cover
Contact Name
Masri Ridwan
Contact Email
masriridwan010@gmail.com
Phone
+6285242117926
Journal Mail Official
padaidijurnal@poltekparmakassar.ac.id
Editorial Address
Jl. Gunung Rinjani No. 1, Kota Mandiri Tanjung Bunga, Makassar, Sulawesi Selatan, Indoensia
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Padaidi: Journal of Tourism Dedication
ISSN : 30481821     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.33649/padaidi.v1i2.
Padaidi: Journal of Tourism Dedication adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu bidang Pariwisata. Padaidi: Journal of Tourism Dedication terbit dua kali setiap tahun, Januari-Juni dan Juli-Desember PADAIDI adalah jurnal menyebarkan hasil penelitian melalui keterlibatan kampus-masyarakat bidang pariwisata. Jurnal ini memuat kegiatan pengabdian kepada masyarakat, seperti pelatihan, pemberdayaan masyarakat, bimbingan teknis, UKM, dan komunitas lokal. Juga mencakup pemberdayaan 17 subsektor pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Akses Sosial, kegiatan mahasiswa, desa wisata, dan teknologi tepat guna
Articles 35 Documents
Pemberdayaan Pokdarwis melalui Pelatihan Pengelolaan Usaha Glamping di Kelurahan Malino, Gowa Zulkifli, Andi Ade; AB, Ernawati; Saputri, Faradillah; Ismail, Ismail
PADAIDI: Journal of Tourism Dedication Vol. 2 No. 1 (2025): Januari-Juni
Publisher : Politeknik Pariwisata Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33649/padaidi.v1i2.589

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengelola glamping dan camping ground di Malino, Kabupaten Gowa, melalui pelatihan pelayanan prima berbasis standar housekeeping dan hospitality. Kegiatan dilaksanakan selama tiga hari, 16–18 Mei 2025, di D’Luna Camping Ground, dengan melibatkan 35 peserta yang terdiri dari pengelola akomodasi wisata dan anggota Pokdarwis. Metode pelatihan meliputi sesi teori selama 8 jam, praktik lapangan 8 jam, serta evaluasi menggunakan pre-test dan umpan balik peserta. Hasil menunjukkan bahwa mayoritas peserta merasa materi mudah dipahami dan relevan dengan kebutuhan peserta, serta praktik lapangan sangat membantu dalam penguasaan keterampilan. Kegiatan ini mendapat respon positif dan dinilai efektif dalam meningkatkan pemahaman operasional glamping. Rekomendasi ke depan adalah perlunya pendampingan lanjutan, pelatihan tematik lebih mendalam, serta penyelenggaraan kegiatan serupa pada waktu high season agar lebih kontekstual dan implementatif
Pemberdayaan Ibu Rumah Tangga Melalui Pelatihan Kue Kering dan Strategi Pengemasan dianafitry, lily; Suni, Muhadjir; Suryani, Suryani; Mursidin, Mursidin; Wulanda, Nur Fika; Suci Rukmana , Suci Rukmana; Awaliah, Dinda Resky; Elisa , Elisa; Ibrahim, Fayza Devyana
PADAIDI: Journal of Tourism Dedication Vol. 2 No. 1 (2025): Januari-Juni
Publisher : Politeknik Pariwisata Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33649/padaidi.v1i2.596

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat Kelurahan Tanjung Merdeka dalam bidang pengolahan makanan dan pengemasan produk kuliner, khususnya melalui pelatihan pembuatan Nastar cookies. Kelurahan Tanjung Merdeka merupakan wilayah yang tengah berkembang sebagai kawasan pembangunan, yang menyebabkan komunitas lokal menghadapi tantangan sosial dan ekonomi. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kemampuan adaptasi dan inovasi masyarakat melalui penguatan keterampilan kewirausahaan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan hands-on practical dan partisipatif, dengan pendampingan langsung oleh instruktur sebagai fasilitator. Hasil kegiatan menunjukkan peserta mampu memproduksi Nastar cookies berbobot 8 gram per potong dalam kemasan sederhana yang layak konsumsi dan memiliki potensi jual. Kegiatan ini juga menumbuhkan semangat wirausaha pada peserta. Untuk keberlanjutan program, direkomendasikan pelatihan lanjutan yang mencakup aspek legalitas produk, strategi branding, serta pemanfaatan pemasaran digital.
Edukasi Geowisata dan Konservasi Geologi Bagi Pengelola Pusat Informasi Geologi Geopark Ijen (PIGGI) Banyuwangi Chistella , Chalia; Noviantoro, Kurnia Maulidi; Aprianto, Bejo
PADAIDI: Journal of Tourism Dedication Vol. 2 No. 2 (2025): Juli-Desember
Publisher : Politeknik Pariwisata Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33649/padaidi.v1i2.892

