cover
Contact Name
Reza Pratama
Contact Email
reza.pratama@bku.ac.id
Phone
+6281221673803
Journal Mail Official
journal@bku.ac.id
Editorial Address
Universitas Bhakti Kencana, Jl Soekarno Hatta 754, Bandung.
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Adiguna Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 30640083     DOI : https://doi.org/10.70410/japm
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Adiguna Pengabdian Masyarakat bertujuan untuk mempublikasikan hasil-hasil kegiatan pengabdian yang dilakukan oleh akademisi, praktisi, dan komunitas yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Fokus jurnal ini mencakup berbagai aspek pemberdayaan masyarakat yang relevan dengan upaya untuk mengatasi tantangan sosial, ekonomi, lingkungan, pendidikan, dan kesehatan di tingkat lokal, nasional, dan internasional. Fokus Jurnal: 1. Pemberdayaan Ekonomi: Kegiatan yang meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat melalui pelatihan kewirausahaan, pengembangan usaha kecil dan menengah (UKM), serta program pemberdayaan ekonomi lainnya. 2. Pendidikan dan Pelatihan: Program pengembangan kapasitas yang meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat, termasuk pendidikan non-formal, pendidikan keaksaraan, dan pelatihan teknologi informasi. 3. Kesehatan Masyarakat: Intervensi kesehatan yang bertujuan untuk meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan, pendidikan kesehatan, kampanye kesehatan masyarakat, serta program pencegahan penyakit. 4. Pengelolaan Lingkungan: Inisiatif yang berkaitan dengan pelestarian lingkungan, pengelolaan sumber daya alam, dan adaptasi terhadap perubahan iklim yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat. 5. Kebudayaan dan Pariwisata: Pelestarian dan promosi budaya lokal serta pengembangan pariwisata berbasis komunitas yang memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat setempat. Scope Jurnal: Jurnal ini menerima artikel-artikel yang mengkaji berbagai model, metode, dan praktik terbaik dalam pengabdian kepada masyarakat, termasuk tetapi tidak terbatas pada: - Kajian dampak dari program-program pengabdian terhadap kesejahteraan masyarakat. - Pengembangan metode baru dalam pengabdian kepada masyarakat. - Kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan organisasi masyarakat dalam pelaksanaan program pengabdian. - Evaluasi efektivitas pendekatan-pendekatan inovatif dalam pengabdian kepada masyarakat. - Studi kasus dari berbagai daerah dan komunitas yang berbeda, yang menawarkan wawasan tentang praktik terbaik dalam pengabdian. Dengan demikian, Jurnal Adiguna Pengabdian Masyarakat menjadi wadah untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman, serta mendorong pertukaran ide-ide yang dapat memperkuat upaya pengabdian kepada masyarakat di berbagai konteks.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 25 Documents
Edukasi Kulit Sehat Bebas Jerawat Bagi Remaja Pada Siswa SMK Muhammadiyah 4 Lamongan Susanti, Irma; Ayunda R, Dea; Karismatika, Jihan; Zoreta, Maria; Chandra, M Dicky
Jurnal Adiguna Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2025): Jurnal Adiguna Pengabdian Masyarakat Juli 2025
Publisher : Universitas Bhakti Kencana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70410/japm.v2i1.42

Abstract

Jerawat (Acne vulgariis) erupakan gangguan kulit yang sering terjadi pada remaja, terutama pada masa pubertas ketika aktivitas hormon androgen meningkat. Kondisi ini dapat menimbulkan berbagai dampak negatif, baik secara fisik maupun psikologis, seperti menurunnya rasa percaya diri hingga depresi. Berdasarkan survey awal, ditemukan bahwa banyak siswa di SMK Muhammadiyah 4 Lamongan mengalami jerawat namun kurang memahami penyebab dan cara penanganannya. Oleh karena itu, dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa mengenai jerawat, mulai dari jenis, penyebab, hingga langkah pencegahan dan pengobatannya. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode edukasi melalui sosialisasi yang melibatkan siswa SMK Muhammadiyah Lamongan. Tahapan kegiatan meliputi pemberian pre-test, penyampaian materi menggunakan media poster dan presentasi PowerPoint sesi tanya jawab, dan post-test. Hasil pre-test menunjukkan bahwa hanya 59,38% siswa yang memiliki pengetahuan baik mengenai jerawat. Setelah penyuluhan, seluruh siswa (100%) menunjukkan peningkatan pengetahuan ke kategori baik. Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan kulit efektif dalam meningkatkan pemahaman remaja mengenai jerawat.
Penyuluhan Dan Cek Kesehatan Gula Darah, Kolesterol, Asam Urat Terhadap Santri Dan Tenaga Pengajar Di Pondok Pesantren Khas Kempek, Cirebon Urwatul Wutsqa, Yusfia; Shaliha, Indah; Retno Sari, Dwi; Muhammad Fauzi, Fawwaz; Warnandi, Alif
Jurnal Adiguna Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2025): Jurnal Adiguna Pengabdian Masyarakat Juli 2025
Publisher : Universitas Bhakti Kencana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70410/japm.v2i1.44

