cover
Contact Name
Hara Permana
Contact Email
coutionbbc@gmail.com
Phone
+62895363144631
Journal Mail Official
coutionbbc@gmail.com
Editorial Address
Jl. Widarasari III, Sutawinangun, Kec. Kedawung, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat 45153, Kab. Cirebon, Provinsi Jawa Barat
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Coution : Journal of Counseling and Education
ISSN : -     EISSN : 27466787     DOI : 10.47453
Coution Journal is managed and published by the Islamic Education Counseling Guidance Study Program of the Tarbiyah Faculty of Islamic University Bunga Bangsa Cirebon. college student. The scope of scientific articles published in this journal is about counseling and education as well as those relating to the scientific study of counseling guidance. Coution Journal is published twice a year, in February and August.
Articles 164 Documents
Terapi Mandi Terhadap Pecandu Narkotika Di Pondok Pesantren Al-Qodir Cangkringan Sleman Yogyakarta Muslimah, Muslimah
Coution: Journal Counseling and Education Vol. 1 No. 2 (2020): Coution
Publisher : Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/coution.v1i2.114

Abstract

This study aims to determine how the process and benefits of bath therapy for narcotic addicts at Al-Qodir Islamic Boarding School, Cangkringan, Sleman Yogyakarta. This research is a qualitative research with two clients who undergo healing due to narcotics addiction. Methods of data collection by interview, observation, documentation. The method of checking the validity of the data used the "triangulation" technique. Data analysis using qualitative descriptive analysis. The results of this study describe that the process of bathing therapy carried out by narcotic addicts at the Al-Qodir Islamic boarding school goes through several stages. The first is the preparation stage, namely the therapist preparing the facilities, waking the narcotic addicts santri, and reading prayers into the bathroom. The second stage of implementation is the intention to bathe, perform ablution, and pour water all over the body. The third stage of closing is reading the prayer out of the bathroom, and giving suggestions from the therapist. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses dan manfaat terapi mandi terhadap pecandu narkotika di Pondok Pesantren Al-Qodir Cangkringan Sleman Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan subjek penelitian dua orang klien yang menjalani penyembuhan akibat pecandu narkotika. Metode pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dokumentasi. Metode pemeriksaan keabsahan data dengan tehnik “triangulasi”. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini mendeskripsikan bahwa proses terapi mandi yang dilakukan oleh para santri pecandu narkotika di pondok pesantren Al-Qodir ini melalui beberapa tahapan. Pertama tahap persiapan yaitu terapis menyiapkan sarana, membangunkan para santri pecandu narkotika, dan membaca do’a masuk kamar mandi. Tahap kedua pelaksanaan yaitu niat mandi, berwudhu, menyiramkan air ke seluruh tubuh. Tahap ketiga penutupan yaitu membaca do’a keluar kamar mandi, dan memberikan sugesti dari terapis.
Layanan Bimbingan Dan Konseling Berbasis Teknologi Informasi Pada Masa PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) Gozali, Achmad
Coution: Journal Counseling and Education Vol. 1 No. 2 (2020): Coution
Publisher : Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/coution.v1i2.117

