cover
Contact Name
Sahrain Bumulo
Contact Email
sahrain@ung.ac.id
Phone
+6281355082348
Journal Mail Official
jppkmsosiologi@gmail.com
Editorial Address
Lt. II Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Gorontalo. Jl. Jenderal Sudirman No.6, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo 96128, Indonesia.
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Sosiologi: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 30318424     DOI : https://doi.org/10.37905/sjppkm.v1i1
Core Subject : Social,
Sosiologi: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat merupakan jurnal ilmiah peer-review dan Open Access yang diterbitkan oleh Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Gorontalo. Jurnal ini bertujuan untuk membantu dan memfasilitasi para akademisi, peneliti, praktisi dalam mengembangkan, mendiskusikan, dan menerbitkan artikelnya di bidang Ilmu Sosial khusunya studi-studi Sosiologi. Sosiologi Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat diharapkan dapat menjadi wadah diseminasi hasil-hasil penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat yang berkualitas dan dapat berkontribusi dalam menjawab wacana permasalahan di masyarakat.
Articles 56 Documents
Bergesernya Pingitan dalam Tradisi Bidodareni: Studi di Desa Yosonegoro, Kecamatan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo Ibrahim, Siti Samsiya; Yowan Tamu; Dewinta Rizky R. hatu
Sosiologi Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): Sosiologi Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Program Studi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/sjppm.v2i2.278

Abstract

Bidodareni adalah tradisi adat Jawa Tondano yang melambangkan malam pengantin atau malam perpisahan masa remaja seorang wanita, karena keesokan harinya ia akan menikah. Tradisi ini sangat erat kaitannya dengan pingitan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pergeseran yang terjadi dalam tradisi Bidodareni di Desa Yosonegoro. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pergeseran pingitan dalam tradisi Bidodareni dipengaruhi oleh modernisasi, globalisasi, serta perubahan pola pikir generasi muda terhadap adat dan tradisi. Meskipun demikian, sebagian masyarakat Jawa Tondano di Desa Yosonegoro masih melaksanakan tradisi ini dengan menyesuaikan diri pada kondisi sosial dan kebutuhan individu. Oleh karena itu, Bidodareni tetap menjadi bagian dari identitas budaya Jawa Tondano, meskipun telah mengalami adaptasi dalam pelaksanaannya.
Relasi Kerja Buruh Panjat Kelapa di Desa Molamahu, Kecamatan Pulubala, Kabupaten Gorontalo Buhang, Sesmita; Rahmatiah; Harold, Rudy
Sosiologi Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2025): Sosiologi Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Program Studi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/sjppm.v2i3.285

