cover
Contact Name
Sahrain Bumulo
Contact Email
sahrain@ung.ac.id
Phone
+6281355082348
Journal Mail Official
jppkmsosiologi@gmail.com
Editorial Address
Lt. II Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Gorontalo. Jl. Jenderal Sudirman No.6, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo 96128, Indonesia.
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Sosiologi: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 30318424     DOI : https://doi.org/10.37905/sjppkm.v1i1
Core Subject : Social,
Sosiologi: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat merupakan jurnal ilmiah peer-review dan Open Access yang diterbitkan oleh Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Gorontalo. Jurnal ini bertujuan untuk membantu dan memfasilitasi para akademisi, peneliti, praktisi dalam mengembangkan, mendiskusikan, dan menerbitkan artikelnya di bidang Ilmu Sosial khusunya studi-studi Sosiologi. Sosiologi Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat diharapkan dapat menjadi wadah diseminasi hasil-hasil penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat yang berkualitas dan dapat berkontribusi dalam menjawab wacana permasalahan di masyarakat.
Articles 56 Documents
Persepsi Masyarakat Terkait Implementasi Penggunaan Dana Desa di Desa Mongolato, Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo Hanasi, Raihan A.; Bumulo, Sahrain; Mobilingo, Rapli
Sosiologi Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2024): Sosiologi Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Program Studi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/sjppm.v1i2.61

Abstract

The allocation of Village Funds to each village is a tangible manifestation of the central government's concern for rural development agendas. The primary objective of providing these funds is to enhance the well-being of the community at the village level through the implementation of various development programs tailored to local needs. However, the disbursement of village funds often sparks controversy at the local level, ranging from a lack of transparency to instances of corruption. This research aims to analyze the community's perception regarding the implementation of village fund utilization for sustainable village development. The research methodology employed is qualitative with a descriptive approach. The findings indicate that the implementation of village funds in Mongolato Village has garnered positive responses from the community. The community actively participates in monitoring the use of village funds for development, and the local government allows them to provide feedback, input, and criticism in the development planning process. The Mongolato Village government demonstrates a strong commitment to development to improve the well-being of the community, particularly farmers. In addition to road infrastructure, the village government has also executed various other development programs that have yielded positive impacts.
SiRekap : Tantangan dan Potensi Kekeliruan Proses Rekapitulasi Pemilu Serentak di Indonesia Nurkamiden, Mario
Sosiologi Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2024): Sosiologi Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Program Studi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/sjppm.v1i2.62

Abstract

In realizing the principles of openness and accountability in elections, the utilization of information technology for electronic-based election vote counting is implemented. In the upcoming 2024 elections, the General Election Commission (KPU), as the organizer based on KPU Decision Number 66 of 2024, will employ the Electronic Recapitulation System, abbreviated as SiRekap. SiRekap is an information technology-based application used to publish election vote counting results and the process of election result recapitulation. Furthermore, this application also serves as an aid in the implementation of the vote counting recapitulation process. Therefore, the purpose of this article is to outline the challenges and potential errors in the simultaneous election result recapitulation process using the SiRekap tool in the inaugural simultaneous elections. This article will be described qualitatively descriptively, incorporating social realities regarding SiRekap as a 2024 election policy. The approaches undertaken include statutory, historical, and case approaches. Research results indicate that SiRekap as a 2024 election policy faces challenges and potential errors in its implementation. These potential issues include: firstly, Indonesia's vast territory with diverse geographical regions and minimal supporting infrastructure due to these geographical conditions. Secondly, the uneven understanding of SiRekap among election organizers, not all of whom comprehend it as one of the vote counting methods in the 2024 elections. Meanwhile, potential errors in SiRekap usage in the 2024 election vote counting are: firstly, cyber-attacks and error conditions on the KPU website used, making it vulnerable. Secondly, data input errors in accessing SiRekap by KPPS members are an inseparable part of the potential use of SiRekap in the 2024 elections.
Fenomena Thrifting Fashion di Era Milenial (Studi pada Mahasiswa Pengguna Thrifting Fashion di Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Gorontalo Ibrahim, Ridwan; Rahmatiah; Bumulo, Sahrain; Apajulu, Selvin
Sosiologi Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2024): Sosiologi Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Program Studi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/sjppm.v1i3.75