Abstract

Pondok Pesantren KHAS Kempek, Cirebon, merupakan lingkungan pendidikan yang memiliki karakteristik gaya hidup santri dengan pola makan tinggi karbohidrat dan lemak serta aktivitas fisik yang terbatas, yang berpotensi meningkatkan risiko penyakit metabolik seperti diabetes, hiperkolesterolemia, dan hiperurisemia. Rendahnya akses terhadap layanan kesehatan serta minimnya pengetahuan santri dan tenaga pengajar mengenai gaya hidup sehat memperparah situasi tersebut. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman mereka terhadap pentingnya menjaga kadar gula darah, kolesterol, dan asam urat melalui penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan gratis. Metode pelaksanaan mencakup edukasi kesehatan berbasis ceramah interaktif serta pemeriksaan kadar GCU (glukosa, kolesterol, dan asam urat) menggunakan alat digital portabel. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa dari 50 peserta, mayoritas memiliki kadar GCU dalam rentang normal, meskipun ditemukan masih rendahnya pemahaman awal tentang penyakit metabolik. Respons peserta menunjukkan antusiasme tinggi dan peningkatan pengetahuan yang signifikan. Kegiatan ini membuktikan bahwa intervensi edukatif dan preventif di lingkungan pesantren dapat berperan penting dalam membentuk kesadaran kesehatan sejak dini, serta mendorong terbentuknya gaya hidup sehat di kalangan santri dan tenaga pengajar.
The Pemberdayaan Masyarakat Melalui Edukasi Pembuatan Lilin Aromaterapi Dari Minyak Jelantah Sebagai Upaya Penguatan Ekonomi Kreatif Berbasis Lingkungan Septiani, Nisa; Rahayu, Wati; Raudatul Janah, Nisa; Roni Rohmat, Asep
Jurnal Adiguna Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2025): Jurnal Adiguna Pengabdian Masyarakat Juli 2025
Publisher : Universitas Bhakti Kencana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70410/japm.v2i1.46

Abstract

Pengelolaan limbah, khususnya minyak jelantah, masih menjadi permasalahan lingkungan yang belum tertangani secara optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dirancang sebagai respons terhadap permasalahan tersebut, dengan tujuan mengubah limbah rumah tangga yang sering diabaikan menjadi produk bernilai ekonomis. Pembuangan minyak goreng bekas secara sembarangan berkontribusi pada pencemaran lingkungan dan risiko kesehatan, sementara potensi masyarakat dalam mengelola limbah ini secara produktif belum dimanfaatkan secara maksimal. Program ini bertujuan untuk mendidik dan melatih masyarakat melalui pendekatan ekonomi kreatif yang berkelanjutan. Salah satu bentuk inovasi yang dikenalkan adalah produksi lilin aromaterapi berbahan dasar minyak jelantah, sebagai solusi praktis dan ramah lingkungan. Kegiatan dilakukan melalui kampanye kesadaran, pelatihan teknis pembuatan lilin, serta pendampingan kewirausahaan. Sasaran utama program ini adalah ibu rumah tangga dan pelaku usaha mikro yang memiliki ketertarikan terhadap pengelolaan limbah dan pengembangan usaha kecil berbasis kerajinan. Hasil pelaksanaan menunjukkan tingginya keterlibatan peserta serta peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan mengolah minyak jelantah menjadi produk bernilai jual. Selain itu, peserta juga menunjukkan motivasi yang kuat untuk mengembangkan usaha mandiri yang berorientasi pada keberlanjutan lingkungan. Program ini berkontribusi pada penguatan kapasitas masyarakat dalam mendukung kemandirian ekonomi dan pengelolaan limbah berbasis kreativitas lokal.
Edukasi Perilaku “CERDIK” Untuk Pencegahan Penyakit Tidak Menular Pada Remaja SMA/ SMK Sederajat Di Wilayah Kabupaten Karawang Nurjanah, Uun; Syamsiah, Nita
Jurnal Adiguna Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2025): Jurnal Adiguna Pengabdian Masyarakat Juli 2025
Publisher : Universitas Bhakti Kencana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70410/japm.v2i1.48

