cover
Contact Name
Sri Purwiningsih
Contact Email
lppm.stikesbkpalu@gmail.com
Phone
+6285333833386
Journal Mail Official
lppm.stikesbkpalu@gmail.com
Editorial Address
Lolu Sel., Kec. Palu Sel., Kota Palu, Sulawesi Tengah 94111
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Dan Teknologi
ISSN : -     EISSN : 30309433     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan dan Teknologi bertujuan untuk menyediakan forum diskusi multidisiplin bidang kesehatan dan berkontribusi terhadap kemajuan ilmu kesehatan, memberikan manfaat bagi pembaca dan penulis dalam penyebaran informasi penelitian dan memberikan akses maksimal terhadap komunikasi ilmiah bidang kesehatan.
Articles 47 Documents
IMPLEMENTASI BALANCE EXERCISE UNTUK MENGURANGI RISIKO JATUH PADA PASIEN LANJUT USIA DI PALU SULAWESI TENGAH I Gede Restawan; Ni Nyoman Magda Pascalytha Ponema; admin
JURNAL KESEHATAN DAN TEKNOLOGI Vol 2 No 1 (2024): Jurnal Kesehatan Dan Teknologi
Publisher : STIKes Bala Keselamatan Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring bertambahnya umur dan proses menua dapat berpengaruh terhadap penurunan fungsifisiologis tubuh. Lanjut usia sering mengalami penurunan fungsi sistem muskuloskeletalseperti penurunan pada fleksibilitas otot, kekuatan otot, elastisitas otot, waktu reaksi gerakanyang lambat dan kecepatan gerak yang mengakibatkan penurunan keseimbangan pada lansia.Tujuan penulisan karya ilmiah ini adalah untuk menggambarkan hasil asuhan keperawatanpada lansia dengan risiko jatuh dalam implementasi penerapan latihan keseimbangan untukmengurangi resiko jatuh di kota Palu, Sulawesi Tengah. Desain penelitian ini adalah studi kasusdeskriptif, responden sebangak 1 orang, instrumen yang digunakan yaitu kuesioner posisi dankeseimbangan lansia (Sullivan indeks kats) dan kuesioner keseimbangan lansia. Implementasidilakukan dengan penerapan latihan keseimbangan (balance exercise). Hasil penelitian dariterapi yang dilakukan sebanyak 5 kali pertemuan dalam 3 hari didapatkan hasil keluhan kakupada persendian berkurang, kehilangan keseimbangan pada saat beraktivitas berkurang, hasildari quisioner Sullivan indeks kats yang awalnya skor 38 (mampu melakukan, sedikit bantuan)menjadi skor 47 (mampu melakukan aktivitas) dan pada quisoner keseimbangan lansiadiperoleh hasil dari skor 8 (resiko jatuh sedang) menurun menjadi skor 4 (resiko jatuh rendah).Dapat disimpulkan bahwa penerapan latihan keseimbangan (balance exercise) dapatmenurunkan risiko jatuh, meningkatkan aktivitas, meningkatkan keseimbangan danmeningkatkan fungsi pergerakan.
