cover
Contact Name
Ahmad Rustam
Contact Email
ahmad.rustam1988@gmail.com
Phone
+6285399507330
Journal Mail Official
ahmad.rustam1988@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tgk. Di Kuala No. 06 Mns Matang Pasi, Kec. Peudada, Kab. Bireuen, Aceh,
Location
Kab. bireuen,
Aceh
INDONESIA
Almufi Jurnal Sosial dan Humaniora
ISSN : -     EISSN : 30468507     DOI : -
Almufi Jurnal Sosial dan Humaniora (ASH) menerbitkan karya hasil penelitian dan kajian ilmiah pada ruang lingkup ilmu sosial dan ilmu humaniora diantaranya: antropologi, kajian bisnis, kajian komunikasi, tata kelola perusahaan, kriminologi, kajian lintas budaya, demografi, kajian ekonomi pembangunan, studi pendidikan dan etika, geografi sosial, studi manajemen teknologi informasi, hubungan industrial, hubungan internasional, studi hukum, studi media, ilmu politik, studi dinamika kependudukan, studi psikologi, studi administrasi publik, sosial kesejahteraan, studi agama dan linguistik. Kami menerbitkan artikel dalam setahun sebanyak 3 nomor (edisi) pada setiap bulan Maret, Juli, dan November.
Articles 31 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 3: November (2025)" : 31 Documents clear
Mana yang Lebih Menggoda Lidah? Perbandingan Kepuasan Konsumen terhadap Indomie dan Mie Sedap Naysela, Citra; Anisa, Siti; Imeylia, Shellydina Fara; Susanti, Ruth Natalia
Almufi Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 2 No 3: November (2025)
Publisher : Yayasan Almubarak Fil Ilmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63821/ash.v2i3.517

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan citra produk, rasa, promosi, dan kepuasan konsumen antara dua merek mi instan populer di Indonesia, yaitu Indomie dan Mie Sedap. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif, penelitian melibatkan 23 responden berusia 17–25 tahun yang telah mengonsumsi kedua merek dan mengisi kuesioner daring mengenai persepsi serta pengalaman mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden lebih memilih Indomie dibandingkan Mie Sedap. Indomie dinilai memiliki citra merek yang lebih baik (75,37%), ras a yang lebih lezat (73,9%), promosi yang lebih menarik (82,6%), dan harga yang lebih terjangkau (78,3%). Faktor budaya, sosial, pribadi, dan psikologis turut memengaruhi perilaku konsumen dalam menentukan pilihan. Secara keseluruhan, Indomie dianggap mampu mempertahankan keunggulan kompetitifnya melalui konsistensi kualitas, inovasi rasa, serta citra merek yang kuat di benak konsumen muda Indonesia. Kata Kunci : indomie, mie sedap, perilaku konsumen, kepuasan konsumen.
Motivasi Thrifting pada Kalangan Dewasa Muda di Indonesia Rasyidina, Mutia; Rachma, Syirfa Maulida; Nailassalama, Najiha; Susanti, Ruth Natalia
Almufi Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 2 No 3: November (2025)
Publisher : Yayasan Almubarak Fil Ilmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63821/ash.v2i3.518

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi motivasi dewasa muda dalam melakukan thrifting di Indonesia, dengan fokus pada tiga faktor dominan, yaitu ekonomi, sosial, dan produk. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan 33 responden berusia 18–29 tahun yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner 21 item dengan skala Likert (1-4) serta wawancara terbuka untuk menggali alasan dan pengalaman responden. Data kuantitatif dianalisis menggunakan persentase, sedangkan data kualitatif dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga faktor dominan yang memengaruhi motivasi thrifting, yaitu faktor ekonomi, sosial, dan produk. Faktor ekonomi ditunjukkan melalui harga yang terjangkau sesuai kemampuan finansial responden. Faktor sosial terlihat dari pengaruh lingkungan sekitar, teman, serta rekomendasi komunitas yang memperkuat minat berbelanja thrift. Sementara itu, faktor produk ditandai dengan keunikan dan eksklusivitas barang yang memberikan nilai personal dan diferensiasi bagi konsumen. Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku thrifting tidak hanya didorong oleh kebutuhan fungsional, tetapi juga oleh motivasi psikologis dan sosial dalam mengekspresikan diri serta mendukung gaya hidup berkelanjutan.
Analisis Yuridis Penyelesaian Perselisihan Pemutusan Hubungan Kerja Sepihak dengan Pembayaran Uang Pisah (Studi Kasus Penetapan Pengadilan Hubungan Industrial pada Pengadilan Negeri Pekanbaru Nomor 1/Pdt.P/Kons/2024/Pn Pbr) Mahendra, Gala; Widarto, Joko Widarto
Almufi Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 2 No 3: November (2025)
Publisher : Yayasan Almubarak Fil Ilmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63821/ash.v2i3.520

