cover
Contact Name
Abdullah Syafei
Contact Email
syafei06@gmail.com
Phone
+622178894043
Journal Mail Official
jurnal.jikm2000@gmail.com
Editorial Address
Jl. Harapan No.50, RT.2/RW.7, Lenteng Agung, Kec. Jagakarsa, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12610
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (The Public Health Science Journal)
ISSN : 22524134     EISSN : 23548185     DOI : https://doi.org/10.33221/jikm.v13i05
Core Subject : Health,
Fokus Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (The Public Health Science Journal) membahas kesehatan masyarakat sebagai disiplin ilmu dan praktik yang terkait dengan tindakan preventif dan promotif untuk meningkatkan kesehatan masyarakat melalui pendekatan ilmiah yang menerapkan berbagai teknik. Fokus ini mencakup area dan ruang lingkup seperti biostatistik, epidemiologi, pendidikan dan promosi kesehatan, kebijakan dan administrasi kesehatan, kesehatan lingkungan, gizi kesehatan masyarakat, kesehatan seksual dan reproduksi, serta kesehatan dan keselamatan kerja. Jurnal ini menggunakan mekanisme peer-review di mana setiap artikel yang dikirimkan harus ditinjau secara anonim oleh rekan ahli yang ditunjuk oleh editor. Artikel yang diterbitkan dalam jurnal ini dapat berupa artikel asli dan artikel tinjauan undangan.
Articles 382 Documents
Terapi Foot Massage untuk Menurunkan dan Menstabilkan Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi Gestasional Herdiana, Yana; Galaupa, Resi; SR, Nurqalbi
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 13 No. 06 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v13i06.3151

Abstract

Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan suatu kondisi dengan tekanan darah yang meningkat secara terus menerus pada pembuluh darah. Hipertensi di definisikan sebagai tekanan darah sistolik kurang lebih 140 mmHg serta tekanan darah diastolik kurang lebih 90 mmHg. pijat kaki merupakan alternatif terbaik untuk mengurangi tingkat tekanan darah diantara penderita hipertensi. Pijat memiliki efek meningkatkan sirkulasi, mengeluarkan produk sisa dari tubuh, meningkatkan mobilitas sendi, mengurangi rasa sakit dan menguragi ketegangan otot. Tujuan penelitian ini untuk Mengetahui terapi foot massage untuk menurunkan dan menstabilkan tekanan darah pada penderita hipertensi gestasional di Puskesmas Saketi Tahun 2023. Metode yang digunakan yaitu penelitian quasi experimental dengan pendekatan one group pre post design. Penelitian ini memberikan pretest kepada responden sebelum dilakukan foot massage dan post test sesudah melakukan foot massage. Analisis data menggunakan Wicoxon Signed Rank Test. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil penderita hipertensi yaitu 30 orang. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh Terapi Foot Massage untuk menurunkan dan menstabilkan tekanan darah (nilai p = 0,000) pada penderita hipertensi gestasional di Puskesmas Saketi Tahun 2023.
Pengaruh Lama Penggunaan Komputer dan Jarak Pandang terhadap Kelelahan Mata Sumardiyono, Sumardiyono; Pamungkas, Putri Intan
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 13 No. 04 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v13i04.3169

