cover
Contact Name
Taufik
Contact Email
umbarruufik@gmail.com
Phone
+6285322468678
Journal Mail Official
jubikops@jurnal.umbarru.ac.id
Editorial Address
Jl. KH Ahmad Dahlan No.2 Tanete Rilau, Kab.Barru Sulawesi Selatan, Indonesia
Location
Kab. barru,
Sulawesi selatan
INDONESIA
JUBIKOPS
ISSN : 27977366     EISSN : 2797376X     DOI : https://doi.org/10.56185/jubikops
Core Subject : Education,
Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi yang disingkat dengan JUBIKOPS adalah jurnal publikasi ilmiah yang diterbitkan dua kali dalam setahun (Maret dan September) oleh Universitas Muhammadiyah Barru. Jurnal ini memuat artikel dari hasil penelitian atau ide kontekstual dalam bidang ilmu bimbingan konseling, ilmu kependidikan, dan psikologi. Dewan Editor mengundang para dosen, guru, peneliti, mahasiswa, dan praktisi untuk menerbitkan tulisannya di JUBIKOPS. Sebagai jurnal open access, seluruh artikel yang diterbitkan dapat diakses dan diunduh secara gratis. Jurnal ini memiliki E-ISSN 2797-376X, dan P-ISSN 2797-7366.
Articles 73 Documents
KEEFEKTIFAN LAYANAN BIMBINGAN KLASIKAL TEKNIK PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KESADARAN BERAGAMA Muhammad Fakhrur Rahman Arul; Ulfa Danni Rosada Ulfa
Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi (JUBIKOPS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Barru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56185/jubikops.v4i1.495

Abstract

Kesadaran beragama terjadi di SMA Negeri 1 Bantul, Hasil wawancara terhadap Guru BK dan Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) mengatakan siswa masih menyepelakan agama dan terpengaruh oleh lingkungan pertemananya serta terdapat siswa yang melanggar peraturan agama, diantaranya beberapa siswa yang masih tidak sholat, perilaku yang tidak sopan, hamil diluar pernikahan dan salah satu faktor kemunduran siswa dalam beragama adalah sosial media, siswa masih merasa gengsi dalam melakukan tindakan keagamaan dan memilih untuk melakukan hal-hal yang viral di media sosial. Maka, diperlukan tindakan untuk meningkatkannnya kesadaran beragama siswa dengan menggunakan Layanan Bimbingan Klasikal teknik PBL. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Pre-Experimental Design menggunakan model One Group Pretest Posttest Design. Sampel yang digunakan purposive sampling, yaitu 34 siswa kelas XII SMA Negeri 1 Bantul. Subjek penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu siswa kelas XII SMA Negeri 1 Bantul, dengan jumlah 34 siswa. Uji validitas menggunakan bantuan SPSS dan Microsoft Excel. Uji reliabilitass menggunakan rumus Alpha Cronbach. Data terkumpul dalam bentuk kuantitatif kemudian dianalisis statistic. Analisis data statistic dengan uji normalitas dengan uji t sampel berpasangan. Penelitian ini memperoleh hasil bahwa Bimbingan Klasikal dengan teknik PBL efektif digunakan untuk Meningkatkan Kesadaran Beragama siswa pada kelas XII SMA Negeri 1 Bantul ditunjukan oleh nilai t hitung = 12,017 > 2,034 (t tabel) dengan sig (p) = 0,000 < ( ) = 0,05. Skor rata-rata kesadaran beragama siswa kelas XII SMA Negeri 1 Bantul mengalami peningkatan setelah mengikuti Bimbingan Klasikal teknik PBL sebesar 5,97 poin, yaitu skor rata-rata pretest kesadaran beragama sebesar 56,59 dan setelah dilakukan Bimbingan Klasikal dengan metode Problem Based Learning (PBL) naik menjadi 62,56. Dapat disimpulkan bahwa Layanan Bimbingan Klasikal teknik Problem Based Learning (PBL) meningkatkan kesadaran beragama siswa pada kelas XII SMA Negeri 1 Bantul.
RELEVANSI PEMIKIRAN KI HADJAR DEWANTARA DALAM PRAKTIK PELAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING DI ERA EDUCATION 4.0 Tiara Maiza Dianti; Sufyarman; Yeni Karneli
Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi (JUBIKOPS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Barru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56185/jubikops.v4i1.577