Abstract

  This community service activity was carried out at PIGGI (Ijen Geopark Geology Information Center), Banyuwangi Regency, as part of the implementation of the Tri Dharma of Higher Education in the field of community service. The activity aims to enhance the capacity of managers and students in understanding and applying the concepts of geotourism and geological conservation as an effort to support the sustainable management of the geopark area. The background of the activity stems from the partner's need to strengthen the educational and interpretative aspects in delivering geological information to the public, as well as to expand academic networks with universities. The implementation method uses a participatory education approach, involving lecturers and students as facilitators in socialization activities, interactive discussions, group reflections, and simulations of delivering geotourism information to visitors. The activities were carried out over two days and included the delivery of thematic material on social geography, tourism geography, and geology, linked to the geosite potential in the Ijen area. The results of the activities showed an increase in participants' understanding and awareness of the importance of geological heritage preservation, strengthened geotourism interpretation skills, and the establishment of closer academic collaboration between the Geography Education Study Program of FKIP Universitas Jember and the Ijen Geopark management. This activity also directly contributes to achieving the Higher Education Key Performance Indicators (KPI), particularly in terms of student learning experiences outside the campus and faculty collaboration with community partners. Keywords: community service, geotourism, geological conservation, PIGGI, Ijen Geopark Abstrak Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di PIGGI (Pusat Informasi Geologi Geopark Ijen), Kabupaten Banyuwangi, sebagai bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi pada bidang pengabdian. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengelola dan mahasiswa dalam memahami serta menerapkan konsep geowisata dan konservasi geologi sebagai upaya mendukung pengelolaan kawasan geopark yang berkelanjutan. Latar belakang kegiatan berangkat dari kebutuhan mitra untuk memperkuat aspek edukatif dan interpretatif dalam penyampaian informasi geologi kepada masyarakat serta memperluas jejaring akademik dengan perguruan tinggi. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukasi partisipatif, yang melibatkan dosen dan mahasiswa sebagai fasilitator dalam kegiatan sosialisasi, diskusi interaktif, refleksi kelompok, serta simulasi penyampaian informasi geowisata kepada pengunjung. Pelaksanaan kegiatan dilakukan selama dua hari dan mencakup penyampaian materi tematik tentang geografi sosial, geografi pariwisata, dan geologi yang dikaitkan dengan potensi geosite di kawasan Ijen. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kesadaran peserta terhadap pentingnya pelestarian warisan geologi, penguatan kemampuan interpretasi geowisata, serta terjalinnya kerja sama akademik yang lebih erat antara Program Studi Pendidikan Geografi FKIP Universitas Jember dan pengelola Geopark Ijen. Kegiatan ini juga berkontribusi langsung terhadap pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengalaman belajar mahasiswa di luar kampus dan kolaborasi dosen dengan mitra masyarakat.    
Penguatan Kapasitas Perempuan dalam Pemasaran Digital Produk Lokal: Studi Pengabdian di Lakkang, Kota Makassar Mukaramah Machmud; Rois Dinan; Hardianti Hardianti; Resky Faradibah Suhab
PADAIDI: Journal of Tourism Dedication Vol. 2 No. 2 (2025): Juli-Desember
Publisher : Politeknik Pariwisata Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perempuan memiliki peran strategis dalam mendukung ekonomi lokal, khususnya di wilayah berbasis komunitas seperti Kelurahan Lakkang, Kota Makassar, yang menyimpan potensi ekowisata dan produk lokal. Namun, keterisolasian geografis serta rendahnya literasi digital menjadi hambatan utama bagi perempuan pelaku usaha untuk memperluas akses pasar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat kapasitas perempuan Lakkang dalam pemasaran digital melalui pelatihan dan pendampingan yang difokuskan pada literasi digital, penggunaan media sosial, e-commerce, desain visual produk, serta pengelolaan identitas merek. Metode yang digunakan mencakup pendekatan partisipatif dengan tahapan analisis kebutuhan, pelatihan berbasis praktik, dan pendampingan berkelanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam keterampilan peserta, terlihat dari kemampuan mengelola akun usaha secara mandiri, memperluas jangkauan promosi produk, serta terbentuknya jejaring usaha berbasis komunitas. Program ini tidak hanya berdampak pada peningkatan kapasitas individu, tetapi juga memperkuat ekosistem usaha perempuan yang adaptif dan berkelanjutan. Lebih jauh, kegiatan ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-5 (Kesetaraan Gender), tujuan ke-8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), serta tujuan ke-9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur). Dengan demikian, pemberdayaan perempuan melalui digitalisasi pemasaran terbukti menjadi strategi efektif dalam mendorong keberlanjutan ekonomi lokal sekaligus memperkuat posisi Lakkang sebagai destinasi wisata berbasis komunitas.
Edukasi Masyarakat dalam Mendukung Pelestarian Situs Bulu Matenre sebagai Destinasi Wisata Budaya Berbasis Komunitas di Kabupaten Soppeng Muh Rusdi; Ratna; Sri Wahyuni
PADAIDI: Journal of Tourism Dedication Vol. 2 No. 2 (2025): Juli-Desember
Publisher : Politeknik Pariwisata Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bulu Matenre Cultural Site in Mattabulu Village, Soppeng Regency, South Sulawesi, is a cultural heritage asset with historical, religious, and tourism values. However, limited public understanding regarding cultural heritage conservation and sustainable tourism management remains a challenge in optimizing the site's potential. This community service program aimed to increase community awareness and participation in preserving the Bulu Matenre Cultural Site through educational activities, technical guidance, and community empowerment. The methods employed included field observation, stakeholder interviews, educational counseling, technical assistance, and installation of directional and informational signage. The activities involved village officials, tourism awareness groups (Pokdarwis), youth organizations, local community leaders, and tourism stakeholders. The results indicated increased public understanding of the historical significance of the site, strengthened community participation in conservation efforts, and improved tourism support facilities through the provision of information boards and directional signs. The program also generated recommendations for strengthening local human resources, improving tourism infrastructure, and enhancing collaborative governance among government agencies, educational institutions, and local communities. This initiative demonstrates that community-based educational approaches can contribute significantly to cultural heritage preservation while supporting sustainable tourism development in rural destinations.
Edukasi Geowisata dan Konservasi Geologi Bagi Pengelola Pusat Informasi Geologi Geopark Ijen (PIGGI) Banyuwangi Chalia Chistella; Kurnia Maulidi Noviantoro; Bejo Aprianto
PADAIDI: Journal of Tourism Dedication Vol. 2 No. 2 (2025): Juli-Desember
Publisher : Politeknik Pariwisata Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33649/padaidi.v1i2.892