Abstract

Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemaknaan siswa tentang fenomena thrifting fashion di era milenial. Pendekatan ini menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemaknaan mahasiswa terhadap fashion thrift vintage berbeda-beda, antara lain: (1) Beberapa mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial melihatnya sebagai cara untuk tetap tampil modis sambil menghemat uang; (2) ada juga yang melihat thrifting sebagai cara untuk berkontribusi terhadap kelestarian lingkungan dengan memanfaatkan pakaian yang sudah ada, (3) thrifting fashion sebagai cara untuk mengekspresikan kreativitas dan gaya pribadi melalui kombinasi unik barang bekas, (4) motif ekonomi karena harga murah sesuai dengan kondisi keuangan mahasiswa, dan (5) motif gaya hidup karena pengaruh dari teman maupun media sosial yang melatarbelakangi penggunaan thrifting fashion. Faktor yang melatarbelakangi fashion thrifting saat ini adalah adanya kebutuhan umum dalam gaya hidup berpakaian; thrifting fashion sedang menjadi tren dunia, khususnya di kalangan mahasiswa. Selain itu, fashion thrifting menjadi populer karena adanya komunitas thrift yang membuat acara-acara thrift dan membangun personal branding.
Pemasaran Konten untuk Meningkatkan Kesadaran Merek UMKM Desa Botutonuo Aqmal, Ikhlas Ul; Mattoasi
Sosiologi Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2024): Sosiologi Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Program Studi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/sjppm.v1i3.79

Abstract

Dewasa ini, pelaku UMKM menghadapi tantangan dalam memasarkan produk mereka. Mereka harus mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan usaha mereka. Salah satu faktor dominan yang berpengaruh adalah pemasaran konten. Program pengabdian kami bertujuan menjembatani pelaku UMKM di Desa Botutonuo agar memiliki pengetahuan dan pemahaman dalam memasarkan produk mereka sehari-hari, dengan fokus pada tujuan berikut: memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang urgensi pemasaran konten untuk meningkatkan kesadaran merek; serta meningkatkan kemampuan pelaku UMKM dalam melakukan pemasaran konten secara kreatif dan sesuai perkembangan zaman. Peserta sasaran program pengabdian ini adalah pelaku UMKM di Desa Botutonuo. Diharapkan program ini bermanfaat dalam meningkatkan kompetensi mereka untuk menghasilkan konten menarik dan meningkatkan pengetahuan tentang pemasaran konten guna meningkatkan kesadaran merek usaha mereka.
Solidaritas Kader PKK dalam Melaksanakan Program Kerja di Kelurahan Dembe I Kecamatan Kota Barat Kota Gorontalo Hatu, Dewinta Rizky R.; Tanipu, Funco; Tamu, Yowan; Mole, Moh. Tri Fadel
Sosiologi Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2024): Sosiologi Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Program Studi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/sjppm.v1i3.82

Abstract

Gerakan Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga atau yang sering disebut dengan Kelompok PKK adalah salah satu organisasi kemasyarakatan atau kelompok sosial yang berada di seluruh daerah di Indonesia dan terdiri atas kader-kader PKK. Salah satu contohnya adalah Kelompok TP-PKK Kelurahan Dembe I. Dalam suatu kelompok sosial, diperlukan adanya solidaritas sosial yang dapat memengaruhi keberhasilan kelompok dalam mencapai tujuan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan bagaimana solidaritas kader anggota PKK dalam melaksanakan program kerja di Kelurahan Dembe I, Kecamatan Kota Barat, Kota Gorontalo. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kader-kader PKK Kelurahan Dembe I memiliki jiwa solidaritas sosial yang kuat dan cukup tinggi. Aspek-aspek serta faktor-faktor pendukung solidaritas sosial seperti kesadaran kolektif, saling percaya, kesamaan perasaan, senasib dan sepenanggungan, kerjasama dan gotong royong, rasa kebersamaan, kesetiakawanan, dan hubungan kekeluargaan semuanya ada dalam diri masing-masing kader. Dengan demikian, kesolidaritasan, kekompakan, dan kesetiakawanan para kader ini membuat program-program kerja serta kegiatan dan pembangunan di Kelurahan Dembe I menjadi semakin aktif dan berjalan dengan baik berkat partisipasi dari kelompok PKK maupun masyarakatnya.
Fenomena Facebook di Kalangan Anak Muda (Studi Di Desa Juriya, Kecamatan Bilato, Kabupaten Gorontalo) Musa, Farid Th.; Harold, Rudy; Daud, Sri Rahmayani
Sosiologi Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2024): Sosiologi Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Program Studi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/sjppm.v1i3.91

Abstract

Desa Juriya mulai mendapatkan akses internet pada tahun 2019, yang pada awalnya hanya dimanfaatkan oleh sebagian kecil penduduk. Masyarakat di desa ini baru mengenal media sosial seperti Facebook pada tahun yang sama. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan fenomena penggunaan Facebook di kalangan anak muda Desa Juriya, Kecamatan Bilato, Kabupaten Gorontalo. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, yang bertujuan untuk memberikan gambaran mendalam mengenai aktivitas yang terkait dengan masalah ini. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pertama, Facebook masih merupakan hal yang relatif baru bagi anak muda Desa Juriya karena akses internet baru tersedia pada tahun 2020, sehingga mereka baru mengenal aplikasi tersebut pada waktu itu. Facebook sangat diminati oleh anak muda di Desa Juriya. Kedua, faktor-faktor yang mendorong minat anak muda Desa Juriya menggunakan Facebook termasuk sebagai platform untuk ekspresi diri, hiburan, silaturahmi, pertemanan baru, dan mendapatkan informasi terkini. Ketiga, dampak penggunaan Facebook mencakup dampak positif seperti diskusi dan belanja online, namun juga dampak negatif seperti berkurangnya interaksi langsung, konflik hubungan, dan akses mudah terhadap konten pornografi.
Dinamika Konflik Sosial Pada Proyek Revitalisasi Kawasan Bantaran Danau Limboto Harold, Rudy; Ibrahim, Ridwan; Lamusu, Iman Faisal
Sosiologi Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2024): Sosiologi Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Program Studi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/sjppm.v1i3.93

Abstract

Danau Limboto di Kabupaten Gorontalo mengalami penurunan yang signifikan, baik dalam luas maupun kedalaman. Akibatnya, sebagian masyarakat lokal telah mengubahnya menjadi lahan pertanian dan bahkan beberapa telah mendirikan pemukiman di sekitarnya. Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Bappeda menyatakan akan memberikan ganti rugi, namun proses pembebasan lahan menjadi kendala utama. Meskipun telah berjalan bertahun-tahun, proses pembayaran ganti rugi masih belum terealisasi karena dugaan perbedaan data mengenai luas danau. Perbedaan data ini menjadi penghalang utama dalam pembayaran ganti rugi kepada masyarakat. Situasi ini memicu konflik di antara masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk memahami rangkaian konflik dan isu-isu yang menyebabkannya dalam proyek revitalisasi Kawasan Bantaran Danau Limboto. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang terkumpul akan direduksi dan disajikan secara singkat, kemudian ditarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terhambatnya pembayaran ganti rugi kepada masyarakat menjadi salah satu faktor utama dalam terjadinya konflik. Keluarga pemilik lahan merasa tidak mendapatkan perlakuan yang adil dari petugas proyek, sehingga menyebabkan eskalasi konflik yang berujung pada aksi demonstrasi untuk menuntut ganti rugi. Selain itu, kurangnya respons dari pemerintah setempat terhadap masalah ganti rugi juga menjadi penyebab konflik yang belum terselesaikan.
Dampak Desa Mandiri dalam Mengatasi kemiskinan di Desa Boidu Kecamatan Bulango Utara Kabupaten Bone Bolango Latare, Sainudin; Hatu, Rauf A.; Musa, Farid Th.; Achmad, Musdalifah
Sosiologi Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2024): Sosiologi Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Program Studi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/sjppm.v1i3.94

