cover
Contact Name
Taufik
Contact Email
umbarruufik@gmail.com
Phone
+6285322468678
Journal Mail Official
jubikops@jurnal.umbarru.ac.id
Editorial Address
Jl. KH Ahmad Dahlan No.2 Tanete Rilau, Kab.Barru Sulawesi Selatan, Indonesia
Location
Kab. barru,
Sulawesi selatan
INDONESIA
JUBIKOPS
ISSN : 27977366     EISSN : 2797376X     DOI : https://doi.org/10.56185/jubikops
Core Subject : Education,
Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi yang disingkat dengan JUBIKOPS adalah jurnal publikasi ilmiah yang diterbitkan dua kali dalam setahun (Maret dan September) oleh Universitas Muhammadiyah Barru. Jurnal ini memuat artikel dari hasil penelitian atau ide kontekstual dalam bidang ilmu bimbingan konseling, ilmu kependidikan, dan psikologi. Dewan Editor mengundang para dosen, guru, peneliti, mahasiswa, dan praktisi untuk menerbitkan tulisannya di JUBIKOPS. Sebagai jurnal open access, seluruh artikel yang diterbitkan dapat diakses dan diunduh secara gratis. Jurnal ini memiliki E-ISSN 2797-376X, dan P-ISSN 2797-7366.
Articles 80 Documents
KONSELING KELOMPOK TRAIT AND FACTOR MENGGUNAKAN MEDIA KANTONG KARIR UNTUK KEMATANGAN KARIR PADA SISWA Paramiswari, Maghfira Ratu
Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi (JUBIKOPS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Barru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56185/jubikops.v5i1.795

Abstract

Tujuan dari penelitian ini ialah untuk menentukan tingkat perkembangan kematangan karir pada siswa dengan menggunakan Konseling Kelompok trait and factor menggunakan media kantong karir. Penelitian ini didasarkan pada tinjauan pustaka yang efisien. Artikel yang digunakan dalam penelitian ini diambil dari database penyedia jurnal nasional dan internasional dengan google scholar dan dianalisis secara sistematis. Penelitian ini terungkap bahwa sumber informasi pengantar yang telah dikumpulkan sebagai bahan penyusun berjumlah 10 artikel. Artikel jurnal ilmiah didapat dari Google Scholar dengan menggunakan kata kunci "Kematangan karir" dan "konseling kelompok" dari 10 tahun terakhir, tepatnya tahun 2014 hingga 2024, diambil dari Google Researcher. Beberapa kata lain seperti "perencanaan karir", "pendekatan trait and factor", "layanan konseling karir" dimasukkan untuk mempersempit hasil penulisan. Pada saat ini asal muasal perburuan sumber informasi hanya terbatas pada sasaran penelitian, khususnya pengembangan karir siswa di sekolah kejuruan, yang dituangkan dalam enam artikel jurnal ilmiah. Pada Penelitian ini memperlihatkan bahwa konseling trait and factor dengan memanfaatkan media kantong karir dapat menumbuhkan perkembangan karir siswa.
EFEKTIVITAS KONSELING KELOMPOK DENGAN SOLUTION FOCUSED BRIEF COUNSELING UNTUK MENINGKATKAN RESILIENSI SISWA BROKEN HOME Pratiwi, Utari Ayunda; Yuline, Yuline; Putri, Amallia
Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi (JUBIKOPS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Barru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56185/jubikops.v5i1.851

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan solution focused brief counseling dalam meningkatkan resiliensi siswa broken home di SMP Negeri 1 Sungai Raya. Metode yang digunakan adalah pre-experimental dengan one group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII yang mengalami broken home dengan pengambilan sampel sebanyak 6 siswa broken home yang berada pada kategori resiliensi rendah. penelitian ini menggunakan instrumen berupa angket untuk mengetahui tingkat resiliensi siswa broken home sebelum dan sesudah diberikan layanan konseling kelompok pendekatan SFBC. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata skor angket resiliensi siswa broken home sebelum diberikan perlakuan berada pada kategori rendah dengan nilai rata-rata persentase sebesar 50% dan setelah diberikan perlakuan mengalami peningkatan sebesar 72% yang masuk pada ketegori sedang. Dari hasil uji hipotesis menggunakan paired sample t-test didapatkan nilai sig. (2 tailed) 0,002<0,05 . Maka H0 ditolak dan Ha ­diterima, yang artinya terjadi peningkatan resiliensi pada siswa broken home. Dapat disimpulkan bahwa solution focused brief counseling efektif untnuk meningkatkan resiliensi siswa broken home di SMP Negeri 1 Sungai Raya.
PENGARUH LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK THINK PAIR AND SHARE TERHADAP PERILAKU MENYONTEK SISWA SMK SWADAYA SEMARANG Lailiyah, Nurul; Suyati , Tri; MA , Primaningrum
Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi (JUBIKOPS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Barru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56185/jubikops.v5i1.882

