cover
Contact Name
Socio Religia
Contact Email
Socio Religia
Phone
-
Journal Mail Official
luthfisalim@radenintan.ac.id
Editorial Address
https://ejournal.radenintan.ac.id/index.php/sr/about/editorialTeam
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Socio Religia
ISSN : 27152065     EISSN : 30470919     DOI : -
Jurnal Socio Religia invites scientists, researchers, and students to contribute their research related to the fields of sociology of religion, such as religious society, multicultural society, Conflict, gender, social development, family and relationship, democracy, social movement, urban and rural society, Pesantren Sociology, social psychology and interfaith social relations either textual or field research with a social perspective, especially in theoretical framework of sociology of religion
Articles 59 Documents
Gerakan Komunitas Gajahlah Kebersihan Dalam Sistem Pengelolaan Sampah Di Pulau Pasaran, Teluk Betung Timur, Kota Bandar Lampung Zarkasi, Ahmad; Setiawati, Susi; Sari, Putri Winda
Socio Religia Vol. 5 No. 1 (2024): Socio Religia
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/sr.v5i1.23203

Abstract

Permasalahan sosial yang ada dilingkungan masyarakat merupakan suatu hal yang perlu diperhatikan terlebih mengenai persoalan sampah didarat maupun di perairan. Lingkungan yang tercemar jika tidak ditangani dapat mengganggu keberlangsungan hidup baik mencakup makhluk hidup seperti tumbuh-tumbuhan, hewan maupun makhluk hidup lainnya yang berada dilingkungan tersebut. Oleh karena itu, peran dari lembaga-lembaga yang berfokus pada permasalahan isu sampah khususnya isu sampah laut atau pesisir semakin penting dalam memberikan edukasi serta arahan dalam pengelolaan sampah yang baik kepada masyarakat untuk bersama-sama menanggulangi masalah sampah dilingkungan masyarakat. Dalam penelitian ini, pengelolaan sampah yang dimaksud adalah pengelolaan sampah yang diakukan oleh Komunitas Gajahlah Kebersihan diPulau Pasaran dengan menggunakan cara edukasi dan pengetahuan seputar sampah kepada masyarakat yang bertujuan untuk mengurangi sampah-sampah yang ada dilingkungan baik didarat maupun dilaut. Berdasarkan permasalahan tersebut, penulis merumuskan beberapa rumusan masalah adalah yang pertama, bagaimana sistem pengelolaan sampah komunitas gajahlah kebersihan diPulau Pasaran. Kedua,  Komunitas Gajahlah Kebersihan dalam memberikan edukasi kepada masyarakat Pulau Pasaran. Sedangkan tujuan dari penelitian ini adalah agar mengertahui sistem pengelolaan sampah yang dilakukan oleh komunitas gajahlah kebersihan di pulau pasaran dan untuk membantu serta menyadarkan masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan khususnya di sekitar pantai, laut maupun pulau guna keberlangsungan hidup maupun ekosistem lainnya.Metode penelitian dalam skripsi adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan jenispenelitian lapangan (field research). Adapun sifat dari penelitian ini adalah Deskriptif yaitu penulis akan mendeskripsikan data temuan lapangan. Sumber data dalam penelitian ini menggunakan data primer dan data skunder. Informan dalam penelitian ini adalah purposive sampling yang merupakan teknik pengambilan sampel sumber data dengan pertimbangan tertentu. Metode pengumpulan data berupa observasi dimana dalam penelitian ini menggunakan observasi non partisipan yaitu peneliti tidak turun ambil dalam kehidupan yang diobservasi melainkan hanya menjadi pengamatan. Kedua, wawancara yang dimana alam wawancara yang digunakan kepada informan menggunakan wawancara terstruktur yang artinya menggunakan pedoman wawancara yang telah tersusun secara sitematis dan dokumentasi yang didapatkan dari program kegiatan Gajahlah Kebersihan serta Masyarakat Pulau Pasaran. Teori yang digunakan untuk menganalisis dalam penelitian ini adalah teori gerakan sosial dalam bentuk gerakan lingkungan.            Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran dari komunitas gajahlah kebersihan dalam pengelolaan sampah di lingkungan masyarakat pulau pasaran dapat dilihat pada dampak positif yang dihasilkan. Pertama, komunitas dalam pengelolaan sampah di pulau pasaran melalui program dari pasaran wawai, rumah inovasi daur ulang, dan sea mama melalui kegiatan pengurangan sampah meliputi Pengumpulan (Reduce), Pengolahan (Reuse), dan Daur Ulang (Recycle). Kedua, komunitas gajahlah kebersihan dalam memberikan edukasi kepada masyarakat agar dapat lebih peduli terhadap lingkungan untuk kehidupan makhluk yang tinggal melalui program edukasi workshop, pemberdayaan masyarakat, dan eco-eduwisata.
Islamic Ethics and Self-Development: Communitarian, Individualist and Pietistic Perspectives Belhaj, Abdessamad
Socio Religia Vol. 5 No. 2 (2024): Socio Religia
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/sr.v5i2.23860