Abstract

Remaja merupakan kelompok usia yang rentan terhadap pengaruh gaya hidup tidak sehat, yang dapat menjadi faktor risiko munculnya penyakit tidak menular di masa dewasa. Di wilayah Kabupaten Karawang, masih rendahnya pengetahuan remaja mengenai perilaku hidup sehat menjadi salah satu tantangan dalam upaya pencegahan penyakit tidak menular. Untuk menjawab permasalahan tersebut, dilakukan kegiatan edukasi berbasis perilaku sehat kepada siswa SMA/SMK sederajat sebagai mitra kegiatan. Tujuan dari program ini adalah meningkatkan pemahaman dan kesadaran remaja terhadap pentingnya pencegahan penyakit tidak menular melalui penerapan perilaku hidup sehat sehari-hari. Kegiatan dilaksanakan di 20 sekolah dengan jumlah peserta sebanyak 704 siswa. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan interaktif, diskusi kelompok, serta penyebaran media edukatif dalam bentuk leaflet dan poster. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk menilai peningkatan pengetahuan siswa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada skor pengetahuan peserta setelah mengikuti edukasi. Diskusi kelompok juga menunjukkan antusiasme siswa dalam memahami dan mengaitkan materi dengan kehidupan sehari-hari mereka. Simpulan dari kegiatan ini adalah bahwa edukasi perilaku hidup sehat terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman remaja mengenai pencegahan penyakit tidak menular. Program ini direkomendasikan untuk dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari promosi kesehatan di lingkungan sekolah.
Prosocial Communication Model Kunci Mandiri Tingkatkan Pengelolaan Sampah Organik Di Desa Panenjoan Kabupaten Bandung Kurniawati, Ratna Dian; Akbar H, Haiqal; Aryanti, Syativa; Rantika, Dewi; Apriliani, Fitri; Aulia, Nadya; Ajeng P, Rheyva
Jurnal Adiguna Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2025): Jurnal Adiguna Pengabdian Masyarakat Juli 2025
Publisher : Universitas Bhakti Kencana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70410/japm.v2i1.49

Abstract

Pengelolaan sampah rumah tangga sangat penting untuk menjaga kebersihan lingkungan, mencegah pencemaran, dan melindungi kesehatan keluarga. Sampah yang tidak dikelola dengan baik dapat menjadi sumber penyakit, menimbulkan bau tidak sedap, serta mencemari air dan tanah di sekitar tempat tinggal. Setiap rumah tangga perlu memilah sampah berdasarkan jenisnya yaitu seperti organik, anorganik, dan B3 (bahan berbahaya dan beracun) serta membuangnya di tempat yang sesuai. Kebiasaan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dan mendaur ulang barang bekas juga dapat membantu mengurangi volume sampah. Dengan pengelolaan sampah yang baik, lingkungan menjadi lebih bersih, sehat, dan nyaman untuk ditinggali. Pengabdian masyarakat dapat mengatasi permasalahan sampah di lingkungan dan menjadi kebiasaan baru bagi kader dalam pengolahan sampah organik rumah tangganya
Makanan Sehat Makanan Sehat, Anak Cerdas: Upaya Promosi Gizi Seimbang Dilingkungan Sekolah Dasar Maria Ulfah Jamil; Asep Mulyana; Birry Assidiqy; Fitriani Mardiana; Novianti Rizki Amalia
Jurnal Adiguna Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2026): Jurnal Adiguna Pengabdian Masyarakat Januari 2026
Publisher : Universitas Bhakti Kencana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70410/japm.v2i2.45

