,35 %Kata Kunci : Pembimbingan, Supervisi Intel, Kompetensi Supervisi KepalaSekolah.This research purports to improve headmasters’ supervisory competenceusing intel supervision technique guidance. This research was conducted in2 (two) cycles. Each cycle consisted of four stage i.e. planning, action,observation and reflection. The result of the research indicates thatguidance by supervisors and headmasters’ supervisory competence prior tothe provision of intel supervision technique guidance were low. Selfevaluationresulted in supervision score 2,00 while headmasters’supervisory competence averaged 63,08. After the implementation of intelsupervision technique guidance there was improvement i.e. result fromsupervision evaluation by observers reached 3,10 in cycle I, and in cycle IIimprove further to 3,20 and falls within Very Good category. Headmasters’supervisory competence averaged 75,88 in cycle I, and in cycle II theirsupervisory competence rose to 84,12. Total improvement from originalstate to final state is 21,04 atau 33,35 %Keywords: Guidance, Intel Supervision, Headmasters’ supervisorycompetence
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MENGHITUNG LUAS DAN VOLUME KUBUS, BALOK, PRISMA DAN LIMAS DENGAN PENDEKATAN PROBLEM POSING PESERTA DIDIK Sri Asih, Sri Asih
Jurnal Sosialita Vol. 12 No. 2 (2019): JURNAL SOSIALITA
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sri AsihABSTRAKPenelitian Tindakan Kelas dilaksanakan dengan tujuan Meningkatkan Hasil Belajar Menghitung Luas dan Volume Kubus, Balok, Prisma dan Limas dengan Pendekatan Problem Posing Peserta Didik. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan model Spiral dari Kemmis dan Taggart (1988). Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIIID SMP Negeri 1 Tempel, Sleman Sejumlah 32 peseta didik. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah dengan observasi dan tes hasil belajar Menghitung Luas dan Volume Kubus, Balok, Prisma dan Limas dengan Pendekatan Problem Posing Data yang terkumpul dianalisis dengan metode diskriptif kuantitatif. Kriteria keberhasilan dalam pembelajaran Menghitung Luas dan Volume Kubus, Balok, Prisma dan Limas dengan Pendekatan Problem Posing ini apabila tercapai ketuntasan belajar klasikal >85%, dan dengan ketuntasan individu >75 %. Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil belajar Menghitung Luas dan Volume Kubus, Balok, Prisma dan Limas dengan Pendekatan Problem Posing peserta didik sebesar 87.50% (baik sekali), hal ini dapat dilihat bahwa pembelajaran Menghitung Luas dan Volume Kubus, Balok, Prisma dan Limas dengan Pendekatan Problem Posing perolehan pada siklus I adalah 12,50% sedangkan pada siklus II mencapai 87,50%. Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan pendekatan pembelajaran Problem Posing dapat meningkatkan hasil belajar Menghitung Luas dan Volume Kubus, Balok, Prisma dan Limas dengan Pendekatan Problem Posing peserta didik kelas VIII D SMP Negeri 1 Tempel, Sleman.Kata Kunci : hasil belajar, problem posing.This research was conducted during April – May 2017 aiming to improve the students’ learning outcomes in calculating the areas and volumes of Cube, Block, prism, and pyramid using Problem Posing approach. This was a classroom action research with Kemmis and Taggart’s Spiral model (1988). Subjects involved 32 students of Class VIIID at SMP Negeri 1 Tempel, Sleman. Data were collected through the use of observation and learning outcomes test of calculating cube, block, prism, and pyramid using Problem Posing approach. The data gathered were analyzed on descriptive-quantitative basis. The criteria of success in calculating cube, block, prism, and pyramid using Problem Posing approach refers to the classical and individual learning mastery of > 85% and of > 75%, respectively. The result of this research indicated that the learning outcomes in calculating the area of cube, block, prism, and pyramid using Problem Posing approach of students as 87.50% (very good); this was indicated by the students’ learning outcomes of calculating the area of Sri Asih adalah Guru SMP Negeri 1 Tempel.Jurnal Sosialita, Vol. 12, No.2, November 2019 Sri Asih, Upaya Meningkatkan…384cube, block, prism, and pyramid using Problem Posing approach in cycle I and II were 12.50% and 87.50%, respectively. Based on the data, it is concluded that the use of Problem Posing approach has been able to improve the students’ learning outcomes of calculating the area of cube, block, prism, and pyramid at Class VIII D of SMP Negeri 1 Tempel, Sleman.Keywords: learning outcomes, problem posing