Abstract

Penelitian ini berangkat dari kompleksitas sistem ketenagakerjaan di Indonesia yang kerap menimbulkan persoalan hukum, terutama terkait pemutusan hubungan kerja (PHK) dan pemenuhan hak-hak pekerja. Salah satu permasalahan yang muncul adalah penerapan mekanisme konsinyasi dalam perkara hubungan industrial, sebagaimana terjadi dalam Penetapan Pengadilan Negeri Pekanbaru Nomor 1/Pdt.P/Kons/2023/PN Pbr, di mana perusahaan menitipkan sejumlah uang pisah kepada pengadilan setelah adanya putusan berkekuatan hukum tetap. Permasalahan utama dalam penelitian ini mencakup dasar hukum penerapan konsinyasi dalam konteks PHK serta penerapan teori keadilan dalam pertimbangan hakim terhadap penetapan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan kualitatif dan deduktif, melalui penelaahan terhadap peraturan perundang-undangan, doktrin hukum, dan putusan pengadilan yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan konsinyasi oleh hakim tidak bertentangan dengan hukum positif Indonesia karena memiliki dasar dalam KUH Perdata dan PERMA Nomor 2 Tahun 2021. Namun demikian, penerapan tersebut dinilai kurang efektif karena berpotensi memperpanjang proses penyelesaian sengketa hubungan industrial dan mengurangi kepastian hukum bagi pekerja. Oleh sebab itu, dibutuhkan pengaturan yang lebih spesifik agar mekanisme konsinyasi dalam perkara hubungan industrial dapat diterapkan secara tepat, adil, dan efisien.
Hubungan antara Dukungan Sosial dengan Subjective Well Being pada Lansia Mawaddah, Pianka; Hamidah, Tjijik; Wijayani, Mira Rizki
Almufi Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 2 No 3: November (2025)
Publisher : Yayasan Almubarak Fil Ilmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63821/ash.v2i3.524

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial dengan subjective well-being pada lansia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran skala dukungan sosial dan skala subjective well-being. Populasi penelitian mencakup lansia laki-laki dan perempuan yang berusia 50 tahun ke atas. Sampel penelitian berjumlah 100 orang yang dipilih menggunakan teknik incidental sampling. Instrumen pengukuran yang digunakan meliputi Satisfaction With Life Scale (SWLS), Scale of Positive and Negative Experience (SPANE), dan Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS). Hasil analisis korelasi Pearson menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang sangat kuat dan signifikan antara dukungan sosial dan subjective well-being, dengan nilai koefisien korelasi r = 0,902 dan nilai signifikansi p = 0,001 (p < 0,05). Berdasarkan hasil tersebut, hipotesis nol (Ho) ditolak, sedangkan hipotesis alternative (Ha) yang diterima kebenarannya sehingga berbunyi "terdapat hubungan antara dukungan sosial dengan Subjective Well Being lansia”.
Hubungan Minat Membaca dengan Prestasi Belajar Bahasa Indonesia Siswa Sekolah Dasar Azzahra, Nadinda; Putri, Natasya; Isyarillah, Prada; Arrosyad, Muhammad Iqbal
Almufi Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 2 No 3: November (2025)
Publisher : Yayasan Almubarak Fil Ilmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63821/ash.v2i3.530

