cover
Contact Name
Sri Purwiningsih
Contact Email
lppm.stikesbkpalu@gmail.com
Phone
+6285333833386
Journal Mail Official
lppm.stikesbkpalu@gmail.com
Editorial Address
Lolu Sel., Kec. Palu Sel., Kota Palu, Sulawesi Tengah 94111
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Dan Teknologi
ISSN : -     EISSN : 30309433     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan dan Teknologi bertujuan untuk menyediakan forum diskusi multidisiplin bidang kesehatan dan berkontribusi terhadap kemajuan ilmu kesehatan, memberikan manfaat bagi pembaca dan penulis dalam penyebaran informasi penelitian dan memberikan akses maksimal terhadap komunikasi ilmiah bidang kesehatan.
Articles 47 Documents
ASUHAN KEPERAWATAN DENGAN PENERAPAN TERAPI IMAJINASI TERBIMBING PADA PASIEN ANSIETAS DI KOTA PALU PROVINSI SULAWESI TENGAH Gustini; Anggi Alfira Yunita; admin
JURNAL KESEHATAN DAN TEKNOLOGI Vol 2 No 2 (2024): JURNAL KESEHATAN DAN TEKNOLOGI
Publisher : STIKes Bala Keselamatan Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Orang dengan gangguan ansietas dapat mengalami ketakutan atau kekhawatiran yang berlebihan tentang situasi tertentu. Jika tidak segera diatasi akan meningkatkan risiko depresi dan gangguan penggunaan zat serta risiko pikiran dan perilaku bunuh diri. Salah satu terapi non farmakologis yang dapat digunakan untuk menurunkan ansietas adalah terapi imajinasi terbimbing. Tujuan Studi Kasus: Menggambarkan Asuhan Keperawatan Penerapan Terapi Imajinasi Terbimbing pada Pasien Ansietas di Kota Palu. Metode Penelitian: Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan rencana studi kasus. Metode pemgumpulan data dengan menggunakan wawancara, observasi dan pemeriksaan fisik, kuesioner, dan studi dokumen. Instrumen dalam penelitian ini adalah pengkajian HARS, dan SPO PPNI Terapi Imajinasi Terbimbing. Hasil Penelitian: Hasil pengkajian pada klien ansietas menggunakan pengkajian HARS setelah dilakukan terapi imajinasi terbimbing adalah hari pertama didapatkan skor ansietas klien 26 (ansietas sedang), hari kedua didapatkan skor ansietas klien 19 (ansietas ringan), dan hari ketiga didapatkan skor ansietas klien 12 atau <14 (tidak mengalami kecemasan). Kesimpulan: Pada penelitian ini, terapi imajinasi terbimbing efektif untuk menurunkan masalah ansietas pada klien ansietas. Saran: Diharapkan dari hasil studi kasus ini terapi imajinasi terbimbing dapat dijadikan sebagai referensi dalam pelaksanaan implementasi pemberian ASKEP untuk menurunkan ansietas pada klien yang menderita masalah ansietas.
ASUHAN KEPERAWATAN DENGAN MASALAH STATUS KOPING KELUARGA PADA LANSIA ALZHEIMER: STUDI KASUS Nova Natalia Beba; Sarman, Juliana NR; admin
JURNAL KESEHATAN DAN TEKNOLOGI Vol 2 No 2 (2024): JURNAL KESEHATAN DAN TEKNOLOGI
Publisher : STIKes Bala Keselamatan Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit Alzheimer merupakan penyakit neurogeneratif yang menyerang otak dapat mempengaruhi kemampuan cara anggota keluarga dalam beradaptasi agar dapat menghadapi situasi dengan efektif dan siap meningkatkan kognitif keluarga dan individu. Tujuan : menggambarkan asuhan keperawatan pada klien dengan masalah status koping keluarga pada lansia Alzheimer di Kota Palu, Sulawesi Tengah. Metode : Penelitian dengan metode deskriptif studi kasus, dimana pengambilan data dilakukan dengan cara melakukan wawancara dan observasi. Tools yang digunakan adalah pengkajian lansia, dan leaflet penyakit Alzheimer. Hasil : ditemukan masalah klien mengatakan bahwa tidak mengetahui dan mengerti tentang penyakit Alzheimer yang diderita istrinya, kemudian berdasarkan masalah tersebut diberikan 9 intervensi sesuai dengan SIKI. Kesimpulan : Setelah dilakukan implementasi sesuai dengan intervensi selama 5 hari berturut-turut maka, masalah kesiapan peningkatan koping keluarga dapat teratasi. Oleh sebab itu diharapkan dengan hasil studi kasus ini dapat diterapkan untuk mengatasi kurangnya koping keluarga terhadap penderita Alzheimer
