cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Research Report - Social Science
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Social,
Research Report - Humanities and Social Science merupakan kumpulan laporan penelitian yang dilakukan oleh para dosen Universitas Katolik Parahyangan, Bandung dalam bidang sosial. Penelitian tersebut didanai oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Katolik Parahyangan. Bidang sosial mencakup berbagai disiplin ilmu, diantaranya Managemen, Akuntansi, Ekonomi dan Studi Pembangunan, Hukum, Administrasi Bisnis, Administrasi Publik, Hubungan Internasional dan Filsafat. Research Abstract diterbitkan dua (2) kali setiap tahunnya.
Arjuna Subject : -
Articles 33 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 (2015)" : 33 Documents clear
Franchise Business Sustainability – West Java Province Small Medium Enterprises Lilian Danil; Nina Septina
Research Report - Humanities and Social Science Vol. 2 (2015)
Publisher : Research Report - Humanities and Social Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (10719.677 KB)

Abstract

Entrepreneurship has become a prime stimulant in the economic world, especially in the America, Japan, and Singapore. However, this has not yet occurred in Indonesia, supported by the data from of the Ministry of Cooperatives and Small and Medium Enterprises which mentioned about the number of Indonesian entrepreneurs which only 1.9 percent of 250 million inhabitants in 2013. Franchise business which is growing in Indonesia has a great opportunity for small and medium enterprises business development. Therefore, in increasing number of entrepreneurs, creativity and innovation play a great role in running the sustainable bussiness.The research’s object is examining the perpetrators franchise small and mediumenterprises in Indonesia region either they still survive or has been paralyzed. This study will use qualitative methods using in-depth observation and interviews. The research results are expected to increase knowledge and enrich the concept of entrepreneurship and franchising as the learning material in the classroom to build the entrepreneurial spirit of small and medium businesses in general and to encourage students in particular to make more advanced nations.Keywords: Franchise, Business sustainability, Indonesia’s Small Medium Enterprises
Peran Internet dalam Saluran Distribusi Pemasaran Produk UMKM Dianta Hasri Natalius Barus
Research Report - Humanities and Social Science Vol. 2 (2015)
Publisher : Research Report - Humanities and Social Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (866.576 KB)

Abstract

Teknologi internet telah membuat sebuah gerbang baru dalam lanskap bisnis di zaman ini, Thomas L. Friedman mengungkapkan bahwa dunia pada saat ini seakan-akan adalah seperti bidang “datar”, dimana semua orang di dunia dapat berkomunikasi dan berbisnis tanpa terhalang oleh jarak ataupun waktu (The World is Flat, 2005). Bisnis dapat dengan gampang Go International dengan biaya yang sangat murah, dengan hanya membuat sebuah situs web ataupun hanya menggunakan media sosial.Penelitian dilaksanakan menggunakan metode kualitatif, dengan cara observasi dan wawancara mendalam. Objek penelitian adalah beberapa brand lokal Indonesia yang telah sukses mengadaptasi penjualan via online. Sekitar 60% sebagian besar konsumen aktif mereka adalah kelas menengah yang tinggal di daerah perkotaan seperti Bandung, Jakarta, Surabaya, Makasar, Medan, Bali. Sekitar 70% Pengusaha kreatif mengatakan bahwa online channel akan menjadi platform komunikasi utama dalam pemasaran, dan off line store akan menjadi pelengkap, dikarenakan kemudahan, dan kemampuan untuk perbandingan dengan produk-produk lain dalam waktu yang singkatKata-Kata Kunci : Online Business, UMKM, Brand Lokal
THE ROLE OF INTEREST RATES AND PROVINCIAL MONETARY AGGREGATE IN MAINTAINING REGIONAL INFLATION IN INDONESIA Chandra Utama; Miryam Lilian Wijaya; Charvin Kusuma
Research Report - Humanities and Social Science Vol. 2 (2015)
Publisher : Research Report - Humanities and Social Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (908.858 KB)

