cover
Contact Name
Muh. Zainul Arifin
Contact Email
rumahjurnal25@gmail.com
Phone
+6285378329037
Journal Mail Official
rumahjurnal25@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tanjung Barangan, Lorong Barangan 6 Bukit Baru Palembang Jalan Tanjung Barangan, Lorong Barangan 6 Bukit Baru Palembang
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Journal of multidisipline and Equality
ISSN : 30475589     EISSN : 30471087     DOI : https://doi.org/10.70656/jme/
Journal of multidisipline and Equality is a scientific publication to disseminate information on all research results to lecturers, students, and related institutions, especially in Indonesia, leading to an increase in Indonesia Human Development Index. subject area Economic, Human Development, Behavioral Sciences, Education, Legal, Etc
Articles 34 Documents
ANALISIS PRODUKTIVITAS DAN PENDAPATAN USAHATANI TEMBAKAU VIRGINIA DI KECAMATAN SAKRA KABUPATEN LOMBOK TIMUR Agustina Ayu Wardani; Taslim Sjah; Hayati
Journal of Multidiscipline and Equality Vol. 3 No. 1 (2026): Journal of Multidiscipline and Equality
Publisher : CV. Cendekiawan Muda Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70656/jme.v3i1.753

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur biaya produksi, produktivitas, serta penerimaan dan pendapatan usahatani tembakau Virginia di Kecamatan Sakra, Kabupaten Lombok Timur. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan survei terhadap pelaku usahatani tembakau Virginia dengan pengumpulan data melalui wawancara dan observasi lapangan. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif menggunakan analisis biaya, penerimaan, pendapatan, dan produktivitas usahatani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur biaya produksi usahatani tembakau Virginia terdiri atas biaya tetap dan biaya variabel, dengan proporsi biaya terbesar berasal dari biaya variabel yang meliputi tenaga kerja, pupuk, pestisida, dan biaya operasional lainnya. Produktivitas usahatani tembakau Virginia mencapai 994,39 Kg/Ha per musim tanam. Rata-rata penerimaan yang diperoleh petani sebesar Rp. 34.969.328/Ha per musim tanam, dengan total biaya produksi sebesar Rp. 25.628.141/Ha sehingga menghasilkan pendapatan bersih sebesar Rp. 9.341.187/Ha per musim tanam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usahatani tembakau Virginia masih layak dan menguntungkan untuk diusahakan serta memiliki peran penting dalam meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan rumah tangga petani. Besarnya pendapatan dipengaruhi oleh tingkat produktivitas, harga jual tembakau, dan efisiensi penggunaan faktor produksi. Oleh karena itu, peningkatan efisiensi biaya operasional dan optimalisasi penggunaan sarana produksi perlu dilakukan untuk mendukung keberlanjutan dan daya saing usahatani tembakau Virginia di Kabupaten Lombok Timur.
PERSEPSI PETANI UBI KAYU TERHADAP PENGEMBANGAN KEMITRAAN AGRIBISNIS DENGAN INDUSTRI TAPIOKA DI LAHAN KERING LOMBOK TENGAH Muh. Hayatullah; Taslim Sjah; Hayati
Journal of Multidiscipline and Equality Vol. 3 No. 1 (2026): Journal of Multidiscipline and Equality
Publisher : CV. Cendekiawan Muda Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70656/jme.v3i1.755

