cover
Contact Name
-
Contact Email
Meirantimike@gmail.com
Phone
+6285783283490
Journal Mail Official
Meirantimike@gmail.com
Editorial Address
Jl. H.Zainal Abidin Pagar Alam No. 14 Labuhan Ratu Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Ilmu Komunikasi
ISSN : 27760693     EISSN : 27758745     DOI : https://doi.org/10.36269/ire.v4i1.2958
Jurnal Ilmu komunikasi yang diterbitkan dua kali dalam setahun oleh Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Lampung. Jurnal ini merupakan sarana publikasi bagi kaum akademisi dan praktisi. Jurnal ini menerbitkan artikel dari hasil penelitian baik penelitian lapangan maupun penelitian pustaka, artikel kajian konseptual, rensensi buku ilmiah terkait dengan permasalahan dan isu-isu aktual ilmu komunikasi.
Articles 60 Documents
Realitas Keterlibatan Gen Z dalam Media Sosial Tiktok Perspektif Sosiokultural putra, yulian dwi; Junita, Devi
INTERCODE Vol 4, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/ire.v4i1.2746

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi realitas keterlibatan Generasi Z dalam media sosial TikTok dari perspektif sosiokultural. Melalui pendekatan kualitatif, penulis melakukan analisis terhadap interaksi, konten yang dibagikan, dan pengalaman pengguna TikTok Generasi Z. Penulis menggunakan wawancara mendalam dan observasi partisipatif untuk mengumpulkan data dari sejumlah partisipan Generasi Z. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan mereka dalam TikTok tidak hanya sebagai pengguna pasif, tetapi juga sebagai pembuat konten yang aktif, yang mempengaruhi identitas dan interaksi sosial mereka secara signifikan. Temuan ini memberikan wawasan yang mendalam tentang bagaimana Generasi Z membentuk dan mengalami realitas mereka melalui media sosial, serta implikasi sosiokulturalnya. Kata Kunci: Generasi Z, Media Sosial TikTok, Perspektif Sosiokultural.
INTERPERSONAL COMMUNICATION OF HUSBANDS FOR BUILDING HARMONY IN FAMILY Muhammad Bisri Mustofa; Siti Wuryan
INTERCODE Vol 3, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/ire.v3i1.2102

Abstract

This study aims to analyze the concept of husband's interpersonal communication inbuilding harmony within Muslim couples, considering the perspective of Islamic law.The method used in this research is a literature review, which involves analyzing variousrelevant literature sources on this topic. The results of this literature review analysis revealthat husband's interpersonal communication plays a crucial role in building harmonywithin Muslim couples. In the context of family, good and affectionate communicationbetween husband and wife is considered a manifestation of religious teachings thatencourage cooperation, mutual understanding, and support in marriage. To carry outeffective interpersonal communication, husbands need to have the ability to listen, respecttheir wife's opinions, and provide emotional support. This research contributes tounderstanding the importance of interpersonal communication in the context of familybased on Islamic teachings, as well as providing insights into how husbands can buildharmony in marital relationships.Keyword: Interpersonal Communication, Harmony, Family 
POLA KOMUNIKASI KELUARGA (LAISSEZ FAIRE, PROTEKTIF, PLURALISTIK, DAN KONSENSUAL) IBU PEKERJA LAPAS TERHADAP PENGASUHAN ANAK Azizah, Meylin
INTERCODE Vol 2, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/ire.v2i2.2090

Abstract

ABSTRACT The phenomenon occurs now, the mother who worked in formal hours unconsciously ignoring their children. The material which is received by children is not comparable to affection that should be given. Parents can just physically close to their children but not psychologically, so they did not feel the presence of their parents. Woman actualization that has been married is not always accompanied by good family communication pattern to their childcare. Woman who have career but can not do the best caring for their children causing its own problem. The research was done to understand family communication female employee who have hours night time job manifested by individual characteristics, family characteristic, laissez faire communication pattern, protective pattern, pluralistic pattern, and consensual pattern. Social economic support, institution support, social system support, and mass media information through parenting reception-rejection. This research was conducted in Woman Correctional Institution Grade II A Bandar Lampung in April-July 2016. The result showed that mother age, mother educational, father earn, laissez faire pattern and protective pattern, family economic support and social system support significantly affect to affection attitude or parents reception care. Keyword: working woman, family communication pattern, parental reception-rejection
PERILAKU KOMUNIKASI PESILAT PEREMPUAN BERHIJAB (Studi Dramaturgi Pesilat Perempuan Berhijab pada Kegiatan Ekstrakurikuler Tapak Suci Putra Muhammadiyah di SMA Muhammadiyah 2 Bandar Lampung Tahun 2019) Sefka Fajri; Emy Sri Purwani; Immawati Asniar
INTERCODE Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/ire.v1i2.540

