cover
Contact Name
Hepta Bungsu Agung Jayawardana
Contact Email
hepta2011@gmail.com
Phone
+6281336101853
Journal Mail Official
journaljep2024@gmail.com
Editorial Address
Puri Kartika Asri Blok II No. 8, Arjowinangun, Kedungkandang, Kota Malang, Jawa Timur, 65132
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Journal of Education and Pedagogy
Published by Rena Cipta Mandiri
ISSN : -     EISSN : 30640385     DOI : https://doi.org/10.62354/jep.v1i1.7
Core Subject : Education,
Journal of Education and Pedagogy dengan E-ISSN 3064-0385 adalah jurnal ilmiah nasional yang didedikasikan untuk memajukan penelitian, teori, dan praktik di bidang pendidikan dan pedagogi. Jurnal ini bertujuan untuk menyediakan platform bagi para akademisi, pendidik, peneliti, dan praktisi untuk berbagi wawasan, inovasi, dan analisis kritis tentang proses pengajaran dan pembelajaran dalam berbagai konteks pendidikan. Fokus dan skop jurnal ini terkait dengan Ilmu Pendidikan dan Pembelajaran, Penelitian Tindakan Kelas (PTK), Penelitian Eksperimen, Penelitian Pengembangan (R&D), Pengembangan Model, Metode, dan Media Pembelajaran, Pengembangan Perangkat Pembelajaran, Inovasi dan Teknologi Pembelajaran. Journal of Education and Pedagogy terbit setiap bulan April dan Oktober.
Articles 50 Documents
Pengaruh Media Pembelajaran Interaktif Berbantuan Aplikasi Blooket Terhadap Keaktifan Belajar Matematika Siswa Kelas V Sekolah Dasar Della Cahya Ningrum; Dya Ayu Agustiana Putri; Aditya Pringga Satria
Journal of Education and Pedagogy Vol. 3 No. 1 (2026): April
Publisher : CV Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/jep.v3i1.57

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh media pembelajaran interaktif berbantuan aplikasi blooket terhadap keaktifan belajar matematika siswa kelas V sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian Quasi Experimental Design. Desain Penelitian ini menggunakan Desain Nonequivalent Control Group. Penelitian ini menggunakan Desain Nonequivalent Control Group yaitu desain yang melibatkan kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Instrumen penelitian berupa angket yang telah diuji validitas dan reliabilitas menggunakan aplikasi Jamovi versi 2.7.8. Hasil analisis menunjukkan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,942 yang menunjukkan tingkat reliabilitas yang sangat tinggi. Analisis data meliputi uji normalitas, uji homogenitas dan uji-t. Uji Hipotesis menunjukkan nilai p yang lebih besar dari 0,05 ini menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan signifikan antara skor rata-rata kelompok kontrol dan kelompok eksperimen sebelum intervensi. Sementara itu, pada posttest, nilai p < 0,001 menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kelompok kontrol dan eksperimen setelah diberikan intervensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran interaktif berbantuan aplikasi blooket memiliki pengaruh signifikan terhadap keaktifan belajar siswa. Kelompok eksperimen mengalami peningkatan keaktifan belajar siswa lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol. Hal ini menyatakan bahwa penggunaan media pembelajaran interaktif berbantuan aplikasi Blooket memberikan pengaruh yang signifikan terhadap keaktifan belajar siswa. Dengan demikian, media pembelajaran ini terbukti efektif terhadap keaktifan belajar siswa pada mata pelajaran matematika.
Kontestasi Ideologi Pendidikan Tinggi dalam Wacana Penutupan Program Studi: Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough Iqbal Asshidqi; Ahsanu Nadiya Elfara; Amalia Khurinin
Journal of Education and Pedagogy Vol. 3 No. 1 (2026): April
Publisher : CV Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/jep.v3i1.59

