cover
Contact Name
Victor Novianto
Contact Email
pps@upy.ac.id
Phone
+6285713497618
Journal Mail Official
noviantoari29@gmail.com
Editorial Address
Jl. PGRI I Sonosewu No. 117 Daerah Istimewa Yogyakarta 55182 Indonesia
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Sosialita: Jurnal Kajian Sosial dan Pendidikan
ISSN : 2086560     EISSN : -     DOI : -
Jurnal ini menerbitkan artikel asli tentang isu-isu terbaru dan tren yang terjadi secara nasional maupun internasional dalam pembelajaran pendidikan IPS (Ilmu Pengetahuan Sosial). Fokus dan ruang lingkup jurnal ini adalah: 1. Hasil penelitian praksis Pendidikan IPS (integrasi): Inovasi pembelajaran IPS, Penelitian Tindakan Kelas, Riset Penilaian dan Evaluasi dalam Pendidikan IPS, Pendidikan Nilai dan Karakter dalam IPS, Pembelajaran Mitigasi dan Lingkungan Hidup dalam IPS. 2. Hasil penelitian Ilmu-ilmu Sosial yang berkontribusi terhadap Pendidikan IPS: Seluruh hasil riset ilmu-ilmu sosial yang memiliki keterkaitan dengan konten pada Pendidikan IPS, dan diharuskan terdapat penjelasan di dalam naskah, apa manfaat temuan penelitian tersebut bagi pendidikan IPS.
Articles 301 Documents
REKONSTRUKSI SEJARAH DAN PERKEMBANGAN KESENIAN BUNDHENGAN DI WONOSOBO (Suatu Tinjauan Konservasi Budaya Lokal) Rinto Budi Santoso, Rinto Budi Santoso
Jurnal Sosialita Vol. 9 No. 1 (2017): JURNAL SOSIALITA
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rinto Budi SantosaABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) sejarah kesenian tradisional Bundhengan di Desa Maduretno, Kecamatan Kalikajar, Kabupaten Wonosobo tahun 1998-2010; (2) bentuk pertunjukan kesenian Bundhengan di Desa Maduretno, Kecamatan Kalikajar, Kabupaten Wonosobo; dan (3) upaya pelestarian kesenian tradisional Bundhengan di Desa Maduretno, Kecamatan Kalikajar, Kabupaten Wonosobo. Penelitian ini menggunakan metode sejarah dengan langkah heuristik, verifikasi, interpretasi, dan historiografi. Analisis data dilakukan dengan teknik deskriptif kualitataif. Hasil penelitian adalah: (1) sejarah kesenian Bundhengan, berawal dari kebiasaan pengembala bebek ketika mengusir rasa jemu saat menggembala. Mereka menempatkan serat ijuk dan batang bambu di kowangan yang mereka kenakan, ternyata menghasilkan bunyi yang mirip dengan suara gamelan walau dengan suara sumbang, kemudian disebut dengan Bundhengan (bunyi sengau). Kesenian Bundhengan pertama diperkenalkan oleh Barnawi, kemudian populer di kalangan masyarakat untuk mengisi acara hiburan. Sejak tahun 2010, Barnawi meninggal dunia, kesenian Bundhengan mengalami mati suri. (2) Bentuk kesenian Bundhengan, dipentaskan oleh 4 personil, 1 orang sebagai pemain kowangan (nayogo), 1 orang penyanyi (sinden), dan 2 orang penari Lengger Topeng. (3) Upaya melestarikan kesenian Bundhengan oleh masyarakat dengan mendukung kelompok kesenian Bundhengan “Lengger Punjen” yang baru muncul di tahun 2015. Pemda Wonosobo mengikutsertakannya pada acara karnaval, festival, dan undangan pertunjukan di berbagai objek wisata di Wonosobo dan Peraturan Daerah Kabupaten Wonosobo.Kata Kunci: Sejarah, perkembangan, dan kesenian BundhenganThe research objectives are to determine: (1) the history of Bundhengan traditional art in Maduretno, Kalikajar, Wonosobo on 1998-2010; (2) the form of Bundhengan performing art in Maduretno, Kalikajar, Wonosobo; and (3) the conservation of Bundhengan traditional art in Maduretno, Kalikajar, Wonosobo. This research uses historical method with following steps, are heuristic, verification, interpretation, and historiography. Data analysis is performed using qualitative descriptive. The Results of research are: (1) the history of Bundhengan, originated from the habit of ducks herders, when bored while herding, they put fiber fibers and bamboo rods Rinto Budi Santosa adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Pascasarjana Universitas PGRI Yogyakarta.Jurnal Sosialita, Vol. 9, No.1, Maret 2017 Santosa, Rekonstruksi Sejarah dan …58in their Kowangan, it makes a sound like gamelan eventhough the sound is discordant. Then, it’s called Bundhengan (nasal). Bundhengan was introduced by Barnawi firstly and then popular in public for entertainment events. In 2010, Barnawi died, art Bundhengan experiencing torpor. (2) Bundhengan performed by 4 personnels, 1 person as kowangan player (nayogo), 1 person as singer (sinden), and 2 person as Lengger Topeng dancers. (3) The preserving efforts of Bundhengan by supporting Bundhengan groups, "Lengger Punjen" since 2015. Then, Wonosobo District Government allowed Bundhengan performed at the carnival, festivals, and invitations.Keywords: History, development, Bundhengan