Abstract

Minat untuk membaca adalah salah satu elemen krusial dalam memperbaiki mutu pembelajaran, terutama dalam pelajaran Bahasa Indonesia yang mengharuskan kemampuan untuk memahami, menganalisis, dan memproses informasi dari teks yang dibaca. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keterkaitan antara minat membaca dan hasil belajar Bahasa Indonesia pada anak-anak di sekolah dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan korelasional untuk mengukur sejauh mana dan bagaimana hubungan antara kedua variabel tersebut. Peserta dalam penelitian ini terdiri dari 28 siswa di SDN 33 Pangkalpinang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner tentang minat membaca yang mencakup lima indikator utama, yakni frekuensi membaca, ketertarikan terhadap bacaan, pemahaman terhadap isi bacaan, ketersediaan bahan bacaan, dan kebiasaan membaca di rumah. Analisis data dilakukan dengan teknik korelasi product moment untuk mengamati hubungan antara minat membaca dan hasil belajar Bahasa Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat minat membaca siswa berada pada kategori tinggi dengan rata-rata persentase sebesar 76%, sedangkan prestasi belajar Bahasa Indonesia berada pada kategori baik dengan rata-rata 77%. Analisis korelasional memperlihatkan adanya hubungan positif antara minat membaca dan hasil belajar Bahasa Indonesia, yang berarti bahwa semakin tinggi minat membaca siswa maka semakin baik pula prestasi belajar yang mereka capai.
Analisis Kendala dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di Kelas Rendah Sekolah Dasar Arinda; Amalia, Seha; Saputra, Tri Agung; Arrosyad, *M Iqbal
Almufi Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 2 No 3: November (2025)
Publisher : Yayasan Almubarak Fil Ilmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63821/ash.v2i3.532

Abstract

Penelitian ini berawal dari situasi di lapangan untuk mengidentifikasi hambatan dalam pengajaran Bahasa Indonesia pada tingkat kelas rendah. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan hambatan dalam pengajaran bahasa Indonesia di kelas-kelas rendah. Penelitian yang dilakukan adalah jenis penelitian kualitatif deskriptif yang berlangsung di SD Negeri 3 Pangkalpinang, dilaksanakan pada tanggal 23 Oktober 2025. Subjek penelitian ini terdiri dari guru kelas I dan siswa kelas I di SD Negeri 3 Pangkalpinang. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini meliputi observasi, wawancara, dan pengumpulan dokumen. Analisis data dilakukan melalui pengamatan di sekolah dasar untuk melihat aktivitas pembelajaran secara langsung. Setelah itu, peneliti melakukan wawancara dengan guru dan siswa untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai hambatan dalam pengajaran bahasa Indonesia, serta melengkapi dengan dokumentasi berupa foto sebagai bukti bahwa penelitian telah dilakukan di SD Negeri 3 Pangkalpinang. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa prestasi belajar semua siswa berada dalam kategori baik, namun terdapat tiga siswa yang mengalami kesulitan dalam memahami, membaca, dan menulis, yang merupakan bagian dari hambatan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Oleh karena itu, peneliti merasa tertarik untuk mengkaji lebih dalam dengan judul “Analisis Hambatan dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di Kelas Rendah Sekolah Dasar.
Pengaruh Tren Viral terhadap Lonjakan Pembelian Produk di Kalangan Gen Z Pangki, Munawar; Susanti, Ruth Natalia
Almufi Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 2 No 3: November (2025)
Publisher : Yayasan Almubarak Fil Ilmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63821/ash.v2i3.536

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tren viral di media sosial memengaruhi lonjakan pembelian produk di kalangan Generasi Z. Fenomena viral di TikTok, Instagram, dan platform lain seringkali menimbulkan dorongan spontan untuk membeli produk tanpa pertimbangan mendalam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan menyebarkan kuesioner kepada 30 responden Gen Z berusia 17–25 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 89% responden pernah membeli produk karena viral di media sosial, dengan alasan utama ingin mengikuti tren dan rasa penasaran terhadap kualitas produk. Faktor sosial, pengaruh influencer, dan fear of missing out (FOMO) menjadi pemicu utama lonjakan pembelian. Kesimpulan menunjukkan bahwa tren viral memiliki pengaruh kuat terhadap perilaku konsumsi impulsif Gen Z, terutama pada dimensi sosial dan emosional.
Konsumsi Emosional dan Coping Stress Lewat Aktivitas Dugem di Kalangan Mahasiswa Urban Jakarta Selatan Purwasih, Ajeng; Susanti, Ruth Natalia
Almufi Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 2 No 3: November (2025)
Publisher : Yayasan Almubarak Fil Ilmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63821/ash.v2i3.543

