cover
Contact Name
Masri Ridwan
Contact Email
masriridwan010@gmail.com
Phone
+6285242117926
Journal Mail Official
padaidijurnal@poltekparmakassar.ac.id
Editorial Address
Jl. Gunung Rinjani No. 1, Kota Mandiri Tanjung Bunga, Makassar, Sulawesi Selatan, Indoensia
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Padaidi: Journal of Tourism Dedication
ISSN : 30481821     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.33649/padaidi.v1i2.
Padaidi: Journal of Tourism Dedication adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu bidang Pariwisata. Padaidi: Journal of Tourism Dedication terbit dua kali setiap tahun, Januari-Juni dan Juli-Desember PADAIDI adalah jurnal menyebarkan hasil penelitian melalui keterlibatan kampus-masyarakat bidang pariwisata. Jurnal ini memuat kegiatan pengabdian kepada masyarakat, seperti pelatihan, pemberdayaan masyarakat, bimbingan teknis, UKM, dan komunitas lokal. Juga mencakup pemberdayaan 17 subsektor pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Akses Sosial, kegiatan mahasiswa, desa wisata, dan teknologi tepat guna
Articles 59 Documents
Meningkatkan Kualitas Pelayanan dan Efisiensi Usaha Kuliner melalui Pengabdian kepada Masyarakat dengan Model PjBL: Pengalaman di Concrete Café & Resto Kabupaten Maros Salam, Nur
PADAIDI: Journal of Tourism Dedication Vol. 2 No. 1 (2025): Januari-Juni
Publisher : Politeknik Pariwisata Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33649/padaidi.v1i2.514

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dan efisiensi operasional di Concrete Café & Resto Kabupaten Maros melalui penerapan model Project-Based Learning (PjBL). Kegiatan ini melibatkan 12 peserta yang terdiri dari staf operasional, pelayanan, dan manajemen kafe. Pada tahap pertama, peserta diberikan bimbingan teknis mengenai efisiensi alur kerja, pengelolaan persediaan, dan tata kelola operasional yang efektif, serta pelatihan standar pelayanan pelanggan. Selanjutnya, peserta diberi kesempatan untuk menerapkan pengetahuan tersebut dalam simulasi praktis dengan fokus pada peningkatan kualitas pelayanan dan penyajian produk. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam efisiensi operasional, kualitas layanan pelanggan, dan penerapan prosedur standar. Model PjBL terbukti efektif dalam membekali peserta dengan keterampilan praktis dan inovasi dalam meningkatkan daya saing usaha kuliner. Kegiatan ini juga berkontribusi pada penguatan peran perguruan tinggi dalam pengembangan sektor kuliner lokal.
Penguatan Kompetensi SDM Pariwisata: Hasil Pengabdian kepada Masyarakat di Lampung Darmayasa Darmayasa; Anda Prasetyo Ery
PADAIDI: Journal of Tourism Dedication Vol. 2 No. 1 (2025): Januari-Juni
Publisher : Politeknik Pariwisata Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33649/padaidi.v1i2.515

Abstract

Artikel ini merupakan hasil kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang bertujuan untuk menganalisis kebutuhan diklat bagi aparat Dinas Pariwisata Provinsi Lampung dalam rangka peningkatan kapasitas sumber daya manusia sektor pariwisata. Kegiatan ini dilakukan melalui pendekatan deskriptif kualitatif dan training needs analysis, dengan melibatkan 50 responden yang telah mengikuti Diklat Pariwisata Dasar. Mayoritas responden berusia 30–49 tahun, dengan distribusi gender seimbang, dan berasal dari berbagai bidang tugas. Hasil menunjukkan bahwa 86,67% menganggap pelatihan sangat bermanfaat, dan 80% merasa materi sesuai dengan tugas mereka. Responden menyampaikan perlunya pelatihan lanjutan seperti parekraf lanjutan, kepemimpinan, manajemen event MICE, organisasi ekonomi kreatif, serta manajemen SDM. Saran juga mencakup peningkatan fasilitas dan jadwal pelatihan. Kegiatan PkM ini menegaskan pentingnya pengembangan diklat yang berkelanjutan, relevan, dan berbasis kompetensi. Hasilnya diharapkan mendukung peningkatan kinerja aparat dan daya saing Provinsi Lampung sebagai destinasi wisata unggulan di Indonesia.
Pendampingan Penyusunan Panduan Pengelolaan Desa Wisata Matano Berbasis Keberlanjutan untuk Meningkatkan Kualitas dan Daya Tarik Wisata Muh Yahya; Agus Agus; Darwis Darwis
PADAIDI: Journal of Tourism Dedication Vol. 2 No. 1 (2025): Januari-Juni
Publisher : Politeknik Pariwisata Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33649/padaidi.v1i2.516