Abstract

Perempuan dalam Islam  digambarkan sebagai sosok lemah lembut, cantik,  santun, tidak menyerupai laki-laki dan menutup seluruh tubuh  dengan hijab. Perempuan yang mempelajari ilmu bela diri terlihat sangat jauh berbeda dari gambaran sosok tersebut. Jika ia tengah beraksi, maka gerak- gerik dan tutur kata berubah menjadi tegas dan keras. Kemampuan bela diri yang dipelajarinya akan terlihat berbeda dari karakter sebagai perempuan yang lemah lembut terutama di saat memperagakan bela diri dalam latihan maupun pertandingan.Penelitian ini bermaksud mengungkap perbedaan sosok perempuan yang menekuni Tapak Suci, ilmu bela diri serupa silat, sehingga digunakanlah pendekatan kualitatif dengan perspektif dramaturgi sederhana. Hal ini bertujuan menggambarkan perilaku komunikasi sosok pesilat perempuan saat berada di panggung depan (front stage) dan panggung belakang (back stage).Hasil penelitian  menunjukkan bahwa perilaku komunikasi pesilat perempuan berhijab di  panggung depan dan panggung belakang  menggunakan unsur verbal dan non-verbal hampir sama banyaknya ketika berinteraksi dengan orang lain hanya saja pengelolaan pesan disesuaikan dengan kesan yang ingin ditampilkan.
ANALISIS WACANA SARA MILLS DALAM FILM ANIMASI “PEMIMPIN PEREMPUAN” KARYA CISFORM UIN SUKA Meirianti, Mike; choiriyati, Sri; Amirullah, Muhammad ilyas
INTERCODE Vol 4, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/ire.v4i1.2958

Abstract

Film is an effective medium for providing entertainment and information to the public. as in the animated film "Female Leader" by cisform UIN SUKA which succeeded in coloring the Indonesian animated film with different content, not just entertainment but knowledge information with Islamic nuances. In the animated film "Female Leader" tells the pros and cons of choosing a woman as the head of Risma at the Ar-Rahman Mosque, so that in this story a conflict emerges and the resolution is that in fact women are also allowed to be leaders.With Sara Mills' discourse analysis based on her analytical framework. This film depicts the role of men as subjects (tellers) and women as objects (who are told). Where men do not prioritize women's positions, but female actors are the main roles discussed. In this film the author also analyzes that there is a big ideology in the making of this film, namely to change the paradigm, that women can also be leaders with good leadership capacity, and the position of women is not just a complement in a group but as the main figure (chairman) in a group. group. Keywords: Film, Women's Leadership, Discourse Analysis, Ideology
KOMUNIKASI EMPATI PENGASUH DALAM PERUBAHAN PSIKOLOGIS LANSIA (Studi Unit Pelaksanaan Tekhnis Dinas (UPTD) Pelayanan Lanjut Usia (PSLU) Tresna Werdha Natar, Lampung Selatan) Riyanti Riyanti; Sri Choiriyati
INTERCODE Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/ire.v1i1.347

Abstract

Kesejahteraan dan pengetahuan kesehatan saat ini membuat usia hidup manusia menjadi lebih panjang. Kehidupan kaum lanjut usia (lansia)  juga mengalami masa-masa perubahan baik fisik maupun psikis. Dalam kondisi demikian lansia sebenarnya memerlukan penanganan tersendiri. Jika dirawat oleh keluarganya sendiri mungkin akan lebih mudah, tetapi bagaimana yang dirawat di rumah perawatan/panti jompo bagi lansia?. Komunikasi empati dari para perawat/pengasuh panti sangat dibutuhkan dalam menghadapi mereka.          Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana komunikasi empati yang dilakukan pengasuh di panti jompo Tresna Werdha. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan maksud menggambarkan proses komunikasi empati antara pengasuh panti dengan lansia penghuni panti.Hasil penelitian yaitu pengasuh belum sepenuhnya membangun komunikasi empati kepada lansia, pengasuh yang berstatus PNS hanya standar formalitas tanggung jawab pekerjaan saja, sedangkan pengasuh yang berstatus TKS sudah membangun komunikasi empati kepada lansia ini ditandai dengan pengasuh memberikan motivasi, perhatian dan beranggapan lansia tersebut adalah orang tuanya. Perubahan psikologis yang terjadi pada lansia ini ditandai dengan masa lalu yang kurang baik seperti masalah dalam keluarga, masalah dalam kegagalan pernikahan dan kurangnya perhatian. Perubahan psikologis lainnya yakni adanya kecemburuan antara pasangannnya, dengan perubahan psikologis seperti itu lansia cepat mudah marah, tersinggung dan emosi.
ANALISIS SEMIOTIKA FEDINAND DE SAUSSURE DALAM PESAN DAKWAH KOMUNIKASI VISUAL DI MASJID AN-NUUR METRO REGENSI saiful efendi
INTERCODE Vol 3, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/ire.v3i2.2116