ASUHAN KEPERAWATAN PENERAPAN TERAPI RENDAMAN AIR HANGAT JAHE DAN GARAM UNTUK MENGURANGI NYERI KRONIS PADA LANSIA DENGAN RHEUMATOID ATRHITIS DI DESA NAMBARU PROVINSI SULAWESI TENGAH Mutmainnah.HS; Denny Susanto
JURNAL KESEHATAN DAN TEKNOLOGI Vol 2 No 2 (2024): JURNAL KESEHATAN DAN TEKNOLOGI
Publisher : STIKes Bala Keselamatan Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rheumatoid arthritis adalah penyakit yang menyerang tubuh yaitu persendian ,otot, tulang dan jaringan sekitar persendian sehingga menimbulkan rasa nyeri dan bengkak pada persendia .Pengobatan nyeri ini adalah dengan menggunakan terapi rendaman air hangat jahe dan garam yang bertujuan mengurangi nyeri pada persendian .Tujuan :dari penelitian ini menggambarkan asuhan keperawatan pada lansia dengan rheumatoid arthritis dengan masalah keperawatan nyeri kronis di Desa Nambaru Provinsi Sulawesi Tengah .Metode :Penelitian ini menggunakan desain studi kasus deskriptif dengan sampel satu responden pengumpulan data dengan cara wawancara ,observasi dan pemeriksaan fisik . Hasil : berdasarkan penelitian asuhan keperawatan yang dimulai dari pengkajian pada Ny.N mengalami masalah keperawatan yaitu nyeri kronis klien mengalami kesulitan dalam melakukan pergerakan .hal ini disesuaikan dengan tanda dan gejala mayor dan minor yang terdapat pada buku SLKI dan SIKI .Tindakan yang dilakukan berdasarkan intervensi keperawatan maka didapatkan hasil terjadi penurunan skala nyeri setelah pemberian rendaman air hangat jahe dan garam dari sebeum perendaman skala nyeri 6 setelah dilakukan perendaman skala nyeri menjadi 3.Disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan pemberian rendaman air hangat jahe dan garam pada lansia dengan rheumatoid arthritis . Saran : disarankan pada klien dengan rheumatoid arthritis untuk menerapkan intervensi rendaman air hangat jahe dan garam sebagai tindakan pengobatan nonfarmakologi untuk menunkan nyeri
EFEKTIFITAS TERAPI RELAKSASI BENSON TERHADAP KECEMASAN PADA PASIEN HEMODIALISIS : A SISTEMATIK REVIEW Ni Luh Emilia; Rosyidah Arafat; Elly L. Sjattar C
JURNAL KESEHATAN DAN TEKNOLOGI Vol 2 No 2 (2024): JURNAL KESEHATAN DAN TEKNOLOGI
Publisher : STIKes Bala Keselamatan Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengantar: Banyak uji klinis telah mengevaluasi relaksasi benson terhadap kecemasan pada pasien hemodialisis, tetapi belum ada yang menggunakan metode sistematik review dilaporkan sebelumnya. Review ini dirancang untuk mengkaji secara sistematis efektivitas terapi relaksasi benson terhadap kecemasan pada pasien hemodialysis dan terkait dengan variabel atau outcame sekunder yang lain. Metode : Kami melakukan tinjauan sistematis ini berdasarkan standar PRISMA dan memulai pencarian artikel berbasis bukti melalui: PubMED, Science Direct, ProQUEST, Ebsco dan Cochrane Library. Kami mengidentifikasi artikel dalam Bahasa inggris mengenai kecemasan pada pasien hemodialisa yang diterbitkan dari tahun 2010-2020. Hasil : Kami menemukan 932 artikel dari database elektronik dan review ini hanya menggunakan 5 artikel sebagai referensi utama yang terdiri dari 2 randomized trial with a control group,1 quasi experiment pretest and posttest design with comparison group, 1 triple blind clinical trial study dan 1 artikel random witnessed clinical trial study. Dari 5 artikel ini menyatakan bahwa relaksasi benson efektif dalam menurunkan kecemasan degan nilai P<0,05. Bukan hanya kecemasan yang dilaporkan, relaksasi benson juga dapat menurunkan stress, depresi dan nyeri pada pasien hemodialisis. Dengan menggunakan 6 langkah, waktu dan durasi yang baik dalam melakukan teknik ini adalah setiap hari satu atau dua kali sehari 15-20 menit yang dapat dilakukan oleh perawat dan pasien sendiri hanya dengan menonton video atau mengikuti langkah-langkah teknik relaksasi benson ini. Kesimpulan : Studi ini menunjukkan bahwa terapi relaksasi benson ini mungkin efektif dalam menurunkan kecemasan, stress, depresi dan nyeri pada pasien hemodialysis tetapi masih dibutuhkan studi lebih lanjut dengan mempertimbangkan kualitas dan resiko bias yang minimal.