Abstract

Polemik penutupan program studi di perguruan tinggi memunculkan perdebatan mengenai fungsi pendidikan tinggi antara orientasi industri dan fungsi publik. Kajian ini bertujuan mengungkap bagaimana wacana tentang pendidikan tinggi direpresentasikan serta bagaimana ideologi dan relasi kekuasaan bekerja dalam membentuk perbedaan wacana tersebut. Objek kajian berupa dua wacana opini di surat kabar Kompas, yaitu “Yang Harus Ditutup Bukan Prodi” karya Ahmad Arif dan “Ketika Kampus Menjadi Pabrik” karya Bondan Kanumoyoso. Analisis berfokus pada wacana sebagai sumber data utama tanpa melibatkan partisipan. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan Analisis Wacana Kritis model Norman Fairclough, yang mencakup analisis teks, praktik diskursif, dan praktik sosial. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi dan simak catat, kemudian dianalisis berdasarkan representasi bahasa, strategi argumentasi, serta konteks sosial yang melatarbelakanginya. Hasil kajian menunjukkan bahwa kedua wacana sama-sama mengkritik kebijakan penutupan program studi, tetapi dengan pendekatan yang berbeda. Ahmad Arif menekankan persoalan pada struktur industri yang tidak berbasis riset, sedangkan Bondan Kanumoyoso menyoroti risiko penyempitan fungsi universitas menjadi sekadar alat produksi tenaga kerja. Secara kualitatif, tampak adanya kontestasi antara ideologi pasar dan ideologi pendidikan sebagai institusi publik. Secara kuantitatif, terlihat dominasi penggunaan diksi kritis dan metafora dalam membangun argumen pada kedua wacana.
Penerapan Model Problem Based Learning dengan Materi Keberagaman Suku Bangsa di SDN 060913 Medan Rahmi Fadiah Nasution; Abdul Gani Jamora Nasution; Assyfa Ramadhina; Tita Diah Alia Putri; Chailla Sabrina
Journal of Education and Pedagogy Vol. 3 No. 1 (2026): April
Publisher : CV Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/jep.v3i1.60

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model Problem Based Learning (PBL) dalam menanamkan sikap toleransi terhadap keberagaman suku bangsa di SDN 060913 Medan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus, melibatkan guru kelas, siswa kelas V, dan kepala sekolah. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan model Miles & Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan PBL telah dirancang secara sistematis melalui modul ajar Kurikulum Merdeka dengan asesmen diagnostik, formatif, dan sumatif. Pelaksanaan PBL berjalan sesuai sintaks mulai dari orientasi masalah hingga refleksi, dengan menghadirkan isu nyata seperti ejek-ejekan suku dan perbedaan budaya. PBL terbukti efektif menumbuhkan sikap toleransi siswa melalui aktivitas pembelajaran. Penelitian ini menegaskan bahwa PBL merupakan model inovatif yang mampu mengintegrasikan pembelajaran kognitif dengan pembentukan karakter toleransi sejak dini.
The Concept of Normalization in Inclusive Early Childhood Education: An Examination of Bengt Nirje's Thoughts Dewi Yunjiati; Ellen Prima
Journal of Education and Pedagogy Vol. 3 No. 1 (2026): April
Publisher : CV Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/jep.v3i1.61

Abstract

This study aims to analyze the concept of normalization in the thought of Bengt Nirje and its relevance to inclusive early childhood education. The background of this study is grounded in the limited conceptual understanding of inclusion, which is often reduced to administrative aspects rather than being treated as a philosophical paradigm. This research employs a qualitative approach with a library research design, analyzing both primary and secondary sources relevant to the topic. Data analysis is conducted through content analysis combined with critical interpretation to generate a comprehensive understanding. The findings indicate that normalization emphasizes the provision of dignified, participatory, and meaningful living conditions for individuals with disabilities, rather than the standardization of individuals. In the context of inclusive early childhood education, this concept is relevant in promoting a more humanistic, flexible, and responsive learning environment that accommodates diversity. However, its implementation faces several challenges, including assumptions about normality, the risk of assimilation, as well as structural and cultural constraints. This study concludes that normalization retains its strategic value as a reflective framework in the development of inclusive education, provided that it is understood critically, contextually, and dialogically alongside contemporary approaches.
Evaluasi Kualitas Materi Pembelajaran ERP Odoo Modul Point of Sale pada Praktikum ERP Rahmawati Ulfah; Vina Yunistiyani; Sarana Sarana
Journal of Education and Pedagogy Vol. 3 No. 1 (2026): April
Publisher : CV Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/jep.v3i1.62

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah mendorong pemanfaatan Enterprise Resource Planning (ERP) sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa yang sesuai dengan kebutuhan industri. Salah satu aplikasi ERP yang banyak digunakan dalam pembelajaran adalah Odoo, khususnya modul Point of Sale (PoS) yang memungkinkan mahasiswa memahami proses bisnis secara terintegrasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas materi pembelajaran ERP Odoo modul Point of Sale (PoS) serta menganalisis pengaruhnya terhadap kepuasan mahasiswa pada kegiatan praktikum ERP. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Responden penelitian adalah mahasiswa Program Studi Komputerisasi Akuntansi Politeknik Negeri Semarang yang telah mengikuti praktikum ERP Odoo. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh indikator memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas dengan nilai outer loading di atas 0,70, nilai Average Variance Extracted (AVE) di atas 0,50, serta nilai Composite Reliability dan Cronbach’s Alpha di atas 0,70. Evaluasi menunjukkan bahwa kualitas materi pembelajaran ERP Odoo dinilai baik oleh mahasiswa. Namun, hasil model struktural menunjukkan bahwa kualitas materi memiliki pengaruh yang sangat lemah terhadap kepuasan mahasiswa dengan koefisien jalur sebesar -0,083 dan nilai R² sebesar 0,007. Temuan ini menunjukkan bahwa kepuasan mahasiswa kemungkinan lebih dipengaruhi oleh faktor lain di luar kualitas materi pembelajaran.
Pemanfaatan Media Pembelajaran Phygital pada Anak Usia Dini: Keseimbangan antara Stimulasi Sensorik Taktil dan Interaktivitas Digital Diana Friwahyuni; Pascalian Hadi Pradana; Muhammad Agus Sugiarto
Journal of Education and Pedagogy Vol. 3 No. 1 (2026): April
Publisher : CV Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/jep.v3i1.65

