cover
Contact Name
Indri Anugrah Ramadhani
Contact Email
indianugrah18@gmail.com
Phone
+6282292039909
Journal Mail Official
jurnalpetisi@gmail.com
Editorial Address
Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong Jln. K.H. Ahmad Dahlan No. 1 Kelurahan Mariat Pantai Distrik Aimas Sorong Papua Barat Daya
Location
Kota sorong,
Papua barat
INDONESIA
Jurnal PETISI (Pendidikan Teknologi Informasi)
ISSN : -     EISSN : 27216276     DOI : 10.36232
Core Subject : Science, Education,
Jurnal PETISI (Pendidikan Teknologi Informasi) diterbitkan oleh Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong. Jurnal ini bertujuan untuk menerbitkan dan menyebarluaskan hasil penelitian dan studi tentang Pendidikan Taknologi Informasi. Artikel yang dimuat dalam jurnal adalah hasil penelitian atau pemikiran bidang pendidikan dasar yang dilakukan oleh peneliti, guru, dan praktisi pendidikan. Jurnal PETISI adalah Jurnal Ilmiah Pendidikan Teknologi Informasi yang memuat topik: - Information System - Mobile Computing and Application - Artificial Intelligence - Computer Networking & Security - Geographics Information System (GIS) - Human & Computer Interaction - Multimedia System - Innovative work on the Development of Educational Multimedia and E-Learning Frekuensi Terbitan: Terbit dua kali setahun pada bulan Januari dan bulan Juli.
Articles 134 Documents
Analisis Kemampuan Literasi Digital Siswa SMA pada Pembelajaran Berbasis Kurikulum Merdeka Alfiani Hanifah; Ramaulvi Muhammad Akhyar
JURNAL PETISI (Pendidikan Teknologi Informasi) Vol. 7 No. 3 (2026): JURNAL PETISI (Pendidikan Teknologi Informasi)
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalpetisi.v7i3.5204

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat literasi digital siswa kelas XI SMA IT Daarul Hikmah Boarding School pada era Kurikulum Merdeka. Literasi digital menjadi kompetensi esensial dalam pembelajaran modern, namun tingkat penguasaan siswa pada berbagai dimensinya belum terpetakan secara jelas, khususnya di lingkungan boarding school. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan instrumen kuesioner skala Likert 1–5 yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas. Subjek penelitian berjumlah 46 siswa kelas XI. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan Penilaian Acuan Patokan (PAP) Tipe II berdasarkan enam dimensi literasi digital UNESCO, yaitu perangkat keras dan perangkat lunak, literasi informasi dan data, komunikasi dan kolaborasi, pembuatan konten digital, keamanan digital, serta pemecahan masalah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat literasi digital siswa secara umum berada pada kategori tinggi, dengan dimensi keamanan digital menempati skor tertinggi. Meskipun demikian, beberapa aspek masih memerlukan penguatan, terutama pada kemampuan pemecahan masalah dan pembuatan konten digital. Penelitian ini memberikan gambaran empiris tentang kondisi literasi digital siswa dan dapat menjadi dasar perumusan strategi peningkatan pembelajaran berbasis digital di sekolah.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Augmented Reality pada Materi Pengenalan Perangkat Keras Komputer pada Kelas VII Arya Always; M. Ari Prayogo
JURNAL PETISI (Pendidikan Teknologi Informasi) Vol. 7 No. 3 (2026): JURNAL PETISI (Pendidikan Teknologi Informasi)
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalpetisi.v7i3.5210