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya tingkat perilaku menyontek pada siswa kelas XI SMK Swadaya Semarang. Permasalahan ini muncul berdasarkan hasil dari Angket Kebutuhan Peserta Didik (AKPD), observasi, dan wawancara yang dilakukan dengan guru BK di lapangan. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh layanan bimbingan kelompok dengan teknik Think Pair and Share terhadap perilaku menyontek siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode True Experimental Design, menggunakan desain pretest-posttest control group design. Populasi penelitian terdiri dari 113 siswa kelas XI SMK Swadaya Semarang. Sebanyak 35 siswa dari kelas XI AK 2 diikutsertakan dalam try out, sementara sampel penelitian diambil menggunakan teknik cluster random sampling, yang menghasilkan 24 siswa dari kelas XI BR 1. Dari jumlah tersebut, 12 siswa dimasukkan dalam kelompok eksperimen dan 12 siswa dalam kelompok kontrol. Pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen berupa skala likert perilaku menyontek. Berdasarkan hasil analisis uji t dengan bantuan SPSS 26, diperoleh nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,000. Hasil ini menunjukkan bahwa nilai signifikansi (2-tailed) < 0,05, sehingga hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesis nol (Ho) ditolak. Dengan demikian, hipotesis yang menyatakan “ada pengaruh layanan bimbingan kelompok dengan teknik Think Pair and Share terhadap perilaku menyontek siswa kelas XI SMK Swadaya Semarang” dinyatakan benar. Berdasarkan hasil penelitian ini, layanan bimbingan kelompok dengan teknik Think Pair and Share disarankan sebagai alternatif bagi guru BK dalam menangani masalah perilaku menyontek di kalangan siswa.Bottom of Form
ADAPTASI ALAT UKUR MENTAL HEALTH CONTINUUM-SHORT FORM (MHC-SF) UNTUK SISWA SMA SEDERAJAT Desfiani Fatimah, Siti Dini; Noorlaila Isti'adah, Feida; Sulistiana, Dewang
Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi (JUBIKOPS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Barru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56185/jubikops.v5i1.904

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menstandarisasi alat ukur Mental Health Continuum-Short Form (MHC-SF) untuk siswa SMA, dengan menerbitkan validitas item, validitas konstruk menggunakan Exploratory Factor Analysis (EFA) dan Conffirmatory Factor Analysis (CFA), validitas konkuren dan diskriminan , serta reliabilitasnya. Penelitian ini menggunakan metode Probability Sampling dengan teknik Proportionate Stratified Sampling, yang melibatkan siswa SMA kelas X, XI, dan XII di Kota dan Kabupaten Tasikmalaya sebagai sampel penelitian. Proses adaptasi alat ukur mengikuti pedoman International Test Commission (ITC) Guidelines for Translating and Adapting Tests , yang dirangkum dalam 10 tahap. Uji validitas item menggunakan model RASCH dengan bantuan software Winstep, yang menunjukkan bahwa 14 butir item valid berdasarkan nilai Out Fit Mean Square (MNSQ). Uji validitas konstruk dengan Structural Equation Modeling (SEM) melalui EFA (SPSS) dan CFA (AMOS) menunjukkan bahwa alat ukur memiliki Good Fit dan Acceptable Fit , tanpa ada item yang harus dihapus. Validitas konvergen dan diskriminan diuji dengan metode korelasi Pearson menggunakan instrumen Satisfaction with Life Scale (SWLS) dan Depression Anxiety Stress Scale-21 (DASS-21). Uji reliabilitas menggunakan model RASCH menunjukkan skor reliabilitas yang tinggi, dengan Cronbach's Alpha = 0,88, Person Reliability = 0,85, dan Item Reliability = 0,99, yang menunjukkan tingkat konsistensi yang sangat baik. Instrumen ini memiliki kesan penting dalam layanan Bimbingan dan Konseling (BK) di sekolah, terutama dalam mendukung asesmen kesehatan mental siswa serta pengembangan program intervensi yang lebih terarah. Namun, alat ini memiliki keterbatasan karena hanya dapat digunakan untuk siswa SMA. Oleh karena itu, penelitian lanjutan diperlukan untuk mengembangkan adaptasi lebih lanjut agar sesuai dengan konteks budaya yang lebih luas. Kata Kunci: Adaptasi alat ukur, Mental Health Continuum-Short Form (MHC-SF), siswa SMA
PENGARUH DUKUNGAN SOSIAL TEMAN SEBAYA TERHADAP KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS (PSYCHOLOGICAL WELL-BEING) REMAJA DI SMKN 4 TASIKMALAYA Awwaliyah, Firda; Isti’adah , Feida Noorlaila; Muhajirin, Muhammad
Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi (JUBIKOPS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Barru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56185/jubikops.v5i1.909

