cover
Contact Name
-
Contact Email
lensapendas@umkuningan.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
lensapendas@umkuningan.ac.id
Editorial Address
Pendidikan Guru Sekolah Dasar - Universitas Muhammadiyah Kuningan Jl. R.A Moertasiah Soepomo No.28B, 45511 Kuningan - Jawa Barat
Location
Kab. kuningan,
Jawa barat
INDONESIA
Lensa Pendas
ISSN : 25410199     EISSN : 25416855     DOI : https://doi.org/10.33222/jlp
Core Subject : Education,
Jurnal Lensa Pendas merupakan majalah publikasi artikel ilmiah Program Pendidikan Guru Sekolah Dasar yang memuat karya tulis ilmiah berkaitan dengan IPTEK terkait dengan pendidikan dasar, ditulis sesuai dengan kaidah-kaidah penulisan ilmiah serta diterbitkan secara berkala. Lensa Pendas menjadi salah satu media penerbitan artikel ilmiah berupa hasil penelitian atau hasil pemikiran (konseptual) sebagai upaya meningkatkan publikasi ilmiah dalam bidang pendidikan dasar.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 279 Documents
Problematika Guru Dalam Menerapkan Kurikulum Merdeka Belajar Di Sekolah Dasar Swasta Jakarta Sri Nurafifah; Ajeng Tina Mulyana; Saat Safaat; Akhmad Subkhi Ramdani
Jurnal Lensa Pendas Vol 10 No 1 (2025): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/jlp.v10i1.4497

Abstract

This study aims to determine the implementation of the independent learning curriculum, the problems of teachers in implementing the independent learning curriculum and how teachers overcome the problems of implementing the independent learning curriculum at SD Tirtamarta- BPK Penabur. This study uses a qualitative approach with a descriptive research type. The subjects of this study were the School, teachers and students of SD Tirtamarta- BPK Penabur. Data collection was carried out through observation, interviews and documentation. The data analysis techniques used were power reduction, data presentation and drawing conclusions. Based on the results of the study, it was concluded that the implementation of the independent curriculum had been implemented at SD Tirtamarta- BPK Penabur with project-based learning activities, diagnostic, formative and summative assessments and subject-based learning, science, report cards, ATP and teaching modules worked on in groups. The problems experienced by teachers in implementing the independent learning curriculum in planning, implementing and assessing learning were the difficulty of analyzing CP, formulating TP and compiling ATP and teaching modules, determining learning methods and strategies and lack of time allocation for project-based learning.
Kecerdasan Emosional sebagai Fondasi Pembentukan Karakter Abad ke-21 pada Siswa Sekolah Dasar Galih Pangestu; Allyssa Maheswari Muttaqin; Dewi Pauziah; Shaffa Azzahra; Auliya Aenul Hayati
Jurnal Lensa Pendas Vol 11 No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/jlp.v11i1.5414

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kecerdasan emosional (EQ) dengan pembentukan karakter abad ke-21 pada siswa sekolah dasar. Penelitian dilakukan menggunakan metode kuantitatif deskriptif-korelasional dengan elemen mixed methods melalui survei kuesioner dan wawancara guru. Data dikumpulkan dari 30 siswa kelas 3 sekolah dasar dengan dua variabel utama: indikator kecerdasan emosional (kesadaran diri, regulasi diri, motivasi, empati, dan keterampilan sosial) serta indikator karakter abad ke-21 (kolaborasi, kreativitas, tanggung jawab, dan pemikiran kritis). Hasil analisis menunjukkan bahwa dimensi empati dan keterampilan sosial memiliki korelasi paling kuat terhadap karakter kolaboratif dan tanggung jawab siswa . Hal ini menunjukkan bahwa pengembangan kecerdasan emosional menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter siswa yang relevan dengan tuntutan abad ke-21. Penelitian ini merekomendasikan integrasi pembelajaran berbasis EQ dalam Kurikulum Merdeka melalui aktivitas reflektif dan pembelajaran kolaboratif.
Efektivitas Model Discovery Learning berbantu Proyek Papan Ekosistem untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas 6 SD Plus Ahmad Dahlan Nina Kurniawati; Ghalbia Ramdhani; Muhammad Bilal Maulidan; Tania Wulansari; Yunita Maharani; Rana Gustian Nugraha
Jurnal Lensa Pendas Vol 11 No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/jlp.v11i1.5493