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran berbasis Augmented Reality (AR) pada materi pengenalan perangkat keras komputer untuk siswa kelas VII SMP Negeri 34 Samarinda. Latar belakang penelitian adalah keterbatasan media konvensional yang membuat siswa kesulitan memahami konsep abstrak perangkat keras. Teknologi AR dipilih karena mampu menampilkan objek tiga dimensi secara interaktif sehingga pembelajaran lebih menarik dan mudah dipahami. Metode penelitian menggunakan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Analisis dilakukan melalui observasi dan wawancara guru, perancangan dengan storyboard, pengembangan menggunakan Web AR Studio, Canva, dan Sketchfab untuk menghasilkan konten AR berupa objek 3D yang diakses melalui QR code. Implementasi dilakukan dengan uji coba terbatas pada siswa kelas VII serta validasi ahli media, ahli materi, dan angket siswa. Hasil penelitian menunjukkan media AR layak digunakan dengan skor ahli media 94%, ahli materi 97%, dan uji coba siswa 86%. Media ini membantu siswa memvisualisasikan perangkat keras, meningkatkan motivasi belajar, serta memudahkan guru menyampaikan materi. Kesimpulannya, media AR efektif dan layak digunakan dalam pembelajaran Informatika.
Pengembangan Media GAISS (Game I Know Solar System) Untuk Menstimulasi Keterampilan Berpikir Kreatif Anak Usia 5-6 Tahun Alisha Arrochma; Mallevi Agustin Ningrum; Sri Setyowati; Dewi Komalasari
JURNAL PETISI (Pendidikan Teknologi Informasi) Vol. 7 No. 3 (2026): JURNAL PETISI (Pendidikan Teknologi Informasi)
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalpetisi.v7i3.5539

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji kelayakan media game edukatif GAISS (Game I Know Solar System) dalam menstimulasi keterampilan berpikir kreatif anak usia 5-6 tahun. Penelitian menggunakan model pengembangan Four-D (Define, Design, Developt, Disseminate) yang dilaksanakan di TK ADNI Islamic English School. Kelayakan produk dinilai melalui uji validitas oleh ahli materi dan ahli media, serta uji validitas dan reliabilitas instrumen, keefektifan, dan kepraktisan media. Hasil validasi ahli menunjukkan media game edukatif GAISS sangat layak digunakan dengan persentase 91,66% dari ahli materi dan 95,83% dari ahli media, dengan rata-rata keseluruhan 97%. Instrumen keterampilan berpikir kreatif dan GAISS dinyatakan valid R hitung > R tabel dan reliabel Cronbach Alpha 0,955. Uji keefektifan menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara skor pretest dan posttest dengan nilai Z = -3,860 nilai p < 0,05, di mana 19 anak mengalami peningkatan skor keterampilan berpikir kreatif. Hasil ini menunjukkan bahwa media game edukatif GAISS efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kreatif anak usia 5-6 tahun dan praktis digunakan dalam pembelajaran di TK.
Evaluasi Kualitas Layanan Aplikasi Signal Samsat Digital Nasional Menggunakan ISO/IEC 25010:2011 Putri Zulia Kirani; Shofa Shofiah Hilabi; Fitria Nurapriani; Tukino Tukino
JURNAL PETISI (Pendidikan Teknologi Informasi) Vol. 7 No. 3 (2026): JURNAL PETISI (Pendidikan Teknologi Informasi)
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalpetisi.v7i3.5583

Abstract

Dinamika teknologi informasi telah memicu digitalisasi pelayanan publik melalui aplikasi SIGNAL (Samsat Digital Nasional), yang memudahkan wajib pajak melakukan pemenuhan kewajiban pajak kendaraan serta pembaruan STNK secara daring, sehingga mengeliminasi kebutuhan untuk mendatangi kantor Samsat secara fisik saat ini. Meskipun aplikasi ini cukup populer, kualitas layanannya masih memerlukan penilaian lebih lanjut. asaran studi ini adalah menilai kualitas aplikasi SIGNAL dengan mengadopsi standar ISO/IEC 25010:2011. Pendekatan penelitian menggunakan metode kuantitatif, di mana perolehan data dilakukan lewat kuesioner yang mencakup enam karakteristik dasar: kesesuaian fungsi, efisiensi, kemudahan penggunaan, keandalan, pemeliharaan, dan portabilitas. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan menghitung rata-rata dan persentase. Temuan menunjukkan bahwa kualitas layanan keseluruhan aplikasi SIGNAL tergolong “baik”, meskipun terdapat beberapa elemen yang masih perlu diperbaiki agar kualitas layanannya dapat dioptimalkan.
Audit Tata Kelola TI Pada Rapor Digital Madrasah (RDM) Berbasis Framework Cobit 2019 Domain DSS Nursyifa; Bayu Priyatna; Fitria Nurapriani; April Lia Hananto
JURNAL PETISI (Pendidikan Teknologi Informasi) Vol. 7 No. 3 (2026): JURNAL PETISI (Pendidikan Teknologi Informasi)
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalpetisi.v7i3.5599