Abstract

  This community service activity was carried out at PIGGI (Ijen Geopark Geology Information Center), Banyuwangi Regency, as part of the implementation of the Tri Dharma of Higher Education in the field of community service. The activity aims to enhance the capacity of managers and students in understanding and applying the concepts of geotourism and geological conservation as an effort to support the sustainable management of the geopark area. The background of the activity stems from the partner's need to strengthen the educational and interpretative aspects in delivering geological information to the public, as well as to expand academic networks with universities. The implementation method uses a participatory education approach, involving lecturers and students as facilitators in socialization activities, interactive discussions, group reflections, and simulations of delivering geotourism information to visitors. The activities were carried out over two days and included the delivery of thematic material on social geography, tourism geography, and geology, linked to the geosite potential in the Ijen area. The results of the activities showed an increase in participants' understanding and awareness of the importance of geological heritage preservation, strengthened geotourism interpretation skills, and the establishment of closer academic collaboration between the Geography Education Study Program of FKIP Universitas Jember and the Ijen Geopark management. This activity also directly contributes to achieving the Higher Education Key Performance Indicators (KPI), particularly in terms of student learning experiences outside the campus and faculty collaboration with community partners. Keywords: community service, geotourism, geological conservation, PIGGI, Ijen Geopark Abstrak Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di PIGGI (Pusat Informasi Geologi Geopark Ijen), Kabupaten Banyuwangi, sebagai bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi pada bidang pengabdian. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengelola dan mahasiswa dalam memahami serta menerapkan konsep geowisata dan konservasi geologi sebagai upaya mendukung pengelolaan kawasan geopark yang berkelanjutan. Latar belakang kegiatan berangkat dari kebutuhan mitra untuk memperkuat aspek edukatif dan interpretatif dalam penyampaian informasi geologi kepada masyarakat serta memperluas jejaring akademik dengan perguruan tinggi. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukasi partisipatif, yang melibatkan dosen dan mahasiswa sebagai fasilitator dalam kegiatan sosialisasi, diskusi interaktif, refleksi kelompok, serta simulasi penyampaian informasi geowisata kepada pengunjung. Pelaksanaan kegiatan dilakukan selama dua hari dan mencakup penyampaian materi tematik tentang geografi sosial, geografi pariwisata, dan geologi yang dikaitkan dengan potensi geosite di kawasan Ijen. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kesadaran peserta terhadap pentingnya pelestarian warisan geologi, penguatan kemampuan interpretasi geowisata, serta terjalinnya kerja sama akademik yang lebih erat antara Program Studi Pendidikan Geografi FKIP Universitas Jember dan pengelola Geopark Ijen. Kegiatan ini juga berkontribusi langsung terhadap pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengalaman belajar mahasiswa di luar kampus dan kolaborasi dosen dengan mitra masyarakat.    
Pendampingan Manajemen Café di Destinasi Wisata Alam Puncak Badean Kabupaten Jember Degita Danur Suharsono; Julien Arief Wicaksono; Mushthofa Kamal; Rizqi Febrian Pramudita; Gullit Tornado Taufan
PADAIDI: Journal of Tourism Dedication Vol. 3 No. 1 (2026): PADAIDI: Journal of Tourism Dedication
Publisher : Politeknik Pariwisata Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33649/