Abstract

Penggunaan komputer yang berlebihan dapat menyebabkan kelelahan mata yang dipengaruhi oleh durasi penggunaan komputer, jarak pandang, dan intensitas pencahayaan. Desain penelitian adalah cross-sectional pada populasi sebanyak 57 orang yang semuanya diambil sebagai sampel menggunakan teknik total sampling. Variabel yang dianalisis yaitu durasi penggunaan komputer dan jarak pandang terhadap kelelahan mata. Hasil penelitian menemukan intensitas cahaya di lingkungan kerja Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Surakarta belum memenuhi standar. Faktor risiko yang berhubungan secara signifikan dengan kelelahan mata adalah lama penggunaan komputer lebih dari 4 jam per hari memiliki risiko 2,3 kali lebih besar mengalami kelelahan mata dibandingkan dengan karyawan yang menggunakan komputer kurang dari 4 jam per hari, jarak pandang kurang dari 46 cm memiliki risiko 4,2 kali lebih besar mengalami kelelahan mata dibandingkan dengan karyawan dengan jarak pandang lebih dari 46 cm. Faktor risiko seperti usia, istirahat, kelainan refraksi, dan riwayat penyakit mata tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan kelelahan mata. Kesimpulan penelitian adalah intensitas cahaya yang rendah, lama penggunaan komputer yang lama, dan jarak pandang yang dekat merupakan faktor-faktor yang meningkatkan risiko kelelahan mata pada karyawan di Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Surakarta.
Evaluasi Kebijakan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di Kabupaten Bengkulu Utara Kariti, Atun; Setiaji, Bambang
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 13 No. 04 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v13i04.3224

Abstract

Peraturan Daerah Kabupaten Bengkulu Utara Nomor 7 Tahun 2016 tentang Kawasan Tanpa Rokok bertujuan untuk melindungi masyarakat yang tidak merokok dari pajanan asap rokok . Perda KTR merupakan bentuk kebijakan pemerintah daerah dalam Upaya pengendalian dampak rokok. Dukungan dan penerapan oleh penanggungjawab masing-masing kawasan menjadi salah satu kunci sukses penegakan Perda KTR. Tujuan Penelitian ini untuk mengevaluasi bagaimana penerapan/implementasi Perda KTR di Kabupaten Bengkulu Utara. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan teori George C. Edwards III. Teknik pengambilan informan menggunakan purposive sampling dan random sampling diperoleh informan sebanyak 13 orang. Metode pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Keabsahan data digunakan pendekatan triangulasi sumber. Hasil dari penelitian ini menunjukkan penerapan Kebijakan Kawasan Tanpa Rokok di Kabupaten Bengkulu Utara belum berjalan Optimal. Pada aspek komunikasi sudah cukup baik, mulai dari FGD, Surat Edaran hingga sosialisasi sudah dilakukan pada 18 Kecamatan dari 19 Kecamatan. Pada aspek sumberdaya sudah dibentuknya Satgas KTR begitu juga dengan sarana prasarana, terdapat Poster/Stiker larangan Merokok pada 7 Kawasan Tanpa Rokok namun ruang khusus merokok masih dalam pengupayaan. Pada aspek disposisi, sikap atasan/pemegang kebijakan wilayah maupun pegawai belum sepenuhnya mematuhi larangan merokok, masih terdapat pemegang kebijakan wilayah merokok di dalam gedung/ruang tertutup dan masih terdapat iklan rokok di ruas jalan protokol. Selanjutnya birokrasi sudah baik dengan terbitnya Perda KTR No 6 Tahun 2017 dan SK TIM SATGAS namun pengawasan dan penegakan Perda tersebut belum berjalan.
Literasi Kesehatan Digital, Faktor yang Mempengaruhi, dan Hubungannya dengan Perilaku Kesehatan: Scoping Review Syafei, Abdullah
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 12 No. 06 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v12i06.3232