Abstract

Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai tata kelola teknologi informasi pada aplikasi Rapor Digital Madrasah (RDM) di MI Al-Hidayah 04 dengan menggunakan pendekatan COBIT 2019. Domain Pengiriman, Layanan, dan Dukungan (DSS), yang terdiri dari subdomain DSS01, DSS02, dan DSS05, menjadi fokus audit. Data dikumpulkan dari lima belas responden, yang terdiri dari guru dan kepala sekolah, melalui observasi, wawancara, dan kuesioner. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa tingkat kapabilitas rata-rata saat ini adalah 2,22, yang berada pada level proses manajemen. Sub-domain DSS01 memiliki celah terbesar, yaitu 1,15, diikuti oleh DSS05 dengan nilai 0,47, dan DSS02 telah melampaui target dengan nilai -0,28. Penguatan prosedur keamanan dan pencadangan data serta standarisasi dokumen operasional adalah fokus dari rekomendasi perbaikan.
Penerapan BAI COBIT 2019 Untuk Menilai Kapabilitas E-Scrap Berbasis Web Pada Perusahaan Manufaktur Otomotif Rahmawati Rahmawati; Shofa Shofiah Hilabi; Baenil Huda; Agustia Hananto
JURNAL PETISI (Pendidikan Teknologi Informasi) Vol. 7 No. 3 (2026): JURNAL PETISI (Pendidikan Teknologi Informasi)
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalpetisi.v7i3.5600

Abstract

Abstrak: Implementasi aplikasi e-Scrap berbasis web pada perusahaan industri manufaktur otomotif menuntut tata kelola teknologi informasi yang mampu memastikan kesesuaian solusi, pengelolaan perubahan, kesiapan transisi, dan ketersediaan pengetahuan pengguna. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi tingkat kapabilitas implementasi aplikasi e-Scrap menggunakan domain Build, Acquire, and Implement (BAI) COBIT 2019 pada proses BAI03, BAI06, BAI07, dan BAI08. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan instrumen kuesioner berbasis skala Likert yang disusun berdasarkan praktik pengelolaan pada tiap proses COBIT 2019. Responden ditentukan secara purposive dari pihak-pihak yang terlibat langsung dalam penggunaan dan pengelolaan aplikasi. Data dianalisis melalui perhitungan rata-rata per butir, current score per domain, pemetaan capability level, dan analisis gap antara kondisi aktual dan target organisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai current score BAI03 sebesar 3,46, BAI06 sebesar 3,23, BAI07 sebesar 3,40, dan BAI08 sebesar 3,21 dengan rata-rata keseluruhan 3,32. Seluruh domain berada pada level 3, yang menunjukkan bahwa implementasi aplikasi telah berjalan melalui proses yang ditetapkan, namun belum mencapai target level 4. Nilai gap terbesar terdapat pada BAI08 sebesar 0,79, diikuti BAI06 sebesar 0,77, BAI07 sebesar 0,60, dan BAI03 sebesar 0,54. Temuan ini menunjukkan bahwa prioritas perbaikan perlu diarahkan pada pengelolaan pengetahuan dan pengelolaan perubahan agar implementasi aplikasi e-Scrap dapat berjalan lebih efektif, konsisten, dan terukur. Abstract: The implementation of the web-based e-Scrap application in an automotive manufacturing company requires information technology governance that can ensure solution suitability, change management, transition readiness, and the availability of user knowledge. This study aims to evaluate the capability level of the e-Scrap application implementation using the Build, Acquire, and Implement (BAI) domain of COBIT 2019 in processes BAI03, BAI06, BAI07, and BAI08. The study used a quantitative descriptive approach with a Likert-scale questionnaire developed from the management practices in each COBIT 2019 process. Respondents were selected purposively from parties directly involved in the use and management of the application. Data were analyzed through the calculation of mean scores for each item, current scores for each domain, capability level mapping, and gap analysis between actual conditions and organizational targets. The results show that the current scores were 3.46 for BAI03, 3.23 for BAI06, 3.40 for BAI07, and 3.21 for BAI08, with an overall average of 3.32. All domains were at level 3, indicating that the application implementation has been carried out through established processes, but has not yet achieved the target of level 4. The largest gap was found in BAI08 at 0.79, followed by BAI06 at 0.77, BAI07 at 0.60, and BAI03 at 0.54. These findings indicate that improvement priorities need to focus on knowledge management and change management so that the e-Scrap application can operate more effectively, consistently, and measurably.
Segmentasi Supplier Berdasarkan Data Transaksi Menggunakan K-Means dengan Pendekatan QRFM Termodifikasi dan Validasi Multi-Platform Nasywa Dhiya Luthfiyyah; Baenil Huda; Fitria Nurapriani; Elfina Novalia
JURNAL PETISI (Pendidikan Teknologi Informasi) Vol. 7 No. 3 (2026): JURNAL PETISI (Pendidikan Teknologi Informasi)
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalpetisi.v7i3.5604

