cover
Contact Name
Muhammad Buchori Ibrahim
Contact Email
mesadajournal@gmail.com
Phone
+6282363776686
Journal Mail Official
mesadajournal@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pendidikan/Pasar XII Gg. Sayang No. 12 Dusun II Bandar Setia Village, Percut Sei Tuan District, Deli Serdang Regency, North Sumatra 20371
Location
Kab. deli serdang,
Sumatera utara
INDONESIA
Mesada: Journal of Innovative Research
Published by Yayasan Zia Salsabila
ISSN : -     EISSN : 30643864     DOI : -
The focus and scope of Mesada: Journal of Innovative Research is on various issues in multidisciplinary fields, both as material objects and formal objects. We invite scientists, academics, researchers, practitioners, and observers of interdisciplinary studies to publish their research results in our journal, whose articles focus on: Education Dawah and Communication Philosophy and Ushuluddin Law Economics and Banking Management and Administration Social and Culture Science and Technology Nursing, Midwifery, Medicine, Pharmacy and Public Health Agriculture, Plantation, Fisheries and Animal Husbandry Language, Arts and Literature
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 106 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2025): July-December" : 106 Documents clear
Karakteristik Perkembangan Anak Usia 4 Tahun Wati, Kholila; Lubis, Ramadan; Al-Zany, Nazirah; Siregar, Surya Kartini Indah Sari; Salsabila, Nada Syiva; Zuhra, Cut Farida
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/s788dj90

Abstract

Jurnal ini bertujuan untuk mengkaji perkembangan anak usia dini (0-5 tahun) dalam konteks global dan nasional, dengan fokus pada aspek fisik, intelektual, emosi, sosial, dan moral. Perkembangan anak pada masa ini merupakan periode kritis yang dipengaruhi oleh faktor intrinsik dan ekstrinsik, serta memiliki implikasi signifikan terhadap pendidikan dan pembentukan karakter. Penulisan jurnal ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan wawancara dan observasi, yang melibatkan pengumpulan data melalui interaksi langsung dengan subjek (seperti orang tua dan anak), pengamatan perilaku, serta analisis terhadap sumber literatur terkait untuk memperoleh pemahaman mendalam tentang dinamika perkembangan individu. Hasil kajian menunjukkan bahwa setiap aspek perkembangan memiliki karakteristik unik yang saling terkait, dengan implikasi terhadap desain pendidikan yang responsif, seperti stimulasi motorik, kognitif, dan sosial-emosional. Temuan khusus dari observasi dan wawancara pada anak Yahya (usia 4 tahun) mengungkap perkembangan normal dalam aspek fisik, intelektual, emosi, sosial, dan moral, meskipun dengan variasi individu yang perlu perhatian lebih lanjut. Kesimpulannya, pemahaman mendalam terhadap perkembangan anak usia dini sangat penting untuk mencegah hambatan, mengoptimalkan potensi, serta mendukung pembangunan karakter dan prestasi generasi muda melalui intervensi dini yang holistik
Pendidikan Karakter Islami dalam Kebijakan Kurikulum Nasional Juliani, Juliani; Nasution, Nabila Azura; Nurhayati, Nurhayati; Syahada, Dinda; Syahfitri, Nurmala
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/m4s01n76

