Articles
261 Documents
ANALISIS MEDIA REALIA DALAM KEMAMPUAN MENULIS KARANGAN DI KELAS IV SD NEGERI XI KUNINGAN
Ajeng Sri Lokawati;
Nana Sutarna
Jurnal Lensa Pendas Vol 3 No 1 (2018): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan dan pelaksanaan penggunaan media realia dalam menulis karangan di kelas IV SD Negeri XI Kuningan, serta untuk meningkatkan kemampuan menulis karangan siswa di kelas IV SD Negeri XI Kuningan setelah menggunakan media realia. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui pengamatan/observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri XI Kuningan. Adapun jumlah siswa kelas IV SD Negeri XI Kuningan adalah 26 siswa. Simpulan dari penelitian ini yaitu penggunaan media realia memudahkan siswa dalam kemampuan menulis karangan. Siswa sudah dapat menulis karangan dengan memperhatikan aspek-aspek penilaian yang ditentukan.Media realia ini hendaknya digunakan sebagai bahan pertimbangan bagi guru dalam menyusun strategi pembelajaran pada materi menulis karangan sehingga diharapkan siswa memiliki pemahaman yang tepat dalam menulis karangan.
UPAYA MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPS MELALUI PEGGUNAAN MEDIA MAKET
Sendi Fauzi Giwangsa
Jurnal Lensa Pendas Vol 2 No 2 (2017): September 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini beranjak dari adanya masalah dalam pembelajaran IPS yaitu aktivitas siswa yang masih rendah dalam proses pembelajaran serta hasil pembelajaran IPS yang belum optimal. Permasalahan tersebut terjadi karena sebagian siswa menganggap bahwa pembelajran IPS merupakan pembelajran yang membosankan, karena terlalu seringnya guru menyajikan pembelaran IPS secara langsung dengan tanpa dibantu melalui media pembelajran sehingga siswa kurang antusias dengan pembelajaran IPS tersebut. Penggunaan media pembelajran bisa membantu siswa mudah memahami pembelajran serta bisa memberikan pengalaman belajara yang menyenangkan bagi siswa melalui interaksi dengan media pembelajaran tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan aktivitas dan hasil belajar IPS di kelas IV SDN Sukalerang II Kecamatan Cimalaka Kabupaten Sumedang. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas menggunakan model spiral Kemmis dan Tagart. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran IPS dengan menggunakan media maket bisa meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas IV di SDN Sukalerang Kecamatan Cimalaka Kabupaten Sumedang. Hal ini karena melalui pengguaan media dapat memudahkan anak memahami materi dan membuat pembelajaran menjadi lebih menarik.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PENERAPAN PENDEKATAN PEDAGOGI MATERI SUBYEK (PMS) BERBASIS GOOGLE EARTH DALAM KONSEP MENGIDENTIFIKASI BENUA-BENUA
Nana Sutarna;
Kaman Kaman
Jurnal Lensa Pendas Vol 2 No 2 (2017): September 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pelajaran IPS menjadi pelajaran yang kurang disukai oleh siswa. PMS adalah perspektif teoretis yang lebih menyeluruh bagi para guru untuk dapat mengelola berbagai metode pengajaran dan berbagai metode pembelajaran sesuai dengan proses berbagi pengetahuan bangunan. Pendekatan Pedagogis Materi Perihal Berbasis Google Earth adalah proses pembelajaran yang mengacu pada PMS yang dimodifikasi menggunakan media Google Earth. Tujuan penelitian yang ingin dicapai adalah untuk mengetahui penerapan gambar seri dapat meningkatkan kemampuan untuk mengidentifikasi benua kelas enam SDN Unggulan Kuningan Kecamatan Kramatmulya Kecamatan Kuningan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan desain penelitian tindakan kelas yangdigunakan adalah model siklus yang dilakukan berulang-ulang dan terus menerus (spiral cycle) yang meliputi tahapan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, dengan instrumen penelitian berupa pertanyaan uji, lembar observasi, lembar kerja siswa, dan pedoman wawancara. Hasil penelitian dapat dilihat dari kenaikan rata-rata hasil skor tes formatif. Nilai rata-rata uji formatif pada siklus I adalah 77,92 dan hasil formatif pada siklus II dengan skor rata-rata 87,91. Dan pada siklus II siswa mendapatkan hasil belajar 100% di atas 75 atau KKM.