RELAKSASI NAFAS DALAM UNTUK MENURUNKAN NYERI KRONIS PADA PASIEN GASTRITIS DI DESAWUASA KEC. LORE UTARA Sri Purwiningsih; I GEDE RESTAWAN; admin
JURNAL KESEHATAN DAN TEKNOLOGI Vol 2 No 2 (2024): JURNAL KESEHATAN DAN TEKNOLOGI
Publisher : STIKes Bala Keselamatan Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sesuatu kondisi peradangan yang terjadi dan mengenai mukosa dinding lambung disebut dengan gastritis. Nyeri merupakan masalah utama pada pasien yang menderita gastritis maka pada penatalaksanaan penyakit ini berfokus pada upaya bagaimana mengatasi nyeri yaitu relaksasi nafas bagian dalam agar mengurangi nyeri yang dialami oleh penderita Gasritis Tujuan studi ini guna mengetahui apakah teknik relaksasi berbasis nafas dalam dapat mengurangi nyeri pada pasien gastritis Di Desa Wuasa Provinsi Sulawesi Tenggah. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dalam bentuk studi kasus. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak satu responden. Pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan observasi Hasil dari penerapan Asuhan Keperawatan yang dilakukan untuk mengatasi Masalah masalah nyeri pada penderita gastritis berhasil dan data objektif klien tampak kooperatif. Sesuai dengan tujuan masalah nyeri gastritis teratasi, Penderita tidak mengalami nyeri dan nyaman dalam melakukan aktivitas Diharapkan pasien mampu menerapkan Asuhan keperawatan secara mandiri yang sudah diajarkan peneliti.
ASUHAN KEPERAWATAN PENERAPAN TERAPI RANGE OF MOTION (ROM) PADA KLIEN STROKE DENGAN MASALAH GANGGUAN MOBILITAS FISIK DI KELURAHAN PALU SELATAN PROVINSI SULAWESI TENGAH Freny Ravika; Berlian
JURNAL KESEHATAN DAN TEKNOLOGI Vol 2 No 2 (2024): JURNAL KESEHATAN DAN TEKNOLOGI
Publisher : STIKes Bala Keselamatan Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stroke adalah hasil penyumbatan secara tiba-tiba disebabkan oleh penggumpalan darah atau penyempitan pada pembuluh darah arteri, sehingga menutup aliran darah ke bagian otak, stroke bisa terjadi pada siapa dan kapan saja. Untuk mengurangi gangguan mobilitas fisik pada pasien stroke dilakukan terapi Range Of Motion (ROM), Range Of Motion (ROM) adalah salah satu metode yang bertujuan untuk merangsang sirkulasi darah, mencegah terjadinya kontraktur pada sendi, mempertahankan atau meningkatkan kekuatan otot, meningkatkan atau memepertahankan fleksibilitas kekuatan otot, mempertahankan fungsi jantung dan pernafasan. Metode : Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Menggunakan 1 responden, implementasi yang dilakukan yaitu terapi range of motion untuk meningkatkan atau memepertahankan fleksibilitas kekuatan otot dan mencegah kekakuan pada sendi. Intervensi dilakukan selama 6 hari berturut-turut dalam waktu 10-20 menit. Peneliti mengamati adanya peningkatan kekuatan otot sesudah di berikan terapi range of motion tetapi kekuatan otot tersebut tidak bertahan lama akibat stroke yang di derita sehingga menyebabkan kelumpuhan di tangan kanan dan kaki kiri. Kesimpulan : Masalah gangguan mobilitas fisik tidak teratasi. Diharapkan asuhan keperawatan dengan terapi range of motion dapat di terapkan dalam kegiatan asuhan keperawatan khususnya pada pasien stroke, lama dan waktu pemberian sehingga benar-benar menjadi efektif dalam mengatasi gangguan mobilitas fisik tersebut
ASUHAN KEPERAWATAN DENGAN MASALAH STATUS KOPING KELUARGA PADA LANSIA ALZHEIMER: STUDI KASUS: Status Koping Keluarga Beba, Nova Natalia; neng rifka, juliana
JURNAL KESEHATAN DAN TEKNOLOGI Vol 2 No 2 (2024): JURNAL KESEHATAN DAN TEKNOLOGI