PENERAPAN PROSEDUR TERAPI BUERGER ALLEN EXERCISE UNTUK MELANCARKAN PEREDARAN DARAH PADA EXTREMITAS BAWAH PADA PASIEN DIABETES MELITUS YULIAN H. MATONGKA; Sabarulin Tarigan; Uston Gunawan Dikke; admin
JURNAL KESEHATAN DAN TEKNOLOGI Vol 2 No 1 (2024): Jurnal Kesehatan Dan Teknologi
Publisher : STIKes Bala Keselamatan Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes Melitus (DM) adalah salah satu kelompok penyakit metabolik yang ditandaidengan tingginya kadar glukosa di dalam darah (hiperglikemia) yang dimana disebabkan olehkarena gangguan sekresi insulin (hormon yang diproduksi oleh pankreas berfungsi mengaturkadar gula dalam tubuh dan sebagai sumber energi tubuh), juga karena penurunan kerja insulinatau akibat dari keduanya. Kelebihan gula dalam darah secara kronis dari diabetes berhubungandengan kerusakan jangka panjang, serta dapat menyebabkan gangguan dari berbagai organ,misalnya mata, ginjal, saraf, jantung, serta pembuluh darah.Tujuan dari penelitian iniMenggambarkan asuhan keperawatan dengan terapi Buerger Allen Exercise untuk melancarakanperedaran darah pada extremitas bawah pada pasien Diabetes Melitus. Penerapan prosedur terapiBuerger Allen Exercise ini, menggunakan bentuk laporan studi kasus dengan metode deskriptif.Dari penelitian yang telah dilakukan terhadap Tn. S diperoleh hasil sebagai berikut, Tn. Smemiliki riwayat penyakit DM sejak tahun 2012 ini terjadi karena sebelumnya Tn. S terlalubanyak mengkonsumsi gula, nilai Ankle Brankhial Indeks (ABI) sebelum intervensi BuergerAllen Exercise didapatkan 0,9 sedangkan, nilai Ankle Brankhial Indeks (ABI) setelah intervensiBuerger Allen Exercise didapatkan 1. Berdasarkan hasil yang didapatkan dilapangan, penulismengambil kesimpulan bahwa latihan Buerger Allen Exercise terbukti melancarakan peredarandarah pada extremitas bawah. Dan juga diharapkan
PENERAPAN KOMPRES HANGAT SEREI UNTUK MENGATASI NYERI PADA KLIEN DENGAN GOUT ARTHRITIS JULIANA NR SARMAN; Nova Natalia Beba; Geby Stevani; admin
JURNAL KESEHATAN DAN TEKNOLOGI Vol 2 No 1 (2024): Jurnal Kesehatan Dan Teknologi
Publisher : STIKes Bala Keselamatan Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gout arthritis adalah penyakit gangguan metabolisme yang menyerang sendi disertaimeningkatnya kadar asam urat dalam darah. Keluhan nyeri sendi bersifat kronis,mengakibatkan seseorang menjadi depresi dan tidak berdaya dalam menjalani kehidupansehari-hari. Kompres hangat serei merupakan terapi non farmakologis yang dapat mengatasinyeri kronis. Tujuan: mengetahui pengaruh terapi kompres hangat serai untuk mengatasi nyeripada klien dengan gout arthritis. Jenis penelitian deskriptif dengan metode studi kasus. Subyekpenelitian sesuai dengan kriteria inklusi yaitu klien yang terdiagnosa gout arthritis dengankeluhan nyeri kronis. Fokus studi kasus yaitu penanganan nyeri kronis pada gout artritisdengan kompres hangat serei. Pengumpulan data melalui wawancara dan observasi denganmenggunakan format pengkajian dan alat ukur nyeri numeric rating scale. Hasil: Pengkajiandidapatkan keluhan nyeri di pinggan belakang dan kedua kakinya dengan skala 6 serta kadarasam urat 7,7 mg/dl. Diagnosa keperawatan nyeri kronis berhubungan dengan gangguan fungsimetabolik yang dibuktikan dengan klien mengeluh nyeri dengan skala 6. Intervensi utamadiberikan manajemen nyeri dan intervensi pendukung kompres serei hangat selama 5 hari.Kesimpulan: setelah dilakukan implementasi terjadi penurunan skala nyeri dari skala 6 ke skala2. Saran: bagi pengembangan ilmu teknologi keperawatan dan masyarakat yang menderita goutarthritis dengan nyeri kronis dapat menerapkan terapi kompres hangat serei.
ASUHAN KEPERAWATAN PENERAPAN TERAPI MUSIK PADA KLIEN HIPERTENSI DENGAN GANGGUAN POLA TIDUR DIDESA MALEI LAGE KABUPATEN POSO PROVINSI SULAWESI TENGAH Anggri Alfira Yunita Assa; Mutmainah H.S; Delfia Krisanti Pombarani; admin
JURNAL KESEHATAN DAN TEKNOLOGI Vol 2 No 1 (2024): Jurnal Kesehatan Dan Teknologi
Publisher : STIKes Bala Keselamatan Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Hipertensi merupakan peningkatan tekanan darah sistolik ≥140mmHg dan tekanan darah diastole ≥ 90 mmHg. Hipertensi disebabkan olehberbagai faktor salah satunya adalah stress. Penderita stress akan mempengaruhikualitas tidurnya. Tujuan : Menggambarkan asuhan keperawatan implementasiterapi musik pada pasien hipertensi dengan masalah gangguan pola tidur di DesaMalei Kabupaten Poso Provinsi Sulawesi Tengah. Metode : penelitian karya tulisilmiah ini menggunakan desain studi kasus deskriptif pada satu orang respondendan masalah gangguan pola tidur. Intervensi terapi musik dengan menggunakaninstrument penelitian untuk mengukur kualitas tidur adalah PSQI (Pittsburg SleepQuality Index). Selama 5 hari. Hasil : terdapat penurunan skor kualitas tidur dariskor 13 (sedang) menjadi skor 6 (baik) setelah di berikan terapi musik. Kesimpulan: terapi music dapat mengatasi gangguan pola tidur, bila diberikan pada penderitaHipertensi diberikan 5 hari berturut-turut. Saran : diharapkan responden danmasyarakat di Desa malei Kabupaten Poso Provinsi Sulawesi tengah dapatmenerapkan implementasi Terapi musik untuk mengatasi gangguan pola tidur agardapat membantu mengurangi efek samping penggunaan obat-obatan secara terusmenerus, dan juga diharapkan kepada seluruh masyarakat agar lebihmemperhatikan kesehatannya.