Abstract

Perkembangan teknologi komunikasi dan informatika turut mempengaruhi perilaku masyarakat dalam mencari informasi kesehatan dan menggunakannya untuk tujuan kesehatan. Penelitian bertujuan menganalisis berbagai penelitian dari jurnal ilmiah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan tingkat literasi kesehatan digital dan pengaruhnya terhadap perilaku kesehatan termasuk pencegahan penyakit, pencarian layanan kesehatan, pengobatan, dan perilaku terkait kesehatan lainnya. Penelitian ini menggunakan metode Scoping Review mengikuti protokol PRISMA. Penelusuran literatur dilakukan dengan menggunakan aplikasi Publish or Perish (PoP) untuk membantu mencari dan menganalisis sumber informasi yang dibutuhkan, serta membantu pemilihan artikel di database sesuai dengan kualitas artikel. Pencarian literatur dilakukan melalui database Scopus, PubMed, dan Google Scholar. Scoping Review ini menggunakan kata kunci dan kombinasi dari kata kunci, yaitu “digital” OR “e-Health literacy” AND “Preventive” OR “Health Related Behavior”. Pencarian artikel dilakukan pada rentang waktu tahun 2019 sampai 2023. Dari 1798 artikel hasil penelusuran database jurnal, didapatkan 7 artikel yang sesuai dengan kriteria scoping review. Hasil analisis menunjukkan bahwa literasi kesehatan digital muncul dalam dua istilah yaitu digital health literacy (DHL) dan electronic health literacy (eHL). Terdapat dua tema utama terkait literasi kesehatan digital, yaitu faktor yang mempengaruhi DHL dan eHL dan pengaruhnya terhadap perilaku kesehatan. Hasil scoping review menunjukkan faktor yang mempengaruhi DHL maupun eHL antara lain faktor adalah jenis kelamin, usia, pendidikan, pendapatan, sense of coherence (SOC), kepuasan terhadap informasi, kebiasaan berolahraga, jurusan kuliah non-medis, dan status pernikahan. Sedangkan DHL maupun eHL berpengaruh juga terhadap perilaku kesehatan, seperti perilaku pencegahan infeksi, kepatuhan terhadap praktik pencegahan dasar, dan perilaku pencegahan terkait COVID-19.
Analisis Indeks Stigma Terhadap Penyakit HIV di RSUD Dr. M. Yunus bengkulu Dwina, Natalia; Supriyatna, Rahmat; Sabdani, Halian
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 13 No. 04 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v13i04.3233

Abstract

HIV yaitu virus yang menyerang dan melemahkan system pertahanan tubuh manusia, sehingga mudah tertular berbagai penyakit. AIDS yaitu sekumpulan gejala penyakit akibat menurunnya kekebalan tubuh yang disebabkan oleh HIV. ODHA (Orang Dengan HIV/AIDS) adalah sebutan bagi orang yang telah positif HIV/AIDS. Tujuan penelitian diperolehnya informasi mendalam tentang Indeks Stigma Orang yang Hidup dengan HIV (ODHIV)adalah alat standar untuk mengumpulkan bukti tentang bagaimana stigma dan diskriminasi berdampak pada kehidupan orang yang hidup dengan HIV. di lingkungan RSUD dr. M. Yunus Bengkulu terhadap Orang dengan HIV/AIDS (ODHA) . Penelitian ini menggunakan Focus Group Discussion (FGD) sebagai teknik utama untuk pengumpulan data.yang menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan darta melalui wawancara dan observasi serta menerapkan metode triangulasi bertujuan untuk memberikan kepercayaan dan validitas yang lebih tinggi terhadap temuan penelitian dengan mengintegrasikan sudut pandang yang berbeda dan mengurangi bias yang mungkin timbul dari satu sumber data atau metode saja. Sumber data terdiri dari 15 informan, yang dibagi menjadi 5 informan utama (Orang Dengan HIV AIDS), 5 informan kunci (Pengunjung Rumah Sakit), dan 5 Informan pendukung. (Nakes/Petugas Rumah Sakit). Tujuan Penelitian ini untuk melihat apakah masih ada Indeks Stigma yang terjadi di RSUD dr. M. Yunus Bengkulu, dan hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan tentang penyakit HIV/AIDS masih rendah di kalangan pengunjung Rumah Sakit, Pasien HIV Sendiri, juga Sebagain Nakes/Petugas Rumah Sakit, Sebagai saran, penelitian menyarankan agar pihak RSUD dr. M. Yunus aktif dalam memberikan penyuluhan mengenai HIV/AIDS kepada seluruh pihak di lingkungan RSUD, termasuk petugas, pasien, dan pengunjung, sehingga semua orang di lingkungan RSUD dapat mendapatkan informasi yang akurat dan mengurangi stigma terhadap ODHA.
Analisis Lingkungan dan Kepadatan Penduduk terhadap Kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) di Daerah Pesisir Kabupaten Tanjung Jabung Barat Zaharudin, Zaharudin; Subuh, M; Khatab, Firdaus
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 13 No. 06 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v13i06.3236