Abstract

Pengelolaan desa wisata yang profesional dan berkelanjutan sangat penting untuk meningkatkan kualitas destinasi wisata. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pendampingan kepada masyarakat Desa Wisata Matano melalui penyusunan panduan pengelolaan yang terstruktur. Pendekatan ini diharapkan dapat meningkatkan daya tarik wisata dengan mengoptimalkan potensi alam dan budaya lokal. Proses pengabdian masyarakat dilakukan melalui pelatihan dan workshop untuk mempersiapkan masyarakat dalam mengelola destinasi wisata secara mandiri, berbasis pada keberlanjutan lingkungan dan pemberdayaan ekonomi. Hasil dari pengabdian ini adalah tersusunnya panduan pengelolaan yang mencakup aspek organisasi, pengembangan produk wisata, dan pengelolaan lingkungan. Diharapkan, panduan ini dapat menjadi acuan dalam pengelolaan Desa Wisata Matano untuk mencapai keberlanjutan dan kesejahteraan masyarakat setempat.
Pengelolaan Dana BUMDes Melalui Pelatihan Manajemen Keuangan dan Pemasaran di Desa Gunung Perak Sinjai Barat Nurhayani; Hasisa Haruna; Muhammad Akbar
PADAIDI: Journal of Tourism Dedication Vol. 2 No. 1 (2025): Januari-Juni
Publisher : Politeknik Pariwisata Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33649/padaidi.v1i2.552

Abstract

Pelatihan pengelolaan dana Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) merupakan salah satu upaya strategis dalam meningkatkan kapasitas kelembagaan dan kinerja ekonomi desa. Artikel ini membahas pelaksanaan pelatihan yang difokuskan pada peningkatan pemahaman dan keterampilan dalam manajemen keuangan serta strategi pemasaran yang efektif bagi pengelola BUMDes. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui workshop, studi kasus, dan simulasi keuangan. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan peserta dalam menyusun laporan keuangan, membuat perencanaan anggaran, serta merancang strategi pemasaran berbasis potensi lokal. Pelatihan ini juga mendorong penguatan tata kelola yang transparan dan akuntabel, serta memperluas jejaring pemasaran produk BUMDes. Kesimpulan dari kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan manajemen keuangan dan pemasaran secara terpadu berperan penting dalam mendukung kemandirian dan keberlanjutan BUMDes.
Sosialisasi Pemanfaatan Media Digital Untuk Meningkatkan Pemasaran Produk Desa Latellang Eril Eril; Renaldi Wahyudi; Hardiyani Ridwan; Zaenal Zaenal; Andi Alauddin; Nurhayani Nurhayani
PADAIDI: Journal of Tourism Dedication Vol. 2 No. 1 (2025): Januari-Juni
Publisher : Politeknik Pariwisata Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33649/padaidi.v1i2.538