Asuhan Keperawatan Terapi Relaksasi Massage Punggung Pada Klien Hipertensi Dengan Masalah Keperawatan Nyeri Kronis Di Desa Wulai Provinsi Sulawesi Barat Robi Adikari Sekeon; Sri Purwiningsih; Agnes Dwi Minasi; admin
JURNAL KESEHATAN DAN TEKNOLOGI Vol 2 No 1 (2024): Jurnal Kesehatan Dan Teknologi
Publisher : STIKes Bala Keselamatan Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan : Dalam pengertian Hipertensi pengertian suatu keadaan dimanaterjadi peningkatan tekanan darah sistolik ≥ 140 mmHg dan diastolik ≥ 90 mmHg.Untuk mengurangi nyeri kronis pada hipertensi dilakukan terapi message punggung,Massage adalah salah satu metode yang tujuan bertujuan untuk mengurangiketegangan pada otot, memperlancar peredaran pada darah dan mengurangi prosesperadangan sehingga pasien merasa bugar dan terasa nyaman. Metode : Penelitianini menggunakan metode deskriptif. Menggunakan 1 responden. Implementasi yangdilakukan yaitu tindakan massage punggung untuk mengurangi nyeri dengan skalaNRS (numeric rating scale). Intervensi dilakukan selama 7 hari berturut turut dalamwaktu 10 - 20 menit. Peneliti mengamati adanya penurunan skala nyeri sebelum dansesudah diberikan terapi (nyeri ringan). Kesimpulan : Pada Masalah nyeri yang dialami oleh responden dapat teratasi. Diharapkan asuhan keperawatan dengan terapirelaksasi massage punggung dapat di terapkan dalam kegiatan asuhan keperawatankhususnya pada pasien yang mengalami nyeri, lamanya dan waktu pemberiansehingga benar-benar menjadi efektif dalam mengatasi nyeri yang dialami tersebut
TRIASE DAN ETIKA PADA PASIEN COVID-19 TRIAGE AND ETHICS IN COVID-19 PATIENTS : LITERATURE REVIEW Denny Susanto; admin
JURNAL KESEHATAN DAN TEKNOLOGI Vol 2 No 1 (2024): Jurnal Kesehatan Dan Teknologi
Publisher : STIKes Bala Keselamatan Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan sistem triase adalah langkah awal dalam penanganan korban gawat darurat. Sistemini dilakukan dengan cara menilai kriteria-kriteria dan prioritas pasien yang membutuhkanpenanganan cepat dan tepat serta efisien. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikanpenerapan triase pada pasien gawat darurat dan keputusan etika yang tepat pada pasien Covid19. Metode pencarian artikel jurnal di database Pubmed, CINAHL, DOAJ, Scopus dan GoogleScolar ditemukan jumlah keseluruhan jurnal yang diambil untuk kajian literatur berjumlah 6penelitian. Hasil yang ditemukan dalam tinjauan literatur ini adalah penerapan triase dan etikapada pasien Covid-19 dilakukan dengan mempertimbangkan sumber daya, manajemen triaseyang tepat, dan keputusan etika suatu tindakan mempertimbangkan keadilan, tidak merugikanpasien lainnya yang membutuhkan penanganan cepat serta kejujuran. Kesimpulan dalampenelitian ini adalah keputusan triase dan etika dengan mempertimbangkan situasi dan kondisitermasuk sumber daya untuk penanganan pasien yang sangat membutuhkan Tindakan cepatdan tepat serta efisien. Sehingga pengambilan keputusan dengan tetap menjaga etika padapasien Covid-19. Untuk itu, penerapan etika yang diutamakan meliputi kejujuran, keadilan,dan tidak merugikan selutuh pasien.