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami kecenderungan konsumsi emosional dan coping stress melalui aktivitas dugem di kalangan mahasiswa urban Jakarta Selatan. Aktivitas dugem seringkali dipakai mahasiswa sebagai bentuk pelarian emosional dari tekanan akademik, sosial, dan kehidupan kota yang padat. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan instrumen berupa kuesioner skala Likert 1–5 yang disebarkan kepada 20 mahasiswa aktif berusia 18–24 tahun yang berdomisili di wilayah Jakarta Selatan. Data dikumpulkan secara daring menggunakan Google Form dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa menggunakan aktivitas dugem sebagai cara untuk mengatur emosi, membangun relasi sosial, dan memberikan penghargaan terhadap diri sendiri (self-reward). Namun, sebagian responden juga menyadari adanya dampak negatif seperti rasa bersalah, kelelahan, dan pengeluaran berlebih setelah dugem. Temuan ini memberikan gambaran bahwa perilaku dugem merupakan bentuk coping emosional yang bersifat sementara dan berhubungan erat dengan pola konsumsi hedonik mahasiswa urban.
Pemberhentian tidak dengan Hormat Anggota Polri yang Melakukan Tindak Pidana tanpa Menunggu Proses Pengadilan Setijono, Hans Prayoga; Kantikha, I Made; Helvis; Sembiring , Malemna Sura Anabertha
Almufi Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 2 No 3: November (2025)
Publisher : Yayasan Almubarak Fil Ilmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63821/ash.v2i3.552

Abstract

Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang melakukan tindak pidana kerap dijatuhkan tanpa menunggu putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap. Praktik ini menimbulkan perdebatan yuridis dan etis karena berpotensi bertentangan dengan asas praduga tak bersalah dan prinsip keadilan, meskipun di sisi lain Polri dituntut menjaga disiplin internal dan citra institusi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prosedur PTDH terhadap anggota Polri yang melakukan tindak pidana tanpa menunggu proses pengadilan serta menilai penerapan nilai keadilan dalam pelaksanaannya. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan kasus, melalui penelaahan terhadap peraturan perundang-undangan, kode etik profesi, dan literatur hukum administrasi. Analisis didasarkan pada teori kode etik, teori tindakan administrasi, dan teori keadilan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PTDH dapat dilaksanakan melalui mekanisme internal, seperti sidang kode etik profesi, tanpa menunggu putusan pengadilan, sepanjang didukung bukti yang cukup mengenai keterlibatan anggota dalam tindak pidana. Namun, penerapan tersebut berpotensi menimbulkan ketidakadilan apabila tidak disertai jaminan perlindungan hak anggota, khususnya hak pembelaan diri dan kepastian hukum. Penelitian ini menyimpulkan bahwa PTDH tanpa menunggu proses pengadilan hanya dapat dibenarkan apabila dilaksanakan secara transparan, akuntabel, dan proporsional, dengan tetap menghormati prinsip keadilan dan hak asasi anggota.
Analisis Unsur Wanprestasi Dalam Jual Beli Dengan Sistem Pembayaran Cod Pada Toko Kopiink[ Sihotang, Timbul Harapan Nauli; Sembiring , Malemna Sura Anabertha; Makoni; Kantikha, I Made
Almufi Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 2 No 3: November (2025)
Publisher : Yayasan Almubarak Fil Ilmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63821/ash.v2i3.558

Abstract

Pencemaran limbah industri yang dilakukan oleh PT. TSA karena tidak mematuhi ketentuan pengelolaan lingkungan, berdampak serius terhadap kualitas lingkungan hidup serta menimbulkan risiko bagi ekosistem dan masyarakat sekitar. Tujuan penelitian ini untuk penegakan hukum PT.TSA yang telah melakakuan pencemaran limbah bahan berbahaya dan beracun. Penelitian ini menggunakan teori pengelolaan limbah serta teori penegakan hukum. Metode penelitian bersifat normatif-yuridis dengan pendekatan perundang-undangan, analisis putusan pengadilan, dan kajian doktrin hukum lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT. TSA terbukti bersalah melakukan pencemaran lingkungan, dengan putusan PN Cikarang menjatuhkan pidana denda, kewajiban remediasi limbah B3, pengurusan izin IPLC, dan optimalisasi IPAL. Penegakan hukum formal telah berjalan, tetapi sanksi relatif ringan dan belum optimal dalam memulihkan lingkungan serta mencegah pelanggaran berulang. Analisis berdasarkan teori Rahardjo dan Soekanto menunjukkan putusan belum sepenuhnya memenuhi prinsip keadilan substantif dan efektivitas hukum. Kesimpulannya, penegakan hukum terhadap PT. TSA telah berjalan prosedural, tetapi perlu pendekatan lebih komprehensif yang menggabungkan sanksi pidana, administratif, remediasi menyeluruh, serta partisipasi masyarakat.

Page 2 of 4 | Total Record : 31