Abstract

In most countries, monetary policies are implemented in order to maintain economic stability. The policy may employ interest rate or money supply to derive the assigned national inflation target. Most studies investigate the relationship between monetary policy and inflation use national data. Based on the idea that inflation is a regional phenomenon, the application of provincial data might be more appropriate explaining the relationship between monetary policy and inflation. The study elaborate the impact of changes in provincial money supply, BI Rate (interest rates of central bank), and PUAB (money market interest rates) to regional inflation in the framework Hybrid New Keynesian Phillips Curve (HNKPC). The study employs Generalized Method of Moments (GMM) techniques on panel data of 32 provinces from 2005-III to 2014-IV. The data is classified into 4 groups, which are Jawa-Bali (W1), Sumatera (W2), Kalimantan-Sulawesi (W3), and Papua-Maluku-Nusa Tenggara (W4). The estimation result shows that provincial monetary aggregate influence inflation significantly only in Sumatera. Furthermore, inflation is also effect by BI Rate in Sumatera and Kalimantan-Sulawesi. The study also found that PUAB is significantly affecting inflation in almost all Indonesian regions, except Kalimantan-Sulawesi. This study concludes that interest rates, BI rate and PUAB, is more appropriate than change in provincial money supply to control provincial inflation.Keywords: monetary policy, regional inflation, hybrid NKPCJEL Classification Numbers: E31, E52, R19
PERAN ORGANISASI KEMASYARAKATAN PEMUDA (OKP) DI WILAYAH BANDUNG DALAM MEMELIHARA RASA NASIONALISME Andreas Doweng Bolo; Masmuni Mahatma
Research Report - Humanities and Social Science Vol. 2 (2015)
Publisher : Research Report - Humanities and Social Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1260.111 KB)

Abstract

Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) merupakan salah satu sumber daya yang dimiliki bangsa Indonesia pada umumnya juga Kota dan Kabupaten Bandung pada khususnya. Penelitian ini ingin mengkaji peran OKP di Bandung (Kota, Kabupaten dan KNPI kota dan Provinsi) untuk menelusuri berbagai kegiatan yang dilakukan OKP. Penelitian ini mendasarkan diri pada metode dokumentasi tertulis (written document) dimana peneliti mengumpulkan berbagai data dari berbagai media online yang berkaitan dengan OKP sepanjang tahun 2015. Pengumpulan data ini dilakukan terutama di website Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) sebagai wadah bersama OKP juga dari berbagai berita di website Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Kota dan Kabupaten Bandung. Selain itu peneliti juga mendasarkan diri pada website dalam Koran online yang ada di Bandung. Informasi yang dikumpulkan berkaitan dengan kegiatan OKP dari bulan Januari-November 2015.Dari berbagai informasi yang diuraikan secara naratif tersebut penulis mengkaji dua hal utama dalam kegiatan OKP di Bandung. Kedua, analisis itu mendasarkan diri pada teori sentripetal dan sentrifugal. Berdasarkan teori ini, penelitian ini menyimpulkan bahwa kegiatan dan kerja OKP di Bandung masih kuat terkait ketarikan sentripetal.Dengan demikian di bagian akhir penelitian, ada beberapa rekomendasi konkret. Inti rekomendasi ini adalah bahwa OKP perlu kembali pada politik kesejahteraan bersama sebagai bangsa dalam keberagaman sebagaimana yang telah ditunjukkan oleh para pemuda pejuang kemerdekaan.
Pendampingan Studi, Seni dan Pendidikan Jasmani Siswa Sekolah Dasar Ciumbuleuit Bandung Elisabeth Dewi; Sylvia Yazid; Yericha Yericha; Phenny Phenny; Yulius Purwadi Hermawan
Research Report - Humanities and Social Science Vol. 2 (2015)
Publisher : Research Report - Humanities and Social Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1844.029 KB)