PENINGKATAN MINAT DAN HASIL BELAJAR IPS MELALUI METODE JIGSAW PADA SISWA KELAS VI SD Rokhmat Nurhadi, Rokhmat Nurhadi; Sri Pawiti, Sri Pawiti
Jurnal Sosialita Vol. 9 No. 1 (2017): JURNAL SOSIALITA
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rokhmat Nurhadi dan Sri PawitiABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat dan hasil belajar melalui metode jigsaw pada siswa kelas VI SD. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri 3 Peniron Kecamatan Pejagoan Kabupaten Kebumen. Jenis penelitian merupakan Penelitian Tindakan Kelas (classroom action research). Subjek penelitian ini berjumlah 20 siswa. Penelitian ini dilaksanakan dalam 4 tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes, dan catatan lapangan. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif dengan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) melalui penerapan metode jigsaw dapat meningkatkan minat belajar siswa kelas VI SD, yang ditunjukkan dengan kategori minat belajar baik dan sangat baik yang dicapai pada prasiklus 25%, meningkat pada siklus I 40%, siklus II 55%, dan siklus III menjadi 85%; (2) melalui penerapan metode jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VI SD, yang ditunjukkan dengan jumlah siswa yang mencapai KKM pada prasiklus 20%, meningkat pada siklus I 45%, siklus II 65%, dan siklus III menjadi 100%.Kata kunci: minat, hasil belajar, jigsawThe aims of this research are to increase learning interest and outcomes of 4th grades students of elementary school through jigsaw method. This classroom action research is in SD Negeri 3 Peniron Kecamatan Pejagoan Kabupaten Kebumen. The subjects of this research are 20 students. Then, this research is conducted in 4 steps, are planning, action, observation, and reflection. The data collecting technique use observation, test, and field notes with descriptive quantitative to percentage as data analysis technique. The results of research showed that: (1) through jigsaw method can increase students’ learning interest that shown by both good and excellent category are 25 % in pre-cycle, become 40 % in 1st cycle, 55 % in 2nd cycle, and 85 % in 3rd cycle; (2) through jigsaw method can increase students’ learning outcomes that shown by students who reach KKM, are 20 % in pre-cycle, become 45 % in 1st cycle, 65 % in 2nd cycle, and 100 % in 3rd cycle.Keywords: Interests, learning outcomes, jigsaw method
PENINGKATAN MINAT MENULIS PUISI SISWA KELAS VI SD NEGERI BUMIJO DENGAN SUMBER BELAJAR ALAM SEKITAR MELALUI PENDEKATAN KONTEKSTUAL Subagya, Subagya
Jurnal Sosialita Vol. 9 No. 1 (2017): JURNAL SOSIALITA
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

SubagyaABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat menulis puisi pada siswa kelas VI SD Bumijo Yogyakarta dengan sumber belajar alam sekitar melalui pendekatan kontekstual. Subjek penelitian ini adalah 39 orang siswa dengan nilai kemampuan rata-rata awal menulis puisi adalah 68,4. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas model Kemmis dan Taggart dengan tahapan perencanaan, alternatif pemecahan masalah, tindakan, analisis, dan refleksi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai rata-rata awal kelompok adalah 68,4 dan mandiri 65,2, meningkat menjadi 73,3 (nilai rata-rata kelompok) serta 71,20 (nilai rata-rata mandiri) di siklus I, dan menjadi 79,4 (nilai rata-rata kelompok) serta 78,0 (nilai rata-rata mandiri) di siklus II.Kata kunci: menulis puisi, sumber belajar, alam sekitar, pembelajaran kontekstualThe aims of this research are to increase students’ interest in writing poems for 6th grade