Abstract

Government policy in opposing the Covid-19 pandemic with the aim of preventing and breaking the chain of transmission of Covid-19 discusses the application of PSBB (Large-Scale Social Restrictions) and conducting learning in networks (brave) in the field of education. Likewise the implementation of guidance and counseling services is done online or online by utilizing rapidly developing technology. The technology that was originally used in counseling is only as a supporting tool to facilitate data collection, data processing, needs assessment, and service support, now internet-based technology has become a major need that influences the success in implementing counseling and guidance services during the PSBB. Accordingly, the survey results show that the number of internet users aged 10-14 years was 66.2%, aged 15-19 years 91% which were the most users (APJII, 2018) and in 2020 the literacy age of 15 years and over was 96 % ranks the top of internet users. This can be used as a benchmark that the age of ramaja or students is a potential age of using the internet, which means that between counselor and counselee has the potential to be able to carry out interactive communication. So there needs to be adjustments and guidelines for guidance and counseling services based on information technology, so that counseling service activities remain effective and optimal. In the implementation of BK services that are carried out by using several applications from various platforms and technologies, it is necessary to pay attention to several things including potential, obstacles or challenges, strengths, weaknesses, and code of ethics in implementing information technology-based guidance and counseling services. Abstrak Kebijakan pemerintah dalam menghadapi pandemi Covid-19 dengan tujuan untuk mencegah dan memutus rantai penularan Covid-19 diantaranya yaitu menerapkan PSBB (Pembatasan Social Berskala Besar) dan melakukan pembelajaran dalam jaringan (daring) pada institusi pendidikan. Begitupun pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling (BK) dilakukan secara daring atau online dengan memanfaatkan teknologi yang sedang berkembang pesat. Teknologi yang semula digunakan dalam konseling hanya sebagai sarana pendukung untuk mempermudah dalam menghimpun data, mengolah data, asesmen kebutuhan, dan pendukung pelayanan, kini teknologi yang berbasis internet menjadi kebutuhan utama yang mempengaruhi keberhasilan dalam pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling pada masa PSBB. Sejalan dengan itu, hasil survey menunjukkan bahwa jumlah pengguna internet usia 10-14 tahun 66,2%, usia 15-19 tahun 91% yang merupakan pengguna terbanyak (APJII, 2018) dan pada tahun 2020 usia literasi yaitu 15 tahun ke atas sebesar 96% menempati urutan puncak pengguna internet. Hal tersebut dapat dijadikan tolak ukur nahwa usia remaja merupakan usia potensial menggunakan internet, yang artinya antara konselor dan konseli berpotensi untuk dapat melakukan komunikasi interaktif. Sehingga perlu ada penyesuaian dan pedoman terhadap layanan bimbingan dan konseling berbasis teknologi informasi, agar kegiatan layanan BK tetap terlaksana secara efektif dan optimal. Dalam pelaksanaan layanan BK yang dilakukan dengan menggunakan beberapa aplikasi dari berbagai platform dan teknologi tersebut perlu memperhatikan beberapa hal diantaranya adalah hambatan atau tantangan, kelebihan, kelemahan, dan kode etik dalam menerapkan layanan bimbingan dan konseling berbasis teknologi informasi.
Studi Kasus: Penggunaan Intervensi Token Ekonomi Untuk Menurunkan Perilaku Agresif Pada Anak Usia Dini Fajri, Rizqi Isnaeni
Coution: Journal Counseling and Education Vol. 1 No. 2 (2020): Coution
Publisher : Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/coution.v1i2.118

