cover
Contact Name
Hendra Jaya
Contact Email
hendra.jaya@unm.ac.id
Phone
+6282336176719
Journal Mail Official
mudarris@unm.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknik, Universitas Negeri Makassar Parangtambung, Daeng Tata Raya, Makassar, South Sulawesi, Indonesia
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal MEKOM: Media Komunikasi Pendidikan Kejuruan
ISSN : 23563958     EISSN : 27217612     DOI : -
Core Subject : Engineering,
1. Teaching and Learning in TVET 2. Evaluation, Assessment, and Certification in TVET 3. Human Resources Management in TVET 4. Vocational Resources in TVET 5. Policy and Contemporary Issues in TVET
Articles 121 Documents
ANALISIS WAWASAN KEJURUAN MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK OTOMOTIF UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR Muhammad Yahya
Jurnal MEKOM : Media Komunikasi Pendidikan Kejuruan Volume 2, Issue 1, Februari 2015
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui wawasan kejuruan bagi mahasiswa Jurusan Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Negeri Makassar dengan aspek: (a) Teknik Kendaraan Ringan, (b)Teknik Sepeda Motor, (c) Teknik Alat Berat, (d) Teknik Perbaikan Bodi, dan (e) Teknik Ototronik. Sampel penelitian terdiri atas 59 orang mahasiswa yang diambil secara random dengan menggunakan teknik stratified random sampling. Analisis data hasil penelitian menggunakan teknik analisis deskriptif yang meliputi: rata-rata, standar deviasi, dan kategori distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wawasan kejuruan mahasiswa Jurusan Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Negeri Makassar belum optimal. Hal ini terlihat dari rata-rata sub variabel penelitian diperoleh hasil masing-masing Teknik kendaraan Ringan 3,29, Teknik Sepeda Motor 3,24, Teknik Alat Berat 3,15, Teknik Perbaikan Bodi 3,03, dan Teknik Ototronik 2,64. Begitu pula hasil tes pembelajaran praktik, hanya 47,45% yang memiliki hasil tes termasuk dalam kategori tinggi.
MOTIVASI PEMANFAATAN E-LEARNING PADA GURU DI SEKOLAH KABUPATEN GOWA Sutarsi Suhaeb
Jurnal MEKOM : Media Komunikasi Pendidikan Kejuruan Volume 6, Issue 2, Agustus 2019
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan yang ingin dicapai dalam Program Kemitraan ini adalah: (1) Guru dan siswamenggunakan internet sebagai alat komunikasi umum yang mendukung proses pembelajaransecara optimal. (2) Menggunakan moodle pembelajaran sebagai forum interaktif untuk siswa (3)Guru memiliki pengetahuan tentang cara membangun kelas e-learning berbasis moodle. Outputyang diharapkan dari layanan masyarakat adalah: (1) 20 Guru memahami konsep dasar e-learning sehingga mereka dapat melangkah lebih jauh dalam penerapan teknologi komputerberbasis online. (2) 20 guru termotivasi untuk menggunakan e-learning sebagai media prosespembelajaran. (3) 20 Guru dapat menerapkan e-learning sehingga siswa dapat aktif dalammengelaborasi informasi yang diperoleh secara kreatif dan terampil tanpa dibatasi oleh waktu danruang. Hasil dalam implementasi layanan masyarakat terdiri dari: (1) Peserta dapat merancangkelas e-learning menggunakan moodle. (2) Peserta mampu mengelola kelas dalam prosespembelajaran menggunakan E-learning. (3) Peserta telah memiliki wawasan tentang E-learning.Kesimpulan dari kegiatan PKM ini adalah: (1) Peserta dapat merancang kelas e-learningmenggunakan moodle. (2) Peserta telah mampu mengelola kelas dalam proses pembelajaranmenggunakan E-learning. (3) hasil penelitian berdasarkan hasil analisis kuesioner motivasi yangtelah terdistribusi, berdasarkan hasil kuesioner motivasi peserta di SMP Negeri 1 Bontonompo 1,tingkat keberhasilan dengan kategori tinggi 10 atau 100%. Sedangkan Berdasarkan hasilkuesioner motivasi peserta di SMP Handayani, Tingkat keberhasilan dengan kategori tinggi 9 atau90%. Sedangkan Tingkat keberhasilannya dengan kategori sedang 1 atau 10%. Oleh karena itusaran dari kegiatan ini adalah bahwa kegiatan ini harus terus dikembangkan dan diterapkansecara luas di antara para guru karena dapat membantu meningkatkan motivasi, efektivitas danpembelajaran yang efisien.
PENGARUH PENGGUNAAN MULTIMEDIA PRESENTASI BERBASIS PREZI DAN GAYA BELAJAR TERHADAP KEMAMPUAN MENGINGAT KONSEP Muh.Rais
Jurnal MEKOM : Media Komunikasi Pendidikan Kejuruan Volume 2, Issue 1, Februari 2015
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengaruh penggunaan multimedia presentasi berbasis prezi dan gaya belajar terhadap kemampuan mengingat konsep Penelitian ini bertujuan untuk: 1) menjelaskan perbedaan kemampuan mengingat konsep obyek antara mahasiswa yang dibelajarkan dengan menggunakan multimedia presentasi prezi desktop dan mahasiswa yang dibelajarkan dengan menggunakan multimedia presentasi power point, 2) menjelaskan perbedaan kemampuan mengingat konsep obyek antara mahasiswa yang belajar dengan gaya belajar visual, gaya belajar auditori, dan gaya belajar kinestetik, dan 3) menjelaskan pengaruh interaksi antara multimedia presentasi (prezi desktop dan power ponit) dengan gaya belajar (visual, auditori, dan kinestetik) terhadap kemampuan mengingat konsep obyek. Penelitian ini menggunakan rancangan quasi eksperimen menggunakan versi nonequivalent control group design faktorial 2x3. Subjek penelitian sebanyak 105 orang (52 kelompok kontrol dan 53 kelompok eksperimen. Data dianalisis dengan menggunakan teknik uji-t. Hasil penelitian menunjukkan:1) terdapat perbedaan kemampuan mengingat konsep mata kuliah multimedia pembelajaran antara kelompok mahasiswa yang dibelajarkan menggunakan multimedia pembelajaran presentasi prezi desktop dengan kelompok mahasiswa yang dibelajarkan menggunakan multimedia pembelajaran presentasi power point pada mahasiswa Jurusan Pendidikan Teknologi Pertanian Fakultas Teknik UNM dengan nilai F = 39.251 yang lebih besar dari nilai F tabel = 3.92. 2) terdapat perbedaan kemampuan mengingat konsep mata kuliah multimedia pembelajaran antara kelompok mahasiswa yang memiliki gaya belajar visual, auditori dan kinestetik pada mahasiswa Jurusan Pendidikan Teknologi Pertanian Fakultas Teknik UNM dengan nilai F = 31.482 yang lebih besar dari nilai F tabel = 3.92, 3) tidak ada interaksi antara multimedia pembelajaran dan gaya belajar (visual, auditori dan kinestetik) terhadap kemampuan mengingat konsep mata kuliah multimedia pembelajaran mahasiswa Jurusan Pendidikan Teknologi Pertanian Fakultas Teknik UNM dengan nilai F = 3.870 yang lebih kecil dari nilai F tabel = 3.92.
PENDIDIKAN ERA 21 DAN ADOPSI MODEL PEMBELAJARAN (KAJIAN PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTRONIKA) Darlan Sidik
Jurnal MEKOM : Media Komunikasi Pendidikan Kejuruan Volume 6, Issue 2, Agustus 2019
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyelenggaraan pendidikan era 21 membutuhkan berbagai kompetensi dan keterampilan yangharus dikuasai peserta didik agar menjadi individu yang sukses dalam persaingan pengetahuandan keterampilan. Keterampilan yang diperlukan era 21 dikenal dan relevan dengan empat pilarkehidupan mencakup learning to know, learning to do, learning to be, dan learning to livetogether. Prinsip ini mengandung keterampilan khusus yang perlu diintegrasikan dalampelaksanaan pembelajaran adalah; keterampilan berpikir, literasi informasi, pemecahan masalah,kolaboratif menggunakan model pembelajaran problem, proyek dan invensi dalam praktekpembelajaran era industrialisasi sebagai katalisasi model pembelajaran era pengatahuan. Adopsipembelajaran teknik elektronika yang dikaji dengan mengintegrasikan model pembelajaran yangberfokus pada peserta didik sebagai prinsip pokok, adopsi model pembelajaran yang sesuaidengan komponen pembelajaran era 21 adalah (1) pembelajaran Project Based Learning, (2)Problem Based Learning, (3) Pembelajaran berbasis Teknologi Informasi. Adopsi modelpembelajaran diintegrasikan dengan internet sebagai sumber belajar sangat penting untukmewujudkan masa depan peserta didik yang lebih baik dan mampu berkompetisi pada dunia usahadan dunia industry di era mendatang.
ANALISIS KEBUTUHAN PENGEMBANGAN BAHAN AJAR SISTEM REKAYA TV BERBASIS E MODUL DI JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTRONIKA UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR Mahmud Mustapa; Ummiati Rahmah
Jurnal MEKOM : Media Komunikasi Pendidikan Kejuruan Volume 6, Issue 2, Agustus 2019
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan persepsi mahasiswa dan dosen terhadapPengembangan bahan ajar Sistem Rekayasa TV berbasis digital Modul, serta membandingkanpersepsi antara mahasiswa dan dosen terhadap Pengembangan bahan ajar Sistem Rekayasa TVberbasis digital Modul. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian expos facto dimana penelitimelakukan pengumpulkan data secara langsung kepada responden melalui instrumentpengumpulan data. Data diperoleh melalui wawancara, angket, dan observasi. Teknik analisisdata dilakukan dengan cara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ditemukan bahwa mahasiswapada kategori sangat membutuhkan sebanyak 14 orang atau 35%, Dibutuhkan 13 orang (32.5%)dan pada kategori cukup juga sebanyak 13 orang (32.5%) sedangkan Dosen pada kategori sangatdibutuhkan sebanyak 2 orang atau 10%, Dibutuhkan 12 orang (60%) dan pada kategori cukupsebanyak 6 orang (30%). Hasil uji hipotesis ditemukan bahwa tidak ada perbedaan pandanganantara mahasiswa dengan pandangan dosen terkait kebutuhan perangkat pembelajaran bahanajar Sistem Rekayasa TV Berbasis E Mudol bahwa sama-sama sepakat bahwa memang sangatdibutuhkan.
IMPLEMENTASI METODE INQUIRY DISCOVERY PADA MATA KULIAH PRAKTIK SENI PENYAJIAN MAKANAN : IMPLEMENTASI METODE INQUIRY DISCOVERY PADA MATA KULIAH PRAKTIK SENI PENYAJIAN MAKANAN Kokom Komariah; Marwanti; Wika Rinawati
Jurnal MEKOM : Media Komunikasi Pendidikan Kejuruan Volume 2, Issue 1, Februari 2015
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengimplementasikan kegiatan inquiry dan discoverydalam rangka menemukan kreativitas praktik seni penyajian makanan; (2) Manfaat apa yang diperolehmahasiswa dalam pembelajaran inquiry-discovey. dalam praktik seni penyajian makanan. Jenis penelitian ini termasuk penelitian tindakan kelas, metode penelitian dimodifikasi dari Kemmis, setiap siklus dibagi 3 tahap yaitu perencanaan, observasi dan tindakan serta refleksi Pengumpulan data melalui observasi, angket dan wawancara. Subjek penelitian adalah mahasiswa 39 orang mahasiswa. Objek penelitian adalah penerapan metode inquiry dan discovery. Analisis data dilakukan secara deskiptif kuantitatif. Hasil penelitian menemukan bahwa: (1) Implementasi metode inquiry dan discovery, dilaksanakan dalam 2 (dua) siklus, yang masing-masing terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Temuan dari siklus tersebut memantapkan bahwa tahapan inquiry dan discovery yang dilakukan oleh mahasiswa meliputi 7 (tujuh) tahap yaitu mengkaji tugas-tugas yang diberikan, melakukan pengumpulan materi untuk dikaji dan didiskusikan, melakukan pemilahan topik seni penyajian makanan, menemukan inti permasalahan dan pembuatan produk spm, menemukan prinsip prinsip untuk pembuatan produk spm, mempresentasikan tugas hasil proses inquiry didepan kelas, mewujudkan produk yang dikaji sebagai proses inquiry.(2) Manfaat yang dirasakan mahasiswa setelah mengikuti proses inquiry dan discovery adalah: mempunyai wawasan yang lebih luas; mengetahui lebh awal tentang produk yang akan dibuat; mengetahui perkembangan desain terkini; mengetahui teknik yang baru; mengetahui peralatan terbaru.
PENTINGNYA PENDIDIKAN KARAKTER TERHADAP PSIKOLOGI PESERTA DIDIK SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN Dian Ekawati Nur; Muhammad Yahya; Hendra Jaya
Jurnal MEKOM : Media Komunikasi Pendidikan Kejuruan Volume 6, Issue 2, Agustus 2019
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan karakter merupakan berbagai usaha yang dilakukan oleh berbagai personil sekolahterutama SMK, bahkan yang dilakukan bersama – sama dengan orang tua dan anggotamasyarakat untuk membantu anak – anak dan remaja agar menjadi atau memiliki sifat peduli,berpendirian, dan bertanggung jawab. Metode penelitian kajian pustaka atau studi kepustakaanyaitu berisi teori – teori yang relevan dengan masalah – masalah penelitian. Menyikapi pentingnyapendidikan karakter, maka sangat diperlukan pendidikan karakter di sekolah untuk mewujudkanperadaban bangsa dengan memberikan keteladanan dan pembiasaan. Setelah dilakukanpengkajian teori, disimpulkan bahwa pendidikan karakter tentunya sangat penting bagi pesertadidik untuk menanamkan nilai-nilai moral di dalam dirinya dan melatihnya untuk melakukankebiasaan – kebiasaan yang baik. Pendidikan karakter juga berfungsi untuk membangun suatukarakter pesarta didik karena kakater itulah yang akan mendominasi sifat dan bukti diri daripeserta didik tersebut.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA SMK NEGERI I PROVINSI SULAWESI SELATAN MELALUI PEMANFAATAN METODE QUANTUM LEARNING Rusli Ismail
Jurnal MEKOM : Media Komunikasi Pendidikan Kejuruan Volume 6, Issue 2, Agustus 2019
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (Classroom Action research) yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Pengetahuan Dasar Teknik Mesin (PDTM) siswa SMK Negeri I Provinsi Sulawesi Selatan. Objek penelitian ini adalah siswa kelas XI Teknik Las SMK Negeri I Provinsi Sulawesi Selatan yang berjumlah 24 orang siswa,.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah melalui pemberian tes pada setiap akhir siklus sesuai dengan materi yang diajarkan sebelumnya pada setiap siklus dan obseravsi langsung pelaksanaan tindakan.Hasil penelitian ini mengidentifikasi adanya peningkatan hasil belajar siswa secara kuantitatif,peningkatan ini terlihat pada skor rata-rata hasil belajar siswa pada kelas XI Teknik Las SMK I Provinsi Sulawesi Selatan,untuk masisng kelas pengelasan. Di kelas pengelasan 1 tes awal sebesar 65 meningkat pada siklus I sebesar 71,45 yang kemudian dilanjutkan dengan tindakan siklus II sebesar 77,71. Di kelas pengelasan 2 diperoleh hasil tes awal 65,38 meningkat pada siklus I menjadi 71,75 dan pada siklus II meningkat dengan hasil tes 77,5 . kelas pengelasan 3 tes awal diperoleh 69,64 meningkat pada siklus 2 sebesar 75,18 kemudian pada siklus II diperoleh hasil meningkat 81,07Secara kualitatif terjadi perubahan keaktifan dan perhatian siswa selama pelaksanaan tindakan yaitu meningkatnya keaktifan siswa dalam mengerjakan tugas-tugas, memupuk keberanian siswa dalam mengemukakan pendapat, serta terciptanya suatu kondisi proses pembelajaran yng menyenangkan bagi siswa SMK Negeri I Provinsi Sulawesi Selatan
PEMBERDAYAAN SISWA SMK MELALUI PELATIHAN PENERAPAN ALAT DETEKSI BANJIR BERBASIS IoT DI KAB. BULUKUMBA MELALUI PROGRAM KKN PPM Yasser A. Djawad; Hendra Jaya; Saliruddin; Supriadi
Jurnal MEKOM : Media Komunikasi Pendidikan Kejuruan Volume 6, Issue 2, Agustus 2019
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Target luaran yang akan dicapai adalah Meningkatkan kepedulian dan empati mahasiswa kepada permasalahan masyarakat yang berada di Desa Salemba, Kecamatan Ujung Loe, Kabupaten Bulukumba khususnya siswa SMKN 3 Bulukumba, sehingga terjadi perubahan perilaku mahasiswa dan siswa SMKN 3 Bulukumba dalam menyikapi pentingnya pelatihan sikap, keterampilan, danstrategi adaptasi dalam menghadapi bencana, yang nantinya dapat memberdayakan masyarakat secara pengetahuan, sehingga masyarakat justru akan menjadi lebih paham dan 2. terampil sigap dalam menghadapi bencana; 3. Mengatasi permasalahan yang dihadapi masyarakat di sekitar desa di Kecamatan Ujung Loe, Kabupaten Bulukumba melalui pelatihan sikap, keterampilan, danstrategi adaptasi dalam menghadapi bencana; 4. Mahasiswa memiliki kemampuan menyusun program dan mengimplementasikan program KKN-PPM dengan perencanaan yang terinci selama satu bulan; 5. Mahasiswa dapat berkolaborasi dengan Siswa SMKN 3 Bulukumba melalui program pelatihan. Berdasarkan capaian hasil pelaksanaan pelatihan dan sosialisasi mitigasi bencana di SMKN 3 Bulukumba, maka dapat disimpulkan sebagai berikut:1) Meningkatnya keterampilan dan pengetahuan siswa SMKN 3 Bulukumba terhadap pembuatan dan aplikasi teknologi informasi Deteksi banjir berbasis IoT; 2) meningkatnya kesadaran siswa SMKN 3Bulukumba akan menjaga lingkungan dari bahaya bencana banjir; 3) meningkatnya pengetahuan siswa SMKN 3 Bulukumba tentang sikap tanggap bencana.
PELATIHAN PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS STEM DI SMK UNTUK MENDUKUNG KEMAMPUAN LITERASI DAN NUMERASI Anita Candra Dewi; Chaerunnisa S. Lamasitudju; Hendra Jaya
Jurnal MEKOM : Media Komunikasi Pendidikan Kejuruan Volume 9, Issue 2, Agustus 2022
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran berbasis STEM dapat memfasilitasi siswa SMK bagaimana mereka dapat belajar secara bermakna. Kegiatan PkM ini dilakukan secara offline dengan metode ceramah, modeling, tanya jawab/diskusi, tugas proyek, dan presentasi. Metode Ceramah: Pembelajaran elektronika dasar dengan pendekatan teori-konseptual STEM. Pemodelan: Mempraktikkan proyek STEM yang dapat dibuat dalam pembelajaran elektronika dasar di SMK. Kegiatan PkM yang diikuti peserta dalam hal ini guru sangat antusias, berjalan lancar, dan dapat meningkatkan pemahaman literasi dan numerasi. Guru SMK dapat menjadikan pembelajaran STEM dalam konteks elektronika dasar sebagai alternatif pembelajaran khususnya mata pelajaran produktif di kelas. Program Kemitraan Masyarakat mampu menjadi solusi atas permasalahan yang dihadapi oleh guru SMK, bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat untuk tugas guru dan pengembangan karir (83,33%), Memperoleh tambahan atau pendalaman konsep di bidang kajian dan pengembangan modul (75 %), Strategi atau model yang digunakan dalam kegiatan ini selaras atau sesuai dengan tuntutan/harapan guru (83,33%), guru mampu menerima secara komprehensif dari materi yang telah disampaikan dalam kegiatan (66,67%) , guru mampu memahami STEM secara utuh (80%), Guru mampu menyelenggarakan pembelajaran produktif di sekolah dengan STEM (91,67%), dan kegiatan semacam ini perlu dilakukan secara berkala (95%).

Page 3 of 13 | Total Record : 121