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas manajerial pengelola Café Puncak Badean, yang merupakan fasilitas pendukung di destinasi wisata alam di Desa Badean, Kabupaten Jember. Permasalahan utama yang diidentifikasi meliputi kurangnya pengetahuan mitra tentang promosi dan branding, keterbatasan sarana prasarana operasional, serta rendahnya keterampilan dalam pengelolaan dan inovasi menu. Sebagai solusi, kegiatan ini dilaksanakan dengan pendekatan Participatory Community Engagement untuk memastikan keterlibatan aktif mitra sebagai subjek. Metode pelaksanaan terdiri dari tiga kegiatan utama: (1) Focus Group Discussion (FGD) untuk peningkatan pemahaman promosi dan branding, (2) pemberian hibah sarana prasarana penunjang operasional café, dan (3) pelatihan teknis pengelolaan menu dengan pendekatan hands-on training dan pemanfaatan bahan lokal. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan yang signifikan pada level pemberdayaan mitra dalam ketiga aspek tersebut. Simpulannya, pendampingan yang partisipatif ini berhasil memperkuat fondasi manajemen café serta berkontribusi pada pengembangan daya tarik wisata kuliner di kawasan Puncak Badean. Keberlanjutan program diperlukan terutama untuk optimalisasi promosi digital dan pengembangan branding.
Home-Based Entrepreneurship Training for Enhancing Family Income in Takalar Regency Nurhayani Nurhayani; Hasisa Haruna; Andi Anggi Kemalasari; Nur Rahmi; Sumiati Tahir
PADAIDI: Journal of Tourism Dedication Vol. 3 No. 1 (2026): PADAIDI: Journal of Tourism Dedication
Publisher : Politeknik Pariwisata Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33649/

Abstract

This community service program aims to enhance the economic capacity and independence of the community through home-based entrepreneurship training in Takalar Regency. The primary challenges faced by the community include limited skills in developing home-based businesses, a lack of product innovation, and insufficient knowledge of marketing and business management. Therefore, this program was implemented as a community empowerment initiative, particularly targeting housewives and small-scale entrepreneurs, to enable them to transform local resources into products with economic value. The implementation method consisted of several stages, including observation, socialization, training, hands-on practice, and business mentoring. The training materials covered the fundamentals of entrepreneurship, home-based product processing, packaging techniques, basic digital marketing, and financial management for small businesses. The program was conducted using a participatory approach that actively involved community members in both the training sessions and production practices. The results demonstrated a significant improvement in participants’ knowledge and skills in managing home-based businesses. Participants were able to produce more attractive products with higher market value than before. In addition, they gained a better understanding of the importance of marketing strategies through social media to expand their consumer reach. The program also positively influenced participants’ motivation to develop independent businesses as a means of increasing family income. In conclusion, home-based entrepreneurship training has proven effective in supporting community economic empowerment in Takalar Regency. This initiative is expected to serve as an initial step toward creating productive and sustainable enterprises based on local potential.
Pendampingan Usaha Mikro Dalam Meningkatkan Daya Saing di Era Digital Branding oleh-oleh Khas Malino Hasisa Haruna; Nurhayani Nurhayani; Andi Anggi Kemalasari; Nur Rahmi; A. Reski Almaida Dg Macenning
PADAIDI: Journal of Tourism Dedication Vol. 3 No. 1 (2026): PADAIDI: Journal of Tourism Dedication
Publisher : Politeknik Pariwisata Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33649/