Abstract

Aggressive behavior often occurs in children, especially in early childhood. Many factors of a child having an aggressive attitude, environmental factors or a person who can be imitated or emulated and not given a correct understanding of how to behave should make the child have that attitude. In this case study, you were given a series of psychological tests to determine the dynamics of your personality. So get comprehensive results, by providing BINET, VSMS, NST, observation and interview tests. The next step is giving an intervention to you, the intervention is carried out for one month by conducting three session meetings or the first session introducing, the second session informing you about the agreement that should be done, the third session conducting a joint evaluation of the activities that you have carried out. The method used to modify the economic token can reduce the aggressive behavior ananda, it was strengthened by the family and teacher when holding a follow-up. The class teacher revealed that anada had pinched behavior, hit her themes and sometimes she could share with her friends at school. Meanwhile, the family said that you don't speak loudly or angry when you want something Abstrak Perilaku agresif seringkali terjadi pada anak, terlebih pada anak usia dini. Banyak faktor seorang anak memiliki sikap perilaku agresif, faktor lingkungan tempat tinggal atau adanya orang yang dapat ditiru atau dicontoh dan tidak diberikannya pemahaman yang benar tentang bagaimana seharusnya bersikap menjadikan anak memiliki sikap tersebut. Studi kasus ini, ananda diberikan serangkaian tes psikologis untuk mengetahui dinamika kepribadian ananda. Sehingga mendapatkan hasil yang komprehensif, dengan memberikan tes BINET, VSMS, NST, observasi dan wawancara. Langkah selanjutnya yaitu memberikan intervensi kepada ananda, intervensi dilakukan selama satu bulan dengan melakukan tiga sesi pertemuan yatiu sesi pertama melakukan pengenalan, sesi kedua memberitahukan kepada ananda tentang kesepakatan yang harus dilakukan oleh ananda, sesi ketiga melakuan evaluasi bersama tentang kegiatan yang telah dilakukan ananda. Metode modifikasi token ekonomi yang digunakan dapat menurunkan perilaku agresif ananda, hal itu dikuatkan oleh keluarga dan guru saat mengadakan follow up. Guru kelas mengungkapkan bahwa annada berkurang perilaku mencubit, memukul temanya dan kadangkala ananda sudah dapat berbagi dengan teman-temannya di sekolah. Sedangkan dari pihak keluarga mengatakan bahwa ananada tidak berbicara dengan nada keras atau marah ketika menginginkan seuatu.
Pengaruh Keharmonisan Keluarga Terhadap Kenakalan Remaja Di SMK Al-Hidayah Kota Cirebon Budiana, Budiana; Riyani, Ade; Muzhirul, Akhmad; Abidin, M.; Saputra, Wandi
Coution: Journal Counseling and Education Vol. 1 No. 2 (2020): Coution
Publisher : Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/coution.v1i2.137

Abstract

Kenakalan remaja merupakan salah satu penyakit sosial yang muncul di kalangan masyarakat setempat. Sehingga masalah seperti ini perlu sekali diperhatikan oleh para orang tua sehingga tidak akan mengakibatkan atau menyebar luas terhadap yang lainnya. Begitu besar dan pentingnya peranan keluarga yang harus dimainkan oleh orang tua dalam mendidik anak, maka dengan adanya peranan masing-masing anggota keluarga hendaknya orang tua saling melengkapi sehingga dapat membentuk keluarga yang harmonis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh keharmonisan keluarga terhadap kenakalan remaja di SMK Al-Hidayah Cirebon. Penelitian ini menelaah pengaruh satu variabel dengan variabel atau dengan nama lain disebut dengan korelasional. Adapun pertanyaan yang diajukan berkaitan dengan keharmonisan keluarga sebanyak lima pertanyaan dan berkaitan dengan kenakalan remaja sebanyak lima pertanyaan. Jumlah korenponden yang di beri pertanyaan sebanyak 30 orang. Hasil yang di dapat adalah terdapat hubungan linear secara signfikan antara variable keharmonisan keluarga dengan variable kenakalan remaja, dengan uji linearitas sinifikasi yang didapakan ialah 0,236 lebih dari 0,05. Dan terdapat pula pengaruh antara keharmonisan keluarga terhadap kenakalan remaja, korelasi atau hubungan (R) yaitu sebesar 0.482 dan besaran koefisien determinasi (R2) sebesar 0.232. Maka dari itu dapat dipahami bahwa pengaruh variable keharmonisan keluarga terhadap variable kenakalan remaja adalah sebesar 48,2% sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variable lain. Sedangkan nilai t hitung 2.910 dengan nilai signifikansi 0.007 < 0.05 maka dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak.
Peran Pusat Informasi Konseling Remaja (PIK-R) Dalam Meningkatkan Kemampuan Kontrol Diri Perilaku Menyimpang Remaja Faishol, Lutfi; Budiyono, Alif
Coution: Journal Counseling and Education Vol. 1 No. 2 (2020): Coution
Publisher : Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/coution.v1i2.154