Abstract

Dakwah merupakan perbuatan menyampaikan pesan dengan tujuan mempengaruhi atau mengingatkan orang lain untuk melakukan amar ma’ruf nahi mungkar. Tujuan yang ingin dicapai melalui penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas berdakwah menggunakan komunikasi visual di masjid An-Nuur Kota Metro. Jenis penelitian yang digunakan ole peneliti adalah jenis penelitian lapangan (Field Research). Penelitian lapangan merupakan suatu penelitian yang dilakukan secara langsung ditempat penelitian atau suatu tempat yang dipilih oleh peneliti sebagai lokasi untuk menganalisis fenomena yang terjadi di lokasi tersebut. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan peneliti tentang “Analisis Semiotika Fedinand De Saussure dalam Pesan Dakwah Komunikasi Visual Di Masjid An-Nuur Metro Regensi” hal yang dilakukan pengelola masjid dalam menggunakan media komunikasi visual sebagai strategi komunikasi dapat meningkatkan akhlak serta ilmu bagi orang banyak yang datang kemasjid annuur. Berdasarkan analisis sistem penandaan yang dapat disimpulkan bahwa tanda signifier dan tanda signified cukup jelas pemaknaannya baik dari sisi pesan visual atau pesan verbal yang disampaika
PERAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL PENGASUH LEMBAGA PEMBINAAN KHUSUS ANAK KEPADA WARGA BINAAN ANAK DALAM MEMPERBAIKI KESEHATAN MENTAL Mirza Shahreza; Eko Purwanto; Tantry Widiyanarti; Hani Magfiroh Nur Ratmah
INTERCODE Vol 3, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/ire.v3i1.1375

Abstract

Penelitian ini berjudul Peran Komunikasi Interpersonal Pengasuh Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kepada Warga Binaan Anak Dalam Memperbaiki Keseatan Mental. Tujuan penelitian ini adalah Untuk Mengetahui Komunikasi Interpersonal Pengasuh Lembaga Pembinaan Khusus Anak Dalam Memperbaiki Kesehatan Mental Warga Binaan Anak dan Untuk Mengetahui Kendala Dalam Membangun Komunikasi Interpersonal Kepada Warga Binaan Anak. Untuk memperoleh data, penulis menggunakan teknik wawancara dan observasi kepada petugas dan warga binaan anak Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas 1 Tangerang. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu metode wawancara terstruktur, observasi dan studi kepustakaan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dari lima kualitas umum teori efektifiatas komunikasi interpersonal yang paling efektif adalah keterbukaan yang menyebabkan anak enjadi terbuka dan percaya kepada pengasuh sehingga mental anak membaik dan menimbulkan percaya diri yang baik pada anak.
TANTANGAN PENGGUNAAN INSTAGRAM UNTUK EDUKASI KESEHATAN DI PUSKESMAS RAWAT INAP LIWA Laurina, Anesti; Aini, Ria Nurul; Bimantara, Dimas Arya; Azizah, Meylin
INTERCODE Vol 5, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/ire.v5i1.2985

Abstract

PEMAKNAAN KARTUN MORAL “ JANGAN PELIHARA KEBENCIAN MU” KARYA SPEEL BOON DALAM MEDIA YOUTUBE (ANALISIS SIMIOTIK DENOTASI KONOTASI ROLAND BARTHES) Meiranti, Mike; Effendy, Intan Gracelia; Maskuri, M. Ibnu Naufal
INTERCODE Vol 5, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/ire.v5i1.3122

Abstract

Kartun merupakan media hiburan yang digemari oleh banyak kalangan, kartun moral yang berjudul “ jangan pelihara kebencianmu” yang di buat oleh speel boon dari korea selatan ini memberikan warna baru untuk kartun-kartun saat ini, bukan hanya memberikan hiburan tetapi terdapat nilai dan pesan yang dapat di terima oleh penontonnya. Dengan analisis simiotik roland barthes penulis menggunakan makna denotatif dan konotatif dalam menganalisis film kartun moral ini yang menghasilkan makna konotatif yang sangat bermanfaat untuk penonton, makna konotatif yang di sampaikan oleh akrtun ini adalah jangan;ah memelihara kebencian karna hal tersebut tidak ada manfaat apapun untuk orang yang membenci dan hanya menyakiti diri sendiri serta menajdi boomerang untuk diri sendiri Kata Kunci: kartun, media, simiotik rolan barthes.