cover
Contact Name
Sri Purwiningsih
Contact Email
lppm.stikesbkpalu@gmail.com
Phone
+6285333833386
Journal Mail Official
lppm.stikesbkpalu@gmail.com
Editorial Address
Lolu Sel., Kec. Palu Sel., Kota Palu, Sulawesi Tengah 94111
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Dan Teknologi
ISSN : -     EISSN : 30309433     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan dan Teknologi bertujuan untuk menyediakan forum diskusi multidisiplin bidang kesehatan dan berkontribusi terhadap kemajuan ilmu kesehatan, memberikan manfaat bagi pembaca dan penulis dalam penyebaran informasi penelitian dan memberikan akses maksimal terhadap komunikasi ilmiah bidang kesehatan.
Articles 56 Documents
PENERAPAN TERAPI RENDAM KAKI AIR HANGAT PADA LANSIA HIPERTENSI DENGAN MASALAH GANGGUAN POLA TIDUR : STUDI KASUS I Gede Restawan; Yulisti Ewagola; Yulian Heiwer Matongkai
JURNAL KESEHATAN DAN TEKNOLOGI Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Kesehatan dan Teknologi STIKes BK Palu
Publisher : STIKes Bala Keselamatan Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg dan diastolik lebih dari 90 mmHg adalah tanda hipertensi. Salah satu terapi yang dapat digunakan untuk memperbaiki kualitas tidur lansia dengan hipertensi adalah terapi rendam kaki dengan air hangat, yang memberikan efek relaksasi. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan asuhan keperawatan dalam penerapan terapi rendam kaki dengan air hangat terhadap peningkatan kualitas tidur pada lansia yang mengalami hipertensi. Metode Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan studi kasus deskriptif. Data dikumpulkan melalui Wawancara, observasi, dan pemeriksaan fisik, instrumen yang digunakan berupa SOP terapi rendam kaki dengan air hangat dan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Hasil pengkajian menunjukkan adanya masalah gangguan pola tidur dengan tanda dan gejala yang teridentifikasi dalam Standar Diagnostik dan Klasifikasi Indonesia (SDKI). Intervensi yang diberikan terdiri dari 14 langkah sesuai dengan Standar Intervensi Keperawatan Indonesia (SIKI) dengan kombinasi terapi rendam air kaki air hangat. Hasil penelitian ini menunjukkan nilai PSQI dari 12 (gangguan kualitas tidur sedang) turun menjadi 6 (gangguan kualitas tidur ringan). Kesimpulan bahwa asuhan keperawatan dengan kombinasi terapi rendam kaki dengan air hangat yang dilakukan selama 5 hari berhasil mengatasi masalah gangguan pola tidur pada lansia dengan hipertensi.
EVALUASI KINERJA PETUGAS BADAN PENYELENGGARA JAMINAN SOSIAL (BPJS) DI RUMAH SAKIT Mutmainnah.HS; Sabarulin Tarigan
JURNAL KESEHATAN DAN TEKNOLOGI Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Kesehatan dan Teknologi STIKes BK Palu
Publisher : STIKes Bala Keselamatan Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kinerja merupakan hasil dari kerja oleh petugas badan penyelenggara jaminan sosial (BPJS), yang telah dicapai dalam melaksanakan tugas sesuai dengan tanggung jawab yang di berikan. Beberapa masyarakat mengeluhkan akan pelayanan pegawai yang dirasa kurang cepat dimana tenaga yang tersedia masih kurang cukup dalam melayani peserta dalam pendaftaran, yang mengakibatkan antrian yang sangat panjang dan menunggu terlalu lama dan kurang puas dengan pelayanan yang diberikan disebabkan masih ada beberapa petugas rumah sakit yang kurang ramah dalam melayani pasien. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya Evaluasi Kinerja Petugas BPJS di Rumah Sakit Jenis penelitian deskriptif. Variabel dalam penelitian ini adalah Evaluasi Kinerja Petugas BPJS di Rumah Sakit Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Cara pengumpulan data dilakukan dengan wawancara serta menggunakan kuesioner,,menggunakan analisis secara univariat. Jumlah populasi dalam penelitian adalah 3 responden dengan jumlah sampel 3 responden (1 bagian rawat inap dan 2 bagian rawat jalan).Hasil penelitian menunjukkan dari 3 responde.Kesimpulan ini bahwa kinerja petugas BPJS Kesehatan di Rumah Sakit terlaksana kurang baik. Disarankan Bagi Rumah Sakit kiranya dalam kegiatan pelaksanaan kinerja petugas BPJS Kesehatan lebih diaktifkan koordinasi dan kerjasama yang baik dari semua pihak yang bertanggung jawab.