Abstract

The rationale for the existence of a youth counseling information center (PIK-R) is expected to have a role in increasing the ability of adolescent deviant behavior self-control, in this case especially students of SMA N 4 Purwokerto and adolescents in the Baturaden district. Quantitative research using survey research methods with explanatory research design. The approach in this study is cross sectional. PIK-R plays an important role in increasing the ability to self-control deviant behavior in adolescents. PIK R is needed and very useful for adolescents, so the hypothesis proposed in this study is that there is a positive and significant contribution between the role of PIK-R on the ability to control deviant behavior. The ability to control deviant behavior of the dependent variable, while the role of PIK R as the independent variable. The results of hypothesis testing indicate that the role of PIK R on the ability to self-control adolescent deviant behavior has a significant (significant) positive relationship with the correlation coefficient r = 0.572. The strength of the relationship has a coefficient of determination R2 = 0.369, this means that the variation that occurs in the variable ability to control deviant behavior is 36.9% determined by the role of PIK R. So it can be concluded that the contribution of PIK R's role to the ability to self-control adolescent deviant behavior is 36.9%, This shows that the role of PIK R is sufficient to contribute to the ability to self-control adolescent deviant behavior. Abstrak Dasar pemikiran adanya pusat informasi konseling remaja (PIK-R) diharapkan memiliki peran dalam meningkatkan kemampuaan kontrol diri prilaku menyimpang remaja, dalam hal ini khususnya siswa-siswi SMA N 4 Purwokerto dan remaja yang ada dikecamatan Baturaden. Penelitian kuantitatif dengan metode penelitian survey dengan rancangan penelitian explanatory riset. Pendekatan pada penelitian ini adalah cross sectional.PIK-R memegang peranan penting dalam meningkatkan kemampuan kontrol diri prilaku menyimpang pada remaja.. PIK R sangat dibutuhkan dan sangat bermanfaat bagi remaja, sehingga hiptesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah adanya kontribusi yang positif dan signifikan antara peran PIK-R terhadap kemampuan kontroldiri perilaku menyimpang. Kemampuan kontroldiri perilaku menyimpang variabel terikat, sedangkan peran PIK R sebagai variabel bebasnya. Hasil pengujian hipotesis yang menunjukkan bahwa peran PIK R terhadap kemampuan control diri perilaku menyimpang remaja mempunyai hubungan yang positif yang berarti (signifikan) dengan koefisien korelasi r = 0,572. Kekuatan hubungannya memiliki koefisien determinasi R2 = 0,369, hal ini diartikan bahwa variasi yang terjadi pada variabel kemampuan kontroldiri perilaku menyimpang sebesar 36.9 % ditentukan oleh peran PIK R. Sehingga dapat disimpulkan kontribusi peran PIK R terhadap kemampuan control diri perilaku menyimpang remaja sebesar 36.9%, hal ini menunjukkan bahwa peran PIK R cukup memberikan kontribusi terhadap kemampuan control diri perilaku menyimpang remaja.
Dampak Psikologis Kekerasan Seksual Pada Anak Hidayat, Muslim; Taufiqurrahman, Taufiqurrahman
Coution: Journal Counseling and Education Vol. 2 No. 1 (2021): Coution
Publisher : Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/coution.v2i1.237