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara kritis relevansi pemikiran Ki Hajar dewantara dalam praktik pelayanan bimbingan dan konseling. Pemikiran Ki Hajar Dewantara telah memberikan banyak sumbangan terhadap kemajuan pendidikan di Indonesia, serta implikasi terhadap praktik pelayanan bimbingan dan konseling di era education 4.0. Metode penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan jenis kajian pustaka (library research). Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah dengan menelusuri dan mengumpulkan berbagai buku, jurnal, dokumen serta yang relevan terkait dengan konsep pembahasan. Data yang telah terkumpul dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif yaitu metode penelitian yang berusaha mengungkap fakta kejadian yang ditulis dalam pernyataan-pernyataan yang berasal dari sumber data yang diteliti. Hasil penelitian ini mengungkapkan berbagai pemikiran Ki Hajar Dewantara tentang pendidikan serta relevansi pemikiran Ki Hajar dewantara dalam praktik pelayanan bimbingan dan konseling era education 4.0.
MASALAH ETIKA PRIVASI DIGITAL: KEBOCORAN INFORMASI KONSELI DALAM SETTING KONSELING KOMUNITAS Via Himmatun 'Aliah; Nandang Budiman; Nadia Aulia Nadhirah
Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi (JUBIKOPS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Barru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56185/jubikops.v4i1.581

Abstract

Tulisan ini mengulas permasalahan yang berkaitan dengan etika privasi digital dalam konseling komunitas. Perkembangan era digital yang semakin berkembang pesat ini akan meningkatkan kebutuhan akan privasi dan kerahasiaan informasi konseli. Ada beberapa dampak yang timbul dari kebocoran informasi konseli, seperti pelanggaran privasi, potensi kerusakan psikologis bagi konseli, serta konsekuensi sosial yang dapat merusak kepercayaan dalam komunitas konseling. Artikel ini menggambarkan pentingnya menjaga privasi digital dalam konteks konseling komunitas dan membahas implikasi etika serta dampak kebocoran informasi terhadap konseli dan kepercayaan dalam komunitas. Selain itu, artikel ini juga menyoroti solusi praktis yang dapat diterapkan untuk mengatasi masalah ini. Dengan mengintegrasikan pendekatan etika dan solusi teknologi, artikel ini bertujuan untuk memberikan panduan yang bermanfaat bagi konselor, peneliti, dan praktisi dalam menghadapi dan mengatasi masalah etika privasi digital yang berkaitan dengan kebocoran informasi konseli dalam lingkungan konseling komunitas.
TKSE UNTUK MENINGKATKAN ORIENTASI MASA DEPAN PADA PASIEN DENGAN GEJALA DEPRESI DI RUMAH PEMULIHAN Ervina Kumalasari; Benedicta Audrey Putri Trisnadewi
Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi (JUBIKOPS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Barru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56185/jubikops.v4i1.635