EVALUASI KINERJA PETUGAS BADAN PENYELENGGARA JAMINAN SOSIAL (BPJS) DI RUMAH SAKIT Mutmainnah.HS; Sabarulin Tarigan
JURNAL KESEHATAN DAN TEKNOLOGI Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Kesehatan dan Teknologi STIKes BK Palu
Publisher : STIKes Bala Keselamatan Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kinerja merupakan hasil dari kerja oleh petugas badan penyelenggara jaminan sosial (BPJS), yang telah dicapai dalam melaksanakan tugas sesuai dengan tanggung jawab yang di berikan. Beberapa masyarakat mengeluhkan akan pelayanan pegawai yang dirasa kurang cepat dimana tenaga yang tersedia masih kurang cukup dalam melayani peserta dalam pendaftaran, yang mengakibatkan antrian yang sangat panjang dan menunggu terlalu lama dan kurang puas dengan pelayanan yang diberikan disebabkan masih ada beberapa petugas rumah sakit yang kurang ramah dalam melayani pasien. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya Evaluasi Kinerja Petugas BPJS di Rumah Sakit Jenis penelitian deskriptif. Variabel dalam penelitian ini adalah Evaluasi Kinerja Petugas BPJS di Rumah Sakit Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Cara pengumpulan data dilakukan dengan wawancara serta menggunakan kuesioner,,menggunakan analisis secara univariat. Jumlah populasi dalam penelitian adalah 3 responden dengan jumlah sampel 3 responden (1 bagian rawat inap dan 2 bagian rawat jalan).Hasil penelitian menunjukkan dari 3 responde.Kesimpulan ini bahwa kinerja petugas BPJS Kesehatan di Rumah Sakit terlaksana kurang baik. Disarankan Bagi Rumah Sakit kiranya dalam kegiatan pelaksanaan kinerja petugas BPJS Kesehatan lebih diaktifkan koordinasi dan kerjasama yang baik dari semua pihak yang bertanggung jawab.
PENERAPAN TERAPI MENELAN UNTUK MENGATASI GANGGUAN MENELAN PADA LANSIA DENGAN STROKE DI KOTA PALU Ni Luh Emilia; Muhammad Afan; Gustini
JURNAL KESEHATAN DAN TEKNOLOGI Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Kesehatan dan Teknologi STIKes BK Palu
Publisher : STIKes Bala Keselamatan Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stroke semakin menjadi masalah serius yang di hadapi hampir seluruh dunia. Faktanya stroke biasa terjadi secara tiba-tiba dan berujung pada kematian atau cacat fisik dan mental salah satunya adalah gangguan menelan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami dampak penggunaan terapi menelan dalam menangani masalah menelan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dengan satu orang responden, data diperoleh melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan alat ukur yang dipakai adalah gugging Swallowing screen (GUSS). Terapi latihan menelan ini dilakukan selama 7 hari dengan hasil refleks menelan meningkat, kemempuan mengunyah meningkat dan uasaha menelan meningkat dan hasil GUUS menunjukan dari 18 menjadi 19 yang artinya afasia ringan dengan resiko aspirasi sangat rendah. Kesimpulan dari studi kasus ini adalah penerapan terapi latihan menelan dapat meningkatkan refleks menelan, kemempuan mengunyah dan meningkatkan uasaha menelan pada penderita stroke dengan gangguan menelan. Diharapkan dalam memberikan asuhan keperawatan pada penderita stroke dapat ditambahkan latihan terapi menelan pada klien dengan gangguan menelan atau afasia. Bagi peneliti lainnya dapat mempertimbangkan waktu latihan yang lebih lama sehingga tingkat keberhasilan lebih tinggi.
