cover
Contact Name
Tarpin Juandi
Contact Email
tarpinjuandi@hamzanwadi.ac.id
Phone
+6287863398884
Journal Mail Official
hijase@hamzanwadi.ac.id
Editorial Address
https://e-journal.hamzanwadi.ac.id/index.php/hijase/about/editorialTeam
Location
Kab. lombok timur,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
HiJaSE (Hamzanwadi Journal of Science Education)
Published by Universitas Hamzanwadi
ISSN : 30481635     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.29408/hijase
Core Subject : Science, Education,
Hamzanwadi Journal of Science Education (HiJaSE) publishes scholarly papers that concentrates on science teaching and learning in school settings ranging from early childhood to higher education as well as workplace and informal learning, which are related to science education. Hence, it purposes to link research with practice by providing information, ideas, opinions and insights. As an national journal, the HiJaSE welcomes contributions from any region in Indonesia, which explains their national contexts and associates the significance of their work with a national readership. In looking for research to publish, the HiJaSE seeks manuscripts that advance our knowledge in science education research rather than reproducing what we have already known. Thus, the HiJaSE is also interested in producing valid and trustworthy research that covers new capabilities of science learning/teaching and innovative practices in science learning/teaching. The HiJaSE especially emphasizes research in educational practice, and educational realities in systems, schools, and universities.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 25 Documents
Pengembangan Media Pembelajaran Poster Menggunakan Aplikasi Canva Pada Materi Pencemaran Lingkungan Ariandani, Nunung; Oktavia, Ria; Bahar, Raodatul Rozita; Najihan, Najihan; Hidayanti, Alvina; Nawansi, Hilda Fitri; Seftiana, Rika
Hamzanwadi Journal of Science Education Vol. 2 No. 2 (2025): Hamzanwadi Journal of Science Education
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berupa poster menggunakan aplikasi Canva pada materi pencemaran lingkungan di jenjang sekolah dasar. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada masih dominannya penggunaan metode konvensional dan kurangnya media visual yang menarik dalam pembelajaran IPA, khususnya pada topik-topik yang berkaitan dengan isu lingkungan. Padahal, pencemaran lingkungan merupakan materi kontekstual yang menuntut penyajian visual agar lebih mudah dipahami dan relevan dengan kehidupan sehari-hari siswa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek uji coba terdiri dari guru dan siswa kelas V sekolah dasar. Hasil validasi oleh ahli materi dan media menunjukkan bahwa media poster yang dikembangkan layak digunakan dengan kategori sangat baik. Selain itu, respon siswa terhadap penggunaan poster dalam pembelajaran menunjukkan peningkatan motivasi belajar dan pemahaman konsep pencemaran lingkungan. Dengan demikian, media poster berbasis Canva dinilai efektif dan inovatif sebagai alternatif media pembelajaran visual yang mudah dibuat, menarik, dan sesuai dengan karakteristik siswa sekolah dasar. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan Canva secara lebih luas dalam pengembangan media pembelajaran lainnya yang berbasis digital dan visual.
Analisis Akurasi Volume Dan Efisiensi Pengisian Bulayak Khas Lombok Berdasarkan Konsep Fisika Volume Dan Dimensi Ardini, Amalia Hasna; Novianti, Baiq Aryani
Hamzanwadi Journal of Science Education Vol. 2 No. 2 (2025): Hamzanwadi Journal of Science Education
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bulayak adalah struktur tradisional yang dibuat dari anyaman daun Enau. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang dapat memengaruhi akurasi pengukuran volume Bulayak, memperkirakan isian volume beras untuk menghasilkan Bulayak yang bagus serta menyelidiki fenomena fenomena fisika yang berlaku dalam proses pembuatan anyaman Bulayak. Objek dari penelitian ini berupa Bulayak. Pendekatan Kualitatif dengan metode observasi digunakan untuk mengumpulkan data.  Data yang diperoleh kemudian dihitung menggunakan pendekatan deskriptif Kuantitatif untuk dapat memperkirakan volume anyaman maupun volume beras yang tepat untuk mengisi anyaman Bulayak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa volume Bulayak adalah sebuah anyaman yang dipengaruhi oleh berbagai parameter fisik, baik dari tekstur material maupun teknik penganyaman. Beberapa fenomena Fisika juga terdapat dalam pembuatan anyaman Bulayak. Diantaranya yakni mekanika struktur, sifat material, torsi serta ruang dan dimensi. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa efisiensi pengisian Bulayak, dengan persentase pengisian optimal berkisar antara 59% hingga 63% untuk menghasilkan Bulayak yang sempurna. Untuk penelitian selanjutnya, disarankan untuk mengembangkan model kuantitatif yang lebih presisi guna memprediksi volume Bulayak dengan lebih akurat berdasarkan parameter-parameter fisik yang telah diidentifikasi dalam studi ini.