Abstract

Islamic self-help literature is one of the most widely read and widespread literature among Muslims today. However, an in-depth study of Islamic self-help discourse, the producers of this literature, and the context in which it emerged is still very limited. This literature plays an important role in how Islamic ethics is understood and practiced, although its influence has still not been adequately researched. This article seeks to fill this gap by exploring three widely circulated discourses of Islamic self-help, namely the works of al-Hāshimī, Ayad, and al-ʻArīfī. This research aims to: (1) analyze the structure and coherence of these discourses, and (2) understand their role in bridging Islamic ethics with global ethics. The study identifies three main discourses: deontological-communitarian, holistic-individualistic, and global-pietistic, based on the work of three authors who have received international attention, particularly in the West. The results show that Islamic ethics explicitly interact with global ethics, both in theory about the self (autonomy, the search for happiness, harmony of body and mind, pleasure, etc.) and in practice (management, socio-political activities, sports, etc.). These findings underscore the importance of reading Islamic ethics in an ever-evolving modern context. Although based on a limited sample of texts, the study provides relevant preliminary insights to expand the study of Islamic ethics in other areas, such as business and bioethics.
Menghadapi Ghazwul Fikri: Bagaimana Budaya Populer Menjadi Tantangan Bagi Keyakinan Islam Di Era Digital Zulyatina, Riza Natania; Munadziroh, Amilah; Salsabila, Aisyah Naurah
Socio Religia Vol. 5 No. 2 (2024): Socio Religia
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/sr.v5i2.24944

Abstract

Di era digital saat ini, Ghazwul Fikri yang semakin intensif melalui budaya populer menjadi tantangan serius bagi keimanan Gen Z Muslim. Dengan maraknya penggunaan media sosial, generasi muda semakin terpapar konten-konten yang mempromosikan nilai-nilai sekuler. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana Gen Z Muslim menyadari adanya fenomena Ghazwul Fikri serta dampaknya terhadap keyakinan dan keimanan mereka, khususnya dalam konteks budaya populer seperti fun, food, dan fashion.  Penelitian ini juga bertujuan untuk memahami sejauh mana Ghazwul fikri tersebar di kalangan Gen Z Muslim, bagaimana respons mereka dalam menghadapi tantangan ini, serta langkah-langkah yang diambil untuk menjaga keimanan mereka di tengah gempuran budaya populer. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan menggunakan teknik pengumpulan data wawancara dan studi literatur. Kemudian, analisis data yang menggunakan teknik analisis tematik. Berdasarkan penelitian, diketahui bahwa Gen Z Muslim sudah mulai terpapar oleh pengaruh Ghazwul Fikri melalui budaya populer yang tersebar luas di media sosial. Meskipun sebagian belum menyadarinya, hal ini berpotensi melemahkan keyakinan dan keimanan mereka secara signifikan. Jika tidak diatasi, dampaknya bisa sangat serius bagi generasi mendatang, salah satunya seperti hilangnya kebanggaan menjadi muslim. Dengan begitu, penelitian ini menegaskan pentingnya kesadaran dan langkah preventif dari Gen Z Muslim untuk menjaga identitas dan keimanan mereka.
Transformasi Nilai Religius di Era Digital: Analisis Literatur Berdasarkan Tujuan Hifz al-‘Aql Syamraeni, Syamraeni; Sholichah, Hidayatus; Al fajar, Adam Hafidz
Socio Religia Vol. 5 No. 2 (2024): Socio Religia
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/sr.v5i2.25552