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan segmentasi supplier berdasarkan data transaksi menggunakan pendekatan data mining dengan algoritma K-Means. Permasalahan yang diangkat adalah belum adanya pengelompokan supplier yang dapat mendukung pengambilan keputusan strategis dalam pengelolaan supplier. Metode yang digunakan adalah K-Means clustering dengan pendekatan QRFM (Quantity, Recency, Frequency, Monetary) sebagai pengembangan dari model RFM. Dataset yang digunakan berupa data estimasi invoice periode Januari 2024 hingga Desember 2025 yang telah melalui proses transformasi dan normalisasi menggunakan metode Min-Max. Evaluasi model dilakukan menggunakan Davies-Bouldin Index (DBI) dan divalidasi menggunakan dua platform, yaitu RapidMiner dan Google Colab. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model RFM menghasilkan nilai DBI terbaik sebesar 0,357, sedangkan QRFM sebesar 0,377. Sementara itu, hasil validasi pada Google Colab menunjukkan nilai DBI sebesar 0,642 dan Silhouette Score sebesar 0,580. Meskipun nilai DBI pada RapidMiner lebih optimal, kedua platform menghasilkan pola klister yang konsisten. Hasil clustering menghasilkan tiga kelompok supplier, yaitu supplier prioritas, supplier menengah, dan supplier berisiko. Penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan QRFM mampu memberikan insight yang lebih komprehensif dibandingkan dengan RFM dalam analisis segmentasi supplier.
Prediksi Jumlah Perceraian Menggunakan Metode Support Vector Machine (SVR) Studi Kasus Pengadilan Agama Kabupaten Karawang Rahmawati Rahmawati; Shofa Shofiah Hilabi; Baenil Huda; Tukino Tukino
JURNAL PETISI (Pendidikan Teknologi Informasi) Vol. 7 No. 3 (2026): JURNAL PETISI (Pendidikan Teknologi Informasi)
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalpetisi.v7i3.5615