Konsep Fisika Pada Proses Menenun Kain Ikat Pringgasela Lombok Sapitri, Alpi; Syahidi, Khaerus
Hamzanwadi Journal of Science Education Vol. 2 No. 2 (2025): Hamzanwadi Journal of Science Education
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pringgasela dikenal dengan tenun ikat tradisionalnya yang mencerminkan kearifan lokal masyarakat Suku Sasak. Aktivitas menenun ini ternyata mengandung berbagai prinsip fisika, sehingga berpotensi menjadi media pembelajaran yang kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk menjadikan pembelajaran fisika lebih relevan dan bermakna dengan mengidentifikasi serta menganalisis konsep-konsep fisika yang secara alami diterapkan dalam proses menenun. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi. Data dikumpulkan melalui observasi langsung terhadap proses menenun kain ikat di Desa Pringgasela, Lombok Timur, serta wawancara mendalam dengan para penenun tradisional. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif untuk menemukan keterkaitan antara aktivitas menenun dan konsep-konsep fisika.Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip-prinsip fisika diterapkan secara alami dalam setiap tahap proses menenun. Konsep-konsep seperti tegangan, tekanan, gaya gesek, elastisitas, dan kestabilan tampak dalam kegiatan menarik benang, mengatur kerapatan tenunan, serta menjaga ketegangan alat tenun. Praktik menenun ini telah diwariskan secara turun-temurun, menunjukkan adanya pemahaman praktis tentang prinsip fisika dalam budaya lokal. Temuan ini membuktikan bahwa kegiatan menenun dapat dijadikan media pembelajaran berbasis etnofisika. Dengan mengintegrasikan konsep fisika ke dalam konteks budaya lokal, peserta didik dapat belajar secara lebih kontekstual dan bermakna. Pendekatan etnofisika ini tidak hanya memperkaya proses pembelajaran fisika, tetapi juga berkontribusi dalam pelestarian kearifan lokal masyarakat Pringgasela.
Kajian Fisika pada Alat Perontok Padi Tradisional Lombok: Etnofisika Penggabah Fahrizal, Lalu; Wajdi, Badrul; Hizbi, Tsamarul
Hamzanwadi Journal of Science Education Vol. 2 No. 2 (2025): Hamzanwadi Journal of Science Education
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Etnofisika merupakan pendekatan interdisipliner yang bertujuan mengaitkan konsep-konsep fisika dengan praktik budaya lokal masyarakat, sehingga mampu menjembatani pemahaman sains dalam konteks tradisional. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji penerapan konsep fisika, khususnya konsep momentum dan impuls, pada alat tradisional merontokkan padi yang dikenal dengan sebutan penggabah di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Alat ini masih digunakan oleh sebagian petani sebagai bagian dari proses pascapanen padi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung aktivitas petani di lapangan dan wawancara mendalam terhadap pelaku tradisi menggabah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik menggabah, yaitu memukulkan ikatan padi ke permukaan keras seperti batu atau kayu, merupakan bentuk penerapan prinsip impuls, di mana gaya bekerja dalam waktu tertentu untuk mengubah momentum bulir padi sehingga terlepas dari tangkainya. Selain itu, aktivitas ini juga melibatkan konsep tumbukan, gaya, dan perpindahan energi. Meskipun tidak didasari oleh pemahaman teori fisika secara formal, masyarakat secara intuitif telah menerapkan prinsip-prinsip tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Temuan ini menegaskan bahwa pengetahuan lokal memiliki nilai edukatif tinggi dan dapat dijadikan sumber pembelajaran fisika kontekstual di sekolah.
Analisis Fenomena Fisika Pada Presean Sebagai Budaya Lombok Rauhun, Siti; Hizbi, Tsamarul; Juandi, Tarpin
Hamzanwadi Journal of Science Education Vol. 2 No. 2 (2025): Hamzanwadi Journal of Science Education
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Presean adalah sebuah tradisi budaya masyarakat Sasak di Lombok yang menampilkan pertarungan antara dua pria menggunakan penjalin (rotan) dan ende (tameng). Tradisi ini tidak hanya menarik dari sisi budaya, tetapi juga menyimpan berbagai fenomena fisika seperti gaya, impuls, dan energi. Penelitian ini bertujuan mengungkap fenomena-fenomena fisika pada presean sebagai budaya Lombok. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk menganalisis konsep-konsep fisika yang terkandung dalam tradisi ini. Data yang terkumpul dianalisis dengan teknik deskriptif. Hasil analisis menunjukkan bahwa beberapa aktivitas presean menerapkan prinsip-prinsip fisika, seperti konsep impuls, momentum, dan gaya dalam interaksi penjalin dan ende, serta konversi energi dari gerakan para pepadu. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa presean merupakan laboratorium alami yang kaya akan aplikasi konsep-konsep fisika seperti konsep impuls, momentum, gaya, dan energi serta dapat menjadi media pembelajaran kontekstual yang menghubungkan ilmu fisika dengan budaya lokal.

Page 3 of 3 | Total Record : 25