ANALISIS MEDIA KOMIK STRIP DALAM HASIL BELAJAR ILMU PENGETAHUAN SOSIAL SISWA
Nunu Nurfirdaus;
Eva Rizqi Nurfauzi
Jurnal Lensa Pendas Vol 2 No 2 (2017): September 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan penelitian ini untuk menganalisis media dalam prestasi hasil belajar siswa (studi kasus di SDN 1 Kadugede). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini digunakan untuk memahami peristiwa, pelaku dalam situasi tertentu yang bersifat ilmiah dan natural. Data yang terkumpul berbentuk kata-kata tulisan yang mencakup catatan, laporan dan foto. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru SDN 1 Kadugede menerapkan media pembelajaran komik strip, walaupun ada beberapa langkah yang tidak dilakukan diantaranya adalah apersepsi, pembagian kelompok dan penekanan materi diakhir pembelajaran. Setelah diterapkan media pembelajaran komik strip siswa dapat memahami materi yang disampaikan guru, hal tersebut dibuktikan ketika ulangan harian siswa menjawab soal dengan benar, sehingga berdampak pada prestasi hasil belajar. Saran bagi guru, diharapkan ketika pembelajaran menerapkan media komik strip sebelumnya guru harus sudah paham betul bagaimana menerapkannya supaya dalam pelaksanakan proses belajar mengajar berlangsung secara efektif dan siswa dapat lebih paham mengenai materi yang disampaikan oleh guru.
PENGARUH METODE MNEMONIC TIPE SISTEM LOCI TERHADAP KETAJAMAN MEMORI SISWA PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA
Dadang Cunandar
Jurnal Lensa Pendas Vol 2 No 2 (2017): September 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode mnemonics tipe sistem loci terhadap ketajaman memori siswa pada pembelajaran Bahasa Indonesia. Metode yang digunakan yaitu metode eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Desain penelitiannya yaitu one group pretest posttest design. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 2 Wilangara Kecamatan Luragung Kabupaten Kuningan yang berjumlah 22 orang. Teknik pengumpulan data penelitian melaui tes. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai rata-rata pretest yaitu 48,13 dan nilai rata-rata posttest 73 sehingga mangalami peningkatan sebesar 24,87. Ini berarti ketajaman memori siswa pada materi pokok membaca berbagai teks setelah menggunakan metode mnemonics tipe sistem loci mengalami peningkatan. Berdasarkan hasil perhitungan uji t adalah 9,63, dengan mengambil taraf signifikan 5% diperoleh t tabel= 2,021. Karena 2,021>9,63 artinya terdapat pengaruh metode mnemonics tipe sistem loci terhadap ketajaman memori siswa pada materi pokok membaca berbagai teks.
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN OPEN ENDED UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA KELAS IV SDN GUGUS BANYUASIH
Muhammad Noor;
Abdul Rosyid;
Gia Sri Maryani
Jurnal Lensa Pendas Vol 2 No 2 (2017): September 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk menelaah peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa dengan menggunakan model pembelajaran open ended. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan menggunakan nonequivalent controlgroup design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN Gugus Banyuasih dengan menggunakan puposive sampling yaitu kelas IV SDN 2 Ciherang sebagai kelas eksperimen dan kelas IV SDN 1 Ciherang sebagai kelas kontrol. Dari perhitungan uji kesamaan dua rerata diperoleh - ttabel < thitung < ttabel = -1,68 < -0,22 < 1,68 maka tidak terdapat perbedaan antara rerata nilai tes awal kelas eksperimen dan rerata tes awal kelas kontrol. Dari hasil tes kemampuan pemecahan masalah siswa diperoleh nilai rata-rata n-gain kelas eksperimen 0,73 dan kelas kontrol 0,59. Dari hasil perhitungan uji perbedaan dua rerata ngain diperoleh nilai thitung > ttabel = 2,46 > 1,68 dengan taraf signifikansi 5% sehingga peningkatan kemampuan pemecahan masalah siswa dengan model pembelajaran open ended lebih baik daripada kemampuan pemecahan masalah siswa yang menggunakan pembelajaran konvesional
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL PADA MATA PELAJARAN IPA DI SEKOLAH DASAR NEGERI KADUAGUNG
Asep Usamah
Jurnal Lensa Pendas Vol 2 No 2 (2017): September 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar kognitif siswa kelas III dalam pembelajaran IPA dan untuk mengetahui pengaruh menggunakan model pembelajaran kontekstual pada pembelajaran IPA SDN Kaduagung. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas III di Kabupaten Kuningan. Sebagai sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas III SD Negeri Kaduagung dengan jumlah murid 28 dengan teknik simple random sampling. Didapatkan thitung 4,266 > ttabel 1,674 maka Ho ditolak, ada hubungan model pembelajaran kontekstual dengan hasil belajar siswa. Jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan terhadap hasil belajar siswa melalui model pembelajaran kontekstual mata pelajaran IPA pada materi Energi dan pengaruhnya pada kehidupan sehari-hari di kelas III SD Negeri Kaduagung