Abstract

Permasalahan gizi pada anak usia sekolah dasar masih menjadi isu kesehatan masyarakat yang perlu mendapat perhatian serius. Perubahan pola makan, tingginya konsumsi makanan cepat saji, jajanan tinggi gula, garam, dan lemak, serta rendahnya konsumsi sayur dan buah menjadi faktor utama yang berkontribusi terhadap masalah gizi pada anak. Kondisi ini diperparah dengan kurangnya pengetahuan anak mengenai pentingnya gizi seimbang, yang berdampak pada pertumbuhan fisik, daya tahan tubuh, konsentrasi belajar, serta prestasi akademik. Oleh karena itu, diperlukan upaya promotif dan preventif melalui kegiatan edukasi sejak usia dini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa sekolah dasar mengenai pentingnya konsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan interaktif, permainan edukatif, serta pembagian media cetak bergambar yang menarik dan mudah dipahami oleh anak-anak. Sasaran kegiatan ini adalah siswa kelas 4 dan 5 di salah satu sekolah dasar di wilayah setempat. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa terhadap konsep makanan sehat, jenis-jenis makanan bergizi, serta pentingnya sarapan dan pola makan teratur. Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kebiasaan makan sehat sejak dini serta mendukung terciptanya generasi yang sehat, aktif, dan cerdas.
Kriya Mekar: Inovasi Produk Lokal Kriya Bambu Untuk Meningkatkan Minat Generasi Muda Desa Mekarsari, Kecamatan Selaawi, Kabupaten Garut Wati Rahayu; Nisa Raudatul janah; Nisa Septiani; Yana Mulyana
Jurnal Adiguna Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2026): Jurnal Adiguna Pengabdian Masyarakat Januari 2026
Publisher : Universitas Bhakti Kencana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70410/japm.v2i2.47

Abstract

Kriya bambu moderen adalah salah satu kerajinan yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Selain ramah lingkungan, berbagai manfaat dapat dirasakan oleh para pengguna kerajinan ini. Berbagai inovasi kerajinan telah dikembangkan dalam rangka meningkatkan minat masyarakat terhadap kriya bambu. Namun, kurang populernya hasil kerajinan bambu modern di tengah Masyarakat menjadi salah satu penyebab turunnya minat Masyarakat terhadap kerajinan ini. Indonesia yang didominasi oleh penduduk usia produktif, kurang familiar dengan alat-alat rumahtangga tradisional terutama yang terbuat dari bambu. Mereka lebih cenderung menyukai peralatan modern yang dianggap lebih praktis. Penurunan minat terhadap kriya bambu berpengaruh secara signifikan terhadap penurunan pendapatan para pengrajin bambu. Untuk meningkatkan minat dan daya saing kerajinan bambu, dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Mekarsari, Kecamatan Selaawi, Kabupaten Garut dengan harapan mampu meningkatkan pengetahuan para pengrajin bambu tentang cara pemesaran modern melalui sosial media serta meningkatkan keperdulian generasi muda terhadap kerajinan bambu (Kriya Bambu).Tujuan program ini adalah untuk melatih para pengrajin bambu agar mampu memaksimalkan peggunanan media sosial yang sudah dimiliki agar dapat digunakan sebagai salah satu media pemasaran yang efektif. Pelatihan digital marketing berupa pelatihan membuat akun media sosial, cara melakukan foto produk, pemasaran efektif dan cara membuat konten menjadi focus materi yang diberikan pada para pengrajin. Selain itu dilakukan pendampingan digital marketing yang berkelanjutan dengan selalu melakukan evaluasi. Peningkatan minat generasi muda terhadap kriya bambu modern dapat dilihat dari peningkatan daya jual pengrajin bambu. Berdasarkan evaluasi yang dilakukan. Didapatkan hasil bahwa pasar para pengrajin bambu semakin meluas. Kebanyakan pembeli berasal dari kalangan genersi muda.
Pengabdian Masyarakat Dalam Upaya Pencegahan Hipertensi Melalui Edukasi Dan Pemeriksaan Tekanan Darah Di Desa Citaman Yani Mulyani; Abdul Mulki Irpani; Garnadi Jafar; M Isroni Jaya; Novaliana Devianti Sagita; Idar Idar
Jurnal Adiguna Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2026): Jurnal Adiguna Pengabdian Masyarakat Januari 2026
Publisher : Universitas Bhakti Kencana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70410/japm.v2i2.62