Publisher : STIKes Bala Keselamatan Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Alzheimer disease is a neurogenerative disease that attacks the brain and can affect a person's cognitive abilities. It can have an impact on family coping. Readiness to increase family coping is a pattern of adaptation of the family members themself in dealing with situations effectively and readiness to improve the health of the family and the client. Objective: to describe nursing care for client with family coping status problems to the elderly who has Alzheimer at Palu city, Central Sulawesi Province. Method: this research used a case study descriptive method, data were collected by using interviews and observations. The instruments used were assessment of the elderly, and Alzheimer's disease leaflet. Results: The problem was found, the client said that he did not know and understand his wife's Alzheimer disease, then based on this problem, there were 9 interventions given in accordance with Indonesian Nursing Intervention Standard (SIKI). Conclusion: After implementing the interventions for 5 consecutive days, the problem of readiness to increase family coping can be resolved. Therefore, it is hoped that the results of this case study can be applied to overcome the lack of family coping for Alzheimer's sufferers. Keywords: Alzheimer, Health Education, Readiness to increase family coping. Penyakit Alzheimer merupakan penyakit neurogeneratif yang menyerang otak dapat mempengaruhi kemampuan cara anggota keluarga dalam beradaptasi agar dapat menghadapi situasi dengan efektif dan siap meningkatkan kognitif keluarga dan individu. Tujuan : menggambarkan asuhan keperawatan pada klien dengan masalah status koping keluarga pada lansia Alzheimer di Kota Palu, Sulawesi Tengah. Metode : Penelitian dengan metode deskriptif studi kasus, dimana pengambilan data dilakukan dengan cara melakukan wawancara dan observasi. Tools yang digunakan adalah pengkajian lansia, dan leaflet penyakit Alzheimer. Hasil : ditemukan masalah klien mengatakan bahwa tidak mengetahui dan mengerti tentang penyakit Alzheimer yang diderita istrinya, kemudian berdasarkan masalah tersebut diberikan 9 intervensi sesuai dengan SIKI. Kesimpulan : Setelah dilakukan implementasi sesuai dengan intervensi selama 5 hari berturut-turut maka, masalah kesiapan peningkatan koping keluarga dapat teratasi. Oleh sebab itu diharapkan dengan hasil studi kasus ini dapat diterapkan untuk mengatasi kurangnya koping keluarga terhadap penderita Alzheimer Kata kunci: Alzheimer, Pendidikan Kesehatan, Kesiapan peningkatan koping keluarga
LITERATUR REVIEW : FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PELAKSANAAN PRIMARY SURVEY PERAWAT GAWAT DARURAT DI RUMAH SAKIT Denny susanto
JURNAL KESEHATAN DAN TEKNOLOGI Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Kesehatan dan Teknologi STIKes BK Palu
Publisher : STIKes Bala Keselamatan Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelaksanaan primary survey oleh perawat gawat darurat merupakan komponen krusial dalam respons awal terhadap pasien kritis di Instalasi Gawat Darurat (IGD). Kualitas pelaksanaan penilaian awal ini sangat bergantung pada sejumlah determinan internal maupun eksternal yang kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk menyintesis secara sistematis dan integratif faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan primary survey, serta membangun kerangka konseptual untuk mendukung pengembangan intervensi keperawatan emergensi. Pendekatan yang digunakan adalah systematic-integrative literature review, dengan analisis data dilakukan melalui sintesis tematik dan naratif. Hasil kajian mengidentifikasi tiga kluster utama faktor yang memengaruhi pelaksanaan primary survey: (1) faktor individu, seperti kompetensi klinis, self-efficacy, dan decision-making di bawah tekanan; (2) faktor organisasi, seperti kejelasan SOP, sistem supervisi, dan dukungan manajerial IGD; serta (3) faktor lingkungan klinis, meliputi ketersediaan alat emergency, efektivitas sistem triase, dan crowding IGD. Di antara ketiganya, kompetensi individu menjadi determinan paling dominan. Temuan ini menunjukkan pentingnya pendekatan sistemik dan kolaboratif antara institusi pendidikan, rumah sakit, dan pembuat kebijakan dalam memperkuat kapasitas perawat melalui pelatihan, supervisi, dan penyediaan sarana yang optimal.