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk membantu siswa-siswi beberapa sekolah dasar di sekitar Universitas Katolik Parahyangan dengan membentuk sebuah kegiatan mengajar bahasa Inggris serta beberapa mata pelajaran lainnya yang akan  menjadi materi ujian akhir, mengasah kemampuan seni serta pendidikan jasmin untuk kesehatan para siswa. Kegiatan ini berlangsung selama satu tahun pendidikan dengan kegiatan mengajar diadakan sekali setiap minggunya. Pengabdian ini juga dirancang untuk mengembangkan potensi anak di luar bidang akademis dengan mengadakan art week dan sport week, kegiatan yang mengajak siswa untuk menunjukan kemampuan non akademisnya, seperti menggambar, menulis dan membaca puisi, kabaret, menari serta bermain futsal.Target yang diharapkan dari setiap kegiatan adalah adanya peningkatan kemampuan berbahasa Inggris, pemahaman materi ujian sebagai suplemen dari materi yang diberikan oleh sekolah, Potensi softskill siswa-siswi SD melalui kegiatan art week serta memberikan pendidikan jasmani sejak dini untuk menanamkan kebiasaan untuk hidup sehat. Disamping itu, menumbuhkan kepedulian sosial dari para dosen dan mahasiswa terhadap lingkungan sekitar Universitas Katolik Parahyangan, Sehingga Keseluruhan proses pengabdian ini dapat membantu membentuk generasi muda yang utuh baik secara akademis maupun sifat sosial.
PENINGKATAN KONEKTIVITAS DOMESTIK MELALUI INFRASTRUKTUR LAUT DAN DAMPAKNYA TERHADAP STABILITAS HARGA MAKANAN Rulyusa Pratikto; Nia Juliawati
Research Report - Humanities and Social Science Vol. 2 (2015)
Publisher : Research Report - Humanities and Social Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (669.484 KB)

Abstract

Tujuan utama dari studi ini adalah untuk megetahui pengaruh dari pengembangan infrastruktur laut terhadap tingkat harga khususnya komoditas makanan di Indonesia. Hal ini penting untuk dilakukan mengingat komoditas makanan merupakan penyumbang terbesar inflasi, bersifat persisten, dan merupakan komoditas yang penting bagi masyarakat miskin. Dengan menggunakan metodologi data panel, temuan utama dari studi ini menunjukkan bahwa pengembangan pelabuhan komersial memiliki peran penting untuk menurunkan tingkat harga makanan melalui penurunan biaya logistik. Perbaikan pada infrastruktur darat, terutama pengelolaan jembatan timbang dan koneksi darat dari pasar menuju pelabuhan pun cukup penting dalam proses pembentukan harga makanan.
PENDAMPINGAN ANAK JALANAN DALAM BIDANG PENDIDIKAN Susana Ani Berliyanti; Mangadar Situmorang
Research Report - Humanities and Social Science Vol. 2 (2015)
Publisher : Research Report - Humanities and Social Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4051.018 KB)

Abstract

Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini ada empat. Pertama, mengurangi jam bekerja anak di jalan (anak jalanan). Kedua, meningkatkan praktek perlindungan hak anak seperti hak identitas dan hak pendidikan. Ketiga membangun rasa kepedulian akan masalah sosial dan meningkatkan minat penelitian kelompok akademisi (dosen dan mahasiswa) yang bermanfaat bagi penyelesaian permasalahan anak jalanan. Keempat, membangun network Program Studi Ilmu Administrasi Publik dengan berbagai pemangku kepentingan yang konsern pada perlindungan anak. Lokasi pengabdian ini terutama dipusatkan di Rumah Belajar Anak jalanan Yayasan Bahtera di Sukajadi, tetapi karena anak jalanan itu bersifat mobile maka kegiatan juga dilakukan di lapangan dimana mereka bekerja dan mengalami persoalan hukum (Lapas). Metode yang digunakan meliputi tujuh hal. Pertama, menciptakan berbagai kegiatan belajar dan bermain sehingga anak merasa senang dan mengurangi jam bekerja anak di jalan. Kedua, outreaching, yaitu menjangkau lebih luas anak anak yang masih di jalan. Ketiga, pendampingan anak (jalanan) di Lapas untuk membangun kesadaran dan mencegah mereka kembali ke setelah keluar lapas. Keempat, melibatkan anak jalanan dalam kegiatan inklusif, seperti berbagai perlombaan anak. Kelima, melibatkan anak jalanan dalam proses perencanaan pembangunan (Musrenbang) dan aktif sebagai stake holder kebijakan yang menyangkut anak. Keenam, membangun kemitraan dengan berbagai pihak yang peduli hak anak, memadukan sumberdaya untuk mencapai tujuan dalam memberdayakan anak jalanan. Melibatkan mahasiswa dalam pendampingan anak jalanan untuk hadir sebagai figur dan menginspirasi anak jalanan untuk bercita cita sekolah tinggi. Tujuan lain adalah, membangun karakter mahasiswa yang peduli dan peka terhadap permasalahan sosial.
PENINGKATAN KEMAMPUAN PENGELOLAAN USAHA PELAKU USAHA MIKRO Di SEKITAR UNPAR dengan PEMBERIAN KONSELING, PELATIHAN dan MEMBANGUN JEJARING Triyana Iskandarsyah; Ria Satyarini; Rizka Nugraha Praktikna
Research Report - Humanities and Social Science Vol. 2 (2015)
Publisher : Research Report - Humanities and Social Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.147 KB)