Abstract

Desa Boidu merupakan salah satu desa mandiri. Desa ini memiliki sumber daya alam yang melimpah, khususnya di bidang pertanian. Desa mandiri adalah desa yang mampu mewujudkan pembangunan untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat desa secara berkelanjutan melalui ketahanan sosial, ekonomi, dan ekologi. Namun, salah satu permasalahan utama yang dihadapi adalah tingginya angka kemiskinan di desa-desa mandiri, termasuk Desa Boidu. Oleh karena itu, berbagai upaya telah dilakukan oleh berbagai pihak untuk mengatasi masalah kemiskinan ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak program desa mandiri dalam mengatasi kemiskinan pada masyarakat Desa Boidu, Kecamatan Bulango Utara, Kabupaten Bone Bolango. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif yang memberikan gambaran permasalahan secara mendalam. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik observasi, wawancara, dan pencatatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, peran dan fungsi pemerintah dalam program desa mandiri untuk mengatasi angka kemiskinan di Desa Boidu telah dilaksanakan sesuai dengan proses yang ditetapkan. Namun, masih terdapat beberapa faktor yang menyebabkan kemiskinan tetap tinggi. Kedua, pelaksanaan program desa mandiri untuk mengatasi kemiskinan terus dilakukan. Ketiga, dampak program desa mandiri terhadap masyarakat miskin dipengaruhi oleh dua faktor, yaitu faktor usia dan faktor kesadaran diri. Dengan adanya program desa mandiri, kemiskinan memang belum sepenuhnya teratasi, tetapi angka kemiskinan dapat berkurang meskipun masih terlihat dari sudut pandang masyarakat.
Fenomena Bunuh Diri (Studi Kasus di Desa Ulapato A, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo) Rahmatiah; Hatu, Dewinta Rizky R.; Thalib, Rahmatia S.
Sosiologi Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2024): Sosiologi Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Program Studi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/sjppm.v1i3.99

Abstract

Penelitian ini secara khusus menganalisis fenomena bunuh diri dari perspektif sosiologi di Desa Ulapato A, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, yang bertujuan untuk memahami fenomena ini dalam konteks sosial yang lebih luas. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa: Pertama, fenomena bunuh diri seringkali terkait dengan perasaan isolasi sosial yang menyebabkan individu merasa terputus dari hubungan sosial yang berarti, menciptakan rasa kesepian dan kekosongan. Kedua, integrasi sosial yang kuat dapat memengaruhi pandangan terhadap hubungan asmara, namun kurangnya dukungan dan komunikasi dalam lingkungan keluarga mempersulit pemahaman tentang kondisi psikososial pelaku/korban. Temuan ini menyoroti pentingnya peran komunikasi keluarga dalam mencegah risiko bunuh diri. Ketiga, norma-norma sosial yang kuat dalam masyarakat menunjukkan bahwa individu sering kali mendapat tekanan dari hubungan asmara yang mungkin memiliki sifat temperamental. Hal ini menunjukkan kompleksitas dinamika sosial dalam masyarakat yang perlu dipahami lebih lanjut dari sudut pandang sosiologi.
Relasi Sosial dalam Kultur Aruwa di Desa Dulamayo Selatan, Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo Tanipu, Funco; Tamu, Yowan; Muhamad, Nurckholis
Sosiologi Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2024): Sosiologi Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Program Studi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/sjppm.v1i3.119

Abstract

Masyarakat Desa Dulamayo Selatan memiliki perbedaan dalam pelaksanaan Aruwa yang sering dilakukan di Gorontalo. Selain makanan yang ada di atas kain putih, terdapat satu wadah atau baki yang disediakan dengan beberapa makanan di atasnya serta dinyalakan lampu botol. Makanan ini tidak boleh dimakan oleh orang-orang yang hadir dalam kegiatan Aruwa tersebut. Selain itu, orang yang sudah selesai makan tidak boleh menyusun piringnya jika masih ada beberapa orang yang sedang makan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui relasi sosial dalam kultur Aruwa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk memahami situasinya, dengan mengumpulkan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pertama, kultur Aruwa dimaksudkan untuk meningkatkan hubungan di antara sesama individu dalam masyarakat melalui kerja sama yang terjalin. Tujuan dilaksanakannya Aruwa adalah untuk mendoakan orang yang telah meninggal dunia agar mendapatkan ampunan dan ditempatkan di sisi Tuhan yang Maha Kuasa. Kedua, terdapat bentuk relasi sosial yang dibangun dalam kultur Aruwa, yakni kerja sama (gotong royong) yang dapat diapresiasi sebagai upaya untuk membangun relasi antar individu secara solid. Ketiga, faktor yang mempengaruhi terjadinya relasi sosial dalam kultur Aruwa adalah: a) menyesuaikan diri (beradaptasi) dengan suasana sekelilingnya; b) dorongan sebagai makhluk sosial atau ekonomi; dan c) keinginan untuk menjalin relasi (berkomunikasi) dengan manusia lainnya.