PENERAPAN TERAPI MENELAN UNTUK MENGATASI GANGGUAN MENELAN PADA LANSIA DENGAN STROKE DI KOTA PALU Ni Luh Emilia; Muhammad Afan; Gustini
JURNAL KESEHATAN DAN TEKNOLOGI Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Kesehatan dan Teknologi STIKes BK Palu
Publisher : STIKes Bala Keselamatan Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stroke semakin menjadi masalah serius yang di hadapi hampir seluruh dunia. Faktanya stroke biasa terjadi secara tiba-tiba dan berujung pada kematian atau cacat fisik dan mental salah satunya adalah gangguan menelan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami dampak penggunaan terapi menelan dalam menangani masalah menelan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dengan satu orang responden, data diperoleh melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan alat ukur yang dipakai adalah gugging Swallowing screen (GUSS). Terapi latihan menelan ini dilakukan selama 7 hari dengan hasil refleks menelan meningkat, kemempuan mengunyah meningkat dan uasaha menelan meningkat dan hasil GUUS menunjukan dari 18 menjadi 19 yang artinya afasia ringan dengan resiko aspirasi sangat rendah. Kesimpulan dari studi kasus ini adalah penerapan terapi latihan menelan dapat meningkatkan refleks menelan, kemempuan mengunyah dan meningkatkan uasaha menelan pada penderita stroke dengan gangguan menelan. Diharapkan dalam memberikan asuhan keperawatan pada penderita stroke dapat ditambahkan latihan terapi menelan pada klien dengan gangguan menelan atau afasia. Bagi peneliti lainnya dapat mempertimbangkan waktu latihan yang lebih lama sehingga tingkat keberhasilan lebih tinggi.
KELENGKAPAN PENGISIAN BERKAS PASIEN BADAN PENYELENGGARA JAMINAN SOSIAL (BPJS) KESEHATAN DI INSTALASI REKAM MEDIS RUMAH SAKIT WOODWARD PALU Anggri Alfira Yunita Assa; Yuyun Yunestri; Fitri Arni HR
JURNAL KESEHATAN DAN TEKNOLOGI Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Kesehatan dan Teknologi STIKes BK Palu
Publisher : STIKes Bala Keselamatan Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar iBelakang: iKelengkapan ipengisian iberkas irekam imedis ipasien imerupakanibagian ipenting idalam ipelayanan ikesehatan, iterutama ibagi ipeserta iBPJSiKesehatan iyang imembutuhkan iadministrasi iyang itertib idan iakurat. iBerkasirekam imedis iyang itidak ilengkap idapat iberdampak ipada ipelayanan imedis,iklaim iBPJS, idan ilegalitas idokumentasi irumah isakit. iTujuan: iPenelitian iiniibertujuan iuntuk imenggambarkan ikelengkapan ipengisian iberkas ipasien iBPJSiKesehatan idi iInstalasi iRekam iMedis iRumah iSakit iWoodward iPalu.Metode:iPenelitian iini imenggunakan imetode ideskriptif idengan ipendekatan ikuantitatif.iPopulasi idalam ipenelitian iini iadalah iseluruh idokumen irekam imedis ipasieniBPJS iKesehatan idi iruang iPaviliun iAnak i(Ratna iCempaka) iRumah iSakitiWoodward iPalu. iTeknik ipengambilan isampel imenggunakan ipurposive isamplingijumlah isampel idiperoleh i21 isampel. iAnalisis idata idilakukan isecara iunivariatiyang idisajikan idalam ibentuk idistribusi ifrekuensi idan ipersentase idenganibantuan iperangkat ilunak ikomputer.Hasil: iHasil ipenelitian imenunjukkan ibahwaidari i21 isampel, isebanyak i5 iberkas i(23,8%) imemiliki ikelengkapan i100%, i10iberkas i(47,6%) imemiliki ikelengkapan i93%, i4 iberkas i(19%) imemilikiikelengkapan i85,7%, idan i2 iberkas i(9,5%) imemiliki ikelengkapan i75%. iHal iiniimenunjukkan imasih iterdapat ikekurangan idalam ipengisian ibeberapa ielemenipenting idalam iberkas irekam imedis ipasien iBPJS.Kesimpulan: iTingkatikelengkapan ipengisian iberkas ipasien iBPJS iKesehatan idi iInstalasi iRekamiMedis iRumah iSakit iWoodward iPalu itergolong icukup ibaik, imeskipun imasihiditemukan iberkas iyang ibelum ilengkap. iDiperlukan ipeningkatan ipengawasanidan ievaluasi irutin iuntuk imeningkatkan imutu ipengisian irekam imedis igunaimenunjang ipelayanan iyang iefektif, iefisien, idan isesuai istanda
KELENGKAPAN PENGISIAN BERKAS PASIEN BADAN PENYELENGGARA JAMINAN SOSIAL (BPJS) KESEHATAN DI INSTALASI REKAM MEDIS RUMAH SAKIT WOODWARD PALU Anggri Alfira Yunita Assa; Yuyun Yunestri; Fitri Arni HR
JURNAL KESEHATAN DAN TEKNOLOGI Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Kesehatan dan Teknologi STIKes BK Palu
Publisher : STIKes Bala Keselamatan Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar iBelakang: iKelengkapan ipengisian iberkas irekam imedis ipasien imerupakanibagian ipenting idalam ipelayanan ikesehatan, iterutama ibagi ipeserta iBPJSiKesehatan iyang imembutuhkan iadministrasi iyang itertib idan iakurat. iBerkasirekam imedis iyang itidak ilengkap idapat iberdampak ipada ipelayanan imedis,iklaim iBPJS, idan ilegalitas idokumentasi irumah isakit. iTujuan: iPenelitian iiniibertujuan iuntuk imenggambarkan ikelengkapan ipengisian iberkas ipasien iBPJSiKesehatan idi iInstalasi iRekam iMedis iRumah iSakit iWoodward iPalu.Metode:iPenelitian iini imenggunakan imetode ideskriptif idengan ipendekatan ikuantitatif.iPopulasi idalam ipenelitian iini iadalah iseluruh idokumen irekam imedis ipasieniBPJS iKesehatan idi iruang iPaviliun iAnak i(Ratna iCempaka) iRumah iSakitiWoodward iPalu. iTeknik ipengambilan isampel imenggunakan ipurposive isamplingijumlah isampel idiperoleh i21 isampel. iAnalisis idata idilakukan isecara iunivariatiyang idisajikan idalam ibentuk idistribusi ifrekuensi idan ipersentase idenganibantuan iperangkat ilunak ikomputer.Hasil: iHasil ipenelitian imenunjukkan ibahwaidari i21 isampel, isebanyak i5 iberkas i(23,8%) imemiliki ikelengkapan i100%, i10iberkas i(47,6%) imemiliki ikelengkapan i93%, i4 iberkas i(19%) imemilikiikelengkapan i85,7%, idan i2 iberkas i(9,5%) imemiliki ikelengkapan i75%. iHal iiniimenunjukkan imasih iterdapat ikekurangan idalam ipengisian ibeberapa ielemenipenting idalam iberkas irekam imedis ipasien iBPJS.Kesimpulan: iTingkatikelengkapan ipengisian iberkas ipasien iBPJS iKesehatan idi iInstalasi iRekamiMedis iRumah iSakit iWoodward iPalu itergolong icukup ibaik, imeskipun imasihiditemukan iberkas iyang ibelum ilengkap. iDiperlukan ipeningkatan ipengawasanidan ievaluasi irutin iuntuk imeningkatkan imutu ipengisian irekam imedis igunaimenunjang ipelayanan iyang iefektif, iefisien, idan isesuai istanda
PENERAPAN SENAM KAKI DIABETES PADA KLIEN DM TIPE II DENGAN MASALAH KETIDAKSTABILAN KADAR GLUKOSA DARAH Janice sepang; Agatha A.Talokon; Stephanie Afryanti
JURNAL KESEHATAN DAN TEKNOLOGI Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Kesehatan dan Teknologi STIKes BK Palu
Publisher : STIKes Bala Keselamatan Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Diabetes adalah peningkatan kadar glukosa darah yang terjadi karenaadanya masalah dengan produksi insulin oleh pankreas. Latihan fisik dapat menurunkanikadar iglukosa idarah, isalah isatu iyang idapat idijadikan ipilihan iadalah ilatihan isenam ikakidiabetes. Tujuan: Menggambarkan asuhan keperawatan dengan penerapan terapi senamkaki diabetes pada klien DM tipe II dengan masalah ketidakstabilan kadar glukosa darah.Metode: Penelitian karya tulis ilmiah ini menggunakan desain studi kasus deskriptif pada1 responden, metode pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dan pemeriksaanfisik. Instrumen yaitu SOP senam kaki diabetes. Hasil: Dari terapi senam kaki diabetesselama 3 hari implementasi, terjadi penurunan kadar glukosa darah. Kesimpulan: Padapenelitian ini terapi senam kaki diabetes efektif dalam menurunkan kadar glukosa darahpada klien DM. Saran: Peneliti berharap dari hasil studi kasus ini senam kaki diabetesdapat dijadikan sebagai referensi dalam pelaksanaan asuhan keperawatan untukmenurunkan kadar glukosa darah.