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relasi kerja antara buruh panjat kelapa dan pemilik kebun kelapa di Desa Molamahu, Kecamatan Pulubala, Kabupaten Gorontalo. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan patron-klien yang bersifat saling menguntungkan meskipun tidak setara. Pemilik kebun menyediakan pekerjaan dan bantuan sosial, sementara buruh memberikan tenaga dan loyalitas. Namun, di antara para buruh terjadi persaingan akibat sistem upah yang diterapkan. Pemilik kebun kelapa di desa tersebut merupakan bagian dari dinamika sosial dan ekonomi pedesaan. Buruh panjat kelapa umumnya berasal dari kalangan masyarakat yang tidak memiliki pekerjaan tetap dan mengandalkan keterampilan fisik sebagai sumber penghasilan. Di sisi lain, pemilik kebun kelapa membutuhkan tenaga kerja untuk membantu proses panen. Relasi ini tidak hanya bersifat ekonomis, tetapi juga sosial, di mana terjadi interaksi timbal balik yang saling menguntungkan dan sering kali dilandasi oleh kepercayaan serta kedekatan emosional. Pertama, hubungan timbal balik antara buruh panjat kelapa dan pemilik kebun kelapa menunjukkan bahwa pemilik kebun berperan sebagai patron, sedangkan buruh sebagai klien. Patron merupakan pihak yang berada dalam posisi memberi bantuan, sedangkan klien merupakan pihak yang bergantung karena keterbatasan dalam memenuhi kebutuhan dasarnya. Kedua, interaksi antara buruh panjat kelapa dan pemilik kebun kelapa mencerminkan hubungan sosial ekonomi yang saling membutuhkan, yang tampak dari komunikasi dan hubungan keseharian mereka.
Kontrol Sosial Terhadap Kekerasan Seksual Anak di Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo Djapu, Nur'ain; Rahmatiah; Harold, Rudy
Sosiologi Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): Sosiologi Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Program Studi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana kontrol sosial berfungsi dalam merespons dan mencegah kasus kekerasan seksual terhadap anak, khususnya yang terjadi di lingkungan keluarga. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung, wawancara mendalam terhadap berbagai pemangku kepentingan, serta dokumentasi dari berbagai sumber resmi dan tidak resmi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lemahnya kontrol sosial dari keluarga dan masyarakat menjadi faktor utama yang memungkinkan terjadinya kekerasan seksual terhadap anak. Banyak keluarga cenderung menutupi kasus demi menjaga nama baik dan menghindari stigma sosial, sedangkan masyarakat sekitar sering kali menunjukkan sikap tidak peduli atau enggan terlibat langsung. Sementara itu, institusi formal seperti pemerintah desa dan kepolisian memang telah menjalankan perannya, namun upaya tersebut sering kali tidak memperoleh dukungan yang optimal dari masyarakat yang enggan melapor atau menolak untuk berubah. Penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun lembaga formal telah berupaya memperkuat kontrol sosial, efektivitasnya belum optimal karena kurangnya partisipasi dan respons aktif dari masyarakat dalam mendukung perlindungan anak dari kekerasan seksual. Kesimpulannya, kontrol sosial informal, khususnya dari keluarga dan masyarakat, masih sangat lemah dalam mencegah dan merespons kekerasan seksual terhadap anak. Meskipun lembaga formal telah melakukan intervensi, efektivitasnya belum optimal tanpa keterlibatan aktif masyarakat. Oleh karena itu, penting adanya sinergi antara lembaga pemerintah, keluarga, dan masyarakat dalam menciptakan sistem perlindungan yang responsif dan menyeluruh terhadap anak. Upaya penyuluhan, edukasi, dan penegakan hukum harus diperkuat agar dapat membangun budaya yang melindungi anak dari segala bentuk kekerasan.
Peran Pengasuhan Kakek Nenek dalam Mendukung Perkembangan Sosial Anak Usia Dini Tantiani, Wilia; Rahmatiah; Tamu, Yowan
Sosiologi Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2025): Sosiologi Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Program Studi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/sjppm.v2i4.299

Abstract

Pengasuhan oleh kakek dan nenek memiliki peran penting dalam mendukung perkembangan sosial anak usia dini. Hal ini dapat terjadi disebabkan oleh beberapa faktor, yakni perceraian orang tua, dan orang tua bekerja, sehingga peran pengasuhan dialihkan kepada kakek dan nenek. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pengasuhan kakek nenek dalam mendukung perkembangan sosial anak usia dini di Desa Bandung Rejo Kecamatan Boliyohuto Kabupaten Gorontalo. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Sumber data primer diperoleh melalui wawancara dengan kakek nenek, sedangkan data sekunder diperoleh dari buku-buku referensi, jurnal, dan informasi yang relevan. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa pengasuhan oleh kakek dan nenek sering dianggap kurang sesuai dengan tuntutan zaman modern karena dinilai tidak cukup adaptif terhadap perubahan. Namun, kondisi di Desa Bandung Rejo menunjukkan adanya dinamika berbeda, di mana kakek dan nenek mulai mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman dalam mendidik cucu mereka guna mendukung perkembangan sosialnya. Kakek nenek, memiliki peran aktif dalam mendukung perkembangan sosial cucunya dengan membentuk perilaku sosial cucunya melalui pemberian contoh yang baik, pujian, dan pembiasaan sejak dini. Mereka secara konsisten menunjukkan sikap sopan, berbagi, dan peduli terhadap orang lain sebagai teladan yang dapat ditiru oleh sang cucu. Meskipun terdapat tantangan seperti perbedaan generasi dan keterbatasan fisik, pengasuhan oleh kakek nenek tetap mampu memenuhi kebutuhan sosial anak. Studi ini menekankan perlunya dukungan dan pelatihan agar peran kakek nenek lebih optimal dalam menunjang tumbuh kembang sosial anak usia dini.
Efektivitas Implementasi E-Government di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Gorontalo Panigoro, Siti Aisyah Febriani; Hamim, Udin; Tui, Fenti Prihatini
Sosiologi Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2025): Sosiologi Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Program Studi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/sjppm.v2i3.303