Abstract

Demam berdarah dengue (DBD) merupakan masalah kesehatan masyarakat signifikan di Indonesia, khususnya di wilayah pesisir. Penyakit ini disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti, dengan banyak faktor mempengaruhi penyebarannya, termasuk kondisi lingkungan dan kepadatan populasi manusia. Penelitian ini bertujuan menganalisis kondisi lingkungan dan kepadatan penduduk terhadap kejadian DBD di pesisir Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi. Metode penelitian kualitatif dengan teknik wawancara mendalam dan observasi digunakan. Informan penelitian adalah individu dengan pemahaman mendalam tentang kondisi wilayah dan kejadian DBD, terdiri dari 2 dari dinas kesehatan, 4 kepala puskesmas, 3 dari kecamatan, dan 6 masyarakat pesisir, dipilih dengan purposive sampling. Observasi dilakukan pada 96 kepala keluarga di 3 kecamatan pesisir. Pengumpulan data melalui wawancara mendalam dengan kuesioner terstruktur dan observasi berkelanjutan. Hasil penelitian menunjukkan kurangnya kebersihan lingkungan, perhatian terhadap kepadatan vegetasi, dan tempat persembunyian nyamuk. Kesadaran terhadap kualitas air juga rendah, dengan beberapa responden melaporkan sumber air yang buruk dan keruh. Rekomendasi strategis meliputi peningkatan kebersihan lingkungan, pemantauan kualitas air, serta kampanye kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan air. Harapannya, rekomendasi ini dapat menjadi landasan bagi pemerintah dan masyarakat untuk meningkatkan kualitas lingkungan, mengurangi risiko DBD, dan menciptakan lingkungan lebih sehat dan aman.
Evaluasi Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya Beracun (B3) di Puskesmas Wilayah Kabupaten Batanghari Provinsi Jambi Marni, Marni; Hardiana, Hedy; Romli, M.
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 13 No. 06 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v13i06.3263

Abstract

Limbah medis dan nonmedis di Puskesmas Kabupaten Batanghari, jika tidak dikelola dengan baik, dapat berdampak negatif pada kesehatan dan lingkungan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi sistem pengelolaan limbah medis di Puskesmas di 5 puskesmas di Kabupaten Batanghari yang sesuai dengan PERMEN LHK NO 56 Tahun 2015. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian secara umum, pengelolaan limbah medis di puskesmas menunjukkan variasi dalam kesiapan teknis, regulasi, dan sumber daya. Proses pengelolaan limbah berjalan baik, tetapi perbaruan peralatan seperti cold storage masih diperlukan. Output mencakup limbah yang diolah sesuai standar, untuk peningkatan kesadaran staf, dan dokumentasi cukup memadai, dengan dampak positif pada keamanan pasien, kesehatan masyarakat, dan lingkungan. Rekomendasi termasuk standardisasi infrastruktur dengan mempertimbangkan pengadaan cold storage, pelatihan berkala, kolaborasi antar Puskesmas, peran aktif Dinas Kesehatan, evaluasi layanan pihak ketiga, adopsi teknologi digital, dan siklus pemantauan berkelanjutan. Rekomendasi ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi, memastikan kepatuhan regulasi, dan melindungi lingkungan di Puskesmas Kabupaten Batanghari.
Strategi Implementasi Kebijakan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di Wilayah Kerja Kecamatan Jambi Selatan Kota Jambi Tahun 2023 Al Shiddiqy, M. Irpansyah; Saputra, Fajar; Yulia, Dwita
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 13 No. 06 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v13i06.3264