students of elementary school at SD Bumijo Yogyakarta through environment learning resources by contextual approach. The subjects of research are 39 students with pre-average score of writing poems are 68,4. This research is classroom action research of Kemmis dan Taggart model with several steps are planning, problem solving alternative, action, analysis, and reflection. The results of this research show that pre-avarage score of writing poems in team are 68,4 and individual 65,2, increase to 73,3 (team average score) and 71,20 (individual average score) in 1st cycle, then become 79,4 (team average score) and 78,0 (individual average score) in 2nd cycle.Keywords: writing poems, learning resources, environment, contextual learning
PENINGKATAN KOMPETENSI PEDAGOGIS DAN MOTIVASI MENGAJAR IPS GURU KELAS V SD MELALUI DISKUSI Dwi Nur Riyadi, Dwi Nur Riyadi; John. Sabari, John. Sabari
Jurnal Sosialita Vol. 9 No. 1 (2017): JURNAL SOSIALITA
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dwi Nur Riyadi dan John SabariABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pedagogis dan motivasi mengajar IPS guru kelas V SD melalui diskusi. Penelitian ini dilaksanakan di Gugus Syech Maulana Maghribi Purworejo dengan subjek penelitian adalah 7 orang guru. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen penilaian kompetensi dan angket motivasi. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa: (1) ada peningkatan kompetensi pedagogis guru kelas V yang ditunjukkan dari nilai yang diperolah masing-masing guru dan nilai rata-rata kompetensi pedagogis setiap siklus. Pada prasiklus, nilai rata-rata 72,29 dengan persentase ketuntasan 28,57%, meningkat mejadi 75,56 dengan persentase ketuntatasan 57,14% pada siklus I, dan menjadi 76,64 dengan persentase 85,71% pada siklus II; (2) ada peningkatan motivasi mengajar IPS guru kelas V yang ditunjukkan dari nilai rata-rata motivasi mengajar yang dicapai guru pada prasiklus 74,07, meningkat menjadi 82,45 pada siklus I, dan 84,94 siklus II. Hal ini berarti diskusi dalam KKG dapat meningkatkan kompetensi pedagogis dan motivasi mengajar IPS guru kelas V melalui diskusi.Kata kunci: kompetensi pedagogis, motivasi mengajar, diskusi di KKGThis research aims to increase teachers’ pedagogical competence and motivation in teaching social science (IPS) for 5th grade students of elementary school through discussion. This research is conducted in o Shaykh Maulana Maghribi Cluster, Purworejo. The subjects of this research are 7 teachers. Data collection techniques in this research use competency assessment tools and motivation questionnaires. The results showed that: (1) teachers’ pedagogical competence increase through discussion that shown by increasing the score of each teachers and the average of pedagogical competence score each cycle. The average score in pre-cycle is 72.29 with the percentage of completeness 28.57%, increase to 75.56 with the percentage 57.14% in 1st cycle and 76.64 with the percentage 85.71%; (2) teachers’ teaching motivation increase for teaching social science (IPS) that shown by teachers’ teaching motivation in pre-cycle is 74.07, become 82,45 in 1st cycle and 84.94 in 2nd cycle. It means that discussion in KKG can improve teachers’ pedagogical competence and motivation for teaching 5th grade social science (IPS) through discussions in KKG.Keywords: pedagogical competence, teaching motivation, discussion
HUBUNGAN MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR SEJARAH SISWA KELAS XI MADRASAH ALIYAH PONDOK PABELAN MAGELANG TAHUN 2015 Hasan Qodri, Hasan Qodri; Moch. Amien, Moch. Amien
Jurnal Sosialita Vol. 9 No. 1 (2017): JURNAL SOSIALITA