IMPLEMENTASI MIRROR THERAPY PADA LANSIA NON HEMORAGIK STROKE DENGAN GANGGUAN MOBILITAS FISIK: STUDI KASUS Ida Yanriatuti; Sekeon, Robi Adikari; admin
JURNAL KESEHATAN DAN TEKNOLOGI Vol 2 No 2 (2024): JURNAL KESEHATAN DAN TEKNOLOGI
Publisher : STIKes Bala Keselamatan Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang : Stroke adalah penyakit yang disebabkan oleh kerusakan hipoksia, iskemia, infark, atau perdarahan yang menyebabkan gangguan pada ekstremitas atas dan bawah. Mirror Therapy yaitu terapi bentuk rehabilitasi atau latihan yang mengandalkan dan melatih pembayangan imajinasi motorik pasien, dimana cermin akan memberikan stimulus visual kepada otak untuk pergerakan anggota tubuh yang mengalami hemiparesis melalui observasi dari pergerakan tubuh yang akan ditiru seperti pada cermin oleh bagian tubuh yang mengalami gangguan. Tujuan studi kasus : menggambarkan asuhan keperawatan penerapan prosedur mirror therapy pada pasien lansia stroke non hemoragik dengan gangguan mobilitas fisik. Metode penelitian : menggunakan metode desain studi kasus deskriptif. Metode pengumpulan data yang digunakan metode wawancara dan observasi. Hasil penelitian : Hasil pengkajian ditemukan klien mengalami masalah gangguan mobilitas fisik yang berhubungan dengan penurunan kekuatan otot sesuai tanda dan gejala pada SDKI. Intervensi yang diberikan yaitu SPO mirror therapy, dengan hasil terjadi peningkatan kekuatan otot setelah dilakukan mirror therapy. Kesimpulan : Setelah tujuh hari dilakukan terapi cermin maka kekuatan otot meningkat, dimana klien dapat mengangkat tangan kanan yang mengalami kelemahan. Saran : Diharapkan kiranya dari hasil implementasi ini dapat dijadikan referensi dalam mengatasi gangguan mobilitas fisik pada penderita Non Hemoragik Stroke.
ASUHAN KEPERAWATAN PENERAPAN PROSEDUR HYDROTHERAPY AIR HANGAT PADA PASIEN RESIKO PERFUSI SEREBRAL TIDAK EFEKTIF DESA TOLAI, PROVINSI SULAWESI TENGAH Janice Sepang; Anggi Alfira Yunita; admin
JURNAL KESEHATAN DAN TEKNOLOGI Vol 2 No 2 (2024): JURNAL KESEHATAN DAN TEKNOLOGI
Publisher : STIKes Bala Keselamatan Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan peningkatan tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg dan tekanan darah diastolik lebih dari 90 mmHg. Naiknya tekanan darah berbahaya terutama untuk beberapa organ penting seperti jantung, otak dan ginjal. Tujuan penelitian studi kasus ini adalah untuk menggambarkan Asuhan Keperawatan Penerapan Prosedur Hydrotherapy Air Hangat Pada Pasien Resiko Perfusi Serebral Tidak Efektif di Desa Tolai,Provinsi Sulawesi Tengah. Desain studi kasus yang digunakan dalam penelitian ini ialah desain studi kasus deskriptif dengan menggunakan subjek studi kasus 1 orang responden. Instrumen studi kasus yang digunakan adalah format pengkajian hipertensi, SOP hydrotherpy rendam kaki air hangat, metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan observasi. Penelitian studi kasus ini dilakukan dalam 7 kali pertemuan didapatkan hasil tekanan darah awal klien 140/100 mmHg menjadi 120/90mmHg, suhu dari 36,9 ̊C menjadi 36,0 ̊C, nadi dari 100 x/menit menjadi 78 x/menit dan pernapasan dari 21x/menit menjadi 20x/menit . Kesimpulan yang dapat peneliti berikan dari terapi hydrotherapy air hangat ini adalah sangat efektif untuk menurunkan tekanan darah dan tanda- tanda vital lainnya seperti suhu, nadi dan pernapasan. Peneliti berharap penelitian ini dapat digunakan sebagai referensi untuk penelitian selanjutnya
PEMBERIAN TERAPI RELAKSASI OTOT PROGRESIF PADA PASIEN HIPERTENSI DENGANGANGGUAN POLA TIDUR DI DESA PA’AWARU PROVINSI SULAWESI TENGAH Meilin Anggreyni; Estelle Lilian