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai dampak psikologis lain dari kekerasanseksual pada anak korban bujuk rayu. Korban kekerasan seksual anak akibatdari bujuk rayu yang dimaksud, bahwa membujuk anak untuk berbuat asusilamerupakan bagian dari sebuah kejahatan. Kajiannya meliputi bagaimanadinamika psikologis dari korban kekerasan seksual bujuk rayu pada saatmenghadapi permasalahannya. Tujuan penelitian ini adalah untukmengetahui gambaran dinamika psikologis dari anak korban kekerasanseksual bujuk rayu. Pengalaman dari subjek atau informan yang mengalamitindakan kekerasan seksual bujuk rayu digali dan dikaji menggunakan studikasus, dengan menelaah terhadap dokumen laporan sosial penulis pada saatmenjadi pekerja sosial pendamping korban. Dokumen kerja dari penulisdianalisis dan disajikan dengan deskriptif kualitatif studi kasus. Hasilpenelitian ini disajikan sebagai gambaran mengenai dampak psikologissubjek yang mengalami peristiwa menjadi korban kekerasan seksual bujukrayu selain pengalaman traumatis pada korban.
Studi Literatur: Teori Perkembangan Karir Donald Edwin Super: Studi Literatur: Teori Perkembangan Karir Donald Edwin Super Putra, Bela Janare
Coution: Journal Counseling and Education Vol. 2 No. 1 (2021): Coution
Publisher : Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/coution.v2i1.254

Abstract

Selama musim dingin pertama di Polandia, Super kehilangan kakaknyakarena penyakit fatal. Semenjak itu, Super mengembangkan a rationalintellect dan an iron will yang menjadi mekanisme penanganan utamanya. Iamengandalkan sifat-sifat ini sambil bersekolah di asrama di Jenewa. Setelahlulus, ia kuliah di Oxford University dan menerima gelar BA dalam sejarahekonomi. Teori self-concept merupakan bagian yang sangat penting daripendekatan Super terhadap perilaku vokasional. Penelitian menunjukkanbahwa vocational self-concept berkembang melalui pertumbuhan fisik danmental, observasi kehidupan bekerja, mengidentifikasi orang dewasa yangbekerja, lingkungan umum, dan pengalaman pada umumnya. Pada akhirnya,perbedaan dan persamaan antara diri sendiri dan orang lain akan terasimilasi.Berdasarkan teori yang dikemukakan oleh Super, kelebihannya ialah Setiapindividu memiliki potensi, sehingga seseoarang yang memiliki keterampilandan bakat yang mampu mereka kembangkan menjadikan mereka mampu diberbagai tugas. Selain itu dapat membantu siswa atau seseorang memperjelaskonsep diri. Mewujudkan konsep diri dalam suatu bidang yang palingdiinginkan untuk mengekspresikan diri sendiri dan juga berkaitan denganpilihan terhadap peran yang dimiliki, tersedianya kesempatan untukmengambil keputusan sepanjang hidup serta dapat mengetahui tahapperkembangan karir jelas.
Teknik Cognitive Restructuring Untuk Meningkatkan Kemandirian Belajar Siswa: Teknik Cognitive Restructuring Untuk Meningkatkan Kemandirian Belajar Siswa Hermawan, Rio; Astuti, Laily Puji
Coution: Journal Counseling and Education Vol. 2 No. 1 (2021): Coution
Publisher : Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/coution.v2i1.257

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas teknik cognitive restructuirng untuk meningkatkan kemandirian belajar siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quasi Experiment design. Tempat penelitian berada di MTsN 6 Bantul. Populasi penelitian ini adalah 149 siswa. Jumlah sampel penelitian ini sebanyak 12 siswa. Skor pretest rata-rata kelompok eksperimen adalah 50,50 dengan nilai minimum 48 dan maksimum 53. Sedangkan skor posttest kelompok eksperimen 81,50 dengan nilai minimum 79 dan maksimum 84. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara pretest dan posttest pada kelompok eksperimen. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon diperoleh nilai tabel Asymp. Sig. (2-tailed) adalah 0,024 lebih kecil dari taraf kesalahan (α=0,05). Sedangkan kelompok kontrol memiliki nilai Asymp. Sig. (2-tailend) adalah 0,149 lebih besar taraf kesalahan (α= 0,05) yang berarti pemberian treatmen dengan teknik cognitive restructuring efektif untuk meningkatkan kemandirian belajar siswa pada sekolah menengah pertama. Keywords: Teknik Cognitive Restructuring, Kemandirian belajar
Studi Kasus Konsep Pemahaman Diri Siswa MTs N 3 Cirebon: Studi Kasus Konsep Pemahaman Diri Siswa MTs N 3 Cirebon Nakhma’ussolikhah, Nakhma’ussolikhah
Coution: Journal Counseling and Education Vol. 2 No. 1 (2021): Coution
Publisher : Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/coution.v2i1.265