Abstract

Tekanan yang diterima akibat status sebagai ODGJ membuat individu memiliki ketakutan akan masa depan, hingga pada tahap memiliki orientasi masa depan yang cenderung negatif. Ketidakpastian terkait kapan bisa kembali ke masyarakat juga menjadi salah satu faktor yang menyebabkan muncul rasa pesimis akan masa depannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur efektivitas terapi kelompok suportif ekspresif (TKSE) untuk meningkatkan orientasi masa depan pada pasien di rumah pemulihan. Metode yang digunakan adalah experimental one-group pretest-posttest design. Pemilihan partisipan menggunakan metode purposive sampling dengan kriteria merupakan pasien di rumah pemulihan, mampu membaca dan menulis, dapat berinteraksi dua arah, telah didiagnosis mengalami gejala atau episode depresif, dan tergolong dalam tingkatan depresi minimal garis batas depresi klinis. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode wawancara, observasi, dan pengukuran tingkat gejala depresi melalui BDI-II. Selanjutnya data dianalisis dengan teknik non parametrik dengan menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test pada program SPSS 16.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TKSE efektif meningkatkan orientasi masa depan pada pasien di rumah pemulihan dengan skor signifikansi .042 < .05. Penelitian ini juga menemukan bahwa melalui TKSE pasien di rumah pemulihan dapat mengembangkan emosi yang lebih positif, meningkatkan keterampilan sosial, serta memunculkan harapan dan motivasi untuk memiliki tujuan yang realistis beserta usaha untuk mewujudkannya.
PENGARUH ANTARA KEHARMONISAN KELUARGA DENGAN KEMANDIRIAN SISWA DI SEKOLAH Amir; Taufik
Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi (JUBIKOPS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Barru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56185/jubikops.v4i1.659

Abstract

Permasalahan pokok yang diangkat dalam penelitian ini adalah apakah ada pengaruh anatara keharmonisan keluarga dengan kemandirian siswa di UPTD SMP Negeri 2 Barru. Adapun tujuannya adalah untuk mengetahui pengaruh antara kaharmonisan keluarga dengan keharmonisan siswa di UPTD SMP Negeri 2 Barru. Populasi pada penelitian ini sebanyak 298 responden, sedangkan sampel adalah 30 responden diperoleh dengan teknik proposional random sampling Adapun instrument pengumpulan data digunakan Teknik angket,dokumentasi, wawancara, sementara Teknik analisis data menggunakan korelasi product moment. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka dapat disimpulkan bahwa berdasarkan hasil uji hipotesis ternyata thitung lebih besar dari t-tabel 5,2>1,7 maka dapat disimpulkan bahwa Ho di tolak artinya Terdapat pengaruh antara keharmonisan keluarga dengan kemandirian siswa di SMP Negeri 2 Barru, besaran pengaruh antara kedua variabel adalah 0,6 artinya pengaruh antara keharmonisan keluarga dengan kemandirian siswa berada pada kategori cukup tinggi.
HUBUNGAN ANTARA KEPERCAYAAN DIRI DENGAN PERENCANAAN KARIR SISWA KELAS XII SMA NEGERI 1 SULANG Sekar Budiati; Suhendri; Rohastono Ajie
Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi (JUBIKOPS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Barru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56185/jubikops.v4i2.667

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh banyaknya siswa yang kurang memiliki kepercayaan diri. Terdapat siswa yang masih bingung ketika ditanya ingin bekerja atau melanjutkan ke perguruan tinggi dan beberapa siswa yang hanya diam saat diberikan pertanyaan. Banyaknya siswa yang memiliki tingkat kepercayaan diri rendah ditandai dengan bingungnya siswa ketika diberikan pertanyaan mengenai perencanaan karir karena bebagai alasan antara lain: ekonomi keluarga yang kurang mendukung membuat siswa kurang percaya diri untuk mengambil langkah perencanaan karirnya, kurang mampu melihat potensi diri, dan beberapa siswa yang memilih karir mengikuti pilihan karir temannya. Penelitian kuantitatif dengan desain penelitian korelasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kepercayaan diri dengan perencanaan karir siswa kelas XII SMA N 1 Sulang. Populasi data dalam penelitian ini berjumlah 247 siswa, yang terdiri dari kelas XII IPA dan XII IPS. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 130 siswa. Berdasarkan uji korelasi person product moment, diperoleh nilai korelasi (r) = 0,685. Sedangkan nilai r tabel untuk jumlah sampel 130 didapat sebesar 0,159. Diketahui bahwa hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rhitung > rtabel, yaitu 0,685 > 0,159, maka dapat disimpulakn bahwa adanya hubungan yang signifikan dan positif antara variabel kepercayaan diri dengan perencanaan karir siswa kelas XII SMA N 1 Sulang.
HUBUNGAN ANTARA SELF CONFIDENCE DENGAN PERENCANAAN KARIR SISWA KELAS VIII SMP KESATRIAN 1 SEMARANG Athiyah, Farkhatul; Setianingsih , Eka Sari; Wahyu Lestari, Farikha
Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi (JUBIKOPS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Barru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56185/jubikops.v4i2.670