Abstract

Pendidikan karakter Islami menjadi aspek strategis dalam membentuk generasi Indonesia yang berakhlak mulia, religius, dan bertanggung jawab. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep, implementasi, peran guru dan stakeholder, serta dampak pendidikan karakter Islami dalam kebijakan kurikulum nasional. Metode yang digunakan adalah studi pustaka (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh dari dokumen resmi kebijakan kurikulum nasional, buku, jurnal, dan literatur terkait pendidikan karakter Islami. Analisis dilakukan melalui teknik isi (content analysis) dengan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseptualisasi pendidikan karakter Islami mencakup dimensi spiritual, moral, dan sosial yang diintegrasikan secara holistik dalam kurikulum. Implementasi nilai-nilai karakter Islami dilakukan melalui mata pelajaran Pendidikan Agama Islam, integrasi nilai dalam mata pelajaran umum, program ekstrakurikuler, pembiasaan perilaku positif, serta penggunaan media dan teknologi pembelajaran yang relevan. Peran guru sebagai teladan, kepala sekolah sebagai penggerak budaya sekolah, dan keterlibatan orang tua serta masyarakat sangat menentukan keberhasilan pendidikan karakter. Dampak pendidikan karakter Islami terlihat pada peningkatan religiusitas, moralitas, empati, disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian sosial peserta didik. Meskipun terdapat tantangan, seperti perbedaan nilai antara lingkungan sekolah dan luar sekolah serta pengaruh media digital, integrasi pendidikan karakter dengan literasi digital dan sinergi ekosistem pendidikan diyakini mampu meningkatkan efektivitasnya. Simpulan penelitian menegaskan bahwa pendidikan karakter Islami melalui kebijakan kurikulum nasional tidak hanya memperkuat prestasi akademik, tetapi juga membentuk generasi yang matang secara moral, sosial, dan spiritual, siap menghadapi tantangan global dengan integritas yang kuat.
Arah dan Tantangan Kebijakan Pendidikan Islam Berbasis Studi Literatur Syahrin, Rizky Alfi; Juliani, Juliani; Sahpitri, Silvi; Salsabilla, Yulia Rama
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/4ksf0543

Abstract

Pendidikan Islam merupakan bagian integral dari sistem pendidikan nasional yang memiliki peran strategis dalam pembentukan karakter, moral, dan kompetensi peserta didik. Perkembangan global serta tuntutan era Society 5.0 mendorong perlunya kebijakan pendidikan Islam yang adaptif, inovatif, dan berorientasi masa depan tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis arah dan tantangan kebijakan pendidikan Islam di Indonesia berdasarkan kajian literatur. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah berbagai sumber berupa buku, artikel jurnal ilmiah, dan regulasi kebijakan pendidikan yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa arah kebijakan pendidikan Islam mengalami pergeseran menuju penguatan kualitas pendidikan, integrasi nilai keislaman dan ilmu pengetahuan, digitalisasi pembelajaran, serta penguatan moderasi beragama. Namun demikian, implementasi kebijakan tersebut masih menghadapi berbagai tantangan, seperti ketimpangan mutu antar lembaga pendidikan Islam, keterbatasan kompetensi pendidik, lemahnya manajemen pendidikan, serta kesenjangan antara kebijakan normatif dan praktik di lapangan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kebijakan pendidikan Islam memerlukan penguatan pada aspek perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi agar mampu menjawab tantangan zaman dan berkontribusi optimal dalam pembangunan masyarakat madani Indonesia.
Karakteristik Perkembangan Anak Usia 11 Tahun Kelas VI SD Lubis, Ramadan; Siregar, Masnuripa; Siregar, Naina Idma; Putri, Cahya Widiya; Syahrani, Suci Mawar; Hasbi, Sakinah
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/79hacz68