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular dengan prevalensi tinggi di Indonesia dan menjadi faktor risiko utama penyakit kardiovaskular. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat Desa Citaman mengenai pencegahan hipertensi serta melakukan pemeriksaan kesehatan sederhana. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 23 Agustus 2025 dengan melibatkan enam dosen dan 20 mahasiswa Universitas Bhakti Kencana, serta diikuti oleh 39 responden dewasa. Edukasi dilakukan melalui ceramah interaktif, diskusi, dan simulasi, kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan tekanan darah dan indeks massa tubuh (IMT). Hasil pemeriksaan menunjukkan 69,2% responden mengalami hipertensi (tahap 1 dan 2), sementara 30,8% termasuk obesitas dan 25,6% overweight. Dari sisi pola hidup, 33,3% responden mengonsumsi gorengan setiap hari, 41% masih mengonsumsi junk food, dan hanya 23,1% yang rutin makan sayur dan buah. Selain itu, 28,2% responden tidak pernah berolahraga dan 33,3% masih aktif merokok. Meskipun demikian, mayoritas responden sudah memahami faktor risiko hipertensi dan komplikasinya, walaupun masih terdapat sebagian kecil miskonsepsi. Kegiatan ini berdampak positif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pola hidup sehat, deteksi dini, dan pemeriksaan tekanan darah secara rutin sebagai langkah pencegahan hipertensi.    
Pemanfaatan Bioaktivator Berbasis Limbah Organik Untuk Mendukung Pertanian Berkelanjutan Di KWT Sri Rejeki Nur Mahdi; Deni Setiawan; Samsul Hadi; Nashrul Wathan; Nurul Mardiati; Lukman Mahdi; Nadia Nurul Aulia; Siti Najwa; Siti Talitha Nur Ihsana
Jurnal Adiguna Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2026): Jurnal Adiguna Pengabdian Masyarakat Januari 2026
Publisher : Universitas Bhakti Kencana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70410/japm.v2i2.83

Abstract

Pemanfaatan bioaktivator berbasis limbah organik untuk mendukung pertanian berkelanjutan pada Kelompok Wanita Tani (KWT) Sri Rejeki penting untuk dilakukan. Permasalahan utama yang diangkat adalah penumpukan limbah organik yang sering kali belum dimanfaatkan secara optimal, padahal berpotensi diolah menjadi input pertanian yang bernilai. Tujuan kegiatan ini adalah mengembangkan serta menerapkan bioaktivator dari limbah organik sebagai alternatif ramah lingkungan pengganti pupuk kimia, sehingga dapat meningkatkan kesuburan tanah dan produktivitas tanaman. Metode yang digunakan meliputi pengumpulan serta pengolahan limbah organik menjadi bioaktivator melalui proses fermentasi mikroba, kemudian diaplikasikan dalam kegiatan budidaya di KWT Sri Rejeki. Data penelitian diperoleh melalui observasi, pengukuran kualitas tanah, serta evaluasi pertumbuhan tanaman sebelum dan sesudah penggunaan bioaktivator. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa bioaktivator berbasis limbah organik mampu memperbaiki struktur tanah, meningkatkan ketersediaan unsur hara, serta mendukung peningkatan hasil panen. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa bioaktivator limbah organik merupakan solusi praktis dan bermanfaat bagi kelompok tani masyarakat dalam mewujudkan keberlanjutan pertanian jangka panjang
Pelatihan Parameter Tes Fisik Bagi Pelatih Pencak Silat Di Kabupaten Karawang Deden Akbar Izzuddin; Fahmi Fadhiil; Mochamad Derry Prasaja; Sandi Prayudho; Miftahudin Sigit
Jurnal Adiguna Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2026): Jurnal Adiguna Pengabdian Masyarakat Januari 2026
Publisher : Universitas Bhakti Kencana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70410/japm.v2i2.85

Abstract

Kurangnya standarisasi dalam pengukuran kondisi fisik atlet menjadi kendala utama bagi pelatih pencak silat di Kabupaten Karawang dalam memantau perkembangan prestasi secara objektif. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan pemahaman para pelatih mengenai parameter tes fisik yang valid dan reliabel. Metode yang diterapkan meliputi pemberian materi teori prosedur tes, demonstrasi penggunaan instrumen ukur, serta simulasi praktik pengambilan data lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kemampuan teknis pelatih dalam melaksanakan tes kelincahan, kekuatan, dan daya tahan yang sesuai dengan karakteristik cabang olahraga pencak silat. Berdasarkan hasil evaluasi, para pelatih kini mampu menyusun profil fisik atlet secara mandiri berbasis data akurat. Simpulan dari kegiatan ini adalah pelatihan parameter tes efektif dalam membekali pelatih dengan instrumen evaluasi yang terstandar untuk mendukung pembinaan prestasi atlet pencak silat di Kabupaten Karawang.

Page 2 of 3 | Total Record : 25