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan e-government melalui aplikasi SiCantik di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Gorontalo. Penelitian ini menggunakan 5 indikator efektivitas menurut Gibson, yaitu produksi, efisiensi, kepuasan, keadaptasian, dan pengembangan. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan aplikasi SiCantik tergolong efektif. Aplikasi ini mampu meningkatkan jumlah dan jangkauan pelayanan, menghemat waktu dan biaya, serta meningkatkan kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik. DPMPTSP juga menunjukkan kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan teknologi melalui pelatihan pegawai dan pengembangan sistem yang berkelanjutan. Meskipun masih terdapat kendala, seperti keterbatasan akses internet dan literasi digital, secara keseluruhan transformasi layanan berjalan dengan baik. Penerapan e-government melalui aplikasi SiCantik terbukti mendukung pelayanan yang cepat, akuntabel, dan responsif, serta mencerminkan komitmen instansi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Kecamatan Popayato, Kabupaten Pohuwato Umar, Nurmala; Aneta, Asna; Isa, Rusli
Sosiologi Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2025): Sosiologi Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Program Studi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/sjppm.v2i4.304

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Kecamatan Popayato, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo. Latar belakang penelitian ini adalah tidak optimalnya fungsi sebagian besar BUMDes di wilayah tersebut, yang ditandai dengan banyaknya unit usaha yang tidak berjalan, rendahnya pendapatan, dan lemahnya partisipasi masyarakat. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap aparatur desa, pengelola BUMDes, dan masyarakat. Fokus kajian mencakup empat aspek utama: kondisi aktual BUMDes, strategi pengembangan, pelaksanaan program, serta evaluasi dan arus balik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa BUMDes, seperti di Desa Bumi Bahari, telah mengalami perkembangan positif, sedangkan BUMDes di Desa Dambalo, Popayato, dan Bukit Tingki masih stagnan akibat lemahnya manajemen, minimnya pendampingan teknis, rendahnya partisipasi masyarakat, serta kurangnya inovasi usaha. Strategi pengembangan mengacu pada teori Tyson dan Jackson, yang meliputi tahapan diagnosis, perumusan strategi, pelaksanaan, dan evaluasi. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan kelembagaan, serta keterlibatan aktif masyarakat dan pemerintah desa dalam pengelolaan BUMDes.
Kualitas Pelayanan Publik di Puskesmas Bonepantai Falya, Firli Aulia H Munayang; Zuchri Abdussamad; Yanti Aneta
Sosiologi Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2025): Sosiologi Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Program Studi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/sjppm.v2i4.305

Abstract

Salah satu tugas pokok pemerintah adalah memberikan pelayanan kepada masyarakat, yang memerlukan peningkatan kualitas petugas pelayanan melalui perbaikan infrastruktur dan pengelolaan sumber daya manusia (SDM). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kualitas pelayanan publik di Puskesmas Bonepantai, Kabupaten Bone Bolango. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan melakukan observasi awal, wawancara kepada informan, dan analisis dokumentasi untuk mendukung penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan publik di Puskesmas Bonepantai dinilai berdasarkan lima indikator. Indikator bukti fisik (tangible) dan daya tanggap (responsiveness) menunjukkan hasil yang kurang memadai, terlihat dari fasilitas penunjang pelayanan dan jumlah pegawai yang belum mencukupi untuk memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat. Sementara itu, indikator keandalan (reliability), jaminan (assurance), dan empati (empathy) secara umum sudah cukup baik. Untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, disarankan adanya peningkatan SDM melalui pelatihan pegawai, perbaikan infrastruktur, dan penambahan jumlah petugas pelayanan.
Sosialisasi Kearifan Lokal Gorontalo dalam Mata Pelajaran Sejarah di SMAN 07 Gorontalo Hasan, Renol; Mohamad, Sutrisno; Mahmud, Djulia Indriani A.H
Sosiologi Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2025): Sosiologi Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Program Studi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/sjppm.v2i3.339

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengenalkan serta menginternalisasikan nilai-nilai kearifan lokal Gorontalo ke dalam proses pembelajaran sejarah di SMAN 07 Gorontalo. Program ini dilatarbelakangi oleh melemahnya pemahaman generasi muda terhadap budaya dan kearifan lokal yang merupakan bagian esensial dari identitas daerah. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan interaktif, penyampaian materi pembelajaran berbasis nilai-nilai lokal, serta diskusi kelompok yang melibatkan guru sejarah dan siswa sebagai mitra utama. Hasil kegiatan menunjukkan tingginya antusiasme dari pihak sekolah dan siswa terhadap materi yang disampaikan, serta munculnya kesadaran kolektif akan pentingnya pelestarian nilai-nilai tradisional melalui jalur pendidikan. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mendorong integrasi kearifan lokal ke dalam kurikulum pendidikan formal secara berkelanjutan.
Peran BUMDes dalam Meningkatkan Kesejahteraan Petani dan Ketahanan Pangan di Desa Molutabu, Kecamatan Kabila Bone Harold, Rudy; Mantali, Mohammad; Fitrah Bau, Fitrah; Djafar, Mohammad Andre Septiyanto; Ali, Ismail Y.; Birahim, Siti Ariyanti; Irene; Bumulo, Yayun Wandari; Antau, Silfatul Marwah; Medellu, Nova Olga Octavia; Ahmad, Abd Rajid A Hi; Nusu, Vanes; Umar, Rifki; Ali, Yan; Polamolo, Erick Bahtiar; Duslan, Mirnawati
Sosiologi Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2025): Sosiologi Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Program Studi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/sjppm.v2i3.347