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasan Qodri dan Much. AmienABSTRAKPenelitian ini bertujuan mengetahui: (1) prestasi belajar siswa kelas XI di Madrasah Aliyah Pondok Pabelan Magelang; (2) tingkat pendapatan orang tua; (3) motivasi belajar siswa; dan (4) hubungan antara motivasi belajar dan prestasi belajar sejarah siswa kelas XI di Madrasah Aliyah Pondok Pabelan Magelang Tahun 2015. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jumlah subjek penelitian adalah 48 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan regresi ganda 3 prediktor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) prestasi belajar siswa kelas XI di Madrasah Aliyah Pondok Pabelan Magelang tergolong sangat baik; (2) tingkat pendapatan orang tua siswa kelas XI di Madrasah Aliyah Pondok Pabelan Magelang adalah untuk 22 siswa (45,83%) dengan penghasilan orang tua ≤Rp500.000,00 mempunyai nilai antara 80-100, untuk 17 siswa (35,42%) dengan penghasilan orang tua antara Rp500.001,00–Rp1.000.000,00 mempunyai nilai antara 70-95, dan untuk 9 siswa (18,75%) dengan penghasilan orang tua antara Rp2.000.001,00–Rp3.000.000,00 mempunyai nilai antara 70-95; (3) motivasi belajar siswa kelas XI di Madrasah Aliyah Pondok Pabelan Magelang tergolong baik; dan (4) ada hubungan yang signifikan antara motivasi belajar terhadap prestasi belajar sejarah siswa kelas XI di Madrasah Aliyah Pondok Pabelan Magelang, yang dibuktikan dengan hasil analisis data diperoleh rxy 0.332, sig = 0.021. Hal ini berarti semakin tinggi motivasi belajar siswa, maka semakin tinggi pula prestasi belajar siswa.Kata kunci: pendapatan orang tua, motivasi, prestasi belajar Hasan Qodri adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Pascasarjana Universitas PGRI Yogyakarta dan Much. Amin adalah Dosen Program Pascasarjana Universitas PGRI Yogyakarta.Jurnal Sosialita, Vol. 9, No.1, Maret 2017 Qodri dan Amin, Hubungan Motivasi dan …110The aims of this research are to know: (1) students’ learning achievement in class XI of Madrasah Aliyah Pondok Pabelan Magelang; (2) parents income level; (3) students’ learning motivation; and (4) the correlation of students’ learning motivation and achievement in learning history of class XI of Madrasah Aliyah Pondok Pabelan Magelang, academic year 2015. This research use quantitative method by 48 students as research subjects. The collecting data use questionnaires and documentation. Then, the technique of data analysis use double regression 3 predictors. The results of this research show that: (1) students’ learning achievement in class XI of Madrasah Aliyah Pondok Pabelan Magelang is good; (2) parents income level are for 22 students (45,83%) around ≤Rp500.000,00, students have learning score 80-100, for 17 students (35,42%) around Rp500.001,00–Rp1.000.000,00, students have learning score 70-95, and for 9 students (18,75%) around Rp2.000.001,00–Rp3.000.000,00, students have learning score 70-95; (3) students learning motivation for class XI of Madrasah Aliyah Pondok Pabelan Magelang is good; and (4) there is a significant correlation between students’ learning motivation and achievement in learning history that shown by the results of data analysis rxy 0.332, sig = 0.021. It means that higher students’ learning motivation so higher students learning achievement.Keywords: parents’ income level, motivation, learning achievement
PENINGKATAN KINERJA GURU MELALUI PEMBERIAN PIN REWARD GURU DI SEKOLAH DASAR NEGERI TAMANAN 2 KALASAN SLEMAN Etmi Wahyuni, Etmi Wahyuni
Jurnal Sosialita Vol. 9 No. 1 (2017): JURNAL SOSIALITA
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Etmi WahyuniABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kinerja guru melalui pemberian pin reward di SD Negeri Tamanan 2 Kalasan Sleman tahun 2015/2016. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan sekolah (PTS) yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Subjek penelitian adalah guru-guru di SD Negeri Tamanan 2 Kalasan Sleman, yang berjumlah 9 guru. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, kuesioner, catatan lapangan, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan terjadi kenaikan skor kinerja guru dalam kelas pada prasiklus sebesar 656 dengan rerata 72,88, meningkat menjadi 670 rerata 74.44 pada siklus 1, dan 710 rerata 78,88 pada siklus 2. Demikian juga dengan kenaikan skor kinerja guru dalam kelas yang sesuai dengan standar, dari 44% pada prasiklus menjadi 66% pada siklus 1, dan 89% pada siklus 2. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa pin reward mampu meningkatkan kinerja guru.Kata kunci: guru sekolah dasar, kinerja guru, pemberian pin rewardThe aim of this research is to increase teachers’ performance through giving pin reward in SD Negeri Tamanan 2 Kalasan Sleman, academic year 2015/2016. This research is school action research (SAR) in 2 cycles. The subjects of this research are 9 teachers in SD Negeri Tamanan 2 Kalasan Sleman. The used of data collecting technique is observation, questionnaires, field notes, and documentation. The technique of analysis data use descriptive qualitative and quantitative analysis. The results of this research show that the increasing of teachers’ performance score in class form 656 with the average is 72,88 in pre-cycle, become 670 the average is 74.44 in 1st cycle, and 710 the average is 78,88 in 2nd cycle. In the same case, there is also the increasing of teachers’ performance score that related to standard, from 44% in pre-cycle, become 66% in 1st cycle, and 89% in 2nd cycle. Moreover, it means that pin reward can improve teachers’ performance.Keywords: elementary school teachers, teachers’ performance, pin reward
UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI DAN AKTIVITAS BELAJAR IPS MELALUI PEMBENTUKAN PERILAKU SOSIAL BERKARAKTER Mujiyanta, Mujiyanta; Djoko Suryo, Djoko Suryo
Jurnal Sosialita Vol. 9 No. 1 (2017): JURNAL SOSIALITA
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mujiyanta dan Djoko SuryoABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan aktivitas belajar IPS melalui pembentukan perilaku sosial berkarakter bangsa pada siswa kelas V SDN Taraman tahun pelajaran 2015/2016. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan model spiral dari Kemmis dan Taggart. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri Taraman tahun pelajaran 2015/2016 sejumlah 17 siswa. Teknik pengumpulan data penelitian ini adalah observasi dan angket. Data yang terkumpul dianalisis dengan metode deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan: (1) peningkatan aktivitas belajar melalui pembentukan perilaku sosial berkarakter bangsa pada siswa kelas V SDN Taraman tahun pelajaran 2015/2016, dilihat dari persentase yang dicapai pada prasiklus 17,65% meningkat menjadi 47,06% pada siklus 1, dan 82,36% pada siklus 2; (2) peningkatan motivasi belajar melalui pembentukan perilaku sosial berkarakter bangsa pada siswa kelas V SDN Taraman tahun pelajaran 2015/2016, dilihat dari persentase yang dicapai pada prasiklus 47,06 meningkat menjadi 78,59% pada siklus 1, dan 94,12% pada siklus 2.Kata kunci: motivasi belajar, aktivitas belajar, perilaku sosialThis research aims to increase students’ learning motivation and activities in learning social science (IPS) through social attitude of nation character for 5th grade students in SD Negeri Taraman, academic year 2015/2016. This research is classroom action research with spiral model of Kemmis dan Taggart. The subjects of research are 17 students of 5th grade in SD Negeri, academic year 2015/2016. The technique of collecting data use observation and questionnaires. The analysis data use quantitative descriptive method. The results of this research show: (1) the increase of learning activities through social attitude of nation character for 5th grade students of SD Negeri Taraman, academic year 2015/2016, which shown from the increase of percentage each cycles from pre-cycle is 17,65% become 47,06% in 1st cycle and 82,36% in 2nd cycle; (2) the increase of learning motivation through social attitude of nation character for 5th grade students of SD Negeri Taraman, academic year 2015/2016, which shown from the increase of percentage each cycles from pre-cycle is 47,06% become 78,59% in 1st cycle and 94,12% in 2nd cycle.Keywords: learning motivation, learning activities, social attitude
BUDAYA SEKOLAH MIN TIRTO SALAM KABUPATEN MAGELANG TAHUN 2015 Romzuni, Romzuni; Kodiran, Kodiran
Jurnal Sosialita Vol. 9 No. 1 (2017): JURNAL SOSIALITA