Abstract

Sosialisasi pemanfaatan media digital dalam pemasaran produk di Desa Latellang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya para pelaku usaha, tentang strategi pemasaran berbasis digital. Perkembangan teknologi telah membuka peluang luas bagi usaha kecil dan menengah untuk menjangkau pasar yang lebih luas melalui platform digital seperti media sosial, marketplace, dan website. Kegiatan ini mencakup pemaparan materi mengenai pentingnya digitalisasi dalam pemasaran, teknik optimalisasi media digital, serta praktik langsung dalam pembuatan dan pengelolaan konten digital. Hasil dari sosialisasi ini menunjukkan adanya peningkatan kesadaran dan pemahaman peserta terhadap manfaat pemasaran digital serta kesiapan masyarakat untuk mengaplikasikan strategi yang telah dipelajari dalam usaha masing-masing. Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan masyarakat Desa Latellang dapat lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi dan mampu meningkatkan daya saing produk lokal di pasar yang lebih luas
Pemberdayaan Pokdarwis melalui Pelatihan Pengelolaan Usaha Glamping di Kelurahan Malino, Gowa Andi Ade Zulkifli; Ernawati AB; Faradillah Saputri; Ismail Ismail
PADAIDI: Journal of Tourism Dedication Vol. 2 No. 1 (2025): Januari-Juni
Publisher : Politeknik Pariwisata Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33649/padaidi.v1i2.589

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengelola glamping dan camping ground di Malino, Kabupaten Gowa, melalui pelatihan pelayanan prima berbasis standar housekeeping dan hospitality. Kegiatan dilaksanakan selama tiga hari, 16–18 Mei 2025, di D’Luna Camping Ground, dengan melibatkan 35 peserta yang terdiri dari pengelola akomodasi wisata dan anggota Pokdarwis. Metode pelatihan meliputi sesi teori selama 8 jam, praktik lapangan 8 jam, serta evaluasi menggunakan pre-test dan umpan balik peserta. Hasil menunjukkan bahwa mayoritas peserta merasa materi mudah dipahami dan relevan dengan kebutuhan peserta, serta praktik lapangan sangat membantu dalam penguasaan keterampilan. Kegiatan ini mendapat respon positif dan dinilai efektif dalam meningkatkan pemahaman operasional glamping. Rekomendasi ke depan adalah perlunya pendampingan lanjutan, pelatihan tematik lebih mendalam, serta penyelenggaraan kegiatan serupa pada waktu high season agar lebih kontekstual dan implementatif
Pemberdayaan Ibu Rumah Tangga Melalui Pelatihan Kue Kering dan Strategi Pengemasan lily dianafitry; Muhadjir Suni; Suryani Suryani; Mursidin Mursidin; Nur Fika Wulanda; Suci Rukmana Suci Rukmana; Dinda Resky Awaliah; Elisa Elisa; Fayza Devyana Ibrahim
PADAIDI: Journal of Tourism Dedication Vol. 2 No. 1 (2025): Januari-Juni
Publisher : Politeknik Pariwisata Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33649/padaidi.v1i2.596

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat Kelurahan Tanjung Merdeka dalam bidang pengolahan makanan dan pengemasan produk kuliner, khususnya melalui pelatihan pembuatan Nastar cookies. Kelurahan Tanjung Merdeka merupakan wilayah yang tengah berkembang sebagai kawasan pembangunan, yang menyebabkan komunitas lokal menghadapi tantangan sosial dan ekonomi. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kemampuan adaptasi dan inovasi masyarakat melalui penguatan keterampilan kewirausahaan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan hands-on practical dan partisipatif, dengan pendampingan langsung oleh instruktur sebagai fasilitator. Hasil kegiatan menunjukkan peserta mampu memproduksi Nastar cookies berbobot 8 gram per potong dalam kemasan sederhana yang layak konsumsi dan memiliki potensi jual. Kegiatan ini juga menumbuhkan semangat wirausaha pada peserta. Untuk keberlanjutan program, direkomendasikan pelatihan lanjutan yang mencakup aspek legalitas produk, strategi branding, serta pemanfaatan pemasaran digital.
Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Melalui Penguatan Kapasitas UMKM di Desa Balleanging Kabupaten Bulukumba Muh. Irshan Sachrir; Nurhayani; Agung Muliaman Anas; Khaerun Nisa SH; Dwiyanti
PADAIDI: Journal of Tourism Dedication Vol. 3 No. 2 (2026): PADAIDI: Journal of Tourism Dedication
Publisher : Politeknik Pariwisata Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33649/padaidi.v3i2.1154