Abstract

Media pembelajaran phygital (physical-digital) merupakan pendekatan inovatif yang mengintegrasikan elemen fisik taktil dengan interaktivitas digital untuk mendukung perkembangan anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk menyintesis bukti ilmiah terkait: (1) karakteristik desain instruksional media phygital yang efektif bagi anak usia 2-6 tahun, (2) pengaruh media phygital terhadap perkembangan motorik halus dan koordinasi mata-tangan anak, dan (3) tantangan teknis serta pedagogis guru PAUD dalam mengimplementasikan media phygital. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) yang mengikuti protokol PRISMA 2020. Pencarian dilakukan pada basis data Scopus, Google Scholar, ERIC, dan SINTA dengan rentang publikasi 2011-2025. Dari 487 artikel yang teridentifikasi, 16 artikel memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis secara mendalam. Hasil sintesis menunjukkan bahwa desain phygital yang efektif mengintegrasikan scaffolding digital-fisik, prinsip Universal Design for Learning (UDL), dan umpan balik multimodal. Media phygital terbukti lebih unggul dibandingkan media digital murni dalam meningkatkan motorik halus, koordinasi mata-tangan, dan kemampuan berpikir komputasional anak. Namun, implementasinya menghadapi tantangan serius berupa keterbatasan infrastruktur, kurangnya kompetensi TPACK (Technological Pedagogical and Content Knowledge) guru, serta minimnya panduan pedagogis yang kontekstual.
Potential of Madura Island’s Local Wisdom as a Contextual Learning Resource for Chemistry Concepts in Junior Secondary Science Education Ibnul Mubarok; Laila Khamsatul Muharrami; Fenia Revalina; Putri Farhanah Sudirman
Journal of Education and Pedagogy Vol. 3 No. 2 (2026): Oktober
Publisher : CV Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/jep.v3i2.67

Abstract

Madura Island is one of Indonesia’s islands rich in local wisdom. However, research is needed to integrate it as a learning resource in chemistry education. This study aims to examine the potential of Madura Island’s local wisdom as a source of contextual teaching materials in chemistry education at the secondary school level. A literature review method was employed, involving a qualitative descriptive analysis of 12 relevant articles as well as additional observational data regarding local wisdom that has not been previously discussed in prior research. The findings indicate that various forms of Madura’s local wisdom, including traditional herbal medicine, traditional food, traditional crafts, and salt production, contain rich scientific concepts that can be directly mapped into the chemistry curriculum, particularly topics such as pure substances and mixtures, elements and compounds, food additives, and chemical reactions. These resources align with the Merdeka Curriculum’s emphasis on contextual and student-centered learning and have demonstrated high validity and positive student responses when developed into instructional materials. It is recommended that future research develop a structured framework for ethnoscience-based chemistry teaching materials and conduct empirical studies to measure their direct impact on student learning outcomes and scientific literacy.
Pengaruh Qiraat Mutawatirah dalam Tafsir Al-Qur'an Mujib Abdurrahman
Journal of Education and Pedagogy Vol. 3 No. 2 (2026): Oktober
Publisher : CV Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/jep.v3i2.68