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan daya saing usaha mikro oleh-oleh khas Malino melalui pendampingan digital branding. Permasalahan utama yang dihadapi mitra meliputi rendahnya literasi digital, lemahnya identitas visual produk, serta keterbatasan pemanfaatan media sosial sebagai sarana pemasaran. Metode pelaksanaan dilakukan melalui empat tahapan, yaitu observasi dan identifikasi masalah, pelatihan digital branding, pendampingan implementasi re-branding produk, serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan mitra dalam mengelola identitas merek, membuat konten promosi digital, dan memanfaatkan platform media sosial secara lebih profesional. Transformasi kemasan dan logo produk berhasil meningkatkan nilai estetika dan kepercayaan konsumen terhadap produk oleh-oleh khas Malino. Selain itu, terjadi peningkatan aktivitas promosi digital serta kenaikan omzet penjualan rata-rata sebesar 15–25% selama masa pendampingan. Kegiatan ini juga mendorong terbentuknya kolaborasi antar-pelaku usaha dalam memperkuat promosi kawasan wisata Malino sebagai pusat oleh-oleh modern berbasis digital. Dengan demikian, pendampingan digital branding terbukti efektif dalam meningkatkan literasi digital, memperkuat daya saing, dan mendukung keberlanjutan usaha mikro di era ekonomi digital.
Penguatan Pengalaman Belajar Pelaku UMKM melalui Pelatihan Tata Hidang dan Inovasi Minuman Lokal untuk Mendukung Coffee Shop Berkelanjutan di Kabupaten Pinrang Muh Arif; Andi Hasbi; Muh Arifin; Rita Rita
PADAIDI: Journal of Tourism Dedication Vol. 2 No. 2 (2025): Juli-Desember
Publisher : Politeknik Pariwisata Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta pengelola coffee shop memiliki peran strategis dalam mendukung pengembangan pariwisata kuliner melalui penyediaan produk dan layanan yang berkualitas. Namun, masih terdapat keterbatasan keterampilan dalam tata hidang dan inovasi produk minuman yang berdampak pada daya saing usaha. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat pengalaman belajar dan meningkatkan kompetensi pelaku UMKM melalui pelatihan tata hidang dan inovasi minuman lokal guna mendukung pariwisata kuliner berkelanjutan di Kabupaten Pinrang. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 7 Juli 2025 dengan melibatkan pemilik UMKM dan pengelola coffee shop sebagai peserta. Metode yang digunakan meliputi workshop, demonstrasi, praktik langsung, pelatihan inovasi minuman berbasis bahan lokal, serta diskusi dan sharing session. Materi pelatihan mencakup standar tata hidang industri pariwisata, teknik penyajian minuman, pengembangan resep minuman berbasis kopi lokal, nenas, mangga, dan markisa, serta penguatan kreativitas dalam pengembangan produk kuliner. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu mempraktikkan teknik tata hidang yang lebih profesional, memahami pentingnya standar resep dalam usaha minuman, serta menghasilkan berbagai inovasi produk berbasis bahan lokal seperti minuman kopi kreasi, infused herbal drink, dan mocktail lokal. Selain itu, kegiatan ini memperluas wawasan peserta mengenai pentingnya inovasi produk dan kualitas pelayanan dalam meningkatkan daya saing usaha. Program ini juga mendorong terbentuknya jejaring kolaborasi antar pelaku UMKM yang berpotensi memperkuat pengembangan pariwisata kuliner di Kabupaten Pinrang. Kegiatan pengabdian ini membuktikan bahwa pendekatan pembelajaran berbasis pengalaman mampu meningkatkan kapasitas pelaku usaha sekaligus mendukung pengembangan pariwisata kuliner yang berkelanjutan.

Page 3 of 4 | Total Record : 35