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas UMKM sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi masyarakat di Desa Balleanging, Kecamatan Ujungloe, Kabupaten Bulukumba. Permasalahan utama yang dihadapi pelaku usaha mikro meliputi keterbatasan manajemen usaha, pemasaran, pencatatan sederhana, jejaring pasar, serta adaptasi terhadap teknologi digital. Metode kegiatan menggunakan pendekatan pendampingan partisipatif melalui observasi awal, koordinasi dengan pemerintah desa, sosialisasi program, penyampaian materi, diskusi kelompok, dan refleksi tindak lanjut. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendampingan mampu meningkatkan kesadaran peserta mengenai pentingnya kapasitas usaha yang tidak hanya berorientasi pada produksi, tetapi juga pada manajemen, pemasaran, pencatatan, kelembagaan, dan keberlanjutan usaha. Kegiatan ini menghasilkan pemetaan masalah UMKM, model penguatan kapasitas, dan rencana tindak lanjut berupa pendampingan pemasaran, legalitas, katalog produk desa, serta penguatan jejaring usaha. Program ini menegaskan bahwa pemberdayaan ekonomi masyarakat desa perlu dibangun melalui penguatan kapasitas UMKM secara bertahap, kontekstual, dan kolaboratif.
Pendampingan Keuangan Tangguh: Strategi Penguatan Ketahanan Ekonomi Keluarga dan UMKM Desa Mattiro Uleng Agung Muliaman Anas; Nurhayani; Andi Anggi Kemalasari; Adriansyah; Andi Ameilia Sari Riandika
PADAIDI: Journal of Tourism Dedication Vol. 3 No. 2 (2026): PADAIDI: Journal of Tourism Dedication
Publisher : Politeknik Pariwisata Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33649/padaidi.v3i2.1155

Abstract

Desa Mattiro Uleng, sebuah desa pesisir di Kecamatan Liukang Tupabbiring Utara, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, dihuni mayoritas keluarga nelayan dengan pendapatan musiman yang membuat rumah tangga sekaligus usaha mikro (UMKM) mereka rentan mengalami tekanan keuangan; kondisi ini diperparah oleh kebiasaan mencampur kas usaha dan rumah tangga serta minimnya dana darurat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan melaksanakan dan mengevaluasi pendampingan keuangan tangguh yang mengintegrasikan penguatan ketahanan ekonomi keluarga dan usaha bagi pelaku UMKM di desa tersebut. Kegiatan dilaksanakan pada 25 keluarga pelaku UMKM selama tiga hari (26–28 Juni 2026) melalui pendekatan participatory action community service, meliputi asesmen awal, pelatihan literasi keuangan, pendampingan penyusunan anggaran dan pemisahan kas, serta pendampingan pembentukan dana darurat, dengan evaluasi pre-test dan post-test yang dianalisis menggunakan uji-t berpasangan dan uji McNemar. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan skor literasi keuangan dari 46,2 menjadi 78,5 dan indeks ketahanan keuangan dari 39,8 menjadi 71,4 secara signifikan, serta peningkatan proporsi peserta yang menyusun anggaran (12% menjadi 76%), memisahkan kas usaha-rumah tangga (8% menjadi 68%), dan memiliki dana darurat (4% menjadi 52%) yang juga signifikan secara statistik. Temuan ini menunjukkan bahwa pendampingan berkelanjutan efektif memperkuat ketahanan ekonomi keluarga dan usaha, sekaligus merekomendasikan keberlanjutan program bagi desa pesisir serupa.