LITERATUR REVIEW : FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PELAKSANAAN PRIMARY SURVEY PERAWAT GAWAT DARURAT DI RUMAH SAKIT Denny susanto
JURNAL KESEHATAN DAN TEKNOLOGI Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Kesehatan dan Teknologi STIKes BK Palu
Publisher : STIKes Bala Keselamatan Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelaksanaan primary survey oleh perawat gawat darurat merupakan komponen krusial dalam respons awal terhadap pasien kritis di Instalasi Gawat Darurat (IGD). Kualitas pelaksanaan penilaian awal ini sangat bergantung pada sejumlah determinan internal maupun eksternal yang kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk menyintesis secara sistematis dan integratif faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan primary survey, serta membangun kerangka konseptual untuk mendukung pengembangan intervensi keperawatan emergensi. Pendekatan yang digunakan adalah systematic-integrative literature review, dengan analisis data dilakukan melalui sintesis tematik dan naratif. Hasil kajian mengidentifikasi tiga kluster utama faktor yang memengaruhi pelaksanaan primary survey: (1) faktor individu, seperti kompetensi klinis, self-efficacy, dan decision-making di bawah tekanan; (2) faktor organisasi, seperti kejelasan SOP, sistem supervisi, dan dukungan manajerial IGD; serta (3) faktor lingkungan klinis, meliputi ketersediaan alat emergency, efektivitas sistem triase, dan crowding IGD. Di antara ketiganya, kompetensi individu menjadi determinan paling dominan. Temuan ini menunjukkan pentingnya pendekatan sistemik dan kolaboratif antara institusi pendidikan, rumah sakit, dan pembuat kebijakan dalam memperkuat kapasitas perawat melalui pelatihan, supervisi, dan penyediaan sarana yang optimal.
UPAYA MENERAPKAN DIET PADA PASIEN DIABETES MELLITUS DENGAN MASALAH KETIDAK STABILAN KADAR GLUKOSA DARAH DI KABUPATEN POSO SULAWESI TENGAH Estelle Lilian Mua; Gilda Natania Trixie Gae; Freny Ravika Mbaloto
JURNAL KESEHATAN DAN TEKNOLOGI Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Kesehatan dan Teknologi STIKes BK Palu
Publisher : STIKes Bala Keselamatan Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Meningkatnya kadar glukosa darah adalah tanda penyakit metabolik kronik yang dikenal sebagai diabetes melitus. Makan berlebihan dan gaya hidup yang tidak sehat dapat menyebabkan kadar glukosa darah tidak stabil. Untuk mempertahankan kadar gula darah tetap normal, terapi nonfarmakologi seperti diet yang tepat dapat memperlambat diabetes mellitus. Tujuan: Menggambaran asuhan keperawatan penerapan diet dengan masalah ketidakstabilan glukosa darah pada penderita diabetes mellitus. Metode : Menggunakan penelitian deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Subyek penelitian sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Fokus studi kasus penerapan diet terhadap penurunan kadar glukosa darah. Pengumpulan data menggunakan format pengkajian dengan wawancara dan pemeriksaan fisik. Hasil: pengkajian yang didapatkan klien mudah lelah, sering merasa haus,sering buang air kecil, pusing dan pandangan kabur. Diberikan intervensi sesuai dengan SIKI dengan pemberian diet 3J sesuai dengan jadwal, jumlah, jenis makan. Setelah dilakukan implementasi selama 7 hari maka didapatkan hasil penurunan kadar glukosa darah dari 211 mg/dl menjadi 103 mg/dl. Kesimpulan: Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 7 hari didapatkan hasil bahwa kadar glukosa darah dapat menurun dan masalah teratasi. Saran: Hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai dasar untuk pengembangan penelitian dan teknologi baru di ibidang keperawatan, khususnya pada pasien diabetes dengan ketidakstabilan kadar glukosa darah.