cover
Contact Name
Taufik
Contact Email
umbarruufik@gmail.com
Phone
+6285322468678
Journal Mail Official
jubikops@jurnal.umbarru.ac.id
Editorial Address
Jl. KH Ahmad Dahlan No.2 Tanete Rilau, Kab.Barru Sulawesi Selatan, Indonesia
Location
Kab. barru,
Sulawesi selatan
INDONESIA
JUBIKOPS
ISSN : 27977366     EISSN : 2797376X     DOI : https://doi.org/10.56185/jubikops
Core Subject : Education,
Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi yang disingkat dengan JUBIKOPS adalah jurnal publikasi ilmiah yang diterbitkan dua kali dalam setahun (Maret dan September) oleh Universitas Muhammadiyah Barru. Jurnal ini memuat artikel dari hasil penelitian atau ide kontekstual dalam bidang ilmu bimbingan konseling, ilmu kependidikan, dan psikologi. Dewan Editor mengundang para dosen, guru, peneliti, mahasiswa, dan praktisi untuk menerbitkan tulisannya di JUBIKOPS. Sebagai jurnal open access, seluruh artikel yang diterbitkan dapat diakses dan diunduh secara gratis. Jurnal ini memiliki E-ISSN 2797-376X, dan P-ISSN 2797-7366.
Articles 73 Documents
PENGARUH FATHER INVOLVEMENT TERHADAP KONTROL DIRI PADA GENERASI Z DI KOTA BANJARMASIN Yuliah, Hesty; Aprianty, Rizqi Amalia; Quarta, , Dicky Listin
Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi (JUBIKOPS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Barru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56185/jubikops.v5i2.1126

Abstract

Generasi Z dikenal sebagai generasi yang tumbuh bersama teknologi digital dan menghadapi tantangan besar dalam pengelolaan kontrol diri. Paparan intens terhadap media sosial, gaya hidup cepat, serta pengaruh lingkungan keluarga menjadi faktor yang memengaruhi kemampuan kontrol diri mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh father involvement terhadap kontrol diri pada Generasi Z di Kota Banjarmasin. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel penelitian terdiri dari 100 orang. Generasi Z yang diperoleh melalui metode accidental sampling. Instrumen penelitian menggunakan skala father involvement berdasarkan teori Lamb (2000) dan skala kontrol diri berdasarkan teori Tangney, Baumeister, dan Boone (2004). Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear sederhana melalui program JASP 0.18.3. Hasil analisis menunjukkan adanya pengaruh positif dan signifikan antara father involvement dan kontrol diri dengan p = 0,026 serta nilai kontribusi sebesar 4,9%. Artinya, semakin tinggi keterlibatan ayah dalam kehidupan anak, semakin tinggi pula tingkat kontrol diri yang dimiliki oleh Generasi Z. Temuan ini memperkuat pentingnya peran ayah dalam mendukung pengembangan aspek psikologis anak, khususnya dalam kemampuan mengelola emosi dan perilaku secara adaptif.
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL TEMAN SEBAYA DAN STATUS PENCAPAIAN IDENTITAS DIRI PADA REMAJA PANTI ASUHAN SANTO YUSUP SINDANGLAYA Ayu Dwi Prameswari, Benedikta Vitalita; Purbaning Tyas, Prias Hayu
Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi (JUBIKOPS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Barru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56185/jubikops.v5i2.1127

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa tinggi dukungan sosial teman sebaya pada remaja di Panti Asuhan Santo Yusup Sindanglaya, mengetahui status identitas diri yang telah dicapai oleh remaja, serta menganalisis hubungan antara dukungan sosial teman sebaya dengan status pencapaian identitas diri. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif korelasional. Subjek penelitian berjumlah 92 remaja berusia 15–18 tahun yang tinggal di panti asuhan tersebut. Instrumen yang digunakan berupa dua kuesioner: skala dukungan sosial teman sebaya dan skala status pencapaian identitas diri. Data dianalisis menggunakan korelasi Spearman’s rho. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 45,7% remaja memiliki tingkat dukungan sosial teman sebaya yang sangat tinggi, dan 68,48% remaja telah mencapai status identity achievement. Terdapat hubungan positif yang signifikan antara dukungan sosial teman sebaya dengan pencapaian identitas diri (p < 0,001; rs = 0,350). Temuan ini mengindikasikan bahwa dukungan teman sebaya memegang peran penting dalam membantu remaja membentuk dan mencapai identitas dirinya.
ANALISIS DAMPAK PROGRAM “TABAROK” SEBAGAI UPAYA MEREDUKSI PERILAKU MEROKOK PADA REMAJA Harianto, Rohman; Yula Wardani, Silvia
Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi (JUBIKOPS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Barru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56185/jubikops.v5i2.1057

Abstract

Perilaku merokok marak terjadi dan telah merambah ke berbagai kalangan. Tidak sedikit remaja yang telah mengenal dan mencoba rokok. Disisi lain, rokok memiliki dampak buruk bagi kesehatan jika dikonsumsi secara berkepanjangan. Tujuan penelitian ini yakni menganalisis dampak sebuah program guna mereduksi perilaku merokok pada remaja melalui pendekatan yang kreatif, promotif, inovatif dan edukatif. Pendekatan penelitian ini yakni penelitian kualitatif dengan metode studi literatur, dimana data dikumpulkan untuk diidentifikasi dan dianalisis secara mendalam. Sumber data diperoleh dari terbitan artikel 10 tahun terakhir tepatnya tahun 2015 hingga 2025. Data diambil dari Google Scholar dengan kata kunci “dampak merokok” dan “upaya mengurangi rokok”. Sebanyak 10 artikel yang relevan untuk diidentifikasi dan dianalisis. Hasil dari penelitian bahwa banyak upaya yang dilakukan untuk mereduksi perilaku merokok seperti sosialiasi, penyuluhan dan edukasi. Namun, belum terdapat tindakan agar individu mampu mengimplementasikan pengetahuan tersebut. Sehingga, memungkinkan Program Tabarok (Tabungan Bebas Rokok) menjadi program yang memiliki dampak signifikan bagi keberlangsungan individu. Selain sehat secara fisik dan psikologis karena terbebas dari perilaku merokok, program tabarok mampu menambah finansial bagi individu. Sasaran program tabarok yakni perokok aktif khususnya di usia remaja. Masa remaja merupakan masa peralihan dari anak-anak menuju dewasa. Pada masa ini, mereka mulai menemukan jati diri yang sebenarnya. Sehingga perlu adanya pemahaman dan pendekatan agar terarah ke hal-hal yang positif. Kata kunci: perilaku merokok, program tabarok, remaja