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan efektivitas penerapan Model Pembelajaran Penemuan yang didukung oleh proyek papan ekosistem dalam meningkatkan hasil belajar sains siswa kelas VI di SD Plus Ahmad Dahlan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain satu kelompok pra-tes dan pasca-tes. Subjek penelitian terdiri dari 11 siswa, yang semuanya dipilih menggunakan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar berupa pretest dan posttest, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, uji Wilcoxon Signed Rank, dan analisis N Gain. Hasil uji normalitas menunjukkan bahwa data pretest dan posttest tidak terdistribusi secara normal, sehingga pengujian hipotesis dilakukan menggunakan uji Wilcoxon. Hasil analisis menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antara skor pretest dan posttest siswa dengan nilai Asymp. Sig. sebesar 0.952 (> 0.05). Selain itu, nilai rata-rata N-Gain sebesar 0.05 termasuk dalam kategori rendah, menunjukkan bahwa peningkatan kuantitatif dalam hasil belajar masih terbatas. Namun, secara deskriptif, pembelajaran mampu menyamakan pemahaman siswa, dan semua siswa mencapai skor di atas Kriteria Kelulusan Minimum (KKM). Oleh karena itu, Model Pembelajaran Penemuan yang didukung oleh proyek papan ekosistem belum menunjukkan efektivitas statistik dalam meningkatkan hasil belajar, tetapi tetap berkontribusi positif terhadap penyamaan pemahaman dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran.
Hubungan Kemampuan Bersosialisasi dengan Hasil Belajar IPS Siswa Kelas V SDN Kelurahan Jatinegara Kaum Adhisty Shinta Anggraini; Taufik; Dudung Amir Sholeh
Jurnal Lensa Pendas Vol 11 No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/jlp.v11i1.5502

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kemampuan bersosialisasi dengan hasil belajar IPS ranah kognitif siswa kelas V. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif korelasional. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SDN Jatinegara Kaum 06 Pagi sebanyak 90 siswa yang dipilih menggunakan teknik Cluster Random Sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner kemampuan bersosialisasi dan tes objektif hasil belajar IPS ranah kognitif. Data dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson dan r biserial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan bersosialisasi memiliki hubungan yang positif dan signifikan dengan hasil belajar IPS siswa kelas V. Oleh karena itu, kemampuan bersosialisasi perlu dikembangkan dalam proses pembelajaran IPS melalui kegiatan yang mendorong interaksi sosial, kerja sama, dan komunikasi antar siswa guna meningkatkan hasil belajar IPS secara optimal.
Pemanfaatan Media ICT Berbasis Game Website Edukatif untuk Meningkatkan Keterampilan Kognitif Anak Usia Dini Zulia Chandra; Rizky Kurniasih; Dwi Sri Lestari; Kasih Apriliana; Amelia Adhathunnisa; Rizki Surya Amanda6
Jurnal Lensa Pendas Vol 11 No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/jlp.v11i1.5518

Abstract

menjadikan proses belajar lebih menarik dibandingkan dengan metode tradisional. Pembahasan dalam penelitian ini mengonfirmasi bahwa media tersebut mampu merangsang motivasi, pemahaman simbolik, serta keterlibatan aktif anak, yang sejalan dengan teori Piaget mengenai konstruksi pengetahuan. Kesimpulan dari penelitian ini menyatakan bahwa Wordwall merupakan alternatif strategi dalam pendidikan anak usia dini yang disarankan untuk pengembangan kognitif lebih lanjut, dengan rekomendasi agar diterapkan secara luas di lembaga-lembaga serupa.
Pengaruh Metode Chain Writing terhadap Kemampuan Menulis Cerpen Siswa Kelas IV MI Muhammadiyah 2 Kabupaten Sorong Asri; Ahmad Yulianto; Gika Apia
Jurnal Lensa Pendas Vol 11 No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/jlp.v11i1.5594

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kemampuan menulis cerpen siswa yang kurang optimal, terutama dalam memulai cerita, memilih kata, dan penggunaan ejaan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh metode chian writing terhadap kemampuan menulis cerpen siswa kelas IV MI Muhammadiyah 2 kab sorong. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan quasi eksperimen dengan jumlah sampel sebanyak 17 siswa kelas eksperimen, dengan rancangan penelitian one group pretest-posttest desing. data dikumpulan melalui tes, obsevasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara rata-rata pretest kemampuan menulis cerpen siswa (60,88) dengan hasil posttest kemampuan menulis cerpen siswa (82,06). Melalui uji hipotesis Paired t-tes menunjukkan nilai signifikansi (sig) sebesar 0,000, lebih kecil dari nilai probabilitas 0,05, hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif penggunaan metode Chain Writing terhadap kemampuan menulis cerpen siswa. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa metode Chain Writing efektif meningkatkan kemampuan menulis cerpen pada siswa kelas IV MI muhammadiyah 2 Kabupaten sorong.
Peningkatan Pemahaman Konsep Keliling Bangun Datar melalui Media Lembar JELIMA (Jejak Keliling Matematika) dengan Pendekatan Matematika Realistik Di Kelas V SDN Peninggilan 6 Nurul Habibah; Joko Soebagyo
Jurnal Lensa Pendas Vol 11 No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/jlp.v11i1.5596