PENINGKATAN PRESTASI DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS KELAS VI DENGAN METODE PETA PIKIRAN (MIND MAP) Ariyanto, Ariyanto; SALAMAH, SALAMAH
Jurnal Sosialita Vol. 9 No. 1 (2017): JURNAL SOSIALITA
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ariyanto dan SalamahABSTRAKTujuan penelitian ini untuk meningkatkan motivasi dan prestasi belajar IPS siswa melalui metode peta pikiran (mind map). Subjek penelitian adalah siswa kelas VI SD Negeri Purbayan dengan jumlah 23 siswa. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan 2 siklus meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, angket, tes, wawancara, dan dokumentasi. Data yang terkumpul dianalisis dengan metode deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Kriteria keberhasilan adalah kriteria ketuntasan minimal (KKM) diperoleh 75% siswa dengan KKM ≥70. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan mind map dapat meningkatkan: (1) jumlah siswa yang mencapai KKM dari 4 siswa (17%) di prasiklus, menjadi 16 siswa (70%) di siklus I dan 21 siswa (91%) di siklus II; (2) motivasi siswa berkategori baik dari 1 siswa (4%) di prasiklus, menjadi 4 siswa (17%) kategori baik dan 3 siswa (13%) kategori sangat baik di siklus II serta 16 siswa (70%) kategori baik dan 3 siswa (13%) kategori sangat baik di siklus II.Kata Kunci: Motivasi, prestasi belajar IPS, mind mapThe aims of this research are to increase students’ motivation and achievement in learning IPS through mind map method. Research subjects are 23 students of 4th grade at SD Negeri Purbayan. This research is classroom action research with 2 cycles; consist of planning, acting, observation, and reflection. Data collecting techniques use observation, questioners, test, interview, and documentation. The data analyzed using descriptive quantitative and qualitative method. Achievement criteria is minimal completeness criteria (KKM) that gotten by 75% students with KKM ≥70. The results of research show that by using mind map can increase: (1) the amount of students who can reach KKM from 4 students (17%) in pre-cycle, become 16 students (70%) in 1st cycle and 21 students (91%) in 2nd cycle; (2) students’ motivation from 1 student (4%) with good category in pre-cycle, become 4 students (17%) with good category and 3 students (13%) with the best category in 1st, then 16 students (70%) with good category and 3 students (13%) with the best category in 2nd cycle.Keywords: Motivation, IPS learning achievement, mind map
PENINGKATAN MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR IPS MELALUI METODE INQUIRY PADA SISWA KELAS V SD WINONGO KASIHAN BANTUL YOGYAKARTA TAHUN 2017 sumaryatun, sumaryatun
Jurnal Sosialita Vol. 9 No. 1 (2017): JURNAL SOSIALITA
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

SumaryatunABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan prestasi belajar siswa melalui penerapan metode pembelajaran inquiry pada siswa kelas V SD Winongo. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian adalah siswa kelas V SD Winongo Kasihan Bantul. Penelitian dilakukan di SD Winongo pada bulan Januari–Maret 2017 semester genap tahun pembelajaran 2016/2017. Pengumpulan data dilakukan menggunakan Lembar Kegiatan Siswa (LKS), lembar observasi, angket, dan soal tes formatif. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I hingga siklus II dengan menggunakan metode pembelajaran inquiry. Pada siklus I, keberhasilan tindakan terhadap motivasi belajar siswa sebesar 71,13%, dikategorikan cukup, dan rata-rata hasil belajar pada akhir siklus I, adalah 75,18 dengan ketuntasan klasikal 68,18%. Pada siklus II, keberhasilan tindakan terhadap motivasi siswa sebesar 79,13%, dikategorikan baik, sedangkan dari hasil belajar siswa rata-rata kelas mencapai 81,8 dengan ketuntasan klasikal 86,36%. Hasil yang dicapai pada siklus II telah mencapai kriteria keberhasilan yang telah ditetapkan, yakni 80% siswa dengan KKM ≥75.Kata kunci: Motivasi belajar, prestasi belajar, dan metode inquiryThis research aims to increase students’ learning motivation and achievement through inquiry learning method. This research is classroom action research with 22 students of 5th grade of SD Winongo Kasihan Bantul. This research was done around Januaryi–March 2017 in 2nd semester, 2016/2017 academic year. The collecting data by students’ activities sheet (LKS), observation sheet, questioners, and formative test. The data analyzed by using descriptive quantitative. The results of research show that students’ learning achievement increase from 1st cycle into 2nd cycle through inquiry learning method. In 1st cycle, the achievement of the action for students’ learning motivation around 71,13%, for enough category, and learning outcome rate in the end of 1st cycle is 75,18 with classical completeness 68,18%. Then in 2nd cycle, the achievement of the action for students’ motivation around 79,13% for good category, and learning outcome rate is 81,8 with classical completeness 86,36%. The results in 2nd cycle have reached achievement criteria for this research, are 80% of students have KKM ≥75.Keywords:learning motivation, learning achievement, dan inquiry method
KEMAMPUAN GURU MENDESAIN DAN MENGIMPLEMENTASIKAN PENILAIAN OTENTIK PADA PEMBELAJARAN IPS Hamzah Fathullah, Hamzah Fathullah; SUNARTI, SUNARTI
Jurnal Sosialita Vol. 9 No. 1 (2017): JURNAL SOSIALITA
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

amzah Fathullah dan SunartiABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui kemampuan guru mendesain penilaian otentik; (2) mengetahui kemampuan guru mengimplementasikan penilaian otentik; dan (3) menemukan kendala yang dihadapi guru IPS saat mendesain dan mengimplementasikan penilaian otentik. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang dilaksanakan di MTs Negeri Kaliangkrik dengan subjek penelitian adalah guru IPS. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan observasi. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis Miles and Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kemampuan guru mendesain penilaian otentik dilakukan dengan beberapa langkah, yaitu penentuan standar, pedoman model penilaian, pembuatan rubrik; (2) kemampuan guru mengimplementasikan penilaian otentik pada mata pelajaran IPS di MTs Negeri Kaliangkrik dilakukan dengan beberapa model penilaian, yaitu penilaian kinerja, wawancara lisan, penilaian diri, penilaian antarteman sejawat, pertanyaan terbuka, penilaian tertulis, penilaian portofolio; (3) kendala yang dihadapi adalah kendala berkaitan dengan waktu, sarana prasarana, serta pemahaman guru tentang penilaian otentik dan pemahaman siswa mengenai tugas-tugas otentik. Adapun upaya yang dilakukan untuk menghadapi kendala, adalah menambah jam pelajaran khusus, membawa peralatan sendiri berkaitan dengan sarana prasarana yang belum tersedia di sekolah, mengikutsertakan guru diklat atau workshop tentang penilaian otentik dan memberikan penjelasan mengenai tugas-tugas otentik kepada siswa.Kata kunci: model penilaian, penilaian otentik, kemampuan guruThis research aims to: (1) know the teachers’ ability to design authentic assessment; (2) know teachers’ ability to implement authentic assessment; and (3) determine teachers’ constraints in designing and implementing authentic assessment in social science (IPS). This research is qualitative research which done in MTs Negeri Kaliangkrik with social science teachers