Abstract

Pada prinsipnya siswa kelas VII D merupakan individu yang ada disekolahdan perlu diberi bimbingan berupa pengembangan diri pada bidang pribadidisebut dengan layanan klasikal, layanan individual maupun layanankelompok. Sesuai dengan usia perkembangan dan jenjang peralihan darimasa anak – anak menuju remaja awal dikenal dengan istilah masa transisi.Penelitian ini dilatar belakangi sikap pemahaman diri siswa perlu diketahuioleh guru BK dan wali kelas VII D. Tujuan dalam penelitian ini Untukmenggali permasalahan terkait konsep pemahaman diri pada siswa kelas VIID di MTs Negeri 3 Cirebon. Jenis penelitian ini merupakan penelitiankualitatif yang bersifat studi kasus dengan perolehan sumber data primersiswa kelas VII D sesuai dengan indikator konsep pemaham diri siswa,bersama 3 responden (YM, AL, CH,) dan data sekunder meliputi guru BKkelas VII, Wali kelas VII D. Instrumen yang digunakan dalam penelitian iniberupa pedoman wawancara (interview guide), pedoman observasi, Analisisyang digunakan dengan teknik triangulasi data. Hasil dari penelitian yangtelah dilakukan yaitu konsep pemahaman diri negatif siswa kelas VII D diMTs N 3 Cirebon Diketahui siswa yang memiliki konsep diri negativeterdapat 3 siswa yang sesuai dengan indikator dari guru BK, wali kelas VIID.
Analisis Terhadap Keseimbangan Badan Dan Jiwa Manusia Menurut Abu Zaid Al-Balkhi Dalam Psikologi Kognitif: Analisis Terhadap Keseimbangan Badan Dan Jiwa Manusia Menurut Abu Zaid Al-Balkhi Dalam Psikologi Kognitif Sugiarti, Titi
Coution: Journal Counseling and Education Vol. 2 No. 1 (2021): Coution
Publisher : Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/coution.v2i1.271

Abstract

Abu Zaid al-Balkhi merupakan ilmuwan Islam yang hidup pada abad ke-9 M.Balkhi terkenal dengan banyak talenta dibeberapa bidang, kemampuanyamenulis dua tema dalam satu karya yang sistematis telah membawa dirinyadikenal sebagai perintis kesehatan mental pertama yang sebelumnya padamasa itu lebih mementingkan kesehatan fisik. Tujuan penelitian ini untukmengetahui gambaran konsep Kognisi Badan dan Jiwa menurut Abu Zaid alBalkhi, menggunakan metode library Research dari data karya Abu Zaid alBalkhi yang berjudul “Mashalih al-Abdan wal-Anfus” dan dari sumber lainyang berkaitan dengan penelitian. Penelitian ini menemukan 2 (dua) bahasanantara lain; 1.Dalam menangani gangguan neurosis dan psikosis, untukgangguan neurosis proses terapi dilakukan dengan terapi kognitif sedangkanuntuk gangguan psikosis proses terapi dilakukan dengan spiritual, Demikianpentingnya menjaga keseimbangan badan dan jiwa untuk kesehatan,sebaliknya ketidakseimbangan akan menyebabkan penyakit. 2.Pentingnyamenjaga kesehatan badan dan jiwa yaitu kesehatan badan sebagaimana padaprinsip-prinsip umum ilmu kesehatan seperti menjaga kesehatan lingkungan,tempat tinggal, sanitasi air dan udara, sedangkan untuk kesehatan jiwapentingnya menjaga pikiran dan perasaan.