cover
Contact Name
Yulia Andriani
Contact Email
nusantaraypn@gmail.com
Phone
+6285265252818
Journal Mail Official
agrinusnusantara@gmail.com
Editorial Address
Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara Alamat : Villa Pasir Mas Blok B 12A, Jl. Jabaru Pasir Kuda, Bogor Barat, Indonesia E-mail : nusantaraypn@gmail.com - agrinusnusantara@gmail.com
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Agrinus: Jurnal Agro Marin Nusantara
ISSN : -     EISSN : 30323932     DOI : 10.62180
AGRINUS : Jurnal Agro Marin Nusantara adalah terbitan ilmiah yang fokus pada riset dan pengembangan di bidang pertanian dan peternakan. Jurnal ini menawarkan kumpulan artikel ilmiah yang mencakup berbagai aspek, mulai dari teknologi pertanian hingga manajemen peternakan. Dalam cakupannya, jurnal ini membahas inovasi-inovasi terkini di sektor pertanian seperti penggunaan teknologi digital dalam pertanian, penelitian varietas tanaman unggul, praktik-praktik agroekologi, dan strategi pengelolaan tanah yang berkelanjutan. Di sisi peternakan, topik-topik seperti pemuliaan ternak, manajemen pakan, kesehatan hewan, dan efisiensi produksi juga menjadi fokus utama.
Articles 54 Documents
Partisipasi Anggota Kelompok Wanita Tani Melalui Pengolahan Daging Ayam Menjadi Produk Olahan Sosis (SAUSAGE) di Kecamatan Dramaga Kabupaten Bogor Maria Natalia; Kenedy Putra; Nurhayati Nurhayati
AGRINUS : Jurnal Agro Marin Nusantara Vol. 3 No. 1 (2026): AGRINUS: JURNAL AGRO MARIN NUSANTARA
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/z4zxrp56

Abstract

Ayam kampung afkir memiliki kandungan protein yang tinggi, namun pemanfaatannya masih kurang optimal karena tekstur daging yang relatif keras dan kurang diminati masyarakat. Salah satu upaya untuk meningkatkan nilai tambah produk adalah dengan mengolah daging ayam menjadi sosis. Kelompok Wanita Tani (KWT) memiliki peran penting dalam pengembangan usaha pengolahan hasil peternakan, sehingga partisipasi anggota menjadi faktor yang menentukan keberhasilan kegiatan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat partisipasi anggota KWT, faktor-faktor yang memengaruhinya, serta strategi peningkatan partisipasi dalam pengolahan daging ayam menjadi sosis di Kecamatan Dramaga Kabupaten Bogor. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan responden sebanyak 30 anggota KWT. Variabel yang diteliti meliputi karakteristik anggota (X1), kelembagaan pertanian (X2), dan penyuluhan pertanian (X3) terhadap partisipasi anggota KWT (Y). Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda. Selain itu, dilakukan kaji terap pembuatan sosis ayam dengan penambahan wortel yang diuji secara organoleptik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat partisipasi anggota KWT tergolong tinggi, yaitu sebesar 95%. Secara parsial, penyuluhan pertanian berpengaruh nyata terhadap partisipasi, sedangkan karakteristik anggota dan kelembagaan pertanian tidak berpengaruh signifikan. Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh signifikan dengan nilai R² sebesar 0,546. Strategi peningkatan partisipasi dilakukan melalui optimalisasi peran penyuluh, peningkatan akses informasi, dan pelatihan pengolahan produk.
Analisis Kelayakan Finansial Usaha Kerupuk Pak Naman di Desa Padang Luas Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar Yusmini; Shakira Dwi Kurnia Putri; Evy Maharani
AGRINUS : Jurnal Agro Marin Nusantara Vol. 3 No. 1 (2026): AGRINUS: JURNAL AGRO MARIN NUSANTARA
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/843d6c40