Abstract

Ilmu qiraat merupakan salah satu cabang ilmu Al-Qur'an yang memiliki kedudukan penting dalam penafsiran ayat-ayat Al-Qur'an. Namun, pemahaman mengenai pengaruh qiraat mutawātirah terhadap tafsir masih belum banyak dikaji secara mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan hubungan antara qiraat mutawātirah dan tafsir Al-Qur'an, menguraikan kriteria qiraat yang dapat dijadikan dasar penafsiran, serta menganalisis bentuk-bentuk pengaruh perbedaan qiraat terhadap makna ayat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif-deskriptif. Data primer diperoleh dari kitab-kitab ulama qiraat dan tafsir, seperti Al-Nashr fi al-Qira'at al-'Ashr, Manahil al-'Irfan, Al-Tafsir wa al-Mufassirun, dan Al-Tahrir wa al-Tanwir, sedangkan data sekunder diperoleh dari literatur yang relevan. Teknik analisis data dilakukan melalui analisis isi (content analysis) dengan membandingkan pendapat para ulama mengenai qiraat dan implikasinya terhadap tafsir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa qiraat mutawātirah merupakan bagian integral dari Al-Qur'an yang berfungsi memperluas, melengkapi, dan menjelaskan makna ayat tanpa menimbulkan pertentangan. Perbedaan qiraat menghasilkan keragaman penafsiran yang saling menguatkan serta memberikan kontribusi terhadap kajian balaghah, nahwu, fiqh, dan aspek kebahasaan Al-Qur'an.
Resilience Across Developmental Transitions: A Systematic Literature Review from Adolescence to Adulthood Titin Kholisna; Sri Handayani
Journal of Education and Pedagogy Vol. 3 No. 2 (2026): Oktober
Publisher : CV Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/jep.v3i2.69

Abstract

The aims study is to systematically review the literature on resilience across developmental transitions and to develop an integrative framework. This study employed a systematic literature review approach following PRISMA 2020 guidelines. Literature was collected from Scopus, Web of Science, PubMed, and Google Scholar within the publication period of 2015–2025. A total of 842 records were identified, and 28 articles met the inclusion criteria for final analysis.The results identified six main themes: resilience as a longitudinal developmental process, the interaction of risk and protective factors, psychological mechanisms with emphasis on emotional intelligence, neurobiological dimensions of resilience, effectiveness of resilience-based interventions, and the role of social support and identity in emerging adulthood. These findings indicate that resilience is a dynamic adaptive system shaped by the interaction of multidimensional factors over time.This study contributes to the development of a biopsychosocial framework of resilience and provides practical implications for designing resilience-based interventions among adolescents and emerging adults.
Implementasi Program Adiwiyata dalam Membangun Karakter Peduli Lingkungan Peserta Didik di MIN 1 YOGYAKARTA Sholeh Mustofa; Ahmad Syamsul Arifin; Ahmad Mughis Mabruri
Journal of Education and Pedagogy Vol. 3 No. 2 (2026): Oktober
Publisher : CV Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/jep.v3i2.70

Abstract

Krisis lingkungan global yang kian parah salah satunya bersumber dari rendahnya kesadaran dan karakter peduli lingkungan pada masyarakat, termasuk generasi muda. Program Adiwiyata hadir sebagai upaya strategis pemerintah untuk menumbuhkan kesadaran lingkungan melalui jalur pendidikan formal. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi Program Adiwiyata pada empat komponen utamanya yaitu kebijakan berwawasan lingkungan, kurikulum berbasis lingkungan, kegiatan berbasis partisipatif, dan pengelolaan sarana pendukung ramah lingkungan; mengidentifikasi kendala yang dihadapi; serta mengungkap dampaknya terhadap karakter peduli lingkungan peserta didik di MIN 1 Yogyakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi partisipatoris, overt direct, dan covert direct; wawancara mendalam semi-terstruktur terhadap lima kategori informan (kepala madrasah, koordinator Adiwiyata, guru kelas, peserta didik, dan petugas kebersihan); serta dokumentasi atas 17 jenis dokumen. Analisis data mengikuti model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana, sedangkan keabsahan data diperoleh melalui triangulasi metode dan sumber, member check, serta audit trail. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Program Adiwiyata di MIN 1 Yogyakarta secara umum berjalan baik. Kebijakan bebas plastik sekali pakai konsisten dijalankan sejak 2021, ditandai dengan seluruh peserta didik yang membawa tumbler, tersedianya piring dan gelas di setiap kelas, serta kantin yang tidak menjual kemasan plastik. Pemilahan sampah telah menjadi kebiasaan kolektif seluruh warga madrasah, dan sarana pendukung terawat dengan baik. Karakter peduli lingkungan peserta didik menunjukkan capaian bervariasi antaraspek: penghematan energi dan pemeliharaan lingkungan kelas sangat baik, sedangkan pembiasaan kebersihan dan kelestarian lingkungan sekolah secara luas masih perlu ditingkatkan. Guru kelas menilai karakter peduli lingkungan siswa sebesar 8 dari 10, namun karakter tersebut cenderung situasional dan masih bergantung pada instruksi guru. Kendala utama meliputi terbatasnya pelatihan sumber daya manusia, tidak berfungsinya bank sampah dan komposter, rendahnya partisipasi eksternal, serta lemahnya sinergi sekolah-keluarga. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan pembentukan karakter peduli lingkungan menuntut konsistensi kebijakan, keteladanan seluruh warga madrasah, optimalisasi sarana, penguatan partisipasi aktif, serta sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat