cover
Contact Name
-
Contact Email
afifrfauzi@ymail.com
Phone
+628990137739
Journal Mail Official
afifrfauzi@ymail.com
Editorial Address
Gg. Tempel, Karang Mulyo, Trimulyo, Kec. Kayen, Kabupaten Pati, Jawa Tengah
Location
Kab. pati,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Inovasi Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah (JIPMI)
ISSN : -     EISSN : 2829680X     DOI : 4(1)2025
Core Subject : Education,
JIPMI (Jurnal Inovasi Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah) adalah jurnal yang diterbitkan di Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Sekolah Tinggi Agama Islam Syekh Jangkung. Jurnal ini diterbitkan tiga kali setahun pada bulan Juni dan Agustus, dan Desember. Selanjutnya jurnal ini diterbitkan dalam satu versi yaitu online. Fokus jurnal ini berisi artikel penelitian mengenai: Desain kurikulum MI/SD Pembelajaran dalam MI/SD (Matematika, IPA, IPS, Bahasa Inggris, Bahasa Arab, Bahasa Indonesia, Pendidikan Agama Islam, Seni, dsb) Media pembelajaran dan atau alat peraga pendidikan dalam pembelajaran di MI/SD Metode, Strategi pembelajaran di MI/SD Kompetensi Guru MI/SD Inovasi Pembelajaran/Pendidikan dalam pembelajaran di MI/SD
Articles 59 Documents
Analisis Kemampuan Menalar (Reasoning) Siswa SD/MI pada Pembelajaran Matematika dengan Metode Problem Solving Berbantuan Gambar Octaviani, Dessy; Wati, Nanik Istika; Kholisotussafaah
Jurnal Inovasi Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Vol 1 No 1 (2022): 2022
Publisher : LPPM STAI Syekh Jangkung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan menalar (reasoning) merupakan salah satu keterampilan berpikir yang penting untuk siswa. Kemampuan menalar erat kaitannya dengan penyelesaian suatu masalah (problem solving). Kemampuan ini penting dimiliki oleh siswa sebagai bekal untuk menyelesaikan masalah sehari-hari dengan baik. Tujuan dari penulisan artikel ini adalah untuk menunjukkan kemampuan penalaran matematis siswa kelas V SD. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, angket, wawancara dan dokumentasi. Kemampuan menalar menurut Lithner dibagi menjadi dua yakni penalaran kreatif dan penalaran imitatif. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar siswa mampu melakukan penalaran dengan batuan gambar yang dibuat untuk menyelesaikan soal cerita.
Pengembangan Buku Pedoman Penggunaan Whatsapp Untuk Menjalin Kerjasama Antara Orang Tua dan Guru Dalam Mengatasi Kesulitan Belajar pada Anak SD/MI Yusuf; Jiwanjaya, Yoga; Istiqomah
Jurnal Inovasi Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Vol 1 No 1 (2022): 2022
Publisher : LPPM STAI Syekh Jangkung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (1) Mengetahui kebutuhan pengembangan buku pedoman penggunaan whatsapp untuk menjalin kerjasama antara orang tua dan guru; (2) Mengetahui bentuk pelaksanaan kerjasama guru dan orang tua menggunakan Whatsapp untuk anak; dan (3) Mengetahui efektifitas penggunaan Whatsapp untuk mendukung proses pembelajaran siswa baik disekolah maupun di rumah. Jenis penelitian ini adalah R & D menggunakan prosedur pengembangan ADDIE. Hasil penelitian menunjukkan informasi sebagai berikut, (1) Kerjasama antara guru dan orang tua sangat dibutuhkan dengan menggunakan media yang efisien dan efektif dalam hal ini menggunakan grup whatsapp; (2) Bentuk kerjsama antara orang tua dan guru menggunakan grup whatsapp diantaranya guru memberikan informasi kepulangan siswa ketika ada kegiatan tertentu, membagikan foto siswa yang tidak mengerjakan tugas sekolah, mengingatkan jika ada pekerjaan rumah, memantau siswa saat belajar dikelas, (3) adannya peningkatan perhatian orang tua terhadap belajar anak di rumah, peningkatan nilai hasil belajar siswa
Analisis Kecakapan Abad 21 Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA di Sekolah Dasar Panjaitan, Zindi Aulia; Malau, Novita; Setyawan, Agung
Jurnal Inovasi Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Vol 2 No 1 (2023): 2023
Publisher : LPPM STAI Syekh Jangkung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran IPA di SD merupakan wahana untuk membekali siswa dengan pengetahuan keterampilan, dan sikap yang diperlukan untuk melanjutkan pendidikan dan untuk menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan disekelilingnya. Pembelajaran IPA sejak dini akan menghasilkan generasi dewasa yang melek sains yang dapat menghadapi tantangan hidup dalam dunia yang makin kompetitif, sehingga mereka mampu turut serta memilih dan mengolah informasi untuk digunakan dalam mengambil keputusan.oleh karena itu pendidikan abad 21 perlu di cari tau seperti apa da pak dan kegunaan di dalam pendidikan IPA di sekolah dasar. Pendidikan di abad 21 ialah pendidikan yang bercirikan kontekstual yang memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi.Pembelajaran ini wajib meningkatkan kemampuan critical thinking and problem solving, creativity and innovation, communication, collaborationg. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pembelajaran abad 21 dalam meningkatkan hasil belajar IPA di sekolah dasar.Teknik pengumpulan data menggunakan studi kepustakaan terkait  jurnal sesuai fokus penelitia.Hasil penelitian berdasarkan analisis 10 jurnal yang memenuhi kriteria menunjukkan bahwa media pembelajaran pembelajaran abad 21 mampu meningkatkan hasil belajar IPA di sekolah dasar.Manfaat penelitian ini adalah membantu calon pendidik untuk memahami seberapa pentingnya pendidikan abad 21 dalam meningkatkan pembelajaran IPA di SD.
PENGGUNAAN METODE ITIK DALAM MENGHAFAL AKSARA JAWA UNTUK MENINGKATKAN DAYA INGAT SISWA KELAS IV MI/SD Rizqiya Afifatun Ni'mah; Rani Agustin; Fayyadh Saifulloh; Muhammad Fikri Abdun Nasir
Jurnal Inovasi Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Vol 2 No 1 (2023): 2023
Publisher : LPPM STAI Syekh Jangkung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Provinsi Jawa Tengah mewajibkan adanya mata pelajaran bahasa Jawa sebagai muatan lokal wajib mulai jenjang MI/SD. Dalam mata pelajaran bahasa jawa ini memuat materi aksara jawa yang dianggap sulit dan rumit bagi siswa. Dalam hal tersebut guru harus menerapkan metode dan strategi yang tepat untuk memudahkan siswa dalam memahami dan menghafal aksara jawa . Tujuan dari penelitian ini yaitu dapat mengetahui pembelajaran aksara jawa dengan menggunakan metode ITIK (Ilmu Titen Kooperatif) dalam meningkatkan daya ingat siswa. Dalam penelitian ini menggunakan Metode penelitian deskriptif kualitatif. Untuk memperoleh data atau teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu dengan observasi lapangan. Hasil yang diperoleh yaitu dengan menggunakan metode ITIK siswa lebih mudah menghafal dan bisa memberi tanda setiap aksara berdasarkan cirinya dengan mudah. Selain itu, siswa dapat mengingat dengan cepat materi yang diberikan oleh guru dengan metode ITIK. Manfaat penelitian ini ditulis untuk memberi wawasan baru kepada pembaca mengenai penggunaan metode ITIK dalam menghafal dan memahami materi aksara jawa di MI/SD
PERMAINAN TRADISIONAL SEBAGAI MEDIA PENGEMBANGAN KARAKTER SISWA MADRASAH IBTIDAIYAH Fadiyatunnisa, Wardah; Maknun, Lu’luil
Jurnal Inovasi Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Vol 2 No 1 (2023): 2023
Publisher : LPPM STAI Syekh Jangkung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari artikel ini adalah untuk menggambarkan temuan penelitian pada topik: Permainan tradisional dan Menganalisis muatan karakter dalam permainan tradisional.Penelitian ini menggunakan metode penelitian sosialisasi, pendampingan, minotoring, fasilitasi peralatan permainan tradisional hasil penelitian menetukan: (1) Permainan Egrang Batok, (2) Cublak-Cublak Suweng, (3) Hulahop, (4) Pukang/Gansing, dan (5) Kartu Bergambar, peserta didik juga dapat mengembangkan semua potensinya secara optimal, baik potensi fisik maupun mental intelektual dan spiritual. Dengan bermain banyak manfaat yang dapat diperoleh anak misalnya, anak menjadi senang, dapat menjalin persahabatan, memperkaya gerak yang dimiliki anak dan dapat belajar keterampilan baru. Abstract The aim of this article is to describe research findings on the topics: Traditional games and analyze character content in traditional games. This research uses research methods of socialization, mentoring, monitoring, facilitation of traditional game equipment: (1) Shell Stilt Game, (2) Cublak-Cublak Suweng, (3) Hulahop, (4) Pukang/Gansing, and (5) Picture Card, students can also develop all their potential optimally, both physical and mental intellectual potential and spiritual. By playing there are many benefits that can be obtained by children, for example, children become happy, can make friendships, enrich the movements of children and can learn new skills.
MODEL PJBL (PROJECT BASED LEARNING) UNTUK MEMAKSIMALKAN KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIKA Arifani, Hilda
Jurnal Inovasi Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Vol 3 No 1 (2024): 2024
Publisher : LPPM STAI Syekh Jangkung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Programe for International Student Assesment (PISA) tahun 2009 menunjukkan bahwapeserta didik Indonesia berada pada peringkat ke-61 dengan skor 396 (skor rata-rataOECD 493), sedangkan PISA 2012 menunjukan peserta didik Indonesia berada padaperingkat ke-64 dengan skor 396 (skor rata-rata OECD 496), PISA 2015 berada padaperingkat-63 dengan skor 397 (skor rata-rata OECD 493) dan PISA 2018 menunjukkanpeserta didik Indonesia berada pada peringkat ke-73 dengan skor 379 (skor rata-rataOECD 487). Paparan skor rata-rata uji literasi peringkat Indonesia menunjukanrendahnya keterampilan membaca peserta didik Indonesia. Hal tersebut membuktikanbahwa sistem pendidikan belum menggali secara penuh pengetahuan peserta didik secaramaksimal dan komprehensif. Literasi merupakan kemampuan peserta didik yangmeliputi pemahaman dasar yang harus dimiliki untuk menggali pengetahuan serta dapatmengaitkan di kehidupan sehari-hari sesuai dengan permasalahan yang dihadapi setiapindividu. Untuk memaksimalkan kemampuan literasi matematika pada peserta didik,penulis menerapkan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL). Artikel inibertujuan untuk mengetahui bahwa model Project Based Learning (PjBL) untukmemaksimalkan kemampuan literasi matematika dilihat dari sudut pandang kajianpustaka yang ada.
IMPLEMENTASI KEGIATAN GERAKAN PRAMUKA DALAM MEMBENTUK KARAKTER PESERTA DIDIK ANGGOTA GERAKANPRAMUKA DI SEKOLAH DASAR Wardah Fadiyatunnisa; Rizqa Herianngtyas, Nur Luthfi
Jurnal Inovasi Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Vol 2 No 1 (2023): 2023
Publisher : LPPM STAI Syekh Jangkung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini diharapkan dapat menggambarkan efek samping ujian yang berkaitan dengan Pelaksanaan Latihan Pembinaan Pramuka dalam Pembentukan Kepribadian Individu Siswa dari Pembinaan Pramuka di Sekolah Dasar. (1) Gerakan Pramuka adalah organisasi Pendidikan kepramukaan yang telah berlangsung lama yang tujuan utamanya adalah membentuk  pribadi- pribadi yang tangguh, mandiri, bertanggung jawab, dan berjiwa sosial. (1) Tujuan penelitian ini adalah menganalisis gerakan pramuka dalam membentuk karakter siswa. (2) Metode penelitian ini siswa dapat belajar menghargai dan memahami peran dan tanggung jawab mereka dalam masyarakat melalui kegiatan ini. 5) Manfaat penelitian ini adalah diharapkan dengan dilaksanakannya kegiatan Pramuka di sekolah dasar siswa akan menginternalisasi nilai-nilai positif yang diajarkan gerakan tersebut, membentuk karakter yang baik dan siap menghadapi tantangan sehari-hari.
Analisis Keaktifan Belajar Peserta Didik Kelas IV Terhadap Bilangan Pecahan Melalui Penerapan Model Pembelajaran Numbered Head Together (NHT) Octaviani , Dessy; Fauzi, Afif Restu; Kholissotussafaah
Jurnal Inovasi Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Vol 2 No 1 (2023): 2023
Publisher : LPPM STAI Syekh Jangkung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelaksanaan proses pembelajaran di Sekolah Dasar tidak terlepas dari berbagai permasalahan diantaranya yaitu keaftifan belajar peserta didik. Maka dalam pembelajaran maslaah keaktifan belajar harus menjadi faktor utama untuk segera diatasi dan diselesaikan agar proses pembelajaran yang diberikan oleh guru dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan diri peserta didik khususnya dalam mengaktifkan mereka selama proses pembelajaran berlangsung. Permasalahan keaftifan belajar muncul pada siswa kelas IV MI Raudlatul Muta’alimin, sehingga dilakukan penelitian untuk menganalisis keaktifan belajar peserta didik menggunakan model Numbered Head Together (NHT) dalam pembelajaran. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif-deskriptif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV. Data penelitian dilakukan melalui wawancara dan angket keaktifan belajar peserta didik. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa guru menerapkan model Numbered Head Together (NHT) mampu menumbuhkan keaktifan belajar peserta didik diantaranya mereka sudah memiliki inisiatif belajar dan juga bertanya, motivasi belajar yang tinggi, menyiapkan kebutuhan, memiliki rasa ingin tahu, mencari sumber lain ketika tidak mengerti pada materi yang diberikan oleh guru, memiliki stratego belajar, serta mengevaluasi hasil belajarnya.