HUBUNGAN MUTU PELAYANAN KESEHATAN DENGAN KEPUASAN PASIEN RAWAT JALAN DI PUSKESMAS PANDERE KABUPATEN SIGI PROVINSI SULAWESI TENGAH Sabarulin; Robi Adikari Sekeon; Sri Wandani
JURNAL KESEHATAN DAN TEKNOLOGI Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Kesehatan dan Teknologi STIKes BK Palu
Publisher : STIKes Bala Keselamatan Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mutu pelayanan kesehatan merupakan ukuran pelayanan yang diberikan kepada responden sesuai dengan ekspetasi responden atau pasien. Sedangkan kepuasan pasien adalah ketika harapan-harapan mereka dapat terpenuhi. Dalam hal ini peneliti mengangkat judul penelitiannya yaitu “Hubungan Mutu Pelayanan Kesehatan dengan Kepuasan Pasien Rawat Jalan di Puskesmas Pandere Kabupaten Sigi Provinsi Sulawesi Tengah”. Jenis penelitian ini yaitu menggunakan kuantitaif analitik dengan desaian cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan di Puskesmas Pandere, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, dengan durasi dari tanggal 6 hingga 14 Mei 2025. Populasi yang diambil pada tahun 2024 dengan jumlah 9.636 kunjungan pasien rawat jalan. Sampel yang digunakan adalah populasi pasien rawat jalan Tahun 2024. Sampel penelitian ini sebanyak 44 jiwa dihitung menggunaka rumus slovin. Teknik sampel yang digunakan yaitu accidental sampling. Hasil penelitian ini ditemukan untuk aspek keberwujudan tidak adanya hubungan dengan kepuasan pasien yaitu p (0,150) > a (0,05). Sedangkan aspek kehandalan p (0,011) < a (0,05), ketanggapan p ( 0,005)< a (0,05), jaminan (0,005) < a (0,05), dan empati p (0,001) < a ( 0,05), ditemukan adanya hubungan antara mutu pelayanan kesehatan dengan kepuasan pasien rawat jalan di Puskesmas Pandere Kabupaten Sigi Tahun 2025. Kata kunci: Aspek Mutu Pelayanan, Kepuasan Pasien, Rawat Jalan.
IMPLEMENTASI RELAKSASI BENSON PADA LANSIA HIPERTENSI DENGAN MASALAH NYERI AKUT Ida Yanriatuti; Meilin Anggreani; Ester
JURNAL KESEHATAN DAN TEKNOLOGI Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Kesehatan dan Teknologi STIKes BK Palu
Publisher : STIKes Bala Keselamatan Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Hipertensi adalah ketika tekanan Sistole >140 mmHg dan Diastole >90 mmHg. Hipertensi disebabkan karena penyempitan didalam pembuluh darah yang menyebabkan penderita hipertensi mengalami nyeri di kepala. Relaksasi Benson adalah relaksasi dengan mengucapkan kalimat penenang sesuai keyakinan klien, yang diucapkan secara berulang-ulang untuk mengatasi nyeri. Tujuan Studi Kasus : menggambarkan asuhan keperawatan penerapan relaksasi Benson pada lansia hipertensi dengan masalah nyeri akut di desa BerdikariProvinsi Sulawesi Tengah. Metode Penelitian : menggunakan metode desain studi kasus deskriptif. Metode pengumpulan data yang digunakan metode wawancara, observasi, dan pemeriksaan fisik. Hasil Penelitian : Hasil pengkajian ditemukan klien mengalami masalah nyeri akut yang ditandai dengan klien mengeluh nyeri dikepala bagian tengkuk, tampak meringis, mengeluh sering terbangun dimalam hari karena rasa nyeri yang muncul secara tiba-tiba, tekanan darah meningkat dan klien tampak gelisah. Intervensi yang diterapkan yaitu relaksasi Benson dengan hasil terjadi penurunan tingkat nyeri dari nyeri sedang menjadi ringan.Kesimpulan: setelah dilakukan penerapan relaksasi Benson selama 3 hari, setiap pagi dengan waktu sepuluh sampai lima belas menit, maka terjadi penurunan tingkat nyeri, dimana rasa nyeri sudah berkurang. Saran : diharapkan dari hasil studi kasus ini dapat dijadikan referensi dalam pelaksanaan implementasi untuk mengatasi nyeri akut pada penderita hipertensi.