Abstract

Peningkatan kasus perceraian menunjukkan adanya dinamika sosial yang rumit dan dipengaruhi oleh banyak variabel seperti kondisi ekonomi dan konflik rumah tangga. Pola data yang fluktuatif dan cenderung non-linear menjadi tantangan dalam proses analisis menggunakan pendekatan konvensional. Oleh karena itu, digunakan pendekatan berbasis pembelajaran mesin menggunakan metode Support Vector Regression (SVR) untuk memodelkan hubungan antara faktor penyebab dan jumlah perceraian. Data yang digunakan adalah data bulanan dari masa lalu dari Pengadilan Agama Kabupaten Karawang. Proses penelitian meliputi tahap preprocessing, normalisasi menggunakan MinMaxScaler, serta pembagian data berbasis waktu untuk menghindari data leakage. Hasil menunjukkan bahwa model memiliki kemampuan untuk mengikuti tren data utama meskipun belum optimal dalam menangkap fluktuasi ekstrem. Evaluasi menghasilkan nilai MAE sebesar 920.85 dan RMSE sebesar 1051.38 serta R² sebesar 0.1506 yang menunjukkan keterbatasan model dalam merepresentasikan kompleksitas data secara keseluruhan sehingga diperlukan pengembangan lebih lanjut melalui penambahan variabel serta optimasi model yang lebih tepat.
Implementasi Sistem Informasi Klinik Kemuning Berbasis Web Menggunakan Metode Prototyping Hilmi Muammal Haq; Shofa Shofiah Hilabi; Fitria Nurapriani; Baenil Huda
JURNAL PETISI (Pendidikan Teknologi Informasi) Vol. 7 No. 3 (2026): JURNAL PETISI (Pendidikan Teknologi Informasi)
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalpetisi.v7i3.5662

Abstract

Perkembangan teknologi informasi di bidang kesehatan mendorong peningkatan kualitas pelayanan melalui penerapan sistem informasi yang terintegrasi. Klinik Kemuning sebagai salah satu fasilitas layanan kesehatan masih menggunakan sistem pencatatan data pasien secara manual, sehingga menimbulkan permasalahan seperti keterlambatan pencatatan, kesalahan data, dan kesulitan dalam pencarian informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan sistem informasi klinik berbasis web guna meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan data pasien. Metode yang digunakan adalah Prototyping, yang meliputi tahapan analisis kebutuhan, perancangan prototype, pengembangan sistem, dan evaluasi berdasarkan masukan pengguna. Sistem dikembangkan menggunakan Node.js dengan Visual Studio Code serta memanfaatkan database untuk penyimpanan data secara terstruktur. Fitur utama sistem meliputi login dan pengelolaan data pasien, data obat, serta rekam medis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dibangun mampu mempermudah proses pencatatan data, meningkatkan kecepatan dan ketepatan pengelolaan informasi, serta mengurangi kesalahan yang terjadi pada sistem manual. Pengujian menggunakan metode Blackbox menunjukkan bahwa seluruh fungsi sistem berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Dengan demikian, sistem ini dapat menjadi solusi dalam meningkatkan kualitas pengelolaan data di Klinik Kemuning.
Pengembangan Sistem Informasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Berbasis Web pada SMK Bhakti Mulia Wonogiri Cahyaning Gumelar Pandu Saputro; Arif Setiawan
JURNAL PETISI (Pendidikan Teknologi Informasi) Vol. 7 No. 3 (2026): JURNAL PETISI (Pendidikan Teknologi Informasi)
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalpetisi.v7i3.5721

Abstract

Kendala waktu dan jarak menjadi kendala yang dihadapi oleh calon siswa selama proses pendaftaran di SMK Bhakti Mulia Wonogiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk menciptakan sistem informasi Penerimaan Siswa Baru (PPDB) berbasis web untuk menyederhanakan proses pendaftaran dan pengelolaan data. Metode penelitian yang digunakan adalah Riset dan Pengembangan (R&D) dengan model pengembangan sistem tertentu (misalnya, Waterfall/SDLC). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem informasi PPDB yang dikembangkan dapat memberikan kemudahan akses informasi online kepada calon siswa tanpa harus mengunjungi sekolah. Selain itu, data pelamar langsung terintegrasi ke dalam basis data sekolah, sehingga memudahkan sekolah untuk menyaring dan menyeleksi siswa secara efektif. Kesimpulannya, implementasi web PPDB ini tepat digunakan sebagai sarana digitalisasi sekolah yang dapat mengatasi hambatan geografis dan mengoptimalkan pengelolaan administrasi pendaftaran.