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran umum dukungan sosial teman sebaya dan kesejahteraan psikologis, serta pengaruh dari dukungan sosial teman sebaya terhadap kesejahteraan psikologis remaja di SMKN 4 Tasikmalaya. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X, XI, dan XII di SMKN 4 Tasikmalaya yang berjumlah 1490 siswa. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan non-probability sampling dengan teknik incidental sampling dengan taraf kesalahan 5%, sehingga diperoleh jumlah sampel sebanyak 316 siswa. Alat ukur yang digunakan untuk pengumpulan data menggunakan alat ukur dukungan sosial teman sebaya yang mengacu pada teori Sarafino & Smith (2011) dan skala kesejahteraan psikologis Ryff yang dikembangkan oleh Neng Syifa Ulfiah (2021). Analisis data menggunakan uji korelasional non-parametrik Spearman’s Rho. Analisis korelasi menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara dukungan sosial teman sebaya dengan kesejahteraan psikologis, dengan nilai korelasi sebesar 0.471 dan Sig. 0.000 (p<0,05). Hal ini menunjukkan bahwa dukungan sosial teman sebaya memberikan pengaruh positif yang cukup kuat terhadap kesejahteraan psikologis remaja, dan mengindikasikan bahwa semakin tinggi dukungan sosial yang diterima dari teman sebaya, maka semakin baik kesejahteraan psikologis remaja.
THE PROTECTION OF PRIVACY AND TRUST: THE ROLE OF THE PRINCIPLE OF CONFIDENTIALITY IN INDIVIDUAL COUNSELING Fauziah, Hana; Budiman, Nandang; Aulia Nadhirah, Nadia
Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi (JUBIKOPS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Barru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56185/jubikops.v5i2.924

Abstract

This research explores the important role of confidentiality in individual counseling, focusing on its impact on trust between counselor and counselee. The main objective is to illustrate how maintaining confidentiality fosters a safe environment for counselees to openly discuss sensitive issues. Using the Systematic Literature Review (SLR) methodology, this study reviewed existing literature to gather insights on the principles of confidentiality in counseling practice. This approach ensures that findings are well-supported and objective, overcoming the challenge of maintaining objectivity in literature reviews. The results showed that confidentiality is essential for building trust. When counselors adhere to confidentiality guidelines, counselees are more likely to engage openly, which increases the effectiveness of counseling sessions. Conversely, breaches of confidentiality can cause emotional distress and undermine trust, thus making the counselee hesitant to seek help. This discussion emphasizes the need for counselors to receive specialized training in ethical practices, especially regarding confidentiality, to reduce the risks associated with potential breaches. In conclusion, this study underscores confidentiality as a basic element that protects the privacy of counselees and enhances counseling effectiveness. The authors recommend that counseling programs include comprehensive training on ethical standards and confidentiality practices to better prepare counselors for their roles. In addition, ongoing educational initiatives should reinforce the importance of these principles in fostering a trusting counselor-counselor relationship. Keywords: privacy and trust, confidentiality, individual counseling
PENINGKATAN KEPERCAYAAN DIRI SISWA MELALUI METODE PERMAINAN SIMULASI BERBANTUAN MEDIA “TALI PLURUT” Harianto, Rohman; Kadafi, Asroful
Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi (JUBIKOPS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Barru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56185/jubikops.v5i2.1040