A IMPLEMENTATION OF DANCE EXTRACURICULARS IN FORMING THE CHARACTER OF STUDENT CONFIDENCE AND DISCIPLINE AT MI MUHAMMADIYAH 01 TODANAN: PELAKSANAAN EKSTRAKURIKULER SENI TARI DALAM MEMBENTUK KARAKTER PERCAYA DIRI DAN DISIPLIN SISWA DI MI MUHAMMADIYAH 01 TODANAN Dewi Permata Sari, Dewi; Rakanita Dyah Inesti; Yusuf
Jurnal Inovasi Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Vol 3 No 1 (2024): 2024
Publisher : LPPM STAI Syekh Jangkung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT The purpose of this study was to find out: (1) the implementation of dance extracurriculars in forming the self-confident and disciplined character of students at MI Muhammadiyah 01 Todanan Blora. (2) supporting and inhibiting factors in the implementation of dance extracurriculars in forming the self-confident and disciplined character of students at MI Muhammadiyah 01 Todanan Blora This research is a qualitative research, using field research (field research). The subjects of this study were madrasa teachers, dance instructors, and students. The primary sources were obtained from non-participant observations at MI Muhammadiyah 01 Todanan Blora and structured interviews with madrasa teachers, dance instructors, and students. Meanwhile, secondary sources were obtained from dance extracurricular documents and school history. The results of this study are: 1. Implementation of dance extracurriculars in shaping students' self-confidence and discipline. namely: A. Implementation of Dance Extracurriculars consisting of: 1) Planning stage, Butterfly dance extracurricular planning in consultation with MI Muhammadiyah 01 Todanan teachers. 2) The implementation stage, there are 5 stages of extracurricular dance implementation, namely explaining the purpose of body exercises and material, doing body exercises, entering the material stage, dividing students into several groups, and evaluating. B. The characters contained in the Dance Extracurricular are: the character of self-confidence and the character of discipline. 2. Factors inhibiting the implementation of extracurricular art dance (butterfly dance) in shaping the character of student self-confidence and discipline are as follows: A. The level of intelligence of students varies. B. Readiness of students. The supporting factors are as follows: Support fromstakeholder madrasah, partiesstakeholder MI provides full support for all dance extracurricular activities. Competent dance instructors and facilities in the form of costumes and equipment to support the extracurricular dance. Keywords: Extracurriculars, Dance, Butterfly Dance, Confident Character, Discipline Character.
Kesantunan Berbahasa Tindak Tutur Direktif pada Film Fiksi Anak dalam Kanal Youtube Riri Cerita Anak Interaktif Seri Cerdas Berkarakter Muhammad Ulul Uluwwi
Jurnal Inovasi Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Vol 3 No 1 (2024): 2024
Publisher : LPPM STAI Syekh Jangkung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa ketidaksantunan berbahasa banyak ditemukan di Indonesia, bahkan terjadi di lingkungan sekolah. Karya film fiksi anak seharusnya bisa digunakan sebagai media pembelajaran untuk menunjukkan wujud kesantunan berbahasa melalui dialog tokoh. Oleh karena itu, penelitian ini ditujukan untuk mendeskripsikan kesantunan berbahasa tindak tutur direktif pada film fiksi anak seri Cerdas Berkarakter yang merepresentasikan elemen Profil Pelajar Pancasila. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Objek formal penelitian ini adalah kesantunan dengan teori Brown & Levinson dan tindak tutur direktif dengan teori Searle, sedangkan objek material yang diteliti adalah film fiksi anak seri Cerdas Berkarakter. Jumlah populasi film adalah 9 film dan sampel yang diteliti adalah 2 film. Data dikumpulkan dengan teknik dokumentasi dan dianalisis dengan teknik analisis teks. Hasil penelitian menunjukkan 1) kesantunan terus terang digunakan pembicara dengan status lebih tinggi, setara, dan lebih rendah; 2) kesantunan positif digunakan pembicara dengan status lebih tinggi dan setara; 3) kesantunan negatif digunakan pembicara dengan status lebih tinggi dan lebih rendah; dan 4) kesantunan tidak langsung digunakan pembicara dengan status lebih tinggi daripada pendengar. Hasil penelitian ini dapat dimanfaatkan sebagai pertimbangan pemilihan dan pengembangan film fiksi anak sebagai media pembelajaran untuk menunjukkan kesantunan berbahasa tindak tutur direktif kepada anak-anak.