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep keliling bangun datar siswa Sekolah Dasar dengan pendekatan Matematika Realistik, pembelajaran dilaksanakan melalui penggunaan media JELIMA (Jejak Keliling Matematika). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu pretest–posttest control group pada 29 siswa kelas V SDN Peninggilan 6. Data dikumpulkan melalui tes esai pretest dan posttest yang telah divalidasi dan dianalisis menggunakan uji Shapiro–Wilk dan Wilcoxon Signed-Rank. Hasil analisis menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara nilai pretest dan posttest (Z = -4,355; p < 0,05). Nilai rata-rata N-gain sebesar 0,68 termasuk kategori sedang, yang menegaskan bahwa media JELIMA menunjukkan hasil yang baik dalam hasil belajar siswa. Penelitian ini menegaskan pentingnya penggunaan media pembelajaran konkret dan kontekstual dalam pembelajaran matematika di Sekolah Dasar.
Integrasi Pendekatan STEAM terhadap Pengembangan Keterampilan 4C di Sekolah Dasar Nahdah Faizah Harahap; Eka Sustri Harida
Jurnal Lensa Pendas Vol 11 No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/jlp.v11i1.5612

Abstract

Penelitian ini merupakan kajian literatur yang bertujuan untuk menganalisis keterkaitan antara pendekatan STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics) dan pengembangan keterampilan 4C (Critical Thinking, Creativity, Communication, dan Collaboration) pada siswa sekolah dasar. Kajian ini dilakukan melalui telaah terhadap sembilan artikel ilmiah nasional dan internasional yang diterbitkan antara tahun 2022–2025. Hasil analisis menunjukkan bahwa pendekatan STEAM secara signifikan berkontribusi terhadap peningkatan keterampilan abad ke-21, terutama ketika dikombinasikan dengan model Project-Based Learning (PjBL). Integrasi keduanya menciptakan pembelajaran yang kontekstual, kolaboratif, dan berorientasi pada pemecahan masalah nyata. Melalui implementasi STEAM, siswa dilatih untuk berpikir kritis dalam menganalisis permasalahan, mengembangkan kreativitas dalam menemukan solusi, berkomunikasi secara efektif, serta berkolaborasi dalam tim. Pendekatan ini juga menumbuhkan motivasi belajar, rasa ingin tahu, dan kemampuan adaptasi terhadap teknologi. Namun demikian, keberhasilan implementasinya masih dipengaruhi oleh faktor kompetensi guru, ketersediaan infrastruktur, serta dukungan kebijakan pendidikan yang memadai. Oleh karena itu, peningkatan profesionalisme guru dan penyediaan fasilitas pendukung menjadi langkah strategis dalam mengoptimalkan penerapan STEAM di sekolah dasar.
Implementasi 8 Keterampilan Dasar Mengajar dalam Menciptakan Pembelajaran Aktif di TK Lebijaga Mari Aprinianti Beo; Sklolastika Mude; Maria Cerlina Isa Kajo; Stefania Seku; Elisa Yunita Sada; Nofrianus Talu Popo; Maria Yasinta Fengi
Jurnal Lensa Pendas Vol 11 No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/jlp.v11i1.5622

Abstract

This research aims to describe the application of eight basic teaching skills performed by teachers in an effort to realize active learning in TK Lebijaga. The research used a qualitative approach with a descriptive design. The subjects of the study were teachers of TK Lebijaga who were directly involved in the implementation of learning in the classroom. Data collection techniques included observation, interviews, and documentation. The research instruments were observation sheets and interview guidelines prepared based on eight basic teaching skills, including the skills of opening and closing lessons, asking questions, explaining, providing reinforcement, varying learning, managing the class, guiding small groups, and teaching individually. The results showed that the teacher had implemented the eight basic teaching skills well and in accordance with the developmental characteristics of early childhood. The application of these skills had a positive impact on children's activeness in learning, which was indicated by increased enthusiasm, courage to participate, and children's physical, mental, and emotional involvement during learning activities. Although constraints were still found in the form of differences in children's abilities and attention levels, the teacher tried to adjust learning strategies so that all children could participate optimally. Thus, the application of eight basic teaching skills has an important role in supporting the creation of active learning in TK Lebijaga.
Strategi Guru TKK Maria Gunung Karmel Satap Naru Dalam Menumbuhkan Kemampuan Sosial Anak Usia Dini Konstantinus Dua Dhiu; Mersi Mbupu; Stevania Siga Tolo; Vernisia Angela Pase; Maria Onita Nona; Karolina Laurentia Bule Tawa; Delsiana Sulu Dhera; Olgafiana Wela; Benedikta Eno Wio
Jurnal Lensa Pendas Vol 11 No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/jlp.v11i1.5646

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi guru dalam mengembangkan kecerdasan sosial anak usia dini dan mengidentifikasi kendala dalam sosialisasi anak. Penelitian dilakukan di TKK Maria Gunung Karmel Satap Naru dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menggunakan strategi teladan karakter, pembiasaan disiplin, metode kolaboratif, dan proyek untuk mengembangkan kemampuan sosial anak. Kendala yang muncul adalah sebagian anak mengalami kesulitan menunggu giliran, berbagi, dan berkolaborasi.