Abstract

Kepercayaan diri menjadi elemen penting guna mendukung suatu keberhasilan individu baik secara akademik maupun non akademik. Kepercayaan diri menjadi kunci dalam menempuh keberlangsungan hidup individu. Pengalaman hidup menjadi bukti nyata bagi individu bagaimana bertindak dan mampu mengatasi tekanan sosial di masyarakat. Permainan simulasi menjadi langkah awal bagi individu untuk mengembangkan sikap utamanya kepercayaan diri. Penelitian bertujuan untuk menggali peran aktif siswa dalam aktivitas permainan secara terstruktur guna menumbuhkan keberanian, percaya diri, dan sikap mengambil keputusan yang tepat. Pendekatan penelitian ini yakni studi literatur, dimana data dikumpulkan untuk diidentifikasi dan dianalisis secara mendalam. Sumber data diperoleh dari terbitan artikel 10 tahun terakhir mulai tahun 2015 hingga 2025. Data diambil dari Google Scholar dengan kata kunci “kepercayaan diri” dan “permainan simulasi”. Sebanyak 10 artikel yang relevan untuk diidentifikasi dan dianalisis. Hasil dari penelitian bahwa permainan simulasi terbukti efektif dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa. Namun, permainan simulasi telah umum digunakan. Perlu adanya pembaruan yang menarik dan kreatif. Media tali plurut menjadi sebuah pembaruan guna meningkatkan kepercayaan diri siswa dalam layanan bimbingan kelompok
STUDI LITERATUR: KECEMASAN REMAJA DALAM MENANGGAPI PERSEPSI SOSIAL MASYARAKAT Rifia, Zahra Salwa
Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi (JUBIKOPS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Barru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56185/jubikops.v5i2.1062

Abstract

Kecemasan sosial merupakan salah satu masalah psikologis yang sering dialami oleh remaja, terutama ketika mereka merasa dinilai atau diawasi oleh lingkungan sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam faktor-faktor yang memengaruhi kecemasan remaja dalam merespons persepsi sosial masyarakat melalui pendekatan studi literatur. Metode yang digunakan adalah tinjauan pustaka terhadap jurnal-jurnal nasional terbitan lima tahun terakhir yang membahas topik terkait. Hasil kajian menunjukkan bahwa kecemasan remaja dipengaruhi oleh empat faktor utama, yaitu pengalaman bullying, citra tubuh negatif, tekanan dari media sosial, dan rendahnya harga diri. Keempat faktor tersebut saling berkaitan dan memperkuat munculnya perasaan tidak percaya diri serta ketakutan berlebihan terhadap penilaian orang lain. Temuan ini menunjukkan pentingnya dukungan dari keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan sosial yang aman dan suportif agar remaja dapat tumbuh dengan stabil secara emosional dan sosial.
STUDI KASUS: ANALISIS FAKTOR PENYEBAB PERILAKU VERBAL BULLYING TERHADAP SISWA KELAS XI SMA NEGERI MAOSPATI Kusuma Priyanto Pringgodiqdo, Gegana Candra; Kadafi, Asroful
Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi (JUBIKOPS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Barru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56185/jubikops.v5i2.1081

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penyebab perilaku verbal bullying yang terjadi pada siswa kelas XI di SMA Negeri Maospati. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, serta dokumentasi. Partisipan terdiri dari siswa pelaku, korban, guru BK, dan wali kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor utama penyebab verbal bullying meliputi konformitas teman sebaya, rendahnya empati dan kontrol diri, pengaruh media sosial, serta tekanan akademik. Selain itu, lingkungan sosial seperti keluarga dan dinamika kelompok di sekolah turut memperkuat pola bullying verbal. Penelitian ini memberikan gambaran bahwa perilaku verbal bullying bukan hanya akibat perilaku individu semata, melainkan juga merupakan hasil interaksi kompleks antara faktor psikologis dan sosial. Oleh karena itu, strategi pencegahan dan penanganan bullying harus melibatkan seluruh komponen sekolah dan keluarga secara sinergis.
DAMPAK POLA ASUH PERMISIF TERHADAP REGULASI EMOSI PADA REMAJA SMP Fenika Putri, Maura
Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi (JUBIKOPS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Barru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56185/jubikops.v5i2.1085

Abstract

Masa remaja merupakan tahap perkembangan yang kompleks dan rentan, terutama dalam aspek pengelolaan emosi. Salah satu faktor penting yang memengaruhi kemampuan regulasi emosi remaja adalah gaya pengasuhan orang tua. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji dampak pola asuh permisif terhadap regulasi emosi pada remaja SMP melalui studi literatur dari berbagai sumber ilmiah dalam rentang waktu 2015–2025. Ciri utama dari pola asuh permisif yaitu tingginya kebebasan yang diberikan kepada anak tanpa disertai kontrol dan batasan yang jelas, yang berdampak pada lemahnya pengendalian diri dan kesulitan dalam mengelola emosi secara adaptif. Hasil kajian menunjukkan bahwa remaja yang dibesarkan dengan pola asuh permisif cenderung mengalami peningkatan emosi negatif seperti kecemasan, impulsivitas, agresivitas, serta rendahnya kepercayaan diri dan kecerdasan emosional. Temuan ini menegaskan pentingnya kesadaran orang tua, guru, dan konselor dalam menerapkan pola asuh yang seimbang guna mendukung perkembangan emosional yang sehat pada remaja.