Abstract

Anak berusia 11 tahun yang duduk di kelas VI Sekolah Dasar berada pada masa transisi dari akhir kanak-kanak menuju awal masa remaja. Pada fase ini, terjadi perkembangan yang signifikan pada berbagai aspek, yaitu fisik, kognitif, emosional, sosial, moral, dan spiritual. Perkembangan fisik ditandai dengan pertambahan tinggi dan berat badan yang lebih cepat, disertai meningkatnya keterampilan koordinasi dan kekuatan gerak. Dari sisi kognitif, anak sudah mampu berpikir secara logis, kritis, dan terstruktur dalam memahami pelajaran. Perkembangan emosional dan sosial tampak melalui kemampuan mengelola emosi yang lebih baik, meningkatnya kebutuhan untuk diterima oleh teman sebaya, serta kemampuan bekerja sama dalam aktivitas kelompok. Pada aspek moral, anak mulai memahami konsep benar dan salah sesuai dengan aturan dan norma yang berlaku, serta menunjukkan sikap tanggung jawab dan kejujuran. Sementara itu, perkembangan spiritual tercermin dari tumbuhnya kesadaran beragama, pemahaman nilai-nilai keimanan, dan penerapan perilaku religius dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, pemahaman terhadap karakteristik perkembangan anak usia 11 tahun sangat penting bagi guru dan orang tua agar dapat memberikan pendampingan serta pembelajaran yang sesuai dengan tahap perkembangan peserta didik.
Pengamatan Plasmolisis pada Kentang Adawiyah, Rabiyatul
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/jm1jgt26

Abstract

Plasmolisis terjadi ketika air meninggalkan sel tumbuhan dan berpindah ke larutan yang memiliki lebih banyak zat terlarut, sehingga larutan menjadi lebih pekat. Hal ini menyebabkan membran sel menjauh dari dinding sel. Tujuan penelitian ini adalah untuk menunjukkan bahwa plasmolisis terjadi pada umbi kentang, yang merupakan bagian dari tanaman Solanum tuberosum. Untuk itu, larutan gula 17% ditempatkan di dalam lubang yang dibuat pada kentang tanpa memotongnya. Bagian bawah kentang kemudian dimasukkan ke dalam air. Percobaan berlangsung selama 45 menit, dengan pengamatan setiap 15 menit. Selama setiap pemeriksaan, jumlah larutan yang tersisa di dalam lubang dan tanda-tanda kehilangan air pada kentang dicatat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa volume larutan di dalam lubang turun dari 1 cm menjadi 0,2 cm, membuktikan bahwa air berpindah keluar dari sel kentang dan masuk ke dalam larutan gula karena perbedaan konsentrasi air. Pada akhirnya, plasmolisis dipastikan telah terjadi pada kentang. Larutan gula memiliki lebih sedikit air daripada sel kentang, sehingga air berpindah keluar dari sel ke dalam larutan, menyebabkan sel menyusut.
Perkecambahan dan Pertumbuhan: Tumbuhan Tingkat Tinggi (Tempat Terang dan Gelap) pada Biji Nangka (Artocarpus Heterophyllus) Santri, Indah Putri
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/rf34r965

Abstract

Studi ini meneliti bagaimana biji nangka (Artocarpus heterophyllus) berkecambah dan tumbuh ketika berada dalam kondisi terang versus gelap. Para peneliti menanam biji dalam polybag yang diisi dengan campuran tanah dan pupuk kandang, dan menempatkannya di dua lingkungan yang berbeda, satu dengan cahaya dan satu tanpa cahaya. Dari tanggal 1 September hingga 2 Oktober 2025, mereka mencatat seberapa tinggi kecambah tumbuh, warna daun, dan bagaimana penampilan tanaman. Temuan menunjukkan bahwa biji di tempat gelap berkecambah lebih cepat, tetapi tanaman di tempat terang tumbuh lebih baik dari waktu ke waktu. Pada akhir penelitian, kecambah di tempat terang telah mencapai tinggi 7,9 cm dengan daun hijau yang terbuka, sedangkan yang di tempat gelap sedikit lebih panjang yaitu 8 cm tetapi memiliki daun pucat dan tunas kecil. Ini menunjukkan bahwa tanaman yang tumbuh di tempat gelap mengalami etiolasi, yang berarti tanaman menjadi lemah dan pucat. Cahaya penting untuk pembentukan klorofil dan membantu tanaman melakukan fotosintesis, sehingga tanaman yang mendapatkan cukup cahaya tumbuh lebih kuat, memiliki batang yang sehat, dan menjaga daunnya tetap hijau dan segar.

Page 11 of 11 | Total Record : 106