as subject of research. The data is collected by interview and observation. The data is analyzed by Miles and Huberman analysis. The results of this research show that: (1) teachers’ ability in designing authentic assessment through several steps, are standard setting, assessment model guidelines, making a rubric; (2) teachers’ ability in implementing authentic assessment for social science (IPS) at MTs Negeri Kaliangkrik through several assessments, are performance assessment, Hamzah Fathullah adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Pascasarjana Universitas PGRI Yogyakarta dan Sunarti adalah Dosen Program Pascasarjana Universitas PGRI Yogyakarta.Jurnal Sosialita, Vol. 9, No.1, Maret 2017 Fathullah dan Sunarti, Kemampuan Guru …28interview, self-assessment, colleague assessment, open questions, written assessment, portfolio assessment; (3) teachers’ constraints are related to the time, infrastructures, and teachers’ understanding about authentic and students’ understanding about authentic tasks. Meanwhile, the way for overcoming the constraints are adding special hours of lessons, bringing own tools which are not in school, including teachers in training or workshop about authentic assessment and giving explanation to students about authentic tasks.Keywords: assessment model, authentic assessment,teachers’ ability
PENINGKATAN PARTISIPASI DAN PRESTASI BELAJAR EKONOMI MELALUI METODE SIMULASI Novianti, Novianti; Kodiran, Kodiran
Jurnal Sosialita Vol. 9 No. 1 (2017): JURNAL SOSIALITA
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Novianti dan KodiranABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan partisipasi dan prestasi belajar ekonomi siswa kelas XI IPS SMA Negeri 1 Kasihan Bantul melalui metode simulasi tahun pelajaran 2015/2016. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini berjumlah 31 siswa. Pengumpulan data partsisipasi belajar dengan menggunakan lembar observasi dan angket untuk siswa, hasil belajar ekonomi dengan tes. Metode analisis data adalah deskriptif kuantitatif dengan persentase. Hasil penelitian menunjukkan ada peningkatan rata-rata aktivitas belajar mata pelajaran ekonomi siswa dari prasiklus ke siklus 1 sebesar 4,62%, dari siklus 1 ke siklus 2 sebesar 2,71%, dari siklus 2 ke siklus 3 sebesar 3,67%. Rata-rata nilai hasil belajar mata pelajaran ekonomi siswa juga mengalami peningkatan dari prasiklus ke siklus 1 sebesar 5,32, dari siklus 1 ke siklus 2 sebesar 4,29, dan dari siklus 2 ke siklus 3 sebesar 2,04. Siswa yang mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) pada prasiklus sebanyak 20 siswa, siklus 1 sebanyak 24 siswa, siklus 2 sebanyak 27 siswa, dan siklus 3 sebanyak 30 siswa.Kata kunci: Metode simulasi, partisipasi belajar, prestasi belajar, pelajaranekonomiThe aims of this research are to increase students learning participation and achievement in learning economics for 9th grade students of IPS in SMA Negeri 1 Kasihan Bantul, 2015/2016 academic year through simulation method. This research is classroom action research. The subjects of this research are 31 students. Economics learning participation data are collected by observation sheet and questioners, then economics learning achievement are collected by test. Meanwhile, data analyzed by descriptive quantitative with percentage. The results of this research show that there are the increasing of students’ economics learning activities rate from pre-cycle to 1st cycle is 4,62%, from 1st cycle to 2nd cycle is 2,71%,and from 2nd to 3rd cycle is 3,67%. Then, there are the increasing of students economics learning achievement rate from pre-cycle to 1st cycle is 5,32, from 1st cycle to 2nd cycle is 4,29, and from 2nd to 3rd cycle is 2,04. There are 20 students can reach minimal completeness criteria (KKM) in pre-cycle, 24 students in 1st cycle, 27 students in 2nd cycle, and 30 students in 3rd cycle.Keywords: Simulation method, learning participation, learning achievement, economics.

Page 10 of 31 | Total Record : 301