Abstract

Penelitian bertujuan untuk memahami proses digitalisasi yang mempengaruhi nilai-nilai keagamaan serta bagaimana prinsip Hifz al-'Aql dapat digunakan untuk menjaga akal dari pengaruh negatif digital. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kajian literatur. Proses pengumpulan data dilakukan melalui penelusuran sistematis terhadap jurnal, artikel akademik, dan sumber literatur lainnya yang relevan. Data yang dikumpulkan dianalisis secara tematik untuk mengidentifikasi pola, tren, dan kekeliruan dalam literatur terkait digitalisasi nilai-nilai keagamaan. Tahapan penelitian meliputi seleksi literatur berdasarkan relevansi, reduksi data untuk mengetahui informasi, dan penyajian data dalam tema-tema utama. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa era digital memiliki dampak signifikan terhadap transformasi nilai keagamaan, yang diterapkan melalui prinsip Hifz al-'Aql dari Maqasid Syariah . Teknologi digital mempermudah akses informasi keagamaan yang lebih luas dan membuka peluang untuk belajar serta beribadah tanpa batas geografis. Namun, digitalisasi juga menimbulkan tantangan berupa distorsi ajaran, penyebaran informasi yang tidak valid, dan kecenderungan penafsiran agama yang lebih individualistik. Prinsip Hifz al-'Aql berperan penting dalam melindungi akal dari informasi manipulatif yang dapat merusak nilai etis dan keagamaan, sekaligus menjadi landasan pengembangan literasi digital berbasis nilai keagamaan. Literasi ini membantu individu memverifikasi informasi, membedakan ajaran yang sahih, dan memanfaatkan teknologi secara etis untuk mendukung aktivitas keagamaan. Penelitian ini mencatat keterbatasan pada pendekatan literatur tanpa data lapangan yang mendalam, sehingga direkomendasikan penelitian empiris dan lintas agama untuk memahami dampak digitalisasi terhadap nilai-nilai keagamaan dalam berbagai tradisi budaya dan spiritual. Prinsip integrasi Hifz al-'Aql menawarkan panduan bijaksana bagi individu dan komunitas keagamaan dalam menghadapi era digital, menjaga integritas nilai-nilai keagamaan, dan memanfaatkan teknologi untuk memperkuat kehidupan beragama.
Building Community Resilience Through the Preservation of Fitrah and Strengthening Socio-Spiritual Family Integration: A Sufi Perspective Derosi Zakiyah, Ade Rosi Siti Zakiah; Muhammad Nasiruddin, Muhammad Nasiruddin; Abdul Rohman, Abdul Rohman
Socio Religia Vol. 6 No. 2 (2025): Socio Religia
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/fp5k8g48

Abstract

Community resilience has become an important issue in facing various social, economic, and cultural challenges in the modern era. This paper aims to analyze how the perspective of Sufism can contribute to efforts to build community resilience through two main approaches: the preservation of human fitrah (innate nature) and the strengthening of socio-spiritual family bonds. This study is based on the understanding that humans possess a sacred and noble fitrah, but it is often uprooted from its natural state due to various negative influences. The preservation and restoration of humans to their fitrah are believed to be crucial foundations for strengthening community resilience. Additionally, the family, as the smallest unit in society, also plays a strategic role in building resilience, especially through strengthening social and spiritual bonds among family members. This research uses a literature review approach to analyze Sufi concepts related to the preservation of human fitrah and the strengthening of socio-spiritual family integration. Sufi anthropological theory and socio-spiritual Sufi theory are used as conceptual frameworks in analyzing the data. The study results indicate that the Sufi perspective offers a holistic paradigm in understanding humans and families, placing spiritual aspects as the foundation for strengthening the social dimension. Through the preservation of fitrah and the strengthening of socio-spiritual family bonds, it is hoped that a more resilient, harmonious, and spiritually-oriented society can be fostered. 
The Veil in Islamic Ethics: Revisiting the Muslim Authoritative Sources on Modesty Belhaj, Abdessamad
Socio Religia Vol. 6 No. 2 (2025): Socio Religia
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/epzmv187

Abstract

This article discusses the headscarf in Muslim ethics, revisiting the Quran and hadith on modesty. By analyzing the veil in its discursive, social, and cultural manifestations, this article contributes to the historical sociology of Islamic norms and provides a diachronic understanding of Islamic modesty. We pay particular attention to how the laws of precaution and the intolerant minority contribute to the gradual establishment of a religious norm. We are particularly interested in how Islamic ethics evolved in response to the issues of changing societies and how a powerful and morally inflexible minority responds to these developments by pressuring the majority of society to become more conservative.
Komunitas Peduli Yatim Sebagai Agen Sosial: Upaya Menumbuhkan Kepedulian Masyarakat Terhadap Anak Yatim Leona Azzahra , Firda Akmal; Suhandi; Reza, Faisal Adnan
Socio Religia Vol. 6 No. 2 (2025): Socio Religia
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/abe35h87