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Romzuni dan KodiranABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengembangan budaya sekolah di MIN Tirto Salam Magelang dan (2) peran kepala sekolah, guru-guru, dan siswa pada pengembangan budaya sekolah di MIN Tirto Salam. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Subjek penelitian ini adalah kepala sekolah, guru, dan siswa. Sumber data terdiri atas dua, yaitu data primer adalah para informan (guru, kepala sekolah, siswa) dan sekunder adalah dokumentasi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis pengumpulan, reduksi, dan penyajian data serta penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa: (1) pengembangan budaya sekolah di MIN Tirto Salam dilakukan dengan beberapa pembiasaan, yaitu setiap pagi membaca Alquran bersama, membaca Asmaul Husna, salat berjamaah, mengajari siswa untuk tartil dan qiroah, bersih diri dan lingkungan, senam kesehatan setiap hari Jumat, kajian keputrian, kegiatan ekstrakurikuler, dan pendalaman materi. (2) Peran Kepala sekolah, guru, dan siswa pada pengembangan budaya sekolah adalah: (a) kepala sekolah berperan sebagai motivator di setiap kegiatan yang diadakan di MIN Tirto Salam; (b) guru selain sebagai pendidik, juga harus selalu memberikan contoh sikap dan perilaku yang baik; dan (c) siswa berperan sebagai pelaksana budaya sekolah yang melaksanakan segala kebiasaan dan program kegiatan di MIN Tirto Salam.Kata kunci: budaya sekolah, peran aktif, MIN TirtoThis research aims to know: (1) the development of school culture in MIN Tirto Salam Magelang and (2) the role of the headmaster, teachers, and students for developing school culture in MIN Tirto Salam. This research is qualitative. The subjects of research are the headmaster, teachers, and students. The data consist of two types, are primary data; the informan (headmaster, teachers, and students) and secondary data; documentation. Data collecting technique use observation, interview, and documentation. Data analysis uses the analysis of collecting, reduction, display, and conclusion. The results of this research show that: (1) the application of school culture development in MIN Tirto Salam by some habituations in every morning, are reading Alquran together, reading Asmaul Husna, praying together, teaching students for tartil dan qiroah, cleaning self and Romzuni adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Pascasarjana Universitas PGRI Yogyakarta dan Kodiran adalah Guru Besar Program Pascasarjana Universitas PGRI Yogyakarta.Jurnal Sosialita, Vol. 9, No.1, Maret 2017 Romzuni dan Kodiran, Budaya Sekolah MIN …148environment, doing gymnastics health in every Friday, women study, extracuriculer, and deepening the lesson. (2) The role of headmaster is as motivator in every activities of MIN Tirto Salam; (b) teachers should always give the examples of good attitude; dan (c) students have the role as the implementers of school culture by doing all of habituations and activities programs in MIN Tirto Salam.Keywords: school culture, active role, MIN Tirto
PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIVE MODEL JIGSAW PADA PENINGKATAN KREATIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR EKONOMI Triyani Pancawati, Triyani Pancawati; Kodiran, Kodiran
Jurnal Sosialita Vol. 9 No. 1 (2017): JURNAL SOSIALITA
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Triyani Pancawati dan KodiranABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas dan prestasi belajar Ekonomi melalui penerapan model jigsaw pada siswa kelas XI MIPA3 SMA Negeri 1 Kasihan tahun pelajaran 2015/2016. Jenis penelitian merupakan penelitian tindakan kelas (classroom action research). Subjek penelitian adalah 32 siswa kelas XI MIPA3 SMA Negeri 1 Kasihan. Tahapan penelitian meliputi 4 tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, pedoman observasi, dan tes. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif dengan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model jigsaw pada pembelajaran ekonomi dapat meningkatkan: (1) kreativitas belajar siswa yang ditunjukkan dari 65,63% di siklus I menjadi 78,13% di siklus II; (2) prestasi belajar siswa dengan rata 68,09 di prasiklus, menjadi 77,97 di siklus I, dan 82,19 di siklus II.Kata Kunci: kreativitas, prestasi belajar, jigsawThis research aims to increase students’ learning creativities and achievement in learning economics through jigsaw model for 9th grade students of MIPA 3 in SMA Negeri 1 Kasihan academic year 2015/2016. This is classroom action research with 32 students of 9th grade class in SMA Negeri Kasihan as subjects of research. Research steps include planning, acting, observing, and reflecting. Collecting data technique use questionaires, observation sheets, and test. Data analysis use quantitative descriptive using percentage. The results of this research show that the use of jigsaw model in economics can increase: (1) students’ learning creativities shown by 65,63% in pre-cycle, become 78,13% in 1st cycle; (2) students’ learning achievement with avarage score 68,09 in pre-cycle, become 77,97 in 1st cycle, and 82,19 in 2nd cycle.Keywords: learning creativities, learning achievement, jigsaw
PENINGKATAN KOMPETENSI GURU DALAM MENYUSUN RPP MELALUI SUPERVISI AKADEMIK BERKELANJUTAN DENGAN MODEL SUPERVISI KLINIS Endang Titik Lestari, Endang Titik Lestari
Jurnal Sosialita Vol. 9 No. 1 (2017): JURNAL SOSIALITA
Publisher : Program Magister Pendidikan IPS UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Endang Titik LestariABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun RPP di SD Negeri 2 Borokulon. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian tindakan sekolah yang dilaksanakan secara kolaboratif antara peneliti, kepala sekolah lain dan pengawas. Penelitian ini meneliti tentang kompetensi guru dalam menyusun RPP. Subjek penelitian adalah guru-guru di SD Negeri 2 Borokulon UPT Dikbudpora Kecamatan Banyuurip Kabupaten Purworejo yang berjumlah 8 orang, terdiri dari 2 orang laki-laki dan 6 orang perempuan. Tindakan ini dilaksanakan dua siklus, setiap siklus terdiri dari 4 tahapan yaitu Planning (Perencanaan), Acting (Pelaksanaan), Observasi (Pengamatan), dan Reflecting (Refleksi). Instrumen penelitian yang digunakan untuk mengumpulkan data berupa lembar observasi, dan telaah RPP. Teknik analisis data yang digunakan adalah rata-rata dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi guru dalam menyusun RPP di SD Negeri 2 Borokulon UPT Dikbudpora Kecamatan Banyuurip semester I tahun pelajaran 2015/2016. Hal ini ditunjukkan dengan meningkatnya nilai rata-rata telaah RPP pada pra siklus 74,80, meningkat pada siklus I nilai rata-rata kompetensi guru berdasakan telaah RPP yang disusunnya menjadi 87,29, dan pada siklus II nilai rata-rata kompetensi hasil telaah RPP meningkat menjadi 93,65.Kata Kunci: Kompetensi Guru, RPPThe purpose of this research is to improve teacher competence in preparing RPP in SD Negeri 2 Borokulon. The research conducted is a school action research conducted collaboratively between researchers, other principals and supervisors. This study examines the competence of teachers in preparing RPP. Research subjects were teachers in SD Negeri 2 Borokulon UPT DikbudporaBanyuurip District Purworejo District, which amounted to 8 people, consisting of 2 men and 6 women. This action is carried out two cycles, each cycle consists of 4 stages of Planning (Planning), Acting (Implementation), Observation (Observation), and Reflecting (Reflection). The research instrument used to collect data in the form of observation sheet, and RPP study. Data analysis techniques used are averages and percentages. The results showed that the competence of teachers in preparing the RPP in SD Negeri 2 Borokulon UPT Dikbudpora District Banyuurip semester 1 of the 2015/2016 lesson year. This is indicated by the Endang Titik Lestari adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Pascasarjana Universitas PGRI Yogyakarta dan Kepala Sekolah SD Negeri 2 Borokulon.Jurnal Sosialita, Vol. 9, No.1, Maret 2017 Endang, Peningkatan Kompetensi…176increase of average value of RPP study in pre cycle 74,80, increase in cycle I the average value of teacher competence based on RPP study compiled into 87.29, and in cycle II the average value of competency of the results of RPP increased to 93.65.Keywords: teacher competence, RPP

Page 11 of 31 | Total Record : 301