JURNAL KESEHATAN DAN TEKNOLOGI Vol 2 No 2 (2024): JURNAL KESEHATAN DAN TEKNOLOGI
Publisher : STIKes Bala Keselamatan Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Hipertensi adalah salah satu masalah kesehatan yang diderita masyarakat dan sering juga di sebut the silent killer karena sering tanpa keluhan, sehingga penderita tidak tahu kalau dirinya mengidap hipertensi. Gangguan pola tidur merupakan kondisi yang sedang dialami oleh seseorang karena di pengaruhi oleh stres, lingkungan fisik, dan umur. Relaksasi otot progresif merupakan relaksasi dengan gerakan mengencangkan dan melemaskan otot-otot pada bagian tubuh satu bagian waktu memberikan relaksasi secara fisik. Metode : metode penelitian menggunakan metode deskritif studi kasus. Metode pengumpulan data yang diberikan adalah wawancara dan observasi. Instrument yang digunakan adalah Pengkajian Lansia, dan PSQI, Hasil pengkajian ditemukan masalah gangguan pola tidur yang berhubungan dengan kualitas tidur sesuai dengan tanda dan gejala pada Standar Diagnosa Keperawatan Indonesia. Intervensi yang diberikan yaitu 4 intervensi sesuai dengan Standar Intervensi Keperawatan Indonesia dengan penerapan Relaksasi Otot Progresif. Kesimpulan pada penelitian ini adalah dilakukannya asuhan keperawatan selama 5 hari kali pertemuan didapatkan hasil pengkajian PSQI mengalami peningkatan kualitas tidur namun masalah belum dapat teratasi. Diharapkan kiranya dari hasil studi kasus ini dapat bisa menerapkan Relaksasi Otot Progresif secara teratur untuk dapat mengatasi gangguan pola tidur pada penderita hipertensi
APLIKASI KOMPRES HANGAT DAUN KELOR PADA NYERI KRONIK PADA KLIEN DENGAN ASAM URAT: STUDI KASUS Sabarulin Tarigan; Yulian Heiwer Matongka; admin
JURNAL KESEHATAN DAN TEKNOLOGI Vol 2 No 2 (2024): JURNAL KESEHATAN DAN TEKNOLOGI
Publisher : STIKes Bala Keselamatan Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Asam urat adalah penyakit sendi diakibatkan oleh nilai uric acid dalam darah yang tinggi. Hal ini dimanifestasikan dengan nyeri pada daerah sendi. Rasa sakit yang berhubungan dengan asam urat secara signifikan mengganggu mobilitas pasien. Untuk mengatasi nyeri dapat diberikan terapi dengan obat-obatan medis maupun tanpa pengobatan medis. Tindakan tanpa pengobatan medis yg dapat dilakukan ialah mengaplikasikan kompres hangat berbahan dasar daun kelor. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran tentang aplikasi kompres daun kelor dalam upaya mengatasi rasa sakit pada klien yang menderita asam urat ini. Metode yang digunakan bersifat deskriptif berupa studi kasus dengan subjek satu responden. Pengumpulan data dilakukan dengan tanya jawab, observasi terhadap responden, serta pemeriksaan fisik langsung. Peralatan yang digunakan adalah format evaluasi, lembar observasi, termometer air, sphygmomanometer, stetoskop, timbangan, handuk, baskom dan numeric rating scale. Pengkajian awal ditemukan nyeri dengan skala 6. Pelaksanaan kompres air hangat yang dicampur oleh daun Morienga yang mengandung flavonoid yang berfungsi sebagai analgesik dan anti inflamasi. Disiapkan 500 gram daun Morienga dan 2 liter air dengan suhu 38-40°C, dilakukan 1 kali sehari dalam waktu 3 hari dalam 20 menit. Hasil evaluasi didapatkan nyeri sudah berkurang dan pengukuran skala nyeri hasil 3. Diharapkan aplikasi kompres daun kelor hangat dapat diaplikasikan terutama bagi mereka yang mengalami masalah nyeri untuk mengurangi efek samping penggunaan obat secara terus menerus.