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh terdapat pemahaman yang lebih baik terkait hubungan antara self confidence dengan perencanaan karir pada siswa kelas VIII SMP Kesatrian 1 Semarang. Dari AKPD yang peneliti lakukan pada siswa kelas VIII SMP Kesatrian 1 Semarang menunjukkan hasil yang masih relatif tinggi pada aspek pribadi dan aspek karir. Tujuan dari penelitian ini adalah mencari hubungan antara self confidence dengan perencanaan karir pada siswa kelas VIII SMP Kesatrian 1 Semarang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Kesatrian 1 Semarang yang berjumlah 75 siswa. Sampel yang diambil sebanyak 75 siswa. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah sampling jenuh. Teknik pengumpulan data menggunakan skala likert, yakni membuat skala self confidence dan skala perencanan karir. Berdasarkan uji korelasi Person Product Moment, diperoleh nilai korelasi r hitung sebesar 0,588. Sedangkan nilai r tabel untuk jumlah sampel 75 dengan taraf signifikansi 5% adalah sebesar 0,224. Oleh karena itu nilai r hitung 0,588 > r tabel 0,224 yang barti kedua variabel tersebut memiliki hubungan yang signifikan. Maka disimpulkan bahwa terdapat korelasi secara signifikan antara self confidence dengan perencanaan karir siswa kelas VIII SMP Kesatrian 1 Semarang.
HUBUNGAN ANTARA KEPERCAYAAN DIRI DENGAN PENYESUAIAN DIRI SISWA KELAS X SMA INSTITUT INDONESIA KOTA SEMARANG Nur Suci Yudistiara; Tri Suyati; Argo Widiharto
Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi (JUBIKOPS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Barru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56185/jubikops.v4i2.671

Abstract

Penelitian ini didorong oleh temuan bahwa beberapa siswa kelas X masih mengalami kurangnya kepercayaan diri, seperti terlihat dari ketidakaktifan mereka selama proses pembelajaran, ketidakinginan untuk bertanya, serta kurangnya respons terhadap pertanyaan guru. Selain itu, siswa-siswa ini cenderung lebih suka menyendiri daripada bergaul dengan teman-teman mereka. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi hubungan antara kepercayaan diri dan penyesuaian diri di kalangan siswa kelas X di SMA Institut Indonesia Kota Semarang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi penelitian terdiri dari 158 siswa kelas X, dengan sampel sebanyak 52 siswa yang diambil melalui teknik cluster random sampling. Data dikumpulkan menggunakan skala Likert, yang mencakup skala kepercayaan diri dan skala penyesuaian diri. Hasil uji hipotesis menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment menunjukkan adanya hubungan signifikan antara kedua variabel dengan nilai korelasi (r) = 0,298. Nilai r tabel untuk 52 siswa dengan taraf signifikan 5% adalah 0,032, yang menunjukkan bahwa hubungan antara kepercayaan diri dan penyesuaian diri adalah signifikan.
HUBUNGAN POLA ASUH ORANGTUA TERHADAP PERILAKU MEMBOLOS SISWA KELAS XI TG SMK NEGERI 11 SEMARANG Rini Kurniasih; Saptadi Ismanto, Heri; Dian, M.A. Primaningrum
Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi (JUBIKOPS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Barru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56185/jubikops.v4i2.691