PENGARUH MODEL RECIPROCAL TEACHING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PKN MATERI POKOK GLOBALISASI DI SDN 1 SIDAMULYA
Dede Darkam;
Lussy Diani Rachmanita
Jurnal Lensa Pendas Vol 2 No 2 (2017): September 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendanya hasil belajar. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran reciprocal teaching terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran PKn materi pokok globalisasi di gugus PKG 1. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen, dimana populasi pada penelitian ini adalah gugus PKG 1. Sampel penelitian yang digunakan adalah siswa kelas IV SD Negeri 1 Sidamulya Kecamatan Jalaksana Kabupaten Kuningan pada tahun pelajaran 2015. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes uraian singkat dan observasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji normalitas, uji homogenitas, uji hipotesis (uji t), dan uji NGain. Setelah melakukan penghitungan, hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar siswa dengan menerapkan model pembelajaran reciprocal teaching, yakni. Dari data Posttest setelah melakukan penghitungan, diperoleh nilai rata-rata skor posttest kelompok eksperimen sebesar 77,26 dan rata-rata skor posttest kelompok kontrol sebesar 62,11. Dari hasil penghitungan tersebut menunjukan bahwa rata-rata skor posttest kelompok eksperimen lebih baik dari kelompok kontrol.
PENINGKATAN KOSAKATA BAHASA INGGRIS MELALUI PERMAINAN TRADISIONAL YANG DIMODIFIKASI
Irfan Fajrul Falah;
Agatha Kristi Pramudika Sari
Jurnal Lensa Pendas Vol 3 No 2 (2018): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33222/lensa pendas.v3i2.263
Bahasa Inggris menjadi sebuah kebutuhan yang mendasar di era yang serba teknologi seperti sekarang ini. Sudah barang tentu kita harus senantiasa membekali anak-anak kita dengan pengetahuan bahasa Inggris yang mana akan sangat berguna dalam kehidupan mereka kelak. Salah satu upaya dalam proses pengenalan bahasa Inggris di Sekolah Dasar yang dapat dilakukan oleh guru khususnya dalam mengenalkan kosakata bahasa Inggris adalah melalui permainan tradisional “Slep Dur” yang berasal dari Jawa Barat. Permainan tradisional ini sudah mulai ditinggalkan oleh anak-anak di daerah karena mungkin kalah bersaing dengan gadget yang diberikan oleh orang tua mereka. Namun dalam penelitian ini, penulis berupaya untuk memperkenalkan bahasa Inggris kepada pembelajar muda usia atau anak-anak sekaligus melestarikan warisan tradisional daerah yang dimiliki.
PENINGKATAN ECOLITERACY SISWA TERHADAP SAMPAH ORGANIK DAN ANORGANIK MELALUI GROUP INVESTIGATION PADA PEMBELAJARAN IPS
Ria Kurniasari
Jurnal Lensa Pendas Vol 3 No 2 (2018): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33222/lensa pendas.v3i2.264
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya ecoliteracy siswa. Rendahnya ecoliteracy tersebut dapat dilihat dari sikap ketidakpedulian siswa terhadap lingkungan sekolah yang ditunjukkan dengan perilaku masih banyaknya siswa yang membuang sampah sembarangan. Keadaan yang demikian telah menjadi kekhawatiran peneliti dan melakukan sebuah penelitian yang bertujuan untuk meningkatkan ecoliteracy siswa dalam memilah sampah organik dan anorganik. Oleh karena itu, untuk mengatasi hal tersebut peneliti menerapkan model pembelajaran group investigation yang merupakan salah satu tipe model cooperative learning. Subjek penelitian ini yaitu siswa kelas V SDN Sindang I. Metode penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan desain Kemmis dan Taggart. Adapun instrumen yang digunakan yaitu lembar observasi, lembar angket kesadaran siswa, lembar wawancara, dan lembar evaluasi. Secara keseluruhan penerapan group investigation ini membawa hasil yang positif terhadap aktivitas belajar dan ecoliteracy siswa. Berdasarkan temuan-temuan penelitian dari data-data yang telah diperoleh menunjukkan bahwa ecoliteracy siswa meningkat dari siklus I sampai dengan Siklus III. Peningkatan ecoliteracy dapat dilihat dari kenaikan persentase tingkat pencapaian dari berbagai aspek, yaitu aspek pengetahuan, conscience, dan juga aplikasi/tindakan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa group investigation dapat meningkatkan ecoliteracysiswa.