Abstract

Abstract Masalah rokok dan dampaknya terhadap kesehatan individu serta lingkungan menjadi isu signifikan di Indonesia. Meskipun kebijakan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) telah diterapkan di kantor tersebut, masih terdapat tantangan dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan bebas dari asap rokok. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan kebijakan KTR di Wilayah Kerja Kecamatan Jambi Selatan Kota Jambi pada tahun 2023. Metode penelitian kualitatif dengan teknik wawancara mendalam dan observasi digunakan. Informan penelitian adalah individu yang dianggap memiliki pengalaman atau pemahaman yang lebih mendalam tentang kebijakan KTR, termasuk Camat, sekretaris camat, seluruh lurah di wilayah kecamatan Jambi Selatan, Kepala Sekolah, Pimpinan Tempat Olah Raga, dan masyarakat, sebanyak 21 orang yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menyoroti sejumlah masalah dalam implementasi KTR, termasuk komunikasi yang perlu ditingkatkan, kekurangan sumber daya, kurangnya pedoman khusus, serta perluasan kesadaran dan sikap positif. Selain itu, evaluasi dan koordinasi yang lebih baik, serta penerapan sanksi yang lebih tegas, termasuk memanfaatkan teknologi CCTV dan sensor asap rokok untuk mendeteksi pelanggaran, diperlukan untuk memastikan pematuhan KTR. Rekomendasi meliputi perbaikan dalam sosialisasi, peningkatan sumber daya, pengembangan pedoman, program kesadaran, serta peningkatan evaluasi dan penegakan hukum. Implementasi rekomendasi ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas KTR dan menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan bebas rokok di wilayah Kecamatan Jambi Selatan. Keywords: Strategi Implementasi, Kawasan Tanpa Rokok, Kecamatan
Analisis Pengelolaan Limbah Medis Puskesmas di Kota Banda Aceh Sufiani, Dessi; Ramadhani, Nur Rizky; Lukman, Lukman
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 13 No. 06 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v13i06.3267

Abstract

Pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) menghasilkan volume limbah medis Bahan Berbahaya Beracun (B3) yang besar dan merata diseluruh Indonesia. Menurut data dari Kemenkes RI tahun 2020 Puskesmas yang melakukan pengelolaan limbah medis sesuai dengan standar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan limbah medis puskesmas di Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan rancangan studi kasus serta pengumpulan data dengan teknik wawancara, observasi dan telaah dokumen. Informan kunci dalam penelitian ini berjumlah 17 orang yaitu Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh (1 orang), Kepala Seksi Penyehatan Lingkungan (1 orang), Kepala puskesmas (5 orang), informan pendukung tenaga sanitarian (5 Orang), dan tenaga pelaksana pengelola limbah medis di puskesmas (5 orang). yang ditentukan melalui tekhnik purpose sampling. temuan emperis diketahui bahwa puskesmas diKota Banda Aceh telah melakukan pengelolaan sampah limbah padat mulai dari pemilahan, pengumpulan, penyimpanan dan pengangkutan, dalam pengelolaan limbah medis cair sudah menggunakan IPAL (Instalasi pengelolaan Air Limbah) yang disalurkan melalui wastafel khusus pada tiap ruangan, masih tidak sesuai dengan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup RI No. 68 Tahun 2016 karena membuang limbah medis cair langsung sedangkan pada limbah padat medis pada tahap pengelolaan dan pemusnahan masih tidak sesuai dengan Permenkes RI Nomor 18 Tahun 2020 yaitu penyimpanan sementara lebih dari 2 hari namun tidak menggunakan cold storage. Kesimpulan : Dinas Kesehatan diharapkan dapat merencanakan pengadaan Cold Storage, Rehabilitasi tempat penyimpanan sementara, rehabilitasi saluran IPAL dan peningkatan SDM pelaksana ( cleaning service) dengan OJT (on the job training ) yang disertai dengan sertifikat pelatihan.
Optimalisasi Peran Kader Yuk Jaim (Yuk Jadi Remaja Anti Anemia) dalam Pencegahan Anemia Remaja Putri di SMPN 14 Kota Tangerang Rakhmawati, Yenny Dewi; Rindu, Rindu; Fitri, Yuni Pradilla
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 13 No. 06 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v13i06.3273