Abstract

Latar belakang yang mendorong adanya penelitian ini adalah ditemukan data berbagai kenakalan remaja yang dilakukan siswa di sekolah salah satunya yaitu adanya perilaku membolos. Selain itu, adanya data dari siswa yang menyatakan bahwa perilaku tersebut terjadi karena adanya faktor kurang perhatian dari orang tua. Permasalahan dalam penelitian ini adalah : Apakah ada hubungan antara pola asuh orang tua dengan perilaku membolos pada peserta didik kelas XI TG SMK Negeri 11 Semarang?. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif menggunakan pendekatan ex post facto merupakan suatu penelitian yang dilakukan oleh peneliti pada suatu peristiwa yang telah terjadi dan kemudian untuk mengetahui faktor yang menjadi penyebab timbulnya peristiwa tersebut. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI TG SMK Negeri 11 Semarang sebanyak 133 siswa. Sampel yang diambil menggunakan rumus Solvin adalah 100 orang lalu di ambil secara proposi dari ke – 4 kelas dengan menggunakan teknik proportional sampling sehingga perkelas ada 25 orang sebagai sampel. Hasil uji hipotesis yang dilakukan peneliti dapat disimpulkan bahwa pola asuh yang memiliki hubungan signifikan terhadap perilaku membolos pada peserta didik XI TG (Teknik Grafika) SMK N 11 Semarang merupakan pola asuh otoriter dan pola asuh permisif dengan signifikasi pola asuh otoriter 0,009 dan perilaku permisif 0,000 yang lebih kecil dari 0,05. Pola asuh orang tua secara bersama – sama didapatkan hasil sig. 0,000 < 0,05 sehingga menolak H0 yang berarti terdapat hubungan antara pola asuh orang tua secara bersama – sama dengan perilaku membolos secara signifikan. Selain itu, terdapat kontribusi sebesar 23,2% pola asuh orang tua menjadi salah satu faktor timbulnya perilaku membolos pada XI TG SMK N 11 Semarang. Berdasarkan hasil penelitian ini saran yang dapat disampaikan adalah harus adanya kerjasama antara sekolah dan orang tua untuk dapat memperhatikan segala perilaku anak selama diluar pengawasan orang tua. Sealin itu, peneliti selanjutnya dapat meneliti dan menemukan faktor lain yang belum dapat diungkap dalam penelitian ini.
HUBUNGAN KEPERCAYAAN DIRI DENGAN PERILAKU BULLYING SISWA KELAS XI SMA NEGERI 3 PATI Syahputra, Arya Indra; Siti Fitriana; Dian, M.A. Primaningrum
Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi (JUBIKOPS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Barru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56185/jubikops.v4i2.716

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih banyak siswa yang melakukan tindak perilaku bullying. Tindakan yang mereka lakukan sebagai pelaku bullying mereka lakukan secara sadar. Siswa yang menjadi korban tindak perilaku bullying ini belum sadar dengan dampak yang diberikan terhadap kepercayaan diri mereka. Dampak yang timbul adalah siswa menjadi sukar bergaul dengan temannyaa dan lebih suka menyendiri, sulit beradaptasi dengan keadaan, sulit berkomunikasi dengan lawan bicara, dan lebih suka membuang pandangan dengan melakukan gerakan-gerakan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mencari adanya pengaruh perilaku bullying terhadap kepercayaan diri siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 3 Pati yang berjumlah 420 siswa. Sampel yang diambil sebanyak 107 siswa. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah cluster random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan skala likert, yakni membuat skala kepercayaan diri dan skala perilaku bullying. Berdasarkan uji korelasi Person Product Moment, diperoleh nilai signifikansi 0.000 yang dapat diartikan bahwa antara Kepercayaan Diri (X) dengan Perilaku Bullying (Y) terdapat hubungan karena nilai signifikansi kurang dari 0.05, maka dapat ditarik kesimpulan yang berarti bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara variable Kepercayaan Diri dengan Perilaku Bullying siswa XI SMA Negeri 3 Pati.