Abstract

Pengabdian yang akan dilakukan pada tahun 2015 ini adalah pengabdian berkelanjutan dari program studi Manajemen terhadap warga disekitar UNPAR. Pengabdian kali ini menambahkan satu pengetahuan baru dalam pengelolaan usaha yaitu konseling.Pelatihan yang telah dilakukan pada program pengabdian selama ini adalah pelatihan pembukuan, pelatihan perhitungan harga pokok, diskusi tentang menabung dan investasi, pelatihan pemasaran, pemberian inspirasi tentang menjadi pelaku bisnis yang work smart, serta beberapa pelatihan yang berhubungan dengan peningkatan keahlian.Program pengabdian ini akan terus berbelanjutan dengan terus melihat perkembangan dari pihak warga yang dibina serta dari dari pihak program studi Manajemen yang juga terus bertambah pengetahuannya tentang UKM.Diharapkan kedepannya kegiatan ini terus berkesinambungan dan terus memberikan arti bagi kedua belah pihak, yaitu UNPAR dan masyarakat di RW 11. Sehubungan dengan terlibatnya banyak dosen program studi manajemen dalam pelatihan sebagai coaching UKM maka dipengabdian kali ini dimasukkan bahan baru yaitu coaching clinic bagi warga sekitar UNPAR. Selain itu diharapkan akan banyak pihak-pihak lain yang mau terlibat dalam kegiatan pengabdian ini, terutama pihak-pihak dari eksternal UNPAR, sehingga kegiatan ini dapat memunculkan banyak jejaring bagi semua pihak.
Identifikasi dan Analisis Value Chain pada Usaha kecil yang dikelola Mahasiswa Amelia Setiawan; Ria Satyarini
Research Report - Humanities and Social Science Vol. 2 (2015)
Publisher : Research Report - Humanities and Social Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (522.584 KB)

Abstract

Usaha kecil dan menengah tidak dapat dipandang sebelah mata. Bagaimanapun bentuk usaha ini yang bertahan disaat Indonesia jatuh pada krisis tahun 1998. Karena pentingnya usaha ini maka pemerintah memang perlu memberikan perhatian lebih pada usaha yang ukurannya kecil ini. Usaha kecil ini biasanya dibentuk oleh perorangan, merupakan usaha dengan omzet dibawah Rp 1 Milyar serta memiliki karyawan kurang dari 20 orang. Mudahnya membuka usaha kecil membuat banyaknya orang memulai usaha dengan membuka usaha yang termasuk kategori usaha kecil. Apabila usaha-usaha kecil ini tidak dibina, maka masa hidup mereka akan semakin pendek. Kecenderungan mahasiswa saat ini membuka usaha kecil sebetulnya suatu fenomena yang baik, dimana mereka mau membuka lapangan kerja dan tidak bergantung pada tersedianya lapangan pekerjaan dipasar, membuka industri baru, serta semakin tingginya inovasi.Keywords: usaha kecil dan menengah, anak muda, value chain, entrepreuneurship
IDENTIFIKASI KEY SUCCESS FACTOR PADA INDUSTRI CLOTHING DI KOTA BANDUNG Catharina Tan Lian Soei; Ria Satyarini; Ivan Prasetya
Research Report - Humanities and Social Science Vol. 2 (2015)
Publisher : Research Report - Humanities and Social Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1090.698 KB)