Abstract

Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang diinisiasi oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia memberikan peluang bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman belajar di luar lingkungan kampus. Salah satu program unggulannya, Kuliah Kerja Nyata (KKN) Membangun Desa, dirancang untuk mendorong keterlibatan mahasiswa dalam pembangunan desa secara berkelanjutan. Pada tahun 2025, Kegiatan KKN-MBKM Universitas Negeri Gorontalo di Desa Molutabu, Kecamatan Kabila Bone, fokus pada penguatan kapasitas Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) melalui penyusunan rencana kerja dan pendampingan pelaksanaan program utama berupa pembibitan cabai. Pelatihan untuk pengurus BUMDes dilaksanakan bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, dengan materi yang mencakup identifikasi masalah, dasar hukum, peran, jenis usaha, aspek pendanaan, pengelolaan pembukuan, dan revitalisasi BUMDes. Melalui pendekatan P3MD (Perencanaan Partisipatif Pembangunan Masyarakat Desa), mahasiswa menyelenggarakan pelatihan, pendampingan, dan diskusi kelompok terarah (FGD) dengan pengurus serta aparat desa. Hasilnya, lebih dari 200 bibit cabai berkualitas berhasil dikembangkan dan ditanam di lahan BUMDes, sebagai langkah penguatan ketahanan pangan desa. Selain itu, program ini juga mencakup perbaikan fasilitas desa, pelatihan keberlanjutan program BUMDes, dan mempererat hubungan antara mahasiswa, warga, serta pemerintah desa. Seluruh rangkaian kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat perekonomian lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa secara berkelanjutan.
Pemberdayaan Nelayan Melalui Inovasi Kerupuk Ikan sebagai Usaha Mikro di Desa Modelomo Hatu, Rauf A.; Hatu, Dewinta Rizky R.; Bangga, Bilfadliyanto; Suaib, Giwang Eka Putri; Nur, Sitiria; Andi, Sri Ramdina Putri; Nasri, Mir’ah Azizah; Bakari, Nurita; Damopolii, Imelia; Rahim, Nurlin; Nento, Natasya; Silfina Ir Su’a; Hamrah Qobliyah; Abdul Said; Karim, Pratomo; Ahmad Hasan; Anisa Dewi K Hidiya
Sosiologi Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2025): Sosiologi Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Program Studi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/sjppm.v2i3.350

Abstract

Program KKN-MBKM terpadu melibatkan lebih banyak mahasiswa dalam proses pembangunan masyarakat di Desa Modelomo. Mahasiswa, dosen pembimbing lapangan, pemerintah desa, dan masyarakat setempat bekerja sama dalam kegiatan ini. Isu utama yang diangkat adalah kurangnya pemanfaatan potensi lokal, khususnya hasil laut bernilai tinggi seperti ikan. Tujuan utama dari program ini adalah untuk meningkatkan minat masyarakat terhadap inisiatif pembangunan desa, mendorong keterlibatan aktif dalam pembangunan, serta meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengelola dan memasarkan produk UMKM berbasis ikan. Teknik Perencanaan Partisipatif Pembangunan Masyarakat Desa (P3MD) diterapkan, yang mencakup sosialisasi dan pendampingan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan kapasitas masyarakat dalam pembuatan kerupuk ikan sebagai produk lokal, peningkatan kontribusi ekonomi UMKM terhadap desa, serta pelaksanaan pelatihan dalam pembuatan produk, pemasaran, dan manajemen bisnis. Selain itu, dengan memberdayakan masyarakat dalam proses pembangunan berbasis sosiologi, kegiatan ini juga meningkatkan efektivitas pemerintah desa. Melalui pengenalan kerupuk ikan sebagai usaha mikro, inisiatif ini berhasil memberdayakan masyarakat nelayan Desa Modelomo, serta meningkatkan kesadaran dan keterlibatan mereka dalam pembangunan desa.