Abstract

Anemia merupakan masalah kesehatan global yang berpengaruh terhadap pembangunan kesehatan, sosial, dan ekonomi. Salah satu kelompok yang rentan mengalami anemia adalah remaja putri. Upaya pencegahan anemia remaja putri dilakukan dengan suplementasi Tablet Tambah Darah (TTD), dimana pelaksanaannya dibantu oleh Kader Kesehatan Remaja (KKR) di sekolah yang disebut Kader Yuk Jaim. Penelitian dilakukan di SMPN 14 dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh optimalisasi peran Kader Yuk Jaim dalam pencegahan anemia remaja putri di SMPN 14 Kota Tangerang. Penelitian dilakukan pada bulan Oktober sampai Desember 2023 menggunakan desain quasi eksperimental dengan model one group pretest posttest. Kader Yuk Jaim diberi intervensi pelatihan. Remaja putri diberi intervensi pemberian informasi oleh Kader Yuk Jaim mengenai anemia sebelum pemberian TTD sebanyak 1 kapsul setiap minggu selama 4 minggu. Pengetahuan terkait anemia diukur menggunakan kuesioner. Hasil pemberian TTD dicatat menggunakan format laporan suplementasi TTD. Kadar hemoglobin diukur menggunakan Hemocue. Pengetahuan Kader Yuk Jaim dan status anemia remaja putri dianalisis dengan uji T. Peran Kader Yuk Jaim, pengetahuan remaja putri dan konsumsi TTD remaja putri dianalisis dengan uji Wilcoxon. Selain itu, dilakukan uji bivariat menggunakan Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan intervensi terhadap Kader Yuk Jaim meningkatkan pengetahuan (p=0,000) dan peran Kader Yuk Jaim (p=0,005), intervensi terhadap remaja putri meningkatkan pengetahuan remaja putri (p=0,000) dan konsumsi TTD (p=0,000) serta terdapat hubungan yang signifikan antara peran Kader Yuk Jaim dengan status anemia remaja putri (p=0,000). Pencegahan anemia pada remaja putri di SMPN 14 dapat dilakukan dengan mengoptimalkan peran Kader Yuk Jaim, sehingga perlu diaplikasikan secara menyeluruh di tingkat Kota Tangerang.

Filter by Year

2016 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 2s (2025): Special Issue: The 3rd International Conference on Health Sciences 2024 Vol. 14 No. 06 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 14 No. 05 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 14 No. 04 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 14 No. 03 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 14 No. 02 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 14 No. 01 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 13 No. 06 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 13 No. 05 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 13 No. 04 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 13 No. 03 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 13 No. 02 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 13 No. 01 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 12 No 06 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 12 No. 06 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 12 No 05 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 12 No 04 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 12 No 03 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 12 No 02 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 12 No 01 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 11 No 06 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 11 No 05 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 11 No 04 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 11 No 03 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 11 No 02 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 11 No 01 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 10 No 04 (2021): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 10 No 03 (2021): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 10 No 02 (2021): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 10 No 01 (2021): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 9 No 04 (2020): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 9 No 03 (2020): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 9 No 02 (2020): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 9 No 01 (2020): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 8 No 04 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 8 No 03 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 8 No 02 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 8 No 01 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 7 No 04 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 7 No 02 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 7 No 01 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 7 No 3 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 6 No 04 (2017): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 5 No 4 (2016): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 5 No 1 (2016): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat More Issue