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan finansial Usaha Kerupuk Pak Naman di Desa Padang Luas, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar. Usaha ini merupakan industri kecil yang memproduksi dan memasarkan berbagai jenis kerupuk lokal. Permasalahan utama yang dihadapi meliputi meningkatnya harga bahan baku, pencatatan keuangan yang belum sesuai standar, serta belum dilakukannya analisis keuangan secara komprehensif. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode studi kasus dan analisis data kuantitatif berdasarkan kriteria investasi, yaitu Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), dan Gross Benefit-Cost Ratio (Gross B/C). Proyeksi keuangan dilakukan selama 30 tahun (2024–2053) dengan asumsi tingkat inflasi sebesar 3,79% dan tingkat suku bunga sebesar 6%. Hasil analisis menunjukkan bahwa usaha ini layak dijalankan secara finansial dengan nilai NPV positif, nilai IRR lebih besar daripada tingkat suku bunga, dan nilai Gross B/C > 1. Analisis sensitivitas juga menunjukkan bahwa usaha ini tetap layak dijalankan meskipun terjadi kenaikan harga bahan baku atau penurunan produksi. Dengan demikian, Usaha Kerupuk Pak Naman dinilai layak untuk terus dikembangkan dari aspek finansial.
Pendampingan Pembuatan Pakan Ternak Dari Limbah Minyak Goreng dan Makanan Siap Saji Pada UMKM Pasta 30 Muhammad Syarif Rahmadtullah Syarif; Selly Oktarina; Rismandona Rismandona; Risa Risa
AGRINUS : Jurnal Agro Marin Nusantara Vol. 3 No. 1 (2026): AGRINUS: JURNAL AGRO MARIN NUSANTARA
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/npy1px57

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak pendampingan pembuatan pakan ternak berbahan dasar limbah minyak goreng dan makanan siap saji terhadap peningkatan pemahaman serta keterampilan anggota UMKM PASTA 30 di Kota Palembang. Pemanfaatan limbah sebagai bahan pakan alternatif menjadi solusi dalam mengurangi permasalahan lingkungan sekaligus meningkatkan nilai ekonomi limbah organik. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan penyebaran kuesioner kepada peserta pendampingan. Data dianalisis menggunakan skala Likert untuk mengukur pemahaman dan respons peserta terhadap kegiatan. Hasil menunjukkan bahwa program pendampingan berjalan efektif dengan rata-rata skor kepuasan peserta sebesar 91,22 yang termasuk kategori sangat tinggi. Kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam mengolah limbah minyak goreng serta makanan siap saji menjadi pakan ternak alternatif. Peran penyuluh pertanian sebagai fasilitator turut mendukung keberhasilan kegiatan melalui edukasi, praktik langsung, dan pendampingan berkelanjutan. Program ini diharapkan dapat mendukung pertanian berkelanjutan serta meningkatkan efisiensi usaha peternakan skala kecil dan menengah.
Praktik Budidaya Ubi Kayu di Kecamatan Kulim Kota Pekanbaru Wani Angelia Purba; Yulia Andriani; Meki Herlon
AGRINUS : Jurnal Agro Marin Nusantara Vol. 3 No. 1 (2026): AGRINUS: JURNAL AGRO MARIN NUSANTARA
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/ys2ca233

Abstract

Cassava (Manihot utilissima) is an important food commodity that plays a strategic role in supporting food security and farmers’ livelihoods. Kulim Subdistrict is the largest cassava production center in Pekanbaru City; therefore, the cultivation practices employed by farmers need to be studied to gain a technical understanding of the cultivation methods used in the field. This study aims to describe the cassava cultivation practices implemented by farmers in Kulim Subdistrict, Pekanbaru City. The study employed a qualitative descriptive method, with data collected through observation, interviews, and documentation. The study sample consisted of agricultural extension workers and farmer group leaders who cultivate cassava in Kulim Subdistrict. The results showed that farmers used the “Kelenteng” cassava variety with a 9-month growth period. Land preparation was carried out using a plow and a rotary tiller, while planting was done at a depth of 3–5 cm with a planting spacing of 100 × 100 cm using a square planting pattern and an angled cutting position. Fertilization used a combination of organic and inorganic fertilizers, namely dolomite, manure, urea, NPK Phonska, and KCl. Crop maintenance included thinning at 20–30 days after planting and chemical weed control using Gramoxone and Roundup, while ridging and fungal disease control were not performed. Harvesting is carried out 9–10 months after planting, done manually, with yields ranging from 13 to 14 metric tons per hectare. Cassava cultivation practices in Kulim Subdistrict are still largely based on farmers’ experience and knowledge, which help support cassava farm productivity.