Abstract

Perusahaan Clothing lokal merupakan salah satu ciri khas dari kota Bandung yang merupakan kota kreatif. Saat ini, clothing company di kota Bandung menghadapi persaingan yang sangat berat, bukan hanya bersaing dengan perusahaan-perusahaan lokal, tetapi juga bersaing dengan brand luar negeri yang pangsa pasarnya sama, yaitu pangsa pasar kaum muda. Industri clothing/fesyen di kota Bandung sangat erat kaitannya dengan factory outlet, distribution store, serta clothing company (yang lebih mengacu kepada perusahaan yang menjual produk yang diproduksi secara terbatas dan biasanya hanya menjual ulang produk, tanpa memiliki brand sendiri). Sedangkan Local Clothing Company adalah perusahaan yang memproduksi pakaian jadi di bawah merek sendiri. Pakaian jadi ini sebagian besar adalah T-shirt yang kemudian berkembang ke berbagai perlengkapan yang menunjang gaya hidup seperti shirt, longpant, jacket, sweatshirt, bag, slingbag, polo shirt, kanvas bag, dan assesoris seperti gelang dan pin.Perusahaan clothing yang diteliti adalah perusahaan yang berbasis komunitas yang kontemporer yang menjadi karakter khas kota Bandung.Perusahaan Clothing lokal tersebut target pasarnya adalah golongan menengah ke atas dan berbasis komunitas adalah perusahaan yang relative bertahan lama, yang sampai dengan tahun 2015 ini masih banyak bertahan. Lokasi distro ataupun clothing shopnya terutama berada di Jalan Riau, Jalan Trunojoyo, dan Jalan Dago. Clothing company menjual produknya tidak hanya melalui distro tetapi juga menjual secara on line, sehingga konsumennya bukan hanya orang Bandung atau orang yang berwisata ke Bandung tetapi tersebar di berbagai kota.Struktur industrinya merupakan fragmented industry, karena perusahaan-perusahaan clothing lokal Bandung terdiri dari banyak usaha mikro, kecil dan menengah, tidak ada perusahaan clothing lokal yang mendominasi pasar, masing-masing perusahaan melayani segmen pasar tertentu yang relative kecil,dan industri ini mempunyai barrier to entry dan barrier to exit yang rendahStrategi bisnis perusahaan clothing lokal merupakan differentiation strategy dan focus competitive advantages karenaPerusahaan dikelola secara desentralisasi yang ketat (tightly managed decentralization). Perusahaan berusaha keras meningkatkan nilai tambah produk (increase value added) karena konsumen sulit membedakan produk suatu perusahaan dengan perusahaan lainnya.Untuk mencapai itu maka pengusaha selalu terlibat dan dekat dengan komunitasnya.Pengusaha mempunyai standar material, standar pengerjaan produk, kontrol kualitas produk.Perusahaan fokus pada segmen pasar tertentu, kesenangan, gaya hidup dan minat konsumennya, hal ini membantu perusahaan untuk menentukan tipe produk, harga dan tipe produk, tipe pesanan dan daerah geografi Untuk memperoleh margin yang tinggi maka perusahaan berusaha agar bekerja dengan efisien dan minimalisasi biayaDari penelitian didapat bahwa Key success factors agar perusahaan sukses adalah Brand image, Komunitas dan loyalitas komunitas, Design dan trend, Time to market serta HargaKata kunci: fragmented industry, business strategy, clothing local company, key success factors.

Page 2 of 4 | Total Record : 33