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai peran Komunitas Peduli Yatim dalam membentuk kepedulian sosial masyarakat terhadap anak yatim, di Desa Sukadana Tengah, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Lampung Timur. Tujuan dari penelitian ini adalah peran mengetahui apa saja yang dilakukan dan dampak dari adanya peran tersebut. Penelitian ini menggunakan penelitian lapangan atau penelitian lapangan dengan menggunakan metode kualitatif serta teknik yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dokumentasi. Informan meliputi Struktur kepengurusan Komunitas dan Masyarakat beserta anak yatim yang terdampak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran yang dilakukan meliputi: proses penggalangan dana dari masyarakat dengan sistem bola door to door , sistem setiap malam jumat rutinan, sistem ditarik setiap sebulan sekali, sistem kegiatan bulanan Komunitas Peduli Yatim. Dan memberikan bantuan berupa uang saku, memberikan bantuan berupa tabungan pendidikan, memberikan bantuan berupa kambing. Dan memberikan penguatan iman yaitu penguatan iman yang diberikan setiap sebulan sekali, penguatan iman yang diberikan bantuan setiap setahun sekali, penguatan iman yang berisi tentang bacaan tahlil, penguatan iman yang berisi tentang istighosah, penguatan iman bagi anak yatim melalui bimbingan spiritual. Dampak dari adanya suatu peranan tersebut antara lain: perubahan dengan adanya bantuan uang saku, perubahan dengan adanya bantuan tabungan pendidikan, perubahan dengan adanya bantuan berupa kambing, perubahan dengan adanya penguatan iman, bimbingan spiritual. Kata Kunci: Peran, Kepedulian Sosial Masyarakat, Anak Yatim 
Penanaman Nilai Religius dan Perilaku Sosial Anggota Polri Melalui Kegiatan Binrohtal, E-Rohani dan E-Mental: Kontribusi terhadap Pembangunan Masyarakat Muslim di Indonesia Nur Maulidya, Erine
Socio Religia Vol. 6 No. 2 (2025): Socio Religia
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/tm409x32

Abstract

Abstrak Profesi polisi memiliki tingkat stres yang tinggi meskipun telah mendapatkan pelatihan mental dan fisik sejak proses rekrutmen hingga penugasan. Namun, sebagai manusia biasa, anggota Polri tetap membutuhkan perawatan mental dan spiritual yang teratur. Penelitian ini bertujuan menganalisis penanaman nilai religius melalui bimbingan rohani dan mental serta implementasi aplikasi E-Rohani dan E-Mental bagi anggota Polri di Polda Lampung. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologi dan teori Glock and Stark. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan Binrohtal berhasil memotivasi ketaatan ibadah anggota Polri dan berperan sebagai alat spiritual dalam mengatasi stres kerja. Evaluasi menggunakan aplikasi E-Rohani dan E-Mental menunjukkan hasil positif dengan ujian setiap enam bulan.  Bimbingan ini juga mempengaruhi perilaku sosial anggota Polri yang dipengaruhi oleh kepribadian masing-masing dan memberikan kontribusi terhadap pembangunan masyarakat Muslim yang lebih baik di Indonesia. Kata Kunci: Penanaman Nilai, Religius, Pembinaan rohani dan mental ABSTRAK The police profession has a high level of stress despite receiving mental and physical training from the recruitment process toassignment. However, as human beings, police officers still require regular mental and spiritual care. This study aims to analyze the inculcation of religious values through spiritual and mental guidance and the implementation of the E-Rohani and E-Mental applications for police officers at Polda Lampung. The research employs a descriptive  qualitative method with a phenomenological approach and the Glock and Stark theory. The findings reveal that the Binrohtal program successfully motivates police officers' obedience in worship and serves as a spiritual tool to cope with work-related stress. Evaluations using the E-Rohani and E-Mental applications show positive results  through assessments conducted every six months. This guidance also influences the social behavior of police officers, which is shaped by individual personalities, and contributes to the better development of Muslim communities in Indonesia.   Keywords: Planting,Values,  Religious Spiritual and Mental Development
Development Paradigm And Environmental Damage: A Review Of Islamic Ecoteology On Indonesia's Ecological Crisis Ageng Widodo; Laeli Muflikhah , Laeli
Socio Religia Vol. 6 No. 2 (2025): Socio Religia
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/1xqmx329

Abstract

Study This examine crisis Indonesian ecology as consequence from paradigm development extractive at a time evaluate its relevance with perspective Islamic ethics. With use approach studies library, research This explore literature related crisis forest, degradation ecological, development sustainable, and Islamic moral principles such as khalifah fil ardh, mizan, and ban fasad. Study results show three points main. First, the crisis ecology, especially deforestation and degradation forest secondary, causing pressure significant to diversity biological at a time conflict socio-ecological for public local. Second, development extractive and weak implementation formal policy affirms the need empowerment public as agent conservation through forestry social and management forest based community. Third, perspective Islamic ethics strengthens dimensions normative, emphasizing not quite enough human moral responsibility in guard balance ecological and social research​ This conclude that integration empowerment society, technical strategies, and Islamic moral values become key For development ethical sustainability​ at a time strengthen resilience socio-ecological local.