Abstract

Pengembangan kemitraan agribisnis antara petani ubi kayu dan industri tapioka merupakan salah satu strategi utama dalam meningkatkan pendapatan petani lahan kering sekaligus menjamin keberlanjutan pasokan bahan baku industri. Persepsi petani sebagai konstruk psikososial memainkan peran determinatif terhadap keberhasilan atau kegagalan program kemitraan. Artikel ini menyajikan tinjauan literatur sistematis beserta kerangka konseptual mengenai faktor-faktor pembentuk persepsi petani ubi kayu terhadap kemitraan agribisnis dengan industri tapioka, dengan fokus pada konteks lahan kering di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Penelusuran dilakukan melalui basis data Scopus, Web of Science, Google Scholar, dan SINTA dengan kriteria publikasi 2019–2025. Dari 87 artikel yang teridentifikasi, sebanyak 24 memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis secara tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa persepsi petani dibentuk oleh tiga kelompok faktor yang saling berinteraksi: (1) faktor internal berupa karakteristik sosial-ekonomi petani—usia, tingkat pendidikan, pengalaman usahatani, luas lahan, dan akses permodalan; (2) faktor eksternal-kelembagaan mencakup akses informasi, intensitas penyuluhan, keaktifan kelompok tani, serta pengalaman kemitraan sebelumnya; dan (3) atribut kemitraan yang meliputi transparansi harga, kepastian pasar, mekanisme pembagian risiko, dan dukungan teknis. Kepercayaan (trust) teridentifikasi sebagai mediator kritis yang mengintegrasikan ketiga kelompok faktor tersebut terhadap persepsi akhir petani. Pengembangan kemitraan ubi kayu–tapioka yang efektif di lahan kering memerlukan pendekatan multidimensi yang mencakup penguatan kapasitas petani, desain kontrak yang adil dan transparan, serta dukungan kelembagaan yang sistemik.
Efektivitas Media Sosial dan Influencer Marketing dalam Meningkatkan Brand Awareness Perbankan Syariah pada Generasi Milenial Dien Annastya Putri; Rudi Aryanto; Citra Pertiwi; Ulil Amri; Ria Agustina
Journal of Multidiscipline and Equality Vol. 3 No. 1 (2026): Journal of Multidiscipline and Equality
Publisher : CV. Cendekiawan Muda Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70656/jme.v3i1.805

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh media sosial dan influencer dalam meningkatkan brand awareness perbankan syariah di kalangan milenial. Latar belakang penelitian didasarkan pada pentingnya strategi pemasaran digital dalam menjangkau generasi muda agar lebih mengenal produk perbankan syariah. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan survei terhadap 110 mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Raden Fatah Palembang yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis dengan regresi linier berganda menggunakan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial dan influencer berpengaruh positif dan signifikan baik secara parsial maupun simultan terhadap brand awareness. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,573 mengindikasikan bahwa kedua variabel mampu menjelaskan 57,3% variasi brand awareness, sedangkan 42,7% dipengaruhi faktor lain. Dengan demikian, optimalisasi media sosial dan kolaborasi dengan influencer terbukti efektif sebagai strategi peningkatan kesadaran merek perbankan syariah di kalangan milenial.
PERKEMBANGAN INDUSTRI HALAL DI DUNIA DALAM MENGHADAPI DINAMIKA EKONOMI GLOBAL: PELUANG, TANTANGAN, DAN STRATEGI PENGEMBANGAN BAGI INDONESIA Rachmania; Irham Falahudin
Journal of Multidiscipline and Equality Vol. 3 No. 1 (2026): Journal of Multidiscipline and Equality
Publisher : CV. Cendekiawan Muda Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70656/jme.v3i1.818

Abstract

Pertumbuhan populasi Muslim global, meningkatnya kesadaran terhadap produk halal, digitalisasi ekonomi, serta berkembangnya sistem keuangan syariah menjadikan industri halal sebagai salah satu motor penggerak ekonomi global. Namun adanya tantangan berupa inflasi global, konflik geopolitik, disrupsi rantai pasok, perubahan iklim, proteksionisme perdagangan, serta percepatan transformasi digital. Penelitian ini bertujuan menganalisis perkembangan industri halal dunia terkini serta mengkaji pengaruh isu ekonomi global terhadap keberlanjutan industri halal. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Systematic Literature Review (SLR) melalui analisis berbagai jurnal internasional, laporan lembaga internasional, dan dokumen kebijakan yang dipublikasikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa industri halal tidak lagi terbatas pada sektor pangan, melainkan telah berkembang ke sektor keuangan syariah, farmasi, kosmetik, fesyen muslim, pariwisata halal, media digital, hingga teknologi blockchain dalam sistem sertifikasi halal. Di sisi lain, tekanan ekonomi global mendorong perubahan strategi bisnis menuju digitalisasi, diversifikasi rantai pasok, peningkatan keberlanjutan (sustainability), dan penguatan kolaborasi internasional. Indonesia memiliki peluang besar menjadi pusat industri halal dunia melalui optimalisasi sertifikasi halal, penguatan UMKM halal, pengembangan kawasan industri halal, serta integrasi ekonomi digital syariah. Penelitian ini memberikan rekomendasi kebijakan bagi pemerintah dan pelaku industri dalam memperkuat daya saing industri halal di tengah dinamika ekonomi global. Industri Halal, Ekonomi Islam, Keuangan Syariah, Ekonomi Global, Digitalisasi, ESG, Indonesia.

Page 4 of 4 | Total Record : 34